Krishnamurti Subtitles

Hidup dengan Kematian

Brockwood Park - 7 June 1981

Conversation with Pupul Jayakar 2



0:08 P: Krishnaji, P: Krishnaji,
one of the questions salah satu dari pertanyaan-pertanyaan
   
0:15 which I feel lie yang saya rasa berada
at the very depth di titik terdalam
   
0:22 of the human mind dari batin manusia
   
0:26 is the coming to be adalah muncul dan lenyapnya keberadaan.
and the ceasing to be.  
   
0:31 Life and death. Kehidupan dan kematian.
   
0:34 It is around these two, Itu ada di antara dua hal ini,
   
0:37 the wonder of birth ketakjuban akan kelahiran
   
0:39 and the fear of death, dan ketakutan akan kematian.
   
0:42 that the whole of man's life bahwa seluruh hidup manusia
really... benar-benar...
   
0:50 all his urges, seluruh desakan,
his demands, his desires, tuntutannya, keinginannya,
   
0:56 his fears, his anxieties, ketakutannya, kecemasannya,
rest between these two poles. bertumpu di antara dua kutub ini.
   
1:03 K: Birth and death. K: Kelahiran dan kematian.
P: Birth and death. P: Kelahiran dan kematian.
   
1:09 At one level, we understand Pada tingkat tertentu, kita memahami
birth and death, kelahiran dan kematian,
   
1:14 but, I think, only namun, menurut saya, hanyalah
the superficial mind understands, pengertian dari batin dangkal,
   
1:20 and unless kecuali kita mengerti secara mendalam
we understand at depth  
   
1:24 the whole problem of existence, seluruh persoalan eksistensi,
   
1:28 which is held yang ada di antara
between these two, kedua hal ini,
   
1:31 the whole problem that lies seluruh persoalan yang terletak
in the ending of anything: di dalam berakhirnya sesuatu:
   
1:38 the fear, the anxiety, ketakutan, kecemasan,
   
1:41 the darknesses and the shadows kegelapan dan bayang-bayang
which surround that one word. yang melingkupi satu kata itu.
   
1:47 K: Why do you use K: Mengapa Anda menggunakan
the word 'problem'? kata 'persoalan'?
   
1:55 Why do you make Mengapa Anda menjadikan
   
1:58 that interval between birth interval antara kelahiran dan
and death a problem? kematian sebagai persoalan?
   
2:03 Why do you call it a problem? Kenapa Anda menyebutnya persoalan?
   
2:06 P: In itself, birth and death P: Kelahiran dan kematian adalah fakta,
are facts,  
   
2:11 but the mind can never namun batin tak bisa
leave them alone. membiarkannya begitu saja.
   
2:16 The mind clings to one Batin melekati satu hal
and rejects the other. dan menolak yang lain.
   
2:21 K: No, but I am just asking... K: Tidak, tapi saya hanya bertanya...
P: And therefore the problem. P: Dan karenanya itu adalah persoalan.
   
2:25 K: Why do you use the word 'problem', K: Mengapa Anda menggunakan kata
that's what I'm asking. 'persoalan', itu pertanyaan saya.
   
2:29 P: Problem is because of the shadows P: Persoalan karena adanya bayang-bayang
which surround one word, yang melingkupi satu kata,
   
2:35 which is, the joy and splendour yaitu, sukacita dan kemegahan
   
2:38 of what we see as life dari apa yang kita lihat sebagai hidup
   
2:42 and the demand dan tuntutan untuk mempertahankannya
to hold to it at any cost dengan cara apapun
   
2:46 and to evade dan untuk menghindari apa yang
that which means an ending. bersifat pengakhiran.
   
2:49 K: I understand that. K: Saya mengerti.
P: That is a problem. P: Itulah persoalan.
   
2:52 Out of it arises sorrow, Dari situ muncullah nestapa,
   
2:55 out of it arises fear, dari situ muncullah ketakutan,
out of it... dari situ...
   
2:58 K: ...all the misery. K: ...semua penderitaan.
P: ...all the demands. P: ...semua tuntutan.
   
3:02 K: So what is the question? K: Jadi apa pertanyaannya?
   
3:04 P: So, how do we explore, P: Jadi, bagaimana kita mengeksplorasi
how can we be free ini, bagaimana kita bisa bebas
   
3:10 of these darknesses dari kegelapan yang
that surround the word? melingkupi kata itu?
   
3:13 How can our mind look Bagaimana batin ini bisa melihat
at death with a simplicity kematian secara sederhana
   
3:19 and observe it for what it is? dan mengamatinya apa adanya?
   
3:22 But we can never observe it. Namun kita tak pernah bisa mengamatinya.
   
3:26 K: So, are you merely considering K: Jadi, apakah Anda semata-mata
what is death, memikirkan apa itu kematian,
   
3:28 or that great period atau periode penting
between life and death? antara hidup dan mati?
   
3:36 Are you including Apakah Anda memasukkan
the whole process of living, seluruh proses kehidupan,
   
3:43 with all its complexity, dengan segala kompleksitas,
misery, confusion, penderitaan, kebingungan,
   
3:47 uncertainty, all that, ketidakpastiannya, semua itu,
and the ending? dan pengakhiran?
   
3:51 Are you concerned Apakah Anda prihatin
   
3:55 - I am just using - saya menggunakan kata
the word 'concerned' - 'prihatin' -
   
3:59 to find out untuk menemukan
what death means apa arti kematian
   
4:05 and what this long process dan apa proses panjang pergulatan,
of struggle,  
   
4:09 conflict, misery, etc. konflik, penderitaan, dsb.
   
4:13 - to which we cling, - yang kepadanya kita melekat
and avoid the other - dan menghindari yang lain -
   
4:16 or are you asking, atau apakah Anda menanyakan
the whole movement of it? seluruh gerak dari itu?
   
4:22 P: You see, P: Anda lihat,
   
4:25 there is a whole movement ada suatu gerak
of existence, keseluruhan eksistensi,
   
4:29 in which life and death are. yang di dalamnya terdapat
  kehidupan dan kematian.
   
4:32 But if you take it Namun jika Anda menerima
and make the scope so wide, dan membuat lingkupnya sangat luas,
   
4:43 I don't think you can get to... saya tidak yakin Anda bisa
  sampai pada...
   
4:52 the anguish kesedihan yang mendalam
and the sorrow of ending. dan nestapanya kematian.
   
4:59 K: I see. K: Saya mengerti.
   
5:00 P: And I want to investigate P: Dan saya ingin menyelidiki
into the sorrow of ending, because... nestapanya kematian, karena...
   
5:06 K: Is that all, K: Apakah hanya itu,
or are you inquiring atau Anda menyelidiki
   
5:09 - just a minute, - sebentar,
if one may ask - jika seseorang menanyakan -
   
5:11 sorrow of ending, nestapanya kematian,
ending sorrow, pengakhiran nestapa,
   
5:18 or are you inquiring atau apakah Anda menyelidiki
   
5:21 into the whole process seluruh proses
of living, dying, kehidupan, kematian,
   
5:27 in which is included sorrow, yang di dalamnya termasuk nestapa,
fear and all the rest of it? ketakutan dan semua itu?
   
5:31 P: In that one sentence P: Saya rasa dalam satu kalimat itu,
I feel what you say is correct, apa yg Anda katakan adalah benar,
   
5:38 it is the whole movement itu adalah seluruh gerak
of living and dying, kehidupan dan kematian
   
5:43 which is existence. yang adalah eksistensi.
   
5:45 You talk Anda bicara tentang
of the ending of sorrow. pengakhiran nestapa.
   
5:48 K: Yes. K: Ya.
   
5:50 P: The ending of sorrow. P: Pengakhiran nestapa.
   
5:52 I talk of that fear and anguish, Saya bicara tentang ketakutan dan
  kesedihan yang mendalam,
   
5:55 which is the sorrow of ending. yakni nestapanya kematian.
   
5:58 K: Ah, quite, quite, K: Oh, tepat, tepat,
quite, quite. tepat, tepat.
   
6:00 P: You see, the two P: Anda paham, keduanya
are slightly different. sedikit berbeda.
   
6:02 K: Yes, I understand. K: Ya, saya paham.
The sorrow of ending. Nestapanya kematian.
   
6:05 P: There is a sorrow, such anguish P: Ada kenestapaan, semacam kesedihan
of something which is, yang mendalam, akan sesuatu yang ada,
   
6:09 and something ceasing to be, dan sesuatu yang berhenti,
   
6:12 something which sesuatu yang sangat menakjubkan,
is so marvellous,  
   
6:14 beautiful, fills one's life, indah, yg mengisi hidup seseorang,
and the knowledge dan suatu pengetahuan
   
6:18 which lurks behind, yang bersembunyi di baliknya,
that that must end. bahwa hal itu harus berakhir.
   
6:23 K: Now, what is ending? K: Jadi, apa itu pengakhiran?
   
6:29 What do you mean, 'ending'? Apa yg Anda maksud dengan 'pengakhiran'?
   
6:33 What is ending? Apa itu pengakhiran?
   
6:35 P: Ending is that: P: Pengakhiran adalah:
'that which is' 'apa yang tadinya ada'
   
6:40 ceases to be availble berhenti hadir
to our senses. secara indrawi.
   
6:44 That which exists, sustains, Apa yang ada, berkelanjutan,
ceases to be, eternally. berhenti hadir, untuk selamanya.
   
6:52 That word 'eternally'. Kata 'selamanya'.
   
6:54 K: What is this? K: Apakah ini?
I don't quite understand it. Saya tidak terlalu mengerti.
   
6:56 P: Sir, something is, and, P: Pak, sesuatu itu ada, dan,
   
7:01 in the very nature dalam sifat 'keberadaannya' itu terdapat
of its 'isness',  
   
7:07 the ending of that, suatu akhir,
   
7:09 the disappearance of that, hilangnya sesuatu itu,
for eternity! ke dalam keabadian!
   
7:13 The word 'eternity'... Kata 'keabadian'...
   
7:14 K: Why do you use K: Mengapa menggunakan
that word 'eternity'? kata keabadian?
   
7:16 P: Because there is P: Karena ada kemutlakan di dalamnya.
an absoluteness in it.  
   
7:19 K: The ending. K: Pengakhiran.
P: In ending. P: Dalam kematian.
   
7:22 There is no tomorrow Tidak ada hari esok dalam kematian.
in ending.  
   
7:24 K: Now, just a minute. K: Sebentar. Pengakhiran apa?
Ending what?  
   
7:29 P: Ending that which sustains. P: Akhir dari apa yang berkelanjutan.
   
7:34 The sorrow Nestapanya adalah
is the ending of that. pengakhiran itu.
   
7:36 K: The ending of sorrow K: Pengakhiran penderitan
and the ending... dan pengakhiran...
   
7:42 what? - is not eternity? apa? - bukan keabadian?
   
7:44 P: No, the sorrow of something P: Tidak, nestapa akan sesuatu yang
which is so marvellous, ending. sangat luar biasa, mati.
   
7:50 K: Wait a minute K: Sebentar
- is it so marvellous? - apakah itu sangat luar biasa?
   
7:53 P: Let me come down to something P: Izinkan saya menyampaikannya
which is more direct. dengan lebih gamblang.
   
7:56 K: Yes. K: Ya.
   
7:58 P: You are. You are, P: Anda. Anda,
   
8:01 and that you should not be dan tiadanya Anda
is great anguish. adalah kesedihan yang mendalam.
   
8:06 K: Yes. You are... K: Ya. Anda...
   
8:08 P: Not 'you are' in general... P: Bukan 'Anda' secara umum...
You are! Anda!
   
8:14 K: Just a minute, K: Sebentar, apa yg dimaksud
what do you mean, 'you are'? dengan 'Anda'?
   
8:16 P: You, Krishnamurti, is. P: Anda, Krishnamurti.
K: All right. K: Baiklah.
   
8:19 P: And in that word, P: Dan dalam kata itu,
in that statement itself, dalam pernyataan itu,
   
8:24 is the tremendous anguish terdapat kesedihan yg luar biasa mendalam
of Krishnamurti ceasing to be. dari berhentinya Krishnamurti.
   
8:29 K: I understand. K: Saya mengerti.
   
8:34 The anguish of K ending, Kesedihan yg mendalam dari berhentinya K,
   
8:37 or K in himself ending? atau K dalam dirinya sendiri yg berakhir?
   
8:42 You follow what I'm saying? Anda paham apa yg saya katakan?
   
8:44 P: How do you distinguish P: Bagaimana Anda membedakan
the two? kedua hal itu?
   
8:52 K: Death is inevitable K: Kematian tidak terelakkan
to this person. bagi orang ini.
   
8:56 Right? Benar?
P: Yes. P: Ya.
   
8:59 K: He is going to end some day. K: Ia akan mati suatu hari nanti.
P: Yes. P: Ya.
   
9:04 K: To him it doesn't matter. K: Baginya itu tak masalah.
P: Yes. P: Ya.
   
9:09 K: There is no fear, K: Tak ada ketakutan,
no anguish, tak ada kesedihan mendalam,
   
9:13 but you look at that person tapi Anda melihat orang itu
and say, dan berkata,
   
9:17 'Oh my God, 'Astaga,
he's going to die.' ia akan mati.'
   
9:21 P: Yes. P: Ya.
   
9:21 K: So the - if I may use K: Jadi - jika saya boleh memakai
that word 'anguish' istilah 'kesedihan mendalam'
   
9:25 as you used the word seperti yg tadi Anda katakan
- is your anguish. - adalah kesedihan mendalam Anda.
   
9:29 P: Is my anguish. P: Adalah kesedihan mendalam saya.
K: Yes. Now, why? K: Ya. Mengapa?
   
9:35 P: Isn't it? P: Bukankah demikian?
   
9:36 K: Why should it be? K: Mengapa harus demikian?
P: It is. P: Memang demikian.
   
9:39 K: No, don't... K: Tidak, jangan...
P: Why do you ask why? P: Mengapa Anda menanyakan sebabnya?
   
9:42 K: No, I am interested, K: Tidak, saya tertarik
I want to know why... untuk tahu sebabnya...
   
9:47 Someone dies, Seseorang meninggal,
   
9:51 whatever he is, apapun adanya ia,
beautiful, ugly, all that, cantik, jelek, semua itu,
   
9:56 a human existence eksistensi manusia terkandung
contained in that person. di dalam orang itu.
   
10:00 And he dies, Dan ia meninggal,
which is inevitable. yang memang sudah semestinya.
   
10:04 And I look at that person, Dan saya melihat orang itu,
I've lived with that person, saya telah hidup bersamanya,
   
10:12 I love that person, saya menyayangi orang itu,
and that person dies. dan orang itu meninggal.
   
10:17 I am in anguish. Right? Saya mengalami kesedihan mendalam. Benar?
P: Yes. P: Ya.
   
10:23 K: Why? K: Mengapa?
   
10:27 Why am I in a terrible state Mengapa saya ada dalam keadaan
  yg mengerikan
   
10:31 - anguish, tears, - kesedihan mendalam, air mata,
desperate loneliness - kesepian yang putus asa -
   
10:36 why am I in sorrow? mengapa saya berada dalam kenestapaan ini?
   
10:46 We are not discussing Kita tidak mendiskusikannya
this intellectually. secara intelek.
   
10:49 P: No. P: Tidak.
K: No. K: Tidak.
   
10:50 I am talking about it Saya bicara tentang hal ini secara
much more seriously. Why should I? amat serius. Mengapa harus begitu?
   
10:55 I have lost that person. Saya telah kehilangan orang itu.
He has been dear to me, Ia sangat saya sayangi,
   
11:00 companion, sahabat,
all the rest of it, dan semua itu,
   
11:04 and he comes to an end. dan ia berakhir.
   
11:07 I think it is really important Saya pikir sangatlah penting
to understand the ending. untuk memahami pengakhiran.
   
11:17 The ending. Pengakhiran.
   
11:21 Because there is Karena ada hal yg sama sekali baru
something totally new  
   
11:24 when there is an ending, ketika ada pengakhiran,
to everything. bagi apapun.
   
11:30 P: That is why I asked: P: Itu sebabnya saya bertanya:
you cannot ask the why of it. Anda tak bisa mempertanyakan sebabnya.
   
11:35 K: No, why is merely put K: Tidak, mengapa di sini semata-mata
as an inquiry. adalah sebagai penyelidikan.
   
11:42 P: But isn't it inevitable? P: Tapi tidakkah itu tak terelakkan?
   
11:47 He that was the perfume Ia yg merupakan keharuman
of my existence, ceases. bagi eksistensi saya, berhenti.
   
11:54 K: Yes, I loved him. K: Ya, saya mencintainya.
P: Yes. P: Ya.
   
11:55 K: He was my companion K: Ia adalah sahabat saya
- sexually, and all the rest of it - - secara seksual, dan semua itu -
   
12:01 in whom I felt full, rich. bersamanya saya merasa penuh, kaya.
P: Yes. P: Ya.
   
12:06 K: And that person K: Dan orang itu berakhir.
comes to an end.  
   
12:11 Right? Benar?
P: Isn't it sorrow? Bukankah itu nestapa?
   
12:15 K: It is. K: Ya.
   
12:18 My son dies, or my brother dies, Anak atau saudara laki-laki saya
it is a tremendous sorrow. meninggal, itu adalah nestapa yg dahsyat.
   
12:24 P: Yes. P: Ya.
   
12:28 K: I shed tears, and anxiety, K: Saya bercucuran air mata, kecemasan,
   
12:31 and the mind then says, dan batin kemudian berkata,
'I must find comfort', 'saya harus menemukan kenyamanan',
   
12:35 and invents the idea dan menciptakan ide bahwa saya akan
that I will meet him next life, bertemu ia di kehidupan berikutnya,
   
12:38 and all that stuff begins. dan mulailah semua hal itu.
   
12:41 Now, I am asking myself Sekarag, saya bertanya pada diri sendiri
   
12:45 why man carries mengapa manusia membawa nestapa ini
this sorrow with him. bersamanya.
   
12:52 I know it is sorrowful, Saya tahu ini penuh dengan nestapa,
I know it is devastating. saya tahu ini menghancurkan.
   
12:58 It is as though the whole Ini seakan seluruh eksistensi
existence has been uprooted. telah tumbang.
   
13:05 It's like a marvellous tree Bagaikan pohon yang menakjubkan
torn down in an instant, dirobohkan dalam sekejap,
   
13:11 cut down in an instant. ditebang dalam sekejap.
That has happened. Terjadi begitu saja.
   
13:19 I think I am in sorrow Saya pikir saya ada dalam nestapa
   
13:22 because I have never karena saya tak pernah benar-benar
really understood, deeply, mengerti, secara mendalam,
   
13:25 what is ending. apa itu pengakhiran.
   
13:30 I have lived forty, Saya sudah hidup empat puluh,
fifty, eighty years. lima puluh, delapan puluh tahun lamanya.
   
13:36 During that period I have never Selama periode tersebut saya tak pernah
realised the meaning of ending. menyadari artinya pengakhiran.
   
13:44 P: I understand. P: Saya mengerti.
   
13:46 K: The ending, K: Pengakhiran,
   
13:51 putting an end to something mengakhiri sesuatu yang sangat
which I hold dear. saya sayangi.
   
14:02 Say, for instance, Katakanlah, misalnya, sepenuhnya
totally ending belief, mengakhiri kepercayaan,
   
14:09 totally ending attachment. sepenuhnya mengakhiri kemelekatan.
   
14:15 The ending of it; not... Pengakhiran itu, bukan...
   
14:19 the ending of it pengakhiran itu
   
14:21 in order to continue dalam rangka melanjutkannya
in another direction. ke arah yang lain.
   
14:29 P: What makes the mind P: Apa yg membuat batin
incapable... tidak sanggup...
   
14:35 K: ...of ending. K: ...mengakhiri.
   
14:37 P: Of ending. P: Mengakhiri.
It is a question which... Itu adalah pertanyaan yang...
   
14:41 K: It's fear, of course. K: Itulah ketakutan, tentu saja.
   
14:47 For example Contohnya
   
14:49 - I am just taking - saya mengambil contoh
a very ordinary example sangat sederhana
   
14:53 which is common yang lumrah
to all of us - bagi kita semua -
   
14:57 to end completely, untuk mengakhiri secara lengkap
without any motive and direction, tanpa motif atau arah apapun,
   
15:02 attachment, kemelekatan,
   
15:11 with all its complexity, dengan segala kompleksitasnya,
with all its implications, denga segala implikasinya,
   
15:18 to have no attachment tidak ada kemelekatan pada
to anything, apapun juga,
   
15:25 to your experience, to your pada pengalaman, pada memori,
memory, to your knowledge. pada pengetahuan Anda.
   
15:29 That's what's going to happen Itulah yg akan terjadi ketika
when death comes! kematian datang!
   
15:39 After all, Bagaimanapun juga,
ending to knowledge pengakhiran pengetahuan
   
15:45 - and that is - yg dilekati oleh seseorang -
what one is clinging to -  
   
15:51 the knowledge pengetahuan bahwa orang itu meninggal.
that that person dies.  
   
15:56 I have lived with him, Saya sudah hidup bersamanya,
I have cherished him, saya sudah menyayanginya,
   
15:59 I have looked after him, saya sudah mengurusnya,
we have been tremendously... kami sangat dahsyat...
   
16:04 - all that - - semua itu -
   
16:05 the beauty and the conflict keindahan dan pertentangan
and all that's involved. dan semua yg terlibat di dalamnya.
   
16:10 And to end totally, absolutely, Mengakhiri secara total, mutlak,
to the memory of all that. ingatan tentang semua itu.
   
16:24 That is death. Right? Itulah kematian. Benar?
   
16:27 That is Itulah yg akan terjadi
what is going to happen  
   
16:31 when my son, brother, ketika anak, saudara laki-laki, istri,
wife, husband, dies. maupun suami, meninggal.
   
16:40 P: You have often said, P: Anda sering mengatakan
   
16:48 'Living, 'Hidup, memasuki rumah kematian'.
enter the house of death'.  
   
16:51 K: Yes. K: Ya.
P: You have used that phrase. P: Anda telah menggunakan frasa itu.
   
16:54 What is exactly meant by it? Apalah sebenarnya artinya?
   
16:56 K: Yes, I have done it. K: Ya, saya sudah melakukannya.
P: What is meant by it? P: Apa maksudnya itu?
   
17:00 K: Meant by that: K: Maksudnya:
to invite death while living. mengundang kematian selagi masih hidup.
   
17:05 Not commit suicide, Bukan bunuh diri,
I am not talking of that, saya bukan berbicara tentang itu,
   
17:08 or take a pill and exit. ataupun mengkonsumsi pil dan pergi.
   
17:13 I am talking of ending. Saya bicara tentang pengakhiran.
   
17:22 I think Menurut saya ini sangat penting.
it is very important, that.  
   
17:24 The word itself contains Kata itu sendir mengandung
a depth of meaning: arti yg mendalam:
   
17:30 the ending of something. pengakhiran akan sesuatu.
   
17:36 The ending of memory Pengakhiran ingatan
   
17:39 - I am taking that - saya mengambilnya sebagai
as a simple example. contoh yg sederhana.
   
17:42 The memory of an experience Ingatan tentang pengalaman
which I have cherished, di mana saya telah menyayangi,
   
17:50 hold on to, something that berpegang pada sesuatu yg telah
has given me a great delight, memberi saya kebahagiaan besar,
   
17:54 a sense of depth and wellbeing. rasa mendalam dan kesejahteraan.
   
17:58 And to that memory I cling. Dan terhadap ingatan itu saya melekat.
   
18:05 And I am living in that memory, Dan saya hidup dalam ingatan itu,
   
18:07 though I do ordinary work walaupun saya melakukan
  pekerjaan sehari-hari
   
18:10 and go to the office dan berangkat ke kantor
or whatever it is, atau apapun itu,
   
18:12 but that memory namun ingatan itu
is so endearing, sangatlah membahagiakan,
   
18:16 so extraordinarily vital, sangatlah penting,
I hold on to that. saya berpegang padanya.
   
18:22 And therefore I never find out Dan karena itu saya tak pernah
what it means to end. mencari tahu apa artinya mengakhiri.
   
18:33 I think there is a great Menurut saya ada itu adalah hal besar,
deal in that, at least I feel, setidaknya saya kira demikian,
   
18:36 there is a great deal ada hal besar dalam mengakhiri,
in the sense of ending, every day, setiap hari,
   
18:42 everything that you have semua yg telah Anda kumpulkan
psychologically gathered. secara emosional.
   
18:53 P: Attachment... P: Kemelekatan...
   
18:59 you can end. dapat Anda akhiri.
   
19:01 K: That is the ending, K: Itulah pengakhiran,
that is death! itulah kematian!
   
19:03 P: That is not death. P: Itu bukan kematian.
   
19:07 K: What would you call death? K: Jadi apa itu kematian?
   
19:08 The organism coming to an end? Organisme yg berakhir?
   
19:11 P: Death... P: Kematian...
   
19:14 K: Or the image K: Atau imaji yg telah saya bangun
that I have built about you? tentang Anda?
   
19:18 P: You see, when you reduce it P: Anda tahu, ketika Anda menguranginya
to that, I would say sedemikian, maka saya katakan
   
19:21 the image imaji yg telah saya bangun
which I have built about you. tentang diri Anda.
   
19:24 But it is Tapi lebih dari sekadar itu.
much more than that.  
   
19:27 K: What is much more? K: Apa yg lebih?
   
19:29 There is of course Tentu saja ada jauh lebih dari itu
much more than that,  
   
19:31 but I am just namun saya hanya menyelidikinya.
inquiring into it.  
   
19:34 P: Much more than that. P: Lebih dari itu.
   
19:35 K: That is, K: Bahwa saya telah hidup bersama Anda,
I have lived with you,  
   
19:38 cherished you, menyayangi Anda, dan semua itu,
and all the rest of it,  
   
19:40 and the image of you dan imaji tentang Anda telah
is deeply rooted in me. tertanam dalam pada saya.
   
19:48 P: Yes. P: Ya.
   
19:50 K: And K: Dan
   
19:54 - I am not talking about... - - saya tidak membicarakan ... -
   
19:56 you die, and that image Anda meninggal, dan imaji itu
gathers greater strength, menjadi semakin kuat,
   
20:05 naturally. secara alami.
   
20:06 P: Yes. P: Ya.
   
20:10 K: I put flowers to it, give poetic K: Saya memberi bunga, memberi
words to it, and all that. kata-kata puitis, dan semacamnya.
   
20:19 But it is the image Namun itu hanya imaji yg hidup.
that is living.  
   
20:24 And I am talking about Dan saya bicara tentang
the ending of that image. pengakhiran imaji itu.
   
20:31 P: Sir... P: Pak...
   
20:32 K: Because I cannot... K: Karena saya tak bisa...
   
20:34 the mind cannot enter batin tak dapat masuk ke dalam
into a totally new dimension dimensi yg sama sekali baru
   
20:39 if there is a shadow of memory jika ada bayang-bayang ingatan
of anything. tentang apapun.
   
20:54 Because 'that' is timeless, Karena 'itu' kekal,
   
20:58 'that' is eternal. 'itu' abadi.
   
21:04 And, if the mind is Dan, jika batin hendak masuk
to enter into 'that', ke dalam 'itu',
   
21:07 it must not have tidak boleh ada unsur waktu
any element of time in it. di dalamnya.
   
21:18 I think this is logical, Saya pikir ini logis,
rational. rasional.
   
21:23 And what is it we object to? Dan apa yg menjadi keberatan kita?
   
21:26 P: But life is not... is not lived... P: Tapi hidup tidak... tidak dihidupi...
K: Of course not. K: Tentu saja hidup.
   
21:30 P: ...on the logical and rational... P: ...secara logis dan rasional...
K: Of course not. It is not. K: Tentu tidak. Tidak demikian.
   
21:33 P: I mean, logic and rational... P: Maksud saya, logis dan rasional...
   
21:36 K: Of course, it is not, K: Tentu saja, tidak, tapi
but the ending of everything pengakhiran segala sesuatu
   
21:43 that you have gathered yg telah Anda kumpulkan secara
psychologically, which is time. psikologis, yg adalah waktu.
   
21:48 And to understand that which is Dan untuk memahami yg abadi,
everlasting, without time, yg tanpa waktu,
   
21:52 the mind must be batin haruslah bebas dari semua itu.
free of all that.  
   
21:55 That's all I am saying. Itulah yg saya maksudkan.
   
21:57 And therefore Dan karenanya harus ada pengakhiran.
there must be ending.  
   
22:08 P: Therefore then P: Dengan demikian tidak ada
there is no exploration into ending? eksplorasi tentang pengakhiran?
   
22:13 K: Oh yes. K: Oh ya.
   
22:15 P: What is P: Apa itu eksplorasi
the exploration into ending? tentang pengakhiran?
   
22:18 K: No. K: Tidak.
What is ending? Apa itu pengakhiran?
   
22:27 Ending to continuity. Berakhirnya keberlangsungan.
   
22:32 P: That is really the... P: Itu benar-benar merupakan...
   
22:39 K: The continuity K: Keberlangsungan dari
of a particular thought, pikiran terntentu,
   
22:44 a particular direction, arah tertentu,
   
22:47 a particular desire. keinginan tertentu.
   
22:58 It is these Inilah yg memberi
that give life a continuity. keberlangsungan pada hidup.
   
23:03 The birth and the dying, Kelahiran dan kematian,
in that great interval dalam interval besar itu
   
23:08 there is a deep continuity, ada keberlangsungan mendalam
like a river. seperti sungai.
   
23:17 The volume of water Volume airnya membuat
makes the river marvellous, sungai itu menakjubkan,
   
23:24 I mean, like the Ganga, maksud saya, seper Gangga,
like the Rhine, and so on, Rhein, dst,
   
23:31 the great rivers of the world, sungai-sungai besar di dunia,
the Amazon, and so on. Amazon, dst.
   
23:36 But we live on the surface Namun kita hidup di permukaan
of this vast river of our life. sungai kehidupan kita yg sangat luas.
   
23:48 And to see the beauty of that. Dan untuk menyaksikan keindahannya.
   
23:53 And we cannot see it if we are Dan kita tak bisa menyaksikan keindahannya
always on the surface of it. jika selalu berada di permukaan.
   
23:58 And the ending of it Dan pengakhirannya merupakan
is the continuity of the surface. keberlangsungan permukaan itu.
   
24:03 I don't know if you follow. Saya tak tahu apakah Anda paham.
   
24:04 P: Ending of it is the continuity P: Pengakhirannya merupakan
of the surface? keberlangsungan dari permukaan itu?
   
24:07 K: No. K: Tidak.
   
24:09 P: The ending of it P: Pengakhirannya merupakan
is the ending of the surface. pengakhiran dari permukaan itu.
   
24:14 K: Ending of the surface. K: Pengkahiran permukaan itu.
   
24:26 P: What dies? P: Apa yg mati?
   
24:38 K: All that I have accumulated, K: Semua yg telah saya kumpulkan,
both outwardly and inwardly. lahir dan batin.
   
24:50 I have built a good business Saya telah membangun bisnis yang bagus
   
24:57 which brings me a lot of money, yang mendatangkan banyak uang,
   
25:00 I have good taste, saya punya selera yang baik,
a nice house, rumah bagus,
   
25:03 nice wife and children, istri dan anak-anak yang baik,
beautiful garden. taman yang indah.
   
25:12 And, all my life, I have given Dan sepanjang hidup, saya mengusahakan
a continuity to that. keberlangsungan hal-hal itu.
   
25:17 To end that. Saya mengakhiri itu.
   
25:25 P: Sir, may I... you don't mind P: Pak, jika Anda tak keberatan apakah
if I explore a little bit? saya boleh sedikit mengeksplorasi?
   
25:30 You mean to tell me Anda hendak mengatakan pada saya
   
25:33 that the death bahwa seiring kematian
of the body of Krishnamurti, jasmani Krishnamurti,
   
25:36 the consciousness of Krishnamurti kesadaran Krishnamurti akan berakhir?
will end?  
   
25:41 Please, I am putting Tolong, saya sangat menitikberatkan ini.
a great deal of weight in this.  
   
25:45 K: There are two things K: Ada dua hal yg Anda katakan:
you have said:  
   
25:47 the consciousness of K, kesadaran K,
   
25:50 and the ending of the body. dan akhir dari jasmani.
P: The ending of the body. P: Akhir dari jasmani.
   
25:55 K: The body will end, K: Jasmaninya akan berakhir,
that is obvious. itu jelas.
   
25:58 Using it untimely, accident, Digunakan di saat tak tepat, kecelakaan,
disease, and so on - that will end. sakit, dsb. - itu akan berakhir.
   
26:05 So, what is the consciousness Jadi, apa yg merupakan
of that person? kesadaran dari orang itu?
   
26:13 P: This enormous, unending, P: Welas asih yg amat besar,
abounding compassion tanpa akhir, dan berlimpah
   
26:18 - suppose I take that, - saya mengambil contoh itu.
put it in those words.  
   
26:20 K: Yes. K: Ya.
   
26:24 I wouldn't call that Saya tak akan menyebutnya 'kesadaran'.
'consciousness'.  
   
26:33 P: I am using the word P: Saya menggunakan kata 'kesadaran'
'consciousness'  
   
26:35 because it is associated karena hal itu berkaitan dengan
with the body of Krishnamurti. jasmani Krishnamurti.
   
26:41 K: Yes, but it's not... K: Ya, tapi itu bukan...
   
26:42 P: Because it is associated P: Karena itu dikaitakan dengan
with the body of Krishnamurti, jasmani Krishnamurti.
   
26:45 I can't think of another word. Saya tak dapat memikirkan kata yg lain.
   
26:48 I can say Saya bisa katakan 'batin Krishnamurti'.
'the mind of Krishnamurti',  
   
26:50 I can say Saya bisa katakan 'kesadaran'.
'the consciousness'.  
   
26:52 K: Keep to the word K: Tetap dengan kata 'kesadaran',
'consciousness',  
   
26:54 if you don't mind, jika Anda tak keberatan,
and let's look at it. dan mari kita membahasnya.
   
27:00 The consciousness of a human being Kesadaran umat manusia
is its content. adalah isinya.
   
27:07 P: Yes. P: Ya.
   
27:09 K: Right? K: Benar?
   
27:10 The content is Isi tersebut adalah
the whole movement of thought. keseluruhan gerak pikiran.
   
27:19 The learning the language, Pembelajaran bahasa,
   
27:21 the career, karier,
specialisation, beliefs, keahlian, kepercayaan,
   
27:25 dogmas, rituals, suffering, dogma, ritual, penderitaan,
pain, anxiety, loneliness, kepedihan, kecemasan, kesepian,
   
27:30 desperate sense of fear, rasa takut yg amat sangat,
   
27:34 all that is semua itu adalah gerak pikiran.
the movement of thought.  
   
27:41 P: Yes. P: Ya.
   
27:45 K: If the movement of thought K: Jika gerak pikiran berakhir,
ends,  
   
27:51 consciousness, kesadaran, seperti yg kita tahu,
as we know it, is not. tiada.
   
28:00 P: But thought, as a movement P: Namun pikiran, yg kita tahu
  merupakan suatu gerak
   
28:04 in consciousness as we know it, dalam kesadaran,
   
28:07 does not exist tidak ada dalam batin Krishnamurti.
in the mind of Krishnamurti.  
   
28:11 Let us say it. Katakanlah demikian.
   
28:13 Yet, there is a state of being Akan tetapi, ada suatu keadaan
which manifests itself yg memanifestasikan dirinya
   
28:21 when I am in contact ketika saya berkontak dengan ia,
with him, or when I... atau ketika saya...
   
28:25 It manifests itself. Hal itu memanifestasikan diri.
   
28:26 Therefore, whether you use... Dengan demikian, sekalipun Anda gunakan...
don't reduce it to thought. jangan mengecilkannya menjadi pikiran.
   
28:31 K: No, one is very careful K: Tidak, seseorang sangatlah hati-hati
in pointing out something. dalam menunjukkan sesuatu.
   
28:37 Consciousness, as we know it, Kesadaran, seperti yg kita tahu,
   
28:40 is the movement of thought adalah gerak pikiran
   
28:42 - ugly, noble, all that. - buruk, terhormat, semua itu.
P: Yes, yes, yes. P: Ya, ya, ya.
   
28:45 K: It is movement of thought, K: Itu adalah gerak pikiran,
it is movement of time. itu adalah gerak waktu.
   
28:49 P: Yes. Yes, I see that. P: Ya. Ya, saya paham.
   
28:52 K: See that very clearly. K: Pahamilah dengan jelas.
P: Yes. P: Ya.
   
28:54 K: That is, K: Artinya, kesadaran manusia,
the human consciousness,  
   
28:57 as we know it, is that. sebagaimana yg kita tahu, adalah itu.
   
28:59 P: Yes. P: Ya.
   
29:02 K: When thought, K: Ketika pikiran, setelah menyelidiki,
after investigating, etc., etc., dst., dst.,
   
29:07 comes to an end berakhir
   
29:11 - not in the material world, - tidak di dunia material,
in psychological world - di dunia psikologis -
   
29:17 thought comes to an end, pikiran berakhir,
   
29:25 consciousness, kesadaran,
as we know it, is not! sebagaimana kita tahu, tidak!
   
29:32 P: Sir, you can use P: Pak, Anda dapat memakai
any other word. kata lain apapun.
   
29:34 K: I am sticking to that word. K: Saya tetap dgn kata itu.
   
29:36 P: But there is P: Tapi ada suatu keadaan
the state of being  
   
29:39 which manifests itself yg memanifestasikan dirinya
as Krishnamurti. sebagai Krishnamurti.
   
29:43 K: Yes, yes... K: Ya, ya...
P: Now, what word shall I use? P: Sekarang, saya harus gunakan kata apa?
   
29:47 K: You are K: Anda sepenuhnya benar,
perfectly right,  
   
29:49 I am not asking you saya tidak meminta Anda
to change words. But... mengubah kata. Tetapi...
   
30:00 You, say for example, Anda, misalnya, melalui meditasi
through meditation  
   
30:07 - the real meditation, - meditasi yg sesungguhnya,
   
30:09 not the phoney stuff bukan meditasi palsu
that's going on in the world, yg terjadi di dunia ini,
   
30:11 the real meditation - meditasi yg sesungguhnya -
   
30:15 you come to a point Anda mencapai titik yg mutlak.
that is absolute.  
   
30:19 P: Yes. P: Ya.
   
30:23 K: And I see this, I feel it. K: Dan saya melihat hal ini, merasakannya.
   
30:30 To me that is Bagi saya, ini adalah keadaan
an extraordinary state. yg luar biasa.
   
30:33 The contact... through you, Kontak itu... melalui Anda,
I feel this immensity. saya merasakan keluasan ini.
   
30:44 And my whole urge, striving, Dan seluruh dorongan, usaha keras saya,
says that I must capture, mengatakan bahwa saya harus merebut,
   
30:54 have, or whatever word memiliki, atau kata apapun
you use. Right? yg Anda gunakan. Benar?
   
30:57 But you have it. Namun Anda memilikinya.
   
30:59 Not 'you' have it Bukan 'Anda' yg memiliki
- it is there. - namun itu sudah ada.
   
31:02 It's not you, Pupulji, having it Bukan Anda, Pupulji, yg memilikinya
- it is there. - itu sudah ada di situ.
   
31:08 It is not yours or mine Bukan milik Anda atau saya
- it is there! - itu sudah ada di situ.
   
31:11 P: But it is there P: Tapi itu ada di situ
because of you. lantaran Anda.
   
31:15 K: Ah! K: Ah!
P: You see, sir? P: Anda mengerti, Pak?
   
31:17 K: Ah, it is there K: Ah, itu ada di situ bukan karena saya -
not because of me - it is there! itu sudah ada di situ!
   
31:21 P: Where? P: Di mana?
   
31:31 K: All right. K: Baiklah. Itu tidak memiliki tempat.
It has no place.  
   
31:44 P: I can only accept it P: Saya hanya dapat menerimanya
up to a point. hingga tingkat tertentu.
   
31:47 No, sir, I won't accept it. Tidak, Pak, saya tak akan menerimanya.
   
31:51 K: First of all, K: Pertama, itu bukanlah milik
it is not yours or mine. Right? Anda ataupun saya. Benar?
   
31:56 P: I only know P: Saya hanya tahu
   
32:02 that it is manifest bahwa hal itu memanifestasi
in the person of Krishnamurti. dalam diri Krishnamurti.
   
32:05 K: Of X. Yes. K: Dalam diri X. Ya.
   
32:08 P: Therefore, when you say P: Dengan demikian, ketika Anda katakan
it has no place, itu tak memiliki tempat,
   
32:11 I cannot accept it. saya tidak dapat menerimanya.
   
32:13 K: Naturally. K: Tentu saja.
P: It has a place... P: Itu memiliki tempat...
   
32:16 K: Because you have K: Karena Anda telah
identified K with 'that'. mengidentifikasikan K dengan 'itu'.
   
32:22 P: But K is 'that'. P: Tetapi K adalah 'itu'.
   
32:24 K: Yes, maybe, but K: Ya, mungkin saja, namun
   
32:28 K says it has nothing to do K berkata bahwa hal itu
whatsoever tak ada hubungannya
   
32:31 with K or with anybody dengan K atau siapapun
- it is there. - itu sudah ada di situ.
   
32:41 Beauty Keindahan
   
32:44 is not yours or mine, bukanlah milik Anda atau saya,
it is there, itu sudah ada di situ,
   
32:50 in the tree, di pepohonan,
   
32:52 in the flower - you follow? - di bunga-bunga - Anda paham? -
it is there. itu sudah ada di situ.
   
32:55 P: But, sir, the healing P: Tapi, Pak, penyembuhan
and the compassion dan welas asih
   
33:00 which is in K yg ada di dalam K
is not out there. tidak ada di luar sana.
   
33:05 K: Ah, no, of course not. K: Tidak, tentu tidak.
   
33:06 P: So the healing P: Jadi penyembuhan dan welas asih K,
and the compassion of K,  
   
33:09 that's what itulah yg saya bicarakan.
I am talking about.  
   
33:13 K: But 'that' is not K, K: Tapi 'itu' bukanlah K,
this. ini.
   
33:19 P: But it is manifest P: Tapi itu manifestasi
and it will cease to be manifest, dan akan berhenti memanifetasi,
   
33:24 that's what I am asking, itulah yg saya tanyakan,
saying. katakan.
   
33:26 K: Ah, I understand. I get it. K: Saya mengerti. Saya paham.
P: Please see this, sir. P: Tolong pahami, Pak.
   
33:29 K: Of course, of course. K: Tentu saja, tentu saja.
   
33:30 I understand Saya mengerti apa yg Anda
what you are trying to say. coba katakan.
   
33:34 I question that. Saya mempertanyakannya.
   
33:38 P: What do you mean P: Apa yg Anda maksud dengan
you question that? mempertanyakannya?
   
33:45 K: It may manifest through X. K: Itu dapat mewujud melalui X.
   
33:50 'That' which is manifested 'Itu' yg terwujud
   
33:54 or which is manifesting, atau hal yg mewujud,
doesn't belong to X. bukanlah milik K.
   
34:05 P: May not belong to... P: Bisa saja bukan milik...
   
34:07 K: It has nothing to do K: Hal itu tidak ada hubungannya
with K, X. dengan K, X.
   
34:13 P: I'm prepared P: Saya siap untuk menerima
to accept that also, hal itu juga,
   
34:16 that it does not belong to K. bahwa itu bukanlah milik K.
   
34:19 But K and 'that' Namun K dan 'itu'
are inseparable. tidak terpisahkan.
   
34:22 K: Yes, all right, but, you see, K: Ya, baiklah, tapi, Anda tahu,
   
34:26 when you identify 'that' bahwa ketika Anda mengidentifikasikan
with the person... 'itu' dengan seseorang...
   
34:33 P: I can't... P: Saya tak dapat...
   
34:35 K: ...not separate. You see, we are K: ...tak terpisahkan. Anda paham, kita
entering into a very delicate thing. menuju suatu hal yg sangat halus.
   
34:39 P: Yes, I want to go P: Ya, say ingin pelan-pelan
slowly into it. masuk ke dalamnya.
   
34:43 K: Quite. K: Tepat.
   
34:45 P: You see, P: Anda tahu,
   
34:52 take the Buddha, contohnya Buddha,
   
34:54 whatever the Buddha apapun kesadaran Buddha,
consciousness was,  
   
34:57 or was manifesting through him, atau hal yg memanifestasi melaluinya,
   
34:59 it has ceased to be. hal itu berhenti.
   
35:01 It has ceased to be, Hal itu berhenti,
in terms of manifesting. berhenti bermanifestasi.
   
35:04 K: I question it. K: Saya mempertanyakannya.
   
35:08 I doubt if... Saya ragu apabila...
   
35:10 Not... Tidak...
Let's be very careful. Mari kita menjadi sangat hati-hati.
   
35:14 You say Anda mengatakan
   
35:17 - let's talk about the Buddha - mari bicara tentang Buddha saja
rather than me - daripada tentang saya -
   
35:22 you say the consciousness Anda mengatakan bahwa kesadaran
of that person, Buddha, orang itu, Buddha,
   
35:27 ceased when he passed away. berhenti ketika ia meninggal.
   
35:32 Right? Benar?
   
35:34 It manifested through him. Itu mewujud melaluinya.
   
35:37 P: It manifested through him, P: Itu mewujud melaluinya, ya.
yes.  
   
35:39 K: And he was 'that'. K: Dan ia adalah 'itu'.
P: He was 'that', yes. P: Ia adalah 'itu', ya.
   
35:42 K: And when he died, K: Dan ketika ia meninggal, Anda
you say 'that' disappeared. mengatakan bahwa 'itu' menghilang'.
   
35:49 P: No, I have no knowledge P: Tidak, saya tak punya pengetahuan untuk
of saying that it disappeared. mengatakan bahwa itu menghilang.
   
35:53 I only say Saya hanya berkata
   
35:56 it could no longer be contacted. bahwa hal itu tak dapat lagi dikontak.
See this, Krishnaji. Pahamilah ini, Krishnaji.
   
36:01 K: Naturally not. K: Tentu saja tidak.
   
36:04 P: Why do you say P: Mengapa Anda katakan
'naturally not'? 'tentu saja tidak'?
   
36:12 K: Because K: Karena
   
36:15 - meditation, all that - - meditasi, semua itu -
he was illumined ia mengalami pencerahan
   
36:18 and therefore it came to him. maka itu datang padanya.
   
36:20 P: Yes, yes. P: Ya, ya.
   
36:21 K: Therefore he and 'that' were... K: Oleh sebab itu ia dan 'itu' adalah...
   
36:24 there was no division. tidak ada pemisahan.
P: Yes. P: Ya.
   
36:27 K: I, his disciple, said, K: Saya, muridnya, mengatakan,
'My God, he is dead. 'Ya Tuhan, ia meninggal.
   
36:34 And with his death Dan bersama kematiannya
that whole thing is over'. seluruhnya berakhir'.
   
36:37 P: Is over. P: Berakhir.
   
36:39 K: I say it is not. K: Saya katakan itu tidak berakhir.
   
36:49 That which is good Hal baik tak akan pernah berakhir.
can never be over.  
   
36:58 As evil - if I can use that word Karena kejahatan - jika saya boleh pakai
without too much kata itu tanpa terlalu banyak
   
37:05 darkness involved makna kegelapan di dalamnya -
in that word -  
   
37:09 evil continues in the world. kejahatan tetap berlangsung di dunia.
   
37:15 Right? Benar?
   
37:16 That evil is totally different Kejahatan itu sepenuhnya berbeda
from that which is good. dari kebaikan.
   
37:23 So, the good manifests... Jadi, kebaikan mewujud...
the good will always exist, kebaikan akan selalu ada,
   
37:31 has always existed telah hadir selalu sebagaimana -
as - not the opposite of it - bukan lawan dari itu -
   
37:38 the evil in itself kejahatan sendiri terus berlanjut.
has continued.  
   
37:43 P: But we are moving away, sir. P: Namun kita melenceng, Pak.
K: I know, I know. K: Saya tahu, saya tahu.
   
37:47 P: Slightly we are moving away. P: Agak melenceng.
   
37:48 K: I am not quite sure, K: Saya tak yakin,
   
37:48 it doesn't matter. itu tak masalah.
Go ahead. Teruskan saja.
   
37:56 P: You say that it does not P: Anda mengatakan bahwa itu
disappear with the... tidak menghilang bersama...
   
38:00 K: Good can never disappear. K: Kebaikan tak pernah bisa hilang.
   
38:02 P: I am talking of P: Saya bicara tentang
   
38:05 that great illumined welas asih yg penuh pencerahan
compassion of the being. dari makhluk tersebut.
   
38:14 But now I can contact it. Namun sekarang saya bisa
  berkontak dengannya.
   
38:17 K: Yes. But you can contact it K: Ya. Anda bisa berkontak dengannya
even if that person is not. meskipun ia sudah tidak ada lagi.
   
38:27 That is the whole point. Itulah seluruh intinya.
   
38:31 It has nothing to do Itu tak ada hubungannya dengan
with the person. orang tersebut.
   
38:40 P: What you say about being P: Yg Anda katakan tentang menjadi cahaya
a light to yourself, bagi diri Anda sendiri,
   
38:45 is it involved with apakah hal ini termasuk
the contacting of that di dalam mengontak
   
38:49 without the person? tanpa keberadaan orangnya?
   
38:51 What is involved in that, Apa yg termasuk di dalamnya,
when you say ketika Anda berkata
   
38:53 it can be contacted bahwa itu bisa dikontak tanpa
without a person? keberadaan orangnya?
   
38:56 K: Not contacted, K: Bukan dikontak,
it's an ugly word. itu adalah kata yg jelek.
   
38:58 It can be perceived, Itu dapat dicerap, dihidupi, itu dapat...
lived, it can be...  
   
39:04 it is there for you itu sudah ada di situ untuk Anda
to reach out and hold. untuk dijangkau dan dipegangi.
   
39:14 And to reach out Dan untuk menjangkau dan menerimanya
and to receive it you must... Anda harus...
   
39:20 thought, as consciousness pikiran, sebagaimana kesadaran
which we know, yg kita ketahui,
   
39:25 has to come to an end. harus berakhir.
   
39:38 Because thought is really Karena pikiran benar-benar merupakan
the enemy of 'that'. musuh dari 'itu'.
   
39:53 Thought is the enemy Pikiran jelas-jelas adalah
of compassion, obviously. musuh welas asih.
   
40:00 Right? Benar?
   
40:07 And to have this flame, Dan untuk memiliki api ini,
it demands not a great sacrifice, bukanlah pengorbanan besar yg dibutuhkan,
   
40:14 this and that, ini dan itu,
but awakened intelligence tetapi bangkitnya kecerdasan
   
40:19 which sees yg melihat
the movement of thought, gerak pikiran,
   
40:22 and the very awareness of it dan kesadarannya yg
ends thought. mengakhiri pikiran.
   
40:33 That is what real meditation is. Itulah meditasi yg sesungguhnya.
Right? Benar?
   
40:38 P: What significance then P: Lalu di mana pentingnya
has death? kematian?
   
40:43 K: None. K: Tidak ada.
   
40:49 No, no. Tidak, tidak.
It has no meaning Itu tidak ada maknanya
   
40:53 because you are living karena Anda hidup dengan kematian
with death all the time. setiap waktu.
   
41:02 Because you are ending Karena Anda mengakhiri semuanya
everything all the time. setiap waktu.
   
41:10 I don't think Menurut saya kita
we see the importance tak melihat pentingnya
   
41:13 or the beauty of ending. atau indahnya pengakhiran.
   
41:20 We see Yg kita lihat yaitu
   
41:23 the continuity with its waves keberlangsungan dengan
of beauty and with its... gelombang keindahannya dan dengan...
   
41:29 all the superficiality. semua yg dangkal.
   
41:31 P: Sir, I drive away tomorrow. P: Pak, katakanlah besok saya akan pergi.
   
41:35 Do I cut myself completely Apakah saya memisahkan diri saya
from you? sepenuhnya dari Anda?
   
41:37 K: No, not from me. K: Tidak, tidak dari saya.
   
41:40 You cut yourself away Anda memisahkan diri Anda dari 'itu',
from 'that', from that eternity dari keabadian
   
41:47 with all its compassion dengan seluruh welas asih dst.,
and so on,  
   
41:53 if it is no longer... jika itu bukan lagi...
a memory. suatu memori.
   
41:58 You understand? Anda paham?
   
42:03 That's simple, isn't it? Sederhana, bukan?
   
42:06 I meet the Buddha. Saya bertemu Buddha.
   
42:11 I have listened to him Saya telah sungguh-sungguh
very greatly. mendengarkannya.
   
42:17 He has made Ia memberi kesan yg sangat luar biasa.
a tremendous impression.  
   
42:20 In me, the whole truth Seluruh kebenaran yg ia katakan
of what he said is abiding. tetap tinggal di dalam saya.
   
42:26 And he goes away. Dan ia pun pergi.
   
42:35 He has told me, very carefully, Ia telah berkata pada saya,
  dengan sangat hati-hati,
   
42:38 'Be a light to yourself'. 'Jadilah cahaya bagi diri Anda'.
   
42:44 So that truth is with me, Maka kebenaran tinggal bersama saya,
   
42:48 it is the seed itu adalah benih yg
that is flowering in me. mekar dalam diri saya.
   
42:54 So if he goes away, Jadi jika ia pergi,
the seed is flowering. benih itu akan mekar.
   
43:01 I may miss him. Saya bisa saja merindukannya,
I say, 'I am sorry, saya katakan, 'Saya berduka,
   
43:04 he was a friend, ia adalah seorang teman,
I have lost a friend, saya kehilangan seorang teman,
   
43:08 or somebody atau seseorang yg sangat
whom I really loved. saya sayangi.
   
43:13 But what is important is Tetapi apa yg penting adalah
   
43:16 that seed of truth benih kebenaran
which has been planted yg telah ditanam
   
43:23 by my alertness, awareness, oleh kewaspadaan saya, kesadaran saya,
intense listening. pendengaran yg intens.
   
43:29 That seed will flower. Benih itu akan mekar.
   
43:34 Otherwise what is the point Sebaliknya apa gunanya
of somebody having it? seseorang memiliki itu?
   
43:42 If X has Jika X mempunyai
this extraordinary illumination pencerahan luar biasa ini
   
43:49 - if we can use that word - - jika kita bisa pakai kata itu -
   
43:51 the sense of immensity, keluasan, welas asih, kasih sayang,
compassion, love, and all that, dan semua itu,
   
43:58 if it is only he, jika hanya dia,
that person has it, orang itu memilikinya,
   
44:01 and he dies, dan ia meninggal,
what is the point - what? apa intinya - apa?
   
44:08 P: Sir, may I ask one question? P: Pak, bolehkah saya bertanya?
   
44:13 What is the reason Apa alasan bagi keberadaannya?
for his being?  
   
44:17 What is the reason then Setelah itu apa alasan bagi keberadaannya?
for his being?  
   
44:25 K: What is the reason K: Apa alasan bagi keberadaan,
for his being, for his existence? bagi kehadirannya?
   
44:29 P: Yes. P: Ya.
K: To manifest 'that'. K: Untuk memanifestasikan 'itu'.
   
44:39 To be embodiment of 'that', Untuk menjadi perwujudan dari 'itu,
to be... you know, all that. untuk menjadi... Anda tahu, semua itu.
   
44:45 Why should there be Mengapa harus ada alasan?
any reason?  
   
44:51 A flower has no reason. Bunga tak punya alasan.
   
44:56 Beauty has no reason, Keindahan tak punya alasan,
it exists. ia ada.
   
45:01 But if I try to find a reason, Tapi jika saya mencoba menemukan alasan,
the flower is not. bunga tersebut tidak.
   
45:08 I am not mystifying all this, Saya tidak memistifikasi semua ini,
   
45:13 putting it all in a fog, membuatnya berkabut,
which becomes mysterious, yg menjadikannya misterius,
   
45:18 it's not that. bukan itu.
   
45:21 As I have said, it is there Semua yg saya katakan,
  itu sudah ada di situ
   
45:25 for anyone to reach and to hold it. bagi semua orang untuk menjangkau
  dan memeganginya.
   
45:33 And so death, Pupulji, Dan demikian juga kematian, Pupulji,
is something... merupakah hal...
   
45:38 like birth, which must be layaknya kelahiran, yg tentunya merupakan
   
45:40 an extraordinary event peristiwa luar biasa bagi sang ibu,
to the mother,  
   
45:45 and perhaps to the father, dan mungkin bagi sang ayah,
   
45:49 but the birth and death namun kelahiran dan kematian
are so far apart sangatlah jauh terpisah
   
45:57 - you follow? - Anda paham?
   
46:00 And all the travail Dan semua kesukaran dari
of that continuity keberlangsungan itu,
   
46:09 is the misery of man. adalah kesengsaraan manusia.
   
46:14 And if that continuity Dan jika keberlangsungan itu
   
46:19 can end each day, dapat berakhir setiap hari,
   
46:21 you are living with death. Anda hidup dengan kematian.
   
46:25 Which then is a total Yang merupakan suatu
   
46:29 renewal of something pembaharuan total dari sesuatu
which has no continuity. yg tidak memiliki keberlangsungan.
   
46:36 That is why I think Itulah sebabnya saya pikir
it is important to understand betapa pentingnya memahami
   
46:40 the meaning makna kata 'pengakhiran'.
of that word 'ending'.  
   
46:47 Totally ending to experience, Pengakhiran sepenuhnya dari pengalaman,
   
46:54 or that which has been atau hal yg telah dialami
experienced  
   
46:57 and remains dan tersisa dalam
in the mind as memory. batin sebagai ingatan.
   
47:11 Could we go Dapatkah kita - kita masih
- we've got some more time - punya beberapa waktu -
   
47:16 could we go into the question dapatkah kita membahas pertanyaan
   
47:22 whether a human being can live apakah umat manusia bisa hidup
   
47:26 - apart from physical knowledge, - selain pengetahuan fisik,
   
47:30 driving a car, menyetir mobil,
   
47:32 writing a letter, menulis surat,
and all that knowledge - dan semua pengetahuan itu -
   
47:34 can he live without dapatkah ia hidup tanpa
   
47:41 time and knowledge? waktu dan pengetahuan?
   
47:50 You follow what I am saying? Anda mengerti maksud saya?
   
47:54 P: Isn't what we said so far, P: Bukankah yg sudah kita katakan
that is, living with ending, sejauh ini, hidup dengan pengakhiran,
   
48:01 in the very nature adalah hal yg selalu kita pertanyakan?
of this question?  
   
48:04 K: Yes. That's why K: Ya. Itulah sebabnya
I brought it in. saya mempertanyakannya.
   
48:07 P: That is, when the mind P: Artinya, ketika batin
   
48:13 is capable of living mampu hidup dengan pengakhiran,
with ending,  
   
48:18 it is capable of living ia mampu hidup dengan
with the ending of time pengakhiran waktu
   
48:23 and the ending of knowledge. dan pengakhiran pengetahuan.
K: Yes, that's it. K: Tepat sekali.
   
48:26 I mean, this may be Maksud saya, ini bisa saja
just a lot of words. hanyalah banyaknya kata-kata.
   
48:29 P: No, but, sir, P: Tidak, tapi, Pak,
doesn't it involve... tidakkah itu termasuk...
   
48:36 One of the things is: Salah satu halnya adalah:
you can do nothing about it, Anda tak bisa berbuat apa-apa,
   
48:41 but you can observe it tapi Anda bisa mengamatinya
and listen. dan mendengarkan.
   
48:47 And in... Dan di dalam...
   
48:50 Now I am getting to a little more... Sekarang saya ingin lebih
if I may. memperdalam... jika boleh.
   
48:53 K: Go ahead. K: Silahkan.
P: There is the stream of knowledge. P: Ada arus pengetahuan.
   
48:56 K: There is K: Ada arus pengetahuan, ya.
the stream of knowledge, yes.  
   
48:58 P: Stream of knowledge. P: Arus pengetahuan.
   
49:00 When I say: Ketika saya berkata:
can I be free, or not free, dapatkah saya bebas, atau tidak bebas,
   
49:04 or hold it, or give it up, atau memeganginya, atau melepasnya,
   
49:06 it is one element itu adalah satu unsur
of that stream of knowledge dari arus pengetahuan
   
49:09 making that statement. yg membuat pernyataan itu.
   
49:11 K: Of course, of course. K: Tentu saja.
P: Therefore... P: Karena itu...
   
49:12 K: ...it has no meaning. K: ...tak ada maknanya.
P: It has no meaning. K: Tak ada maknanya.
   
49:14 Now, the stream of man's knowledge Sekarang, arus pengetahuan manusia
throws up muncul dengan cepat
   
49:18 - because of challenge - karena tantangan atau apapun,
or whatever, it throws up. ia muncul dengan cepat.
   
49:22 The only thing possible Satu-satunya hal yg mungkin
is an awakeness adalah kebangkitan
   
49:27 where that throwing up di mana kemunculan itu surut.
subsides.  
   
49:30 K: And perceiving it, K: Dan kita mencerap,
it subsides. Quite. ia surut. Tepat.
   
49:32 The flowering of that and dying of it. Mekar dan layunya itu.
P: Subsiding. P: Surut.
   
49:34 Is there anything else Apakah ada hal lain yg dapat
really for man to do dilakukan seseorang
   
49:40 but to be awake di samping menyadari
to this rising and subsiding? muncul dan surutnya ini?
   
49:47 K: Are you saying, K: Apakah Anda hendak mengatakan,
   
49:56 to really understand... untuk benar-benar memahami...
   
49:59 to have that goodness untuk memiliki kebaikan itu
- let's call it for the moment - - saati ini katakanlah demikian -
   
50:04 you can't do anything? Anda tak dapat melakukan apapun?
   
50:07 Is that what you are saying? Itukah yg Anda maksud?
P: You can't do anything. P: Anda tak dapat berbuat apapun.
   
50:11 K: I am not entirely K: Saya tak sepenuhnya yakin dengan itu.
sure of that.  
   
50:14 P: That is what P: Itulah yg ingin saya ketahui.
I want to know. Tell me. Beritahu saya.
   
50:21 K: Isn't that a rather K: Tidakkah itu seperti
   
50:24 ultimate statement: suatu pernyataan menyimpulkan:
'I cannot do anything'? 'Saya tak dapat berbuat apapun'?
   
50:30 P: No, sir. Either I can do... P: Tidak, Pak. Entah saya bisa lakukan...
K: Let's find out. K: Mari kita cari tahu.
   
50:34 P: You see, P: Anda paham,
   
50:37 either I can do entah saya bisa lakukan
- then the next question has to be... - pertanyaannya kemudian menjadi...
   
50:41 K: ...what can I do? K: ...apa yg bisa saya lakukan?
P: What can I do. P: Apa yg bisa saya lakukan.
   
50:42 K: I understand. K: Saya mengerti.
P: If I say I cannot do... P: Jika saya katakan tak bisa melakukan...
   
50:46 K: What makes you say: K: Apa yg membuat Anda berkata:
'I cannot'? 'Saya tidak bisa'?
   
50:49 P: Because... P: Karena...
   
50:51 K: No, investigate it together, K: Tidak, kita selidiki bersama,
help me, let's investigate. bantu saya, mari kita selidiki.
   
50:55 What makes you say, Apa yg membuat Anda berkata, 'Saya
'I can do nothing about it'? tak dapat melakukan apapun terhadap itu'?
   
51:00 About what? Terhadap apa?
   
51:02 P: About this rising out P: Terhadap munculnya arus pengetahuan.
of the stream of knowledge.  
   
51:05 K: No, no. K: Tidak, tidak.
   
51:06 P: Yes, that is P: Ya, itulah yg sedang
what we are talking about. kita bicarakan.
   
51:09 There is Ada suatu arus pengetahuan.
a stream of knowledge.  
   
51:11 K: Yes, there is a stream K: Ya, ada arus pengetahuan
- that's all. - itu saja.
   
51:12 Either it expresses itself... Entah itu dapat mengungkapkan dirinya...
   
51:14 P: Either I am a separate entity P: Entah saya adalah entitas yg terpisah
to that stream of knowledge... dari arus pengetahuan itu...
   
51:18 K: Which you are not. K: Anda tidak terpisah.
   
51:20 P: In investigating, I see... P: Dalam penyelidikan, saya melihat...
K: You are not. K: Anda tidak terpisah.
   
51:23 P: ...that one is not. P: ...seseorang tidak.
K: That's simple enough. K: Itu cukup sederhana.
   
51:25 P: Now, if I am P: Sekarang, jika sayalah
the stream of knowledge arus pengetahuan itu
   
51:28 then the throwing up maka kemunculan arus itu...
of that stream...  
   
51:31 K: I understand. K: Saya mengerti.
I understand that. Saya mengerti itu.
   
51:32 If you make a statement Jika Anda menyatakan
   
51:36 that I am bahwa saya adalah arus
that stream of knowledge, pengetahuan tersebut,
   
51:39 and I cannot do dan saya tak bisa berbuat
anything about it because apapun terhadapnya karena
   
51:42 it's playing with words. itu adalah permainan kata.
   
51:44 P: I understand P: Saya paham
   
51:45 that, once you verbalise it, sekali Anda mengatakannya,
it can become a... itu dapat menjadi suatu...
   
51:49 K: Yes. K: Ya.
   
51:52 P: But what is possible? P: Tapi apa yg mungkin?
What is... Apa yg...
   
51:59 What is the state of mind? Bagaimana keadaan batin itu?
   
52:02 K: That's better. K: Itu lebih baik.
P: What is the state of mind... P: Bagaimana keadaan batin...
   
52:08 K: ...that... K: ...yg...
   
52:09 P: ...that is so sensitive, P: ...yg sangat sensitif,
   
52:13 that it is sensitive to the arising yg sangat sensitif bagi kemunculan
as well as the ending? dan juga pengakhiran?
   
52:18 You see, there has to... Anda tahu, harus ada...
K: Ah, why do you use... K: Ah, mengapa Anda menggunakan...
   
52:22 If it is sensitive, Jika itu sensitif,
it is never arising itu tak pernah muncul
   
52:29 nor ending. ataupun berakhir.
   
52:31 That's why I must be Itu sebabnya saya harus
little careful about it. sedikit hati-hati terhadapnya.
   
52:34 P: That is why I say, P: Itu sebabnya saya berkata,
we don't know that state. kita tak tahu keadaan tersebut.
   
52:38 I really don't know that state Saya benar-benar tak tahu keadaan tersebut
where it is so sensitive di mana itu sangat sensitif
   
52:42 that there is no arising. bahwa tidak ada kemunculan.
The fact is that there is arising. Faktanya ada kemunculan.
   
52:46 K: Arising. K: Kemunculan.
Just a minute. Sebentar.
   
52:50 Can't you do something Tak bisakah Anda melakukan
about the arising? sesuatu terhadap kemunculan?
   
52:56 Not try to change it, try to Tidak mencoba mengubahnya, mencoba
   
53:02 modify it or rationalise, memodifikasinya maupun merasionalisasi,
escape, all that. melarikan diri, semua itu.
   
53:08 Can you not see Bisakah Anda melihat
the arising of anger munculnya kemarahan
   
53:16 and be aware of that, dan menyadarinya,
   
53:21 let it flower and end? membiarkannya mekar dan berakhir?
   
53:28 I am using the word Saya menggunakan kata
'flower' in the sense 'mekar'
   
53:30 not to get violent about it, agar tidak menjadi kasar tentang hal itu,
   
53:33 hit somebody. memukul seseorang.
See anger arising, Melihat kemarahan muncul,
   
53:40 see it needs a violent dan lihat itu membutuhkan ungkapan
expression of that anger, kekerasan dari kemarahan,
   
53:47 and watch the whole movement dan amati keseluruhan
of that anger, gerak kemarahan tersebut,
   
53:51 let it flower. biarkan mekar.
As it flowers it dies, Begitu ia mekar ia pun mati,
   
53:56 like a flower, seperti bunga,
   
53:58 in the morning it's born di pagi hari ia tumbuh
and dies in the evening. dan layu di malam hari.
   
54:00 P: This, P: Ini,
I have never understood. tak pernah saya mengerti.
   
54:05 The mind which is capable Batin yg mampu mengamati,
of observing,  
   
54:11 how does anger arise at all? bagaimana kemarahan muncul?
   
54:16 You see, how can it Bagaimana itu dapat
observe an arising? mengamati kemunculan?
   
54:19 K: Wait, wait, wait. K: Tunggu, tunggu, tunggu.
It may be that the mind Mungkin saja batin
   
54:23 has not understood tidak mengerti
the whole movement of violence. seluruh gerak kekerasan.
   
54:26 P: No, but I want to ask you P: Tidak, tapi saya ingin
  menanyakan pada Anda
   
54:28 this is something hal yg selalu membingungkan saya.
which has always puzzled me.  
   
54:31 How does one observe Bagaimana seseorang mengamati
- observe - - mengamati -
   
54:36 without the observer? tanpa pengamat?
   
54:38 K: Ah, now you are introducing K: Ah, sekarang Anda berbicara hal lain.
something else.  
   
54:40 P: Because otherwise... P: Karena jika tidak...
K: Of course. K: Tentu.
   
54:41 P: ...you are caught. P: ...Anda terperangkap.
To observe with the observer... Mengamati dengan pengamat...
   
54:46 K: Of course. I am talking K: Tentu saja, secara umum
generally of a human mind saya berbicara tentang batin manusia
   
54:50 which has separated itself yg telah memisahkan dirinya
   
54:53 as the observer sebagai pengamat dan yg diamati.
and the observed.  
   
54:56 P: Yes, then you can P: Ya, lalu Anda bisa
observe the anger arising. mengamati munculnya kemarahan.
   
55:00 K: Wait, wait. K: Tunggu.
So, what happens? Apa yg terjadi?
   
55:02 The mind can do something. Batin dapat melakukan sesuatu.
   
55:04 P: Yes, you can observe P: Ya, Anda bisa mengamati
anger arising, munculnya kemarahan,
   
55:10 you can watch Anda bisa melihat perwujudan-perwujudannya
its manifestations  
   
55:14 and not interfere dan tidak turut campur dengan
with the manifestations. perwujudan-perwujudan itu.
   
55:17 K: Let it wither away. K: Biarkan itu layu.
P: And then let it subside. P: Dan kemudian biarkan itu surut.
   
55:18 K: Yes, subside. P: Ya, surut.
   
55:20 That you can do. Itu dapat Anda lakukan.
That is all I am talking about. Itu sajalah yg saya bicarakan.
   
55:23 P: That is right. P: Itu benar.
That can be done. Itu dapat dilakukan.
   
55:26 And that is what the mind... Dan itulah apa yg batin...
a mind which we call awake, suatu batin yg kita sebut bangun,
   
55:31 that is what the mind does. itulah yg dilakukan oleh batin.
K: Yes. K: Ya.
   
55:34 That's all I am saying. Itu saja yg saya ingin katakan.
It can do something Itu dapat melakukan sesuatu.
   
55:38 - you follow? - not say, - Anda paham? - bukan mengatakan,
'I can't do anything'. 'Saya tak bisa melakukan apapun'.
   
55:42 The mind that says, Batin yg mengatakan,
'I cannot do anything' 'Saya tak bisa melakukan apapun'
   
55:46 is motionless. tidak bergerak.
   
55:49 Right? Benar?
   
55:56 It is only the mind that says Hanya batin yg mengatakan
   
55:57 'I can do something', is acting. 'Saya dapat melakukan sesuatu',
  yg bergerak.
   
56:02 It's only the mind that says, Hanya batin yg mengatakan,
'I cannot do anything', 'Saya tak dapat melakukan apapun',
   
56:06 therefore it is dengan demikian merupakan batin
absolutely quiet. yg sepenuhnya tenang.
   
56:10 But that is... you follow? Tapi itu adalah... Anda mengerti?
   
56:15 It is like asking a schoolboy, Itu bagaikan mengatakan pada
say, 'Be quiet'. seorang murid, 'Tenanglah'.
   
56:21 Poor chap, he doesn't Anak malang, ia bahkan
even know what it means. tak tahu apa artinya.
   
56:24 He is full of vitality, jumping, Ia penuh semangat, meloncat,
talking, yelling, crying. bicara, berteriak, menangis,
   
56:30 To him that is life. Baginya itulah hidup.
   
56:44 So have we, in this dialogue, Jadi sudahkah kita, dalam dialog ini,
   
56:51 seen the meaning of death? melihat makna kematian?
   
56:55 The extraordinary beauty Keindahan luar biasa dalam
of ending something? mengakhiri sesuatu?
   
57:18 Even, ending to learning, Bahkan, berhenti belajar,
   
57:32 ending berhenti menuntut pengalaman,
the demand for experience,  
   
57:39 ending everything that you pengakhiran apapun yg telah Anda
   
57:46 have been struggling, perjuangkan, inginkan, miliki.
wanting, holding.  
   
57:51 I think, in that, Menurut saya, di dalamnya
there is tremendous beauty. terdapat keindahan yg dahsyat.
   
57:58 That is why I think Itu sebabnya saya pikir
   
58:01 death has an extraordinary kematian memiliki keindahan
beauty and vitality. dan vitalitas yg luar biasa.
   
58:14 Is that enough? Apakah itu cukup?
   
58:18 P: Do you think there can be P: Apakah menurut Anda akan ada
   
58:24 a learning of the mind, suatu pembelajaran dari batin,
in the mind, di dalam batin,
   
58:30 to face the ultimate death? untuk menghadapi kematian penghabisan?
   
58:39 K: What is there to learn, K: Apa yg dapat dipelajari
Pupul? dari sana, Pupul?
   
58:42 It's very interesting. Ini sangatlah menarik.
   
58:44 There is nothing to learn, Tidak ada yg dapat dipelajari
except ordinary things. selain hal-hal biasa.
   
58:50 What is there to learn? Apa yg dapat dipelajari?
P: No, but the mind... P: Tidak, tapi batin...
   
58:54 This statement of yours... Pernyataan Anda...
   
58:57 the mind must receive it batin harus menerimanya
without agitation. tanpa hasutan.
   
59:02 K: Yes, yes. Without... K: Ya, ya. Tanpa...
   
59:05 P: Without agitation. P: Tanpa hasutan.
   
59:07 To receive a statement like that Menerima pernyataan seperti itu
without agitation tanpa hasutan
   
59:12 is the only way adalah satu-satunya cara
   
59:14 that, when death comes, yg, ketika kematan datang,
there will perhaps be no agitation. di situ mungkin tidak ada hasutan.
   
59:20 K: That's it. That's right. K: Begitulah. Itu benar.
   
59:23 That's right. Not... Benar. Bukan...
   
59:27 P: I am using the word 'agitation'. P: Saya menggunakan kata 'hasutan'
K: I understand. K: Saya mengerti.
   
59:51 Shall we stop? Bisakah kita kita berhenti?
Right, it's over. Baiklah, sudah selesai.