Krishnamurti Subtitles

Apakah Anda pernah tiba pada suatu titik di mana otak Anda berada dalam keadaan ketidaktahuan?

Madras (Chennai) - 16 January 1981

Seminar 3



0:18 G. Narayan: G. Narayan:...Bolehkah saya
...May I ask something, sir? bertanya sesuatu, Tuan?
   
0:21 You talked of three kinds of time... Anda berbicara tentang
  tiga jenis waktu...
   
0:26 chronological time, sunset and waktu kronologis,
sunrise measured by the watch,  
   
0:29   matahari terbenam dan matahari terbit
  diukur dengan arloji,
   
0:33 biological time, waktu biologis,
which is a process of genes and... yang merupakan proses gen dan...
   
0:40 time in the womb waktu di dalam rahim dan
and outside of the womb, di luar rahim,
   
0:43 and third, we said, dan ketiga, kita berkata,
psychological time. waktu psikologis.
   
0:46 That's the only thing that is the Itulah satu-satunya hal terpenting
most important in human existence. dalam keberadaan manusia.
   
0:53 Now, psychological time Sekarang, waktu psikologis
takes various aspects. mengambil berbagai aspek.
   
0:57 Sometimes it becomes very light, Terkadang menjadi sangat ringan,
   
1:01 when one is interested ketika seseorang tertarik
in doing something, melakukan sesuatu,
   
1:03 sometimes it becomes heavy, terkadang menjadi berat,
   
1:09 and also you have said dan juga Anda telah mengatakan
that psychological time bahwa waktu psikologis
   
1:13 is becoming, in a deeper sense. adalah penjadian,
  dalam arti yang lebih dalam.
   
1:18 Now, one sees that Sekarang, seseorang melihat bahwa pen-
becoming does come to an end jadian, proses menjadi, akan berakhir
   
1:27 and there is a state of energy, dan ada keadaan energi,
   
1:30 the psychological time waktu psikologis tidak
has no grip on you. mempengaruhi Anda.
   
1:34 All the same, Namun, itu tidak sama dengan
it is not the same as the timeless. yang abadi.
   
1:40 There seems to be a gap Sepertinya
between this. ada celah di antara ini.
   
1:43 One comes to a state of energy Seseorang sampai pada keadaan
where there is no conflict, energi dimana tidak ada konflik,
   
1:48 where there is no becoming di mana tidak ada penjadian dalam
in the sense psychological becoming, arti penjadian psikologis,
   
1:54 but still it is not the same as tapi tetap saja tidak sama dengan
the timeless, ananta, those things. yang abadi, ananta, hal-hal itu.
   
2:04 There seems to be a gap. Sepertinya ada celah.
Is my appreciation right? Apakah pemahaman saya benar?
   
2:18 And can we discuss, Dan bisakah kita berdiskusi,
   
2:20 because time is being discussed, karena unsur waktu yang
  sedang dibahas,
   
2:21 by the psychologists, oleh para psikolog, oleh
by the scientists. para ilmuwan.
   
2:25 He was discussing with me Dia berdiskusi dengan saya tentang
time in theoretical physics waktu dalam teori fisika
   
2:30 where time does play di mana waktu memainkan peran
a very important part, yang sangat penting,
   
2:33 and you also say thought and time dan Anda juga mengatakan pikiran
are the same thing. dan waktu adalah hal yang sama.
   
2:40 Can we discuss this...? Bisakah kita membahas ini...?
   
2:41 Krishnamurti: Krishnamurti: Apakah menurut Anda
Would you say time is action? waktu adalah tindakan?
   
2:53 GN: Some time is action. GN: Beberapa waktu adalah
  tindakan.
   
2:58 K: Is not all time K: Tidakkah semua waktu
involved in action: terlibat dalam tindakan:
   
3:04 physiological, biological, fisiologis, biologis, psikologis
psychological and chronological? dan kronologis?
   
3:13 Satyendra: Satyendra: Semua waktu terlibat
All time is involved in action. dalam aksi.
   
3:16 But you seem to be saying Tetapi Anda sepertinya mengatakan
something more than that. sesuatu yang lebih dari itu.
   
3:19 K: I don't want to enter K: Saya tidak ingin masuk ke
into 'more than that' dalam 'lebih dari itu',
   
3:23 before we understand this sebelum kita memahami ini
completely. sepenuhnya.
   
3:26 S: Time is action... S: Waktu adalah tindakan...
   
3:28 K: I would rather start K: Saya lebih suka memulai
with what is known, dengan apa yang diketahui,
   
3:31 and see if the known dan melihat apakah yang diketahui
can come to an end. bisa berakhir.
   
3:35 Not assume that there is something Tidak berasumsi bahwa ada
beyond all these three times. sesuatu di luar ketiga waktu ini.
   
3:42 I hope you don't mind Saya harap Anda tidak keberatan
my talking that way. saya berbicara seperti itu.
   
3:45 Mary Zimbalist: Sir, are you saying Mary Zimbalist:
that time has its own action Pak, apakah Anda mengatakan
   
3:47   bahwa waktu memiliki tindakannya
  sendiri
   
3:49 because it is a moving thing karena itu adalah benda
  yang bergerak
   
3:51 or that all human action atau bahwa semua tindakan manusia
involves time? melibatkan waktu?
   
3:54 K: All human action K: Jelas, semua tindakan manusia
is involved in time, obviously. terlibat dalam waktu.
   
3:58 Would you like to go into that? Apakah Anda ingin membahasnya?
   
4:00 GN: Are you also implying GN: Apakah Anda juga menyiratkan,
time itself propels action? waktu itu sendiri mendorong tindakan?
   
4:03 K: Yes. K: Ya.
   
4:04 GN: Biological time propels action, GN: Waktu biologis mendorong
  tindakan,
   
4:07 instinctively, in the same way. secara naluriah,
  dengan cara yang sama.
   
4:09 K: Yes. The whole existence K: Ya. Seluruh keberadaan adalah
is action, which is time. tindakan, yang adalah waktu.
   
4:15 Radha Burnier: In fact, Radha Burnier: Sebenarnya,
perception is action. persepsi adalah tindakan.
   
4:20 Is perception time? Apakah persepsi waktu?
   
4:23 K: No, that's why K: Tidak, itu sebabnya saya
I want to come to that... ingin ke situ...
   
4:28 Pupul Jayakar: I know that Pupul Jayakar: Saya tahu
this question is very important, pertanyaan ini sangat penting,
   
4:31 but I was talking to Rinpoche and tetapi saya berbicara dengan Rinpoche
he, in the course of our discussion, dan dia, dalam diskusi kita,
   
4:38 he suggested a question, dia menyarankan sebuah
  pertanyaan,
   
4:42 and as this is the last discussion, dan karena ini adalah
  diskusi terakhir,
   
4:46 maybe that question mungkin pertanyaan itu akan mencakup
will include all these questions. semua pertanyaan ini.
   
4:51 That question is: Pertanyaan itu adalah:
   
4:54 in listening to you dalam mendengarkan Anda selama hari-
over these days and all these years, hari ini dan selama tahun-tahun ini,
   
5:01 one feels that the door seseorang merasa bahwa pintunya
is about to open, sedang akan terbuka,
   
5:09 but the door does not open. tapi pintunya tidak terbuka.
   
5:17 K: So what is the question? K: Jadi apa pertanyaannya?
   
5:20 PJ: Then... PJ: Lalu...
Q: You go further. T: Anda melangkah lebih jauh.
   
5:25 PJ: What is it that is inhibiting? PJ: Apa yang menghambat?
   
5:53 Achyut Patwardhan: Can we relate Achyut Patwardhan: Bisakah kita
these two questions menghubungkan kedua pertanyaan ini
   
5:57 by saying that seeing is in time? dengan mengatakan bahwa melihat itu
  adalah dalam waktu?
   
6:06 But we find that Tetapi kita menemukan bahwa
the door to perception is closed pintu menuju persepsi tertutup
   
6:13 because perception is not in time. karena persepsi tidak berada
  dalam waktu.
   
6:19 Related to what you were saying. Terkait dengan apa yang
  Anda katakan.
   
6:21 GN: I think, Pupulji, GN: Saya kira, Pupulji, Anda
you are saying the same thing, mengatakan hal yang sama,
   
6:24 because then karena dengan demikian Anda
you are in a state of energy berada dalam keadaan energi,
   
6:26 because you are karena Anda tidak terjebak
not caught in becoming. dalam penjadian.
   
6:29 PJ: That's why I said, probably it'll PJ: Makanya saya bilang, mungkin itu
contain that question, that's why... mengandung pertanyaan itu, makanya...
   
6:33 GN: You see, then it ends there. GN: Ya, lalu itu berakhir
  di situ.
   
6:34 But when you say the door opens, Tapi saat Anda mengatakan
  pintu terbuka,
   
6:36 you are implying Anda menyiratkan sesuatu yang
something entirely different. sama sekali berbeda.
   
6:39 PJ: No, that is why I said PJ: Tidak, makanya saya bilang
   
6:40 it's possible this question mungkin saja pertanyaan ini
will contain this question. mengandung pertanyaan ini.
   
6:44 But many of us have had this sense Tetapi banyak dari kita yang merasa
that you are at the threshold, bahwa Anda berada di ambang pintu,
   
6:53 but the threshold is... tapi ambangnya adalah...
   
6:55 Brij Khare: This is true Brij Khare: Ini benar bagi kita
for all of us, I suppose, semua, saya kira,
   
7:00 but part of the problem also tapi bagian juga dari masalah
   
7:04 - perhaps, it's implied - mungkin, itu tersirat dalam
in your question - pertanyaan Anda -
   
7:06 is that we are afraid adalah kita takut membuka pintu
to open the door  
   
7:11 and what we may find dan apa yang mungkin kita temukan
behind the door. di balik pintu.
   
7:16 PJ: I wouldn't say that. PJ: Saya tidak akan
  mengatakan itu.
   
7:18 AP: I would say that that implies AP: Saya ingin katakan
  bahwa itu berarti
   
7:19 that there is someone bahwa ada seseorang yang
who opens the door. membuka pintu.
   
7:21 It is not like that. Bukan seperti begitu.
   
7:24 PJ: I don't think that... PJ: Saya rasa tidak...
   
7:25 K: Sir, the question is, K: Tuan, pertanyaannya
as far as I understand, setahu saya,
   
7:29 it's not the door, ini bukanlah pintu,
it is merely a metaphor. ini hanyalah sebuah metafora.
   
7:35 What is it that prevents one, Apa yang mencegah seseorang,
   
7:42 after exercising setelah melatih banyak intelek,
a great deal of intellect,  
   
7:46 reason, rational thinking akal budi, pemikiran rasional
   
7:52 and watching one's daily life dan mengamati kehidupan
  sehari-hari seseorang
   
7:56 and not be too absurdly crooked, dan tidak bengkok
  terlalu tidak masuk akal,
   
8:01 what is it that blocks us all? apa yang menghalangi kita semua?
That's the question, isn't it? Itu pertanyaannya, bukan?
   
8:07 PJ: But I would go beyond that, sir. PJ: Tapi saya ingin lebih
  dari itu Tuan.
   
8:09 I would say diligence, seriousness, saya katakan ketekunan,
  keseriusan,
   
8:22 all the things you have laid down semua hal yang telah
  Anda ungkapkan
   
8:25 and we have discussed dan kita telah bahasnya selama
over these years. bertahun-tahun ini.
   
8:28 K: But yet something doesn't click. K: Tapi ada sesuatu yang
  tidak dipahami.
   
8:32 PJ: You see, it's not only the way PJ:Anda lihat, bukan hanya cara yang
you put it, that, you know... Anda sampaikan, itu, Anda tahu...
   
8:41 K: Yes, that is the same problem, K: Ya, itu masalah yang sama,
same thing. hal yang sama.
   
8:46 Suppose I, as an ordinary man, Misalkan saya, sebagai orang biasa,
average man, fairly educated, orang rata-rata, berpendidikan cukup,
   
8:55 capacity to express oneself, mampu untuk
  mengekspresikan diri,
   
8:58 think intellectually, berpikir secara intelektual,
rationally and so on, rasional dan sebagainya,
   
9:02 yet there is something namun ada sesuatu yang benar-
totally missing in all this, benar tiada dalam semua ini,
   
9:09 and I can't go any further. dan saya tidak bisa melangkah lebih
Right? Is that the question? jauh. Benar? Itukah pertanyaannya?
   
9:15 Further in the sense, Lebih jauh dalam arti,
   
9:19 I perceive my whole life saya merasa seluruh hidup saya
is so terribly limited. demikian sangat terbatasnya.
   
9:24 I have earned Saya mendapatkan cukup uang
a good bit of money or not, atau tidak,
   
9:27 or I am good professor and so on. atau saya profesor yang baik
  dan sebagainya.
   
9:31 PJ: I think you are - forgive me PJ: Saya pikir - maafkan saya untuk
for saying so, you are bringing - mengatakan demikian, Anda membawa -
   
9:35 I say we have done saya katakan kami telah melakukan
what has to be done. apa yang harus dilakukan.
   
9:41 We have made the gestures. Kami telah membuat
  tindakan-tindakan.
   
9:44 K: All right, K: Baiklah, saya akan
I'll put it this way: mengatakannya begini:
   
9:49 What is it that a man or a woman Apakah itu, bahwa pria atau wanita
who has studied K, yang telah mempelajari K,
   
9:53 talked all the years, etc., etc. berbicara selama bertahun-tahun,
  dll., dll.
   
9:58 finds himself against a wall? menemukan dirinya
Would you put it that way? berhadapan tembok?
   
10:01   Apakah Anda akan mengatakannya
  seperti itu?
   
10:03 PJ: It's not a wall... PJ: Ini bukan tembok...
K: Ah, finds himself... K: Ah, menemukan dirinya...
   
10:06 PJ: It is possible to go PJ: Adalah mungkin
through life like this. menjalani hidup seperti ini.
   
10:10 K: Lots of people do. K: Banyak orang melakukannya.
   
10:11 PJ: No, no, no. PJ: Tidak, tidak, tidak.
Lots of people don't do it. Banyak orang tidak melakukannya.
   
10:15 I can't say Saya tidak bisa mengatakan
I'm either there or there. saya ada di sana atau di sana.
   
10:18 You see, you are in-between, Anda lihat, Anda berada di antara,
you are in the middle of the stream. Anda berada di tengah-tengah arus.
   
10:24 You can't say you are there, nor can Anda tidak bisa mengatakan
you say that you have not started. Anda ada di sana,
   
10:26   juga tidak bisa mengatakan
  bahwa Anda belum mulai.
   
10:29 You must take this -Anda harus memperhitungkan ini,
into account, sir, Tuan,
   
10:32 even though you say meskipun Anda mengatakan tidak ada
there is no gradual approach, pendekatan bertahap,
   
10:34 even though you say... meskipun Anda mengatakan...
   
10:35 K: So what is the question? K: Jadi apa pertanyaannya? Lalu saya
Then I misunderstand the question. salah memahami pertanyaannya.
   
10:38 PJ: I say that it seems to me PJ:Saya katakan itu menurut saya
   
10:43 as if something is seolah-olah ada sesuatu pada titik
at the point of opening, yang akan membuka,
   
10:49 but it does not open. tapi itu tidak membuka.
   
10:57 K: Could you, like a bud, K: Bisakah Anda, seperti kuncup, yang
which has worked the earth, the sun, telah mengerjakan bumi, matahari,
   
11:04 but the bud never opens, becomes tetapi kuncup tidak pernah membuka,
the flower. Is that it? Same thing. menjadi bunga. Itukah? Hal yang sama.
   
11:11 PJ: Same thing. PJ: Sama saja.
   
11:15 K: Let's talk about it, sir. K: Mari kita bicarakan, Tuan.
   
11:17 GN: Sir, would you say GN: Tuan,
  apakah Anda akan berkata
   
11:19 - I would like to keep - saya ingin berpegang pada
to the question I asked - pertanyaan yang saya ajukan -
   
11:22 the biological time propels action waktu biologis mendorong
  tindakan
   
11:26 because of the inherent karena energi yang melekat
energy in it. di dalamnya.
   
11:31 You say, in the same way, Anda berkata,
  dengan cara yang sama,
   
11:33 psychological time also propels waktu psikologis juga mendorong
a certain kind of action. tindakan tertentu.
   
11:38 K: Of course, obviously. K: Tentu, tentu saja.
   
11:39 GN: No. Is then psychological time GN: Tidak. Lalu, apakah waktu
a deposit like the biological time? psikologis itu suatu deposit
   
11:44   seperti halnya dengan
  waktu psikologis?
   
11:47 K: Deposit of? K: Deposit dari? GN: Itu adalah
GN: It is a deposit, it is there. himpunan, itu ada di sana.
   
11:51 K: Are we mixing up K: Apakah kita menggabungkan
these two questions? dua pertanyaan ini?
   
11:59 Pupulji says this, sir: I have done Pupulji mengatakan ini, Tuan:
most of the things that -  
   
12:01   saya telah melakukan sebagian
  besar hal yang -
   
12:05 I have read, I listened to K telah saya baca, dengarkan K
for a number of years, selama beberapa tahun,
   
12:09 I have come to a certain point, saya telah sampai pada
  titik tertentu,
   
12:13 I am not entirely with the world, saya tidak sepenuhnya bersama
nor with the other. dunia, tidak juga dengan yang lain.
   
12:19 I am caught in-between Saya terjebak di antara keduanya
- right? - I am half-way, -benar?- Saya berada separuh-jalan,
   
12:24 and I don't seem to be able dan sepertinya saya tidak bisa
to move any further. bergerak lebih jauh.
   
12:30 Would you say that? Apakah Anda akan mengatakan itu?
Move. I am using ordinary... Bergerak. Saya menggunakan...
   
12:33 PJ: Don't seem to be able to move. PJ:
  Sepertinya tidak bisa bergerak.
   
12:35 K: Move, that's it, K: Bergerak, itu dia,
that's the same thing. itu hal yang sama.
   
12:39 What is the factor Apa faktor yang mencegah
that is preventing one? seseorang?
   
12:43 That's her question, right? Itu pertanyaannya, bukan?
   
12:49 Let's talk it over. Mari kita bicarakan.
Give me a little... Let me warm up. Beri saya sedikit...
   
12:52   Biarkan saya melakukan pemanasan.
   
12:56 S: Why is it that we don't see it S: Mengapa kami tidak melihatnya
the way you seem to see it? seperti Anda melihatnya?
   
13:02 BK: I think the answer has been BK: Saya kira jawabannya sudah
suggested by you for several years, beberapa tahun Anda acukan,
   
13:08 and that has been the intellectual dan penekanan intelektual
emphasis we have been giving. yang telah kami berikan.
   
13:12 PJ: I am not prepared to accept it. PJ:Saya tidak siap menerimanya.
   
13:14 You see, Anda lihat, ketika saya mengajukan
when I put Krishnaji this question, pertanyaan ini kepada Krishnaji,
   
13:19 all this I have seen semua ini telah saya lihat
and gone through... dan lalui...
   
13:23 BK: The analysis part is over? BK:Bagian analisis sudah selesai?
The neo-cortex has been repressed? Neo-cortex telah ditindas?
   
13:27 PJ: Beg your pardon? PJ: Mohon maaf?
   
13:28 BK: I mean the rational part BK: Maksud saya bagian rasional
of the mind has been repressed? dari batin telah ditekan?
   
13:31 K: No, no, no, no. K: Tidak, tidak, tidak, tidak.
   
13:32 PJ: No, I don't know that. PJ: Tidak, saya tidak tahu itu.
I have observed... Saya telah mengamati...
   
13:35 K: I am very rational. K: Saya sangat rasional.
PJ:...my mind in its movement. PJ:...batin saya dalam pergerakannya.
   
13:45 I have gone into the process Saya telah memasuki proses waktu,
of time, psychological time, waktu psikologis,
   
13:49 I have seen its movement. Saya telah melihat pergerakannya.
   
13:54 RB: But can you say there is RB:Tapi dapatkah Anda mengatakan ada
diligence in that sense that... ketekunan dalam arti itu, bahwa...
   
14:00 PJ: You see, what is diligence? PJ: Soalnya, ketekunan itu apa?
RB: Yes, that's what I am asking, RB: Ya itu yang saya tanyakan,
   
14:04 what is diligence. apa ketekunan itu.
PJ: What is diligence? PJ: Apakah ketekunan itu?
   
14:07 K: The meaning - K: Artinya -
you know what that means. Anda tahu apa artinya.
   
14:10 It is related to, usually, Ini terkait dengan, biasanya, dengan
to a religious spirit, religious - semangat religius, religius -
   
14:18 I am using the word 'religion' Saya menggunakan kata 'religion'
in the ordinary sense of the word: ('agama') dalam arti kata yang biasa:
   
14:23 a diligent priest, seorang pendeta yang tekun,
   
14:25 a diligent follower of Christ, pengikut Kristus yang tekun,
Krishna, whoever it is. Krishna, siapa pun itu.
   
14:30 It means to pay attention Artinya memperhatikan
and to remember... dan mengingat...
   
14:40 ...the saviour, the saint, ...penyelamat, orang suci,
   
14:42 and listen to his words, dan mendengarkan kata-katanya,
carry it out in action, menjalankannya dengan tindakan,
   
14:46 live it every day in detail. menjalankannya setiap hari
  secara detail.
   
14:49 That is the meaning, Saya kira,
I believe, of diligence. itulah arti dari ketekunan.
   
14:54 Now, I want to get away Sekarang, saya ingin melepaskan
from all this for a minute. diri dari semua ini sebentar.
   
14:57 Let's get away from all this. Mari kita tinggalkan semua ini.
   
15:00 I have read K and followed him, Saya telah membaca K dan
  mengikutinya,
   
15:04 investigated, listened, read menyelidiki, mendengarkan,
and all the rest of it. membaca, dan semuanya itu.
   
15:08 I am neither there nor there, Saya tidak berada di sana atau di
I am caught somewhere... sana, saya terjebak entah di mana...
   
15:14 PJ: You see, sir, let me clarify, PJ: Begini Tuan, biar saya jelaskan,
open it up a little more. membukanya sedikit lebih lagi.
   
15:17 And I hope I am speaking for... Dan saya harap saya berbicara bagi...
K: Avanti, avanti. K: Teruskan (avanti).
   
15:26 PJ: Some of the things PJ: Bagi saya, beberapa hal yang Anda
you say seem so to me. katakan tampak seperti itu.
   
15:31 I can't say that they are Saya tidak dapat mengatakan bahwa
totally unknown to me, mereka sama sekali tidak saya kenal,
   
15:41 but there seems to be a point tetapi tampaknya ada satu titik
at which some leap is necessary. di mana lompatan diperlukan.
   
15:54 K: Sir, either K: Tuan,
in the Christian terminology, baik dalam terminologi Kristen,
   
16:02 you are waiting for the grail, Anda sedang menunggu 'grail' (cawan),
for grace to descend on you. Right? untuk rahmat turun pada Anda. Benar?
   
16:07 PJ: Perhaps. PJ: Mungkin.
   
16:09 K: Perhaps. K: Mungkin.
That's what I am saying. Itulah yang saya katakan.
   
16:11 Or you are looking Atau Anda sedang mencari
for an outside agency of some kind, perantara luar,
   
16:16 to break this - right? untuk memecahkan ini - benar?
   
16:21 Do you ever come to the point, Pupulji, apakah Anda pernah tiba pada
Pupulji, if one may ask, titik, kalau saya boleh bertanya,
   
16:27 that you remain at a point, bahwa Anda tetap pada suatu titik,
- I am just asking - - Saya hanya bertanya -
   
16:31 where your brain di mana otak Anda tidak
is no longer saying, lagi berkata,
   
16:35 'I am seeking, searching, asking', 'Saya mencari, mencari,
  bertanya',
   
16:39 but absolutely in a state tapi benar-benar dalam keadaan
of not knowing? tidak tahu?
   
16:44 PJ: You see... PJ: Anda lihat...
K: Just a minute. K: Sebentar.
   
16:46 I'd like to expand Saya ingin mengembangkannya
that a little bit. sedikit.
   
16:49 You understand what I'm saying? Anda paham apa yang saya katakan?
PJ: Yes. PJ: Ya.
   
16:57 K: When the brain says, realises, K: Ketika otak berkata, mewaspadai,
'I don't know a thing', 'Saya tidak tahu apa-apa',
   
17:08 except technological - leave that. kecuali teknologi
Do we ever come to that point? - tinggalkan itu.
   
17:11   Apakah kita pernah sampai
  pada titik itu?
   
17:13 P: You see, sir. It does not say, P: Anda lihat, Tuan. Itu tidak meng-
'I don't know a thing...' atakan, 'Saya tidak tahu apa-apa...'
   
17:18 K: I don't know. K: Saya tidak tahu.
   
17:19 PJ:...but the brain ceases PJ:...tapi otak berhenti berfungsi.
to function. You see, I... Anda lihat, saya...
   
17:23 K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...
   
17:24 PJ: No, you must get this, PJ: Tidak, Anda harus paham ini
you must understand. Anda harus mengerti.
   
17:27 It is not that it says, Itu bukannya berkata,
'I do not know', 'Saya tidak tahu',
   
17:30 because any movement karena gerakan apa pun yang
of saying, 'I do not know...' mengatakan, 'Saya tidak tahu...'
   
17:33 K: No, you are missing my point. K:Tidak, Anda salah paham maksud
PJ: No, I am not missing. saya. PJ:Tidak, saya tidak salah.
   
17:42 K: I'm afraid I am not K: Saya khawatir saya tidak
making my point clear. membuat jelas maksud saya.
   
17:45 S. Rinpoche: Please repeat it. S. Rinpoche: Mohon diulangi.
   
17:48 K: You want something changed, sir? K: Anda ingin sesuatu berubah,
  Tuan?
   
17:50 Q: Can we move this? T: Bisakah kita lanjutkan ini?
   
17:53 K: Poor chap, you - Achyutji, you K: Kasihan, Anda - Achyutji, Anda
move over there, or come over here, pindah ke sana, atau datang ke sini,
   
17:57 Achyutji, come over here. Achyutji, kemarilah.
   
18:07 Achyutji, come over here, sir. Achyutji, kemarilah, Tuan.
   
18:10 Sir, sir, Achyutji, look, Tuan, Tuan, Achyutji, lihat,
there is plenty of room, sir, ada banyak ruang, Tuan,
   
18:13 come on, be polite. marilah, bersikaplah sopan.
   
18:16 Concede a little. Mengalah sedikit.
   
18:24 That's better, isn't it? Itu lebih baik, bukan?
   
18:29 I am just asking this question, Saya sekadar menanyakan
Pupulji: pertanyaan ini, Pupulji:
   
18:36 a state of not knowing: keadaan tidak tahu:
   
18:41 I think that is one of the first Saya pikir itu adalah salah satu
things that's demanded. hal pertama yang diperlukan.
   
18:49 Not in the sense - I'm just Tidak dalam arti - saya hanya
exploring, sir - in the sense, menyelidiki, Tuan - dalam arti,
   
18:57 we are always seeking an answer kita selalu mencari jawaban
- right? - benar?
   
19:01 We are always searching, arguing, Kita selalu mencari, berdebat,
   
19:07 we never come to a point kita tidak pernah sampai
  pada titik
   
19:11 of utter emptiness of not knowing dari kekosongan total karena tidak
anything, not knowing. mengetahui apapun, tidak tahu.
   
19:21 I don't know Saya tidak tahu apakah saya
if I'm conveying something. sedang menyampaikan sesuatu.
   
19:24 Do we ever come to that? Apakah kita pernah sampai
  pada hal itu?
   
19:27 So the brain is really Jadi otak benar-benar terhenti.
at a standstill.  
   
19:46 Because the brain is always active, Karena otak selalu aktif,
   
19:49 searching, asking, mencari, bertanya, berdebat,
arguing, occupied. sibuk.
   
19:54 That's the word - occupied. Kata yang tepat -
  ditempati, disibuki.
   
19:56 PJ: You see... PJ: Anda lihat...
   
19:57 K: No, just a minute, just a minute. K: Tidak, sebentar, sebentar.
Occupied. Disibuki.
   
20:07 I am asking, Saya bertanya,
is there a state of the brain apakah ada suatu keadaan otak,
   
20:15 when it is not at all ketika sama sekali tidak sibuk
occupied with anything, dengan apa pun,
   
20:21 with itself, with... dengan dirinya sendiri,
all the rest of it. dengan...semuanya itu.
   
20:24 Is that the blockage? Apakah itu penyumbatannya?
   
20:31 I am just asking, I am not saying Saya hanya bertanya,
it is. What do you say, Achyutji? saya tidak mengatakan demikian.
   
20:33   Apa menurut Anda, Achyutji?
   
20:35 MZ: Sir, would you say that in that MZ: Tuan, apakah Anda mengatakan
emptiness there is as part of that, bahwa dalam kehampaan itu,
   
20:40   ada sesuatu sebagai bagian
  dari itu,
   
20:43 a tremendous openness suatu keterbukaan yang luar biasa
where nothing is being sought, di mana tidak ada yang dicari,
   
20:49 there isn't any movement, tidak ada gerakan apapun,
   
20:51 but the state of openness tetapi keadaan keterbukaan otak itu
of that brain is at its highest? berada pada titik tertinggi?
   
20:57 K: No, I wouldn't introduce K: Tidak, saya tidak akan mengajukan
all those words for the moment. semua kata-kata itu untuk saat ini.
   
21:02 I am just saying, Saya hanya berkata,
   
21:07 is there a moment when the brain apakah ada momen ketika otak
is totally unoccupied. benar-benar kosong.
   
21:14 Sunanda Patwardhan: Sunanda Patwardhan: Ada saat-saat
There are moments  
   
21:15 when the brain is unoccupied. ketika otak sedang kosong.
   
21:17 K: That may be mere day-dreaming. K: Itu mungkin hanya lamunan.
   
21:19 SP: What do you mean SP: Apakah yang Anda maksud
by totally unoccupied? dengan benar-benar kosong?
   
21:21 K: No, don't you know K: Tidak, apakah Anda tidak
what it means, unoccupied? tahu apa artinya, kosong?
   
21:26 SP: One knows. SP: Orang tahu.
   
21:27 BK: It does not think BK: Saat itu tidak berpikir.
at that moment.  
   
21:29 K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...
   
21:31 BK: It's blank. BK: Kosong.
K: Ah, ah... K: Ah, ah...
   
21:33 MZ: That's why I asked... MZ: Itu sebabnya saya bertanya...
   
21:34 K: This is a dangerous thing to... K:Ini sesuatu yang berbahaya
  untuk...
   
21:38 because we're already karena kita sudah
translating it. sedang menafsirkannya.
   
21:42 SR: Yes, that's right. SR: Ya, itu benar.
   
21:45 Jagannath Upadhyaya: May I? Jagannath Upadhyaya:
  Bolehkah saya?
   
21:47 K: Please, sir, of course. K: Silahkan, Tuan, tentu saja.
   
21:58 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
24:09 PJ: He says all action PJ: Dia mengatakan semua tindakan -
- please correct me if I'm wrong - tolong koreksi saya jika saya salah -
   
24:16 all action is bound semua tindakan terikat dalam
within a time-space framework. kerangka waktu-ruang.
   
24:30 Is it - I won't go into all Apakah-saya tidak akan membahas semua
the details of what he said - detail dari apa yang dia katakan -
   
24:33 the ultimate question is: pertanyaan utamanya adalah:
   
24:35 is it that you are trying apakah Anda mencoba membawa
to bring us to the point, kami ke titik,
   
24:42 is it that all action as we know it, apakah semua tindakan yang kita
it is bound by time and space, kenal, terikat oleh ruang dan waktu,
   
24:51 is really illusion... benar-benar ilusi...
   
24:54 RB: Or negated. RB: Atau dinegasikan.
PJ:...or negated. PJ:...atau dinegasikan.
   
24:57 K: Is negated. K: Dinegasikan.
Is that a theory or actuality? Apakah itu teori atau aktualitas?
   
25:02 PJ: I am just positing his question. PJ: Saya hanya sekadar
  mengetengahkan pertanyaan dia.
   
25:04 And that you are speaking Dan bahwa Anda sedang berbicara
of that state... tentang keadaan itu...
   
25:12 RB: No movement. RB: Tidak ada gerak.
   
25:13 PJ:...which lies PJ:...yang berlangsung
between two actions. di antara dua tindakan.
   
25:28 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
25:38 PJ: In between two actions. PJ: Di antara dua tindakan.
   
25:45 K: What is it, sir? K: Apa itu, Tuan?
   
25:46 GN: Talking about the space GN: Berbicara tentang ruang
between two actions? antara dua tindakan?
   
25:48 PJ: The space between two actions. PJ:Ruang di antara dua tindakan.
   
25:51 K: No. Should we begin by enquiring K: Tidak. Akankah kita mulai
what is action, and come to that?  
   
25:55   dengan menyelidiki apakah
  tindakan itu, dan tiba pada itu?
   
25:58 Shall we? What do you say, Pupulji? Akankah kita?
  Apa menurut Anda, Pupulji?
   
26:05 What is action? Apakah tindakan itu?
   
26:10 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
26:21 BK: In reality there is no action. BK: Sebenarnya
  tindakan tidak ada.
   
26:23 K: No, sir, what... K: Tidak, Tuan, apa...
Look, sir, you are all theorising. Dengar, Tuan, Anda semua berteori.
   
26:28 You are all theorising. Anda semua berteori.
   
26:30 I want to know what action is, Saya ingin tahu apakah
  tindakan itu,
   
26:32 not according to some tidak menurut teori tertentu
theory of action tentang tindakan
   
26:37 - the doing. - melakukannya.
   
26:40 BK: Tell us what is action. BK: Beritahu kami tindakan itu apa.
(Translated) (Diterjemahkan)
   
26:43 RB: He is saying action is merely RB: Dia mengatakan tindakan
the movement of thought hanyalah gerakan pikiran
   
26:48 from one point in space to another dari satu titik di ruang
or one moment of time to another. ke titik lain,
   
26:51   atau dari suatu titik waktu
  ke titik waktu lain.
   
26:54 That's what he is saying. Itu yang dia katakan.
   
26:57 GN: He is implying GN: Dia menyiratkan bahwa
action is time-bound. tindakan itu terikat waktu.
   
27:00 RB: He says action... RB: Dia bilang tindakan...
there is no actual action, tidak ada tindakan nyata,
   
27:05 it is only the thought hanya pikiran yang
which moves from... bergerak dari...
   
27:11 K: I am not talking about thought K: Saya tidak berbicara
  tentang pikiran
   
27:13 moving from one point berpindah dari satu titik ke
to another point titik lain
   
27:15 but acting, the doing. tapi tindakan, melakukannya..
   
27:20 RB: Then you are speaking RB: Lalu Anda berbicara tentang
of physical action? tindakan fisik?
   
27:23 K: Both physical and psychological K: Baik fisik maupun psikologis
- action. - tindakan.
   
27:27 To go from here to there is action. Untuk pergi dari sini ke sana
RB: Yes. ada tindakan. RB: Ya.
   
27:31 K: What do we mean by that word? K: Apa yang kita maksudkan
  dengan kata itu?
   
27:34 PJ: Isn't it movement? PJ: Bukankah itu gerakan?
   
27:37 K: Look, Pupul, I go to the office K: Begini Pupul, saya ke kantor
every day, that is action. setiap hari, itu adalah tindakan.
   
27:41 PJ: It is also movement. PJ: Itu juga gerakan.
K: Yes, keep it, don't move... K: Ya, simpan, jangan bergerak...
   
27:45 PJ: No, but because you are saying PJ: Tidak, tetapi karena Anda
what is action, mengatakan tindakan itu apa,
   
27:47 I must put another word in. saya harus memasukkan kata lain.
   
27:51 K: Movement. K: Gerakan.
   
27:53 RB: What is meant by RB: Apa yang dimaksud dengan
'it is reaching somewhere'? 'itu mencapai suatu tempat'?
   
27:58 PJ: Reaching somewhere. PJ: Mencapai suatu tempat.
   
28:01 K: Physically? K: Secara fisik?
RB: Physically, mentally... RB: Secara jasmani, rohani...
   
28:04 K: Psychologically. K: Secara psikologis.
Is that what you call action? Apakah itu yang Anda sebut tindakan?
   
28:10 RB: It is what is normally action. RB: Itu yang biasanya
  adalah tindakan.
   
28:12 K: Ah, ah, I question it. K: Ah, ah, saya mempertanyakannya.
You are not meeting... Anda tidak bertemu...
   
28:19 I act according to my belief Saya bertindak sesuai dengan
- right? keyakinan saya - benar?
   
28:24 I act according to my experience, Saya bertindak sesuai dengan
  pengalaman saya,
   
28:29 I act according to my ambition, Saya bertindak sesuai
greed, envy - that's action: dengan ambisi saya,
   
28:31   keserakahan, iri hati saya
  - itulah tindakan -
   
28:37 according to my desire, ambition, sesuai dengan hasrat, ambisi, kesera-
greed, envy and so on. kahan, iri hati dan sebagainya.
   
28:45 It is in that realm is action, Di alam itulah tindakan,
our life. Right? hidup kita. Benar?
   
28:50 Right? Now, you see... Benar? Sekarang, Anda lihat...
   
28:52 PJ: What is PJ: Apakah pertanyaan
the fundamental question? mendasarnya?
   
28:55 K: I don't know. I am trying to ask K: Saya tidak tahu. Saya mencoba
the fundamental question menanyakan pertanyaan mendasar
   
28:59 which you raised at the beginning, yang Anda angkat di awal,
   
29:01 and which Narayan also carried on dan yang juga dibawa oleh Narayan
in a different terminology, dalam terminologi yang berbeda,
   
29:08 is: what is making us not flower? adalah: apa yang membuat
  kita tidak mekar?
   
29:17 I am using that word - with its Saya menggunakan kata itu - dengan
beauty, in its aesthetic sense, keindahannya, dalam arti estetika,
   
29:25 with its perfume, delight, dengan bau harumnya,
you know, the whole thing. kegairahan, semuanya.
   
29:29 What is it - Apakah itu -
that's what you are asking. itulah yang Anda tanyakan.
   
29:39 Is it basically thought? Apakah pada dasarnya itu
  adalah pikiran?
   
29:53 I am enquiring, please, Saya sedang menyelidiki, tolong,
go with me a little while. ikuti saya sebentar.
   
29:57 Is it thought? Apakah itu pikiran? Apakah waktu,
Is it time, is it action, apakah itu tindakan,
   
30:02 or I have not really, atau saya belum benar-benar
deeply read the book, membaca buku itu secara mendalam,
   
30:10 which is myself. yang adalah diri saya sendiri.
   
30:12 I have read certain chapters, Saya telah membaca beberapa bab, -An-
- you follow what I mean? - da mengikuti apa yang saya maksud?-
   
30:16 certain pages of that chapter halaman-halaman
  tertentu dari bab itu
   
30:20 but I have not come to a point: tapi saya belum sampai
  pada titik:
   
30:22 I have read it and saya telah membacanya dan saya
I totally finished with the book. benar-benar selesai dengan buku itu.
   
30:27 You understand what I'm...? Anda mengerti apa yang saya...?
   
30:31 I wonder if I'm making myself... Saya berpikir, apakah saya
  membuat diri saya...
   
30:34 PJ: But, you see, at this point, PJ: Tapi, lihat, saat ini saya ber-
I ask: I have read the book. tanya: Saya sudah membaca buku itu.
   
30:45 There is no saying Tidak ada kepastian saya telah
I have read the book completely membaca buku itu sepenuhnya
   
30:50 because every day, every minute karena setiap hari, setiap menit,
the book is adding a chapter. buku itu menambah satu bab.
   
30:55 K: No, no. K: Tidak, tidak.
Ah, there we are - at last. Ah, ini dia - akhirnya.
   
31:04 PJ: You see this thing, PJ: Anda melihat hal ini,
this is really, really so. ini benar-benar begitu.
   
31:07 K: Sir, does Panditji understand? K: Tuan,
  apakah Panditji paham?
   
31:08 AP: Yes, sir. He understands. AP: Ya, Tuan. Dia mengerti.
   
31:11 K: Sir, I am asking the question, K:Tuan, saya tanyakan apakah kita
whether we have ever read the book, pernah membaca buku itu,
   
31:18 not according to Vedantists tidak menurut Vedantist atau
or Buddhists or Islam, etc., etc., Buddha atau Islam, dll, dll.,
   
31:26 or these modern psychologists, atau para psikolog modern ini,
Freud and so on. Freud dan sebagainya.
   
31:29 But have we - if we read the book, Tapi apakah kita - jika kita membaca
it includes all that. buku itu, itu termasuk semua itu.
   
31:38 Right? Benar?
   
31:40 I don't know - that's simple. Saya tidak tahu - itu sederhana.
   
31:42 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
32:08 K: I think this is very important, K: Saya pikir
Pupul. ini sangat penting, Pupul.
   
32:12 PJ: Can one ever ask: PJ: Pernahkah orang bertanya:
has one read the whole book of life?  
   
32:14   apakah pernah orang membaca
  seluruh kitab kehidupan?
   
32:17 K: No, no, you will find K: Tidak, tidak, Anda akan tahu jika
if you read the book at all, Anda memang membaca buku itu,
   
32:24 there is nothing to read. tidak ada yang bisa dibaca.
   
32:26 JU: Yes, this is possible. JU: Ya, ini mungkin.
K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...
   
32:35 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
32:42 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
32:45 Q: He says it's possible. T: Dia bilang itu mungkin.
K: Is it possible? K: Apakah mungkin?
   
32:48 AP: I say don't be AP: Saya katakan
so quick to answer jangan terlalu cepat menjawab
   
32:51 because the depth at which karena kedalaman Anda
you are asking this question... menanyakan pertanyaan ini...
   
32:58 PJ: Then there is nothing to read? PJ: Lalu tidak ada yang bisa dibaca?
SP: There is nothing to read? SP: Tidak ada yang bisa dibaca?
   
33:01 GN: You said if you have read GN: Anda berkata jika Anda
the book, there is nothing to read. telah membaca buku itu,
   
33:03   tiada apa pun yang bisa dibaca.
   
33:04 PJ: No, no, no. PJ: Tidak, tidak, tidak.
   
33:06 K: No, no, for God's sake. K: Tidak, tidak, demi Tuhan.
I am still here! Saya masih disini!
   
33:19 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
33:40 PJ: He says you have been saying PJ: Dia bilang Anda tadi bilang,
   
33:47 that if there is a perception bahwa jika ada persepsi instan
of the instant in its totality, dalam totalitasnya,
   
33:58 then the whole is revealed. kemudian keseluruhannya
  terungkap.
   
34:01 K: Yes, but that's just a theory. K: Ya, tapi itu hanya teori.
SP: You have said it. SP: Tuan telah mengatakannya.
   
34:05 K: Who the hell cares K:Peduli amat, siapa yang
who said what? mengatakan apa?
   
34:08 PJ: He says that is just a theory. PJ: Dia bilang itu hanya teori.
   
34:15 K: Forgive me, sir, I'm not K: Maafkan saya, Tuan, saya tidak
criticising you or anything. mengkritik Anda atau apa pun.
   
34:20 Pupulji asked a question, sir, Pupulji mengajukan suatu
  pertanyaan, Tuan,
   
34:26 'I have lived a long life, 'saya telah berumur panjang, saya
I have listened to lots of people, telah mendengarkan banyak orang,
   
34:31 including you, including K, termasuk Anda, termasuk K,
   
34:33 including Gandhi, termasuk Gandhi,
including all the people, you know, termasuk semua orang, Anda tahu,
   
34:36 I have listened to them all, Saya telah mendengarkan
  semuanya,
   
34:38 and I have also dan saya juga telah pergi
gone to various gurus, ke berbagai guru,
   
34:42 I have also meditated - Saya juga telah bermeditasi - Zen,
Zen, blah, all the rest of it, bla, semuanya,
   
34:49 and at the end of it, dan pada akhirnya, hanya
there are just ashes in my hand. tersisa abu di tangan saya.
   
34:57 You understand? Anda paham?
AP: Yes, sir. AP: Ya, Tuan.
   
35:00 K: You understand? K: Anda paham?
   
35:01 PJ: No, sir, that PJ: Tidak Tuan,
is not my position. itu bukan posisi saya.
   
35:04 That is not my position. Itu bukan posisi saya.
   
35:05 AP: She says AP: Dia bilang saya sedang
I am in the midstream... di tengah arus...
   
35:07 PJ: I'm not, PJ: Tidak, saya tidak akan
I won't say that there is... mengatakan bahwa ada...
   
35:10 K: Ah, ah, ah, I don't accept K: Ah, ah, ah, saya tidak menerima
you are in midstream. Anda berada di tengah arus.
   
35:12 PJ: That's just it. PJ: Itu saja.
   
35:14 You see, I won't say Soalnya, saya tidak akan mengatakan
there are ashes in my hand. ada sisa abu dalam tangan saya.
   
35:18 K: No, we are missing, K: Tidak, kita kehilangan,
wasting time. membuang-buang waktu.
   
35:20 PJ: No, sir, I'm asking this. PJ: Tidak Tuan, saya
No, sir. menanyakan ini. Tidak, Tuan.
   
35:23 K: What is it you want to say? K:Apa yang ingin Anda katakan?
   
35:26 PJ: If I say there are ashes PJ: Kalau saya bilang ada sisa-
in my hand, I have to walk out. sisa abu dalam tangan saya,
   
35:28   saya harus keluar.
   
35:31 K: No, no. What do you mean K:Tidak, tidak. Apa maksud Anda deng-
action is in your hand? Go slow. an tindakan ada di tangan Anda?
   
35:35 PJ: I say there are ashes, PJ: Saya katakan ada sisa abu,
ashes in my hand. abu di tangan saya.
   
35:39 K: What do you mean? K: Apa maksud Anda?
   
35:41 PJ: That all that I have PJ: Bahwa semua yang saya lakukan
done these years... selama tahun-tahun ini...
   
35:44 K: Is futile. K: Sia-sia.
   
35:46 PJ:...meditated, gone into myself, PJ:...bermeditasi, masuk ke dalam
is just nothing, diri sendiri, bukan apa-apa,
   
35:49 then I have to walk out. lalu saya harus keluar.
   
35:52 K: Do you? K: Benarkah?
PJ: Maybe by... PJ: Mungkin dengan...
   
35:54 K: Ah, ah, no, do you? K:Ah, ah, bukan, apakah Anda lakukan?
PJ: I don't walk out. PJ: Saya tidak keluar.
   
35:57 K: No. Why? K: Tidak. Mengapa?
   
35:59 PJ: Because I don't PJ: Karena saya tidak melihat
see them as ashes. mereka sebagai abu.
   
36:04 K: As ashes? K: Sebagai abu?
   
36:07 GN: She is implying it has GN:Dia menyiratkan itu telah membuah-
been fruitful to some extent, kan hasil sampai batas tertentu,
   
36:10 it is not just ashes. itu bukan hanya sekadar abu.
PJ: It is not ashes. PJ: Itu bukan abu.
   
36:13 BK: No, not only that, BK: Tidak hanya itu, masih ada
there is more to come. lagi yang akan datang.
   
36:15 SP: No, no, SP: Tidak, tidak ada
there is no 'more to come'. 'lagi yang akan datang'.
   
36:17 BK: I haven't arrived. BK: Saya belum sampai.
   
36:19 MZ: I have come a long way, MZ: Saya telah menempuh
I have come to a certain point perjalanan panjang,
   
36:21   saya telah sampai pada
  titik tertentu
   
36:23 that has covered all fields yang telah mencakup semua bidang
that have been explored... yang telah dieksplorasi...
   
36:28 K: All right, so what have you done? K: Baiklah, jadi apa yang
  telah Anda lakukan?
   
36:29 You have gone to a certain point, Anda telah mencapai titik tertentu,
you have done all this. Anda telah melakukan semua ini.
   
36:32 Let's admit it. Mari kita akui.
You have done all this. Anda telah melakukan semua ini.
   
36:35 You have come to a certain point, Anda telah sampai pada
and you are stuck there. Is that it? titik tertentu,
   
36:39   dan Anda terjebak di situ.
  Apakah demikian?
   
36:43 PJ: I have come to a certain point, PJ: Saya sudah sampai pada
  titik tertentu,
   
36:46 and then, not knowing what to do, dan kemudian, tidak tahu apa
where to move, how to turn... yang harus dilakukan,
   
36:49   ke mana harus bergerak,
  bagaimana untuk berbelok...
   
36:55 GN: She is saying she is stuck. GN: Dia mengatakan dia terjebak.
   
36:56 RB: You mean that RB: Maksud Anda terobosan itu
the breakthrough doesn't come. tidak datang.
   
36:59 PJ: The breakthrough doesn't come. PJ: Terobosan itu tidak datang.
   
37:00 K: Why don't we be simple K: Mengapa kita tidak menjadi
and stick to that? sederhana dan tetap dengan itu?
   
37:03 I have reached a point, Saya telah mencapai suatu titik,
   
37:07 that point is all that we said, hanya itu yang kita katakan,
   
37:10 and I am stuck there. dan saya terjebak di situ.
   
37:13 PJ: You must understand one thing. PJ: Anda harus memahami satu hal.
There's a difference, Krishnaji. Ada perbedaan, Krishnaji.
   
37:17 To come, to travel a journey Untuk datang,
  untuk melakukan perjalanan
   
37:19 and then say, be in despair, dan kemudian berkata, berputus-
and say, what. asa lah, dan katakan, apa.
   
37:24 K: You are not like that. K: Anda tidak seperti itu.
PJ: I am not in despair. PJ: Saya tidak putus asa.
   
37:26 K: So you are not in despair. K: Jadi Anda tidak putus asa.
PJ: No. PJ: Tidak.
   
37:28 K: Then next what? K: Lalu apa selanjutnya?
   
37:30 PJ: But I am also PJ: Tapi saya juga cukup
awake enough to see terjaga untuk melihat
   
37:35 that having travelled, bahwa setelah bepergian,
   
37:42 the flower has not blossomed. bunga itu belum mekar.
   
37:45 K: So you are saying why doesn't K: Jadi Anda mengatakan mengapa
the flower blossom, the bud open, bunga tidak mekar, kuncupnya terbuka,
   
37:52 put it any way - right? ungkapkan itu dengan cara
  apa pun - benar?
   
37:54 AP: May I put it in some other way, AP: Bolehkah saya mengutarakannya
just to take it out of the person, dengan cara lain,
   
37:56   hanya sekadar untuk mengeluarkannya
  dari pribadi seseorang,
   
37:59 because I feel it is very necessary sebab saya merasa amat perlu meng-
to take this out of any personal... eluarkan ini dari masalah pribadi...
   
38:03 K: Of course, K: Tentu saja,
that's what Pupul is talking... itu yang Pupul bicarakan...
   
38:05 AP: I know, sir, AP: Saya tahu, Tuan,
but its language is very... tapi bahasanya sangat...
   
38:07 K: Avanti, avanti. K: Teruskan, teruskan.
   
38:08 AP: So, what I want to say AP: Jadi, yang ingin saya katakan
is that you speak to us, adalah Anda berbicara dengan kami,
   
38:14 and there is something within us dan ada sesuatu di dalam diri kami
which responds and says yang merespons dan berkata
   
38:19 this is the true note, ini adalah catatan yang benar, ini
this is the right note, that's it, adalah catatan yang benar, itu dia,
   
38:24 but we are not able to get it. tapi kami tidak bisa
  mendapatkannya.
   
38:27 So we see that Jadi kami melihat bahwa itu
that is the right note adalah nada yang benar
   
38:31 and yet we don't namun kami tampaknya
seem to be able to... tidak dapat...
   
38:34 PJ: Achyutji, I want to tell you PJ: Achyutji, saya ingin
something. I have wept in my time, menyampaikan sesuatu.
   
38:35   Saya telah menangis dalam
  masa saya,
   
38:37 I have had despair in my time, Saya pernah memiliki keputusasaan
  dalam masa saya,
   
38:40 I have been in darkness Saya telah berada dalam kegelapan
in my time... dalam masa saya...
   
38:42 AP: I am only saying... AP: Saya hanya mengatakan...
PJ: But I... PJ: Tapi saya...
   
38:44 AP: I am paraphrasing you... AP: Saya memperjelas Anda...
   
38:45 PJ:...but I have also had PJ:...tapi saya juga punya
the resources to move out, sumber daya untuk ke luar,
   
38:53 and having moved out of this, dan setelah keluar dari ini,
I have come to a point when I say,  
   
38:55   saya sampai pada suatu titik
  ketika saya berkata,
   
38:59 'Tell me, I have done all this'. 'Katakan pada saya,
  saya telah melakukan semua ini'.
   
39:05 K: Pupul, I come to you, K: Pupul, saya datang kepada Anda,
and I ask you this question, dan saya mengajukan pertanyaan ini,
   
39:13 this very question pertanyaan ini yang Anda
which you are putting now, ajukan sekarang,
   
39:15 I come to you and put that question. Saya datang kepada Anda dan mengaju-
What would be your answer? kan pertanyaan itu. Apa jawaban Anda?
   
39:20 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
39:23 You understand my question, Anda paham pertanyaan saya, Radhaji?
Radhaji? I come to you... Saya datang kepada Anda...
   
39:29 RB: And ask why... RB: Dan tanya kenapa...
   
39:30 K:...all that Pupul K:...semua yang Pupul katakan
has said to me just now, pada saya barusan,
   
39:32 I come and say that to you, saya datang dan mengatakan itu kepada
what would you answer? Anda, apa yang akan Anda jawab?
   
39:43 What would you answer, sir, or you? Apa yang akan Anda jawab, Tuan, atau
What would you answer? Anda? Apa yang akan Anda jawab?
   
39:47 Instead of asking me - Alih-alih bertanya kepada saya -
you understand what I'm saying? Anda paham apa yang saya katakan?
   
39:55 What would you answer, Apa yang akan Anda jawab, apa yang
what would you tell me? akan Anda katakan kepada saya?
   
39:59 MZ: But, sir, if one could answer, MZ: Tetapi, Tuan,
one would not be in that state. jika ada yang bisa menjawab,
   
40:01   dia tidak akan berada
  dalam keadaan itu.
   
40:03 K: No, no, you're missing... K: Tidak, tidak,
  Anda salah tangkap...
   
40:05 PJ: You see, the strange thing is, PJ: Soalnya, anehnya Tuan,
sir, I know my own answer. saya tahu jawaban saya sendiri.
   
40:10 K: Do you? K: Benarkah?
PJ: Yes. PJ: Ya.
   
40:12 K: What is that? K: Apa itu?
   
40:15 PJ: I'll use a word again, PJ: Saya akan menggunakan suatu
you will... kata lagi, Anda akan...
   
40:19 Go and do tapas again. Pergi dan lakukan tapas lagi.
K: What is tapas? K: Tapas itu apa?
   
40:23 SP: Do penance. SP: Lakukan penebusan dosa.
K: She's dead. K: Dia sudah mati.
   
40:25 AP: No, no, sir. AP: Tidak Tuan.
Q: Meditation. T: Meditasi.
   
40:29 Q: No. T: Tidak.
K: Tapas is dead. K: Tapas sudah mati.
   
40:31 AP: You see, sir, tapas means... AP: Soalnya Tuan, tapas artinya...
PJ: Burn yourself on that fire. PJ: Bakar diri Anda di api itu.
   
40:34 AP: No, that you have to still... AP: Tidak, Anda masih harus tetap...
PJ: Still there are impurities. PJ: Masih ada kotoran.
   
40:39 AP:...keep on, AP:...teruskan,
which involves time. yang melibatkan waktu.
   
40:43 PJ: No, no... PJ: Tidak, tidak...
   
40:44 K: What are you all talking about! K: Apa yang kalian bicarakan!
   
40:47 PJ: I say, burn the impurities. PJ: Saya bilang, bakar
  kotorannya.
   
40:51 K: Ah, ah. K: Ah, ah.
   
41:01 Burn impurity. Bakar kekotoran.
   
41:02 PJ: Burn the impurities PJ: Bakar kekotoran yang
which are clouding your sight. mengaburkan pandangan Anda.
   
41:09 K: Suppose I tell you - suppose, I'm K: Misalkan saya beritahu Anda
not saying - there is no impurity, - seandainya,
   
41:11   saya tidak mengatakan bahwa
  tidak ada kekotoran,
   
41:19 to burn. untuk dibakar.
   
41:28 You understand my question? Anda paham pertanyaan saya?
   
41:39 What do you say, Pupulji? Apa menurut Anda , Pupulji?
   
41:44 Thought is impure. Pikiran tidak murni.
   
41:49 Right? Betul?
   
41:52 Right, sir? Benar, Tuan? Saya tidak tahu
I don't know if you will go into... apakah Anda akan mendalami...
   
41:56 AP: I see very clearly, sir, AP: Saya melihat dengan
  sangat jelas, Tuan,
   
41:58 that you have lifted bahwa Anda telah mengangkat
this whole process of perception seluruh proses persepsi ini
   
42:03 out of a personal sadhana. keluar dari sadhana,
  kemelekatan, pribadi.
   
42:06 It has nothing to do Ini tidak ada hubungannya
with the person. dengan pribadi orang.
   
42:08 K: I agree, sir. K: Saya setuju, Tuan.
She is not... Dia tidak...
   
42:12 PJ: The fact is PJ: Faktanya, itu belum mekar.
it has not flowered. So? Jadi?
   
42:17 AP: That is AP: Itu adalah
the barrier of perception. penghalang persepsi.
   
42:19 RB: No, this is very interesting: RB: Tidak, ini sangat menarik:
Thought is impure. Pikiran tidak murni.
   
42:31 Q: It's a reaction. T: Ini adalah reaksi.
   
42:33 K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...
RB: Ah, ah, no. RB: Ah, ah, tidak.
   
42:42 But there is no impurity. Tapi tidak ada ketidakmurnian.
   
42:48 K: When you admit thought is impure, K: Ketika Anda mengakui bahwa
  pikiran itu tidak murni,
   
42:51 impure in the sense tidak murni
it is not whole. dalam arti tidak utuh.
   
42:58 RB: Yes, that it corrupts. RB: Ya, itu korup.
   
43:00 K: No, no. Thought is not whole. K: Tidak, tidak. Pikiran tidak utuh.
RB: Yes. RB: Ya.
   
43:04 K: Therefore it is fragmented, K: Karenanya itu terfragmentasi,
therefore it is corrupt, oleh karenanya itu korup,
   
43:09 therefore it is impure, oleh karenanya itu tidak murni,
whatever word you like to use. apapun kata yang ingin Anda gunakan.
   
43:14 That which is whole Apa yang utuh adalah di luar
is beyond impure and pure, tidak murni dan murni,
   
43:20 shame and fear and all that, rasa malu dan ketakutan
that which is whole. dan semua itu.
   
43:27 Right? Benar?
   
43:29 When Pupulji says, burn, do, Kalau Pupulji bilang bakar,
what is it? - tapas... lakukan, apa itu? - tapas...
   
43:34 RB: Burn impurity. RB: Membakar kekotoran.
   
43:35 K: Impurity, K: Ketidakmurnian,
it isn't that way. bukan seperti itu.
   
43:42 Why is the brain Mengapa otak - kita perlahan-lahan
- we're coming slowly to it - mendekatinya -
   
43:45 why is the brain incapable mengapa otak tidak mampu
of perception of the whole, mempersepsi keseluruhan,
   
43:51 and therefore from dan karena itu,
that wholeness act? dari keutuhan itu bertindak?
   
43:57 You follow what I'm saying? Anda mengikuti apa yang
  saya katakan?
   
44:01 Is the block, the inhibition, Apakah penyumbatan,
the not flowering - hambatan, ketidak-mekaran,
   
44:09 is that the root of it, apakah itu akarnya,
   
44:12 that thought is incapable bahwa pikiran itu tidak mampu
of perceiving the whole? Right? mempersepsi keseluruhan? Benar?
   
44:21 And thought is doing all this, Dan pikiran melakukan semua ini,
going round and round in circles. berputar-putar.
   
44:27 Right? Benar?
   
44:29 And I am asking myself, Dan saya bertanya pada diri sendiri,
I am in that position saya dalam posisi itu
   
44:34 - suppose I am in that position - - misalkan saya dalam posisi itu -
   
44:37 I recognise, see, observe saya mengenali, melihat, mengamati
my actions are incomplete, tindakan saya tidak lengkap,
   
44:42 therefore thought can oleh karena itu pikiran
never be complete, tidak pernah bisa lengkap,
   
44:45 therefore whatever thought does karenanya, apapun yang
is impure, corrupt, etc., etc., dilakukan pikiran
   
44:48   adalah tidak murni, korup,
  dll, dll.
   
44:52 not beautiful - let's put all that - tidak elok -
  mari kita sebut semua itu -
   
44:55 aesthetically, morally, secara estetis, moral,
it's never, it never is. itu tidak pernah, tidak pernah.
   
45:01 So why is the brain incapable Jadi mengapa otak tidak mampu
of perceiving the whole? mempersepsikan keseluruhan?
   
45:07 If you can answer that question, Jika Anda bisa menjawab
  pertanyaan itu,
   
45:09 perhaps we'd be able to answer mungkin kita bisa menjawab
your other question. pertanyaan Anda yang lain.
   
45:13 You understand my...? Anda paham saya...?
   
45:15 You have understood, Pupulji? Anda sudah paham, Pupulji?
PJ: I understand. PJ: Saya mengerti.
   
45:18 SR: You correctly SR: Anda telah mengartikan ulang
reinterpreted our question. pertanyaan kami dengan benar.
   
45:28 K: So could we move from there? K: Jadi bisakah kita
  bergerak dari situ?
   
45:32 Or is it not possible Atau tidak mungkin
to move from there? bergerak dari situ?
   
45:37 That is, we have exercised thought Artinya, kita telah menggunakan pi-
all our life - right? - kiran sepanjang hidup kita - benar? -
   
45:45 thought has become the most pikiran telah menjadi hal
important thing in our life, terpenting dalam hidup kita,
   
45:51 and I say that is the very reason dan saya katakan itulah sebab
there is corruption. utama terjadinya korupsi.
   
45:58 Right, Pupul? Benar, Pupul?
   
46:01 I don't know if you agree to... Saya tidak tahu apakah Anda
PJ: No, that's the... setuju untuk...PJ: Tidak, itu...
   
46:03 K: No, wait, wait, wait. K: Tidak, tunggu, tunggu, tunggu.
So, is that the block? Jadi, apakah itu penghambatnya?
   
46:12 Is that the factor Apakah itu faktornya
   
46:14 that prevents this marvellous yang mencegah pemekaran
flowering of human being? yang luar biasa dari manusia?
   
46:25 If that is the factor, Jika itu faktornya,
   
46:28 then is there a possibility of lalu apakah ada kemungkinan dari
   
46:36 a perception which has nothing suatu persepsi yang tidak ada
to do with time, thought? hubungannya dengan waktu, pikiran?
   
46:44 What do you say, Panditji? Bagaimana menurut Anda,
  Panditji?
   
46:47 You have understood Anda telah paham apa yang
what I'm saying? saya katakan?
   
46:53 I realise, Saya menyadari, tidak hanya
not only realise intellectually menyadari secara intelektual
   
46:56 but actually as a fact, tapi secara aktual sebagai
  suatu fakta,
   
46:59 that thought is the source bahwa pikiran adalah
of all the ugliness sumber dari semua keburukan
   
47:04 - call it what you like - - sebut saja apa yang Anda suka -
   
47:06 immorality, amoralitas, rasa degenerasi,
sense of degeneration, all that. semua itu.
   
47:14 Do I actually see that, Apakah saya benar-benar melihatnya,
feel it in my blood? merasakannya mendalam sekali?
   
47:21 Right? Benar?
   
47:23 If I do, then my next question is: Jika saya demikian merasakannya, maka
  pertanyaan saya selanjutnya adalah:
   
47:28 as thought is a broken-up, karena pikiran adalah hal yang
limited thing, terputus-putus, terbatas,
   
47:33 is there a perception apakah ada persepsi yang utuh?
which is whole?  
   
47:37 Right? Right, Pupul? Benar? Benar, Pupul?
   
47:42 Is that the block? Apa itu penghambatnya?
   
47:49 Would you kindly... Maukah Anda...
Panditji, what do you say? Panditji, apa yang Anda katakan?
   
48:00 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
48:54 AP: He says my mind has been trained AP: Dia bilang pikiran saya
  sudah terlatih
   
49:02 in the discipline of sequences. dalam disiplin berangkai.
So... Jadi...
   
49:07 K: That's mechanical. K: Itu mekanis.
   
49:09 AP: No, so there is no possibility AP: Tidak, jadi tidak ada kemungkinan
of saying, can this be? untuk mengatakan, apakah ini bisa?
   
49:17 Either it is so or it is not so. Bisa jadi demikian atau
K: What is so? tidak bisa demikian. K: Apa itu?
   
49:24 I have been trained in the sequence Saya telah dilatih dalam urutan
of time, in the sequence of thought, waktu, dalam urutan pemikiran,
   
49:30 thought with its logic... pikiran dengan logikanya...
   
49:33 AP: That is cause-effect, AP: Itu sebab-akibat,
cause-effect... sebab-akibat...
   
49:35 K: Cause-effect, K: Sebab-akibat,
and the whole thing, dan semuanya itu,
   
49:39 and my brain is dan otak saya dikondisikan
conditioned to that... pada itu...
   
49:42 AP: To cause-effect. AP: Pada sebab-akibat.
K:...the chain. K:...mata-rantai.
   
49:45 AP: And if there is no effect... AP: Dan jika tidak ada akibat...
   
49:48 RB: No. He says RB: Tidak. Dia bilang otak saya
my brain is accustomed sudah terbiasa
   
49:52 to two plus two making four, pada dua tambah dua
  menjadi empat,
   
49:56 not to two plus two making five, bukan dua tambah dua menjadi lima,
or three and a half. atau tiga setengah.
   
50:00 K: Yes. K: Ya.
   
50:01 RB: So what you say RB: Jadi apa yang Anda katakan
doesn't fit into... tidak cocok dengan...
   
50:06 K: Wait, wait, no, it does, K: Tunggu, tunggu, tidak, itu cocok.
it does. I question it. Saya mempertanyakannya.
   
50:16 If Panditji says Jika Panditji mengatakan
that thought is complete, bahwa pikiran itu lengkap,
   
50:24 then the sequence is right. maka urutannya benar.
   
50:27 PJ: Thought is complete? PJ: Pikiran sudah lengkap?
JU: No. JU: Tidak.
   
50:32 RB: He agrees RB: Dia setuju bahwa pikiran itu
that thought is not complete. tidak lengkap.
   
50:35 K: Moment he agrees to that, K: Saat dia setuju dengan itu,
he's had...! dia telah...!
   
50:45 When you agree Ketika Anda setuju bahwa
that thought is incomplete, pikiran itu tidak lengkap,
   
50:49 whatever thought does apa pun yang dilakukan pikiran
is incomplete, tidak lengkap,
   
50:54 and whatever thought does dan apa pun yang dilakukan
  pikiran
   
50:57 must create sorrow, mischief, harus menciptakan kesedihan,
agony, conflict. kerusakan, penderitaan, konflik.
   
51:04 If he admits that - you follow, sir? Jika dia mengakui itu - Anda ikuti,
- I don't know... Tuan? - Saya tidak tahu...
   
51:10 AP: I think... AP: Saya pikir...
   
51:14 K: My question, Achyutji... K: Pertanyaan saya, Achyutji...
   
51:17 PJ: Sir, may I ask a question? PJ: Tuan,
  boleh saya ajukan pertanyaan?
   
51:19 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
51:42 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
54:36 AP: The whole process of thought AP: Seluruh proses pemikiran
is discrimination. adalah diskriminasi.
   
54:41 It leaves a thing the moment Ia meninggalkan sesuatu begitu ia
it discovers that it is the false. menemukan bahwa itu adalah palsu.
   
54:49 So the false is a thought. Jadi yang palsu adalah
  suatu pikiran.
   
54:53 That which perceives it as false Apa yang menganggapnya salah,
is also a thought. juga merupakan pikiran.
   
54:58 K: Of course. K: Tentu saja.
   
54:59 AP: Therefore AP: Oleh karena itu proses
the process of perception persepsi
   
55:03 is still riding masih menunggangi
the instrumentality of thought. perantaraan pikiran.
   
55:06 K: Ah, now, K: Ah, sekarang,
I understand this question. saya mengerti pertanyaan ini.
   
55:07 GN: The process GN: Proses persepsi masih...?
of perception is still...?  
   
55:09 AP: Riding the instrumentality AP: Menunggangi
of thought. perantaraan pikiran.
   
55:12 K: You are saying K: Anda mengatakan bahwa
perception is still thought. persepsi masih berupa pikiran.
   
55:17 We are saying something different, Kita mengatakan sesuatu yang berbeda,
if I may point out jika boleh saya tunjukkan
   
55:20 - I may be wrong, subject - Saya mungkin salah,
to correction, all the rest of it - terbuka untuk dikoreksi, semua itu -
   
55:24 that there is a perception bahwa ada persepsi yang
which is not of time, bukan dari waktu,
   
55:27 which is not of thought. yang bukan dari pikiran.
   
55:32 Right? Baik?
   
55:34 AP: Which is not of time, AP: Yang bukan dari waktu,
which is not of thought. yang bukan dari pikiran.
   
55:39 K: It is not Vedantist K: Ini bukan Vedantis dan
and all that kind of stuff. semua sejenisnya.
   
55:48 SR: So we wanted to know SR:Jadi kami ingin tahu sudut
that position more clearly. pandang itu dengan lebih jelas.
   
55:52 We wanted to know that position Kami ingin mengetahui posisi itu
more clearly and more elaborately. dengan lebih jelas dan lebih rinci.
   
55:57 K: Yes, yes. K: Ya, ya.
   
55:59 SR: What is that? SR: Apa itu?
K: I am coming to that, sir. K:Saya sedang menuju ke itu, Tuan.
   
56:01 First of all, Pertama-tama,
   
56:03 we know the ordinary perception kita tahu persepsi pikiran biasa,
of thought, discrimination, diskriminasi,
   
56:10 weighing and balancing, menimbang dan menyeimbangkan,
   
56:13 thought constructing pikiran membangun dan
and destruction, menghancuran,
   
56:16 thought moving pikiran bergerak dalam semua
in all the human activities aktivitas manusia
   
56:22 - of choice, freedom, obedience, - pemilihan, kebebasan, kepatuhan,
authority - the whole of that. otoritas - seluruhnya itu.
   
56:30 That is the movement of thought Itulah gerak pikiran yang
which perceives. Right, sir? mempersepsikan. Benar, Tuan?
   
56:37 Now we are asking, is there Sekarang kita bertanya,
a perception which is not that. apakah ada persepsi yang bukan itu.
   
56:42 We are asking, Kita bertanya, kita
we are not saying there is. tidak mengatakan itu ada.
   
56:46 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
56:51 PJ: I have often wondered PJ: Saya sering bertanya-tanya,
   
56:55 what is the value apa nilai pertanyaan
of a question like that. seperti itu.
   
57:03 You see, you pose a question. Anda lihat, Anda
  mengajukan pertanyaan.
   
57:07 K: You say what's the value of it. K: Anda mengatakan apa nilainya.
   
57:09 PJ: No, you pose a question, PJ: Tidak, Anda mengajukan
you say no answer is possible. pertanyaan,
   
57:11   Anda katakan, tidak mungkin
  ada jawaban.
   
57:15 K: I'm - No! K: Saya - Tidak!
   
57:16 PJ: Is an answer possible? PJ:Apakah mungkin ada jawaban?
K: Yes. K: Ya.
   
57:28 Listen carefully. Dengarkan baik-baik.
We know the perception of thought. Kita tahu persepsi dari pikiran.
   
57:33 Thought, as he pointed out, discern, Pikiran, seperti dia tunjukkan, meng-
distinguish, choose - right? - enali, membedakan, memilih - benar? -
   
57:41 thought that creates the structure, pikiran yang menciptakan
  struktur,
   
57:46 the thought that puts pikiran yang memasukkan
in the structure, etc., etc. struktur, dll., dll.
   
57:53 That is the movement Itulah gerak pikiran dalam
of thought in perception, persepsi,
   
57:57 to distinguish between untuk membedakan antara
the right and the wrong, yang benar dan yang salah,
   
58:01 the false and the true, yang palsu dan yang benar,
hate and good, all the rest of it. kebencian dan kebaikan, semuanya.
   
58:06 Right, sir? Benar, Tuan?
   
58:09 We know that, Kita tahu itu, dan seperti yang
and as we said, that's time-binding. kita katakan, itu terikat waktu.
   
58:15 Right? Right, sir? Benar? Benar, Tuan?
   
58:18 Now, do we remain there? Sekarang,
  apakah kita tetap di situ?
   
58:25 Which means, do we remain Artinya, apakah kita tetap berada da-
in conflict, perpetual conflict? lam konflik, konflik berkepanjangan?
   
58:33 Right? Benar?
SR: Right. That's right. SR: Benar. Itu betul.
   
58:37 K: Right, sir? K: Benar, Tuan? Jadi Anda
So you ask naturally, bertanya secara alami,
   
58:40 is there an enquiry apakah ada penyelidikan
   
58:46 which will lead us yang akan membawa kita
to a state of non-conflict. ke keadaan non-konflik.
   
58:51 AP: Non-conflict. AP: Tiada konflik.
SR: Non-conflict, yes. That's right. SR: Tiada konflik, ya. Itu tepat.
   
58:55 K: That's all. Right? K: Itu saja. Benar?
   
58:58 PJ: Yes. PJ: Ya.
   
59:00 K: Which is what? K: Yang artinya?
   
59:02 Is there a way of perceiving Adakah cara mempersepsi yang
which is not time-binding? tidak mengikat waktu?
   
59:09 Is there a perception Adakah persepsi yang tidak lahir
which is not born out of knowledge? dari pengetahuan?
   
59:17 AP: Out of knowledge. AP: Dari pengetahuan.
SR: Out of knowledge. SR: Dari pengetahuan.
   
59:19 K: Knowledge being experience, K: Pengetahuan yang adalah
knowledge, memory, thought, action. pengalaman,
   
59:23   pengetahuan, memori,
  pikiran, tindakan.
   
59:29 What? Am I proceeding all right? Apa? Apakah saya
  melanjutkan dengan baik?
   
59:36 Right, sir? Benar, Tuan?
   
59:37 Now, I am asking, is there an action Sekarang, saya tanya, adakah tindakan
which is not based on remembrance, yang tidak didasarkan pada memori,
   
59:45 perception which is not based on persepsi yang tidak didasarkan pada
remembrance, remembrance being time. memori, memori yang adalah waktu.
   
59:49 AP: The past. AP: Masa lalu.
   
59:50 K: Past. Put it very simply, K: Dahulu. Sederhananya,
as he put it: seperti yang dia katakan:
   
59:53 is there a perception which is apakah ada persepsi yang sama sekali
totally denuded of the past. tidak mengandung masa lampau.
   
1:00:01 Right? Benar?
   
1:00:04 Right, sir? Benar, Tuan?
   
1:00:07 We are asking. I am not Kita bertanya. Saya tidak
saying there is. Right, sir? mengatakan ada. Benar, Tuan?
   
1:00:11 Would you enquire with me that way? Maukah Anda bertanya bersama
  dengan saya seperti itu?
   
1:00:15 AP: There is no question AP: Tidak ada tempat
of possibility. bagi kemungkinan.
   
1:00:17 K: Ah, don't argue for a moment, K: Ah, sementara jangan
just... berdebat, cukup...
   
1:00:19 AP: No, I just said... AP: Tidak, saya hanya mengatakan...
K: Yes, tell him... K: Ya, katakan padanya...
   
1:00:21 AP:...it is not a hypothesis. AP:...ini bukan hipotesis.
K: We are enquiring. K: Kita sedang bertanya.
   
1:00:25 AP: We are enquiring, AP: Kita sedang bertanya,
it's an enquiry. ini suatu penyelidikan.
   
1:00:27 K: I know this, K: Saya tahu ini,
   
1:00:31 and I realise dan saya menyadari,
this implies everlasting conflict. ini menyiratkan konflik abadi.
   
1:00:37 Right, sir? Right? No, I won't... Benar, Tuan? Benar?
  Tidak, saya tidak akan...
   
1:00:43 AP: Yes, sir, etc. (In Hindi). AP: Ya Tuan, dll.
  (Dalam bahasa hindi).
   
1:01:34 K: It's a rational question to ask: K:Adalah suatu pertanyaan rasional
can this end? untuk diajukan: bisakah ini berakhir?
   
1:01:37 It's a rational question, Ini suatu pertanyaan rasional,
not an illogical question. bukan pertanyaan yang tidak logis.
   
1:01:44 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:02:08 K: Right. K: Benar. Dan jika Anda mengatakan
And if you say life is conflict, hidup adalah konflik,
   
1:02:12 then you remain here. maka Anda tetap di tempat.
   
1:02:20 SR: That we are enquiring... SR: Itulah yang sedang
  kita selidiki...
   
1:02:23 K: Yes, I'm coming to that. K: Ya, saya menuju ke situ.
   
1:02:25 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:03:23 AP and JU: AP dan JU:
(Discussion in Hindi). (Diskusi dalam bahasa Hindi).
   
1:04:00 K: Would you like K: Apakah Anda ingin mengenakan
to put on fighting gloves? sarung tangan tinju?
   
1:04:05 AP and JU: AP dan JU: (Diskusi
(Discussion in Hindi continues). dalam bahasa Hindi berlanjut).
   
1:04:40 PJ: No, sir, PJ: Tidak Tuan, metafora
the metaphor he uses is: yang dia pakai adalah:
   
1:04:48 he understands the whole dia memahami seluruh pergerakan
movement of conflict in time... konflik dalam waktu...
   
1:04:53 K: And thought. K: Dan pikiran.
PJ:...and thought. PJ:...dan pikiran.
   
1:04:55 AP: And negates it. AP: Dan meniadakannya.
   
1:04:56 PJ: And sees the inadequacy of it. PJ: Dan melihat kekurangannya.
I won't say... Saya tidak akan mengatakan...
   
1:05:01 K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...
   
1:05:02 PJ: Please, sir, listen to me. PJ:Tuan, tolong dengarkan saya.
He says the ill man, Dia mengatakan orang sakit,
   
1:05:08 the man who is suffering orang yang menderita penyakit,
from disease, wants to be cured. ingin disembuhkan.
   
1:05:13 K: Of course. K: Tentu saja.
   
1:05:14 PJ: But he cannot kill himself PJ: Tapi dia tidak bisa bunuh diri
before he is cured. sebelum dia disembuhkan.
   
1:05:18 What you are asking is: Apa yang Anda minta adalah:
kill yourself. bunuh diri Anda.
   
1:05:21 K: Ah, ah, no, I am not. You've K: Ah, ah, tidak, tidak begitu.
made a case which is untenable. Anda telah membuat kasus
   
1:05:23   yang tidak dapat dipertahankan.
   
1:05:25 GN: The analogy doesn't hold. GN: Analoginya tidak berlaku.
   
1:05:26 AP: Analogy doesn't AP: Analogi tidak berlaku
hold because I see... karena saya melihat...
   
1:05:28 K: Ah, ah... K: Ah, ah...
AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:05:33 PJ: No, it is possibly, Achyutji, PJ: Tidak, itu mungkin, Achyutji, itu
it is possibly the real disease. mungkin penyakit yang sebenarnya.
   
1:05:41 GN: Real...? GN: Nyata...?
   
1:05:43 PJ: You see, PJ: Anda lihat, dia mungkin meng-
he may put it in a different way. atakannya dengan cara yang berbeda.
   
1:05:49 All that you call thought Semua yang Anda sebut pikiran
held in mind... ada dalam batin...
   
1:05:53 K: Let's call it conflict K: Sebut saja itu konflik
for the moment. untuk saat ini.
   
1:05:55 PJ: Conflict. Don't also forget PJ: Konflik. Jangan lupa
that conflict is Pupul. konflik itu juga Pupul.
   
1:06:00 K: What? K: Apa?
   
1:06:01 PJ: Conflict is Pupul, PJ: Konflik adalah Pupul,
conflict is the 'I'. konflik adalah si 'Aku'.
   
1:06:05 K: Yes, yes, from conflict, K: Ya, ya, dari konflik,
society, Pupul, me... masyarakat, Pupul, saya...
   
1:06:07 PJ: No, sir. PJ: Tidak Tuan. K: Apa yang
K: What are you trying to tell me? ingin Anda katakan kepada saya?
   
1:06:10 PJ: No, sir, please listen, sir. PJ: Tidak, Tuan, tolong dengarkan,
K: I will listen. Tuan. K: Saya akan mendengarkan.
   
1:06:13 PJ: Ultimately society and all PJ: Pada akhirnya masyarakat
can go down the drain. dan semuanya bisa sia-sia.
   
1:06:17 Ultimately it is 'I'. Pada akhirnya
  itu adalah si 'Aku'.
   
1:06:23 All these experiences, all these Semua pengalaman ini, semua kejadian
happenings, centres round that. ini, berpusat di sekelilingnya.
   
1:06:28 K: Which is? K: Yang adalah?
   
1:06:29 PJ: Which is thought... PJ: Yang adalah pikiran…
K: Conflict. K: Konflik.
   
1:06:31 PJ:...caught in time as conflict. PJ:...terjebak dalam waktu
  sebagai konflik.
   
1:06:34 K: So 'I' is conflict. K: Jadi 'Saya' adalah konflik.
   
1:06:35 PJ: 'I' is conflict. PJ: 'Saya' adalah konflik.
K: Wait a minute. K: Tunggu sebentar.
   
1:06:38 PJ: I see it in an abstract way. PJ: Saya melihatnya
  secara abstrak.
   
1:06:42 K: I mean, no, not an abstract way. K: Maksud saya, tidak, bukan cara
It is so. yang abstrak. Memang begitu.
   
1:06:46 PJ: Sir, listen to what he is PJ:Tuan, dengarkan apa yang dia kata-
saying, I'm just putting it. kan, saya sekedar menyampaikan saja.
   
1:06:49 K: I mean, all right. K: Maksud saya, baiklah.
   
1:06:50 PJ: You say the 'I' is diseased, PJ: Anda bilang 'aku'
is ill. berpenyakit, sakit.
   
1:06:59 To cure it, Untuk menyembuhkannya,
you say chop off its head. Anda katakan potong kepalanya.
   
1:07:03 K: I'm not saying anything. K:Saya tidak mengatakan apa-apa.
   
1:07:05 PJ: It is that, and we are never... PJ: Memang begitu,
  dan kami tidak pernah...
   
1:07:08 K: No, I object. K: Tidak, saya keberatan.
   
1:07:09 You are translating Anda menerjemahkan apa yang saya
what I am saying to suit your... katakan agar menyesuaikan dengan...
   
1:07:13 PJ: Please, sir, maybe this is PJ:Mohon, Tuan , mungkin ini
what is really the ultimate thing yang benar-benar paling utama,
   
1:07:18 which is stopping us yang menghentikan kami
from the final... dari yang final...
   
1:07:20 K: No, I am not chopping. K: Tidak, saya tidak memotong.
   
1:07:22 I recognise, please, Pupulji, Saya tahu, tolong, Pupulji,
let's be very simple. mari kita menjadi sangat sederhana.
   
1:07:24 I recognise conflict is my life Saya menyadari konflik adalah
- right? - hidup saya - benar? -
   
1:07:29 conflict is 'me', konflik adalah 'saya',
is my life - right? hidup saya - benar?
   
1:07:34 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:08:00 PJ: He is saying, ultimately PJ: Dia bilang, akhirnya,
this is the thing ini adalah masalahnya,
   
1:08:04 which is holding all of us back. yang menahan kita semua.
K: What is that? K: Apa itu?
   
1:08:08 PJ: That is, that you may talk of it PJ: Artinya, Anda boleh
as conflict, you can talk of it... mengutarakannya sebagai konflik,
   
1:08:12 K: I am just saying Anda bisa mengatakannya...
stick to conflict.  
   
1:08:12   K: Saya hanya mengatakan,
  tetaplah pada konflik.
   
1:08:15 PJ: No, but you cannot PJ: Tidak, tapi Anda tidak bisa
think of the thing... memikirkan hal itu...
   
1:08:17 K: All right, I reduce all that K:Baiklah, saya mereduksi semua itu
to the word 'conflict'. menjadi kata 'konflik'.
   
1:08:21 Don't beat around, Jangan berputar-putar dengan mem-
introduce more words. perkenalkan lebih banyak kata-kata.
   
1:08:24 Look, Pupul, all this, thought... Lihat, Pupul, semua ini,
  pikiran...
   
1:08:28 RB: She is saying that RB: Dia mengatakan bahwa jika
if conflict ends, the 'me' ends, konflik berakhir, 'saya' berakhir,
   
1:08:33 there is the block. di situlah letak penghalangnya.
   
1:08:34 K: I don't say that. K: Saya tidak mengatakan itu.
PJ: I know it! PJ: Saya tahu itu!
   
1:08:38 K: You don't know it. K: Anda tidak tahu itu.
PJ: I know it. PJ: Saya tahu itu.
   
1:08:42 K: You cannot know it. K: Anda tidak bisa
  mengetahuinya.
   
1:08:44 PJ: Sir, how can you say that? PJ: Tuan, bagaimana Anda bisa meng-
K: That's just a theory. atakan begitu? K: Itu hanya teori.
   
1:08:47 PJ: No, sir. PJ: Tidak, Tuan. K: Ah, ah, saya
K: Ah, ah, I'll show it to you. akan menunjukkannya kepada Anda.
   
1:08:50 PJ: No, sir. PJ: Tidak, Tuan.
   
1:08:54 K: Do you actually realise K: Apakah Anda benar-benar mewaspadai
that you are conflict? bahwa Anda adalah konflik?
   
1:09:05 Nobody is chopping Tidak ada yang
anybody's head off. memenggal kepala siapa pun.
   
1:09:08 I am saying, do I realise, Saya berkata,
  apakah saya mewaspadai,
   
1:09:12 in my blood, in my heart, dalam darah saya, di hati saya,
in the depth of me, di kedalaman diri saya,
   
1:09:16 I am conflict, Saya adalah konflik,
   
1:09:20 or it's just an idea atau itu hanya ide yang saya coba
which I am trying to fit into this? untuk dicocok-cocokkan dengan ini?
   
1:09:26 Vous avez compris? Anda paham?
   
1:09:27 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:10:56 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:11:05 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:11:08 SR: I think Krishnaji SR: Saya pikir Krishnaji datang
is coming to that point. pada titik itu.
   
1:11:11 AP: No, but the word 'silsila', AP: Tidak, tapi kata 'silsila',
as you know, means continuity.  
   
1:11:13   seperti Anda ketahui,
  berarti kontinuitas.
   
1:11:17 JU: (Translated from Hindi) JU: (Diterjemahkan dari bahasa Hindi)
So what is that? Jadi apa itu?
   
1:11:18 It is not a permanent thing. Itu bukanlah hal yang permanen.
   
1:11:22 SR: Listen to Krishnaji. He is SR: Dengarkan Krishnaji. Dia tiba
coming to a very important point... pada poin yang sangat penting...
   
1:11:25 K: What, sir? K: Apa, Tuan?
   
1:11:26 SR: You are coming to that point, SR: Anda tiba pada
sir. titik itu, Tuan.
   
1:11:29 K: Sir, I only know K:Tuan, saya hanya tahu hidup saya
my life is a series of conflicts... adalah serangkaian konflik...
   
1:11:35 AP: Right. AP: Benar.
K: 'Till I die. K: Sampai saya mati.
   
1:11:38 Right? I mean, any man admits this. Benar? Maksud saya, siapa pun meng-
For God's sake, move! akui ini. Demi Tuhan, bergeraklah!
   
1:11:43 AP: Yes, this is our life. AP: Ya, inilah hidup kami.
K: This is our life, K: Inilah hidup kita,
   
1:11:45 and you come along and say to me, dan Anda datang dan
must you go on doing this? berkata kepada saya,
   
1:11:49   haruskah Anda terus
  melakukan ini?
   
1:11:53 Find out if there is a different way Cari tahu apakah ada cara berbeda
of looking and acting dalam penglihatan dan tindakan,
   
1:12:00 which doesn't contain this. yang tidak mengandung ini.
   
1:12:04 That's all my point. You understand? Itu adalah semua maksud saya.
AP: Yes, sir. Anda paham? AP: Ya, Tuan.
   
1:12:08 K: Please, K: Tolong, terjemahkan saja
just translate what I said. apa yang saya katakan.
   
1:12:14 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:12:30 K: Ah, ah, ah... K: Ah, ah, ah...Oh,
Oh, for God's...! demi Tuhan...!
   
1:12:34 SP: You are denying continuity. SP: Anda menyangkal kontinuitas.
   
1:12:37 AP: No, he has asked me... AP:Tidak, dia bertanya kepada saya...
SP: Krishnaji didn't say that. SP: Krishnaji tidak mengatakan itu.
   
1:12:40 AP: No, no, but I am telling AP: Tidak, tidak, tapi saya katakan
he is asking that question. dia mengajukan pertanyaan itu.
   
1:12:43 RB: Krishnaji asked you to translate RB: Krishnaji meminta Anda untuk
him, you are saying something else. menerjemahkannya,
   
1:12:44   Anda mengatakan sesuatu
  yang lain.
   
1:12:47 K: Sir, sir, K: Tuan, Tuan, saya menggunakan
I am using very simple language. bahasa yang sangat sederhana.
   
1:12:51 My life is conflict, Hidup saya adalah konflik, dan itu
and that's all I know. yang semuanya saya tahu.
   
1:12:59 From the moment I am born Sejak saat saya lahir,
   
1:13:01 - they are discovering - mereka menemukan
new things about babies - hal-hal baru tentang bayi -
   
1:13:05 from the moment I am born dari saat saya lahir sampai
till I die, saya meninggal,
   
1:13:07 it's a series of incident, conflict, itu adalah serangkaian insiden,
- follow? All that. konflik, - Anda ikuti? Semua itu.
   
1:13:12 That is the continuity, that's all Itulah kesinambungan, itu saja yang
I'm saying. Right? Right, sir? saya katakan. Benar? Benar, Tuan?
   
1:13:19 Now, next, I am a reasonable man, Sekarang, selanjutnya, saya adalah
thinking man, and say, orang yang berakal sehat,
   
1:13:22   orang yang berpikir,
  dan berkata,
   
1:13:24 must I go on this way? haruskah saya terus
- right? seperti ini? - Benar?
   
1:13:30 You come along and tell me there is Anda datang dan memberi tahu saya,
a different way which is not this, ada cara lain yang bukan ini,
   
1:13:39 and he says I'll show it to you. dan dia bilang saya akan
  menunjukkannya pada Anda.
   
1:13:43 That's all - right? Itu adalah semuanya - benar?
   
1:13:48 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:14:11 K: What is that, sir? K: Apa itu, Tuan?
   
1:14:13 AP: He says that I accept that AP: Dia mengatakan bahwa
this circle in which I am moving... saya menerima
   
1:14:16   lingkaran ini,
  dalam mana saya bergerak...
   
1:14:19 SP: Is continuity. SP: Adalah kontinuitas.
   
1:14:21 AP:...is not taking us anywhere. AP:...tidak membawa kita
  kemana-mana.
   
1:14:24 K: Now, I come along, I come... K: Sekarang, saya ikut,
  saya datang...
   
1:14:27 AP: You have come there; AP: Anda datang ke sana;
he has come with you up to there. dia datang dengan Anda di sana.
   
1:14:30 K: Yes... K: Ya...
   
1:14:31 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:15:37 K: What is that? K: Apa itu?
   
1:15:40 AP: When you have snapped AP: Ketika Anda telah memutuskan
all anchorage of the past... semua penambatan di masa lalu...
   
1:15:53 K: Who is saying that? K: Siapa yang mengatakan itu?
   
1:15:54 AP: You have said that AP: Anda yang mengatakannya, ini
this is tying you to your past. mengikatkan Anda pada masa lalu Anda.
   
1:16:02 Now, when you say negate this... Sekarang, ketika Anda
  mengatakan negasikan ini...
   
1:16:05 K: I don't say any damn thing. K: Saya tidak mengatakan yang
Just... sialan begitu. Hanya...
   
1:16:10 JU: (Translated) JU: (Diterjemahkan)
That happens anyway. Bagaimanapun itu terjadi.
   
1:16:14 RB: No, what he is saying is: RB: Tidak,
  yang dia katakan adalah:
   
1:16:16 Life is conflict, time, thought. Hidup adalah konflik, waktu, pikiran.
That is... Yang adalah...
   
1:16:21 K: Understood. K: Dimengerti.
   
1:16:22 RB: Yes, RB: Ya,
he accepts that that has to go. dia menerima bahwa itu harus pergi.
   
1:16:25 K: No. I am not saying K: Tidak. Saya tidak mengatakan
anything to go or... apa pun untuk pergi atau...
   
1:16:28 RB: No, he is saying that. RB: Tidak, dia mengatakan itu.
   
1:16:29 If that goes then what is Jika itu pergi, lalu apa hubungannya
the connection with what is to be? dengan apa yang akan terjadi?
   
1:16:33 K: I am not talking any connection, K: Saya tidak berbicara tentang
anything else. koneksi apa pun, apa pun.
   
1:16:37 I am a man who is suffering, Saya adalah orang yang menderita,
in conflict, in despair, dalam konflik, putus asa,
   
1:16:42 and I say I have lived dan saya katakan, saya telah men-
this for sixty years, jalani ini selama enam puluh tahun,
   
1:16:46 please show me a different way tolong tunjukkan cara hidup yang
of living. That's all he's asking. berbeda. Hanya itu yang dia minta.
   
1:16:51 He doesn't go about continuity Dia tidak menanyakan tentang
and this and that, kontinuitas dan ini dan itu,
   
1:16:54 chopping somebody's head off. memenggal kepala seseorang.
   
1:16:56 He's talking, please help me to find Dia berbicara, tolong bantu saya
a way of living without conflict. menemukan cara hidup tanpa konflik.
   
1:17:02 Right? Right? Benar? Benar?
   
1:17:03 RB: Very simple. RB: Sangat sederhana.
PJ: Yes. PJ: Ya.
   
1:17:05 K: That's all. Would he accept K: Itu saja. Akankah dia menerima fakta
that very simple fact? yang sangat sederhana itu?
   
1:17:08 PJ: Yes, he would accept this. PJ: Ya dia menerima itu.
SR: Yes. SR: Ya.
   
1:17:11 K: Right, sir? K: Benar, Tuan?
SR: I think, yes. SR: Saya kira ya.
   
1:17:13 K: Now, if you accept that, K: Sekarang, jika Anda menerima itu,
then the next question: maka pertanyaan berikutnya:
   
1:17:17 is there a way of looking apakah ada cara melihat atau
or observing life mengamati kehidupan
   
1:17:25 without bringing in all the past? tanpa membawa masa lalu?
   
1:17:29 That's all my next question. Itulah seluruh pertanyaan
  saya selanjutnya.
   
1:17:31 SR: Yes, that is the question. SR: Ya itu pertanyaannya. Jadi kita
So we must stick on that question. harus tetap pada pertanyaan itu.
   
1:17:35 K: Wait, I'm going to, K: Tunggu, saya akan,
I'm going to stick to that, saya akan tetap pada itu,
   
1:17:37 I've got the platform now. Saya sekarng mempunyai mimbar.
   
1:17:46 Right? Has he understood this? Benar? Apakah dia memahami ini?
AP: Yes. AP: Ya.
   
1:17:50 K: No, I must be quite clear. K: Tidak,
  saya harus cukup jelas.
   
1:17:52 AP: It is not necessary AP: Tidak perlu
to translate this. menerjemahkan ini.
   
1:17:54 AP: (to JU) You have understood the AP:(pada JU) Anda paham persoalannya?
question? (To K) He has understood. (Pada K) Dia telah paham.
   
1:17:59 K: I have asked myself, K: Saya bertanya pada diri sendiri,
is there a way of looking, acting adakah cara untuk melihat, bertindak
   
1:18:08 without the operation of thought tanpa kerja pikiran, yang
which is remembrance? Right? adalah pikiran? Benar?
   
1:18:13 AP: Yes, sir. AP: Ya, Tuan.
K: Right, sir? K: Benar, Tuan?
   
1:18:16 That's my question. Itu pertanyaan saya.
We understand each other? Kita saling mengerti?
   
1:18:20 Right. I am going to find out. Baik. Saya akan mencari tahu.
   
1:18:29 What is perception? Apakah persepsi itu?
   
1:18:53 I have perceived life as conflict. Saya mempersepsikan hidup sebagai
That's all I know. konflik. Hanya itu yang saya tahu.
   
1:19:00 And you, I come along - somebody, Dan Anda, saya datang - seseorang,
he comes along and tells me dia datang dan memberi tahu saya
   
1:19:04 let's find out mari kita cari tahu
what is true perception. apa persepsi yang benar itu.
   
1:19:09 Right? Benar?
   
1:19:15 Right, sir? Benar, Tuan?
   
1:19:17 Right? Benar?
   
1:19:19 I don't know it, Saya tidak tahu itu,
but I am listening to him. tapi saya mendengarkan dia.
   
1:19:26 Ah, this is important. Ah, ini penting.
I am listening to him, Saya mendengarkan dia,
   
1:19:29 I haven't brought my beastly mind, Saya belum membawa pikiran,
action, my logic, tindakan, logika curang saya,
   
1:19:33 I am listening to him. Saya mendengarkan dia.
   
1:19:37 Is that happening now? Apa itu terjadi sekarang?
   
1:19:40 AP: I think so. AP: Saya kira begitu.
K: Ah, ah, I question that. K: Ah, ah, saya mempertanyakan itu.
   
1:19:45 You understand what I'm saying? Anda paham
  apa yang saya katakan?
   
1:19:47 Are you listening afresh Apakah Anda mendengarkan dengan
to what is being said, that is... segar apa yang dikatakan, yaitu...
   
1:19:56 that the speaker is saying yang dikatakan pembicara,
   
1:20:00 that there is a perception bahwa ada persepsi
without remembrance - right? - tanpa ingatan - benar? -
   
1:20:07 that there is. bahwa itu ada.
   
1:20:09 Are you listening to it Apakah Anda mendengarkannya atau
or saying no, there is not, mengatakan tidak, tidak ada,
   
1:20:12 there is a contradiction, ada kontradiksi, semuanya itu,
all the rest of it,  
   
1:20:15 which is, artinya, Anda sama sekali
you are not listening at all. tidak mendengarkan.
   
1:20:19 That's my point. Itu maksud saya.
Got it, sir? Anda menangkapnya, Tuan?
   
1:20:23 I don't know if I'm making Saya tidak tahu apakah saya
myself clear. Right? menjelaskan dengan baik. Benar?
   
1:20:28 I tell Achyutji, sir, that there is Saya beri tahu Achyutji, Tuan,
a way of living without conflict. bahwa ada cara hidup tanpa konflik.
   
1:20:36 Now, will he listen to me there? Sekarang, apakah dia akan
  mendengarkan saya?
   
1:20:39 Listen, not translate it immediately Mendengar, tidak langsung
into a reaction. menerjemahkannya menjadi reaksi.
   
1:20:44 AP: Translating nothing. AP: Tidak menerjemahkan apa-apa.
   
1:20:46 K: Right? Are you doing that? K: Benar? Apakah Anda
  melakukan itu?
   
1:20:50 Ask him, sir, this is important. Tanya dia, Tuan, ini penting.
   
1:20:53 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:21:11 JU: Yes. JU: Ya.
   
1:21:13 K: He is listening, K: Dia mendengarkan,
therefore there is no reaction, oleh karena itu tidak ada reaksi,
   
1:21:18 which means what? artinya apa?
   
1:21:27 Oh God, sir, come on, sir. Ya Tuhan, Tuan, ayolah, Tuan.
   
1:21:32 You are already seeing. Anda sudah melihat.
   
1:21:43 You get it? Anda menangkapnya?
   
1:21:50 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:22:44 K: What's that? K: Apa itu?
   
1:22:47 AP: Are you suggesting, AP: Apakah Anda
he asks, menyarankan, dia bertanya,
   
1:22:49 in order to make sure that everyone untuk memastikan bahwa setiap orang
has understood his question, telah memahami pertanyaannya,
   
1:22:54 that the perception bahwa semua persepsi
that all that one has lived... dari seseorang selama ini,
   
1:23:01 AP:...tied to the past... AP:...terikat dengan masa lalu...
K:...is conflict. K:...adalah konflik.
   
1:23:03 AP:...is conflict. AP:...adalah konflik.
K: Yes. K: Ya.
   
1:23:07 AP: Then the perception AP: Kemudian persepsi tentang
of the falseness of this itself... kepalsuan ini sendiri...
   
1:23:12 PJ: No, no, no... PJ: Tidak, tidak, tidak...
   
1:23:14 RB: No, no, he didn't say all that. RB: Tidak, tidak, dia tidak
  mengatakan semua itu.
   
1:23:16 JU: (Translated) JU: (Diterjemahkan)
It has to be just seen. Itu harus dilihat saja.
   
1:23:18 AP: The perception of this... AP: Persepsi dari ini...
   
1:23:20 K: I only know, sir, K: Saya hanya tahu, Tuan,
that I'm in conflict... bahwa saya dalam konflik...
   
1:23:23 AP: Can you please translate? AP: Bisakah Anda menerjemahkan?
   
1:23:25 PJ: May I say something? If I can PJ: Bolehkah saya
translate what I have understood. mengatakan sesuatu?
   
1:23:27   Jika saya bisa menerjemahkan
  apa yang saya pahami.
   
1:23:30 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:23:34 PJ: (In Hindi). PJ: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:24:36 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:24:58 AP: There is the transformation AP: Ada transformasi
of that moment of perception itself. momen persepsi itu sendiri.
   
1:25:04 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:26:10 PJ: The seeing, the perception PJ: Penglihatan, persepsi yang
which was caught in the past, tertangkap dalam masa lalu,
   
1:26:21 that same seeing, it is seeing. penglihatan yang sama,
K: No. itu adalah penglihatan. K: Tidak.
   
1:26:25 PJ: Sir, this is what he has to say. PJ: Tuan, inilah yang
  dia sampaikan.
   
1:26:27 It is an ocular seeing Ini adalah penglihatan okuler,
if I may put it that way. jika saya bisa berkata seperti itu.
   
1:26:31 That same seeing Penglihatan yang sama itu,
in an instant cleanses itself seketika membersihkan dirinya sendiri
   
1:26:36 and sees without the past. dan melihat tanpa masa lalu.
He asks, is that seeing? Dia bertanya, apakah itu penglihatan?
   
1:26:43 K: Is that...? K: Apakah itu...?
PJ: Seeing. PJ: Penglihatan.
   
1:26:45 K: Seeing. K: Melihat.
   
1:26:48 PJ: That instrument, PJ: Instrumen itu,
that instrument now. instrumen itu sekarang.
   
1:26:53 Both corrupted by the past Keduanya dirusak oleh masa lalu
and also free of the past. dan juga bebas dari masa lalu.
   
1:27:01 K: No, no. K: Bukan, Bukan.
   
1:27:03 Sir, sir, you are a great Tuan, Tuan, Anda adalah seorang
Buddhist scholar. Right? sarjana Buddhis yang hebat. Benar?
   
1:27:11 Right, sir? Benar, Tuan?
   
1:27:13 SR: (In Hindi). SR: (Dalam Bahasa Hindi).
   
1:27:17 K: You are a great K: Anda adalah seorang
Buddhist scholar. sarjana Buddhis yang hebat.
   
1:27:18 Yes, sir, you are a great Ya, Tuan, Anda adalah seorang
Buddhist scholar, sarjana Buddhis yang hebat,
   
1:27:21 well known, you have read terkenal, Anda telah membaca
a great deal of Buddhism, banyak ajaran Buddha,
   
1:27:25 you know what Buddha has said, Anda tahu apa
  yang Buddha katakan,
   
1:27:28 all the intricacies semua seluk-beluk
of Buddhist analysis, analisis Buddhis,
   
1:27:32 exploration, the extraordinary eksplorasi, struktur luar biasa.
structure. Right, sir? Benar, Tuan?
   
1:27:38 Right? You know it. Benar? Anda tahu itu.
   
1:27:41 Now, if Buddha came to you now Nah, jika Buddha mendatangi Anda
and said, 'Listen', sekarang dan berkata, 'Dengarkan',
   
1:27:46 would you listen to him? maukah Anda mendengarkan dia?
   
1:27:48 No. That's all. Tidak. Itu saja.
   
1:27:55 Q: I don't catch it, sir. T: Saya tidak mengerti, Tuan.
   
1:27:57 K: No, no, please don't laugh, K: Tidak, tidak, tolong jangan
it's not... tertawa, ini bukan...
   
1:27:59 AP: (To audience) Don't talk, AP: (Kepada hadirin) Jangan bicara,
please don't speak. mohon jangan bicara.
   
1:28:02 K: This is much too serious, please, K: Ini terlalu serius, tolong,
there is not a laughter. tidak ada tawa.
   
1:28:07 Sir, please answer my question. Tuan, tolong jawab
  pertanyaan saya.
   
1:28:14 If the Buddha came to you, today now Jika Buddha mendatangi Anda,
sitting there in front of you hari ini duduk di sana di depan Anda
   
1:28:18 and says please, sir, listen. dan berkata tolong, Tuan, dengarkan.
Would you listen? Maukah Anda mendengarkan?
   
1:28:27 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:29:06 K: And he says to you, K: Dan dia berkata kepada Anda,
   
1:29:08 'If you listen, 'Jika Anda mendengarkan,
that is the transformation'. itulah transformasinya'.
   
1:29:22 He says to you, Dia berkata kepada Anda,
   
1:29:24 'If you listen to me, that is 'Jika Anda mendengarkan saya,
your transformation. Just listen'.  
   
1:29:26   itu adalah transformasi Anda.
  Dengarkan saja'.
   
1:29:33 Right, sir? That's all I'm.. Benar, Tuan? Itu saja saya...
   
1:29:38 What? Apa?
   
1:29:39 The listening is Mendengarkan adalah
the listening to the truth, mendengarkan kebenaran,
   
1:29:44 therefore everything goes. karena itu semuanya pergi.
Oh, come on! Oh, ayolah!
   
1:29:55 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:30:01 K: You can't argue with the Buddha. K: Anda tidak bisa berdebat
You can't argue with the Buddha. dengan Buddha.
   
1:30:03   Anda tidak dapat berdebat
  dengan Buddha.
   
1:30:06 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:31:08 RB: He is saying, sir, RB: Dia bilang, Tuan,
that attention... perhatian itu...
   
1:31:12 K: Ah, no... K: Ah, tidak...
RB: No, listening... RB: Tidak, mendengarkan...
   
1:31:14 K: I am not concerned. K: Saya tidak prihatin.
   
1:31:15 RB: No, he is saying that RB: Tidak, dia mengatakan bahwa men-
listening itself is Buddha. dengarkan itu sendiri adalah Buddha.
   
1:31:20 K: Yes, sir. K: Ya, Tuan.
   
1:31:21 RB: And.. RB: Dan ..
K: That, stop! K: Itu, hentikan!
   
1:31:27 K: But we don't! K: Tapi kita tidak!
That's all my point. Itu maksud saya.
   
1:31:31 AP and JU: (In Hindi). AP dan JU: (Dalam Bahasa Hindi).
   
1:31:55 K: No, sir, would you listen to me? K: Tidak, Tuan, maukah Anda
  mendengarkan saya?
   
1:32:02 If Buddha talked to me now... Jika Buddha berbicara dengan
  saya sekarang...
   
1:32:04 I am sitting, you are the Buddha. Saya sedang duduk, Anda adalah
You talk to me. Buddha. Anda berbicara dengan saya.
   
1:32:09 I say, sir, I listen to you Saya berkata, Tuan, saya mendengarkan
because I love you. Anda karena saya mencintai Anda.
   
1:32:16 Do you understand, sir? Apakah Anda paham, Tuan?
   
1:32:18 I have no argument, I have no, Saya tidak punya argumen,
  saya tidak punya,
   
1:32:21 I don't want to get anywhere Saya tidak ingin kemana-mana
because I see what you say is truth, karena
   
1:32:23   saya melihat apa yang Anda
  katakan adalah kebenaran,
   
1:32:25 and I love you, and that's all. dan saya mencintai Anda,
  dan itu saja.
   
1:32:28 That has transformed everything. Itu telah mengubah segalanya.
   
1:32:42 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:33:07 K: Sir, nobody listened to him, K: Tuan, tidak ada yang mendengarkan
that's why there is Buddhism. dia, makanya ada Buddhisme.
   
1:33:12 JU:(In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:33:13 K: No, tell him that, K: Bukan, katakan itu padanya,
for God's sake! demi Tuhan!
   
1:33:16 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:34:14 K: What is that, sir? K: Apa itu Tuan?
   
1:34:17 AP: He says there is no Buddha. AP: Dia bilang tidak ada Buddha.
K: No, sir... K: Tidak, Tuan...
   
1:34:20 AP: Just listen. AP: Hanya dengarkan saja.
There is no Buddha... Tidak ada Buddha...
   
1:34:22 K: Of course. K: Tentu saja.
AP:...there is no... AP:...tidak ada...
   
1:34:24 ...speaking of... ... berbicara tentang..
There is only listening... Yang ada hanya mendengarkan...
   
1:34:28 K: Yes. K: Ya.
   
1:34:29 AP: AP:...dan dalam mendengarkan
...and in the right listening... dengan benar...
   
1:34:31 K: That's all I've said. K: Itu saja yang saya katakan.
   
1:34:32 AP: That's what he has understood. AP: Itu yang dia mengerti.
K: That's all. K: Itu saja.
   
1:34:35 AP: That's what he has understood AP: Itu yang dia pahami bahwa dalam
that in right listening mendengarkan yang benar
   
1:34:40 is the quintessence of that wisdom adalah inti dari kebijaksanaan
which transforms... yang mentransformasikan...
   
1:34:49 K: Yes. Not wisdom... K: Ya. Bukan kebijaksanaan...
You see, sir... Anda lihat, Tuan...
   
1:34:53 Now, just listen to me. Sekarang, dengarkan saya.
This is conflict. Right, sir? Ini adalah konflik. Benar, Tuan?
   
1:35:00 A man like me comes along Seorang seperti saya datang,
   
1:35:03 - he may be cuckoo, he may be nutty, - dia mungkin tolol, dia mungkin
anything you like. gila, sesuka Anda sebut apa.
   
1:35:07 He comes along and says there is Dia datang dan mengatakan ada
a way of living without knowledge. cara hidup tanpa pengetahuan.
   
1:35:17 Right? Don't argue, just listen Benar? Jangan berdebat, dengarkan
- without knowledge, saja - tanpa pengetahuan,
   
1:35:22 which means yang artinya
without the operation of thought. tanpa bekerjanya pikiran.
   
1:35:29 Right? He says there is, Benar? Dia bilang ada, dan dia
and he will explain to you, akan menjelaskan kepada Anda,
   
1:35:34 he'll explain very carefully dia akan menjelaskan dengan sangat
how it is done. hati-hati bagaimana itu dilakukan.
   
1:35:40 I don't know if he... Saya tidak tahu apakah dia...
   
1:35:45 AP: (Translates in Hindi). AP: (Diterjemahkan dalam bahasa Hindi).
   
1:36:05 JU: (Translated) JU: (Diterjemahkan)
I would like to know... Saya ingin tahu...
   
1:36:11 K: What, sir? K: Apa, Tuan?
   
1:36:13 AP: You proceed. AP: Anda lanjutkan.
   
1:36:17 K: I know my life is conflict, K: Saya tahu hidup saya adalah
and I'm asking, konflik, dan saya bertanya,
   
1:36:26 is there a way of looking, apakah ada cara untuk memandang,
listening, seeing mendengarkan, melihat
   
1:36:33 which has no relationship yang tidak ada hubungannya
to knowledge. dengan pengetahuan.
   
1:36:41 Right? Benar?
   
1:36:43 I say there is, Saya katakan ada,
   
1:36:47 and next question is, dan pertanyaan selanjutnya
  adalah,
   
1:36:51 as the brain is full of knowledge karena otak penuh dengan
- right? - pengetahuan - benar? -
   
1:36:56 it has learnt, learnt, learnt, ia telah
  belajar, belajar, belajar,
   
1:37:00 how can such a brain bagaimana otak seperti itu bisa
understand this statement? memahami pernyataan ini?
   
1:37:07 You understand what I am saying? Anda paham apa yang saya katakan?
Hai capito? Apakah Anda pahami?
   
1:37:12 Explain it, sir. Jelaskan hal ini, Tuan.
   
1:37:14 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:37:25 AP: He says that you have AP: Dia mengatakan bahwa Anda
just placed the question baru saja mengajukan pertanyaan itu,
   
1:37:29 that he has posed in his mind, yang dia telah ajukan dalam batinnya,
you have given word to it. Anda telah mengutarakannya.
   
1:37:34 K: Yes. Right. I say that brain K: Ya. Benar. Saya berkata bahwa otak
cannot answer this question. tidak dapat menjawab pertanyaan ini.
   
1:37:42 JU: (Translated) JU: (Diterjemahkan)
That is my question. Itu pertanyaan saya.
   
1:37:44 K: So, wait, wait. K: Jadi, tunggu, tunggu.
   
1:37:48 This is conflict, Ini konflik, otak ini sudah
this brain is used to this - right? terbiasa dengan ini - benar?
   
1:37:54 Right, sir? I'm speaking slowly. Benar, Tuan?
  Saya berbicara perlahan.
   
1:37:56 This brain is used to it, Otak ini terbiasa,
habituated to it, terbiasa dengan ini,
   
1:37:59 and you are putting a new question dan Anda mengajukan pertanyaan
to it, so the brain is in revolt, yang baru, jadi otak memberontak,
   
1:38:06 it can't answer it. ia tidak bisa menjawabnya.
Right? Benar?
   
1:38:12 JU: (Translated) It is being JU: (Diterjemahkan) Sudah dijelaskan
explained that it is in revolt. bahwa otak ada dalam pemberontakan.
   
1:38:18 But it is possible. Tapi itu mungkin.
   
1:38:25 K: And the speaker says, K: Dan pembicara berkata,
   
1:38:26 don't be in revolt, listen. jangan memberontak, dengarkan.
   
1:38:36 Right? Translate it. Benar? Tolong terjemahkan.
SP: He understands. SP: Dia mengerti.
   
1:38:41 AP: He understands. AP: Dia mengerti.
(Translates in Hindi). (Diterjemahkan dalam bahasa Hindi).
   
1:39:07 JU: This will happen, JU: Ini akan terjadi,
this can happen. ini bisa terjadi.
   
1:39:12 K: Right? K: Benar?
   
1:39:13 So he said try to listen Jadi dia berkata, coba mendengarkan
without the movement of thought. tanpa gerak pikiran.
   
1:39:24 Right? That's simple. Benar? Itu sederhana.
   
1:39:26 Which is, can you see something Artinya, dapatkah Anda melihat
without naming it? sesuatu tanpa menamainya?
   
1:39:33 Which is, the naming is Artinya, penamaan adalah
the movement of thought. gerak pikiran.
   
1:39:38 Do it. Lakukanlah.
   
1:39:43 I don't know if I'm making myself... saya tidak tahu apakah saya mem-
AP: Yes, sir, perfect. buat diri...AP: Ya, Tuan, sempurna.
   
1:39:47 K: Then, find out K: Lalu, cari tahu bagaimana
what is the state of the brain keadaan otak
   
1:39:53 when it has not used ketika belum menggunakan
the word in seeing. kata dalam melihat.
   
1:40:01 SR: Yes, this is very important. SR: Ya, ini penting sekali.
   
1:40:04 K: Ah? Wait, wait, K: Ah? Tunggu, tunggu,
I'm moving very slowly, please, saya bergerak sangat lambat, tolong,
   
1:40:07 I'm going on, Saya lanjut,
I'm not stopping there. saya tidak berhenti di situ.
   
1:40:09 SR: Yes. SR: Ya.
   
1:40:10 AP: (Translates in Hindi). AP: (Diterjemahkan dalam
  bahasa Hindi).
   
1:40:17 K: Naam roopa (name, form), K: Naam roopa (nama, rupa),
no, no...! tidak, tidak...!
   
1:40:20 SR: Word. SR: Kata.
AP: Not roopa. AP: Bukan roopa.
   
1:40:22 K: Naam roopa, K: Naam roopa,
I'm glad I caught you out. saya senang saya menangkap Anda.
   
1:40:25 AP: I'm sorry. AP: Saya minta maaf.
   
1:40:34 PJ: Look, may I say one thing? PJ: Begini, bolehkah saya
  mengatakan satu hal?
   
1:40:36 He said can you see a thing Dia berkata dapatkah Anda melihat
(then in Hindi). sesuatu (lalu dalam bahasa Hindi).
   
1:41:01 K: Now, you tell me K: Sekarang, ceritakan apa
what you said to him. yang Anda katakan padanya.
   
1:41:07 PJ: Can you see something PJ: Bisakah Anda melihat
without the word... sesuatu tanpa kata...
   
1:41:11 K: Yes. K: Ya.
   
1:41:12 PJ:...and in that seeing can you PJ:..dan dalam penglihatan itu dapat-
observe the state of your brain kah Anda mengamati keadaan otak Anda.
   
1:41:18 which is observing yang mengamati tanpa kata.
without the word.  
   
1:41:22 K: That's right. That is, the brain. K: Benar. Yakni, otak.
Which means what? Artinya apa?
   
1:41:26 The brain has been Otak telah dilatih dalam
trained in words. kata-kata.
   
1:41:34 Right? Now when the brain realises Benar? Sekarang, ketika otak
it's caught in the net of words,  
   
1:41:37   mewaspadai bahwa ia terperangkap
  dalam jaring kata-kata,
   
1:41:41 and you come along and say dan Anda datang dan
observe without the word, berkata amati tanpa kata,
   
1:41:44 see what is happening in the brain. lihat apa yang terjadi di otak.
You follow my point? Anda mengikuti maksud saya?
   
1:41:50 You understand what I'm saying? Anda paham
  apa yang saya katakan?
   
1:41:51 What is happening to the brain Apa yang terjadi dengan otak
- now, now? - sekarang, sekarang?
   
1:41:59 PJ: The brain is still. PJ: Otaknya diam.
K: That's the point. K: Itu intinya.
   
1:42:05 That is, I realise my brain Artinya, saya mewaspadai otak saya
is full of knowledge, penuh dengan pengetahuan,
   
1:42:12 knowledge being partly words, pengetahuan yang sebagian
experience, sensations - it is that. berupa kata-kata,
   
1:42:14   pengalaman, sensasi
  - demikianlah adanya.
   
1:42:18 And you come along and say Dan Anda datang dan berkata.
   
1:42:20 observe your wife, the tree, amati istri Anda, pohon, awan,
the cloud without the word. tanpa kata-kata.
   
1:42:29 Is that possible? Apakah itu mungkin?
   
1:42:35 I am married to her for forty years Saya menikah dengannya
and suddenly you say to me, selama empat puluh tahun
   
1:42:38   dan tiba-tiba Anda berkata
  kepada saya,
   
1:42:40 observe her without the word, amati dia tanpa kata,
the symbol, the image. simbol, imaji.
   
1:42:50 And the brain says, 'I can't do it'. Dan otak berkata, 'Saya tidak
Right? bisa melakukannya'. Benar?
   
1:42:57 Then begin the arguments. Kemudian mulailah argumen.
   
1:43:00 I don't know if you follow what... Saya tidak tahu apakah Anda
  mengikuti apa...
   
1:43:02 Which is an escape from its Yang merupakan pelarian
incapacity to see its incapacity.  
   
1:43:05   dari ketidakmampuannya untuk
  melihat ketidakmampuannya.
   
1:43:13 I wonder if you get this point. Saya ingin tahu apakah Anda
  paham maksudnya.
   
1:43:17 Achyutji, translate, Achyutji, terjemahkanlah,
I don't know if you can... saya tidak tahu apakah Anda bisa...
   
1:43:20 AP: Yes, sir, AP: Ya Tuan,
he has understood everything. dia sudah paham semuanya.
   
1:43:24 K: All right. K: Baiklah.
   
1:43:26 So what has happened to the brain Jadi apa yang terjadi pada otak keti-
when it realises its incapacity? ka ia mewaspadai ketidakmampuannya?
   
1:43:34 I don't know if you get the point. Saya tidak tahu apakah Anda
  paham maksudnya.
   
1:43:37 It says, 'I can't do anything'. Dia mengatakan,
  'Saya tidak bisa melakukan apapun'.
   
1:43:40 SP: I can't do anything. SP: Saya tidak bisa melakukan
  apapun.
   
1:43:43 K: Right? K: Benar? Sudahkah Anda
Have you come to that point? sampai pada titik itu?
   
1:43:49 Which is actuality, not theory. Yang mana adalah aktualitas,
  bukan teori.
   
1:43:55 Have I come to the point Apakah saya sudah sampai
  pada titik
   
1:44:02 to observe without the word, untuk mengamati tanpa kata,
   
1:44:05 realising my brain is moving, mewaspadai otak saya bergerak, ber-
revolving, acting in a verbal net, putar, bertindak dalam jaring verbal,
   
1:44:16 and it suddenly realises what dan dia tiba-tiba mewaspadai apa
you are asking it, it cannot do. yang Anda tanyakan padanya,
   
1:44:22   dia tidak bisa lakukan.
   
1:44:23 I don't know if you... Saya tidak tahu apakah Anda...
   
1:44:27 So it becomes... Jadi itu menjadi...berkata,
says, 'I can't do it'. 'Saya tidak bisa melakukannya'.
   
1:44:30 That means I've stopped doing Itu berarti saya sudah berhenti
anything. I don't know if you... melakukan apapun.
   
1:44:34   Saya tidak tahu apakah
  Anda...
   
1:44:38 When the brain is in such a state, Saat otak dalam keadaan
  seperti itu,
   
1:44:41 there is a perception ada persepsi yang tidak lahir
which is not born of records. dari catatan.
   
1:44:48 I don't know if I made this clear. Saya tidak tahu apakah saya
  telah membuat ini jelas.
   
1:44:52 Would you see Tolong yakinkan,
if he has understood this. apakah dia telah memahami ini.
   
1:44:56 AP: (Translates in Hindi) AP:(Diterjemahkan dalam bahasa Hindi)
then JU: (in Hindi). lalu JU: (dalam bahasa Hindi).
   
1:45:51 K: Its very incapacity is the truth. K: Ketidakmampuannya itu
  adalah kebenaran.
   
1:45:54 JU:(In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:46:14 PJ: Panditji, PJ: Panditji,
   
1:46:16 Krishnaji, just now has said Krishnaji baru saja mengatakan
something which I want to tell you. sesuatu
   
1:46:20   yang ingin saya sampaikan
  kepada Anda.
   
1:46:25 He said its very incapacity, Dia mengatakan ketidakmampuan
  itu sendiri,
   
1:46:28 the brain's very incapacity ketidakmampuan otak itu sendiri
is the truth. adalah kebenaran.
   
1:46:38 AP: This is not a matter AP: Ini bukan masalah
of logic alone. logika saja.
   
1:46:45 This is what he is saying. Ini yang dia katakan.
   
1:46:50 K: So my whole life has changed. K: Jadi seluruh hidup saya
  telah berubah.
   
1:46:54 I don't know if you see that. Saya tidak tahu apakah
  Anda melihatnya.
   
1:46:59 So, you follow what is happening? Jadi, Anda mengikuti apa
  yang terjadi?
   
1:47:02 It realises its incapacity Ia mewaspadai ketidakmampuannya
- right? - - benar? -
   
1:47:06 therefore there is a totally oleh karena itu ada suatu
different learning process going on.  
   
1:47:07   proses belajar sedang berlangsung,
  yang sama sekali berbeda.
   
1:47:12 I wonder if you capture that. Saya ingin tahu apakah
  Anda menangkap itu.
   
1:47:24 Which is creation. Yang adalah penciptaan.
You follow? Ah, ah. Anda ikuti? Ah ah.
   
1:47:30 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:47:33 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:47:50 PJ: He has answered this. He says, PJ: Dia sudah menjawab ini.
  Dia berkata,
   
1:47:54 this is itself the very learning ini sendiri merupakan proses belajar,
process, and this is creativity. dan ini adalah kreativitas.
   
1:48:03 K: Come nearer, sir. K: Mendekatlah, Tuan.
   
1:48:07 Sir, Tuan,
   
1:48:13 I realise my life is struggle, Saya mewaspadai hidup saya
  adalah perjuangan,
   
1:48:17 nobody has to point that out to me. tiada orang yang harus menunjukkan
  hal itu kepada saya.
   
1:48:20 AP: (Translates in Hindi). AP: (Diterjemahkan
  dalam bahasa Hindi).
   
1:48:25 K: Right? Right? K: Benar? Benar?
   
1:48:30 It is so, that's a fact. Memang begitu, itulah fakta.
   
1:48:33 And you come along, tell me Dan Anda datang, memberitahu
you can end all that instantly. saya
   
1:48:36   bahwa Anda dapat mengakhiri
  semua itu secara instan.
   
1:48:45 I don't believe it - Saya tidak percaya itu -
   
1:48:49 it can never happen. itu tidak akan pernah terjadi.
I begin with that. Saya mulai dengan itu.
   
1:48:52 You follow what I mean? Anda mengikuti apa yang
  saya maksud?
   
1:48:54 You come and tell me Anda datang dan memberitahu saya
this whole struggle, seluruh perjuangan ini,
   
1:48:59 this monstrous way of living cara hidup yang mengerikan ini
can be ended immediately. dapat segera diakhiri.
   
1:49:04 My brain says, sorry, Otakku berkata, maaf,
you are a cuckoo, Anda adalah gila,
   
1:49:10 I don't believe you. saya tidak percaya Anda.
Right? Benar?
   
1:49:14 But you say, look, wait a minute, Tapi Anda berkata, lihat,
I'll show it to you. Right? tunggu sebentar,
   
1:49:16   saya akan tunjukkan
  kepada Anda. Benar?
   
1:49:20 I'll show it to you, Saya akan tunjukkan kepada Anda,
step by step I'll show it to you.  
   
1:49:21   langkah demi langkah akan
  saya tunjukkan kepada Anda.
   
1:49:25 But you are all the time resisting, Tapi Anda selalu menolak,
   
1:49:29 saying I don't believe you, old boy. sambil berkata,
  saya tidak percaya Anda.
   
1:49:31 You may be God, Anda boleh jadi Tuhan,
you may be the Buddha, Anda boleh jadi Buddha,
   
1:49:32 you may be what you like but... Anda boleh jadi apa
  yang Anda sukai, tapi...
   
1:49:37 Right? Benar? Dan Anda
And you tell me look, memberitahu saya, lihat
   
1:49:42 listen to me, take time, dengarkan saya, luangkan waktu,
in the sense, have patience. dalam artian, bersabarlah.
   
1:49:48 Patience is not time. Kesabaran bukanlah waktu.
   
1:49:53 AP and JU: (Dialogue in Hindi). AP dan JU:
  (Dialog dalam bahasa Hindi).
   
1:50:19 Q: He asks if it's a quality. T: Dia bertanya
  apakah itu suatu kualitas.
   
1:50:21 AP: Not quality. AP: Bukan kualitas.
Avastha is not quality. Avastha(keadaan) bukan kualitas.
   
1:50:24 K: No, impatience is time. K:Tidak, ketidaksabaran adalah waktu.
Patience has no time. Kesabaran tidak punya waktu.
   
1:50:34 Come on, sir! Mari, Tuan!
   
1:50:35 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:50:42 JU: (In Hindi). JU: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:50:45 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:50:49 SP: He says what is that patience SP: Dia bilang, apa kesabaran itu
which is not...? yang bukan...?
   
1:50:52 K: I said to you, life is conflict. K: Saya katakan kepada Anda,
  hidup adalah konflik.
   
1:50:59 I come along and tell him Saya datang dan memberitahunya
there is an ending to conflict, bahwa ada akhir dari konflik,
   
1:51:05 and the brain resists dan otak menolak
- right, sir? - benar, Tuan?
   
1:51:12 And I say let it resist, Dan saya katakan biarkan itu menolak,
but listen to me, tapi dengarkan saya,
   
1:51:15 don't bring more and more jangan membawa lebih banyak per-
resistance. Just listen, move. lawanan. Dengarkan saja, bergeraklah.
   
1:51:21 Don't remain with resistance. Jangan bertahan dengan
  perlawanan.
   
1:51:26 AP: (In Hindi.) AP: (Dalam bahasa Hindi.)
   
1:51:33 K: Come on, sir! K: Ayo, Tuan!
   
1:51:34 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:51:48 K: That is, to watch your resistance K: Artinya, waspadai perlawanan Anda
and keep moving. That is patience. dan terus bergerak. Itulah kesabaran.
   
1:51:56 Ah, has he understood? Ah, apakah dia paham?
AP: Yes, sir. AP: Ya, Tuan.
   
1:51:59 K: To know the resistance and K: Untuk mengetahui perlawanan
to move along - that is patience. dan bergerak - itu adalah kesabaran.
   
1:52:05 AP: (In Hindi.) AP: (Dalam bahasa Hindi.)
   
1:52:15 K: Right, sir? Right? K: Benar, Tuan? Benar?
So he says, now, Jadi dia berkata, sekarang,
   
1:52:22 don't react jangan bereaksi,
but listen to the fact tapi dengarkan faktanya
   
1:52:27 that your brain bahwa otak Anda adalah
is a network of words jaringan kata-kata
   
1:52:33 and you cannot see anything new dan Anda tidak dapat melihat
  sesuatu yang baru
   
1:52:36 if you are all the time jika Anda sepanjang waktu menggunakan
using words, words, words. kata-kata, kata-kata, kata-kata.
   
1:52:42 AP: (To JU, translated) AP: (Ke JU, diterjemahkan)
Have you understood? Apakah Anda paham?
   
1:52:43 JU: Yes. JU: Ya.
   
1:52:44 K: So can you look at something K: Jadi, bisakah
  Anda melihat sesuatu,
   
1:52:47 - your wife, your tree, your sky, istri Anda, pohon Anda, langit, awan
the cloud - without a single word. - tanpa sepatah kata pun.
   
1:52:53 Don't say it's a cloud, just look. Jangan katakan itu awan,
  lihat saja.
   
1:53:00 Right? Benar?
   
1:53:02 When you so look Ketika Anda melihat demikian,
what has happened to the brain? apa yang terjadi dengan otak?
   
1:53:09 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:53:40 K: What actually happens, K: Apa yang sebenarnya terjadi,
not theory, bukan teori,
   
1:53:42 actually happens when yang sebenarnya terjadi ketika Anda
you are looking without a word? melihat tanpa sepatah kata pun?
   
1:53:47 The word is the symbol, the thought, Kata adalah simbol, pikiran, memori,
the memory, knowledge - all that. pengetahuan - semua itu.
   
1:53:57 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:54:10 K: No, what happens? K: Tidak, apa yang terjadi?
   
1:54:12 Watch it, watch it in yourself. Perhatikan, perhatikan itu dalam
What happens? Anda sendiri. Apa yang terjadi?
   
1:54:16 It is in a state of shock, Itu dalam keadaan syok, itu
it is in a state of staggering. dalam keadaan terhuyung-huyung.
   
1:54:20 Right? Right? Benar? Benar?
   
1:54:23 So have patience, watch Jadi bersabarlah, perhatikan keter-
the staggering. That is patience. goncangan itu. Itulah kesabaran.
   
1:54:30 Do you understand? Has he...? Apakah Anda paham?
  Apakah dia...?
   
1:54:32 AP: Yes, sir, I think so. AP: Ya, Tuan, saya kira begitu.
(then in Hindi.) (lalu dalam bahasa Hindi.)
   
1:54:54 K: To watch, to see the brain is in K: Melihat, melihat otak berada
a staggering state and be with it.  
   
1:54:58   dalam suatu keadaan terhuyung-
  huyung dan berada bersamanya.
   
1:55:01 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:55:06 K: So, as you are watching it, K: Jadi, saat Anda mengamatinya,
the brain quiets down. otak menjadi tenang.
   
1:55:17 Then look with that quiet brain at Kemudian lihat dengan otak
things, observe. That is learning. yang tenang itu
   
1:55:20   pada berbagai hal, amati.
  Itu adalah belajar.
   
1:55:25 Hai capito (Do you understand)? Hai capito (Apakah Anda paham)?
   
1:55:28 AP and JU: (In Hindi). AP dan JU: (Dalam Bahasa Hindi).
   
1:55:53 K: Has it happened? K: Apakah itu terjadi?
   
1:55:55 Ah, ah...! Ah ah...!
   
1:56:00 The bond is broken. Ikatannya terputus. Saya tidak
I don't know if you see it. tahu apakah Anda melihatnya.
   
1:56:04 The chain is broken. Rantainya putus.
   
1:56:08 Has it happened? Apakah itu terjadi?
That is the test. Itulah ujiannya.
   
1:56:27 So, sir, let's proceed, shall we? Jadi, Tuan, mari kita lanjutkan?
Shall we proceed? Apakah kita akan melanjutkan?
   
1:56:36 I have listened - right? - Saya telah mendengarkan - benar?
I have seen... - Saya sudah melihat...
   
1:56:44 not 'I' - there is a listening, bukan 'saya' - ada yang
there is a seeing mendengarkan, ada yang melihat
   
1:56:48 and there is a learning, dan ada pembelajaran,
without knowledge. tanpa pengetahuan.
   
1:56:54 I don't know if you see that. Saya tidak tahu apakah
  Anda melihatnya.
   
1:56:57 Right? Do you see? Benar? Apakah Anda lihat?
   
1:57:01 So, then what happens? Lalu apa yang terjadi?
What is learning? Apa belajar itu?
   
1:57:05 Is there anything to learn at all? Apakah ada sesuatu yang
  perlu dipelajari?
   
1:57:11 You follow, Pupulji? Anda mengikuti, Pupulji?
   
1:57:16 Would you explain, sir? Bisakah Anda menjelaskan, Tuan?
   
1:57:22 AP: (In Hindi). AP: (Dalam bahasa Hindi).
   
1:58:02 K: Ah, ah, K: Ah, ah,
   
1:58:03 there is something introduced ada sesuatu yang diperkenalkan
which I feel is not right. yang menurut saya tidak benar.
   
1:58:09 SP, AP, JU, and PJ (In Hindi). AP, JU, dan PJ (Hindi). (Diterjemah-
(Translated: It's a state). kan: Ini adalah suatu keadaan).
   
1:58:23 PJ: Seeing, listening and learning. PJ: Melihat, mendengarkan
  dan belajar.
   
1:58:31 (In Hindi) What is there to learn? (Dalam bahasa Hindi)
  Apa yang bisa dipelajari?
   
1:58:36 SP: In that state SP: Dalam keadaan itu
what is there to learn. apa yang bisa dipelajari.
   
1:58:41 K: Which means what? K: Artinya apa? Anda telah
You've wiped away the whole self. menghapus seluruh diri.
   
1:58:46 PJ: You've wiped away PJ: Anda telah
the whole self. menghapus seluruh diri.
   
1:58:48 K: I wonder if you see this. K: Saya ingin tahu apakah
  Anda melihat ini.
   
1:58:57 Because the self is knowledge. Karena diri adalah pengetahuan.
   
1:59:02 Got it? Menangkapnya?
   
1:59:05 Self is made up of experience, Si diri terdiri dari pengalaman,
knowledge, thought, memory, pengetahuan, pemikiran, memori,
   
1:59:13 and memory, thought, action dan memori, pikiran, tindakan
- that is the self. - itulah adalah si diri.
   
1:59:18 Right? Benar?
   
1:59:24 Now, sir, just a minute. Sekarang, Tuan, tunggu sebentar.
Has this happened? Apakah ini terjadi?
   
1:59:33 If it hasn't happened, Jika belum terjadi,
let's begin again. mari kita mulai lagi.
   
1:59:39 That is patience. Itulah kesabaran. Saya memiliki
I have got infinite patience. kesabaran yang tak terbatas.
   
1:59:43 I wonder if you understand this. Saya ingin tahu apakah
  Anda memahami ini.
   
1:59:48 That patience has no time. Kesabaran itu tidak punya waktu.
You get it? Anda paham?
   
1:59:51 Impatience has time. Ketidaksabaran mempunyai waktu.
   
1:59:55 I wonder - right? Saya bertanya-tanya - benar?
   
2:00:00 AP: Yes, sir. AP: Ya, Tuan.
   
2:00:03 K: What, sir? K: Apa, Tuan?
   
2:00:04 AP: That is... AP: Yaitu...
   
2:00:05 K: Basta (enough)? K: Basta (cukup)?
You are asking me to stop? Anda meminta saya untuk berhenti?
   
2:00:08 AP: I think that AP: Saya pikir kita telah sampai
we have come to a point. pada suatu titik.
   
2:00:13 K: All right, sirs. K: Baiklah, Tuan-tuan.
   
2:00:15 No, I have come to a point Tidak, saya telah sampai
where you have to say yes or no. pada suatu titik
   
2:00:17   di mana Anda harus mengatakan
  ya atau tidak.
   
2:00:21 SR: That's right. SR: Benar.
   
2:00:23 K: It's not just K: Bukan sekadar hanya Anda
you have come to a point. sampai pada suatu titik.
   
2:00:27 JU and AP: (In Hindi). JU dan AP: (Dalam Bahasa Hindi).
   
2:03:27 K: What? What's happening? K: Apa? Apa yang terjadi?
   
2:03:31 RB: He is asking what will come RB: Dia tanya apa yang akan dihasil-
out of this observing, listening? kan dari mengamati, mendengarkan ini?
   
2:03:39 Is this state to go on Apakah keadaan ini akan berlanjut,
   
2:03:41 or will something come out of it atau akankah sesuatu keluar darinya
which will transform the world? yang akan mengubah dunia?
   
2:03:45 K: Ah, wait a minute. K: Ah, tunggu sebentar.
   
2:03:47 AP: I said this is AP: Saya bilang ini pertanyaan
too early a question... yang terlalu dini...
   
2:03:49 K: No... K: Tidak...
   
2:03:50 AP: Because you have AP: Karena Anda harus
to stay with it first. bertahan dengannya dulu.
   
2:03:52 K: The world is me, K: Dunia adalah saya,
the world is not separate. dunia tidak terpisah.
   
2:03:58 SR: Nothing is left. SR: Tidak ada yang tersisa.
   
2:04:00 K: The world is me. K: Dunia adalah saya.
   
2:04:03 SR: Then what is that? SR: Lalu itu apa?
   
2:04:05 K: World is self, different selves. K: Dunia adalah diri, diri yang
SR: Right, sir. berbeda. SR: Benar, Tuan.
   
2:04:10 K: That self is me. K: Diri itu adalah saya.
SR: Right. SR: Benar.
   
2:04:14 K: Now, what happens K: Sekarang, apa yang terjadi
when this takes place saat ini terjadi
   
2:04:17 - actually, not theoretically - - secara aktual, tidak secara
what happens? teoritis - apa yang terjadi?
   
2:04:25 First of all, there is tremendous Pertama-tama, ada energi yang
energy, boundless energy, luar biasa, energi tak terbatas,
   
2:04:35 not energy created by thought. bukan energi yang
  diciptakan oleh pikiran.
   
2:04:41 You understand the difference? Anda paham perbedaannya?
   
2:04:44 The energy that's born out of this, Energi yang lahir dari ini,
knowledge and all, pengetahuan dan semuanya,
   
2:04:47 and there is a totally dan ada jenis energi yang
different kind of energy, secara total berbeda,
   
2:04:54 which then acts. yang kemudian bertindak.
   
2:04:58 That is, Artinya,
that energy is compassion, love. energi itu adalah welas asih, cinta.
   
2:05:03 Then that love and compassion Maka cinta dan kasih sayang itu
is intelligence, adalah kecerdasan,
   
2:05:05 and that intelligence acts. dan kecerdasan itu bertindak.
   
2:05:10 AP: That action AP: Tindakan itu tidak
has no root in the 'I'. memiliki akar di si 'Aku'.
   
2:05:16 K: Ah, no, ah, no. K: Ah, tidak, ah, tidak. Tuan,
Sir, darling, just listen, sir. sayang, dengarkan saja, Tuan.
   
2:05:25 His question was, Pertanyaan dia adalah,
   
2:05:27 if this really takes place, jika ini benar terjadi, apa langkah
what is the next step? What happens? selanjutnya? Apa yang terjadi?
   
2:05:37 AP: Yes. AP: Ya.
   
2:05:38 K: What actually happens is, K: Yang sebenarnya terjadi adalah,
you have got this energy Anda mendapatkan energi ini
   
2:05:41 which is compassion and love, yaitu kasih sayang dan cinta,
and intelligence. dan kecerdasan.
   
2:05:47 That intelligence acts in life. Kecerdasan itu bertindak
  dalam hidup.
   
2:05:49 AP: To which intelligence AP:Pada kecerdasan mana
I put the acid test... saya uji...
   
2:05:55 K: Intelligence is this, is... K: Kecerdasan adalah ini, adalah...
AP: Is that. AP: Adalah itu.
   
2:05:58 K: No, no, darling. K: Bukan, bukan, sayang.
   
2:06:05 When the self is not, the other is. Ketika diri tiada, yang lain ada.
   
2:06:07 The other is compassion, love Yang lain adalah welas
and this enormous boundless energy. asih, cinta
   
2:06:11   dan energi luar biasa
  tidak terbatas ini.
   
2:06:17 That intelligence acts, Kecerdasan itu bertindak,
it's not just intelligence. bukan hanya sekadar kecerdasan.
   
2:06:23 Now, translate that. Sekarang, terjemahkan itu.
   
2:06:25 SP: He understands. SP: Dia paham.
   
2:06:29 K: And that intelligence naturally K: Dan kecerdasan itu secara alami
is not yours and mine. bukanlah milik Anda dan milik saya.
   
2:06:33 That's too damn silly. Itu terlalu teramat bodoh.
AP: That's all that I was saying. AP: Itu saja yang saya katakan.
   
2:06:35 I wanted to apply a test to it Saya ingin menerapkan tes
that unless - untuk itu kecuali -
   
2:06:40 if it is yours and mine jika itu milik Anda dan milik saya,
then it is not intelligence. maka itu bukan kecerdasan.
   
2:06:45 K: Of course. K: Tentu saja.
AP: That's all I said. AP: Itu saja yang saya katakan.
   
2:06:52 K: Right, sir. K: Benar, Tuan.
   
2:06:55 Is it time? Apakah sudah waktunya?
Oh, yes. Two hours. Oh ya. Dua jam.