Krishnamurti Subtitles

Dapatkah saya melepaskan diri dari jaringan bahasa?

Brockwood Park - 26 August 1978

Public Talk 1



0:18 K: I see all my old K:Saya lihat semua teman
friends are here! lama saya berada di sini!
   
0:34 If I may Kalau boleh saya...
   
0:39 ask most politely meminta dengan sangat sopan
and respectfully dan penuh hormat...
   
0:45 please don't make this janganlah jadikan ini sebagai
into a festive occasion. kesempatan bersenang-senang.
   
0:50 It is not a pop festival Ini bukanlah suatu
  pesta pop...
   
0:58 but rather we are tapi kita adalah suatu
a serious group kelompok orang yang serius...
   
1:07 not inclined to frivolity tidak berkecenderungan untuk
  bersenda-gurau...
   
1:13 but a rather earnest, tapi lebih sebagai suatu kelompok
serious group of people yang bersungguh-sungguh, serius...
   
1:25 who will want, or desire yang menginginkan...
   
1:28 to enquire into the whole untuk menyimak seluruh
complex problem of living. masalah kehidupan yang rumit.
   
1:42 And if one may Dan kalau boleh
point out again ditekankan lagi...
   
1:48 there is no speaker here di sini tidak ada pembicara...
   
1:55 though he is sitting meskipun dia duduk
on the platform di panggung...
   
2:01 but actually the speaker tapi sebenarnya si
doesn't exist pembicara tidak ada...
   
2:07 because then you will be merely karena Anda kemudian hanya
listening to the speaker mendengarkan si pembicara...
   
2:13 and not actually dan sesungguhnya tidak menyimak
investigating for yourself. untuk diri Anda sendiri.
   
2:19 So please, if I may again Jadi, kalau boleh saya tekankan lagi
suggest most earnestly dengan sangat bersungguh-sungguh...
   
2:26 that there is no speaker but bahwa tidak ada pembicara,
we are together investigating tapi bersama-sama kita selidiki...
   
2:33 exploring, enquiring menjelajahi, menyelidiki
into something ke dalam sesuatu...
   
2:39 which is life with all its yang adalah penghidupan
complex and varied problems. dengan semua...
   
2:43   masalahnya yang rumit
  dan beragam.
   
2:47 So we are sharing Jadi bersama-sama kita
this thing together. berbagi hal ini.
   
2:54 The speaker is not here. Pembicara tidak berada di sini.
   
2:58 And I want to make Dan saya ingin
that quite clear. memperjelas hal ini.
   
3:02 But rather together we are Tapi bersama-sama kita melakukan
taking a journey into ourselves perjalanan ke dalam diri kita...
   
3:13 and demanding dan menuntut yang terbaik
the excellence of ourselves. dari diri kita.
   
3:20 We are never challenged Kita tidak pernah
  tertantang...
   
3:25 psychologically secara psikologis...
   
3:27 we may be challenged kita boleh saja tertantang
outwardly dari luar...
   
3:31 we may demand lahiriah kita boleh menuntut
outwardly better materials barang-barang yang lebih baik...
   
3:37 better workmanship, lebih baik dalam kwalitas
better schools, better politics: pekerjaan, sekolah, politik:...
   
3:45 the challenge is for tantangannya pada yang lebih
the better outwardly, always. baik demi lahiriah, selalu.
   
3:52 But apparently very Namun kelihatannya hanya sedikit
few of us enquire sekali dari kita yang menyelidiki...
   
3:56 and challenge ourselves dan menantang diri kita dengan
with the highest form bentuk yang paling tinggi...
   
4:04 of both intellectual, ethical, secara psikologis baik intelektual,
moral action, psychologically. etika, maupun tindakan moral.
   
4:14 And if we may, we are going to Dan kalau boleh, kita bersama-sama
go into this question together menyimak masalah ini...
   
4:20 that we are challenging bahwa kita menantang
ourselves deeply diri kita secara mendalam...
   
4:28 demanding the highest menuntut bentuk yang paling
form of intellectual and tinggi secara intelek dan...
   
4:40 I would not like to saya tidak suka menggunakan
use the word 'emotional' kata 'emosional'...
   
4:44 because that tends sebab cenderung menjadi
to become sentimental sentimental...
   
4:48 but rather the highest melainkan bentuk yang paling
form of affection tinggi dari kasih-sayang...
   
4:54 the highest form of love. bentuk yang paling
  tinggi dari cinta.
   
4:58 And why is it Dan mengapa umat manusia...
that human beings  
   
5:00 who have lived for yang telah hidup
millennia upon millennia beribu-ribu tahun...
   
5:04 are living the way telah hidup dengan cara seperti
we are doing now yang kita lakukan sekarang ini...
   
5:08 confused, unhappy, bingung, tidak bahagia,
miserable, uncertain sengsara, tanpa kepastian...
   
5:16 and outwardly in the world, dan lahiriah di dunia,
as one observes ketika seseorang mengamatinya...
   
5:20 things are getting keadaan menjadi makin
worse and worse and worse. lama makin buruk.
   
5:25 The more you produce, Makin banyak Anda berproduksi,
the more we are using makin banyak kita pakai...
   
5:29 the things of the earth, barang-barang dari bumi,
we are destroying the earth. kita sedang merusak bumi.
   
5:36 And inwardly, spiritually Dan batiniah, secara spiritual kalau
if I may use that word saya boleh menggunakan kata itu...
   
5:43 we have lost all sense kita telah kehilangan
of religious excellence. semua nilai keagungan religius.
   
5:52 I am using the word Saya menggunakan kata 'religius'
'religious' in the sense dalam arti...
   
5:57 of not belief, bukan kepercayaan, bukan dogma,
not dogma, not rituals bukan ritual...
   
6:03 not the varied form of hierarchical, bukan berbagai bentuk tingkatan
theological assertions dalam paham teologi...
   
6:12 but the religious person tapi orang religius adalah orang
is one who has no self at all. tanpa identitas diri sama sekali.
   
6:24 That seems to me the highest Bagi saya, itu adalah bentuk paling
form of religious action tinggi dari tindakan religius...
   
6:29 where the 'me', the ego, di mana si 'aku', ego, identitas
the self, doesn't exist at all. diri, sama sekali tidak ada.
   
6:35 And that is the highest Dan itulah bentuk paling tinggi
form of intelligence dari kecerdasan...
   
6:40 and excellence ethically dan kesempurnaan secara
and in action. etika dan dalam tindakan.
   
6:46 So we are going, if I may, Jadi kita akan, kalau saya boleh,
into these problems. mendalami masalah-masalah ini.
   
6:52 So you are not Jadi Anda tidak mendengar pada
listening to a speaker seorang pembicara...
   
6:58 but rather listening tapi mendengar pada
to yourself diri Anda sendiri...
   
7:02 and challenging yourself dan menantang diri
  Anda sendiri...
   
7:06 not accepting anything tidak menerima apapun selain
but the highest form of clarity bentuk tertinggi dari kejernihan...
   
7:18 the highest form bentuk paling tinggi
of behaviour dari perilaku...
   
7:24 and so excellence in action. dan dengan demikian
  keluhuran dalam tindakan.
   
7:30 That is what we are going to Masalah inilah yang akan kita
go together into this question. dalami bersama.
   
7:39 So please you are Jadi mohon agar Anda mendengar
listening to yourself pada diri Anda sendiri...
   
7:46 you are listening not according Anda mendengarkan
to your particular like and dislike tidak menurut...
   
7:49   apa yang khas Anda sukai
  dan tidak sukai...
   
7:52 including those, but actually termasuk itu, namun mendengarkan
listening to what is going on pada apa yang sedang berlangsung...
   
7:57 and demanding why we live dan menuntut jawaban
as we do now in this appalling mengapa kita hidup...
   
8:00   seperti yang sekarag kita lakukan,
  yang mengerikan ini...
   
8:04 frightening, destructive cara hidup kita yang
way we are living. menakutkan, merusak.
   
8:10 Right? Benar?
   
8:14 I think that is the most serious Saya pikir itu adalah masalah
question we have to ask of ourselves. yang paling serius...
   
8:17   yang harus kita tanyakan
  dari diri kita.
   
8:21 When outwardly Ketika lahiriah semuanya
everything is disintegrating sedang tercerai-berai...
   
8:25 there is no question suatu kenyataan yang
about it tidak perlu dipertanyakan lagi...
   
8:29 terrorism, which is terorisme, yang adalah bentuk
the ultimate form of war peperangan yang paling mengerikan...
   
8:35 there are the terrorists, di sana ada teroris-teroris, negara-
divided nations negara yang terpecah-belah...
   
8:39 all that is going semuanya itu sedang
on in the world berlangsung di dunia...
   
8:43 400 billion dollars 400 milyar dollar setahunnya
a year spent on armaments dibelanjakan pada persenjataan...
   
8:50 the world all over. di seluruh dunia.
   
8:52 So we are all crazy people. Jadi kita ini semuanya
  orang gila.
   
8:57 And to allow all this, Dan membiarkan semuanya ini
each one of us terjadi, setiap orang dari kita...
   
9:03 must find out for oneself harus mencari tahu untuk diri sen-
what is the right action diri, apakah tindakan yang benar...
   
9:10 with regard to all sehubungan dengan semua
these external events peristiwa luar ini...
   
9:15 what is one to do, which must seseorang harus berbuat apa,
be correct, accurate, true. yang harus tepat, cermat, benar.
   
9:26 And that can only be Dan itu hanya dapat ditemukan
found out for ourselves untuk diri kita sendiri...
   
9:37 if we are challenging jika kita mempertanyakan
our actions tindakan-tindakan kita...
   
9:44 our way of life, cara hidup kita,
which is jobs, occupation yakni pekerjaan, profesi...
   
9:53 relationship hubungan dengan sesama...
with each other  
   
10:02 and the utter lack dan amat kurangnya
of clarity in thought kejernihan dalam pikiran...
   
10:07 the sloppiness lambannya pikiran kita.
of our thinking.  
   
10:15 And to live a totally Dan untuk hidup secara
different kind of life berbeda sama sekali...
   
10:23 not merely based on pleasure, tidak hanya berlandaskan pada
on fear and so on. kesenangan, rasa takut dan sebagainya.
   
10:33 So we are going together Jadi kita bersama-sama...
   
10:38 to find, if we can untuk menemukan,
  jika kita bisa...
   
10:42 all the answers to these semua jawaban atas pertanyaan-
questions for ourselves. pertanyaan ini bagi kita sendiri.
   
10:48 If that is clear between Jika itu jelas antara Anda
you and the speaker dan pembicara...
   
10:53 and the speaker dan si pembicara
is not here tidak di sini...
   
10:56 if it is very clear with jika amat jelas apa yang
what we are concerned with kita persoalkan...
   
11:02 then we have established a certain maka kita telah menjalin sesama
kind of relationship with each other. kita suatu bentuk hubungan tertentu.
   
11:10 If we are all concerned Jika kita semua berprihatin
the same thing pada hal yang sama...
   
11:16 not with our particular tidak pada pendapat dan
opinions and judgements penilaian tertentu dari kita...
   
11:20 our intellectual theories pada teori-teori
  intelektual kita...
   
11:23 but rather be concerned tapi bersama-sama prihatin
together seriously secara serius...
   
11:29 at least for today and for setidaknya untuk hari ini dan
the few days while you are here beberapa hari selama Anda di sini...
   
11:43 concerned to find berminat untuk mencari tahu
out a way of life suatu cara hidup yang berbeda...
   
11:49 that may bring a different yang mungkin mewujudkan
world into being. suatu dunia yang baru.
   
11:57 Right? Benar?
   
12:01 So that is our question. Nah, itu pertanyaan kita.
   
12:21 If we are going to Jika kita bersama-sama
enquire together mencari tahu...
   
12:28 obviously jelas langkah
the first step is pertama adalah...
   
12:31 to put aside all our mengenyampingkan semua
personal prejudices prasangka pribadi kita...
   
12:38 our personal desires, our semua nafsu-nafsu pribadi kita, ma-
petty problems of the moment salah-masalah picik kita saat ini...
   
12:51 and so have the capacity dan dengan demikian mempunyai
  kemampuan...
   
12:58 to enquire freely and deeply. untuk mencari tahu secara
  bebas dan mendalam.
   
13:02 Capacity doesn't come Kemampuan tidak datang melalui
through constant practice latihan terus-menerus...
   
13:07 psychologically yang kita bicarakan ini
we are talking about. dalam kaitan psikologis.
   
13:11 It comes when there Itu datang jika ada minat
is direct interest yang langsung...
   
13:15 and the challenge to which you must dan tantangan yang
respond with all your highest capacity Anda harus...
   
13:18   tanggapi dengan seluruh
  kemampuan tertinggi Anda...
   
13:22 then you have the capacity maka Anda mempunyai kemampuan
to enquire freely. untuk mencari tahu secara bebas.
   
13:30 Otherwise you will merely Jika tidak, Anda hanya akan sekedar
be playing with words. bermain dengan kata-kata.
   
13:36 The words are important Kata-kata adalah penting...
   
13:39 because they convey karena mereka menyampaikan
a certain meaning suatu arti...
   
13:41 but if words drive us tapi jika kata-kata
  mengendalikan kita...
   
13:45 if words force us into jika kata-kata memaksa kita ke
certain conclusions kesimpulan-kesimpulan tertentu...
   
13:51 certain actions, ke tindakan-tindakan tertentu,
then language, words maka bahasa, kata-kata...
   
13:56 control us, menguasai kita, membentuk kita,
shape us, force us. memaksa kita.
   
14:02 That again is very Itupun sangat jelas, bukan?
clear, isn't it?  
   
14:10 Either language uses us, Atau bahasa menggunakan kita,
or we use language. atau kita menggunakan bahasa.
   
14:22 But most of us are Tapi sebagian besar dari kita
driven by language. dikendalikan oleh bahasa.
   
14:29 In the word 'Communist' you Di dalam kata 'Komunis' Anda memiliki
have all kinds of fearful ideas segala bentuk ide yang menakutkan...
   
14:34 not that the Communists bukan karena kaum Komunis
are not fearful. tidak menakutkan.
   
14:39 And if you say 'I am British', Dan jika Anda berkata
immediately certain reactions arise. 'saya orang Inggris',...
   
14:42   seketika reaksi-reaksi
  tertentu timbul.
   
14:48 So words, language Jadi kata-kata, bahasa,
drive us, shape us mengendalikan kita, membentuk kita...
   
14:54 shape our thinking, membentuk pikiran kita,
our behaviour, our action. tingkah-laku kita, tindakan kita.
   
15:01 In realising that Menyadari hal itu...
   
15:07 the slavery to language keterbelengguan
  pada bahasa...
   
15:13 but if we know tapi kalau kita tahu bagaimana
how to use language menggunakan bahasa...
   
15:19 the exact meaning of words arti yang tepat dari
  kata-kata...
   
15:22 the content and the significance isi dan arti dari
of the depth of the word kedalaman kata...
   
15:28 then we are using maka kita menggunakan bahasa
language unemotionally tanpa emosi...
   
15:35 unsentimentally, not identified tanpa sentimen, tidak teridentifikasi
with a particular word dengan suatu kata tertentu...
   
15:41 then we can communicate with maka kita bisa saling berkomunikasi
each other directly and very simply. langsung dan sangat sederhana.
   
15:51 If I stick to the word Jika saya melekat pada kata
'Hindu' or an 'Indian' 'Hindu' atau 'India'...
   
15:56 and that word shapes my thinking, dan kata itu membentuk
my prejudices, all that nonsense pemikiran saya,...
   
16:00   prasangka saya, semua
  omong kosong itu...
   
16:06 then the word 'Indian' or 'Hindu' maka kata'India'
forces me to act in a certain way. atau 'Hindu'...
   
16:09   memaksa saya untuk bertindak
  sesuai jalur tertentu.
   
16:13 But whereas if I am free Tapi andaikan jika saya bebas
of that word 'Hindu' dari kata 'Hindu'...
   
16:17 with all its national, limited, dengan semua implikasi kebang-
superstitious significance saannya, yang terbatas, takhayul...
   
16:24 then I am free to understand maka saya bebas untuk mengerti orang
the human being who is behind the word. yang berada di balik kata itu...
   
16:32 Right? Benar?
   
16:33 Are we meeting each other? Apakah kita saling bertemu?
   
16:36 At least I hope so. Setidaknya saya
  harapkan demikian.
   
16:40 So here we are using language Jadi di sini kita
  sedang memakai bahasa...
   
16:44 and the language dan bahasa tidak sedang
is not using us memakai kita...
   
16:47 we are using the language kita sedang memakai bahasa
unemotionally tanpa emosi...
   
16:54 language which is pliable bahasa yang lentur...
   
16:56 correct according benar sesuai dengan
to the dictionary kamus...
   
17:01 so we can both of us jadi kita berdua bisa berkomunikasi
communicate with each other satu dengan lainnya...
   
17:05 very simply and directly when dengan sederhana dan langsung ketika
we use the word unemotionally kita memakai kata tanpa emosi...
   
17:11 the word which hasn't got tremendous kata yang tidak berisi unsur psikolo-
psychological content behind it. gis yang teramat besar di baliknya.
   
17:18 Can we do this? Dapatkah kita melakukannya?
   
17:23 For most of us it is Bagi sebagian besar dari kita,
extraordinarily difficult itu adalah amat sulit...
   
17:26 because we have identified sebab kita telah mengidentifikasikan
ourselves with the word diri kita dengan kata...
   
17:29 and the word is us dan kata adalah kita - saya
- I am a British, I am a Hindu. orang Inggris, saya orang Hindu.
   
17:38 Can we strip ourselves of Dapatkah kita melepaskan diri
this network of language dari jaringan bahasa...
   
17:44 which is driving us, yang mengendalikan kita,
shaping us membentuk kita...
   
17:48 and unemotionally use words dan tanpa emosi menggunakan kata-
that are simple, direct kata yang sederhana, langsung...
   
17:56 and therefore a word that doesn't dan karenanya suatu kata yang
bring about psychological reactions? tidak menghasilkan reaksi psikologis?
   
18:03 Right? Benar? Pertama-tama,
Can we do this, first of all? dapatkah kita melakukan ini?
   
18:11 If we can, then we Jika bisa, maka kita bisa
can enquire together menyimak bersama-sama...
   
18:21 because we are free of sebab kita bebas dari kata
the word which drives us yang mengendalikan kita...
   
18:26 but we are using tapi kita pergunakan kata
the word directly. secara langsung.
   
18:28 I hope this is clear. Saya harap ini jelas.
   
18:33 Am I making the thing clear? Apakah saya sedang
  membuatnya jelas?
   
18:38 At least I hope so. Setidaknya saya harapkan
  demikian.
   
18:42 Then knowing the meaning Kemudian, memahami arti kata-kata
of words unemotionally tanpa emosi...
   
18:51 without any reaction tanpa suatu reaksi apapun
to the word terhadap kata...
   
18:55 then we can enquire maka kita dapat menyimak
into this whole problem ke dalam seluruh masalah ini...
   
19:01 of our way of living, perihal cara hidup kita, karena
why we live this way apa kita hidup secara demikian...
   
19:10 why every day of our mengapa setiap hari dari hidup kita
life is conflict, violent merupakan konflik, kekerasan...
   
19:18 selfish, narrow, limited, mementingkan diri, sempit, terbatas,
anxious, fearful, uncertain was-was, takut, bimbang...
   
19:28 a muddle in which we live. suatu kekacauan di dalam mana
  kita hidup.
   
19:35 So we are challenging Jadi kita pertanyakan
ourselves diri kita sendiri...
   
19:40 to find out why untuk mencari tahu karena
we live this way. apa kita hidup cara demikian.
   
19:48 Why we are mechanical Karena apa kita terpola dalam
in our relationship relasi kita...
   
19:55 in our ways of thinking dalam jalan pikiran kita...
   
19:58 why we tolerate mengapa kita membiarkan
any form of violence setiap bentuk kekerasan...
   
20:04 both in ourselves baik dalam diri kita sendiri
and externally maupun yang di luar...
   
20:07 why though man has lived karena apa meskipun manusia telah
for thousands and thousands hidup beribu-ribu...
   
20:13 and thousands of years he lives dan ribuan tahun dia hidup dalam
in sorrow, without any love derita, sama sekali tanpa cinta...
   
20:23 frightened, miserable, takut, sedih, sama sekali
utterly unintelligent. tidak cerdas.
   
20:33 So we are going to begin Jadi, kita akan mulai menyelidiki
to enquire together bersama...
   
20:40 using words unemotionally menggunakan kata-kata tanpa
without any reaction emosi tanpa reaksi apapun...
   
20:45 to find out why we have untuk memeriksa mengapa kita menjadi
become so intellectually begitu terpola secara intelektual...
   
20:53 ethically mechanical. terpola secara etika.
   
20:59 Right? Benar?
   
21:02 We are just stating facts, Kita hanya sedang menyatakan kenya-
not conclusions. taan, bukan kesimpulan-kesimpulan.
   
21:07 It is not a conclusion to say Bukan suatu kesimpulan untuk bilang
we are mechanical, we are kita terpola, kita demikian adanya...
   
21:13 we are caught in a routine kita terperangkap dalam suatu
whether in the office rutinitas baik itu di kantor...
   
21:17 or when you come atau ketika Anda pulang dari
home from your labours kerja keras Anda...
   
21:22 exactly the same repetitive proses ulangan yang tepat sama
process goes on berlangsung...
   
21:28 sexually, ethically, secara seksual, secara etika,
in our daily action. dalam tindakan kita sehari-hari.
   
21:39 Some of us realise it Beberapa dari kita
  menyadarinya...
   
21:43 and try to escape from them dan berusaha menghindar
by becoming revolutionaries darinya...
   
21:46   dengan menjadi
  pemberontak-pemberontak...
   
21:51 physical revolutionaries, pemberontak-pemberontak
or ideological revolutionaries. secara fisik,
   
21:54   atau pemberontak-
  pemberontak ideologis.
   
22:00 Physical revolution doesn't Revolusi fisik tidak menghasilkan
bring about anything. apapun.
   
22:05 That is obvious, in spite Itu jelas, kendati ulah
of the terrorists. para teroris.
   
22:14 Psychologically, inwardly, Secara psikologis, di dalam,
inside the skin as it were seakan-akan tertanam di dalam...
   
22:23 why have we karena apa kita menjadi
become mechanical? mekanikal?
   
22:33 I mean by that word Dengan kata 'mekanikal' itu
'mechanical' saya maksudkan...
   
22:37 action based on pleasure tindakan berlandaskan
  kesenangan...
   
22:43 action based on fear tindakan berlandaskan
  rasa takut...
   
22:47 action based on authority tindakan berlandaskan
  otoritas...
   
22:55 action according to a certain tindakan yang sesuai dengan
pattern of thinking pola pikiran tertentu...
   
23:02 action along evasion tindakan penghindaran...
   
23:08 avoiding, running away and menghindar, melarikan
never facing the fact as we are. diri dan...
   
23:12   tidak pernah menghadapi
  kenyataan apa adanya kita.
   
23:20 These are not conclusions, Ini semua bukan kesimpulan, ini semua
these are obvious daily facts. adalah kenyataan sehari-hari kita.
   
23:28 And again please, you are Dan sekali lagi, mohon, Anda sedang
listening to yourself mendengar pada diri Anda sendiri...
   
23:33 though the speaker may meskipun si pembicara mengutara-
express it, put it into words kannya, menggunakan kata-kata...
   
23:36 though the speaker meskipun si pembicara
is not here tidak di sini...
   
23:38 you are listening to Anda sedang mendengar pada
yourself and finding out diri Anda dan mencari tahu...
   
23:42 challenging yourselves why we sedang menantang diri Anda mengapa
live this mechanical existence. kita menjalani hidup terpola ini.
   
23:56 You may leave one Anda bisa saja meninggalkan
set of ideologies satu kelompok ideologi...
   
24:03 Christian or Communist and Kristen atau Komunis dan bergabung
join another set of ideologies. dengan kelompok ideologi lainnya.
   
24:11 You may give up being a Catholic Anda bisa melepaskan diri
and become a Protestant or a Hindu sebagai orang Katolik...
   
24:13   dan menjadi seorang
  Protestan atau Hindu...
   
24:16 or if you are rather advanced atau jika Anda agak maju,
you go off into Zen Buddhism Anda terjun ke Zen Budisme...
   
24:21 or if you are still atau jika Anda masih
more advanced lebih maju lagi...
   
24:22 you go off into Krishnamurti Anda terjun ke materi
stuff! (Laughter) Krishnamurti! (Tertawa)
   
24:31 So it's all You understand Jadi itulah semuanya yang
  Anda pahami...
   
24:35 how never demanding for ourselves bagaimana kita tidak pernah
what is the right thing to do menuntut untuk diri kita...
   
24:40   apa yang benar untuk
  dilakukan...
   
24:46 always depending selalu tergantung pada
on somebody seseorang...
   
24:50 gurus, this person para guru, orang ini
or that person. atau orang itu.
   
25:03 So what is the right action Jadi apakah tindakan yang benar di
in a world that is crumbling dalam dunia yang sedang runtuh...
   
25:08 that is becoming daily yang makin hari makin
more frightening menakutkan...
   
25:15 where there are so many di mana begitu banyak kelompok
divisions of beliefs kepercayaan...
   
25:18 dogmas, nationalities dogma-dogma, bangsa-bangsa,
and so on, so on, so on dan sebagainya, dan sebagainya...
   
25:22 religious and religius dan
every form of division. semua bentuk kelompok.
   
25:26 What is the right action Apakah tindakan yang benar bagi
for each one of us setiap orang dari kita...
   
25:30 in our daily life with dalam penghidupan sehari-hari
our occupations and so on kita dengan...
   
25:32   kesibukan-kesibukan kita
  dan sebagainya...
   
25:34 what is the right action, apakah tindakan yang benar,
what is the correct way of living? apakah cara hidup yang benar?
   
25:44 If you challenge yourselves Jika Anda menantang
  diri Anda...
   
25:46 and I hope you dan saya harap Anda sedang
are doing it now melakukannya sekarang...
   
25:51 what are you to do? apakah yang Anda
  mesti lakukan?
   
25:54 So we have to enquire: Jadi kita harus menyelidiki:
What is action? Apakah tindakan?
   
26:01 Right? Benar?
   
26:02 What do we mean by Apa yang kita maksudkan dengan
that word 'action' kata 'tindakan' itu...
   
26:07 whether you are married, apakah Anda menikah atau
whether you are not married tidak menikah...
   
26:09 whether you are in the office, apakah Anda di dalam kantor,
whether you are fairly well off apakah Anda berkecukupan...
   
26:12 and independent and so dan berdikari dan sebagainya
on and so on and so on dan sebagainya...
   
26:15 what is the correct apakah hal yang benar untuk
thing to do in my life dilakukan dalam hidup saya...
   
26:21 facing all this, not menghadapi semua ini,
according to any pattern tidak menurut suatu pola apapun...
   
26:27 obviously, that is jelaslah, itu bukan tindakan
not correct action yang benar...
   
26:31 not based on tidak berlandaskan pada
certain ideologies ideologi-ideologi tertentu...
   
26:36 that also is not itupun bukan tindakan
correct action yang benar...
   
26:38 because those ideologies sebab ideologi-ideologi itu
are projected by thought diproyeksikan oleh pikiran...
   
26:45 clever, cunning thought. pikiran yang pintar,
  cerdik.
   
26:55 And action based according Dan tindakan berlandaskan
to certain authority suatu otoritas...
   
27:00 whether religious, apakah itu religius
political ataukah politis...
   
27:04 or your own atau otoritas khas milik
particular authority Anda sendiri...
   
27:07 based on your own berlandaskan pengalaman dan
experience and knowledge pengetahuan Anda sendiri...
   
27:11 that is not itupun bukan tindakan
correct action either. yang benar.
   
27:14 Please understand all this Harap semuanya ini
  dipahami...
   
27:19 because if you base your sebab jika Anda melandaskan pada
action on your own experience pengalaman Anda sendiri...
   
27:27 then your experience maka pengalaman Anda
is very limited amat terbatas...
   
27:34 and you are dan Anda terus-menerus
constantly demanding menuntut...
   
27:36 greater and greater pengalaman yang lebih besar
and greater experience dan lebih besar...
   
27:40 which is greater and greater yang merupakan semakin
sensation, not experience. besarnya...
   
27:43   sensasi, bukan pengalaman.
   
27:47 The word 'experience' means to Kata 'pengalaman' berarti melewati
go through, finish with something. sesuatu, menyudahi sesuatu.
   
27:56 And action based on Dan tindakan berlandaskan suatu
a past conclusion kesimpulan masa lampau...
   
28:04 however right, however worthy, bagaimanapun benarnya,
but it is still from the past bagaimanapun berharganya,...
   
28:07   namun masih tetap dari
  masa lampau...
   
28:11 and therefore still dan karenanya masih tetap terbatas
limited in terms of time. dalam kerangka waktu.
   
28:18 Or if your action is based Atau jika tindakan Anda berlandaskan
on a future conclusion pada kesimpulan kemudian hari...
   
28:23 on a future ideology pada ideologi kemudian hari
or a future ideal atau ideal kemudian hari...
   
28:27 that again is itupun lagi-lagi bukanlah
not correct action tindakan yang benar...
   
28:32 because you have karena Anda memproyeksikan
projected the ideal ideal itu...
   
28:36 what you should be, or what seharusnya Anda jadi apa, atau
your country should be seharusnya negara Anda jadi apa...
   
28:41 or what your atau seharusnya kelompok Anda
group should be jadi apa...
   
28:45 and act according dan bertindak sesuai dengan
to what should be apa yang seharusnya...
   
28:50 therefore you are karenanya Anda sama sekali
not acting at all. tidak sedang bertindak.
   
28:54 Action implies Bertindak berarti sedang
doing something now mengerjakan sesuatu sekarang...
   
29:00 independent of bebas dari masa lampau dan
the past and the future. masa depan.
   
29:05 This is really quite fascinating Ini benar-benar sesuatu yang
and tremendously interesting memikat hati dan amat menarik...
   
29:18 if I may use these words jika boleh saya gunakan
which are not the correct words kata-kata ini...
   
29:19   yang sebenarnya bukan
  kata-kata yang tepat...
   
29:21 but it doesn't matter tapi tidak masalah
for the moment untuk saat ini...
   
29:24 to find out for oneself: menyelidiki bagi
  diri sendiri:...
   
29:28 is there an action adakah suatu tindakan yang sama
totally devoid of time? sekali tidak mengandung waktu?
   
29:38 You understand? Anda paham?
   
29:39 Time being the past with Waktu yang adalah masa lampau dengan
all my memories, knowledge semua memori saya, pengetahuan...
   
29:47 experience, stored up pengalaman, tertimbun di dalam
in the brain as memory otak sebagai memori...
   
29:52 and acting according dan bertindak sesuai
to that memory memori itu...
   
29:58 which is the past yang adalah masa lampau sedang
acting in the present bertindak dalam waktu sekarang...
   
30:04 or the past, which has atau masa lampau, yang begitu banyak
had so many experiences memiliki pengalaman...
   
30:08 so many failures, so many begitu banyak kegagalan,
anxieties, fears, sorrows kecemasan, ketakutan, penderitaan...
   
30:12 projects something in memproyeksikan sesuatu di masa
the future as ideological depan sebagai suatu ideologi...
   
30:19 what should be, apa yang seharusnya, betapa
how happy it would be akan bahagianya...
   
30:23 and act according to that, dan bertindak sesuai dengan itu,
which again is non-action. yang lagi-lagi bukan tindakan.
   
30:31 Right? Benar?
   
30:32 At least let's meet Setidaknya mari kita bertemu
together intellectually secara intelektual...
   
30:38 then if you understand kemudian jika Anda memahaminya
that intellectually secara intelektual...
   
30:40 then you can go maka Anda dapat lebih
still deeper into it dalam menyelaminya...
   
30:43 at least we can understand setidaknya kita dapat saling
each other at that level memahami pada tingkatan itu...
   
30:48 which is very limited. yang sangat terbatas.
   
30:53 Then: is there an Kemudian: adakah suatu tindakan
action in daily life dalam hidup sehari-hari...
   
31:00 in our daily relationship di dalam kita sehari-harinya
with each other saling berhubungan...
   
31:03 intimate or not intimate, secara akrab maupun tidak,
sexual or not sexual secara seksual maupun tidak...
   
31:09 is there an action which apakah ada suatu tindakan yang
will be holistic, whole akan menjadi holistik, utuh...
   
31:17 which is not dependent on time, yang tidak tergantung pada waktu, pa-
on environment, on circumstances? da lingkungan, pada keadaan-keadaan?
   
31:24 So we are challenging: Jadi kita sedang menantang:
is there such an action? adakah suatu tindakan demikian?
   
31:33 Or we only know action based Atau kita hanya tahu
on the past, or on the future. tindakan berlandaskan...
   
31:39   masa lampau, atau pada
  masa depan.
   
31:45 We don't know any Kita tidak tahu adanya
other action tindakan lainnya...
   
31:49 and we accept such action dan kita menerima
  tindakan yang demikian...
   
31:53 it is much more convenient, yang adalah jauh lebih
more comfortable menyenangkan, lebih santai...
   
31:56 easy to accept such action. mudah untuk menerima
  tindakan yang demikian.
   
32:03 So we are challenging each other Jadi kita sedang saling menantang
to find out if it is possible untuk mencari tahu apakah mungkin...
   
32:12 to live a life untuk menempuh hidup
of correct action bertindakan yang benar...
   
32:17 which is not dependent yang tidak tergantung
on environment pada lingkungan...
   
32:24 on circumstances, on pada keadaan-keadaan, pada masa
the past, or on the future. lampau, atau pada masa depan.
   
32:30 You understand? Anda paham?
   
32:31 This is the most difficult Ini adalah hal yang paling
thing to find out. sulit untuk dicari tahu.
   
32:39 When you want to find Ketika Anda mau mencari tahu
out such an action tindakan yang demikian...
   
32:43 if there is such an action jika ada tindakan
  seperti itu...
   
32:47 thought immediately pikiran seketika mulai
begins to operate. bekerja.
   
32:52 Thought says 'Is there such Pikiran berkata 'Adakah hal semacam
a thing?' 'I must enquire' itu?' 'Saya harus mencari tahu'.
   
32:57 So thought is the past Jadi pikiran adalah masa lalu
- isn't it? - apakah bukan demikian?
   
33:07 Thought is the outcome Pikiran adalah hasil
of memory dari memori...
   
33:10 thought is the result pikiran adalah hasil dari
of your experience pengalaman Anda...
   
33:16 accumulated knowledge pengetahuan yang terhimpun dan
and from that arises memory dari sana timbul memori...
   
33:20 and then from the reaction dan kemudian dari reaksi
of that memory is thinking. memori itu adalah berpikir.
   
33:26 That is simple, very Itu adalah sederhana, sangat seder-
simple if you go into it. hana jika Anda masuk ke dalamnya.
   
33:29 It is not complicated. Itu tidaklah rumit adanya.
   
33:35 So when there is such Jadi ketika ada suatu tantangan
a challenge as saying: yang sedang berkata:...
   
33:37 is there action which is adakah suatu tindakan yang tidak
not dependent on the past tergantung pada masa lampau...
   
33:40 or the future, or on atau masa depan, atau pada
environment, circumstances lingkungan, atau keadaan-keadaan...
   
33:44 then thought kemudian pikiran mulai
begins to operate. bekerja.
   
33:50 Right? That is what Benar? Itulah yang
you are doing. Anda sedang lakukan.
   
33:54 Then thought says, Kemudian pikiran berkata, 'Saya harus
'I must find out such action' mencari tahu tindakan semacam itu'.
   
33:59 Since thought cannot find such Karena pikiran tidak dapat
action, you say that's impossible. menemukan jenis...
   
34:01   tindakan itu, Anda berkata
  itu tidak mungkin.
   
34:05 You are following all this? Anda sedang mengikuti
  semua ini?
   
34:08 We are all together in this, Kita semua bersama-sama
or am I talking to myself? di dalam ini,...
   
34:11   atau saya sedang berbicara
  pada diri sendiri?
   
34:14 I can do that in my room. Saya dapat lakukan itu
  di dalam kamar saya.
   
34:18 But I don't, anyhow, but so. Tapi saya tidak melakukannya,
  namun, demikianlah.
   
34:26 So action based on Jadi tindakan berlandaskan
thought is limited pikiran adalah terbatas...
   
34:34 because thought in itself is sebab hakekat pikiran adalah sesuatu
a broken up thing, a fragment yang terpecah, suatu fragmen...
   
34:45 limited because it terbatas, sebab berlandaskan
is based on knowledge pengetahuan...
   
34:51 and knowledge however dan pengetahuan bagaimanapun
much you may accumulate banyaknya Anda himpun...
   
34:56 however much you bagaimanapun banyaknya
may accumulate facts Anda himpun fakta...
   
34:59 expanding knowledge pengetahuan yang sedang berkembang
over and over berulang-ulang...
   
35:02 expanding constantly, selalu terus sedang berkembang,
it is still limited. tetap terbatas adanya.
   
35:08 That is obvious again. Itu lagi-lagi jelas.
   
35:12 Perhaps not to the people Barangkali tidak demikian adanya
  bagi manusia umumnya...
   
35:14 who advocate the ascent yang mendukung kemajuan
of man through knowledge manusia melalui pengetahuan...
   
35:20 because that is their sebab itu adalah bentuk yang
particular form of conclusion. khas dari kesimpulan mereka.
   
35:30 But when one sees Tapi ketika seseorang melihat...
actually, in daily life  
   
35:32   benar-benar melihat,
  dalam penghidupan sehari-hari...
   
35:35 how knowledge is so bagaimana luar biasa
extraordinarily limited terbatasnya pengetahuan...
   
35:39 you may have technological Anda boleh memiliki pengetahuan tek-
knowledge, and you must have nologi, dan Anda harus memilikinya...
   
35:45 and to that knowledge dan pada pengetahuan itu lebih
more can be added banyak bisa ditambahkan...
   
35:49 it can be constantly bisa terus-menerus
expanded diperluas...
   
35:54 but is there the accumulation namun adakah akumulasi
of psychological knowledge dari pengetahuan psikologis...
   
36:00 from which action dari mana tindakan
takes place? terjadi?
   
36:03 You understand? Are we Anda paham? Apakah kita...
   
36:08 All right. Baik.
   
36:14 One has accumulated Seseorang telah menghimpun
knowledge, psychologically. pengetahuan, secara psikologis.
   
36:18 I have been hurt Saya telah terluka...
   
36:23 many years ago as a boy, banyak tahun yang lalu
or a girl, I have been hurt. sebagai anak laki-laki,...
   
36:26   atau anak perempuan,
  saya telah terluka.
   
36:31 And that hurt has Dan luka itu telah menjadi
become my knowledge pengetahuan saya...
   
36:36 it is there inside my skin. ada di situ, dalam sekali.
   
36:41 And I act according to that Dan saya bertindak sesuai dengan
knowledge, which is I resist pengetahuan itu, yang saya lawan...
   
36:48 I isolate myself in saya menyendirikan diri
order not to be hurt more. agar tidak terluka lagi.
   
36:55 And so there is constant division Dan karenanya selalu ada pemisahan
between me and another antara saya dan orang lain...
   
37:00 to prevent being untuk mencegah agar tidak
further hurt. terluka lebih lanjut.
   
37:05 This is a common fact again. Ini lagi-lagi kenyataan
  yang umum terjadi.
   
37:09 So I act according Jadi saya bertindak sesuai
to that knowledge. dengan pengetahuan itu.
   
37:15 I may see Saya boleh jadi melihat
the irrationality of it. tidak rasionalnya hal itu.
   
37:18 I may go to psychologists. Saya boleh jadi pergi ke
  ahli jiwa.
   
37:20 I may do all kinds Saya boleh jadi melakukan
of things about it semua cara untuk itu...
   
37:22 but the wound namun lukanya tetap
is still there masih ada di situ...
   
37:28 and that wound is dan luka itu terus-menerus
responding all the time. sedang menanggapi.
   
37:37 So I am acting according Jadi saya bertindak sesuai
to a past incident dengan kejadian yang lalu...
   
37:44 whether that past incident is apakah kejadian itu menyenangkan a-
pleasurable or painful is irrelevant tau menyakitkan, itu tidak penting...
   
37:49 but it is the past event, tapi itu adalah kejadian masa lam-
which is my knowledge. pau, yang adalah pengetahuan saya.
   
37:58 I have had a lovely afternoon Saya mengalami suatu sore yang indah
- that becomes my knowledge. - itu menjadi pengetahuan saya.
   
38:04 I am going to have a Saya akan memiliki hari yang
marvellous day tomorrow amat menyenangkan besok...
   
38:08 and again, you follow? dan lagi, Anda
- this whole process is based on mengikutinya?...
   
38:10   ...-seluruh proses ini
  berlandaskan pada...
   
38:13 the accumulative process of proses penghimpunan dari pengala-
experience, desire and pleasure. man, keinginan dan kesenangan.
   
38:26 So is there an action which is Jadi, adakah suatu tindakan yang
totally independent of all this? sama sekali bebas dari semuanya ini?
   
38:33 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
38:37 To enquire into that, Untuk mencari tahu ke dalam itu,
the operation of thought bekerjanya pikiran...
   
38:44 must be understood because harus dipahami karena Anda tidak
you can't stop thinking. bisa menghentikan pikiran.
   
38:55 If you force, as many people Jika Anda paksa, seperti dilakukan
do through meditation oleh banyak orang melalui meditasi...
   
39:00 which is not meditation, yang bukan meditasi adanya,
try to control thought mencoba untuk mengatur pikiran...
   
39:05 shape thought, then they membentuk pikiran, kemudian mereka
have divided themselves telah membagi diri mereka...
   
39:10 into the thinker who is superior menjadi si pemikir yang
and thought, inferior superior...
   
39:13   dan pikiran, inferior...
   
39:15 and so the superior tries to control dan dengan demikian yang
the inferior - you know all this. superior mencoba untuk menguasai...
   
39:19   yang inferior
  - Anda tahu semuanya ini.
   
39:25 So is there a way Jadi adakah suatu jalan...
   
39:33 of an action which is totally dari suatu tindakan yang sama
divorced from all this? sekali terlepas dari semuanya ini?
   
39:40 We are challenging you Kami menantang Anda...
   
39:42 I am challenging you and saya menantang Anda
you are challenging me dan Anda menantang saya...
   
39:45 together we are in a state bersama-sama kita berada
of being challenged. dalam keadaan sedang tertantang.
   
39:57 Perhaps if you have challenged Barangkali jika Anda telah menantang
sufficiently deeply and earnestly cukup dalam dan sungguh-sungguh...
   
40:02 and with all your being dan dengan seluruh
  diri Anda...
   
40:08 then you will find an answer, maka Anda akan
which is, I will tell you menemukan suatu jawaban,...
   
40:10   yakni, akan saya
  ceritakan pada Anda...
   
40:14 but we are discussing tapi kita sedang bersama-
this together sama mendiskusikan ini...
   
40:17 we are sharing kita berbagi hal ini
this together bersama-sama...
   
40:18 therefore I am not telling you karenanya saya tidak beritahukan
and you are not accepting it Anda dan Anda tidak menerimanya...
   
40:24 because then it karena kemudian akan menjadi
becomes futile sia-sia...
   
40:26 then we might just dan kita dapat saja
as well go to some guru. pergi ke seorang guru.
   
40:33 But whereas if you can Tapi jika Anda dapat
discover this for yourself menemukannya sendiri...
   
40:38 then you are free maka Anda bebas
- you understand? - Anda paham?
   
40:44 You have understood action Anda telah memahami tindakan
in all its full meaning dalam artinya yang sepenuhnya...
   
40:48 and its depth and dan kedalamannya serta
the beauty of action. keindahan suatu tindakan.
   
40:55 We say - the speaker says Kami bilang - pembicara bilang
there is such an action tindakan yang demikian ada...
   
41:02 devoid completely from yang sama sekali bebas dari
the past or the future masa lampau dan masa depan...
   
41:07 from environment, dari lingkungan,
from circumstances. dari keadaan-keadaan.
   
41:14 It is to have an insight Adalah untuk mempunyai suatu
  pandangan-terang...
   
41:21 into the total ke dalam totalitas gerak
movement of thought pikiran...
   
41:26 as it expresses itself in seperti yang diungkapkannya sendiri
the environment, circumstances dalam lingkungan, keadaan-keadaan...
   
41:30 past and future, which is masa lalu dan masa depan,
to have insight into action. yakni...
   
41:33   mempunyai pandangan-terang
  ke dalam tindakan.
   
41:41 That is, insight is not Degan kata lain, pandangan-terang bu-
the response of memory. kanlah suatu tanggapan dari memori.
   
41:49 Right? Benar?
   
41:50 Hasn't it ever happened Bukankah pernah terjadi pada Anda,
to you, suddenly you say sekonyong-konyong Anda berkata...
   
41:53 'I have understood it'? 'Saya telah memahaminya'?...
   
41:58 without words, without gestures, tanpa kata-kata, tanpa sikap-sikap,
without circumstances tanpa keadaan-keadaan...
   
42:03 without the past, you suddenly tanpa masa lampau, Anda tiba-tiba me-
feel by Jove, I've got it. rasa, ha!, saya telah mendapatkannya.
   
42:11 And that is irrevocable, Dan itu adalah final, ini adalah
it is ultimate truth kebenaran mutlak...
   
42:17 you can't say, well I have Anda tidak dapat berkata,
got it, next day I have lost it. bagus, saya telah...
   
42:19   mendapatkannya, besoknya
  saya telah kehilangannya.
   
42:25 So we are going to Jadi kita akan bersama-sama
find out together mencari tahu...
   
42:30 the meaning of arti dari kata 'pandangan-
this word 'insight'. terang' ini.
   
42:38 To have an insight into Untuk berpandangan-terang ke dalam
something is not personal sesuatu bukanlah pribadi sifatnya...
   
42:46 is not based on some ideological tidaklah berlandaskan
conclusions, memories, remembrances. pada suatu ideologi dengan...
   
42:50   kesimpulan-kesimpulannya,
  memori-memori, ingatan-ingatan.
   
42:53 One must be free of that to have Seseorang harus bebas
an instant insight into something. dari itu agar mempunyai...
   
42:56   pandangan-terang seketika
  ke dalam sesuatu.
   
43:01 One must be free of knowledge Seseorang harus bebas dari pengeta-
to have immediate perception. huan agar mempunya persepsi seketika.
   
43:09 This is not something extravagant, Ini bukan sesuatu yang berlebihan,
exotic, or rather emotional luar biasa, atau agak emosional...
   
43:18 but actual. namun aktual.
   
43:20 Where, if you have ever had this Di mana, kalau Anda pernah mempunyai
kind of immediate understanding bentuk pemahaman seketika ini...
   
43:26 and therefore dan karenanya
immediate action tindakan seketika...
   
43:31 that immediate understanding demands pemahaman seketika itu
immediate action irrelevant of time. menuntut...
   
43:34   tindakan seketika,
  tidak bertalian dengan waktu.
   
43:41 Hasn't it happened? Tidak pernahkah ini terjadi?
   
43:47 It happens, obviously Pernah, tentunya...
   
43:53 but then thought says, tapi kemudian pikiran
'I have had that insight berkata,...
   
43:56   ...'saya pernah mempunyai
  pandangan-terang itu...
   
43:58 I have had that strange saya pernah dapat persepsi
deep perception yang dalam, yang aneh itu...
   
44:03 nd therefore from dan karenanya dari situ,
that immediate action tindakan seketika...
   
44:07 but I wish it would namun saya berharap itu
continue all the time'. akan berlangsung terus-menerus'.
   
44:10 You understand? Anda paham?
   
44:12 I want that insight, Saya inginkan pandangan-terang itu,
that immediate perception persepsi seketika itu...
   
44:15 immediate understanding, pengertian seketika itu,
to continue. untuk berkelanjutan.
   
44:20 When you say it must continue Ketika Anda berkata
  itu harus berlanjut...
   
44:22 you have already begun Anda telah memulai
the whole movement of thought. seluruh gerak dari pikiran.
   
44:27 I wonder if you see this. Saya berpikir
  apakah Anda melihat ini.
   
44:29 Insight, the quick perception Pandangan-terang,
of something persepsi yang cepat dari sesuatu...
   
44:34 is instantaneous adalah langsung dan
and finished there. selesai di situ.
   
44:38 You can't carry it over. Anda tidak bisa
  mengulanginya.
   
44:43 Whereas thought demands Sedangkan pikiran menuntut
that it should be carried over hal itu diulangi...
   
44:48 therefore prevents karenanya mencegah
the next insight. pandangan-terang berikutnya.
   
44:54 I wonder if you get all this. Saya berpikir apakah
  Anda menangkap semuanya ini.
   
45:04 Have we understood Apakah kita paham
something of this sesuatu dari ini...
   
45:08 because it is sebab ini amat penting...
very important  
   
45:11 because from this sebab dari sini kita dapat melan-
we can go into something jutkan masuk ke dalam sesuatu...
   
45:16 further where quick lebih lanjut di mana pandangan-
insight is demanded terang yang cepat dituntut...
   
45:21 so that you never have to struggle, sehingga Anda tidak akan
never have to have conflict. pernah perlu berjuang,..
   
45:24   tidak pernah akan
  mengalami konflik.
   
45:30 Because when you are acting upon Karena ketika Anda
insight it is an irrevocable truth. sedang bertindak sesuai...
   
45:33   pandangan-terang, hal itu adalah
  kebenaran yang bersifat final.
   
45:38 It is not intuition. Ini bukanlah intuisi.
   
45:41 Don't go away We are Jangan tinggalkan. Kita menggunakan
using the word carefully. kata itu dengan hati-hati.
   
45:46 People have intuitions, Orang mempunyai intuisi-intuisi,
which is, they desire yakni, mereka menginginkan...
   
45:49 project and you know meproyeksikan dan Anda mengetahui
all that kind of ugly stuff. semuanya tentang hal buruk itu.
   
45:56 This is insight. Ini adalah pandangan-terang.
   
45:58 Quick perception and Persepsi dan tindakan yang cepat
action is not personal bukanlah personal sifatnya...
   
46:05 therefore it is whole, karenanya dia itu lengkap,
it is holistic. dia itu utuh.
   
46:15 And our actions are never whole. Dan tindakan-tindakan
  kita tidak pernah lengkap.
   
46:21 We do something, regret Kita melakukan sesuatu,
  menyesal...
   
46:25 'I wish I hadn't done that' ...'Saya berharap tidak
  telah melakukan itu'...
   
46:28 or we have done something atau kita telah melakukan sesuatu
that gives us pleasure yang memberikan kita kesenangan...
   
46:30 and we want more dan kita menginginkan lebih
of that action. banyak lagi tindakan seperti itu.
   
46:35 So whereas insight is something Jadi di mana pandangan-terang adalah
which is quite simple sesuatu yang agak sederhana...
   
46:44 but to have such namun untuk mempunyai pandangan-
an insight into things terang ke dalam sesuatu...
   
46:49 one must have a quick seseorang harus mempunyai batin
mind, not a dull mind yang cepat, bukan batin yang lesu...
   
46:55 not a mind that bukan batin yang takut...
is frightened  
   
46:59 or a mind where thought says atau suatu batin di
'If I do that what will happen? mana pikiran berkata...
   
47:02   ...'Jika saya lakukan
  itu apa yang akan terjadi?
   
47:07 I might regret it, Saya boleh jadi menyesalinya, atau
or there might be failure boleh jadi terjadi kegagalan...
   
47:11 it might bring about hurt boleh jadi melukai orang
to others and to myself' lain dan pada diri saya'...
   
47:17 and so action is dan dengan demikian tindakan
never total, complete, whole. tidak pernah total, lengkap, utuh.
   
47:23 Whereas action which is Sedangkan tindakan yang
born out of insight lahir dari pandangan-terang...
   
47:28 immediate perception, has no persepsi seketika, tidak punya penye-
regrets because it is actual salan sebab tindakan itu aktual...
   
47:34 it is the only action. itu adalah tindakan
  satu-satunya.
   
47:38 Now bearing that in mind Sekarang, mengingat hal itu...
   
47:42 perhaps even mungkin hanya secara
intellectually intelektual...
   
47:47 do you have apakah Anda mempunyai
a quick perception suatu persepsi yang cepat...
   
47:50 of what is the whole nature dari apa yang merupakan seluruh
and structure of authority? hakekat dan struktur dari otoritas?
   
48:00 Authority of books, Otoritas dari buku-buku,
authority of professors otoritas dari profesor-profesor...
   
48:05 authority of scientists, otoritas dari para ilmuwan, otoritas
authority of the religious priests dari pendeta-pendeta religius...
   
48:10 and so on and so on. dan sebagai dan sebagainya.
   
48:13 Or your own experience, Atau pengalaman Anda sendiri,
which has become your authority. yang telah menjadi otoritas Anda.
   
48:18 To have an immediate Mempunyai pandangan-terang
insight into it seketika ke dalam hal ini...
   
48:25 then you are free maka Anda bebas total
totally of all authority. dari semua otoritas.
   
48:32 Then you don't have to Kemudian Anda tidak perlu untuk ber-
fight and struggle to say kelahi dan bergulat untuk berkata...
   
48:38 'I accept this authority, ...'Saya menerima otoritas ini,
I don't accept that authority. saya tidak menerima otoritas itu.
   
48:43 The authority of my Otoritas guru saya
guru is marvellous mengagumkan...
   
48:46 but I reject the authority tapi saya menolak
of the priest'. otoritas dari pendeta".
   
48:49 They are exactly the same thing. Semuanya adalah
  tepat sama saja.
   
48:58 So in discussing, Jadi dalam berdiskusi,
in being challenged dalam keadaan tertantang...
   
49:01 and challenging each other, dan sedang saling menantang sesama-
are you free of authority? nya, apakah Anda bebas dari otoritas?
   
49:07 There is the authority Disana ada otoritas
of the policeman dari seorang polisi...
   
49:09 there is the authority di sana ada otoritas
of the law dari hukum...
   
49:11 the authority otoritas dari ahli bedah...
of the surgeon  
   
49:15 that perhaps has itu barangkali mempunyai
its right place tempatnya yang benar...
   
49:21 but is there psychological tapi adakah otoritas psikologis
authority of a belief, of a dogma dari suatu kepercayaan, dari dogma...
   
49:28 of a conclusion, of an ideology, dari suatu kesimpulan, dari
the Communist, Socialist suatu ideologi, Komunis, Sosialis...
   
49:33 or whatever authority, atau otoritas apapun,
religious, inwardly? religius, di dalam batin?
   
49:39 If you have then you will never Jika Anda memilikinya maka
find out what is right action Anda tidak pernah akan...
   
49:42   menemukan apa tindakan
  yang benar...
   
49:49 obviously. jelas demikian. Benar?
Right?  
   
49:54 So in enquiring step by step Jadi dalam sedang mencari tahu
into this are you actually setapak demi setapak...
   
49:57   ke dalam hal ini,
  apakah Anda benar-benar...
   
50:02 if I may most respectfully jika saya boleh bertanya dengan
ask, free of authority segala hormat, bebas dari otoritas...
   
50:07 including the authority termasuk otoritas
of this person dari orang ini...
   
50:10 sitting on the platform yang sedang duduk di atas
at this moment? panggung saat ini?
   
50:18 If you are not Jika Anda tidak bebas...
   
50:24 find out why you accept cari tahu mengapa
  Anda menerima...
   
50:29 authority otoritas...
   
50:33 inwardly. secara batiniah.
   
50:36 Objectively you need authority. Secara objektip Anda
  memerlukan otoritas.
   
50:40 Right? Benar?
   
50:42 You can't drive on the right Anda tidak dapat berkendaraan
hand side in England di sebelah kanan di Inggeris...
   
50:46 you would have accidents. Anda akan mengalami
  kecelakaan.
   
50:50 If you reject authority Jika Anda menolak otoritas
of some State laws dari hukum negara tertentu...
   
50:54 you will be punished Anda akan dihukum dan
and so on and so on sebagai dan sebagainya...
   
50:56 there authority di situ otoritas mempunyai
has its right place. tempatnya yang benar.
   
51:01 But inwardly, deeply, not to Tapi batiniah, di dalam, tidak ber-
have any form of authority. otoritas dalam bentuk apa pun.
   
51:15 Then we can Maka kita dapat melanjutkan
proceed to enquire untuk menyelidiki...
   
51:21 into why human beings live ke dalam, mengapa manusia terus-
constantly in a state of fear. menerus hidup dalam keadaan takut.
   
51:31 Right? Benar?
   
51:36 Shall we go into that? Akankah kita menyimaknya?
   
51:38 Why you as a human being Mengapa Anda sebagai
  mahluk manusia...
   
51:43 who is the representative yang adalah wakil dari
of all humanity seluruh umat manusia...
   
51:48 right? benar? - saya berpikir
- I wonder if you realise that. apakah Anda memahaminya.
   
51:52 That you as a human being Bahwa Anda sebagai
represent the entire human mind seorang mahluk manusia...
   
51:56   mewakili seluruh batin
  umat manusia...
   
52:02 because you suffer, sebab Anda menderita,
you are uncertain Anda ragu-ragu...
   
52:06 you are caught Anda terperangkap dalam
in certain beliefs kepercayaan-kepercayaan tertentu...
   
52:08 or you are conditioned, atau Anda terkondisi,
you are British Anda seorang Inggris...
   
52:11 you are French, you are Anda seorang Perancis, Anda
German, or this or that seorang Jerman, atau ini atau itu...
   
52:15 and you believe in dan Anda percaya pada
this Jesus or Christ Jesus atau Kristus...
   
52:19 or somebody else atau seseorang lain
doesn't believe in that tidak percaya pada itu...
   
52:22 and you are a Hindu, dan Anda seorang Hindu,
a Muslim, you follow? seorang Muslim, Anda mengikutinya?
   
52:30 So are you aware Jadi apakah Anda sadar
that in your relationship bahwa dalam relasi Anda...
   
52:37 in your daily activity, dalam aktivitas sehari-hari Anda,
there is a sense of great fear. ada suatu rasa takut yang besar.
   
52:43 Right? Benar? Apakah seseorang
Is one aware of it? sadar akan hal itu?
   
52:49 If one is, then to have a Andaikata ya, maka untuk mempunyai
- now look: - Anda perhatikan:...
   
52:54 if you have fear jika Anda merasa takut,
the natural response reaksi yang wajar dari Anda...
   
52:58 I won't call it natural saya tidak mau menyebutnya wajar
- the irrational response is - reaksi yang tidak rasional adalah...
   
53:05 to cultivate courage, untuk mengembangkan
whatever that may mean keberanian, apapun itu artinya...
   
53:10 or to run away from it atau melarikan diri
  dari itu...
   
53:15 or rationalise it atau membuatnya rasional - mengapa
- why shouldn't I be afraid saya tidak harus merasa takut...
   
53:18 it is natural takut itu adalah wajar
and so on and so on. dan sebagai dan sebagainya.
   
53:24 Or you identify Atau Anda identifikasikan takut
your fear and yourself Anda dan diri Anda sendiri...
   
53:29 yourself and fear are one diri Anda sendiri dan takut
  adalah satu...
   
53:32 there is not you tidak ada diri Anda
separate from fear terpisah dari takut...
   
53:34 so that fear which is you identifies sehingga takut yang adalah
itself with something greater diri Anda mengidentifikasikan...
   
53:37   dirinya dengan sesuatu
  yang lebih besar...
   
53:41 and says in that surrender dan mengatakan di
to the greater I have lost fear. dalam penyerahan diri itu...
   
53:43   pada yang lebih besar itu,
  saya telah kehilangan takut.
   
53:46 We have played all these Kita telah melakukan permainan
kind of games for centuries. semacam ini berabad-abad lamanya.
   
53:57 And we still have fear, Dan kita tetap mempunyai rasa takut,
at the end of a million years pada akhir sejuta tahun...
   
54:03 every human being right through setiap umat manusia di seluruh dunia
the world has some kind of fear. mempunyai bentuk takut tertentu.
   
54:13 Now to have a quick Sekarang, agar mempunyai pandangan-
insight into it terang cepat ke dalamnya...
   
54:18 and therefore be dan karenanya
totally free from it. bebas total dari padanya.
   
54:23 Is that possible? Apakah itu mungkin?
   
54:30 Because fear is the most Sebab rasa takut
dreadful thing, it makes you adalah sesuatu yang...
   
54:32   teramat mengerikan,
  ia membuat Anda...
   
54:34 you know all the rest of it, Anda sudah paham semuanya tentang
what the result of fear is ini, apa akibat dari rasa takut...
   
54:39 neuroticism of every kind penyakit saraf dalam
  semua bentuknya...
   
54:42 escape into various melarikan diri dalam berbagai
forms of entertainment bentuk hiburan...
   
54:47 religious and otherwise religius dan lainnya...
   
54:56 rationalising fears and accepting merasionalisasikan rasa-rasa takut
fear as part of our daily existence. dan menerima...
   
54:58   rasa takut sebagai bagian dari
  kehidupan kita sehari-hari.
   
55:05 Now we are asking: Sekarang kita bertanya:
is it possible apakah mungkin...
   
55:14 to have an insight into the whole untuk mempunyai
nature and structure of fear pandangan-terang ke dalam...
   
55:17   seluruh hakekat dan
  struktur dari rasa takut...
   
55:22 and be free of it? dan bebas darinya?
   
55:29 Don't you want to know if Apakah Anda tidak ingin tahu apakah
you can be free of fear? Anda bisa terbebas dari rasa takut?
   
55:38 Or do you accept, as we accept Atau Anda menerimanya,
so many things, as a part of life? seperti kita menerima...
   
55:41   begitu banyak hal,
  sebagai bagian dari hidup?
   
55:49 If you don't accept Jika Anda tidak menerimanya
it as part of life sebagai bagian dari hidup...
   
55:58 then what is kemudian apakah hakekat
the nature of fear? dari takut?
   
56:05 What is the root of fear? Apakah akar dari rasa takut?
   
56:08 What is the substance, the structure, Apakah inti-sarinya, strukturnya,
the whole movement of fear? seluruh gerak dari rasa takut?
   
56:16 Not only fear of one's wife Bukan hanya takut
or husband, girl - you know, fear pada istri atau suami,...
   
56:19   teman perempuan
  -Anda tahu, takut...
   
56:25 in its entirety, not one dalam keseluruhannya, bukan
particular form of fear. satu bentuk tertentu dari takut.
   
56:32 Don't you want to find out? Bukankah Anda ingin
  mencari tahu?
   
56:37 In the sense, don't you Dalam arti, bukankah Anda
want to give your mind ingin memberikan batin Anda...
   
56:41 your thought, your being, pikiran Anda, diri Anda, seluruh
your whole energy to find out energi Anda untuk mencari tahu...
   
56:46 whether it is possible apakah mungkin untuk meniadakan
to eradicate totally fear? rasa takut secara total?
   
56:57 Fear has many forms Takut mempunyai banyak
  bentuk...
   
57:00 one of the major factors salah satu unsur utama dari
of fear is attachment takut adalah kemelekatan...
   
57:08 attachment to a person, kemelekatan pada seseorang,
attachment to an ideal kemelekatan pada suatu ideal...
   
57:15 to a belief, attachment pada suatu kepercayaan,
to a piece of furniture kemelekatan pada sebuah perabot...
   
57:22 you know what attachment is. Anda tahu apa
  kemelekatan itu.
   
57:25 And where there is attachment Dan di mana ada kemelekatan...
   
57:27 there is inevitably di situ tidak dapat dihindarkan
the fear of losing. adanya takut kehilangan.
   
57:36 And is it possible to exist without Dan apakah memungkinkan untuk
isolating, without attachment? hidup tanpa mengasingkan diri,...
   
57:40   tanpa kemelekatan?
   
57:45 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
57:49 Is it possible Apakah memungkinkan
for a human being bagi seorang manusia...
   
57:52 who has lived ten thousand yang telah hidup selama
years and more sepuluh ribu tahun dan lebih...
   
57:57 lived always in fear selalu hidup dalam rasa takut
as part of his life sebagai bagian dari hidupnya...
   
58:02 from the caveman till now dari manusia purba
  hingga sekarang...
   
58:08 is it possible to uncondition apakah mungkin untuk melepaskan
himself from fear? keterkondisian seseorang dari takut?
   
58:17 As we said, one of the factors Seperti kita katakan, salah satu
of fear is attachment. unsur rasa takut adalah kemelekatan.
   
58:25 To find out if one is Untuk mencari tahu apakah seseorang
attached, not avoid it melekat, tidak menghindarinya...
   
58:30 find out to see if one mencari tahu untuk melihat apakah
is attached to something seseorang melekat pada sesuatu...
   
58:37 to your guru, to your knowledge, pada guru Anda, pada pengetahuan
to your furniture Anda, pada perabot Anda...
   
58:42 to your friend, to your wife, pada teman Anda, pada istri, teman
girl, boy or whatever it is perempuan, pria atau apapun itu...
   
58:49 attached to your country. melekat pada negara Anda.
   
58:56 Where there is attachment Di mana ada kemelekatan
there is jealousy di situ ada iri-hati...
   
59:01 there is possessiveness di situ ada penguasaan...
   
59:04 there is a sense of identifying ada suatu rasa identifikasi
oneself with something else. diri dengan sesuatu lainnya.
   
59:12 And when there is that Dan di mana ada kemelekatan
attachment and identification dan identifikasi itu...
   
59:17 there is always uncertainty. di situ selalu ada
  ketidak-pastian.
   
59:23 These are facts, aren't they? Semuanya ini adalah fakta,
  bukankah demikian?
   
59:27 No? Bukan?
   
59:33 So can you be free Jadi, dapatkah Anda bebas
of attachment dari kemelekatan...
   
59:37 not tomorrow or when bukan besok atau jika Anda
you are on the deathbed terbaring di ranjang kematian...
   
59:46 then of course it is very simple maka tentunya sangat mudah
to be detached! (Laughter) untuk tidak melekat (Tertawa)...
   
59:55 You can't argue with death. Anda tidak dapat
  berbantahan dengan kematian.
   
59:59 But now living Namun sekarang sedang Anda
your daily life melakukan kehidupan sehari-hari...
   
1:00:07 to be free of every untuk bebas dari segala
form of attachment bentuk kemelekatan...
   
1:00:11 without becoming isolated, tanpa menjadi terasing, yang
which again breeds fear. lagi-lagi menghasilkan rasa takut.
   
1:00:20 I may detach myself from this Saya boleh jadi melepaskan
  diri dari ini...
   
1:00:24 and from everything else dan dari semua lainnya dan
and suddenly feel I am lonely mendadak merasa saya kesepian...
   
1:00:32 sense of emptiness suatu rasa kehampaan...
   
1:00:36 and being frightened dan merasa takut
of that emptiness pada kehampaan itu...
   
1:00:39 begin again being attached, not to mulai lagi menjadi melekat,
a person, but to some marvellous ideal. tidak pada...
   
1:00:42   seseorang, tapi pada suatu ideal
  yang mengagumkan.
   
1:00:49 All that, in every form Semua itu, dalam semua
  bentuk...
   
1:00:55 of attachment brings fear. dari kemelekatan membawa
  serta rasa takut.
   
1:01:00 A man or a woman who really enquires Seorang pria atau wanita
and demands, challenges himself yang benar-benar menyelidik...
   
1:01:04   dan menuntut,
  menantang dirinya...
   
1:01:10 whether you can apakah Anda pada setiap saat
ever be free of fear dapat bebas dari rasa takut...
   
1:01:16 then we have to maka kita harus mempunyai suatu
have a quick insight pandangan-terang yang cepat...
   
1:01:19 into the whole dalam seluruh hakekat
nature of attachment. dari kemelekatan.
   
1:01:24 Have you, as we are talking, Adakah Anda, sambil kita berbicara,
exploring with each other saling menyelidiki bersama-sama...
   
1:01:27 have your got this apakah Anda mempunyai rasa ini,
feeling, this insight pandangan-terang ini...
   
1:01:30 this immediate perception of persepsi seketika ini dari
the whole nature of attachment seluruh hakekat dari kemelekatan...
   
1:01:35 and its structure with all dan strukturnya dengan
  semua...
   
1:01:37 the complications involved masalah-masalah yang terlibat di
in it, see it instantly. dalamnya, melihatnya dengan seketika.
   
1:01:41 And when you see it in all Dan ketika Anda melihat semuanya sec-
its totality it is finished. ara keseluruhannya, selesailah sudah.
   
1:01:48 It doesn't mean Ini tidak berarti Anda menjadi
you become callous. tidak berperasaan.
   
1:01:52 It doesn't mean Ini tidak berarti Anda
you become isolated. menjadi terasing.
   
1:01:55 On the contrary: you are Malahan sebaliknya: Anda adalah
a free human being seorang manusia yang bebas...
   
1:01:59 who is no longer yang tidak lagi dikuasai
held down by fear. oleh rasa takut.
   
1:02:07 Right? Benar?
   
1:02:07 That is only one Itu hanya satu bentuk
expression of fear. penampilan dari rasa takut.
   
1:02:10 Perhaps the deepest Barangkali penampilan yang
expression of fear terdalam dari rasa takut...
   
1:02:16 of losing what you have. adalah kehilangan apa yang
  Anda miliki.
   
1:02:24 Actually you have nothing Sebenarnya Anda tidak memiliki
but that is irrelevant. apapun, tapi itu tidak penting.
   
1:02:33 So what is the root Jadi apakah akar
of all this fear? dari semua rasa takut ini?
   
1:02:40 You see most of Anda melihat, sebagian besar
us are inclined dari kita cenderung...
   
1:02:44 to trim the branches of fear. untuk memangkas cabang-cabang
  dari rasa takut.
   
1:02:51 Right? Benar?
   
1:02:52 I am afraid of this thing Saya takut pada benda ini, karenanya
therefore let me get rid of it biarkan saya membuangnya...
   
1:02:56 or let me go to somebody who atau biarkan saya pergi
will help me to be free of fear ke seseorang yang...
   
1:02:59   akan menolong saya
  bebas dari rasa takut...
   
1:03:01 of that particular dari bentuk penampilan
expression of fear tertentu dari rasa takut itu...
   
1:03:06 the psychologist, ahli jiwa, pendeta,
the priest, the analyst si analis...
   
1:03:09 the latest gurus guru-guru mutakhir dan
and all that business. semuanya perihal itu.
   
1:03:13 But we are not concerned with Tapi kita tidak tertarik pada
the trimming of the tree of fear pemangkasan pohon takut...
   
1:03:21 but rather to uncover tapi mengutamakan untuk
the root of fear mengungkap akar dari rasa takut...
   
1:03:32 so that when you sehingga ketika Anda
see the root of it melihat akar dari rasa takut...
   
1:03:36 and have a depth of dan mempunyai kedalaman
understanding of the root pemahaman dari akar itu...
   
1:03:40 then if you have maka jika Anda mempunyai
such an understanding pemahaman yang demikian...
   
1:03:43 and this is an insight, dan ini adalah
then fear disappears completely pandangan-terang, maka...
   
1:03:45   rasa takut menghilang
  secara total...
   
1:03:47 you are no longer Anda tidak lagi takut
afraid psychologically. secara psikologis.
   
1:03:51 Physically it is Secara fisik
a different matter. masalahnya berbeda.
   
1:03:56 Physically Secara fisik...
   
1:04:00 one must be careful seseorang harus
  berhati-hati...
   
1:04:04 one must be rational, sane seseorang harus rasional,
  waras...
   
1:04:09 unless you are kecuali jika Anda luar biasa
extraordinarily neurotic terganggu syarafnya...
   
1:04:12 then that is maka hal itu masalah lain.
a different matter.  
   
1:04:16 But physically one must Namun secara fisik seseorang
be watchful of danger harus waspada terhadap bahaya...
   
1:04:23 as you would be seperti Anda waspada
watchful of a precipice pada suatu jurang...
   
1:04:27 as you would be watchful seperti Anda waspada pada
of a dangerous animal seekor hewan berbahaya...
   
1:04:31 and perhaps human dan barangkali umat
beings are becoming manusia sedang menjadi...
   
1:04:33 more and more dangerous semakin berbahaya dari pada
than any animal. hewan apapun.
   
1:04:37 So one has to be Jadi seseorang harus berhati-hati
watchful of human beings pada umat manusia...
   
1:04:41 the terrorists, para teroris, para
the politicians politisi...
   
1:04:47 are there any apakah ada politisi di sini?
politicians here? (Laughter) (Tertawa).
   
1:04:52 And very watchful of gurus Dan sangat mewaspadai para guru
(laughter) and so on and on and on. (tertawa) dan sebagai dan sebagainya.
   
1:05:04 So one understands the watchfulness, Jadi seseorang paham arti dari
the danger - physical. kewaspadaan, bahaya - secara fisik.
   
1:05:14 But what is the root Namun apakah akar
of psychological fear? dari takut psikologis?
   
1:05:22 Please challenge, ask yourself. Harap tantang diri Anda,
  tanyakan diri Anda sendiri.
   
1:05:27 Don't accept my challenge. Jangan terima tantangan saya.
   
1:05:31 Ask yourself what is Tanyakan diri Anda sendiri
the root of all this. apakah akar dari semuanya ini.
   
1:05:39 Don't say 'I don't know' Jangan katakan
  'saya tidak tahu'...
   
1:05:42 and just leave it like that, dan tinggalkan hal itu begitu
or draw some conclusion. saja, atau menarik suatu kesimpulan.
   
1:05:48 If you do, it will prevent you Jika itu Anda lakukan,
from finding out the root of it. itu menghalangi Anda dari...
   
1:05:51   mencari tahu akarnya itu.
   
1:05:54 If you say, Jika Anda berkata,
'I really don't know 'saya sungguh tidak tahu...
   
1:05:58 what the root of fear is', apa akar dari takut', maka
then you start with humility. Anda memulainya dengan rendah hati.
   
1:06:05 Then you say, 'I really don't Maka Anda berkata, 'saya sungguh
know but I am going to find out'. tidak tahu tapi saya akan...
   
1:06:07   menyelidikinya'.
   
1:06:11 But if you start with arrogance Tapi jika Anda mulai dengan
of saying 'I can solve it. keangkuhan...
   
1:06:13   dengan berkata 'saya bisa
  memecahkannya.
   
1:06:16 I know, I have all Saya tahu, saya mempunyai semua
the facts about fear' fakta perihal takut'...
   
1:06:21 then you are starting maka Anda memulai dengan
with a conclusion suatu kesimpulan...
   
1:06:25 with a sense of hope dengan suatu rasa
  pengharapan...
   
1:06:28 which doesn't mean you yang tidak berarti Anda...
must be in despair to ask it  
   
1:06:30   harus dalam keadaan putus-
  asa untuk menanyakannya...
   
1:06:34 but if you are really tapi jika Anda benar-benar
deeply concerned with secara mendalam tertarik pada...
   
1:06:41 the nature and the structure hakekat dan struktur dari takut
of fear at its very depth sampai sedalam-dalamnya...
   
1:06:48 what is the root of fear? apakah akar dari rasa takut?
   
1:06:53 Those of you who have read Di antara Anda yang pernah membaca a-
or heard the speaker before tau mendengar pembicara sebelumnya...
   
1:06:59 don't say 'Yes, I know it'. jangan katakan
  'Ya, saya tahu itu'.
   
1:07:02 That is a cheap trick. Itu adalah suatu tipuan
  murahan.
   
1:07:06 Because you have heard Sebab Anda pernah mendengar
somebody tell you that seseorang mengatakan hal itu...
   
1:07:10 and that may be the truth dan itu boleh jadi adalah kebenaran
but it is not yours namun bukan milik Anda...
   
1:07:13 it is not the truth, itu bukanlah kebenaran,
it is somebody else's. itu milik seseorang lain.
   
1:07:18 There is no your Tidak ada kebenaran milik Anda
truth or my truth atau kebenaran milik saya...
   
1:07:21 but if you accept a statement tapi jika Anda menerima
made by somebody like this person suatu pernyataan...
   
1:07:24   yang dibuat oleh seseorang
  seperti orang ini...
   
1:07:28 and say 'Yes, I have dan mengatakan 'Ya, saya telah
heard that before dengar hal itu sebelumnya...
   
1:07:31 but it hasn't got namun itu tidak menghilangkan
rid of my fear' takut saya'...
   
1:07:37 then language is driving you. maka bahasa
  mengendalikan Anda.
   
1:07:42 You understand? Anda paham?
   
1:07:44 Language is driving you. Bahasa mengendalikan Anda.
   
1:07:47 Language is using you. Bahasa memakai Anda.
   
1:07:49 But if you are free of what Tapi andaikan Anda bebas dari apa
you have heard before yang Anda dengar sebelumnya...
   
1:07:53 but actually demand now as you tapi secara aktual sekarang
are sitting there, to find out menuntut selagi Anda...
   
1:07:56   sedang duduk di sana,
  untuk mencari tahu...
   
1:08:00 what is the essence, apakah sarinya, akarnya, dasarnya
the root, the basis of all fear dari semua rasa takut...
   
1:08:06 then as you don't know maka karena Anda tidak tahu,
you come to it afresh Anda datang padanya secara segar...
   
1:08:13 you come to it with a certain Anda datang padanya dengan
sense of curiosity to find out. suatu minat untuk menyelidiki.
   
1:08:23 But if you come to it already Tapi jika Anda datang padanya
with some conclusion sudah dengan suatu kesimpulan...
   
1:08:26 there is no possibility of your tidaklah ada suatu kemungkinan un-
understanding the root of it. tuk Anda mengerti akar dari padanya.
   
1:08:32 So let's find out Jadi marilah kita bersama-sama
together, afresh mencari tahu, secara segar...
   
1:08:37 what is the root of this whole apakah akar dari seluruh hakekat
nature and the structure of fear. dan struktur dari rasa takut.
   
1:08:46 When you want to find out, Jika Anda ingin mencari tahu,
if you have a motive jika Anda mempunyai suatu tujuan...
   
1:08:52 that is, 'I must be free of fear' yakni, 'Saya harus bebas dari takut'
- which is a motive - yang adalah suatu tujuan...
   
1:08:57 then that motive gives maka tujuan itu memberi suatu
a direction to your enquiry. pengarahan pada penyelidikan Anda.
   
1:09:03 So the motive which gives a direction Jadi tujuan yang memberi pengarahan,
prevents you from enquiring. menghalangi Anda dari penyelidikan.
   
1:09:10 This is simple, isn't it? Ini sederhana, bukan?
   
1:09:12 If I have a motive in order Jika saya mempunyai tujuan agar
to enquire into fear supaya menyelidiki rasa takut...
   
1:09:16 because I want sebab saya ingin lepas
to get rid of fear dari rasa takut...
   
1:09:18 then I have already maka saya telah memberikan
given a direction to it. suatu pengarahan padanya.
   
1:09:21 Right? Benar?
   
1:09:22 Because my desire is Sebab keinginan saya adalah agar
to get rid of it saya lepas dari padanya...
   
1:09:26 not to understand the nature and bukan untuk mengerti hakekat dan
the structure and the depth of fear. struktur dan kedalaman dari takut.
   
1:09:32 I want to get rid Saya ingin lepas dari
of the word 'fear'. kata 'takut'.
   
1:09:38 So the word Jadi kata 'takut'
'fear' is driving us. mengendalikan kita.
   
1:09:42 You understand? Anda paham?
   
1:09:47 Whereas if you look at it Sedangkan jika Anda
  memandang padanya...
   
1:09:49 if you are free jika Anda bebas dari
of the word and say kata dan bilang...
   
1:09:52 'What is this fear which I 'Apakah takut ini yang sudah
have lived with for so long?' begitu lama saya tinggal bersama?'
   
1:10:01 What is it? Apa itu?
   
1:10:07 Is it time? Apakah itu waktu?...
   
1:10:15 time being yesterday, waktu yang adalah kemarin,
today and tomorrow hari ini dan besok...
   
1:10:22 sun setting, sun rising. matahari terbenam,
  matahari terbit.
   
1:10:29 Which is, is fear Dengan demikian, apakah takut
the result of time? hasil dari waktu?
   
1:10:34 Something happened Sesuatu terjadi
which you are fearful yang Anda takuti...
   
1:10:39 of a year ago or yesterday dari setahun yang lalu
  atau kemarin...
   
1:10:42 and that fear of dan rasa takut dari
that incident remains kejadian itu melekat...
   
1:10:49 and that memory of dan memori itu
that thing is called fear. yang dinamakan takut.
   
1:10:57 You are following all this? Anda mengikuti semuanya ini?
   
1:10:58 The memory of that incident Memori dari kejadian itu...
   
1:11:01 which took place a year yang terjadi setahun
ago or yesterday yang lalu atau kemarin...
   
1:11:04 has left a certain telah meninggalkan
remembrance suatu ingatan tertentu...
   
1:11:07 and that remembrance dan ingatan itu mengatakan
says there is fear. ada takut di situ.
   
1:11:13 Right? Benar?
   
1:11:16 So recollection of a word Jadi ingatan pada
called fear we say, that is fear. suatu kata...
   
1:11:20   yang dinamakan takut,
  kita katakan itu adalah takut.
   
1:11:25 Whereas we are Sedangkan kita mencoba
trying to find out untuk mencari tahu...
   
1:11:28 being free of the word, keadaan bebas dari kata,
what is the essence of it. apakah inti sarinya dari itu.
   
1:11:33 Are you following all this? Anda mengikuti semuanya ini?
   
1:11:34 Is this getting too Apakah semuanya ini
tiresome all this? terlalu melelahkan?
   
1:11:41 Tant pis. Sayang.
   
1:11:47 What is the root of it? Apakah akarnya dari itu?
   
1:11:48 I say to myself because I Saya berkata pada diri sendiri sebab
am a very serious person saya seseorang yang amat serius...
   
1:11:52 and I have got dan saya punya
plenty of energy banyak tenaga...
   
1:11:56 I must find it out because saya harus menemukannya sebab
I don't want to live with fear. saya tidak ingin hidup dengan takut.
   
1:12:00 It is too absurd, Itu adalah teramat bodoh, terlalu
too illogical, irrational. tidak masuk akal, tidak rasional.
   
1:12:09 What is the essence of it? Apakah inti sarinya?
Is it time? Apakah waktu?
   
1:12:15 It is partly that, time. Sebagian adalah itu, waktu.
   
1:12:21 And also Dan juga...
   
1:12:30 is thought creating fear? apakah pikiran
  menciptakan rasa takut?
   
1:12:36 You understand? Anda paham?
   
1:12:40 So time, thought. Jadi waktu, pikiran.
   
1:12:46 I have understood more or Saya kurang lebih telah paham
less the nature of time hakekat dari waktu...
   
1:12:53 time externally, waktu di luar, waktu di dalam,
time inwardly, psychologically: secara psikologis:...
   
1:12:59 I will be, saya akan menjadi, saya tidak,
I am not, I will be saya akan menjadi...
   
1:13:04 or I should be, atau seharusnya saya menjadi,
whereas I am not. sedangkan saya tidak.
   
1:13:09 The 'should be' is 'Yang seharusnya' adalah
the movement of time. gerak dari waktu.
   
1:13:13 Right? Benar?
   
1:13:15 I wonder if you are Saya berpikir apakah
  Anda paham.
   
1:13:16 This is important, Ini penting, Anda mengikuti
you are following all this? semuanya ini?
   
1:13:25 It is a nice morning and I hope Pagi hari ini menyenangkan dan saya
you are enjoying this too. harapkan Anda menikmatinya juga.
   
1:13:33 I hope you are having a pleasant, Saya harap Anda mempunyai waktu
happy time in this enquiry yang menyenangkan,...
   
1:13:36   waktu yang membahagiakan
  dalam penyelidikan ini...
   
1:13:41 as you would have a pleasant seperti Anda akan mempunyai
time sitting on the lawn saat yang menyenangkan...
   
1:13:43   sedang duduk
  di halaman rumput...
   
1:13:45 and looking at the trees and dan sedang melihat ke pohon-
the clouds and the warm sunshine. pohon serta awan-awan...
   
1:13:48   dan sinar matahari
  yamg hangat.
   
1:13:55 So what is thought then? Jadi, apakah pikiran itu?
   
1:13:57 I have understood Saya telah paham hakekat
the nature of time. dari waktu.
   
1:14:00 Now I want to understand if Sekarang saya ingin
thought is responsible for fear. paham apakah pikiran...
   
1:14:03   bertanggung jawab
  untuk rasa takut.
   
1:14:06 I don't know but I Saya tidak tahu namun
am going to find out. saya akan mencari tahu.
   
1:14:13 If thought is responsible Jika pikiran
  bertanggung jawab...
   
1:14:15 I must understand saya harus mengerti
the whole nature of thought. seluruh hakekat dari pikiran.
   
1:14:21 What is thinking? Apakah berpikir itu?
   
1:14:26 Thinking is the response Berpikir adalah tanggapan
of memory. dari memori.
   
1:14:32 Right? Obviously. Benar? Jelas demikian.
   
1:14:34 If you had no memory at Jika Anda tidak memiliki memori
all you wouldn't think. apapun, Anda tidak akan berpikir.
   
1:14:42 But thinking has become Namun berpikir telah menjadi
very important for us. amat penting bagi kita.
   
1:14:49 We apply thinking Kita menerapkan berpikir untuk
to everything we do. semuanya yang kita lakukan.
   
1:14:58 Is love a remembrance, Apakah cinta suatu ingatan,
a thought? suatu pikiran?
   
1:15:07 I am not talking of sexual love, Saya tidak berbicara perihal cinta
sensation, the sensuous love. seksual, sensasi, cinta sensual.
   
1:15:13 I won't even call that Saya bahkan tidak ingin menyebut
love, it is sensation. itu cinta, itu adalah sensasi.
   
1:15:17 Is love sensation? Apakah cinta itu sensasi?
   
1:15:22 Is love a remembrance? Apakah cinta suatu memori?
   
1:15:31 And is thought love? Dan apakah pikiran itu cinta?
   
1:15:38 You understand, Anda paham, saya sedang
I am asking all this. menanyakan semuanya ini.
   
1:15:43 And what is the nature Dan apakah hakekat
of thought? dari pikiran?
   
1:15:46 Very simply, it is based on Amat sederhana, pikiran berlandaskan
the accumulation of knowledge pada akumulasi dari pengetahuan...
   
1:15:53 gathered through experience dihimpun melalui pengalaman
of millennia, living ribuan tahun, kehidupan...
   
1:15:58 which is stored yang disimpan
up in the brain dalam otak...
   
1:16:01 I am not a brain specialist, saya bukan seorang ahli otak,
you can watch yourself Anda bisa mengamatinya sendiri...
   
1:16:05 in the brain and the memory di dalam otak dan memori itu
responds to a challenge. menanggapi suatu tantangan.
   
1:16:12 Now I am challenging myself: Sekarang saya menantang diri
what is thinking? sendiri: Apakah memikir itu?
   
1:16:20 And so it says, Dan karenanya ia berkata,
'Memory, of course'. 'Memori, tentunya'.
   
1:16:25 So is memory Jadi apakah memori bertanggung
responsible for fear? jawab untuk rasa takut?
   
1:16:34 I have been hurt Saya telah terluka secara
physically last year fisik tahun lalu...
   
1:16:39 I remember that and I am saya ingat itu dan saya takut
afraid it might come back again kejadian itu terulang kembali...
   
1:16:43 the disease, or penyakitnya, atau sakitnya,
the pain, or whatever it is. atau apapun itu adanya.
   
1:16:48 That is Dengan demikian...
   
1:16:51 thought based on an experience pikiran yang berlandaskan
of last year's or yesterday's pain pada suatu pengalaman...
   
1:16:54   sakit dari tahun lalu
  atau kemarin...
   
1:16:57 remembering it and sedang mengingatnya
being frightened of it dan sedang takut padanya...
   
1:17:01 that it mustn't happen again. ... bahwa itu tidak boleh
  terulang kembali.
   
1:17:14 All our action, all our existence, Semua tindakan kita, semua keberadaan
is based on thought. kita, berlandaskan pada pikiran.
   
1:17:22 I don't know if you have Saya tidak tahu apakah Anda menyada-
realised this extraordinary fact: ri kenyataan yang luar biasa ini:...
   
1:17:27 everything that we semuanya yang kita lakukan
do is based on thought. berlandaskan pada pikiran.
   
1:17:33 There is no spontaneity Tidak ada spontanitas...
   
1:17:36 that is quite a different itu adalah keberadaan yang sama seka-
existence, to be spontaneous. li berbeda, hidup dengan spontanitas.
   
1:17:41 To have that spontaneity Agar mempunyai
  spontanitas itu...
   
1:17:44 one must understand seseorang harus paham
the nature of thought hakekat pikiran...
   
1:17:48 which has conditioned yang telah mekondisikan
our brain otak kita...
   
1:17:50 our whole mental seluruh pandangan batin kita,
outlook, our activity. aktivitas kita,
   
1:17:55 When there is an Ketika pengertian itu ada...
understanding  
   
1:17:57 immediate insight into this pandangan-terang seketika dalam hal
then there is spontaneity ini, di situlah ada spontanitas...
   
1:18:00 there is freedom. di situ ada kebebasan.
   
1:18:02 But that is quite Namun itu adalah hal yang
a different matter. sama sekali berbeda.
   
1:18:05 So we are asking: time, Jadi kita bertanya: waktu, saya lihat
I see is partly responsible. ikut bertanggung jawab sebagian.
   
1:18:12 Thought is also responsible. Pikiran juga
  bertanggung jawab.
   
1:18:19 Is time thought? Apakah waktu itu
  adalah pikiran?
   
1:18:24 Or thought is time? Ataukah pikiran adalah waktu?
   
1:18:27 You understand? Anda paham?
   
1:18:29 They are not time Mereka bukan waktu dan pikiran,
and thought, separate. terpisah.
   
1:18:33 There is only thought which Hanya ada pikiran yang
creates psychological time. menciptakan waktu psikologis.
   
1:18:39 Right? Benar?
   
1:18:41 And therefore having gone Dan karenanya setelah
into the depth of it masuk ke kedalaman ini...
   
1:18:46 understood it, not memahaminya, bukan secara
intellectually, verbally intelektual, secara lisan...
   
1:18:50 but actually seen for oneself tapi melihat sendiri secara aktual
the nature of thinking hakekat dari berpikir...
   
1:18:57 then one realises thought is maka seseorang paham
basically responsible for fear. bahwa pikiran...
   
1:19:00   secara mendasar bertanggung
  jawab untuk rasa takut.
   
1:19:07 Then one says, 'How then Kemudian seseorang berkata,
can I stop thinking?' 'Kemudian bagaimana...
   
1:19:10   saya bisa
  menghentikan berpikir?'...
   
1:19:13 which is the most yang adalah pertanyaan
absurd question. yang teramat bodoh.
   
1:19:18 You see that is part of the trick Anda lihat, itu adalah bagian dari
of what the gurus have brought. tipuan yang para guru telah bawa...
   
1:19:24 Which is: meditate, try to yakni: lakukan meditasi, coba kuasai
control thought, stop thought. pikiran, hentikan pikiran.
   
1:19:33 Have you ever tried Apakah Anda pernah mencoba
to stop thinking? menghentikan pikiran?
   
1:19:37 If you have you will find out Jika Anda pernah,
  Anda akan menemukan...
   
1:19:40 that the person who says bahwa orang yang berkata
'I must stop thinking' 'Saya harus menghentikan berpikir'...
   
1:19:45 the entity that says that, entitas yang berkata demikian
is also part of thought. adalah juga bagian dari pikiran.
   
1:19:50 He is playing a trick Dia sedang menipu
upon itself. diri sendiri.
   
1:19:57 So if you see time is thought, Jadi jika Anda melihat waktu adalah
time is movement, movement pikiran, waktu adalah gerak, gerak...
   
1:20:05 from yesterday, dari kemarin,
today, tomorrow. hari ini, besok.
   
1:20:08 And also thought Dan juga pikiran
is a movement adalah suatu gerak...
   
1:20:13 movement based on past gerak berlandaskan memori masa
memories, past experiences lampau, pengalaman masa lampau...
   
1:20:19 past knowledge pengetahuan masa lampau - pengeta-
- knowledge is always the past. huan selalu adalah masa lampau.
   
1:20:27 So thought is basically Jadi pikiran secara mendasar
responsible for fear. bertanggung jawab untuk rasa takut.
   
1:20:39 You understand? Anda paham?
   
1:20:49 Now is the word 'fear', fear? Sekarang apakah kata 'takut',
You understand? takut itu? Anda paham?
   
1:20:57 Is the word 'fear', actual fear? Apakah kata 'takut',
  takut aktual?
   
1:21:03 Or the word is not that thing. Atau kata itu bukanlah itu.
   
1:21:10 Are you getting all too tired? Apakah Anda teramat capai?
   
1:21:14 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
1:21:17 Is the word different Apakah kata itu berbeda
from the thing? dari hakekatnya?
   
1:21:22 Or is the word creating Ataukah kata itu menciptakan
that thing, fear? hakekat itu, takut?
   
1:21:30 Then the word is driving you Maka kata itu
  mengendalikan Anda...
   
1:21:34 and the word is dan kata itu menciptakan
creating the fear. rasa takut.
   
1:21:40 Or is there fear independent Atau adakah takut tidak
of the word? tergantung dari kata?
   
1:21:47 Which is, the word Dengan demikian, kata bukanlah
is not the thing. hakekatnya.
   
1:21:51 Right? Benar?
   
1:21:52 You understand? Anda paham?
   
1:21:55 So have you separated Jadi apakah Anda telah memisahkan
the word from the thing? kata dari hakekatnya?
   
1:22:02 You understand? Anda paham?
   
1:22:03 The tent, the marquee, Tenda, pergola, kata,
the word, is not that. bukanlah itu.
   
1:22:08 Right? Benar?
   
1:22:11 So when you look at it Jadi ketika Anda
  memandang padanya...
   
1:22:15 can you separate dapatkah Anda memisahkan kata
the word from the thing? dari hakekatnya?
   
1:22:20 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
1:22:22 So have you separated Jadi apakah Anda sudah
the word from the reaction memisahkan kata dari reaksi...
   
1:22:30 which you call fear? yang Anda sebut takut?
   
1:22:34 So which means Jadi artinya...
   
1:22:35 are you aware that you are apakah Anda sadar bahwa Anda
caught in the network of words? terjerat dalam jaringan kata-kata?
   
1:22:47 And therefore the words Dan karenanya kata-kata
are driving you. mengendalikan Anda.
   
1:22:52 So can you look at Jadi dapatkah Anda melihat
the thing without the word pada bendanya tanpa kata...
   
1:22:58 which means look at that yang berarti melihat kepada benda
thing without naming it itu tanpa memberi nama padanya...
   
1:23:02 which becomes the word. yang menjadi kata.
   
1:23:04 I wonder if you Saya berpikir apakah
understand all this! Anda mengerti semuanya ini!
   
1:23:06 Look, this requires Lihat, ini memerlukan
great alertness perhatian yang besar...
   
1:23:09 great awareness, kewaspadaan yang besar,
of your observation. dari pengamatan Anda.
   
1:23:15 It isn't just accepting, Ini bukanlah sekedar menerima,
'Yes, I can separate the word 'Ya, saya dapat memisahkan kata...
   
1:23:17 this and that' ini dan itu'
- play around. - bermain sekitar itu.
   
1:23:20 But actually to see Namun benar-benar melihat
that you are caught bahwa Anda terperangkap...
   
1:23:24 your observation pengamatan Anda
is through a word melalui suatu kata...
   
1:23:29 and therefore the word dan karenanya kata itu
becomes all important. menjadi teramat penting.
   
1:23:33 So in realising Jadi menyadari hal itu
that you say, all right Anda berkata, baik...
   
1:23:36 I will separate the word, put it away, saya akan memisahkan kata,
let me look at the thing itself menyingkirkannya,...
   
1:23:39   biarkan saya
  melihat hakekatnya...
   
1:23:43 not with the word tidak dengan
interfering with it kata menghalanginya...
   
1:23:46 the word with all its kata dengan semua
connotations, its contents. nuansanya, isinya.
   
1:23:50 Let me look at that thing. Biarkan saya melihat hal itu.
   
1:23:54 Do you understand? Anda paham?
   
1:23:57 I am expending a lot of Saya menggunakan banyak enerji,
energy, I hope you are too. saya harap Anda juga.
   
1:24:05 So, can you look Jadi, dapatkah Anda melihat
at fear, the word pada takut, kata itu...
   
1:24:10 the actual sensation sensasi sebenarnya
without the word? tanpa kata?
   
1:24:16 Or the word is Atau kata yang
creating the sensation? menciptakan sensasinya?
   
1:24:22 The name, fear, Kata itu, takut,
is creating that. menciptakan itu.
   
1:24:27 You understand? Anda paham?
   
1:24:28 You can look at the marquee Anda dapat melihat
  pada pegola...
   
1:24:32 the word and the fact, kata dan kenyataan, tenda,
the tent, differently secara berbeda...
   
1:24:37 you can separate Anda dapat memisahkannya
it and say dan berkata...
   
1:24:39 'Yes, I can look 'Ya, saya dapat melihat
at it without the word. padanya tanpa kata.
   
1:24:42 I can see the lines, I can see Saya dapat melihat garis-garisnya,
the posts, without the word'. saya dapat melihat...
   
1:24:44   tiang-tiangnya,
  tanpa kata'
   
1:24:47 But to do that psychologically Tapi untuk melakukan itu
is much more secara psikologis...
   
1:24:48   adalah jauh lebih banyak...
   
1:24:50 one has to be seseorang harus
extraordinarily alert. amat waspada.
   
1:24:56 To be so deeply aware of the meaning, Agar waspada begitu dalam tentang
the word and the thing. arti, kata dan hakekatnya.
   
1:25:08 Now if you are, then Sekarang kalau Anda demikian adanya,
the thing you are looking at maka benda yang Anda sedang amati...
   
1:25:13 without the word, is it fear? tanpa kata,
  apakah itu takut?
   
1:25:16 You understand what Anda paham apa yang saya
I am trying to say? coba katakan?
   
1:25:23 The reaction which you Reaksi yang Anda beri nama
have named as fear sebagai takut...
   
1:25:27 if you don't name it, jika Anda tidak menamakannya, apakah
is that fear, is there fear? itu takut, apakah takut ada di sana?
   
1:25:41 You have come to that Anda sudah sampai pada itu
after investigating sesudah menelitinya...
   
1:25:44 understanding memahami waktu dan pikiran.
time and thought.  
   
1:25:47 Thought is time because Pikiran adalah waktu sebab
both are movement. dua-duanya adalah gerak.
   
1:25:52 Time is movement. Waktu adalah gerak.
   
1:25:56 Thought is movement. Pikiran adalah gerak.
   
1:25:58 So they are not Jadi mereka itu bukan
two separate things. dua hal yang terpisah.
   
1:26:02 Thought creates Pikiran menciptakan
psychological time. waktu psikologis.
   
1:26:07 So thought has created the word. Jadi pikiran telah
  menciptakan kata.
   
1:26:12 The original man or Manusia awal atau kera
the ape or the aborigine atau penghuni primata...
   
1:26:16 primate says 'I am afraid' asal mengatakan
- fear has gone - you follow? 'Saya takut'...
   
1:26:18   ...- takut telah bergerak -
  Anda mengikutinya?...
   
1:26:21 - right down to us - turun langsung ke kita
- you follow? - Anda mengikutinya?
   
1:26:24 And now we are asking: Dan sekarang kita sedang bertanya:
separate the two pisahkan keduanya...
   
1:26:27 the word and the sensation, kata dan sensasinya, reaksinya
the reaction and look at it dan lihat kepadanya...
   
1:26:35 observe the reaction amati reaksi itu
without the word. tanpa katanya.
   
1:26:41 Now when you Sekarang ketika Anda
observe the reaction mengamati reaksinya...
   
1:26:43 is the observer different apakah si pengamat berbeda
from the reaction? dari reaksinya?
   
1:26:48 You understand? Anda paham?
   
1:26:50 Or they are both the same, Atau mereka dua-duanya adalah sama,
the observer is the observed pengamat adalah yang diamati...
   
1:26:55 the reaction is the observer? reaksinya adalah si pengamat?
   
1:27:01 Right? Benar?
   
1:27:04 I see you don't understand, Saya melihat Anda tidak paham,
some of you. beberapa dari Anda.
   
1:27:07 You have been angry Anda pernah marah...
   
1:27:12 is that anger apakah amarah itu
different from you? berbeda dari Anda?
   
1:27:20 You are only Anda hanya sadar
aware of that anger pada amarah itu...
   
1:27:24 at the moment of pada waktu marah Anda
anger you are not tidak menyadarinya...
   
1:27:26 but a second or a minute later namun sedetik atau semenit kemudian
you say, 'I have been angry'. Anda berkata, 'Saya telah marah'.
   
1:27:31 You have separated yourself Anda telah memisahkan diri Anda dari
from that thing called anger keadaan itu yang disebut marah...
   
1:27:37 and so there is a division. karenanya ada suatu
  pemisahan.
   
1:27:41 Similarly Serupa.
(laughs) (tertawa)
   
1:27:52 Is the reaction which you Apakah reaksi yang Anda
call fear different from you? namakan takut berbeda dari Anda?
   
1:27:57 Obviously it is not. Jelas tidak.
   
1:28:00 So you and that Jadi Anda dan reaksi itu
reaction are the same. adalah sama.
   
1:28:09 When you realise that, you Sewaktu Anda menyadari itu, Anda
don't fight it, you are that. tidak menentangnya, Anda adalah itu.
   
1:28:15 Right? Benar?
   
1:28:16 I wonder if you see it. Saya berpikir apakah Anda
  melihatnya.
   
1:28:18 Then a totally different Kemudian terjadi suatu tindakan
action takes place yang sama sekali berbeda...
   
1:28:24 which is, before, you have used yang adalah, sebelumnya,
positive action with regard to fear Anda telah menggunakan...
   
1:28:27   tindakan positip
  sehubungan dengan takut...
   
1:28:30 say, 'I must not be umpamanya, 'Saya tidak boleh
afraid, I will deny it takut, saya akan menolaknya...
   
1:28:32 I'll control it, I must saya akan mengendalikannya,...
do this and that about it  
   
1:28:35   saya harus melakukan
  ini dan itu mengenainya...
   
1:28:38 go to a psychologist' pergi ke ahli jiwa'
- you know, all the rest of it. - Anda tahu, semuanya itu.
   
1:28:41 Now when you realise, when Ketika Anda menyadarinya, ketika
there's the fact - not realise ada kenyataan itu - bukan menyadari...
   
1:28:45 when there is the fact ketika adanya kenyataan
that you are the reaction bahwa Anda adalah reaksinya...
   
1:28:51 there is no you separate tidak adanya Anda
from that reaction. terpisah dari reaksi itu.
   
1:28:58 Then you can't do Maka Anda tidak bisa berbuat
anything, can you? apapun, dapatkah Anda?
   
1:29:02 I wonder if you realise, Saya berpikir apakah Anda paham,
you can't do anything. Anda tidak dapat berbuat apapun.
   
1:29:05 Therefore a negation, Karenanya suatu negasi,
a negative sesuatu yang negatip...
   
1:29:11 a non-positive observation suatu pengamatan yang tidak-positip
is the ending of fear. adalah pengakhiran takut.
   
1:29:21 Right? Benar?
   
1:29:23 What time is it? Jam berapa sekarang ini?
Q: One o'clock. Q:Jam satu.
   
1:29:32 K: Forgive me for talking an hour K:Maafkan saya untuk berbicara sejam
and a half, I didn't realise it. setengah, saya tidak menyadarinya.
   
1:29:37 I hope you aren't bored Saya harap Anda tidak jemu...
   
1:29:38 you aren't stiff sitting Anda tidak kaku berduduk
in the same position. dalam posisi yang sama.
   
1:29:41 Q: Don't be afraid. Q:Jangan takut. Kami menikmatinya.
We enjoyed it. (Laughter) (Tertawa)
   
1:29:43 K: Good. We will meet K: Baik. Kita bertemu lagi besok.
tomorrow again.  
   
1:29:47 Q: Thank you. Q: Terima kasih.
   
1:29:50 (Clapping) (Tepuk Tangan)
   
1:29:58 K: Please don't clap. K:Maaf, jangan bertepuk tangan.
It isn't worth it. Tidak ada gunanya.