Krishnamurti Subtitles

Apa itu meditasi?

San Diego - 15 February 1972

Conv. with Chogyam Trungpa Rinpoche R



0:20 Krishnamurti:Anda paham, Tuan,
 
0:24 di dalam semua agama,
 
0:29 agama yang terorganisir,
 
0:32 dengan dogma, kepercayaan,
tradisi mereka, dan semuanya itu,
  
0:37 pengalaman pribadi
mengambil peranan yang besar.
  
0:46 Pribadi orang telah menjadi
teramat penting,
  
0:52 bukan ajaran-ajarannya,
bukan realitasnya, tapi orangnya.
  
1:00 Dan kebanyakan orang mencari
pengalaman-pengalaman pribadi,
  
1:20 dan jika itu merupakan pengalaman
pribadi dari seseorang,
  
1:25 maka itu mempunyai nilai
amat kecil,
  
1:29 karena pengalaman itu bisa
jadi hanya...
  
1:32 suatu proyeksi
dari niat orang itu sendiri,
  
1:37 rasa takut, dan harapan orang itu,
dan seterusnya.
  
1:41 Jadi, pengalaman pribadi mempunyai
hanya sedikit nilai...
  
1:46 dalam hal-hal religius.
 
1:51 Namun demikian, manusia,
umat manusia, di seluruh dunia,
  
1:56 mengutamakan orangnya.
 
2:01 Pribadi orang menjadi wakil
mereka dalam...
  
2:04 tradisi, otoritas, cara hidup;
 
2:16 melalui dia, mereka mengharapkan
untuk mendapatkan atau mencapai...
  
2:19 pencerahan, atau surga, atau
semua lainnya.
  
2:26 Pengalaman pribadi benar-benar
tidak bernilai sama sekali...
  
2:32 dalam kaitannya dengan
kebenaran.
  
2:42 Jadi untuk menegasi pengalaman pri-
badi adalah untuk menegasi 'si aku',
  
2:56 karena 'si aku' adalah intinya dari
semua pengalaman,
  
3:01 yang adalah masa lampau.
 
3:05 Dan sewaktu orang-orang religius
melakukan misi mereka,
  
3:12 atau datang ke negara ini dari
India, dan seterusnya,
  
3:15 mereka benar-benar melakukan
propaganda,
  
3:20 dan propaganda tidak mempunyai nilai
sehubungan dengan kebenaran,
  
3:24 karena, itu menjadi dusta.
 
3:36 Jadi, jika seseorang menyisihkan
secara total, lengkap,
  
3:42 semua pengalamanan dari manusia,
dari umat manusia,
  
3:49 dan sistem-sistem mereka, praktik-
praktik mereka, ritual-ritual mereka,
  
3:52 dogma-dogma mereka,
konsep-konsep mereka...
  
3:57 - yakni, jika seseorang dapat secara
aktual melakukannya,
  
4:00 tidak secara teoritis, tapi secara
faktual, dan menghapus semua itu,
  
4:10 lalu,
 
4:18 apakah kualitas dari batin...
 
4:22 yang tidak lagi ditahan...
 
4:31 dalam matriks dari pengalaman?
 
4:39 Sebab kebenaran bukanlah sesuatu
yang Anda alami,
  
4:48 kebenaran bukanlah sesuatu ke
arah mana Anda secara bertahap maju,
  
4:57 itu bukanlah sesuatu
yang melalui...
  
4:59 praktik berhari-hari tak terhingga
jumlahnya, pengorbanan,
  
5:03 pengendalian, disiplin,
 
5:05 Anda tiba si situ.
 
5:09 Jika Anda melakukannya, maka itu
adalah pengalaman pribadi,
  
5:13 dan ketika ada
pengalaman pribadi di situ,
  
5:15 maka di situ ada pemisahan
antara 'si aku', orangnya,
  
5:19 dan hal yang Anda alami,
 
5:22 meskipun Anda boleh mencoba
mengidentifikasi diri Anda...
  
5:24 dengan pengalaman itu,
 
5:25 dengan hal itu,
 
5:26 tetap ada pemisahan.
 
5:31 Melihat semua ini,
 
5:35 bagaimana agama yang terorganisir
benar-benar telah menghancurkan...
  
5:39 kebenaran,
 
5:43 memberi manusia beberapa mitos yang
menyesatkan agar mereka berperilaku;
  
5:54 melihat semua ini,
 
5:57 dan jika seseorang
bisa menyisihkan semua ini,
  
6:02 apakah tempat bagi meditasi
dalam semua ini?
  
6:11 Tempat apakah bagi seorang pemandu,
guru, juru selamat, pendeta?
  
6:24 Baru saja saya melihat
di koridor,
  
6:28 seorang dari India sedang berkhot-
bah mengenai meditasi transendental,
  
6:36 dan menghadiri kelasnya...
 
6:39 dan Anda mempraktekkannya
setiap hari,
  
6:42 dan Anda akan mendapat energi
yang lebih besar,
  
6:45 dan akhirnya mencapai suatu bentuk
pengalaman transendental.
  
6:56 Ini benar-benar adalah...- saya ti-
dak bisa mengatakannya terlalu kuat-
  
7:03 ini adalah benar-benar suatu bencana
yang besar ketika hal-hal demikian...
  
7:06 terjadi pada manusia.
 
7:11 Ketika mereka datang dari India,
atau dari China, atau Japan,
  
7:16 untuk mengajar orang meditasi,
 
7:22 mereka sedang melakukan
propaganda.
  
7:25 Dan apakah meditasi...
 
7:34 sesuatu yang Anda praktekkan
setiap hari,
  
7:41 praktek berarti
menyesuaikan pada suatu pola,
  
7:46 meniru,
 
7:54 menekan - Anda paham,
apa yang tersirat dalam penyesuaian.
  
7:59 Apakah penyesuaian demikian
pada suatu pola apapun...
  
8:01 - tidak masalah apa itu -
 
8:05 apakah itu pernah dapat membawa ke
kebenaran? Tentu tidak.
  
8:15 Lalu, apakah meditasi itu,
 
8:17 jika mempraktekkan suatu sistem,
 
8:26 bagaimana pun tidak masuk akalnya,
bagaimana pun agungnya,
  
8:29 mempraktekkan sesuatu transendental,
yang dinamakan meditasi,
  
8:39 jika Anda melihat kepalsuannya,
 
8:42 benar-benar melihat kepalsuannya,
bukan hanya sekedar secara teori,
  
8:45 benar-benar melihat
bahwa itu tidak mempunyai arti,
  
8:47 lalu, apakah meditasi itu?
 
8:52 Lalu apakah, pertama-tama,
meditasi tradisional,
  
8:59 apakah itu meditasi Kristiani,
 
9:02 atau Hindu,
Buddhis, Tibetan dan Zen...
  
9:07 -Anda tahu, seluruh variasi meditasi
dan mazhab-mazhab nya?
  
9:15 Bagi saya, semua itu sama sekali
bukanlah meditasi.
  
9:24 Lalu, apakah meditasi itu?
 
9:26 Barangkali kita dapat
mendiskusikan itu, dapatkah?
  
9:30 Chogyam Trungpa Rinpoche:
Ya, saya pikir demikian.
  
9:36 K:Mengapa orang membuat meditasi
menjadi suatu masalah?
  
9:43 Kita telah cukup banyak masalah,
umat manusia,
  
9:47 baik lahiriah dan batiniah,
 
9:49 mengapa menambah masalah lainnya
perihal meditasi?
  
9:55 Anda mengikuti apa maksud saya?
 
9:59 Mengapa memberi seorang manusia
satu masalah tambahan,
  
10:03 ketika dia telah mempunyai
seribu masalah?
  
10:11 Jadi, apakah meditasi suatu cara
pelarian dari masalah-masalah dia,
  
10:19 suatu penghindaran
dari apa yang sebenarnya,
  
10:23 dan karenanya, itu sama sekali
bukanlah meditasi?
  
10:27 Atau meditasi adalah pemahaman
dari masalah kehidupan?
  
10:42 Bukan menghindarinya,
 
10:44 dari kehidupan sehari-hari dengan
segala masalahnya.
  
10:51 Jika itu tidak dipahami,
jika itu tidak ditertibkan,
  
10:58 saya maksudkan, saya bisa duduk di
suatu pojok dan mengikuti seseorang,
  
11:01 yang akan mengajari saya...
 
11:02 meditasi transendental
atau meditasi omong-kosong,
  
11:05 dan itu tidak akan
mempunyai arti apa pun.
  
11:10 Benar, Tuan?
 
11:16 Jadi, apa meditasi itu bagi Anda,
apa artinya?
  
11:22 Saya berharap tidak
membuat ini...
  
11:27 terlalu sulit bagi Anda
untuk menjawab pertanyaan ini...
  
11:30 sebab saya menolak semua itu,
 
11:33 menolak
semua jenis dari meditasi itu,
  
11:37 dari prakteknya, dari mengulang-
ulang suatu kata terus-menerus,
  
11:45 seperti yang mereka lakukan di India,
seperti yang mereka lakukan di Tibet,
  
11:46 seperti mereka lakukan di
seluruh dunia...
  
11:48 - Ave Maria atau kata lain tertentu -
mengulang, ulang, ulang,
  
11:51 itu tidak berarti apa pun.
 
11:53 Anda membuat batin lebih mustahil
dan aneh dari pada apa adanya.
  
12:00 Jadi jika saya boleh, bersama-sama,
menyelidiki persoalan ini.
  
12:10 Apakah karena ini adalah suatu
tradisi yang sudah lama tertanam,
  
12:15 bahwa Anda harus meditasi...
 
12:19 dan karenanya kita bermeditasi?
 
12:24 Saya maksudkan, seorang anak Brahma-
na, ketika saya seorang anak kecil,
  
12:28 saya samar-samar ingat,
sebagai seorang Brahmana,
  
12:32 kami menghadiri suatu
acara tertentu,
  
12:35 pada waktu itu kami diberitahu
untuk duduk diam, menutup mata,
  
12:41 bermeditasi, memikir tentang,
 
12:43 Anda tahu
- semuanya diatur untuk berlanjut.
  
12:52 Jadi kalau kita
bersama-sama dapat...
  
12:57 memeriksa dan membagi apa
meditasi itu,
  
13:05 apa implikasinya,
mengapa seseorang harus bermeditasi?
  
13:21 Jika itu merupakan suatu masalah
- Anda mengikuti maksud saya?
  
13:25 Jika Anda membuat meditasi menjadi
suatu masalah lain,
  
13:28 lalu, demi Tuhan, hindari itu!
 
13:32 Anda mengikuti maksud saya?
 
13:33 Sebab manusia
mempunyai ribuan masalah,
  
13:36 mengapa menambahkan
satu lagi padanya?
  
13:43 Jadi, dapatkah kita bersama,
berbagi, mendalami ini?
  
13:53 Melihat pendekatan-pendekatan
tradisional,
  
14:00 dan melihat kemustahilannya.
 
14:05 Karena, Anda lihat, Tuan,
 
14:11 kecuali orang, manusia,
menjadi cahaya bagi dirinya sendiri,
  
14:19 tiada hal lainnya yang penting,
 
14:25 karena jika Anda tergantung
pada orang lain,
  
14:29 maka Anda berada dalam keadaan
gelisah yang terus-menerus.
  
14:38 Jadi, dapatkah kita memeriksa yang
tradisional ini, pertama-tama?
  
14:45 Mengapa kita harus bermeditasi?
 
14:51 C:Apakah Anda tidak memikirkan,
dalam keadaan hidup seorang manusia,
  
14:56 bahwa meditasi terjadi sebagai
bagian dari suatu keadaan hidup?
  
15:06 K:Tuan, seorang manusia...
 
15:09 masalah tidak terhitung banyaknya.
Benar?
  
15:14 Dia harus selesaikan itu terlebih
dahulu, bukankah demikian?
  
15:18 Dia harus menertibkan rumahnya,
 
15:24 di rumah dalam mana ia tinggal,
 
15:28 yang adalah rumahnya,
yang adalah 'si aku',
  
15:33 - pikiran saya, perasaan saya,
kegelisahan saya,
  
15:35 rasa bersalah saya,
duka cita saya -
  
15:37 saya harus mengadakan ketertiban
di situ.
  
15:39 Tanpa ketertiban itu,
bagaimana saya bisa melanjutkan?
  
15:43 C:Masalahnya adalah, jika Anda men-
coba untuk menyelesaikan masalahnya,
  
15:46 jika Anda mencari ketertiban, maka
Anda sedang mencari...
  
15:49 apakah itu tidak terlihatnya sebagai
mencari kekacauan lebih lanjut?
  
15:52 K:Tidak, saya tidak mencari
ketertiban.
  
15:57 saya sedang mencaritahu, bahwa
di situ ada kekacauan...
  
16:03 dan saya ingin tahu,
karena apa di situ ada kekacauan,
  
16:06 saya tidak sedang menginginkan
untuk mencari ketertiban,
  
16:09 kemudian saya mempunyai guru-guru,
dan semua komplotan akan masuk.
  
16:15 Saya tidak menginginkan
ketertiban.
  
16:16 Saya hanya mau mencaritahu...
 
16:18 karena apa...
 
16:19 dalam kehidupan seseorang ada ke-
kisruhan dan kekacauan seperti itu.
  
16:29 Seorang manusia mesti
mencaritahu,
  
16:31 tidak bertanya pada seseorang untuk
memberitahu dia apakah ada kekacauan.
  
16:34 C:Ya, Anda tidak bisa mencaritahu
secara intelektual.
  
16:39 K:Intelek adalah bagian dari
seluruh struktur,
  
16:42 Anda tidak dapat menyangkal
intelek.
  
16:44 C:Tapi Anda tidak dapat
menggunakan...
  
16:46 intelek untuk menyelesaikan
masalah-masalah intelektual.
  
16:48 K:Tidak. Anda tidak dapat menye-
lesaikan masalah-masalah ini...
  
16:52 pada setiap tingkatan, kecuali
secara total. C:Tepat, ya.
  
16:57 K:Artinya, untuk menyelesaikan
masalah kekacauan manusia,
  
17:03 apakah itu memerlukan
meditasi...
  
17:08 dalam arti biasa dari kata 'meditasi'
yang umum diterima?
  
17:15 C:Saya tidak mau mengatakan medi-
tasi dalam arti biasa, konvensional,
  
17:19 tapi meditasi dalam arti
luar biasa.
  
17:24 K:Apa yang Anda maksudkan,
kalau saya boleh bertanya?
  
17:27 C:Meditasi dalam arti luar biasa
adalah usaha untuk menemukan,
  
17:35 untuk melihat kekacauan
sebagai bagian dari haluan.
  
17:40 K:Untuk melihat kekacauan.
 
17:42 C:Untuk melihat kekacauan
sebagai ketertiban, jika Anda suka.
  
17:44 K:Ah, tidak.
 
17:45 C:Untuk melihat kekacauan
sebagai ketertiban.
  
17:47 K:Bukan.
Untuk melihat kekacauan,
  
17:50 C:Baik, jika Anda melihat kekacauan,
itu lalu menjadi ketertiban.
  
17:54 K:Pertama-tama,
saya harus melihatnya.
  
17:59 C:Melihatnya dengan jelas.
 
18:01 K:Jadi, itu tergantung pada
bagaimana Anda mengamati kekacauan.
  
18:08 C:Tidak berusaha untuk
menyelesaikannya. K:Tentu tidak.
  
18:11 Karena jika Anda mencoba untuk
menyelesaikannya,
  
18:14 Anda menyelesaikannya sesuai
dengan suatu set pola.
  
18:18 C:Pola terpasang.
 
18:19 K:Yang adalah hasil dari
kekacauan Anda,
  
18:23 yang merupakan lawan
dari kekacauan.
  
18:26 Jadi, jika Anda mencoba
menyelesaikan kekacauan,
  
18:31 itu selalu sesuai dengan
suatu...
  
18:33 ide yang sudah digambarkan
sebelumnya,
  
18:37 yakni, ketertiban Kristiani, keter-
tiban Hindu, ketertiban apa pun,
  
18:41 ketertiban Sosialis,
ketertiban Komunis.
  
18:45 Sedangkan, jika Anda mengamati
keseluruhannya, apa kekacauan itu,
  
18:55 maka dalam pengamatan itu
dualitas tidak ada.
  
19:00 C:Ya, saya paham.
 
19:01 K:Bagaimana seseorang mengamati
kekacauan total ini,
  
19:08 di dalam mana manusia hidup?
 
19:17 Kekacauan,
ketika Anda menonton televisi,
  
19:20 iklan-iklan,
kekerasan yang riuh rendah,
  
19:23 hal-hal yang tidak masuk akal,
 
19:25 keberadaan manusia adalah
suatu kekacauan yang total...
  
19:29 - pembunuhan, kekerasan,
 
19:33 dan pada waktu bersamaan
membicarakan perdamaian.
  
19:41 Jadi kita sampai pada pertanyaan:
bagaimana..? Bukan.
  
19:48 Apakah pengamatan kekacauan itu?
 
19:56 Apakah Anda melihatnya
dari 'si aku' sebagai terpisah...
  
20:05 dan hal yang adalah kekacauan?
 
20:10 C:Itu sudah merupakan kekacauan.
K:Bukankah demikian?
  
20:13 Jadi apakah saya melihat ke kekacauan
dengan kaca mata prasangka saya,
  
20:19 opini-opini saya, kesimpulan-
kesimpulan saya, konsep-konsep saya,
  
20:23 propaganda dari 1.000 tahun
- Anda mengikuti? -
  
20:26 yang adalah 'si aku'.
 
20:30 Jadi, apakah saya melihat ke
kekacauan tanpa 'si aku'?
  
20:38 Dan apakah itu mungkin?
 
20:42 Jadi itulah meditasi.
Anda mengikuti, Tuan?
  
20:45 Bukan semua sampah yang
mereka katakan.
  
20:52 Untuk mengamati tanpa
pembagian,
  
20:58 untuk mengamati tanpa 'si aku', yang
merupakan esensi dari masa lalu,
  
21:06 'si aku' yang mengatakan, 'saya
seyogyanya', 'tidak seyogyanya',
  
21:09 'saya harus',
'saya tidak harus'.
  
21:13 'Si aku' yang bilang,
'saya harus mencapai',
  
21:15 'Saya harus mendapatkan di dalam
Tuhan', atau apa pun itu.
  
21:20 Jadi, adakah suatu pengamatan
tanpa 'si aku'?
  
21:29 Nah, jika pertanyaan itu diajukan
kepada seorang pemeditasi ortodoks,
  
21:38 dia akan berkata, 'Itu tidak bisa,
karena 'si aku' ada di situ.
  
21:41 Jadi saya harus menyingkirkan
'si aku',
  
21:43 jadi untuk menyingkirkan 'si aku',
saya harus berlatih',
  
21:48 yang berarti, saya menekankan
kepada 'si aku'.
  
21:56 Jadi melalui latihan, saya berharap
untuk menyangkal latihan,
  
22:01 melalui latihan, saya berharap untuk
menghapus hasil dari latihan itu,
  
22:05 yang tetap adalah 'si aku',
 
22:07 jadi Anda terperangkap dalam
lingkaran setan.
  
22:16 Jadi, pendekatan tradisional,
seperti saya melihatnya...
  
22:19 - seperti seseorang mengamatinya,
bukan seperti saya melihatnya -
  
22:21 tetapi seperti seseorang telah
mengamatinya di dalam dunia,
  
22:25 adalah untuk menekankan pada
'si aku' dengan cara amat cerdik,
  
22:31 tapi itu untuk memperkuat
'si aku',
  
22:37 'si aku' yang akan duduk
di sisi Tuhan.
  
22:40 Pikirkan kemustahilan itu!
 
22:43 'Si aku' yang akan mengalami
Nirwana, atau Moksha,
  
22:46 atau surga, pencerahan
- itu tidak punya arti apapun.
  
22:56 Jadi kita melihat
pendekatan ortodoks,
  
23:01 adalah benar-benar
menahan orang,
  
23:06 manusia,
dalam penjara masa lalu,
  
23:11 memberi dia nilai tinggi
dalam pengalaman pribadinya.
  
23:19 Realitas bukanlah
suatu pengalaman pribadi.
  
23:22 Anda tidak bisa secara pribadi
mengalami luasnya laut,
  
23:26 itu ada di situ untuk Anda lihat,
itu bukan laut Anda.
  
23:35 Jadi jika Anda sisihkan itu,
lalu timbul pertanyaan:
  
23:43 apakah memungkinkan untuk
melihat tanpa 'si aku',
  
23:51 untuk mengamati kekacauan total
dari manusia ini,
  
23:57 kehidupan mereka, cara
mereka hidup,
  
23:59 apakah mungkin untuk mengamatinya
tanpa pembagian.
  
24:12 Karena pembagian mengisyaratkan
konflik, seperti India dan Pakistan,
  
24:19 seperti China, dan Amerika, dan
Rusia, Anda tahu semua itu.
  
24:22 Secara politik, pembagian
menghasilkan kekisruhan,
  
24:26 secara psikologis, pembagian
menghasilkan konflik tanpa akhir,
  
24:30 ke dalam, ke luar.
 
24:34 Sekarang, untuk mengakhiri konflik
ini adalah mengamati tanpa 'si aku'.
  
24:45 C:Saya bahkan tidak akan
mengatakan mengamati.
  
24:49 K:Mengamati 'apa adanya'.
 
24:51 C:Baik, ketika Anda mengamati,
maka Anda menilai.
  
24:58 K:Bukan, itulah yang saya
maksudkan.
  
25:02 Anda dapat mengamati melalui
pengecaman, melalui penilaian.
  
25:09 C:Tapi suatu pengamatan yang total.
K:Itu parsial.
  
25:12 Mengamati secara total, dalam itu
tiada penilaian sama sekali.
  
25:17 C:Tiada si pengamat juga disitu.
 
25:18 K:Karenanya, apakah meditasi itu?
 
25:22 C:Itu adalah meditasi.
K:Itu adalah meditasi.
  
25:29 Jadi, dalam
pengamatan kekacauan,
  
25:35 yang secara esensial adalah
meditasi,
  
25:40 di dalam pengamatan itu
ada ketertiban,
  
25:44 bukan ketertiban yang
diciptakan intelek.
  
25:53 Jadi, meditasi bukan suatu pencarian
pribadi untuk pengalaman pribadi.
  
26:01 Benar?
 
26:03 Meditasi bukan suatu pencarian untuk
suatu pengalaman transendental,
  
26:12 yang akan memberi Anda energi besar
untuk menjadi lebih nakal.
  
26:19 Meditasi
bukan pencapaian pribadi,
  
26:23 duduk di sisi Tuhan.
 
26:29 Meditasi lalu adalah suatu
keadaan batin,
  
26:34 dalam mana 'si aku' tidak hadir...
 
26:39 dan karenanya, justru ketidak-
hadiran itu membawa ketertiban.
  
26:48 Dan ketertiban itu harus ada
untuk melangkah lebih jauh.
  
26:56 Anda mengikuti, Tuan?
 
26:58 Tanpa ketertiban itu,
semuanya akan menjadi pandir.
  
27:04 Itu seperti orang-orang yang
berdansa berputar-putar,
  
27:07 bernyanyi dan mengulang-ulang
'Krishna', dan semua yang bodoh itu,
  
27:12 itu bukan ketertiban.
 
27:16 Mereka menciptakan kekacauan
yang kolosal.
  
27:20 Seperti orang-orang Kristiani
menciptakan kekacauan yang besar,
  
27:24 seperti orang-orang Hindu,
Buddhis.
  
27:26 Selama Anda ditahan dalam
suatu pola,
  
27:29 Anda pasti menciptakan
kekacauan di dunia.
  
27:32 Begitu Anda berkata,
'Amerika harus menjadi adikuasa',
  
27:35 Anda akan menciptakan
kekacauan.
  
27:44 Jadi pertanyaan berikutnya,
Tuan, dari situ timbul,
  
27:50 adalah perlu untuk menyelidiki:
 
27:56 dapatkah batin mengamati
tanpa waktu,
  
28:03 tanpa memori,
yang adalah bahan dari batin?
  
28:08 Memori dan waktu
adalah bahan dari batin.
  
28:17 Dapatkah ia mengamati tanpa
dua ujung itu: waktu dan memory?
  
28:27 Karena jika ia mengamati
dengan memori,
  
28:29 memori adalah pusatnya,
si 'aku'.
  
28:33 Benar?
 
28:34 Dan waktu adalah 'si aku' juga,
 
28:37 waktu adalah evolusi dari
sel-sel otak...
  
28:43 berevolusi, berkembang, menjadi,
semuanya itu.
  
28:47 Jadi, dapatkah batin mengamati
tanpa memori dan waktu?
  
28:58 Yang hanya mungkin jika
batin sepenuhnya diam.
  
29:09 Dan orang-orang tradisional
mengakui ini,
  
29:13 jadi mereka katakan, 'Kita harus
berlatih agar supaya diam'!
  
29:24 Jadi, kendalikan batin Anda - Anda
tahu, trik-trik yang mereka mainkan.
  
29:32 C:Saya sama sekali tidak melihat
kepentingan khusus apa pun...
  
29:34 dalam meletakkan tekanan pada
keheningangan pikiran,
  
29:38 karena jika seseorang
mampu melihat...
  
29:41 cara memandang non-dualistik
pada situasi-situasi,
  
29:43 Anda lalu mempunyai energi
untuk mengalir ke luar.
  
29:47 K:Anda hanya dapat energi
lebih lanjut untuk mengalir,
  
29:50 energi lebih besar ketika
batin diam, jelas demikian.
  
29:53 C:Tapi untuk menekankan pada
keadaan diam...
  
29:55 K:Ah, tidak.
 
29:58 Kami katakan, mengamati
kekacauan,
  
30:06 di situ 'si aku', dengan segala me-
morinya, dengan struktur waktunya,
  
30:11 harus tidak ada,
 
30:17 lalu dalam kualitas itu,
 
30:20 ada suatu keadaan diam dari batin,
yang mengamati.
  
30:25 Keadaan diam itu bukan sesuatu
yang didapat melalui praktek,
  
30:33 itu datang secara wajar
ketika Anda memiliki ketertiban.
  
30:49 Anda lihat, Tuan, betapapun,
 
30:54 apa yang dapat dilakukan seseorang
adalah untuk menunjukkan...
  
31:00 dan membantu orang untuk
pergi ke pintu,
  
31:03 adalah terserah dia untuk
membuka pintu,
  
31:07 Anda tidak dapat melakukan lebih
daripada itu.
  
31:11 Dan seluruh ide untuk ingin
membantu orang,
  
31:14 ingin untuk...
Anda tahu,
  
31:23 Anda menjadi seorang
pelaku kebaikan.
  
31:26 Dan seorang pelaku kebaikan
sama sekali bukan seorang religius.
  
31:42 Akan kita teruskan dengan ini?
C:Saya pikir demikian.
  
31:48 Ada sesuatu lainnya untuk
diklarifikasi...
  
31:52 ketika Anda membuat tekanan
pada perdamaian absolut.
  
31:59 K:Ah! Saya katakan, Tuan,
 
32:02 ketertiban lengkap adalah keadaan
diam yang lengkap dari batin.
  
32:09 Batin yang diam adalah
batin yang paling aktip.
  
32:18 C:Itulah apa yang saya hendak
agar Anda katakan.
  
32:19 K:Itu adalah sesuatu yang
paling dinamis,
  
32:21 itu bukan suatu hal
yang mati.
  
32:24 C:Orang dapat salah mengerti.
 
32:26 K:Karena mereka hanya
terbiasa dengan praktek,
  
32:29 yang akan membantu mereka
untuk menjadi - yang adalah kematian.
  
32:33 Tapi suatu batin yang telah
menyelidiki semua ini, jalan ini,
  
32:37 menjadi luar biasa aktif dan
karenanya diam.
  
32:40 C:Itulah yang saya maksudkan,
ya.
  
32:43 K:Itu seperti suatu dinamo
yang besar. C:Ya.
  
32:46 K:Makin tinggi kecepatannya,
makin besar vitalitasnya.
  
32:58 Tentu, manusia, saya tidak tahu,
mencari lebih banyak energi,
  
33:10 dia ingin lebih banyak energi
- untuk pergi ke bulan,
  
33:12 untuk pergi dan tinggal di
bawah laut - Anda mengikuti?
  
33:15 Dia berjuang untuk dapat lebih,
dan lebih, dan lebih.
  
33:21 Dan saya pikir, pencarian untuk
menambah, menggiring ke kekacauan.
  
33:33 Masyarakat konsumen adalah
masyarakat kacau.
  
33:41 Belum lama berselang, saya lihat di
tempat tertentu suatu tisyu kertas,
  
33:49 Kleenex,
yang dihiasi sangat indah!
  
33:53 Anda mengikuti?
 
34:00 Jadi pertanyaan kami adalah:
 
34:04 apakah pengamatan akan kekacauan
membawa ketertiban?
  
34:14 Itu suatu hal yang amat
penting,
  
34:17 sebab bagi kita,
bagi sebagian besar orang,
  
34:25 usaha dituntut dalam
mewujudkan ketertiban,
  
34:32 karena manusia terbiasa untuk
berusaha, berjuang, bertarung,
  
34:40 menindas, memaksa diri.
 
34:48 Nah, semua itu telah
menggiring ke kekacauan,
  
34:51 dalam bidang sosial, di luar dan
di dalam.
  
34:57 Benar?
 
35:05 Dan sulitnya dengan manusia
adalah,
  
35:12 bahwa mereka tidak pernah
mengamati,
  
35:18 mereka tidak pernah mengamati
pohon, burung,
  
35:23 tanpa pemisahan.
 
35:30 Karena mereka tidak pernah mengamati
pohon atau burung secara total,
  
35:36 mereka tidak dapat mengamati
dirinya secara total.
  
35:43 Mereka tidak dapat melihat kekacauan
total dalam mana seseorang hidup,
  
35:48 selalu ada ide bahwa sebagian di
dalam diri saya, atau entah di mana,
  
35:53 bahwa ada ketertiban
yang melihat ke kekacauan.
  
35:56 Anda mengikuti
yang saya maksudkan?
  
36:02 Jadi mereka menciptakan suatu
pribadi yang lebih tinggi,
  
36:07 yang akan menertibkan,
 
36:10 yang akan membawa ketertiban
dalam kekacauan;
  
36:14 Tuhan ada di dalam diri Anda...
 
36:16 dan berdoalah pada Tuhan itu,
dia akan mewujudkan ketertiban ini.
  
36:22 Selalu ada usaha ini.
 
36:28 Apa yang kami katakan adalah,
 
36:30 bahwa di mana di situ ada 'si aku',
di situ pasti ada kekacauan.
  
36:40 Dan jika saya melihat ke dunia
melalui 'si aku',
  
36:46 dunia di luar atau
dunia di dalam,
  
36:50 di situ tidak hanya ada
pembagian,
  
36:53 yang membawa konflik,
 
36:55 pembagian itu menciptakan
kekisruhan di dalam dunia,
  
36:59 kekacauan di dalam dunia.
 
37:03 Sekarang, mengamati semua itu
secara total,
  
37:11 di dalam mana tidak ada
pembagian,
  
37:14 pengamatan itu adalah meditasi.
 
37:22 Untuk itu,
Anda tidak perlu berlatih,
  
37:25 semua yang Anda perlukan
adalah mewaspadai...
  
37:29 apa yang sebenarnya terjadi
di dalam dan di luar,
  
37:31 hanya sekedar mewaspadai.
 
37:56 Itu sudah cukup, bukankah?