Krishnamurti Subtitles

Bagaimanakah kebebasan untuk dipahami dan dihayati?

Brockwood Park - 2 September 1978

Public Talk 3



0:54 K: We have been talking about K:Kita telah membicarakan tentang...
   
0:59 various things that berbagai hal yang berkenaan
concern our daily life. dengan kehidupan kita sehari-hari.
   
1:05 We are not indulging Kita tidak memuaskan diri
in any form of theories dengan berbagai bentuk teori...
   
1:12 beliefs, or ideological, aliran kepercayaan, atau hiburan
speculative entertainment. bersifat ideologis, penuh spekulasi.
   
1:22 We are actually deeply concerned Kita sesungguhnya sangat prihatin
- I hope - saya harap begitu...
   
1:29 with our daily life dengan kehidupan kita sehari-hari...
   
1:33 and to find out if dan untuk mencari tahu
it is at all possible apakah sungguh memungkinkan...
   
1:38 to bring about a radical untuk membawa suatu perubahan
change in the ways of our life. yang radikal...
   
1:41   dalam menjalani
  hidup kita ini.
   
1:45 Because our life is Sebab kehidupan kita ini tidaklah
not what it should be. seperti yang semestinya.
   
1:50 We are confused, miserable Kita kebingungan, sengsara...
   
1:53 sorrow-ridden terbelit dalam kesengsaraan...
   
1:57 struggling, struggling selalu berjuang dari hari ke hari
from day after day till we die. hingga kita meninggal dunia.
   
2:03 And that seems to be our lot. Dan itu kelihatannya seperti
  telah menjadi takdir kita.
   
2:08 This endless conflict Pertikaian yang tak ada
  hentinya ini...
   
2:12 not only in our tak hanya di dalam berbagai
personal relationships hubungan pribadi kita...
   
2:16 but also with the world tapi juga dengan dunia...
   
2:20 which is deteriorating yang mana terus memburuk
from day to day dari hari ke hari...
   
2:23 becoming more menjadi semakin lama
and more dangerous semakin berbahaya...
   
2:27 more and more unpredictable, semakin tak bisa diduga,
uncertain tak menentu...
   
2:33 where the politicians and di mana para politisi dan bangsa-
the nations are seeking power. bangsa saling berebut kekuasaan.
   
2:40 And we should also talk over Dan kita seharusnya juga membicarakan
together this morning, I think bersama-sama pagi ini, saya kira...
   
2:47 about freedom: mengenai kebebasan:...
   
2:50 whether man or woman baik itu pria atau wanita...
   
2:54 when I use the word 'man' bila saya menggunakan kata 'pria'
I include the woman itu termasuk wanita.
   
2:56 I hope you don't mind, Saya harap Anda
Women's Lib (laughter). tidak keberatan,...
   
2:58   Organisasi Persamaan
  Hak Wanita (tertawa)
   
3:07 It seems to one, as one Kelihatannya bagi seseorang, sewaktu
observes in the world dia melakukan pengamatan di dunia ...
   
3:13 in our daily life, di dalam kehidupan kita sehari-hari,
freedom is becoming less and less. kebebasan jadi semakin berkurang.
   
3:19 More and more restrictive Kita semakin lama semakin
we are becoming penuh keterbatasan...
   
3:24 our actions are limited segala tindakan kita jadi
  terbatas...
   
3:27 our outlooks wawasan kita jadi sangat sempit...
are very narrow  
   
3:30 or bitter, cynical, atau penuh kekecewaan, sinis,
or very, very hopeful atau teramat berharap...
   
3:37 and we never dan kita tampaknya tak
seem to be free akan pernah terbebas...
   
3:40 from our own daily dari pertikaian dan kesengsaraan
conflict and misery kita sehari-hari,...
   
3:46 completely free terbebas sepenuhnya dari
from all the travail of life. semua kesulitan hidup ini.
   
3:53 And I think we should talk over Dan saya kira kita harus
together this question of freedom. membicarakan bersama...
   
3:55   mengenai pertanyaan
  tentang kebebasan ini.
   
4:00 Of course in the totalitarian Jelas di negara-negara totaliter
states there is no freedom. di situ tidak ada kebebasan.
   
4:05 Here in the western world Di sini di dunia Barat
and the eastern world, partly dan dunia Timur, sebagian...
   
4:10 there is somewhat masih sedikit lebih
more freedom ada kebebasan...
   
4:16 freedom to change your job, kebebasan untuk mengganti
freedom to travel pekerjaan Anda,...
   
4:17   kebebasan untuk bepergian...
   
4:19 to say what you like, untuk mengatakan apa
to think what you like yang Anda sukai,
   
4:21   memikirkan apa yang
  Anda sukai...
   
4:23 express what you like, mengungkapkan
write what you like. pendapat Anda,...
   
4:25   menuliskan apa yang
  Anda sukai.
   
4:28 But even this freedom Tapi walaupun demikian kebebasan
that one has yang dimiliki seseorang ini...
   
4:33 is becoming more semakin lama semakin jadi
and more mechanical bersifat mekanis...
   
4:36 it is no longer freedom. bukan lagi suatu kebebasan.
   
4:39 So I think we should, Jadi saya pikir kita harus, bila Anda
if you are at all serious memang benar-benar serius...
   
4:43 go into this question membahas pertanyaan ini
rather deeply. secara lebih mendalam.
   
4:49 That is, if you are willing. Yaitu, bila Anda
  menghendakinya.
   
4:55 The Churches, the religions have Gereja-gereja,
tried to dominate our thinking: agama-agama telah...
   
4:58   berusaha untuk menguasai
  pemikiran kita:...
   
5:03 the Catholic church gereja Katolik...
   
5:07 in the past tortured di masa lampau melakukan
people for their belief penyiksaan...
   
5:10   terhadap orang-orang
  atas kepercayaan mereka...
   
5:13 burnt them, membakar mereka,
excommunicated them mengucilkan mereka...
   
5:17 and even now excommunication dan bahkan di masa sekarang
is a form of threat pengucilan ini...
   
5:19   adalah suatu bentuk ancaman...
   
5:21 for those who are Catholics. bagi mereka yang
  beragama Katolik.
   
5:25 Which is exactly the same Yang mana adalah
thing that is happening sama persis dengan...
   
5:26   apa yang terjadi...
   
5:27 in the totalitarian states di negara-negara penganut
- control of your mind rejim penguasa tunggal...
   
5:30   - mengendalikan batin Anda...
   
5:33 your thoughts, pikiran Anda, sikap Anda,
your behaviour, your action. tindak-tanduk Anda.
   
5:37 They are more concerned with Mereka lebih berkepentingan
the control of the mind dengan pengendalian batin...
   
5:42 control of thought, and anyone pembatasan pemikiran,
who dissents from that dan siapapun...
   
5:44   yang tak sependapat
  dengan itu...
   
5:47 disagrees, is banished yang tidak setuju,
away, or tortured akan diusir, atau disiksa...
   
5:51 or sent to mental atau dikirim ke rumah sakit jiwa
hospitals and so on. dan seterusnya.
   
5:53 Exactly the same thing as Sama persis halnya dengan...
the past Catholic world has done.  
   
5:57   apa yang dilakukan
  oleh dunia Katolik di masa lampau.
   
6:00 Now they are doing Sekarang mereka
it in the so-called melakukannya...
   
6:02   dalam apa yang dinamakan...
   
6:04 political, economic states. negara-negara berpolitik,
  berekonomi.
   
6:08 So freedom is something that we Jadi kebebasan adalah
have to find out what it means sesuatu yang kita...
   
6:12   harus cari tahu apa arti
  sesungguhnya...
   
6:15 and whether it is possible dan apakah mungkin bagi kita
for us to be free untuk menjadi bebas...
   
6:19 not only inwardly, deeply tak hanya di dalam diri kita,
  secara mendalam...
   
6:25 whether it is at all possible apakah itu
inwardly, psychologically sepenuhnya mungkin...
   
6:27   di dalam diri,
  secara psikologis...
   
6:29 inside the skin as it were seakan-akan tertanam
  di dalam...
   
6:32 but also to express ourselves tetapi juga untuk
correctly, truly, accurately. mengungkapkan diri kita...
   
6:36   secara benar, tulus, tepat.
   
6:41 Then perhaps we will Maka mungkin kita akan
understand what freedom is. memahami apa kebebasan itu.
   
6:46 Is freedom the opposite Apakah kebebasan opposisi (lawan)
of slavery? dari perbudakan?
   
6:52 Is freedom the opposite of prison, Apakah kebebasan oposisi
of bondage, of repression? dari penjara,...
   
6:56   dari ikatan, dari penekanan?
   
7:01 Is freedom to do what you like? Apakah kebebasan adalah untuk
  melakukan apa yang Anda sukai?
   
7:06 Please, as we said Mari, seperti yang kita bicarakan
the other day di hari sebelumnya...
   
7:09 and we have been dan yang sudah kita bahas
talking over together bersama-sama selama ini...
   
7:14 the speaker is only expressing Pembicara ini hanyalah mengungkapkan
- I hope - verbally - saya harap - secara lisan...
   
7:19 what we are apa yang kita semua
all questioning pertanyakan...
   
7:22 therefore you are not maka dari itu Anda bukanlah
listening to the speaker mendengarkan si pembicara...
   
7:26 but listening to the questions akan tetapi mendengarkan
which you are putting for yourself pertanyaan-pertanyaan tersebut...
   
7:30   yang mana Anda tujukan
  kepada diri Anda sendiri...
   
7:33 therefore the speaker karenanya si pembicara
is not here. tidaklah ada di sini.
   
7:40 Is freedom the opposite Apakah kebebasan itu oposisi
of non-freedom? dari tanpa-kebebasan?
   
7:49 And so is there Dan dengan demikian apakah
an opposite at all? sebetulnya ada suatu oposisi?
   
7:55 You understand? Anda paham?
   
7:59 That is, if we move away Yaitu, bila kita pergi
from the bad to the good menjauhi...
   
8:02   dari yang buruk menuju
  ke yang baik...
   
8:06 and think that is freedom dan mengira bahwa itu
  adalah kebebasan...
   
8:11 the good being the freedom yang baik adalah kebebasan...
   
8:13 if we accept the good, bila kita menerima
which we can go into presently hal yang baik itu,...
   
8:15   yang mana kita dapat
  memasukinya sekarang...
   
8:17 what is the good, apakah sesuatu yang baik,
and the bad. dan sesuatu yang buruk itu.
   
8:22 Is the good, the goodness the opposite Apakah sesuatu yang baik,
of that which is not good kebaikan itu adalah oposisi...
   
8:26   dari apa yang tidak baik...
   
8:29 which is evil, which is bad? yang jahat, yang buruk?
   
8:33 If there are opposites Bila ada hal-hal yang saling
then there is a conflict. beroposisi...
   
8:36   maka di situ ada suatu
  pertentangan.
   
8:40 If I am not good, Bila saya tidak baik, saya akan
I will try to be good. berusaha untuk menjadi baik.
   
8:46 I will make every Saya akan melakukan semua usaha
effort to be good untuk menjadi baik...
   
8:50 that is if I am yaitu bila saya seseorang
somewhat conscious yang agak sadar...
   
8:53 somewhat sane, agak waras,
not too neurotic. tidak terlalu kacau pikirannya.
   
8:58 So we are asking: Jadi kita sekarang
  bertanya:...
   
9:00 is freedom the opposite apakah kebebasan oposisi
of anything? dari sesuatu?
   
9:10 Or if freedom has an Atau bila kebebasan
opposite then is it freedom? memiliki sesuatu...
   
9:13   oposisi, maka apakah itu
  suatu kebebasan?
   
9:16 Please enquire together Mari bersama-sama menyelidiki
in this matter. hal ini.
   
9:22 That is, any opposite Yaitu, setiap oposisi...
   
9:26 the good and the bad hal yang baik dan
  yang buruk...
   
9:36 the opposite of the bad oposisi dari yang buruk yaitu
which is the good sesuatu yang baik...
   
9:39 the good has in it sesuatu yang baik itu
the roots of the bad. di dalamnya sendiri memiliki...
   
9:41   akar dari sesuatu yang buruk.
   
9:45 Go into it please. Mari kita masuki hal ini.
Consider it together. Mempertimbangkannya bersama-sama.
   
9:58 If I am jealous, envious Bila saya cemburu,
  merasa iri hati...
   
10:04 the opposite of jealousy oposisi dari kecemburuan
is a state of mind adalah satu kondisi batin...
   
10:08 which is not jealous yang tidak cemburu
- a state of feeling. - satu bentuk perasaan.
   
10:14 But if it is the opposite Tetapi bila itu adalah oposisi
of jealousy dari kecemburuan...
   
10:18 that opposite has pihak oposisi tersebut memiliki...
in it its own opposite.  
   
10:22   sisi yang berlawanan
  di dalam dirinya sendiri.
   
10:28 Do we see this? Apakah kita melihatnya?
   
10:33 Because we want to go this Karena kita ingin di...
morning into the question  
   
10:35   pagi hari ini untuk masuk ke dalam
  pertanyaan tentang...
   
10:38 of what is love. apakah kasih itu.
   
10:42 whether such Apakah hal semacam itu memang
a thing exists at all. benar-benar ada.
   
10:46 Or is it merely sensation Atau itu hanyalah sekedar sensasi
which we call love. yang kita sebut sebagai kasih.
   
10:54 So to understand Jadi untuk dapat memahami
the full significance arti sepenuhnya...
   
10:57 and the nature and dan sifat serta keindahan
the beauty of that word dari kata tersebut...
   
11:01 which we use as love, yang kita gunakan
we must understand, I think sebagai kasih,...
   
11:04   kita harus memahami,
  saya kira...
   
11:07 what is the conflict apa pertentangan antara
between the opposites sisi-sisi yang saling beroposisi...
   
11:13 whether this apakah pertentangan ini
conflict is illusory hanyalah bersifat khayalan...
   
11:20 in that illusion di dalam khayalan itu
we are caught kita terperangkap...
   
11:22 which has become a habit yang mana telah menjadi
  suatu kebiasaan...
   
11:27 or there is only 'what is' atau di sana hanyalah ada
  kenyataan 'apa adanya'...
   
11:30 and therefore dan oleh karenanya tidak
there is no opposite to it. mempunyai oposisi apapun di sana.
   
11:35 I hope this is not becoming Saya harap ini tidak menjadi
too intellectual, is it? terlalu intelektual, apa begitu?
   
11:41 Or too verbal, Atau jadi permainan kata-kata
or too nonsensical. atau terlalu tidak masuk akal.
   
11:49 Because as long as we Karena selama kita hidup dalam
live in opposites sisi-sisi yang saling beroposisi...
   
11:54 jealousy and non-jealousy kecemburuan dan
  bukan-kecemburuan...
   
11:56 the good and the bad baik dan buruk...
   
11:59 the ignorant yang tak-tercerahkan dan
and the enlightened yang tercerahkan...
   
12:05 there must be this constant maka di sana mesti ada pertentangan
conflict in duality. terus-menerus dalam dualitas ini.
   
12:11 Of course there is duality: Memang dualitas itu ada:...
   
12:12 man, woman, light and shade, pria, wanita, cahaya
dark, light and darkness dan bayangan,...
   
12:14   gelap, terang dan
  kegelapan...
   
12:16 morning and evening pagi dan malam dan
and so on seterusnya...
   
12:19 but psychologically, tetapi secara psikologis,
inwardly di dalam batin...
   
12:22 we are asking whether kita mempertanyakan apakah suatu
there is an opposite at all. oposisi itu memang benar-benar ada.
   
12:32 Is goodness the outcome Apakah kebaikan itu hasil yang timbul
of that which is bad? dari sesuatu yang buruk?
   
12:42 If it is the outcome of Bila itu adalah hasil dari
that which is bad, evil sesuatu yang buruk, jahat...
   
12:49 I don't like to saya kurang suka
use the word 'evil' menggunakan kata 'jahat'...
   
12:52 because that is so karena itu adalah sesuatu yang
appallingly misused begitu amat sangat disalah-gunakan...
   
12:55 as is every other word seperti halnya dengan setiap kata-
in the English language kata lain di dalam bahasa Inggris...
   
13:01 if goodness is bila kebaikan adalah sisi oposisi
the opposite of the bad dari keburukan...
   
13:06 then that very goodness maka kebaikan itu adalah suatu
is the outcome of the bad hasil yang timbul dari si buruk...
   
13:11 therefore it is not goodness. sehingga itu bukanlah
  kebaikan.
   
13:16 Right? Benar?
   
13:19 Do we see in ourselves, Apakah kita melihat
not as an idea, as a conclusion di dalam diri kita,...
   
13:22   bukan sebagai sebuah pendapat,
  sebagai satu kesimpulan...
   
13:24 as something somebody sebagai sesuatu yang seseorang
has suggested to you telah pengaruhi Anda...
   
13:27 but actually do we see tetapi kenyataannya apakah
anything born out of an opposite kita melihat...
   
13:31   segala sesuatu yang terlahir
  dari sisi oposisinya...
   
13:35 must contain pasti mengandung
its own opposite? oposisinya itu sendiri?
   
13:40 Right? Benar?
   
13:42 So if that is so Jadi kalau memang
  demikian halnya...
   
13:44 then there is only 'what is', maka hanyalah ada suatu
which has no opposite. kenyataan 'apa-adanya',...
   
13:47   yang tidak memiliki oposisi.
   
13:54 Right? Benar?
   
13:58 Is somebody meeting me? Apakah ada yang bertemu saya?
We are meeting each other? Kita saling bertemu?
   
14:04 So as long as we have an Jadi selama kita
opposite there cannot be freedom. memiliki satu...
   
14:07   oposisi maka di situ tidak akan
  ada kebebasan.
   
14:14 Goodness Kebaikan...
   
14:19 is totally unrelated sama sekali tidak ada hubungannya
to that which is evil dengan yang namanya kejahatan...
   
14:24 which is bad yang mana adalah buruk
- in quotes 'bad'. - dalam tanda kutip 'buruk'.
   
14:33 As long as we are violent Selama kita penuh kekerasan...
   
14:38 to have the opposite untuk mendapatkan oposisinya
which is non-violent yaitu tanpa-kekerasan...
   
14:43 creates a conflict akan menciptakan
  suatu pertentangan...
   
14:47 and the non-violence dan sesuatu tanpa-kekerasan itu
is born out of violence. terlahir dari kekerasan.
   
14:52 The idea of non-violence Ide tanpa-kekerasan itu adalah
is the outcome of being hasil yang timbul dari adanya...
   
15:00 aggressive, abrasive, keganasan, kekasaran, kemarahan
anger and so on. dan sebagainya.
   
15:06 So there is only violence, Jadi disana hanyalah ada kekerasan,
not its opposite. bukan oposisinya.
   
15:14 Then we can deal with violence. Maka barulah kita dapat menangani
  kekerasan itu.
   
15:17 As long as we Selama kita memiliki
have an opposite suatu oposisi...
   
15:22 then we are trying maka kita berusaha untuk
to achieve the opposite. mencapai si oposisi tersebut.
   
15:26 I wonder if you see? Saya bertanya-tanya
  apakah Anda melihatnya?
   
15:38 So, is freedom the opposite Jadi, apakah kebebasan itu
of non-freedom? oposisi dari bukan-kebebasan?
   
15:47 Or freedom has nothing whatsoever Atau kebebasan samasekali
to do with its opposite? tidak ada hubungannya...
   
15:50   dengan oposisinya?
   
15:57 Please we have to understand Mari kita memahami hal ini
this very carefully dengan sangat berhati-hati...
   
16:00 because we are going to karena kita akan melangkah...
go into something, which is:  
   
16:02   memasuki sesuatu, yaitu:...
   
16:05 is love the opposite apakah kasih itu
of hate oposisi dari kebencian...
   
16:10 the opposite of jealousy oposisi dari kecemburuan...
   
16:14 the opposite of oposisi dari...
   
16:19 sensation? sensasi?
   
16:26 So as long as we are living Jadi selama kita hidup...
in this habit of opposites  
   
16:29   dalam kebiasaan
  beroposisi ini...
   
16:33 which we are demikianlah kita adanya...
- I must, I must not  
   
16:35   - saya harus begini,
  saya harusnya tidak begitu...
   
16:38 I am, I shall be saya sekarang begini,
  saya seharusnya jadi begitu...
   
16:42 I have been and in the future saya selama ini telah begini
something will take place dan di masa mendatang...
   
16:45   sesuatu akan terjadi...
   
16:50 all this is the activity, semua ini adalah aktifitas itu,
the movement of the opposites. gerakan dari yang saling beroposisi.
   
16:58 Right sir? Do we Benar begitu?
   
17:00 May we go on? Bisa kita lanjutkan?
   
17:06 So we are asking: is freedom Maka sekarang kita bertanya:
  apakah kebebasan...
   
17:11 totally unrelated to that samasekali tidak berhubungan dengan
which we call non-freedom? apa yang kita sebut tanpa-kebebasan?
   
17:22 If it is then how is that Bila benar begitu maka bagaimana ke-
freedom to be lived bebasan tersebut bisa berlangsung...
   
17:28 understood and acted, dipahami dan dijalankan, dari mana
from which action takes place? suatu tindakan berlangsung?
   
17:36 We have always acted Kita selama ini selalu bertindak dari
from the opposites. sisi-sisi yang saling beroposisi.
   
17:39 Right? Benar?
   
17:40 I am in prison and Saya di dalam penjara
I must be free of it. dan saya harus bebas dari situ.
   
17:44 I must get out. Saya mesti ke luar.
   
17:47 I am in bondage to a habit Saya terbelenggu dalam
  satu kebiasaan tertentu...
   
17:53 psychologically as secara psikologis
well as physiologically maupun secara lahiriah...
   
17:58 and I must be free of dan saya mesti terbebas darinya
it to become something else. untuk menjadi sesuatu yang beda.
   
18:06 Right? Benar?
   
18:09 So we are caught in the habit Jadi kita terperangkap
  di dalam kebiasaan...
   
18:13 of this everlasting dari koridor oposisi yang terus
corridor of opposites berlangsung tanpa hentinya ini...
   
18:22 and so there is never dengan demikian tidak pernah ada
an ending to conflict penyelesaian terhadap pertentangan...
   
18:27 to struggle, terhadap perjuangan, untuk jadi
to be this and not that. begini dan tidak begitu.
   
18:31 I think this is fairly clear. Saya kira hal ini cukup jelas.
   
18:34 Can we go on from there? Dapatkah kita melanjutkan dari situ?
   
18:36 You are not listening to me: Anda tidak mendengarkan saya:...
   
18:40 you are discovering Anda sedang menemukan ini
this for yourself. untuk dirimu sendiri.
   
18:46 If you are, Seandainya demikian,
it has significance itu memiliki arti...
   
18:50 meaning and can yang bernilai dan dapat berlaku
be lived daily dalam kehidupan sehari-hari...
   
18:54 but if you are merely namun bila Anda menerimanya hanya
accepting the idea of it sebagai sekedar ide...
   
19:00 from another, dari orang lain,
from the speaker dari si pembicara...
   
19:04 then you are merely living maka Anda hanya sekedar hidup
in the world of ideas dalam dunia yang penuh dengan ide...
   
19:10 and therefore dan oleh karenanya sisi-sisi
the opposites remain. yang beroposisi tetap tinggal.
   
19:15 The word 'idea' Kata 'ide'...
   
19:18 the root meaning of it, arti akar-kata itu,
from Greek and so on berasal dari Yunani dan seterusnya...
   
19:22 is to observe. artinya adalah mengamati.
   
19:25 See what we have Lihat apa yang telah kita buat
made of that word! dari satu kata tersebut!
   
19:29 Just to observe, Hanya mengamati,
and not conclude dan tidak menyimpulkan...
   
19:35 or make an abstraction from atau membuat suatu
what you have observed into an idea. abstraksi...
   
19:37   dari apa yang Anda telah amati
  menjadi suatu ide.
   
19:44 So we are caught in ideas Jadi kita terperangkap dalam ide-ide
and we never observe. dan kita tak pernah mengamati.
   
19:55 If we do observe we make an Bila kita sungguh mengamati
abstraction of it into an idea. kita membuat...
   
19:58   suatu abstraksi dari hal itu
  menjadi satu ide.
   
20:03 So we are saying: Jadi kita mengatakan:...
   
20:07 freedom is unconnected kebebasan tidak ada hubungannya
with bondage dengan keterikatan...
   
20:19 whether it is apakah itu adalah keterikatan
the bondage of habit dalam bentuk kebiasaan...
   
20:24 physical or psychological bersifat fisik atau
  psikologis...
   
20:28 the bondage of keterikatan dari kemelekatan
attachment and so on. dan seterusnya.
   
20:34 So there is only freedom, Jadi yang ada hanyalah kebebasan,
not its opposite. bukan oposisinya.
   
20:38 If we understand Bila kita memahami kebenaran
the truth of it akan hal ini...
   
20:42 then we will deal maka kita hanya akan berurusan dengan
only with 'what is' suatu kenyataan 'apa adanya'...
   
20:48 and not with dan bukan dengan
'what should be' 'apa yang seharusnya ada'...
   
20:52 which is its opposite. yang mana adalah pihak oposisinya.
Have you got it? Apakah Anda telah menangkap hal ini?
   
20:57 Are we meeting each Apakah kita saling bertemu?
other somewhere?  
   
21:02 Right? Benar?
Q: Yes. Q: Ya.
   
21:05 K: May we go on? K: Boleh kita lanjutkan?
Q: Yes. Q: Ya.
   
21:09 K: So if that is very clear K: Jadi bila hal itu sudah
  sangat jelas...
   
21:16 that there is only the fact, bahwa yang ada hanyalah fakta,
the 'what is' suatu kenyataan 'apa adanya'...
   
21:21 and there is no dan di sana tidak ada oposisi dari
opposite to 'what is'. kenyataan yang 'apa adanya'.
   
21:28 See, if you understand that Lihatlah, bila Anda memahami
basically, the truth of it hal itu...
   
21:31   secara mendasar,
  akan kebenarannya...
   
21:34 you are dealing with facts Anda hanya berurusan dengan
  fakta-fakta...
   
21:38 unemotionally tanpa melibatkan emosi...
   
21:41 unsentimentally, tanpa perasaan menghanyutkan, maka
then you can do something. Anda dapat melakukan suatu tindakan.
   
21:46 The fact itself Fakta itu sendirilah
will do something. yang akan melakukan suatu tindakan.
   
21:51 But as long as we move Tetapi selama kita
away from the fact menjauh dari fakta...
   
21:54 the fact and the opposite fakta itu dan oposisinya
will continue. akan berlanjut.
   
21:57 You've understood? Anda sudah mengerti?
   
22:03 So we are asking now Jadi sekarang kita bertanya
if that is clear jika hal tersebut jelas...
   
22:07 not because bukan karena seseorang
somebody said so telah mengatakannya...
   
22:09 because you have discovered sebab Anda telah menemukannya
this for yourself untuk dirimu sendiri...
   
22:13 fundamentally, secara mendasar, itu adalah milikmu,
it is yours, not mine. bukan milik saya.
   
22:17 Then we can proceed to enquire Maka kita dapat melanjutkan
into this whole question untuk menggali...
   
22:20   ke dalam keseluruhan
  pertanyaan ini...
   
22:24 which is very complex: yang mana adalah sangat kompleks:
what is love? apakah kasih itu?
   
22:34 If we are sentimental, Bila kita hanyut dalam perasaan,
romantic and imaginative romantis dan penuh khayalan...
   
22:41 and Raphaelites dan ala Raphael dan ala
and mid-Victorians jaman pertengahan Victoria...
   
22:45 then we will never maka kita bahkan tidak akan
even put that question. pernah mengajukan pertanyaan itu.
   
22:52 But if we put aside Namun bila kita menyingkirkan
all sentiment semua bentuk perasaan sentimental...
   
22:58 all emotional response semua tanggapan yang bersifat
to that word emosional terhadap kata itu...
   
23:05 or having any conclusions atau mempunyai suatu
about that word kesimpulan mengenai kata itu...
   
23:09 then we can proceed sanely maka barulah kita dapat
  melanjutkan dengan waras...
   
23:15 healthily rationally into secara sehat masuk akal ke dalam
this question of what is love. pertanyaan tentang apa kasih itu...
   
23:21 Do you understand? Anda paham?
   
23:23 Right? Benar?
   
23:25 So first of all are we Jadi pertama-tama
approaching the question apakah kita...
   
23:27   melakukan pendekatan
  terhadap pertanyaan itu...
   
23:30 without a motive, without tanpa adanya suatu
sentiment, without prejudice? motif, tanpa...
   
23:33   emosi, tanpa prasangka?
   
23:36 Because the approach Karena cara kita mendekatinya me-
matters enormously miliki pengaruh amat sangat besar...
   
23:40 rather than dibanding
the object itself. dengan obyek itu sendiri.
   
23:43 Right? Benar?
   
23:45 Do we meet this? Apakah kita bertemu di sini?
   
23:49 Am I putting you all to Apakah saya membuat Anda semua
sleep or what (Laughter) tertidur atau apa (Tertawa).
   
23:59 So do we know how we Jadi apakah kita paham bagaimana
approach this question? mendekati pertanyaan ini?
   
24:05 Are we aware of Apakah kita menyadari
our approach to it? pendekatan kita terhadap itu?
   
24:13 We say, 'Yes, I know Kita bilang,
what love is' 'Ya, saya tahu apa kasih itu'...
   
24:19 and therefore you dan dengan demikian Anda
have stopped enquiring. telah menghentikan pencarian.
   
24:25 So, as we said, the approach Jadi, seperti yang kami
to the problem sudah katakan, pendekatan...
   
24:27   terhadap masalah itu...
   
24:29 is more important adalah lebih penting dari pada
than the problem itself. masalahnya itu sendiri.
   
24:37 Don't make it into Janganlah membuatnya menjadi sebuah
a slogan or a cliché slogan atau sesuatu yang klise...
   
24:44 then you have lost it. maka Anda telah kehilangannya.
   
24:47 So are we clear how we Jadi apakah kita telah jelas bagai-
approach this question? mana kita mendekati pertanyaan ini?
   
24:54 If the approach is Bilamana pendekatannya benar,
correct, accurate seksama...
   
24:59 in the sense there is no dalam arti tidak ada...
personal conclusion, or opinion  
   
25:02   kesimpulan pribadi,
  atau pendapat...
   
25:06 or experience, then you atau pengalaman, maka Anda sedang
are approaching it afresh mendekatinya secara baru...
   
25:13 then you are approaching it maka Anda sedang
with a sense of deep enquiry. mendekatinya...
   
25:17   dengan satu rasa ingin tahu
  yang mendalam.
   
25:26 So we are saying: what is love? Jadi kita mengatakan:
  apakah kasih itu?
   
25:37 Theologians have Para ahli Theologi telah menulis
written volumes about it. banyak sekali mengenai hal itu.
   
25:42 The priests throughout Para pendeta di seluruh dunia...
the world  
   
25:44 have given a telah memberikan sebuah arti
significance to it. yang penting akan hal itu.
   
25:48 Every man and woman Setiap pria dan wanita
throughout the world di seluruh dunia...
   
25:50 gives a specific memberikan arti yang spesifik
meaning to it. mengenai hal itu.
   
25:55 If they are sensual Bila mereka terbawa
  perasaan...
   
25:57 they give that meaning mereka mengartikannya sedemikian
and so on, so on, so on. dan seterusnya, dan seterusnya.
   
26:05 So being aware how Jadi sadar bagaimana kita
we approach it mendekatinya...
   
26:10 openly, freely, secara terbuka, secara bebas,
without any motive tanpa suatu motif apapun...
   
26:19 then the door is open maka pintunya akan terbuka untuk
to perceive what it is. memahami apa itu sebenarnya.
   
26:25 Right? Benar?
   
26:30 We close the door Kita menutup pintu ke
to perception pemahaman...
   
26:34 if we come to it bila kita datang kesitu
with an opinion dengan suatu pendapat...
   
26:37 with some conclusion, with our dengan suatu kesimpulan,
own personal little experience. dengan...
   
26:40   sekelumit pengalaman pribadi
  kita sendiri.
   
26:43 We have closed the door Kita telah menutup pintu itu dan
and there is nothing to tidaklah ada apapun yang...
   
26:45 you can't investigate, anda tidak dapat selidiki, namun bila
but if you come to it openly Anda datang secara terbuka padanya...
   
26:51 freely, eagerly to find secara bebas, berhasrat untuk
out then the door opens menyelidiki maka pintu itu terbuka...
   
26:56 you can look through. anda dapat
  melihat menembusnya.
   
27:01 Alright? Benar?
   
27:03 Please, are we doing this? Mari, apakah kita
  melakukan ini?
   
27:06 Because I think this may Karena saya pikir ini akan...
solve all our human problems.  
   
27:11   memecahkan semua
  masalah kemanusiaan kita.
   
27:16 The approach and what is love. Cara pendekatan itu dan
  apa kasih itu.
   
27:22 In the mechanistic Di dalam dunia yang bersifat
world it doesn't exist. mekanis hal itu tidak ada.
   
27:30 To the totalitarian people Bagi orang-orang
  penganut totaliter...
   
27:33 that word is probably kata tersebut mungkin adalah
an abomination sesuatu hal yang menjijikkan...
   
27:37 they only know it as the love of mereka hanyalah mengenalnya
the country, the love of the State. sebagai cinta akan tanah-airnya...
   
27:39   cinta akan negaranya.
   
27:44 Or if you are a Christian Atau bila Anda seorang Kristen
you have love of God Anda memiliki cinta akan Tuhan...
   
27:48 or love of Jesus, atau cinta akan Yesus,
or love of somebody. atau cinta terhadap seseorang.
   
27:51 In India it is the love Di India itu adalah cinta terhadap
of their particular guru guru tertentu mereka...
   
27:55 or their particular atau dewa tertentu mereka
deity and so on. dan seterusnya.
   
28:01 So we are asking, Jadi kita sekarang bertanya-tanya,
putting all that aside dengan menyingkirkan semuanya itu...
   
28:10 not ignorantly but seeing bukannya tidak peduli
what they have done tetapi menyaksikan...
   
28:13   apa yang telah
  mereka perbuat...
   
28:17 what religions have apa yang telah dilakukan oleh
done with that word agama-agama dengan kata tersebut...
   
28:22 and perhaps with the feeling dan mungkin dengan perasaan
behind that word tertentu di balik kata tersebut...
   
28:25 being aware of all that, dengan menyadari kesemuanya itu,
we must go into this. kita harus masuk ke dalam hal ini.
   
28:32 Right? Benar?
   
28:34 It means we must not only look Itu artinya kita semestinya
what others have done to the word tidak hanya melihat...
   
28:38   apa yang orang lain telah lakukan
  terhadap kata tersebut...
   
28:43 how they have imposed certain bagaimana mereka telah
conclusions upon our minds menanamkan sesuatu...
   
28:46   kesimpulan pada benak kita...
   
28:48 throughout the ages, selama berabad-abad,
and also dan juga...
   
28:53 what our own apa yang menjadi
inclinations are kecenderungan kita sendiri...
   
28:58 being aware of all that dengan menyadari
  kesemuanya itu...
   
29:01 let's approach marilah mendekatinya secara
it tentatively. tanpa adanya satu kesimpulan.
   
29:08 What is love? Apakah kasih itu?
   
29:11 Is it pleasure? Apakah suatu kesenangan?
   
29:20 Go on sir, enquire, dig into Lanjutkanlah, cari tahu, gali
yourself and find out. ke dalam dirimu sendiri dan temukan.
   
29:26 Is it pleasure? Apakah itu kesenangan?
   
29:29 For most of us it is Bagi kebanyakan
  dari kita itu adalah...
   
29:33 sexual pleasure which is kesenangan seksual
called love, sensory pleasure. yang mana...
   
29:36   disebut cinta, bentuk kesenangan
  secara indriawi.
   
29:39 And that sensory pleasure Dan kenikmatan indriawi itu...
   
29:42 sexual pleasure kenikmatan seksual
has been called love. telah dinamakan cinta.
   
29:47 And that apparently Dan itu kelihatannya mendominasi
dominates the world. dunia ini.
   
29:54 It dominates the world Itu mendominasi dunia...
   
29:56 because probably in our karena mungkin dalam hidup
own lives it dominates us. kita sendiri itu mendominasi kita.
   
30:03 So we have identified love with Jadi kita telah mengidentifikasi
that thing called pleasure kasih dengan...
   
30:07   hal itu yang diberi nama
  kenikmatan...
   
30:18 and is love pleasure? dan apakah kasih itu
  kenikmatan?
   
30:23 Which doesn't mean Yang mana tidaklah berarti bahwa
that love is not pleasure. kasih bukanlah kenikmatan.
   
30:29 You must enquire into it Anda harus mencari tahu
  ke dalamnya...
   
30:31 it may be totally, itu mungkin secara total adalah
something entirely different. sesuatu yang sama sekali berbeda.
   
30:34 But first we must Tetapi pertama-tama kita harus
enquire into it. mencari tahu ke dalamnya.
   
30:38 Right? Benar?
   
30:41 Is love desire? Apakah kasih adalah nafsu?
   
30:53 Is love remembrance? Apakah kasih itu suatu
  bentuk kenangan?
   
30:59 Please. Mari.
   
31:03 Which means, is love Yang mana berarti,
  apakah kasih...
   
31:07 the remembered sesuatu pengalaman yang
experience as pleasure dikenang sebagai kenikmatan...
   
31:12 and the demand of thought dan suatu tuntutan dari pikiran
as desire, with its image sebagai nafsu, dengan gambarannya...
   
31:18 and the pursuit of that dan usaha untuk mendapatkan
image is called love. gambaran itulah yang disebut kasih.
   
31:22 Is that love? Apakah itu kasih?
   
31:27 Right sir? Benar begitu?
   
31:35 And is being Dan apakah dengan keterikatan
attached to a person kepada seseorang...
   
31:40 or to a country, atau kepada suatu negara,
to an idea, is that love? kepada suatu paham, apakah itu kasih?
   
31:48 Attachment, dependence. Keterikatan, ketergantungan.
   
31:56 Please look into yourself, Silahkan melihat ke dalam dirimu
not listen to me sendiri, jangan mendengarkan saya...
   
32:01 I am not worth listening to. saya tidaklah berharga untuk
  didengarkan.
   
32:04 But what is significant, Tetapi apa yang berarti,
what is worthwhile apa yang bernilai...
   
32:07 is that you adalah Anda mendengarkan
listen to yourself dirimu sendiri...
   
32:11 when these questions sewaktu semua pertanyaan ini
are being put sedang diajukan...
   
32:14 you have to answer it for yourself anda harus menjawabnya
because it is your daily life. untuk dirimu sendiri...
   
32:16   karena itu adalah hidupmu
  sehari-hari.
   
32:22 And if attachment is not love Dan apabila keterikatan
  bukanlah kasih...
   
32:27 and if attachment is love dan apabila keterikatan
  adalah kasih...
   
32:30 what are the implications apakah arti tersirat yang
involved in it? terkandung di dalamnya?
   
32:34 You understand my question? Anda memahami pertanyaan saya?
   
32:38 If we say love is pleasure Bila kita mengatakan bahwa kasih
  adalah kenikmatan...
   
32:41 then we must see maka kita harus melihat
the whole consequences seluruh konsekuensi...
   
32:46 and the implications dan arti yang terkandung
of that statement. di dalam pernyataan itu.
   
32:51 Then we depend Lalu kita tergantung sepenuhnya
entirely on sensory pada indera kita...
   
32:56 sexual excitement, kegairahan seksual,
which is called love. yang dinamakan cinta.
   
33:01 And with it goes all Dan sejalan dengan itu
the suffering, the anxiety adalah penderitaan, kecemasan...
   
33:06 the desire to possess nafsu untuk memiliki...
   
33:08 and from that possessive dan dari nafsu untuk memiliki itu
desire attachment. timbullah rasa keterikatan.
   
33:16 And where you are Dan di mana Anda terikat,
attached there is fear di sana ada rasa takut...
   
33:19 fear of loss. takut kehilangan.
   
33:24 And from that arises Dan dari situ bangkitlah rasa
jealousy, anxiety cemburu, penuh kecemasan...
   
33:32 anger, gradual hatred. kemarahan,
  meningkatnya rasa kebencian.
   
33:37 Right? Betul?
   
33:41 And also we must see Dan juga kita harus melihat...
   
33:44 what are the consequences apa segala konsekuensinya
if it is not pleasure. bila itu bukanlah kenikmatan.
   
33:50 Then what is love Maka apakah kasih itu...
   
33:53 which is not jealousy, yang mana bukanlah kecemburuan,
attachment keterikatan...
   
34:01 remembrance sesuatu yang dikenang...
   
34:04 pursuit of pleasure through mengejar kenikmatan melalui...
imagination and desire and so on?  
   
34:08   daya imaginasi dan nafsu
  dan seterusnya?
   
34:14 Is love then the opposite Apakah kemudian kasih itu kebalikan
of all this? You follow? dari semua ini? Anda mengikuti?
   
34:29 I am lost! Saya jadi kurang jelas!
   
34:38 We said is love Kita mengatakan apakah kasih...
   
34:40 the opposite of pleasure, adalah kebalikan dari kenikmatan,
of attachment, of jealousy. dari keterikatan, dari kecemburuan.
   
34:50 If love is that, then that Bila kasih adalah itu, maka kasih
love contains jealousy tersebut mengandung kecemburuan...
   
34:54 attachment keterikatan dan semuanya itu.
and all the rest of it.  
   
35:00 Therefore Dengan demikian...
   
35:03 love, seeing all the implications kasih,...
of attachment  
   
35:05   setelah memperhatikan semua arti
  yang tersirat dari keterikatan...
   
35:09 pursuit of desire mengejar nafsu...
   
35:13 the continuous gulungan kenangan
reel of remembrances: yang terus berlanjut:...
   
35:21 I loved and I am not loved saya mencintai dan
  saya tidak dicintai...
   
35:25 I remember that particular saya teringat akan satu
sexual pleasure kenikmatan seksual tertentu...
   
35:28 or that particular incident atau satu peristiwa yang telah
which gave me delight menyenangkan diriku...
   
35:33 so the pursuit of that maka dengan mengejar hal itu...
   
35:36 and the opposite of dan oposisi dari apa yang
what is called love dinamakan kasih...
   
35:41 is then love the opposite apakah kemudian kasih adalah
of hate? Do you understand? oposisi dari kebencian? Anda paham?
   
35:47 Or love has no opposite. Atau kasih tidak
  memiliki oposisinya.
   
35:57 You're following all this? Apakah Anda
  mengikuti ini semua?
   
36:03 It's hot. Ini sangat menarik.
   
36:07 So we are finding out Maka kita sedang
  menyelidikinya...
   
36:10 please go with it mari ikuti itu,
you will see something Anda akan melihat sesuatu...
   
36:12 extraordinary yang luar biasa
come out of this. timbul dari ini.
   
36:14 I don't know what is Saya sendiri tidak tahu
coming out of it myself apa yang timbul dari situ...
   
36:16 but I can feel something tetapi saya dapat merasakan
extraordinary coming out of it. sesuatu...
   
36:17   yang luar biasa muncul
  darinya.
   
36:18 If you all listen to Bila Anda semua mendengarkan
yourselves, actually. dirimu sendiri, secara nyata.
   
36:24 And the religions Dan agama-agama telah
have made love of god membuat cinta akan tuhan...
   
36:26 love of Jesus, love of cinta akan Jesus, cinta akan
Krishna, love of Buddha Krishna, cinta akan Buddha...
   
36:30 you follow? anda mengikuti? - samasekali tak
- totally unrelated to daily life. berhubungan dengan hidup sehari-hari.
   
36:41 And we are concerned Dan kita berkepentingan
with the understanding dengan pemahaman...
   
36:46 and finding the truth serta menemukan kebenaran
of our daily life dari hidup kita sehari-hari...
   
36:50 the totality of it, not just secara keseluruhannya,
sex or power or position bukan hanya...
   
36:53   seks atau kekuasaan
  atau kedudukan...
   
36:56 or jealousy, or some atau kecemburuan, atau suatu kompleks
idiotic complex one has kebodohan yang seseorang miliki...
   
37:00 but the whole structure akan tetapi keseluruhan struktur
and the nature dan sifat dari...
   
37:04 of the extraordinary kehidupan luar biasa yang
life in which we live. kita jalani.
   
37:16 So as we said, Jadi seperti yang kita sebutkan tadi,
the opposite is not love. oposisi tersebut bukanlah kasih.
   
37:24 If we understand that Bila kita memahaminya...
   
37:27 that through negation bahwa dengan melalui penyangkalan
of what it is not akan apa yang bukan sesungguhnya...
   
37:33 which means, yang mana berarti,
not negating or denying bukan menyangkal atau membantah...
   
37:37 in the sense of pushing dalam arti menyingkirkannya,
it away, resisting it menolaknya...
   
37:42 controlling it but understanding mengontrolnya, akan tetapi dengan
the whole nature memahami keseluruhan sifat...
   
37:47 and the structure and dan struktur serta berbagai arti
the implications of desire yang terkandung dari nafsu...
   
37:54 of pleasure, of remembrance. dari kenikmatan, dari kenangan.
   
37:56 Out of that comes Dari situlah timbul suatu
the sense of intelligence bentuk kecerdasan...
   
38:02 which is the very yang mana adalah intisari
essence of love. Right? sesungguhnya dari kasih. Benar?
   
38:11 Are we meeting each other sir? Apakah kita saling bertemu?
   
38:21 You say this is impossible. Anda bilang ini mustahil.
   
38:25 I am young, Saya masih muda,
I am full of beans saya masih penuh energi...
   
38:29 and I am full of sex, dan hasrat seksual saya kuat,
and I want to indulge in it. serta saya ingin menikmatinya.
   
38:37 You may call it whatever Anda boleh menyebutnya apa saja
you like but I like that. sesuka Anda tetapi saya menyukainya.
   
38:42 Till I catch some disease Hingga akhirnya saya terkena
  sesuatu penyakit...
   
38:45 or some man or woman atau pria atau wanita tertentu
runs away with another kabur dengan orang lain...
   
38:49 then begins maka keseluruhan
the whole circus drama sirkus ini dimulai...
   
38:52 jealousy, anxiety, kecemburuan, kecemasan, ketakutan,
fear, hatred and so on. kebencian dan seterusnya.
   
39:01 So what is one to do Jadi apa yang akan dilakukan
when one is young seseorang sewaktu dia masih muda...
   
39:06 full of life, all penuh daya hidup, semua kelenjar
the glands highly active hormon bekerja sangat aktif...
   
39:13 what is one to do? apa yang akan dilakukannya?
   
39:18 Don't look at me! Jangan memandang ke saya!
(Laughter) (Tertawa)
   
39:34 Look at yourself. Pandanglah dirimu sendiri.
   
39:38 Which means Yang mana berarti
- please listen - tolong dengarkan...
   
39:41 which means you yang mana artinya
cannot possibly Anda tidaklah mungkin...
   
39:44 depend on another bergantung kepada orang lain
to find out the answer. untuk mendapatkan jawabannya.
   
39:52 You have to be Anda harus menjadi cahaya
a light to yourself. bagi dirimu sendiri.
   
39:57 You have to be a light to Anda harus menjadi
yourself in understanding cahaya bagi...
   
39:59   dirimu sendiri di dalam
  memahami...
   
40:04 desire, remembrance, nafsu, kenangan masa lalu,
the whole attachment segala bentuk keterikatan...
   
40:09 and all that dan kesemuanya itu - memahaminya,
- understand it, live it, find out. menghayatinya, menemukannya.
   
40:14 Find out how thought Menemukan bagaimana pikiran mengejar
pursues pleasure endlessly. kenikmatan tanpa hentinya.
   
40:24 If you understand the depth Bila Anda memahami
  kedalamannya...
   
40:27 and the fullness and dan keutuhannya serta kejernihannya
the clarity of all that dari kesemuanya itu...
   
40:34 then one will not be in maka kita tidak akan...
a state of perpetual control  
   
40:37   berada dalam suatu keadaan
  pengendalian yang tak ada akhirnya...
   
40:40 then guilt and regret kemudian merasa bersalah dan
- you follow? menyesal - Anda mengikuti?
   
40:45 All that one goes through Semua itu dialami seseorang
when one is young sewaktu dia masih muda...
   
40:49 if one is sensitive. bila orang itu peka.
   
40:50 If you are merely out Bila Anda hanyalah sekedar
for pleasure, well mencari kesenangan, yah...
   
40:52 that is a different matter. itu perkara lain.
   
41:03 So love is not Jadi kasih bukanlah oposisi
the opposite of hate dari kebencian...
   
41:09 of desire, or pleasure. dari nafsu, atau kesenangan.
   
41:13 So love is something Jadi kasih adalah sesuatu yang
entirely different from all that sama sekali berbeda dari semua itu...
   
41:25 because love has no opposite. karena kasih tidak
  memiliki oposisi.
   
41:30 If you really understand this Bila Anda benar-benar memahami
  hal ini...
   
41:33 go into it, not catch my masuk ke dalamnya, bukannya
enthusiasm, my vitality menangkap semangat, vitalitas saya...
   
41:40 my interest, my intensity minat saya, intensitas saya...
   
41:45 then you will find out maka Anda akan menemukan...
   
41:48 what is much more inclusive apa yang mencakup jauh lebih luas
than that, is compassion. dari itu, yaitu welas asih.
   
41:58 The very word is Arti kata itu adalah suatu perasaan
passion for everything amat kuat akan segala sesuatu...
   
42:08 for the rock, for the stray akan batu-batuan, akan hewan
animal, for the birds yang tersesat, akan burung-burung...
   
42:12 for the trees, for nature, akan pohon-pohon, akan alam,
for human beings. akan umat manusia.
   
42:20 How that compassion Bagaimana rasa welas asih itu
expresses itself mengekspresikan dirinya...
   
42:24 when there is that bila welas asih itu ada,
compassion, actually secara nyata...
   
42:27 not theoretically bukan teoritis dan
and all that nonsense segala omong kosong itu...
   
42:29 when there is actually bila di sana benar-benar
that state of compassion ada welas asih itu...
   
42:33 all action from that semua tindakan yang berasal
is action of intelligence. darinya adalah tindakan kecerdasan.
   
42:45 Because you cannot have love Karena Anda tidak bisa
  mendapatkan kasih...
   
42:48 if you haven't understood bila Anda belum memahami...
the whole movement of thought.  
   
42:51   keseluruhan gerak pikiran.
   
42:55 One cannot grasp Anda tidak dapat menangkap
the full beauty keindahan selengkapnya...
   
42:58 the significance nilai arti dan kedalaman
and the depth of that word dari kata itu...
   
43:01 without understanding tanpa pemahaman...
the whole business of attachment  
   
43:04   akan kesesluruhan
  seluk-beluk keterikatan...
   
43:08 not intellectually bukan secara intelektual
but actually tetapi secara benar-benar nyata...
   
43:12 whether you are apakah Anda terbebas
free from attachment dari keterikatan...
   
43:21 from the man or the woman dari seorang pria atau
  wanita...
   
43:24 from the house, dari rumah, dari sebuah
from the particular carpet karpet tertentu...
   
43:28 or particular something atau satu barang tertentu
or other that you own. atau lainnya yang Anda miliki.
   
43:33 Right? Benar?
   
43:36 So out of that investigation Jadi dari penyidikan dan
and awareness kesadaran...
   
43:40 of all the significance akan semua maknanya itu...
of that  
   
43:44 from that there dari situlah timbul
comes intelligence kecerdasan...
   
43:48 not born of books and cunning yang tidak berasal dari buku-buku
thought and discussions dan pemikiran licik dan diskusi...
   
43:55 and clever expressions serta berbagai pernyataan
and all that yang pintar dan semuanya itu...
   
43:58 but the understanding tetapi dari suatu pemahaman
of what love is not terhadap apa yang bukan kasih...
   
44:03 and putting all that aside. dan mengesampingkan itu semua.
   
44:06 Not say well, Bukannya mengatakan, baiklah saya
I will find out gradually akan menemukannya secara bertahap...
   
44:10 when I am dead and buried, sewaktu saya mati dan
or just before what attachment dikubur,...
   
44:13   atau sesaat sebelum
  ikatan tertentu.
   
44:16 Now, today, to find out Sekarang, hari ini, menemukannya
while you are sitting there sewaktu Anda duduk disana...
   
44:20 listening to yourself mendengarkan dirimu sendiri...
   
44:26 to be free completely terbebas sama sekali
from all attachment dari segala keterikatan...
   
44:31 from your wife, from your dari istri Anda, dari suami Anda,
husband, from your girl dari teman wanita Anda...
   
44:35 attachment keterikatan - Anda paham?
- do you understand?  
   
44:39 Can you? Anda bisa?
   
44:42 Not resist it, Bukan dengan melawannya
not throw it away bukan dengan membuangnya...
   
44:44 I am going to fight it, saya akan melawannya, saya
I am going to exercise my will akan mempergunakan tekad saya...
   
44:47 to resist and untuk melawan dan seterusnya,
so on, so on, so on. dan seterusnya, dan seterusnya.
   
44:50 Will is part of desire. Tekad adalah salah satu bagian
  dari nafsu.
   
44:55 So can you put aside Maka dapatkah Anda
  mengesampingkan...
   
44:58 attachment, dependence keterikatan, ketergantungan...
   
45:03 and not become dan tidak menjadi sinis,
cynical, bitter tidak sakit hati...
   
45:11 withdraw and resist. menarik diri dan melawan.
   
45:13 Because you have Karena Anda telah
understood it memahaminya...
   
45:15 what attachment implies apa arti yang terkandung
  dalam keterikatan...
   
45:18 and in the very understanding dan di dalam pemahaman itulah,
of it, it drops away keterikatan lenyap dengan sendirinya...
   
45:22 and it drops away because dan itu lenyap
you are intelligent karena Anda cerdas...
   
45:25 there is intelligence. ada kecerdasan di sana.
   
45:26 That intelligence is not yours Kecerdasan itu bukanlah
or mine, it is intelligence. milikmu...
   
45:29   atau milikku,
  itu adalah kecerdasan.
   
45:34 So then the action Maka selanjutnya suatu tindakan
of compassion welas asih...
   
45:39 can only come hanya bisa timbul melalui
through intelligence. kecerdasan.
   
45:43 It is like those people Itu ibaratnya seperti orang-orang
who love animals yang mencintai hewan...
   
45:48 protect animals melindungi hewan
- and wear their fur, right? - dan mengenakan bulu mereka, benar?
   
45:54 You have seen all this, Anda telah menyaksikan
haven't you? kesemuanya ini, bukan?
   
46:07 When we have understood Ketika telah memahami hal ini
this to its very depth sampai sedalam-dalamnya...
   
46:12 then we can maka kita bisa melanjutkan
proceed to enquire untuk mencari tahu...
   
46:16 into this problem of ke dalam masalah rasa takut
fear with regard to death. terhadap kematian.
   
46:23 Right? Setuju?
   
46:25 Do you want to go into it? Apakah Anda ingin masuk
  ke dalamnya?
   
46:28 No, no please, don't (laughs) Tidak, tidak,
  tolong jangan (tertawa)...
   
46:32 don't casually say, janganlah secara lepas berkata, 'Ya,
'Yes, let's do it, for fun'. mari kita lakukan, demi kesenangan'.
   
46:41 Because most of us whether Karena sebagian besar dari kita,
we are young or old apakah kita muda atau tua...
   
46:46 whether we are apakah kita sedang menderita
diseased, or lame suatu penyakit, atau pincang...
   
46:49 or blind or deaf atau buta atau tuli atau
or ignorant kurang pengertian...
   
46:53 poor, we are miskin, kita takut akan
frightened of death. kematian.
   
47:03 It is part of our tradition, Itu adalah bagian dari tradisi kita,
part of our culture bagian dari budaya kita...
   
47:07 part of our daily life to bagian hidup kita sehari-hari untuk
avoid this thing called death. mengelak apa yang disebut kematian.
   
47:17 We have read all about it. Kita telah membaca semua
  hal mengenai itu.
   
47:20 We have seen people die Kita telah menyaksikan orang-orang
  meninggal...
   
47:24 you have shed anda telah menangisi mereka...
tears over them  
   
47:29 and felt this enormous sense dan merasakan adanya rasa terpi-
of isolation, loneliness sahkan yang begitu besar, kesepian...
   
47:37 and the fear of all that. dan rasa takut
  akan kesemuanya itu.
   
47:42 And from that there Dan dari situ timbullah kesengsaraan
is this great sorrow yang begitu besar ini...
   
47:47 grief, not only the human kedukaan, tak hanya kesengsaraan
sorrow of two human beings manusiawi dari dua orang...
   
47:57 but also there is tetapi juga di sana ada
this great sorrow kesengsaraan yang begitu besar ini...
   
48:00 global sorrow, kesengsaraan global,
sorrow in the world. kesengsaraan di dunia.
   
48:04 I don't know if you Saya tak tahu apakah Anda
are aware of all this. sadar akan kesemuanya ini.
   
48:10 We have had recently two wars Kita telah mengalami dua
  peperangan akhir-akhir ini...
   
48:14 hasn't that created immense bukankah itu telah menimbulkan
sorrow for mankind? kesengsaraan luar biasa...
   
48:17   bagi umat manusia?
   
48:20 No? Tidak?
   
48:22 Think how many Pikirkan berapa banyak wanita,
women, children anak-anak...
   
48:25 people have cried rakyat yang telah menangis dan
and shed tears. mencucurkan air mata.
   
48:33 They are not yours or my tears, Itu bukanlah air mata Anda
but human tears, of humanity. atau air mata saya,...
   
48:35   tapi air mata manusia,
  umat manusia seluruhnya.
   
48:38 So there is a global sorrow Jadi ada suatu kesengsaraan
  yang bersifat global...
   
48:41 the sorrow of the world kesengsaraan dunia...
   
48:44 and a particular human dan seorang manusia tertentu
being with his sorrow. dengan kesengsaraannya.
   
48:57 Are you getting Apakah Anda terkesima
mesmerised by me? oleh saya?
   
49:00 I am a little anxious Saya jadi sedikit ragu...
   
49:02 I question this all the time Saya mempertanyakan ini
because you are so very silent sepanjang waktu...
   
49:04   karena Anda begitu
  sangat hening...
   
49:08 and I hope that dan saya harap keheningan itu
silence indicates menandakan...
   
49:11 the non-movement, tiadanya gerak,
of physical movement dari gerak fisik...
   
49:15 and the non-movement dan tiadanya gerak
of thought dari pikiran...
   
49:18 does it indicate that you apakah itu menandakan bahwa Anda be-
are really deeply concerned nar-benar prihatin secara mendalam...
   
49:24 deeply enquiring, putting menyelidiki secara mendalam, menggu-
your whole heart and mind nakan seluruh hati dan batin Anda...
   
49:29 and everything that you have dan semua yang Anda miliki...
into this understanding of all this?  
   
49:32   ke dalam pemahaman akan
  semuanya ini?
   
49:42 So before we go into Jadi sebelum kita memasuki
the question of death pertanyaan perihal kematian...
   
49:46 we must also understand kita haruslah juga memahami sifat
the nature of sorrow: dari kesengsaraan:...
   
49:54 why we shed tears kenapa kita mencucurkan
  air mata...
   
49:59 why we rationalise sorrow kenapa kita merasionalisasikan
  kesengsaraan...
   
50:03 why we hold on to it. kenapa kita
  selalu mempertahankannya.
   
50:13 In the Christian world Di dalam agama Kristen kesengsaraan
sorrow is put on the cross diletakkan pada salib...
   
50:20 and it's finished with it. dan berakhir dengan itu.
   
50:25 You have idealised or put away Anda telah mengidolakan
that sorrow through one person atau mengesampingkan...
   
50:27   kesengsaraan itu melalui
  satu orang...
   
50:31 and that person is going dan orang itu yang akan
to redeem you from sorrow. menebus kesengsaraanmu.
   
50:36 You know all this, don't you? Anda tahu ini semua,
  bukan begitu?
   
50:40 So one never goes into this Jadi orang tidak pernah
whole question of sorrow. mempertanyakan...
   
50:43   kesengsaraan ini secara
  menyeluruh.
   
50:46 In the Asiatic world Di belahan dunia Asia
sorrow is explained kesengsaraan dijelaskan...
   
50:50 through various theories melalui berbagai teori - secara
- very intelligent, very clever. sangat pintar, sangat cerdik.
   
51:01 There is great possibility Ada suatu kemungkinan yang sangat
in their theories besar di dalam teori-teori mereka...
   
51:04 but yet in the Asian world namun di Asia...
   
51:08 including India, termasuk India,
there is still sorrow. tetap ada kesengsaraan.
   
51:14 So we are asking whether Jadi kita bertanya apakah seseorang
man can ever be free from it. bisa suatu saat terbebas darinya.
   
51:21 Because we are asking Karena kita mengajukan
this question pertanyaan ini...
   
51:28 to find out untuk menemukan tempatnya
its right place yang sebenarnya...
   
51:34 the right place tempat yang sebenarnya
of sex, money dari seks, uang...
   
51:38 physical security, technological keamanan secara fisik,
knowledge and so on. ilmu teknologi dan seterusnya.
   
51:44 All these have Ini semua masing-masing mempunyai
their right place. tempat mereka yang sebenarnya.
   
51:47 When once you have put these in Begitu Anda
their right place, freedom comes. telah menaruh ini pada...
   
51:49   tempat mereka yang sebenarnya,
  datanglah kebebasan.
   
51:56 So sorrow: Maka kesengsaraan:...
   
52:02 the word sorrow kata sengsara itu sendiri...
   
52:05 in that is involved passion. di dalamnya terlibat adanya suatu
  gairah yang sangat kuat.
   
52:10 Passion, not lust Gairah yang kuat,
  bukan nafsu...
   
52:17 but that quality of mind tetapi kualitas batin itu...
   
52:23 when sorrow is completely, sewaktu kesengsaraan telah dipahami
totally understood secara lengkap, secara total...
   
52:30 and gone into dan masuk ke dalamnya...
   
52:33 seeing the whole memahami akan
significance of it seluruh artinya...
   
52:37 then out of that maka dari situlah timbul suatu
comes passion. gairah yang sangat kuat.
   
52:40 Not to paint pictures Bukannya untuk
- I don't mean all that kind of stuff. menggambarkan...
   
52:42   - yang saya maksudkan bukan
  semua hal-hal yang seperti itu.
   
52:45 The passion Kegairahan yang besar...
   
52:49 that quality of energy kualitas energi itu...
   
52:54 which is not dependent yang mana tidak tergantung
on anything akan apapun...
   
52:56 environment, lingkungan, makanan yang sehat
good food and so on dan seterusnya...
   
53:02 it is that tremendous kualitas energi
quality of energy yang luar biasa itulah...
   
53:08 which may be yang mungkin bisa dinamakan
termed as passion. sebagai kegairahan.
   
53:12 It comes out of Itu timbul dari pemahaman...
the understanding  
   
53:14 of this burden which man akan beban ini yang telah dibawa
has carried for millennia. manusia selama beribu-ribu tahun.
   
53:27 Why do we suffer, Mengapa kita menderita,
psychologically? secara psikologis?
   
53:30 You may have physical pain, Anda bisa menderita sakit fisik,
injury, disease, crippled luka, penyakit, cacat...
   
53:42 and is it possible dan adalah mungkin - tolong
- please listen quietly dengarkan ini dengan tenang...
   
53:45 is it possible to put pain, apakah mungkin
physical pain in its right place untuk meletakkan rasa sakit,...
   
53:49   sakit secara fisik ini
  dalam tempatnya yang benar...
   
53:53 and not let it interfere dan tidak membiarkannya
with the psychological state menhalangi kondisi psikologis...
   
53:57 of the mind - you understand dari batin
what I am saying? - Anda paham yang saya bicarakan?
   
54:03 One has Seseorang punya...
   
54:07 often physical pain rasa sakit badaniah
in different forms. dalam berbagai bentuknya.
   
54:15 Or one may have Atau seseorang bisa menderita
serious sickness suatu penyakit yang serius...
   
54:22 or crippled atau pincang...
   
54:31 and that sickness, dan rasa sakit itu, penyakit itu,
that disease, and so on dan seterusnya...
   
54:37 not to allow all that to tidak membiarkan kesemuanya itu
interfere with the freedom untuk menhalangi kebebasan...
   
54:44 with the freshness kesegaran batin.
of the mind.  
   
54:50 That requires Itu memerlukan kesadaran
tremendous awareness yang sangat tinggi...
   
54:56 watchfulness to say physical kewaspadaan untuk mengatakan rasa
pain not to be registered sakit fisik tidak untuk dicatat...
   
55:01 you understand? anda mengerti?
- psychologically. - secara psikologis.
   
55:06 Are we meeting each other? Apakah kita saling bertemu
  satu sama lain?
   
55:14 You have been to a dentist Anda pernah ke dokter gigi
- haven't you? - pernah kan?
   
55:18 so have I, saya juga pernah,
all of us have been kita semua pernah...
   
55:23 and there is considerable dan di situ ada teramat...
pain sitting there by the hour  
   
55:25   rasa sakit dengan duduk
  di sana selama itu...
   
55:30 and not to register dan tidak mencatat
that pain at all. rasa sakit itu sama sekali.
   
55:41 Then, if you register it Kemudian, bila Anda
  mencatatnya...
   
55:46 then you are frightened to maka Anda akan takut untuk...
go there again, fear comes in.  
   
55:49   pergi kesana lagi,
  rasa takut masuk.
   
55:52 Whereas if you Sedangkan bila Anda tidak
don't register it mencatat itu...
   
55:54 the pain, you follow? rasa sakit itu,
  Anda mengikuti ini?...
   
55:58 quite a different quality of mind, suatu kualitas batin yang
brain comes into action. berbeda,...
   
56:01   otak, bertindak.
   
56:05 So we went into the question Maka kita memasuki persoalan
of registration tentang pencatatan ini...
   
56:08 very clearly, carefully, dengan amat jelas, berhati-hati,
so I won't go into it now. jadi saya tidak memasukinya sekarang.
   
56:13 So similarly Jadi sama halnya dengan itu...
   
56:17 we live with sorrow kita hidup dengan kesengsaraan...
   
56:23 and perhaps that is dan mungkin itu menjadi
getting more and more semakin lama semakin...
   
56:31 expansive, through divorce, meluas, melalui perceraian,
people are divorced orang-orang bercerai...
   
56:36 and their children go dan anak-anak mereka melalui
through a terrible time masa yang menyedihkan...
   
56:44 the children suffer anak-anak menderita...
   
56:48 neurotic, all that goes mengalami gangguan kejiwaan,
on with the children. semuanya itu terjadi pada anak-anak.
   
56:54 They are fed up with Mereka bosan dengan
their present wife istri mereka sekarang...
   
56:56 and for various sexual dan dengan berbagai alasan seksual
and other reasons dan alasan lainnya...
   
56:59 and they chase another dan mereka mencari wanita
woman, or man atau pria lain...
   
57:05 you follow all this? anda mengikuti semua ini?
- this is happening. - inilah yang terjadi.
   
57:10 And, so there is tremendous Dan, demikianlah maka ada penderitaan
suffering in the world yang sangat berat di dunia ini...
   
57:17 the people who orang-orang yang ada
are in prison di penjara...
   
57:24 the poverty that exists kemiskinan yang ada di India
in India and Asia dan Asia...
   
57:28 incredible poverty. kemiskinan yang luar biasa.
   
57:37 And the sorrow of a world Dan kesengsaraan dunia...
   
57:40 of those who live bagi mereka yang hidup di
in Totalitarian States. negara-negara totalitarian.
   
57:45 We were talking the other Suatu hari kami berbicara
day to a person dengan seseorang...
   
57:50 just in Switzerland sewaktu kami bertemu
we met them mereka di Swiss...
   
57:54 and we asked them a question, dan kami mengajukan pertanyaan
saying how do you tolerate all this? kepada mereka,...
   
57:57   bagaimana Anda menerima
  semuanya ini?
   
57:59 He said, 'We get used to it'. Dia menjawab,
  'Kita sudah terbiasa dengan hal itu'.
   
58:04 No, no, see what Tidak, tidak, lihat apa yang
the implications are. tersimpul di dalamnya.
   
58:08 We get used to oppression, Kita sudah terbiasa dengan
suppression, fear penindasan, penekanan, rasa takut...
   
58:18 watching always what we selalu menjaga
are saying, we get used to it. apa yang kita...
   
58:20   ucapkan, kita sudah terbiasa
  dengan hal itu.
   
58:21 As we have got used to our own Dengan kita menjadi telah
particular little environment terbiasa dengan...
   
58:24   lingkungan kecil
  tertentu kita...
   
58:27 you understand anda paham apa yang saya
what I am saying? bicarakan?
   
58:34 So, is it possible to be Jadi, apakah mungkin untuk terbebas
totally free from sorrow? sama sekali dari kesengsaraan?
   
58:50 If the mind, Bila batin, bila otak mampu...
if the brain is capable  
   
58:56 of not indulging untuk tidak memuaskan diri di
in its own misery dalam kesengsaraannya sendiri...
   
59:02 in its own loneliness di dalam rasa
  kesepiannya sendiri...
   
59:05 in its own anxieties, di dalam segala kecemasan, kesulitan
travail and struggle dan perjuangannya sendiri...
   
59:10 and you know dan Anda tahu rasa takut dan
fear and all that kesemuanya itu...
   
59:16 therefore there is no karenanya tidak ada pusat dari
centre from which you act. mana Anda bertindak.
   
59:24 The centre being the 'me' Pusat yaitu 'si aku'...
   
59:26 with all the things dengan segala sesuatunya yang
that we've included in that kita telah cakup ke dalamnya...
   
59:31 as long as that exists selama itu ada maka akan
there must be sorrow. terdapat kesengsaraan.
   
59:37 So the ending of sorrow is Maka akhir dari kesengsaraan
the ending of 'me', the ego. adalah...
   
59:41   akhir dari 'si aku', sang ego.
   
59:47 Which doesn't mean Yang mana tidaklah berarti bahwa
the ending of 'me' implies pengakhiran 'si aku' menyiratkan...
   
59:53 callousness, indifference ketidak-pedulian, pengabaian
- on the contrary. - malahan sebaliknya.
   
1:00:04 So we know what sorrow is Jadi kita tahu
  apa kesengsaraan itu...
   
1:00:08 and never to dan tidak pernah
run away from it menghindar darinya...
   
1:00:11 just to live with it, hanya hidup dengannya,
capture it, understand it menangkapnya, memahaminya...
   
1:00:17 go into it at the moment, masuk ke dalamnya pada saatnya,
not a few days later bukan pada beberapa hari kemudian...
   
1:00:20 after you have been through setelah Anda mengalami
all kinds of struggle semua bentuk perjuangan itu...
   
1:00:22 just to never hanya sekedar tak pernah
move from that fact. menghindar dari kenyataan itu.
   
1:00:30 Then there is no Maka tidak ada pertentangan
conflict about it. perihal itu.
   
1:00:34 Then out of that comes a totally Maka dari situ
different kind of energy timbullah suatu...
   
1:00:37   bentuk energi
  yang sama sekali berbeda...
   
1:00:42 which is passion. yang adalah
  kegairahan yang kuat.
   
1:00:46 So now we'll have to go, Jadi sekarang kita harus melanjutkan,
if we have time bila kita punya waktu...
   
1:00:53 Beg your pardon? Maaf?
Q: Twenty seven past…. Q:Dua puluh tujuh menit lewat....
   
1:00:55 K: Oh, we've got some more time. K:Oh, kita masih punya
  waktu lebih.
   
1:00:58 So we can go into the question Jadi kita bisa masuk ke dalam perta-
of what is death. nyaan tentang apakah kematian itu.
   
1:01:01 All this is necessary to Semua ini penting untuk mencari tahu
find out what is meditation apakah meditasi itu...
   
1:01:08 you understand? Anda paham?
   
1:01:15 To be free of hurts, wounds, Untuk terbebas dari rasa sakit,
psychologically luka-luka, dalam arti psikologis...
   
1:01:22 to be free of fear untuk terbebas
  dari rasa takut...
   
1:01:29 to understand the whole untuk memahami seluruh pergerakan
movement of pleasure dari kenikmatan...
   
1:01:35 the nature and sifat dan
the structure of thought struktur dari pikiran...
   
1:01:40 and the thought that dan pikiran yang telah menyebabkan
has created the division: adanya pembagian:...
   
1:01:42 the 'me' and the thing which ...'si aku' dan sesuatu yang diamati
is observed is not 'me' yang mana bukanlah 'si aku'...
   
1:01:47 you follow? anda bisa mengikuti?
- all the divisions. - semua pembagian.
   
1:01:49 To understand all this Untuk memahami semua ini dan
and lay the foundation meletakkan fondasinya...
   
1:01:54 then one can maka seseorang barulah bisa
really meditate benar-benar bermeditasi...
   
1:01:58 otherwise you bila tidak Anda akan hidup
live in illusions dalam ilusi...
   
1:02:01 some kind of semacam mimpi di siang hari
fanciful day dreaming. yang penuh khayalan.
   
1:02:06 Or you go to Japan, or Burma Atau Anda pergi ke Jepang,
  atau Myanmar...
   
1:02:10 I don't know if you saya tidak tahu apakah Anda bisa
can go to Burma nowadays pergi ke Myanmar saat sekarang ini...
   
1:02:13 Japan and learn Jepang dan belajar
Zen meditation. meditasi Zen.
   
1:02:16 It is all such nonsense! Semua itu sungguh tak
  masuk akal!
   
1:02:23 Because unless you put Karena bila Anda tidak merapikan
your house in order rumahmu terlebih dahulu...
   
1:02:28 the house that is burning, rumah yang sedang terbakar,
that is being destroyed yang sedang dihancurkan...
   
1:02:34 unless you put your house, kecuali jika Anda merapikan
that is yourself, in order rumahmu, yaitu dirimu sendiri...
   
1:02:40 to sit under a tree in a maka duduk di bawah pohon dengan
cross-legged Lotus position bersila dalam posisi teratai...
   
1:02:44 or whatever position you take, atau posisi apapun yang Anda pilih,
is utterly meaningless. akan sama sekali tidak berguna.
   
1:02:50 You can delude yourself Anda bisa menipu
  dirimu sendiri...
   
1:02:53 you can have anda bisa punya banyak
illusions galore. khayalan.
   
1:02:59 So that is why it is Oleh sebab itu mengapa penting
important to understand untuk memahami...
   
1:03:04 and be free of anxiety, dan terbebas dari kecemasan,
fear, attachment ketakutan, keterikatan...
   
1:03:11 and whether it is possible dan apakah memungkinkan...
to find out the ending of sorrow.  
   
1:03:13   untuk menemukan
  pengakhiran kesengsaraan.
   
1:03:19 Then we can go into Selanjutnya kita bisa menyimak
the question of death. pertanyaan tentang kematian.
   
1:03:33 I wonder why we are Saya bertanya-tanya kenapa kita
all so frightened of it. semua begitu takut akan ini.
   
1:03:45 Have you ever asked: Apakah Anda pernah menanyakannya:
what does it mean to end apa artinya mengakhiri...
   
1:03:53 anything? sesuatu?
   
1:03:55 What does it mean Apa artinya mengakhiri
to end attachment? keterikatan?
   
1:04:01 To end it. Untuk mengakhirinya.
   
1:04:03 Say at this moment, Misalkan pada saat ini,
sitting there duduk disana...
   
1:04:08 observing yourself mengamati dirimu sendiri dengan
very carefully penuh perhatian...
   
1:04:14 and realising that you dan menyadari bahwa Anda
are attached to a person terikat kepada seseorang...
   
1:04:19 or to something or other, ideas, atau kepada sesuatu atau
your experience and so on. lainnya, ide-ide,...
   
1:04:24   pengalamanmu dan sebagainya.
   
1:04:30 To end that attachment now Untuk sekarang mengakhiri
without argument, without etc. etc. keterikatan tersebut...
   
1:04:33   tanpa adanya silang pendapat,
  tanpa macam-macam.
   
1:04:36 Just end it. Hanya mengakhirinya.
   
1:04:39 Then what takes place? Maka apa yang terjadi?
   
1:04:41 You understand my question? Anda memahami pertanyaan saya?
   
1:04:45 I am attached to this house, Saya terikat
behind me - I hope not! pada rumah ini,...
   
1:04:48   yang di belakang saya
  - saya harap tidak!
   
1:04:55 And realising that Dan menyadari bahwa
I am attached saya terikat...
   
1:04:58 not theoretically or in bukan secara teoritis atau dalam
abstraction, but actually abstraksi, tapi secara nyata...
   
1:05:01 the feeling of adanya perasaan memilikinya...
possessing that  
   
1:05:04 being something there, menjadi sesuatu di sana,
all that nonsense. semua yang tak masuk akal itu.
   
1:05:08 To observe that Untuk mengamatinya...
   
1:05:11 be aware of that attachment menyadari keterikatan itu dan
and end it instantly. mengakhirinya seketika.
   
1:05:19 The ending is Pengakhiran adalah sesuatu yang
tremendously important. sungguh sangat penting.
   
1:05:25 The ending of a habit Pengakhiran satu kebiasaan...
   
1:05:28 smoking or whatever merokok atau kebiasaan apapun yang
habit one has, to end it. dimiliki seseorang, mengakhirinya.
   
1:05:34 So one must understand what Maka seseorang harus
it means to end something memahami apa...
   
1:05:37   artinya untuk mengakhiri
  sesuatu...
   
1:05:40 without effort, tanpa usaha, tanpa kemauan...
without will  
   
1:05:48 without asking, tanpa...
'If I end this will I get that?'  
   
1:05:51   bertanya, 'Bila saya akhiri ini, saya
  akan mendapatkan yang itu?'...
   
1:05:56 then you are in the market. maka Anda sedang berdagang
  di pasar.
   
1:06:00 When you are in Sewaktu Anda di pasar
the market place you say Anda bilang...
   
1:06:03 'I will give you this, 'Saya akan memberimu ini,
give me that' beri saya yang itu'...
   
1:06:05 which most of us consciously yang sebagian besar dari kita secara
or unconsciously do. sadar maupun tak sadar melakukannya.
   
1:06:10 That is not ending. Itu bukan mengakhiri.
   
1:06:13 To end and find Mengakhiri dan mencari tahu apa
out what happens. yang terjadi.
   
1:06:23 So in the same way, death. Maka serupa dengan ini,
  kematian.
   
1:06:33 Please hold on to Tolong tahan dulu sebentar...
it for a minute  
   
1:06:38 don't say, angan mengatakan, 'Apakah
'Is there life after death?' ada kehidupan setelah kematian?'
   
1:06:41 'Do you believe in 'Apakah Anda percaya
reincarnation?' reinkarnasi?'
   
1:06:45 As I said, I don't Seperti yang saya sudah katakan,
believe in anything. saya tidak mempercayai apapun.
   
1:06:48 Full stop. Titik. Termasuk reinkarnasi.
Including reincarnation.  
   
1:06:53 But I want to find out Tetapi saya ingin
  mencari tahu...
   
1:06:54 one must find out seseorang harus mencari tahu apa
what it means to die. artinya meninggal dunia.
   
1:07:01 It must be an Itu mestinya satu keadaan
extraordinary state. yang luar biasa.
   
1:07:05 That is freedom Itu adalah kebebasan
from the known dari apa yang dikenal.
   
1:07:09 you understand this? Anda memahami ini?
   
1:07:15 I know my life, your life. Saya mengenal kehidupanku,
  kehidupanmu.
   
1:07:18 You know your life very well, Anda mengenal kehidupanmu
if you have gone into it dengan sangat baik,...
   
1:07:19   bila Anda telah masuk ke
  dalamnya...
   
1:07:20 observed it, carefully mengamatinya, dengan penuh
watched all the reactions perhatian memandang semua reaksi...
   
1:07:25 and your behaviour, dan sikap Anda, kurangnya
your lack of sensitivity rasa kepekaan Anda...
   
1:07:29 or being sensitive atau yang tadinya peka
escape into insensitivity menjadi tidak peka...
   
1:07:32 and so on and so on, so on. dan selanjutnya
  dan selanjutnya.
   
1:07:34 You know your life very well, Anda tahu kehidupanmu dengan amat
if you have watched it. baik, bila Anda telah menyaksikannya.
   
1:07:41 And all that is going to end. Dan semua itu akan berakhir.
   
1:07:48 Right? Benar?
   
1:07:50 Your attachment is going Keterikatan Anda akan berakhir
to end when you die. sewaktu Anda mati.
   
1:07:54 You can't carry it with you Anda tidak bisa membawanya
  beserta Anda...
   
1:07:56 but you may like to have tetapi Anda mungkin suka untuk
it till the last moment. memilikinya hingga saat terakhir.
   
1:07:59 Right? Benar?
   
1:08:07 So can you end your Jadi dapatkah Anda mengakhiri
habit, one habit kebiasaan Anda, satu kebiasaan...
   
1:08:11 without arguing, tanpa bersilang pendapat,
rationalising, fighting it membenarkannya, melawannya...
   
1:08:16 you know, say finit anda tahu, katakan finit terminat,
terminat, finished, over? selesai, berakhir?
   
1:08:28 Then what happens. Maka apa yang terjadi.
   
1:08:34 You will find out only if Anda akan menemukannya hanya bila
you don't exercise will. Anda tidak menggunakan kemauan.
   
1:08:41 Right? Benar?
   
1:08:42 'I will give up' 'Saya akan menyerah'...
   
1:08:45 whatever your apapun kebiasaan tertentu
particular habit is. yang Anda miliki.
   
1:08:49 Then you are Maka Anda bergulat dengannya...
struggling with it  
   
1:08:51 you are battling with it, anda bergulat dengannya,
you are running away from it Anda lari menjauhinya...
   
1:08:54 suppressing it and all menekannya dan semuanya
the rest of it goes on. yang lain terus berlanjut.
   
1:08:58 But if you say Tetapi bila Anda bilang...
   
1:09:00 'Yes, I'll end it, it doesn't 'Ya, saya akan mengakhirinya, tak
matter, I'll end it' mengapa, saya akan mengakhirinya'...
   
1:09:03 see what happens. lihat apa yang terjadi.
   
1:09:07 In the same way Serupa dengan ini kematian
death implies the ending. berarti pengakhiran.
   
1:09:17 The ending of everything that one Pengakhiran segala sesuatunya
has collected during this life: yang seseorang...
   
1:09:20   telah kumpulkan selama
  kehidupan ini:...
   
1:09:25 the furniture, furnitur, nama, bentuk...
the name, the form  
   
1:09:30 your experiences, your semua pengalamanmu,
opinions, your judgements pendapatmu, penilaianmu...
   
1:09:34 your jealousies, your gods, kecemburuanmu, para dewamu,
your worship, your prayers pemujaanmu, doa-doamu...
   
1:09:39 your rituals, kebiasaan ibadahmu,
everything comes to an end. segala sesuatunya berakhir.
   
1:09:46 The brain, which has carried Otak, yang telah membawa ingatan-
immemorial memories ingatan yang tak terhingga lamanya...
   
1:09:53 and tradition and thoughts dan tradisi dan
  berbagai pemikiran...
   
1:09:56 that brain lacking otak itu dengan tiadanya oksigen,
oxygen peters out. perlahan-lahan habis kemampuannya.
   
1:10:06 That is, the 'me' which Yaitu, 'si aku' yang telah
has collected so much mengumpulkan begitu banyak...
   
1:10:13 the 'me' is the collection ...'si aku' adalah koleksi dari
of all this. kesemuanya ini.
   
1:10:17 Right? That is obvious. Betul? Itu jelas.Tidak?
No?  
   
1:10:22 The 'me' is my fear, 'Si aku' adalah ketakutanku,
the 'me' is my attachment 'si aku' adalah keterikatanku...
   
1:10:26 my anger, my jealousy, kemarahanku, kecemburuanku,
my fears, pleasure ketakutanku, kenikmatan...
   
1:10:34 my attachment, my bitterness, keterikatanku, kekecewaanku,
my aggression nafsu agresiku...
   
1:10:40 that is the 'me'. yang itu adalah 'si aku'.
   
1:10:44 And that 'me' is going Dan 'si aku' itulah yang
to come to an end. akan berakhir.
   
1:10:52 That 'me' is projected 'Si aku' itu diproyeksikan
by thought oleh pikiran...
   
1:10:58 which is the outcome yang adalah hasil dari
of knowledge pengetahuan...
   
1:11:01 the knowledge of my 50, 60, pengetahuanku
or 30 or 20 or 80 or 100 years selama 50, 60,...
   
1:11:04   atau 30 atau 20 atau 80
  atau 100 tahun lamanya...
   
1:11:07 that is the fact, itu adalah faktanya, pengetahuannya,
the knowledge, the known. sesuatu yang dikenalnya.
   
1:11:15 The ending of the known Mengakhiri sesuatu yang
  dikenal itu...
   
1:11:18 which is the freedom from yang adalah kebebasan dari...
the known, is death, isn't it?  
   
1:11:21   yang dikenal, adalah kematian,
  bukannya begitu?
   
1:11:27 No? Tidak?
   
1:11:31 And so one must find out Dan dengan demikian seseorang
  harus mencari tahu...
   
1:11:34 whether the mind can apakah batin bisa terbebas
be free from the known. dari yang dikenal.
   
1:11:38 Not at the end of Bukannya pada akhir dari masa
30 years later but now. 30 tahun mendatang, tetapi sekarang.
   
1:11:45 The end of the known Akhir dari yang dikenal...
   
1:11:47 which is 'me', the world yang mana adalah 'si aku',
I live in, all that. dunia tempat saya hidup, semuanya itu.
   
1:11:56 The 'me' is memories 'Si aku' adalah ingatan-ingatan
- please listen to all this - tolong dengarkan semua ini...
   
1:12:02 the 'me' is memories, ...'si aku' adalah ingatan-ingatan,
experiences pengalaman-pengalaman...
   
1:12:07 the knowledge which pengetahuan yang telah
I have acquired saya dapatkan...
   
1:12:09 through forty, sixty, thirty, selama empat-, enam-, tiga-, dua-
twenty, or a hundred years puluh, atau seratus tahun lamanya...
   
1:12:14 the 'me' ...'si aku' yang telah
that has struggled berjuang...
   
1:12:16 the 'me' that is attached ...'si aku' yang terikat
to this house, to this woman pada rumah ini, pada wanita ini...
   
1:12:20 to this man, to this child, pada pria ini,
to this furniture, to this carpet pada anak ini,...
   
1:12:22   pada perlengkapan furnitur ini,
  pada karpet ini...
   
1:12:24 the 'me' that ...'si aku' yang mana
is the experience adalah pengalaman...
   
1:12:27 that I have gathered yang telah saya kumpulkan
through a number of years selama bertahun-tahun...
   
1:12:31 the knowledge, the pain, pengetahuan, rasa sakit,
and the anxiety, the fears dan kecemasan, ketakutan...
   
1:12:34 the jealousies, the hurts, kecemburuan,
the beliefs being a Christian rasa sakit hati,...
   
1:12:37   iman kepercayaan sebagai
  seorang Kristen...
   
1:12:39 love of Jesus, love of cinta akan Yesus, cinta akan
Christ, all that is 'me'. Kristus, semua itu adalah 'si aku'.
   
1:12:46 And that 'me' is just Dan 'si aku' itu hanyalah ungkapan
a lot of words - no? kata-kata yang sangat banyak - bukan?
   
1:12:55 A lot of memories. Ingatan-ingatan yang banyak.
   
1:13:01 So can I be free Maka dapatkah saya terbebas
from the known dari yang dikenal...
   
1:13:08 end the known now mengakhiri
  yang dikenal sekarang...
   
1:13:11 not when death bukan ketika saat
comes and says kematian datang dan berkata...
   
1:13:14 'Get out old boy, ...'Ke luarlah orang tua,
it is your time'. waktumu telah tiba'.
   
1:13:17 Now. Sekarang.
   
1:13:21 But we cling to the known because Tetapi kita melekat pada
we don't know anything else. yang dikenal karena...
   
1:13:24   kita tidak mengenal apapun
  tentang yang lain-lainnya.
   
1:13:29 We cling to our sorrows, Kita lekat pada kesengsaraan kita,
that's our we cling to our life yakni...
   
1:13:31   kita melekat pada
  kehidupan kita...
   
1:13:34 the life which kehidupan yang mana adalah
is pain, anxiety kepedihan, kecemasan...
   
1:13:39 you know all that, anda mengenal itu semua,
you know all this Anda mengenal ini semua...
   
1:13:40 that is our daily, itu adalah kehidupan kita,
miserable life. hidup yang penuh sengsara.
   
1:13:50 And if the mind Dan bila batin sama sekali
doesn't cling to it at all tidak melekat kepada itu...
   
1:13:56 there is an ending di situ ada pengakhiran
to all that. dari semua itu.
   
1:14:03 But unfortunately we never end. Tapi sayangnya kita tidak pernah
  mengakhirinya.
   
1:14:09 We are always saying Kita selalu mengatakan...
   
1:14:11 'Yes, all right, I'll end it ...'Ya, baiklah,
but what is going to happen?' saya akan mengakhirinya...
   
1:14:13   tapi apa yang akan terjadi?'
   
1:14:18 So we want comfort Jadi kita menginginkan kenyamanan
in the ending pada bagian akhirnya...
   
1:14:24 do you understand sirs? apakah Anda paham?
   
1:14:26 So somebody comes Maka seseorang datang
along and says dan berkata...
   
1:14:28 'Old boy, believe in this ...'Pak tua, percayalah
  akan ini...
   
1:14:31 that will give you itu akan memberimu kenyamanan
tremendous comfort' yang sangat besar'.
   
1:14:34 All the priests throughout Semua pendeta dari seluruh
the world come penjuru dunia datang...
   
1:14:36 and pat your shoulder or hold dan menepuk bahumu atau
your hand when you are crying memegang...
   
1:14:38   tanganmu sewaktu
  Anda menangis...
   
1:14:40 they give you comfort, mereka memberimu
the love of Jesus kenyamanan, kasih Yesus...
   
1:14:42 or he will save you, atau dia akan menyelamatkanmu,
do this and do that. kerjakan ini dan kerjakan itu.
   
1:14:46 Do you understand? Anda mengerti?
   
1:14:48 We are saying, the ending Kita mengatakan, akhir yang mana
in which there is no time di dalamnya tidak ada faktor waktu...
   
1:14:59 the ending of time, akhir dari waktu, yang mana
which is death - you understand? adalah kematian - Anda paham?
   
1:15:16 So what takes place when Jadi apa yang terjadi sewaktu
there is the ending of 'me' terjadi berakhirnya 'si aku'...
   
1:15:22 the known, and when there yang dikenal, dan sewaktu ada
is freedom from the known? kebebasan dari yang dikenal?
   
1:15:27 Is that ever possible? Apakah itu mungkin?
   
1:15:31 It is only possible Itu hanya mungkin...
   
1:15:34 when the mind apabila batin telah
has understood memahami...
   
1:15:38 and put everything dan meletakkan segala sesuatu
in its right place pada tempatnya yang benar...
   
1:15:42 so there is no conflict. adi di sana tidak ada
  pertentangan.
   
1:15:48 When there is Sewaktu ada kebebasan dari
freedom from this known yang dikenal ini...
   
1:15:53 what is there? apa yang ada di sana?
   
1:15:55 Do you understand my question? Anda mengerti pertanyaan saya?
   
1:15:57 Do you ask that question? Apakah Anda mengajukan
  pertanyaan itu?
   
1:16:01 I'll end my attachment Saya akan mengakhiri
to this house keterikatan saya pada rumah ini...
   
1:16:05 to that woman, or to pada wanita itu, atau
that boy or to that girl pada pemuda atau gadis itu...
   
1:16:09 I'll end it. saya akan mengakhirinya.
   
1:16:11 And then what? Dan selanjutnya apa?
   
1:16:14 Don't you ask that? Apakah Anda tidak
  menanyakannya?
   
1:16:19 If you do ask it, 'then what' Bila Anda memang menanyakannya,
  'selanjutnya apa'...
   
1:16:27 you have approached anda telah mendekati seluruh
the whole problem inadequately. masalah ini secara tidak memadai.
   
1:16:32 You will never ask that Anda tidak akan pernah mengajukan
question, 'then what'. pertanyaan itu, 'selanjutnya apa'.
   
1:16:41 The very question, Pertanyaan tersebutlah,
'then what' 'selanjutnya apa'...
   
1:16:44 implies that you menunjukkan bahwa sesungguhnya
have really not actually Anda belumlah benar-benar...
   
1:16:49 dropped, ended something. melepas, mengakhiri sesuatu.
   
1:16:54 It is the lazy mind Itu adalah batin yang malas
that says, 'then what'. yang mengatakan, 'selanjutnya apa'.
   
1:17:02 Climb the mountain Dakilah gunung itu dan Anda
and you will find out akan menemukan...
   
1:17:06 what is on the other side. apa yang ada di baliknya.
   
1:17:09 But most of us sit Tetapi kebanyakan dari kita duduk
on our easy chairs di atas kursi kita yang nyaman...
   
1:17:12 and listen to dan mendengarkan
the description uraian penjelasannya...
   
1:17:14 and are satisfied dan dipuaskan
with the description. dengan uraian penjelasan itu.
   
1:17:20 Finished. Selesai. Benar?
Right?