Krishnamurti Subtitles

Cinta, seks dan kesenangan

San Diego - 25 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 12



0:37 Krishnamurti in Dialogue Dialog Krishnamurti
with Dr. Allan W. Anderson dengan Dr. Allan W. Anderson
   
0:42 J. Krishnamurti was J. Krishnamurti lahir
born in South India di India Selatan...
   
0:44 and educated in England. dan dididik di Inggris.
   
0:46 For the past 40 years Selama 40 tahun terakhir...
   
0:48 he has been speaking ia telah berceramah
in the United States, di Amerika Serikat,
   
0:50 Europe, India, Australia, Eropa, India, Australia,
and other parts of the world. dan di bagian-bagian lain di dunia.
   
0:54 From the outset of his life's work Sejak awal pekerjaannya...
   
0:56 he repudiated all connections ia telah menanggalkan
  semua hubungannya...
   
0:58 with organised dengan agama-agama resmi
religions and ideologies dan ideologi-ideologi...
   
1:01 and said that his only concern was dan berkata bahwa satu-satunya
  keperduliannya adalah...
   
1:03 to set man absolutely untuk membuat manusia secara mutlak
unconditionally free. bebas tanpa syarat.
   
1:07 He is the author of many books, Ia adalah penulis
  dari banyak buku-buku,
   
1:09 among them The Awakening diantaranya
of Intelligence, The Awakening of Intelligence,
   
1:12 The Urgency of Change, The Urgency of Change,
Freedom From the Known, Freedom From the Known,
   
1:15 and The Flight of the Eagle. dan The Flight of the Eagle.
   
1:18 This is one of a series Ini adalah salah satu dari
of dialogues between serangkaian dialog antara...
   
1:21 Krishnamurti and Dr. Krishnamurti dan
Allan W. Anderson, Dr. Allan W. Anderson,
   
1:24 who is professor yang adalah profesor
of religious studies dalam bidang studi-studi keagamaan...
   
1:26 at San Diego State University di San Diego State University...
   
1:28 where he teaches Indian di mana ia mengajar kitab-
and Chinese scriptures kitab suci India dan China...
   
1:30 and the oracular tradition. dan tradisi kepercayaan
  dewa-dewanya.
   
1:32 Dr. Anderson, a published poet, Dr. Anderson, seorang penyair,
   
1:35 received his degree menerima gelarnya
from Columbia University dari Columbia University...
   
1:38 and the Union Theological Seminary. dan Union Theological Seminary.
   
1:40 He has been honoured with Ia telah dianugerahi
the distinguished Teaching Award Teaching Award yang terhormat...
   
1:43 from the California dari California
State University. State University.
   
1:48 A: Mr. Krishnamurti, in our A:Tuan Krishnamurti, pada
last conversation we were dialog kita terakhir kita sedang...
   
1:51 talking about religion membicarakan tentang agama
as a phenomenon sebagai sebuah fenomena...
   
1:57 in relation to yang terkait dengan kepedulian kita
our concern for enquiring untuk menyelidiki...
   
2:01 into the transformation of transformasi dari
each individual human being, setiap umat manusia.
   
2:06 a transformation that is not suatu transformasi yang tidak...
   
2:07 dependent on knowledge or time, tergantung pada pengetahuan
  dan waktu,
   
2:11 and during our dan pada waktu
discussion of religion diskusi kita tentang agama...
   
2:13 you were speaking about Anda berbicara perihal...
   
2:16 what you regarded to be apa yang Anda maksudkan sebagai
religion in the true sense, agama dalam arti yang sesungguhnya.
   
2:20 its relation dalam hubungannya dengan
to the act of attention tindakan dari perhatian...
   
2:22 and how, when the whole dan bagaimana, ketika seluruh
personal history of hurt sejarah pribadi dari luka...
   
2:29 is a reference, adalah acuan,
   
2:32 this act of attention tindakan dari perhatian
simply is vitiated, benar-benar dilemahkan,
   
2:36 it cannot come to pass. ia tidak dapat terwujud.
   
2:39 And through the discussion Dan melalui diskusi yang telah kita
of hurt that we had lakukan tentang luka batin,
   
2:44 we touched towards the end kita menyentuh pada akhir
of the discussion on love, diskusi tentang cinta,
   
2:48 and if it's agreeable with you, dan jika Anda berkenan,
   
2:51 perhaps we could explore barangkali kita sekarang dapat meng-
this question of love now. eksplorasi pertanyaan tentang cinta.
   
3:00 K: Sir, when you use K:Tuan, ketika Anda menggunakan
the word 'explore', kata 'explore' (eksplorasi),
   
3:05 are we using that word apakah kita menggunakan
intellectually, kata itu secara intelektual,
   
3:10 exploring with the intellect, mengeksplorasi dengan intelek,
   
3:14 or exploring atau mengeksplorasi dalam
in relation to the word hubungan dengan kata tersebut...
   
3:20 and seeing in that word dan melihat
the mirror, dalam kata itu cerminnya,
   
3:26 which will reveal ourselves yang akan mengungkap
in that mirror? diri kita di cermin tersebut.
   
3:30 A: I hope the latter. A:Saya harap yang terakhir.
K: Yes. K:Ya
   
3:33 That is, the word is the mirror, Yang berarti,
  kata itu adalah cermin,
   
3:36 in which I, as a human being, dalam mana saya, sebagai
am observing. seorang manusia, mengamati.
   
3:43 So the word 'explore' Jadi kata 'eksplorasi' benar-benar
really means observing myself berarti mengamati diri sendiri...
   
3:50 in the mirror of the word dalam cermin dari
which you have used. kata yang Anda gunakan.
   
3:57 So the word then Sehingga kata kemudian
becomes the thing, menjadi bendanya,
   
4:01 not just a word by itself. bukan hanya sebuah kata semata.
A: Right. A: Benar.
   
4:06 K: And therefore K:Dan karenanya, itu bukan
it is not intellectual exploration, hanya eksporasi secara intelek.
   
4:11 a theoretical explanation. suatu penjelasan teoritis.
   
4:14 A: It could be A:Itu dapat merupakan
the beginning of a meditation. awal dari suatu meditasi.
   
4:17 K: That's what I want K:Itulah yang saya ingin buat
to make quite clear. A: Yes. menjadi amat jelas A: Ya.
   
4:20 Well, that is where Baik, di situlah
I would want to be saya ingin berada...
   
4:24 in relationship to the subject. sehubungan dengan subjeknya.
K: Yes. K: Ya.
   
4:27 And exploring also means: Dan eksplorasi juga berarti:
the mind must be very serious, batin harus sangat serius,
   
4:33 not caught up in the mere desire tidak terjebak dalam sekedar
to achieve something, keinginan untuk mencapai sesuatu.
   
4:44 to know how to love, untuk mengetahui
  bagaimana untuk mencinta,
   
4:47 how to acquire bagaimana untuk
the neighbour's love. memperoleh cinta dari tetangga.
   
4:53 You follow, sir? Anda mengikutinya, Tuan?
A: Yes. A: Ya.
   
4:55 Become a successful lover. Menjadi pencinta yang berhasil.
   
4:56 K: Successful lover, yes. K:Pencinta yang berhasil, ya.
   
5:01 So, I think Jadi, saya pikir - ketika kita
- when we explore that word, mengeksplorasi kata itu,
   
5:06 and the meaning, dan artinya, maknanya -
the significance of it -  
   
5:09 one has to be very, very serious orang harus sangat,
about this matter, sangat serius tentang hal ini,
   
5:13 because they are using karena mereka menggunakan
this word so loosely, kata ini secara seenaknya,
   
5:17 it has become so corrupt ia menjadi demikian korupnya...
   
5:21 - love of God, love of my wife, - cinta akan Tuhan,
  cinta istri saya,
   
5:23 love of my property, cinta harta,
love of my country, cinta negara saya,
   
5:25 I love to read, I love to go saya suka membaca, saya suka
to the cinema - you follow? ke bioskop - Anda mengikuti?
   
5:31 And one of our difficulties is Dan salah satu
  kesulitan kita adalah...
   
5:34 modern education pendidikan modern tidak
is not making us serious. membuat kita menjadi serius.
   
5:39 We are becoming specialists: Kita menjadi spesialis:
   
5:43 I am a first class doctor, Saya seorang dokter kelas utama,
first class surgeon, ahli bedah kelas utama,
   
5:46 first class physician, ahli fisika kelas utama,
and so on, so on. dan seterusnya, seterusnya.
   
5:49 But the specialist Tetapi si spesialis dengan demikian
becomes a menace that way. menjadi suatu ancaman.
   
5:55 A: A learned ignoramus. A:Orang bebal yang terpelajar.
K: Yes. K:Ya.
   
5:57 And education, Dan pendidikan,
as we were saying previously, seperti yang kita katakan sebelumnya,
   
6:03 is to encourage, to see that adalah untuk memberi semangat, untuk
the human mind is serious. menjaga agar batin manusia serius.
   
6:12 Serious to find out Serius untuk mencari tahu
what it means to live, apa artinya hidup,
   
6:18 not just become a specialist. tidak sekedar
  hanya menjadi seorang ahli.
   
6:21 So, if that is all understood, Jadi
  jika semua itu dimengerti,
   
6:25 and much more, what is love? dan lebih daripada itu,
  apakah cinta?
   
6:34 Is love pleasure? Apakah cinta itu kenikmatan?
   
6:40 Is love the expression of desire? Apakah cinta
  perwujudan dari nafsu?
   
6:45 Is love sexual appetite fulfilled? Apakah cinta
  terpenuhinya nafsu seksual?
   
6:51 Is love the pursuit Apakah cinta
of a desired end? pengejaran akan tujuan nafsu?
   
7:02 The identification with a Identifikasi dengan sebuah keluarga,
family, with a woman, with a man? seorang wanita, seorang pria?
   
7:15 Is love a thing Apakah cinta adalah
that can be cultivated? sesuatu yang dapat dikembangkan?
   
7:23 That can be made to grow Yang dapat dibuat berkembang
when I have no love, ketika saya tidak memiliki cinta,
   
7:25 I think about it, Saya memikirkannya,
I do all kinds of things to it, saya melakukan segala hal padanya,
   
7:29 so that I will know sehingga saya akan tahu
how to love my neighbour? bagaimana menyayangi tetangga saya?
   
7:34 A: We sometimes hear the admonition A:Kita kadang-kadang
  mendengar teguran...
   
7:36 that one has to work at it. bahwa orang
  harus mengusahakannya.
   
7:39 Yes. In terms of our Ya. Dalam diskusi kita
conversations up to now hingga sekarang,
   
7:46 that would be a denial of it. itu merupakan
  penyangkalan darinya.
   
7:47 K: So, is love pleasure? K:Jadi,
  apakah cinta suatu kenikmatan?
   
7:53 And apparently it is, now. Dan kelihatannya demikian,
  sekarang.
   
7:58 A: It seems to have A: Kelihatannya sudah
been debased to that. direndahkan ke seperti itu.
   
7:59 K: I mean, actually it is, K:Maksud saya, sesungguhnya demikian,
that is what we call love. itulah yang kita sebut cinta.
   
8:04 Love of God. Cinta akan Tuhan.
   
8:06 I don't know what God is Saya tidak tahuTuhan itu apa...
   
8:08 and yet I am supposed to love him. dan meski demikian
  saya diharapkan mencintainya.
   
8:12 And therefore Dan karenanya saya mengalihkan
I transfer my pleasures kenikmatan-kenikmatan saya...
   
8:18 - of the world, - duniawi, kebendaan, seks -
of things, of sex -  
   
8:20 to a higher level which I call God. ke tingkat lebih tinggi yang saya se-
It is still pleasure! but Tuhan. Itu tetap kenikmatan!
   
8:27 So what is pleasure Jadi apakah kenikmatan dalam
in relation to love? hubungan dengan cinta?
   
8:35 What is enjoyment Apakah kegembiraan dalam
in relation to love? hubungan dengan cinta?
   
8:40 What is joy, Apakah suka cita, rasa yang tidak
the unconscious feeling of joy? disadari dari suka cita?
   
8:47 The moment I recognise joy Saat saya mengenali suka cita,
it is gone. ia hilang.
   
8:50 And what is Dan apakah
the relationship of joy, hubungannya suka cita,
   
8:53 enjoyment and pleasure suka cita dan
with love? kenikmatan dengan cinta?
   
9:01 Unless we understand that Kecuali kita memahaminya,
   
9:02 we shan't understand kita tidak dapat
what love is. mengerti cinta itu apa.
   
9:07 A: Yes, yes, I have followed you. A:Ya, ya. Saya mengikut Anda.
   
9:12 K: And take what is happening. K:Dan memahami yang terjadi.
   
9:13 Love has been identified Cinta sudah diidentifikasikan
with sex, dengan seks,
   
9:18 love-making, love sexually aktivitas seks, mencintai secara
- you follow, sir? seksual - Anda mengikuti, Tuan?
   
9:24 A: The very construction: A: Konstruksi yang hebat:
love-making, making love. aktivitas seks, berhubungan seks.
   
9:28 K: It's a horrible thing! K:Itu sesuatu yang mengerikan!
   
9:31 I feel it gives me a shock: Itu mengagetkan saya:
   
9:33 'love-making', 'aktivitas seks',
as though that was love. sepertinya itu adalah cinta.
   
9:42 You see, sir, I think Anda melihat Tuan,
this is very important, saya kira hal ini sangat penting,
   
9:45 the Western civilisation Peradaban Barat...
   
9:47 has put this telah menyebarkannya ke
over the whole of the earth, seluruh dunia,
   
9:50 through cinemas, through books, melalui bioskop, buku-buku,
through pornography, melalui pornografi.
   
9:53 through every kind of advertisements, melalui segala bentuk iklan,
stories, cerita.
   
9:58 this sense of love is rasa cinta ini adalah
identification with sex, identifikasi dengan sex,
   
10:07 which is pleasure, basically. yang sesungguhnya adalah
  kenikmatan, secara mendasar.
   
10:13 A: The whole glamour industry A:Seluruh industri kemegahan
is based on that. berlandaskan hal itu.
   
10:15 K: On that. K:Berlandaskan itu.
A: On that. A:Berlandaskan itu.
   
10:16 K: All the cinema, you know, K:Semua bioskop, Anda tahu,
the whole thing. seluruhnya.
   
10:20 So can the mind - again, we Jadi, dapatkah batin, - sekali lagi
must come back to the point - kita harus kembali pada titik ini -
   
10:26 can the mind understand dapatkah batin mengerti
the nature of pleasure hakikat dari kenikmatan...
   
10:32 and its relationship to love? dan hubungannya dengan cinta?
   
10:36 Can the mind Dapatkan batin yang mengejar
that is pursuing pleasure, kenikmatan,
   
10:40 an ambitious mind, batin yang ambisius,
a competitive mind, batin yang bersaing,
   
10:44 a mind that says, batin yang berkata, saya harus
I must get something out of life, mendapatkan sesuatu dari kehidupan,
   
10:50 I must reward myself and others, saya harus mengganjar diri saya
I must compete. dan orang, saya harus Bersaing.
   
10:55 Can such a mind love? Dapatkah batin yang demikian,
  mencintai?
   
10:59 It can love sexually. Ia dapat mencintai
  secara seksual.
   
11:03 But is love of sex, Tapi apakah cinta akan seks,
is that the only thing? apakah itu satu-satunya?
   
11:12 And why have we made sex Dan mengapa kita membuat seks
such an enormous affair? menjadi sebuah perkara yang besar?
   
11:20 Volumes are written on it. Banyak sekali
  telah ditulis atas nama itu.
   
11:29 Unless really one goes into this Kecuali jika orang masuk
very, very deeply, sangat, sangat dalam,
   
11:33 the other thing is not possible hal yang lainnya tidak mungkin
even to understand. untuk dipahami.
   
11:39 We can talk endlessly Kita bisa bicara tidak ada habisnya
about what love is, tentang apakah itu cinta,
   
11:41 what love is not, theoretically. tentang apa yang bukan cinta,
  secara teoritis.
   
11:43 But if we use the word 'love' Tapi bila kita menggunakan kata
as a mirror 'cinta' seperti suatu cermin...
   
11:48 to see untuk melihat apa yang
what is happening inwardly, terjadi di dalam,
   
11:53 and I inevitably dan saya tidak terhindarkan
must ask the question harus bertanya...
   
11:56 whether it is pleasure apakah itu adalah kenikmatan
- in its multiple forms. - dalam banyak bentuknya.
   
12:02 Can a man who is top executive, Dapatkah seorang
  yang adalah seorang eksekutif top,
   
12:06 got to that position yang mendapatkan posisi tersebut
through drive, melalui semangat,
   
12:09 through aggression, melalui agresi,
through deception, melalui muslihat,
   
12:11 through ruthlessness, melalui kekejaman, dapatkah dia
can he know what love is? mengetahui apakah cinta itu?
   
12:21 And can the priest, Dan dapatkah seorang pendeta, yang
who talks everlastingly of God, terus-menerus membicarakan Tuhan,
   
12:26 he is ambitious dia ambisius
to become a bishop, untuk menjadi uskup,
   
12:31 archbishop or whatever, kardinal atau apapun,
his ambitions are ambisi-ambisi dia adalah...
   
12:34 to sit next to Jesus. untuk duduk di sebelah Jesus.
   
12:37 A: Who will sit on the right hand. A:Yang akan duduk di sisi kanannya.
K: Right hand. K:Sisi kanan.
   
12:39 So can that priest who talks about it Jadi, dapatkah pendeta yang mem-
know what love means? bicarakan hal itu, tahu makna cinta?
   
12:45 A: No, he thinks he can A:Tidak, dia pikir dia bisa...
   
12:50 with reference to something dengan acuan pada sesuatu yang
called a higher love, disebut cinta yang lebih tinggi.
   
12:53 which is based on a denial yang didasari penolakan
of a lower one. terhadap yang lebih rendah.
   
12:55 K: Yes, I mean that's just words. K:Ya. Saya maksud itu hanya kata-kata
A: So that's conflict. belaka. A:Jadi itu adalah konflik.
   
12:58 In that conflict Dalam konflik itu
there can be no love. tidak bisa ada cinta.
   
13:02 K: So, then our whole social, K:Jadi, seluruh struktur sosial
moral structure is immoral! dan moral kita adalah tak bermoral.
   
13:11 A: Oh yes. A:Oh ya.
K: I mean, sir, K:Saya maksudkan, Tuan,
   
13:13 this is a thing that is appalling! ini adalah hal yang mengerikan!
   
13:18 And nobody wants to change that. Dan tidak seorangpun
  berniat merubahnya.
   
13:22 On the contrary, Kebalikannya, mereka
they say, yes, let's carry on, mengatakan, ya, mari kita lanjutkan
   
13:25 put on a lot of coating on it, tambahkan lebih banyak
  lapisan padanya,
   
13:27 different colours, more pleasant, lebih banyak warna,
  lebih menyenangkan,
   
13:29 and let's carry on. dan marilah kita lanjutkan.
   
13:33 So, Jadi, jika
if a man is really concerned seseorang benar-benar prihatin...
   
13:37 to come upon untuk menemukan
this thing called love, apa yang disebut cinta,
   
13:40 he must negate this whole thing, dia harus menegasi
  semuanya ini,
   
13:45 which means he must understand yang artinya dia harus memahami
the place of pleasure, tempat dari kenikmatan,
   
13:52 whether intellectual pleasure, baik itu kenikmatan
  intelektual,
   
13:54 acquisition of knowledge perolehan pengetahuan
as pleasure, sebagai kenikmatan,
   
13:56 acquisition of a position perolehan posisi sebagai
as power, you follow? kekuasaan, Anda mengikuti?
   
13:59 The whole thing. Keseluruhannya.
   
14:04 And how is a mind that Dan bagaimanakah batin yang
has been trained, conditioned, telah terlatih, terkondisi.
   
14:12 sustained in this rotten... dipertahankan dalam kebusukan ini...
social conditioning, keterkondisian sosial,
   
14:23 how can it free itself bagaimanakah ia membebaskan diri
before it talks about love? sebelum ia berbicara tentang cinta?
   
14:27 It must first pertama-tama ia harus
free itself of that. membebaskan dirinya dari itu.
   
14:34 Otherwise your talk of love, Kalau tidak, pembicaraan
  Anda tentang cinta,
   
14:36 it's just another word, hanyalah sebuah kata lain,
it has no meaning! yang tidak mengandung makna!
   
14:42 A: We do seem, A:Kita agaknya,
in Western culture particularly, di budaya Barat terutama,
   
14:49 to be very sex-bound. sangat terikat dengan seks.
   
14:54 On the one hand, Di satu sisi, kita terancam oleh
we are threatened with unhappiness, ketidakbahagiaan,
   
14:58 if we don't succeed sexually. jika kita tidak berhasil
  secara sexual.
   
14:59 K: Sexually, yes. That's right. K:Secara sexual, ya. Itu benar
   
15:01 A: Yet on the other hand, A:Tapi di sisi lain,
   
15:03 the whole history of seluruh
clinical psychology sejarah psikologi klinis...
   
15:07 focuses precisely justru fokus pada
on the pathology of sexuality... patology dari seksualitas.
   
15:11 K: Of course. K:Tentu saja
A: ...as somehow able, A:...entah bagaimana mampu,
   
15:13 in itself, as a study, dalam dirinya sendiri, sebagai
to free us. sebuah studi, membebaskan kita.
   
15:18 The interrelationship Antar hubungan
between those two activities, antara dua kegiatan itu,
   
15:22 the desire to succeed keinginan
on the one hand, untuk berhasil di satu sisi,
   
15:25 and the necessity to study dan kebutuhan
  untuk mempelajari...
   
15:29 what's the matter with the drive apa masalahnya
on the other, dengan dorongan di sisi lainnya,
   
15:32 brings about a paralysis. membawa suatu kelumpuhan.
   
15:35 K: So you see, this thing, K:Jadi Anda melihat, hal ini,
   
15:37 sex, has become, I don't know, seks, telah menjadi,
  saya tidak tahu,
   
15:41 of such enormous importance demikian luar biasa pentingnya
right through the world now. di seluruh dunia sekarang ini.
   
15:46 In Asia they cover it up. Di Asia mereka menutupinya.
   
15:49 They don't talk about it there. Mereka tidak membicarakannya.
   
15:50 If you talk about sex, Jika Anda membicarakan seks,
it is something wrong. itu sesuatu yang salah.
   
15:55 Here Di sini Anda
you talk endlessly about it. membicarakannya tanpa akhir.
   
15:58 But there you don't, Tapi di sana tidak,
   
16:00 certain things Hal-hal tertentu
you don't talk about Anda tidak membicarakannya...
   
16:01 - you talk about it - Anda membicarakannya
in the bedroom, di kamar tidur,
   
16:03 or perhaps atau
not even in the bedroom. bahkan tidak di kamar tidur.
   
16:07 But you never, I mean, Tapi tidak pernah, saya maksudkan,
it's not done. itu tidak dilakukan.
   
16:13 And when I talk in India, Dan ketika saya berbicara di
I bring it out. India, saya mengangkatnya
   
16:18 They are a little bit shocked, Mereka sedikit terkejut,
because karena...
   
16:19 a religious man seorang religius tidak
is not supposed to sepatutnya
   
16:21 deal berurusan dengan
with all that kind of stuff. semua hal semacam itu.
   
16:23 A: He is supposed to be A:Dia dianggap
beyond that. berada di luar hal itu.
   
16:26 K: He is supposed to be, K:Dia dianggap demikian adanya, teta-
but he mustn't talk about it. pi dia tidak boleh membicarakannya.
   
16:32 That's one of the things, sir, Itu adalah salah satu hal,
  Tuan,
   
16:34 why has sex become so important? mengapa seks menjadi hal
  yang demikian penting?
   
16:38 You see, love is, after all, Anda lihat, cinta adalah,
  bagaimanapun,
   
16:41 a sense of suatu rasa dari
total absence of the 'me', ketidakhadiran total dari si 'aku',
   
16:49 total absence of the me Ketidakhadiran total dari
  si aku...
   
16:52 - my ego, my ambitions, - ego saya,
my greed - ambisi saya, kerakusan saya -
   
16:56 all that, which is me, semua itu, yang adalah aku,
total negation of all that. negasi total dari semua itu.
   
17:00 Negation, not brutal denial Negasi, bukan penolakan brutal
or surgical operation, atau tindakan bedah,
   
17:06 but tetapi
the understanding of all that. pemahaman tentang semua itu.
   
17:08 When the 'me' is not, Ketika si aku tiada,
the other is. yang lain ada.
   
17:12 Obviously. It's so simple! Tentu saja.
  Itu demikian sederhananya!
   
17:15 You know, sir, Anda tahu , Tuan,
the Christian sign, the cross, simbol Kristen, Salib.
   
17:19 - I was told - - saya diberitahu - adalah
is a very ancient symbol, sebuah simbol yang sangat kuno,
   
17:23 previous to Christian sebelum simbol itu diterima oleh
acceptance of that symbol. A: Yes. orang Kristen. A:Ya
   
17:28 K: It meant, wipe out the 'I'. K:Itu berarti,
  hapuskan si 'Aku'.
   
17:33 A: I had never heard of that. A:Saya tidak pernah
  mendengarnya.
   
17:36 Wipe out. Hapuskan.
K: Wipe out the 'I', the me. K:Hapuskan si 'Aku', si aku.
   
17:42 The 'I', wipe it out. Si 'Aku', hapuskan.
   
17:46 You understand, sir? Anda pahami, Tuan?
A: Yes. A:Ya.
   
17:48 In a non-canonical statement Dalam suatu
of Jesus pernyataan non-kanonik dari Jesus...
   
17:52 it's written that he remarked tertulis bahwa dia
  menyatakan...
   
17:54 that unless bahwa kecuali jika Anda menempatkan
you make your up down apa yang di atas Anda ke bawah...
   
17:56 and your down up, dan yang di bawah ke atas, yang
your right left, left right, kanan ke kiri, yang kiri ke kanan,
   
18:00 the complete total turning penjungkir-balikan yang
of something upside down total dari sesuatu...
   
18:04 that one has been accustomed to do yang orang terbiasa melakukannya
- a 180 degree turn - - suatu pembelokan 180 derajat -
   
18:08 then one doesn't come maka orang tidak
to the kingdom of heaven, masuk kerajaan surga,
   
18:12 which, of course, in his language, yang tentunya dalam bahasa dia,
is not over here tidak berada di sini...
   
18:15 to be expected. untuk diharapkan.
   
18:16 He said precisely, Dia tepatnya mengatakan,
it doesn't come by observations, itu tidak datang dengan pengamatan,
   
18:18 it's not here, it's not there, itu tidak di sini, itu tidak di sana,
it's within one itu di dalam diri orang...
   
18:21 - in the Greek - dalam bahasa Yunani
it doesn't mean 'in' itu tidak berarti di 'dalam'...
   
18:24 as a locus, sebagai suatu tempat,
but it is a presence. tapi itu suatu kehadiran.
   
18:28 K: It is a presence. K:Itu suatu kehadiran.
A: Yes. A: Ya
   
18:30 K: So when we are enquiring K:Jadi ketika kita menyelidiki
into this question of love, ke dalam masalah cinta,
   
18:34 we must enquire into pleasure, kita harus mempelajari
  kenikmatan,
   
18:38 pleasure in all its varieties, kenikmatan
  dalam semua variasinya,
   
18:43 and its relationship to love, dan hubungannya dengan cinta,
enjoyment to love, suka cita dengan cinta,
   
18:51 real joy, this thing suka cita yang sesungguhnya,
which can never be invited, yang tidak pernah bisa diundang.
   
19:00 and its relation to love. dan hubungannya dengan cinta.
   
19:04 So we had better begin Maka sebaiknya kita
with pleasure. mulai dengan kenikmatan,
   
19:07 That is, Yang mana,
   
19:09 the world has made sex dunia telah membuat sex menjadi
into an immense thing. sesuatu yang luar biasa.
   
19:15 And the priests, right through Dan para pendeta, di seluruh dunia,
the world, have denied it. telah menyangkalnya.
   
19:23 They won't look at a woman, Mereka tidak akan
  memandang seorang wanita,
   
19:26 though they are burning inside walaupun
  di dalam mereka berkobar...
   
19:29 with lust dengan nafsu
and all kinds of things. dan segala macam hal.
   
19:32 They shut their eyes. Mereka menutup mata mereka.
   
19:34 They say, only a man who is a celibate Mereka berkata, hanya orang yang
can go to God. hidup selibat dapat pergi ke Tuhan.
   
19:39 Think of the absurdity Pikirkanlah kekonyolan dari
of such a statement! pernyataan ini!
   
19:45 So anybody who has sex Jadi siapa saja yang berhubungan
is damned forever. seks, terkutuk selamanya.
   
19:53 A: Then you have to invent some story A:Lalu Anda harus
  mengarang cerita tertentu...
   
19:56 as to how it was, we so-called, tentang bagaimana kejadiannya,
fell into it. kita jatuh ke dalamnya.
   
19:59 K: Fell into it, or K:Jatuh ke dalamnya, atau...
   
20:01 the Virgin Mary - you follow? - Bunda Perawan Maria - Anda
the whole idea. mengikutinya? Keseluruhan ide.
   
20:03 A: Yes, the whole thing. A:Ya, keseluruhannya.
K: Which is a farce! K:Yang merupakan suatu lelucon!
   
20:08 So why have we made it Jadi mengapa kita membuatnya
such a fantastic menjadi sesuatu yang luar biasa,
   
20:15 romantic, sentimental affair perkara yang romantis, sentimental,
- sex? - sex?
   
20:20 Is it because intellectually Apakah karena
we are crippled? secara intelektual kita lumpuh?
   
20:27 We are second-hand people. Kita adalah barang bekas.
You follow, sir? Anda mengikutinya, Tuan?
   
20:31 I repeat what Plato, Aristotle, Saya mengulang apa yang dikatakan
Buddha, somebody said, Plato, Aristotle, Buddha, seseorang,
   
20:40 and therefore my mind, dan karenanya batin saya, secara
intellectually, is third rate! intelektual, adalah kelas tiga!
   
20:44 A: Exactly. A:Tepat sekali.
K: So it is never free. K: Jadi, itu tidak pernah bebas.
   
20:47 So intellectually I am a slave. Jadi secara intelektual
  saya adalah budak.
   
20:53 Emotionally I become romantic. Secara emosional
  saya menjadi romantis,
   
21:00 I become sentimental. saya menjadi sentimental.
   
21:04 And the only escape is sex, Dan satu-satunya pelarian adalah sex,
where I am free, di mana saya bebas,
   
21:10 if the woman or the man agrees, jika si wanita
  dan si pria sepakat,
   
21:13 if they are compatible, jika mereka cocok, lalu itu adalah
then it is the only road, only door, satu-satunya jalan, pintu,
   
21:19 through which I say, melalui mana saya katakan,
for God's sake, demi Tuhan,
   
21:21 at least I am free here. setidaknya saya bebas di sini.
   
21:24 In the office I am bullied Di kantor saya di lecehkan
- you follow, sir? - - Anda mengikutinya, Tuan?
   
21:27 in the factory di pabrik saya
I just turn the wheels. hanya memutar roda.
   
21:31 So this is Jadi ini adalah satu-satunya
the only escape for me. pelarian untuk saya.
   
21:39 The peasant in India, the poor Petani di India, orang udik
villager in town or in villages, yang miskin di kota atau di desa,
   
21:45 look at them, that is lihatlah mereka, itu satu-satunya
the only thing they have. yang mereka punya.
   
21:57 And religion is something else: Dan agama
  adalah sesuatu yang lain.
   
21:58 I agree, we should be celibate, Saya setuju,
  kita seharusnya selibat,
   
22:00 we should be - all the rest of it, kita seharusnya - dan semua
but for God's sake, yang lainnya itu, tetapi demi Tuhan,
   
22:04 leave us alone biarkan kami dengan kenikmatan
with our pleasures, with our sex. kami, dengan seks kami.
   
22:10 So if that is so, Jika demikian halnya, dan terlihat
and it looks like that, seperti demikian adanya,
   
22:17 that we are intellectually, bahwa kita secara intelektual,
morally, secara moral,
   
22:20 spiritually adalah manusia yang
crippled human beings, secara spiritual lumpuh,
   
22:24 degenerate, bobrok, dan ini
and this is the only thing that adalah satu-satunya yang...
   
22:27 gives us some release, memberikan suatu kelonggaran, suatu
some freedom. kebebasan tertentu kepada kita.
   
22:35 In other fields Di dalam wilayah-wilayah lainnya,
I have no freedom. saya tidak memiliki kebebasan.
   
22:39 I have to go to the office Saya harus ke kantor tiap hari.
every day.  
   
22:41 I have to go to the factory Saya harus ke pabrik tiap hari.
every day.  
   
22:44 I have to - you follow? - Saya harus - Anda mengikutinya? - se-
cinema once, three times a week, kali, tiga kali seminggu ke bioskop,
   
22:47 or whatever it is you do, atau apapun yang Anda lakukan,
you've got... Anda mendapatkan…
   
22:49 and here, at last, dan di sini , akhirnya, saya
I am a man, woman. adalah seorang pria, wanita.
   
23:00 So I have made this thing Jadi saya telah membuat hal ini
into an enormous affair. menjadi suatu urusan besar.
   
23:06 And, if I am not sexual, I have Dan jika saya tidak seksual, saya ha-
to find out why I am not sexual, rus mencari tahu mengapa saya tidak.
   
23:09 I spend years to find out! Saya menghabiskan bertahun-
  tahun untuk mencari tahu.
   
23:12 You follow, sir? Books are written. Anda mengikutinya, Tuan?
  Buku-buku telah ditulis.
   
23:14 It has become a nauseating thing, Itu menjadi sesuatu yang memuakkan,
a stupid thing. sesuatu yang bodoh.
   
23:22 And we have to, also, Dan kita juga harus, dalam
in relation to that, find out kaitan itu, mencari tahu
   
23:26 what is celibacy? apakah hidup selibat?
   
23:30 Because Karena
they have all talked about it. mereka semua membicarakannya.
   
23:33 Every religion has talked about it: Semua agama membicarakannya:
that you must be celibate. bahwa Anda harus hidup selibat.
   
23:41 And they said, Dan mereka bilang,
   
23:43 Christian religion said: agama Kristen berkata:
Jesus was born immaculate. Jesus dilahirkan tak bernoda.
   
23:46 You follow it? Anda mengikutinya?
   
23:49 And the Buddhists, Dan orang Budha,
   
23:51 I don't know if you saya tidak tahu apakah
ever heard of the Anda pernah mendengar...
   
23:53 story that the Buddha's mother cerita tentang Ibu sang Budha
conceived because she... mengandung karena ia...
   
23:58 not out of human relationship, bukan dari hubungan manusia,
but out of... - the same thing! tapi dari... - sesuatu yang sama!
   
24:02 They don't want sex to be Mereka tidak mau seks
associated with a religion. diasosiasikan dengan agama.
   
24:09 And yet every priest Namun demikian semua pendeta
is burning with it! berkobar dengan itu.
   
24:16 And they said, Dan mereka bilang, Anda
you must be celibate. harus selibat.
   
24:18 They take a vow of celibacy. Mereka
  mengambil sumpah selibat.
   
24:21 I told you the story of that Saya telah cerita pada Anda perihal
poor monk. A: Oh yes, yes. rahib yang malang itu. A:oh ya, ya.
   
24:25 A deeply moving story. Sebuah cerita yang amat menyentuh.
K: And what is celibacy? K:Dan apakah hidup selibat?
   
24:32 Is it in there, in your heart Apakah itu ada di dalam sana,
and your mind? Or just the act? di dalam hati dan batin Anda?
   
24:35   Atau sekedar tindakan?
   
24:40 A: If I have been A:Jika saya telah mengikuti Anda
following you correctly, secara tepat,
   
24:42 it seems to me that kelihatannya bagi saya,
  bahwa...
   
24:44 you pointed to sex here Anda di sini merujuk seks seperti te-
as undergone in a utilitarian way. lah menempuh suatu jalan bermanfaat.
   
24:54 It's a means to Ia adalah suatu cara untuk
and therefore since... dan karenanya...
   
24:58 K: A routine, an insistence, K:Suatu rutinitas, suatu kekukuhan,
encouragement, you follow? dorongan, Anda mengikuti?
   
25:03 A: Yes. Always a goal A:Ya. Selalu sebuah tujuan
that lies outside the activity. yang berada di luar aktifitas.
   
25:08 Therefore it can never be Maka tidak akan pernah terlibat.
caught up to. K: Quite right. K:Tepat sekali.
   
25:11 Therefore conflict. Karenanya konflik.
   
25:12 A: Therefore conflict A:Karenanya konflik dan
and repetition. pengulangan.
   
25:14 K: And therefore, K:Dan oleh karena itu,
what is celibacy? apakah selibat?
   
25:18 Is it the act or the mind Apakah itu tindakan atau
that is chaste? batin yang suci?
   
25:25 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
   
25:27 A: It must be the mind. A:Itu pasti batin
K: Chaste - chaste mind. K:Suci - batin yg suci.
   
25:32 Which means Yang artinya,
a tremendously austere mind. sebuah batin yang sangat sederhana.
   
25:38 Not the austerity of severity Bukan kesederhanaan dari
  kekerasan.
   
25:41 and ruthless acceptance Dan penerimaan yang kejam
of a principle, akan suatu prinsip,
   
25:45 and all the rest of it. dan semuanya itu.
   
25:48 A: This goes back to the earlier A:Hal ini kembali ke pembicaraan
conversation when we were yang lebih awal ketika kita...
   
25:50 talking about hurt. berbicara tentang luka.
K: That's right. K:Ya benar
   
25:52 A: The chaste mind would A:Batin yang suci tidak akan pernah terluka.
never be hurt. K: Never. K:Tidak pernah.
   
25:56 And therefore an innocent mind. Dan karenanya,
  sebuah batin yang polos.
   
26:00 Which has no picture of the woman, Yang tidak memiliki gambaran dari
or the man, or the act, wanita, atau pria, atau tindakannya,.
   
26:04 none of that imagination. Tidak ada imajinasi itu.
   
26:14 A: This is very, A:Ini adalah sangat,
   
26:18 very fundamental. sangat mendasar.
   
26:22 I know in our conversations that Saya tahu dari pembicaraan-
  pembicaraan kita bahwa...
   
26:25 I keep bringing up things Saya selalu mengungkap hal-hal yang
that I've read and studied, telah saya baca dan pelajari,
   
26:31 because that has largely been karena itu adalah sebagian besar dari
the occupation of my life. pekerjaan selama hidup saya.
   
26:37 And the thing that moves me Dan yang menggerakkan saya amat
so deeply in listening to you dalamnya saat mendengarkan Anda...
   
26:40 is that so many of the adalah begitu banyak
things that have been hal yang telah...
   
26:44 said over the centuries, dikatakan selama berabad-abad,
and written over the centuries, dan ditulis berabad-abad,
   
26:48 ought to have been understood seharusnya dipahami...
   
26:50 in the way that you've been sesuai cara
presenting them. yang Anda telah sampaikan.
   
26:53 We even have a tradition Kita bahkan memiliki
  sebuah tradisi...
   
26:55 for instance umpamanya dalam
in Christian theology that Teologi Kristen, bahwa...
   
26:58 what is called the fall of man apa yang disebut
  asal mula dosa manusia...
   
27:01 began at the point of imagination. dimulai dari titik imaginasi.
   
27:04 K: Right. K: Benar
   
27:05 A: And yet that hasn't A:Namun hal itu belum dipahami
been properly understood, sebagaimana mestinya,
   
27:08 it seems to me. menurut pandangan saya.
   
27:10 Otherwise had it been Sebaliknya, apabila hal itu
properly understood, sudah dengan tepat dipahami,
   
27:15 we would not be in this kita tidak akan berada dalam
immense conflict that we are in. konflik yang demikian besarnya.
   
27:19 K: Christians have K:Orang Kristen pada
first invented the sin awalnya menciptakan dosa...
   
27:21 and then all the rest of it. dan kemudian
  semua yang lainnya.
   
27:23 A: It has been the cart A:Itu adalah gerobak
before the horse. sebelum kudanya.
   
27:26 Yes, Ya, saya melihat
I do see what you are saying. apa yang Anda katakan.
   
27:30 K: So, can the mind be chaste? K:Jadi,
  dapatkah batin menjadi suci?
   
27:37 Not - can the mind take a Bukan - dapatkah batin
vow of celibacy mengambil sumpah selibat...
   
27:41 and have burning desires dan mempunyai keinginan berkobar
- you follow? - Anda mengikuti?
   
27:47 And we talked the other day Dan tempo hari kita
about desire. berbicara tentang nafsu.
   
27:53 We are burning with desire. Kita terbakar oleh nafsu.
   
27:55 All our glands are full of it. Semua kelenjar kita
  penuh dengan itu semua.
   
28:00 So, chastity means a mind Jadi, kesucian
  bermakna sebuah batin...
   
28:07 that has no hurt, no image, yang tidak memiliki luka,
  tidak punya citra,
   
28:13 no sense of pictures of itself, tidak ada rasa tentang
its appetites, all that. dirinya, nafsunya, semua itu.
   
28:22 Can such a mind exist Dapatkan batin yang
in this world? seperti itu ada di dunia ini?
   
28:28 Otherwise love is not. Bila tidak, cinta tidak ada.
   
28:32 I can talk endlessly Saya dapat berbicara tanpa akhir
about love of Jesus, tentang cinta Jesus,
   
28:34 love of this, love of that, cinta akan ini, cinta akan itu, namun
but it becomes so shoddy. itu akan menjadi demikian buruknya.
   
28:39 A: Because it's love of. A:Karena itu adalah
  cinta akan.
   
28:40 K: Yes. K:Ya
A: Yes. A:Ya
   
28:42 Love as an activity Cinta sebagai suatu aktivitas
is not the same as tidaklah sama seperti...
   
28:49 love undertaken as a means. cinta yang dilakukan sebagai
K: Yes, sir. suatu sarana. K:Ya, Tuan.
   
28:54 So is love pleasure? Jadi apakah cinta itu
  kenikmatan?
   
29:03 I can only answer: Saya hanya dapat menjawab:
it is not, bukan,
   
29:06 when I have understood pleasure. ketika saya sudah
  memahami kenikmatan.
   
29:09 And understand not verbally, Dan mengerti tidak hanya secara
but deeply, inwardly, verbal, tapi mendalam, dalam batin,
   
29:13 see the nature of it, melihat hakikatnya,
the brutality of it, kekejamannya,
   
29:16 the divisive process of it. proses memecah-belahnya.
   
29:19 Because pleasure Karena kenikmatan selalu
is always divisive. memecah-belah.
   
29:27 Enjoyment is never divisive. Suka cita tidak pernah
  memecah-belah.
   
29:30 Joy is never dividing. Suka cita tidak pernah
  memecah-belahkan.
   
29:34 It is only pleasure Hanya kenikmatanlah yang
that is dividing. memecah-belah.
   
29:37 When you listen to an Arab Ketika Anda mendengar
about the oil, the energy, seorang Arab tentang minyak, energi,
   
29:42 it is his pride itu adalah kebanggaannya
- you follow? - Anda mengikuti?
   
29:44 You see it is... Anda
  melihat demikian adanya…
   
29:48 And you see it in the ministers, Dan Anda melihatnya
in the politicians, pada para menteri, para politisi,
   
29:52 this whole sense of arrogance, seluruh sikap kesombongan,
of power. kekuasaan.
   
29:58 And at the same time Dan pada saat bersamaan
they talk about love. mereka bicara tentang cinta.
   
30:04 A: But it's always love of. A:Tapi itu selalu cinta akan.
   
30:05 K: Of course, love of, or... K:Tentu saja, cinta akan, atau…
   
30:07 I don't know what they mean Saya bagaimana juga tidak tahu apa
anyhow. It has no meaning. maksud mereka. Itu tidak ada artinya.
   
30:11 They say, love of my country, Mereka mengatakan,
  cinta akan negara saya,
   
30:13 and my love is going to kill dan cintaku akan membunuh Anda!
you!  
   
30:18 A: Yes, yes. A:Ya, Ya.
   
30:22 K: So, you see, sir, we have K:Jadi, Anda melihat, Tuan, kita
to understand this killing too. harus memahami hal membunuh ini juga.
   
30:31 The Western civilisation Peradaban Barat telah membuat
has made killing a perfect art. pembunuhan suatu seni yang sempurna.
   
30:40 The war, science of war. Peperangan, ilmu perang.
   
30:46 They have taught Mereka telah mengajarkan
the whole world this. seluruh dunia hal ini.
   
30:48 And probably the Christians Dan mungkin orang Kristen adalah
are the greatest killers pembunuh paling besar...
   
30:55 after Muslims, setelah Muslim,
   
30:57 and, I believe, dan, saya percaya, orang
the real religious, relijius sejati,
   
31:00 the original Buddhists para Budhis yang semula
were really non-killers. benar-benar bukan pembunuh.
   
31:05 A: Yes. A:Yes.
   
31:06 K: The only religion that said, K:Satu-satunya agama yang berkata,
don't kill, and keep it! jangan membunuh, dan pertahankan!
   
31:11 I must tell you Saya harus menyampaikan
this lovely story. cerita yang indah ini.
   
31:14 I was several years ago Saya berada di Srilanka
in Ceylon, beberapa tahun yang lalu,
   
31:18 and a Buddhist couple dan sepasang Budhis
came to see me. mengunjungi saya.
   
31:22 They said, we have got Mereka berkata, kita memiliki
one major problem. satu masalah besar.
   
31:28 We are Buddhist by practice. Kita adalah Budhist
  dengan mempraktekkannya.
   
31:32 And they said, we don't kill, Dan mereka berkata, kita tidak
but we eat meat. membunuh, tapi kita makan daging.
   
31:36 I said, what do you mean? Saya berkata, apa maksud Anda?
   
31:41 He said, Dia berkata,
we change our butchers. kita mengganti jagal-jagal kita.
   
31:49 We change our butchers, Kita mengganti jagal-jagal kita kare-
therefore we are not responsible. nanya kita tidak bertanggung jawab.
   
31:55 A: Amazing. A:Mentakjubkan.
K: And we like meat. K:Dan kita suka daging.
   
31:58 I said, is that the problem? Saya katakan, apakah itu masalahnya?
He said, no, not at all. Dia berkata tidak, sama sekali tidak.
   
32:01 Our problem is: Masalahnya adalah:
   
32:03 should we eat a fertilised egg apakah kita patut makan telur yang
because that contains life? dibuahi, karena mengandung kehidupan?
   
32:08 A: Oh, dear me. A:Oh, astaga.
K: Just, sir... K:Hanya, Tuan….
   
32:17 When we talk about love, Ketika kita
  bicara tentang cinta,
   
32:19 we must also talk about kita harus juga membicarakan
violence and killing. tentang kekerasan dan pembunuhan.
   
32:24 We kill, Kita membunuh, kita telah
we have destroyed the earth menghancurkan bumi...
   
32:29 - you understand, sir?- - Anda paham Tuan? -
polluted the earth. mengotori bumi.
   
32:32 We have wiped away kita telah menyingkirkan
species of animals and birds, spesi-spesi hewan dan burung,
   
32:36 we are killing baby seals, kita membunuh
  bayi-bayi anjing laut,
   
32:41 you've seen them on television? Anda sudah melihatnya di TV?
A: Oh, I have. Yes. A:Oh, ya sudah.
   
32:43 K: How a human being K:Bagaimana seorang manusia
can do such a thing... dapat melakukan hal semacam itu…
   
32:46 A: It's deeply shocking. A:Itu sangat miris.
   
32:48 K: ...for some woman K:…untuk sementara wanita
to put on that fur. menggunakan bulu hewan.
   
32:53 And he will go back and say, Dan dia akan kembali dan berkata,
'I love my wife'. 'saya mencintai isteri saya'.
   
33:01 And we are trained to kill. Dan kita terlatih untuk
  membunuh.
   
33:06 All the generals, Semua jenderal, mereka
they are preparing endlessly menyiapkan tanpa hentinya...
   
33:12 means of killing others. sarana membunuh orang lain.
   
33:17 That's our civilisation, Itulah peradaban kita,
you follow, sir? Anda mengikutinya, Tuan?
   
33:24 So, can a man who is ambitious Jadi, dapatkah
love? seorang yang ambisius mencinta?
   
33:30 A: No. A:Tidak
K: No. Therefore K:Tidak. Karenanya...
   
33:33 finish with ambition! selesaikan ambisi!
   
33:38 They won't, they want both. Mereka tidak mau,
  mereka mau dua-duanya.
   
33:44 Therefore that means: don't kill Dengan demikian, itu berarti:
  jangan membunuh...
   
33:47 under any circumstances, dalam situasi apa pun, jangan
don't kill an animal! To eat... bunuh hewan! Untuk makan...
   
33:53 I have never eaten meat saya tidak pernah makan daging
in my life, never. dalam hidup saya, tidak pernah.
   
33:56 I don't know Saya bahkan
what it tastes like even. tidak mengetahui rasanya.
   
34:00 Not that I am proud Bukan berarti saya bangga bahwa saya
that I am vegetarian or anything, vegetarian atau sesuatu apa pun,
   
34:02 but I couldn't do it. tetapi saya tidak dapat
  melakukannya.
   
34:08 And killing has become Dan pembunuhan telah menjadi
an industry, sebuah industry,
   
34:13 killing animals to feed membunuh hewan untuk memberi makan u-
human beings. You follow, sir? mat manusia. Anda mengikutinya, Tuan?
   
34:16 A: Yes. It has, right. A:Ya. Benar.
   
34:19 I was thinking as you were speaking, Saya berfikir pada saat Anda
about chastity, berbicara tentang kesucian,
   
34:27 and it came to me that dan datang pada saya, bahwa...
   
34:33 the chaste mind would have batin yang suci haruslah sebuah
to be an undivided mind. batin yang tidak terbagi.
   
34:38 K: Yes, sir. Killing and loving. K:Ya, Tuan.
  Membunuh dan mencinta.
   
34:42 A: And trying A:Dan berusaha
to get them together. menggabungkannya bersama.
   
34:47 And then taking Dan lalu mengambil segala
all manner of means macam cara...
   
34:52 to palliate my obvious failure untuk meringankan
  ketidakberhasilan saya...
   
34:58 to get them together. untuk menggabungkan mereka.
   
34:59 K: Of course. K:Tentu saja.
   
35:04 A: The enormity of what A:Keagungan yang luar biasa
you have brought out dari apa yang Anda tampilkan...
   
35:08 is truly staggering, adalah benar-benar mengejutkan...
   
35:11 and this I would like to stay with dan saya akan
for a second, berdiam sejenak dengannya,
   
35:15 if you don't mind. jika anda tidak keberatan.
   
35:16 I've been listening Saya telah mendengarkan
very intently. dengan amat saksama.
   
35:19 It's that your radical counsel Adalah saran Anda yang radikal...
   
35:29 to make this stop in oneself untuk melakukan penghentian ini
  dalam diri sendiri,
   
35:37 is so radical adalah demikian radikal...
   
35:41 that it requires yang membutuhkan
a kind of seriousness suatu jenis keseriusan...
   
35:48 that is not a quantitative yang bukan merupakan suatu hubung-
relationship to seriousness. an kuantitatif terhadap keseriusan.
   
35:57 In fact, we don't really understand Kenyataannya, kita sebenarnya
what that word means. tidak mengerti arti kata tersebut.
   
36:01 The relationship between Hubungan antara keseriusan
seriousness and love has been dan cinta telah...
   
36:06 coming into my awareness here. sedang hadir dalam
  kewaspadaan saya di sini.
   
36:09 K: Yes, sir, if I am serious, K:Ya Tuan, Jika saya serius,
then I will never kill, maka saya tidak akan pernah membunuh,
   
36:16 and love then an cinta lalu menjadi...
has become... is something... adalah sesuatu…
   
36:20 it is really compassion. benar-benar belas kasihan.
   
36:24 Passion for all, Gairah untuk semua, belas kasihan
compassion means passion for all. artinya gairah untuk semua.
   
36:30 A: When you say one will never kill A:Ketika Anda berkata seseorang tidak
if he loves, akan membunuh jika dia mencintai,
   
36:33 you mean within the context Anda bermaksud dalam konteks
of this image-making activity aktifitas pembuatan-gambaran
   
36:38 where one kills by design. di mana orang membunuh
  berdasarkan pola.
   
36:40 K: Yes, not only... Sir, suppose, K:Ya, tidak hanya…
  Tuan, misalkan,
   
36:42 my sister - I have no sister, but - adik perempuan saya -
my sister is attacked, saya tidak punya adik perempuan,
   
36:44   tapi -
  adik perempuan saya diserang,
   
36:47 a man comes to rape her. seorang laki-laki
  datang untuk memperkosa dia.
   
36:49 I will act at that moment. Saya akan bertindak saat itu juga.
A: Precisely. A: Pasti.
   
36:54 K: My intelligence, K:Kecerdasan saya, karena saya
because I love, have compassion, mencintai, memiliki kasih sayang,
   
36:59 that compassion creates kasih sayang itu
that intelligence, menciptakan kecerdasan,
   
37:02 that intelligence will operate kecerdasan itu akan bergerak
at that moment. pada saat itu.
   
37:05 If you tell me, what will you do Jika Anda memberi tahu saya,
  apa yang akan Anda lakukan...
   
37:07 if your sister is attacked, jika adik perempuan Anda
  diserang,
   
37:09 I will say, I don't know. saya akan katakan, saya tidak tahu.
I will know then! Saya akan mengetahuinya pada saatnya!
   
37:15 A: Yes, I quite follow that, A:Ya, saya cukup mengikutinya.
I quite follow that.  
   
37:18 But we have made an Tapi kita telah membuat
industry of designing. industri perancangan.
   
37:22 K: Designed killing. K:Merancang pembunuhan.
   
37:24 A: On all levels, not only ourselves. A:Pada semua tingkatan, tidak
K: I don't know. hanya kita. K:Saya tidak tahu.
   
37:29 I saw the other day Saya melihat suatu hari di TV,
on the television,  
   
37:33 in the Red Square di Red Square ( di Moskow ),
there was an enormous ada sebuah...
   
37:36 intercontinental missile, rudal antar-benua yang
  amat besar,
   
37:40 shot off to kill god knows, ditembakkan untuk membunuh
blind killing. entah apa secara membabi buta.
   
37:47 And the Americans have it, Dan orang Amerika memilikinya,
the Indians have it, orang India memilikinya,
   
37:51 the French have it, orang Perancis memilikinya,
you follow? Anda mengikuti?
   
37:52 A: Have to have it. A:Harus memilikinya.
K: Of course, we must exist. K:Tentu saja, Kita harus eksis.
   
37:59 So, can the mind be free Jadi, apakah batin dapat bebas dari
of this urge to kill? dorongan untuk membunuh?
   
38:05 Which means: can the mind Yang artinya: dapatkan batin
be free of being hurt? terbebas dari terluka?
   
38:13 So, when there is hurt, Jadi, ketika ada rasa terluka,
   
38:15 it does all kinds ia akan melakukan
of neurotic things. segala jenis yang neurotik.
   
38:18 Is pleasure love? Apakah kenikmatan itu cinta?
   
38:22 Is desire love? Apakah nafsu itu cinta?
   
38:26 But we have made pleasure, desire, Tapi kita telah membuat
into love. kenikmatan, nafsu, menjadi cinta.
   
38:30 I desire God Saya menginginkan Tuhan...
   
38:33 - you follow, sir? - anda mengikuti, Tuan?
I must learn about God Saya harus belajar tentang Tuhan...
   
38:38 - you follow? - Anda mengikuti?
The whole thing. Semuanya.
   
38:40 God is my invention, my image, Tuhan adalah ciptaan saya,
  gambaran saya,
   
38:46 out of my thought ke luar dari nalar saya, saya telah
I have made that image, membuat gambaran tersebut,
   
38:52 and so I go around in circles. dan dengan demikian saya terus
  beputar-putar dalam lingkaran.
   
38:56 So I must know Maka saya harus mengetahui,
what enjoyment is. apakah suka cita itu.
   
39:03 Is enjoyment pleasure? Apakah suka cita itu
  kenikmatan?
   
39:09 When I enjoy a good meal, Ketika saya menyenangi makanan enak
or a good sunset, atau matahari terbenam yang indah,
   
39:13 or see a beautiful tree, atau melihat suatu pohon indah,
or woman, whatever it is, atau wanita, apa pun itu,
   
39:18 at that moment, if it doesn't end, pada saat itu, jika hal itu tidak
it becomes pleasure. berakhir, ia akan menjadi kenikmatan.
   
39:23 You understand? Anda paham?
   
39:25 If the mind, thought, Jika batin, pikiran,
carries over that enjoyment melanjutkan suka cita itu...
   
39:31 and wants it to be repeated dan menginginkan itu berulang
the next day, hari berikutnya,
   
39:34 it has become pleasure, itu sudah menjadi kenikmatan
it is no longer enjoyment. bukan lagi suka cita.
   
39:39 I enjoy, Saya bersuka cita,
and that's the end of it! dan itu adalah akhirnya!
   
39:44 A: William Blake has A:William Blake telah dengan indah,
very, very beautifully, sangat indah,
   
39:47 it seems to me, pointed to this. nampak bagi saya,
  menunjukkan hal ini.
   
39:50 And, of course, he was Dan, tentu saja, dia dianggap
regarded as a madman, sebagai seorang gila,
   
39:53 as you know. seperti Anda ketahui.
   
39:57 I might not remember Saya mungkin tidak mengingat
the words precisely, kata-katanya secara persis,
   
40:00 but I think, part of tapi saya pikir bagian
his little stanza goes: dari bait singkatnya berbunyi:
   
40:05 'He who kisses a joy 'Yang mencium sebuah suka cita
as it flies, selagi itu melayang,
   
40:09 lives to see eternity's sunrise'. dia hidup melilhat keabadian
K: Yes, yes. matahari terbit'. K:Ya, ya.
   
40:12 A: It's the joy A:Adalah suka cita yang
that he kisses as it flies, dia cium ketika itu sedang terbang,
   
40:14 not the pleasure. bukan kenikmatan.
   
40:15 K: No, no. K:Bukan, bukan
A: And it's as it flies. A:Dan berlangsung saat itu terbang.
   
40:17 And what you said is, that Dan apa yang Anda
  katakan adalah, bahwa...
   
40:20 if he won't let it fly, holds it, jika dia tidak membiarkannya
  terbang, menahannya,
   
40:23 then we have fallen out of maka kita akan tersingkirkan
the act of joy into this... dari tindakan suka cita ke dalam...
   
40:29 K: ...pursuit of pleasure. K:...pengejaran kenikmatan. A:...tak
A: ...endless, repetitive, pernah berakhir, selalu terulang,
   
40:32 in the end pada akhirnya menjadi kebosanan
mournfully boring thing. yang menyedihkan.
   
40:35 K: And I think, sir, K:Dan saya pikir, Tuan,
   
40:36 that is what is happening itulah apa yang terjadi
in this country di negara ini...
   
40:39 as well as in Europe and India, seperti juga di Eropa dan India,
primarily in this country: terutama di negara ini:
   
40:43 the desire to fulfill instantly, keinginan untuk mencapai
  secara seketika,
   
40:51 the pleasure-seeking principle. prinsip pencarian kenikmatan.
   
40:54 Be entertained, football Dihibur, sepak bola
- you follow? - be entertained. - Anda mengikuti? - dihibur.
   
41:01 A: This goes back to what A:Ini kembali pada apa yang Anda
you were pointing out earlier tunjukkan sebelumnya...
   
41:05 in the last conversation we had; di dialog kita terakhir;
   
41:07 here somebody is, di sini ada seseorang,
feels empty, needs to be filled. merasa kosong, membutuhkan diisi.
   
41:13 K: Lonely. K:Kesepian
A: Lonely, filled, A:Kesepian, diisi,
   
41:15 looking for what we call mencari apa yang
fulfilment, filling up full. disebut pemuasan, penuh terisi.
   
41:19 K: Filling up full. K:Terisi penuh
A: Filling up full. A:Terisi penuh.
   
41:23 And yet, Dan bahkan,
   
41:25 if one undertakes jika seseorang melakukan
to make this act of attention tindakan perhatian ini...
   
41:31 that you referred to yang Anda sebut
in our discussion about religion, dalam dialog kita tentang religi,
   
41:35 in order to fill up the hole, agar supaya mengisi lubang kekosong-
then we've had it. an, lalu demikianlah.
   
41:42 We're not going to do that. Kita tidak akan melakukan itu.
   
41:44 There has been an endless Ada sejarah tanpa akhir dari
history of that attempt usaha tersebut...
   
41:47 under the name of control of thought. dengan nama mengontrol pikiran.
K: Of course. K:Tentu saja.
   
41:55 A: It would seem that, A:Kelihatannya seperti, Jika orang
if one doesn't begin in love, tidak memulainya dari cinta,
   
42:02 he will not make this dia tidak akan melakukan...
   
42:04 act of attention tindakan perhatian dengan
in a non-utilitarian way. cara non utilitarian (tanpa-tujuan).
   
42:08 He simply will make it Dia hanya akan melakukannya dengan
in a utilitarian way, cara bertujuan yang bermanfaat,
   
42:10 if he doesn't begin in love. jika dia tidak memulainya
  dengan cinta.
   
42:13 K: It's not the market place, K:Itu tidak diperdagangkan,
quite. benar sekali.
   
42:14 A: And that's why in one of the A: Dan itulah mengapa
  di dalam salah satu...
   
42:16 very early conversations we had percakapan yang dini sekali, Anda
you said the start is the end. K: Yes. berkata awal adalah akhir. K:Ya.
   
42:22 The beginning is the end. Awal adalah akhir.
A: The beginning is the end. A:Awal adalah akhir.
   
42:25 K: The first step is the last step. K:Langkah pertama adalah
  langkah terakhir.
   
42:26 A: The first step is the last step. A:Langkah pertama
  adalah langkah terakhir.
   
42:28 K: Quite right. K:Benar sekali.
A: What I've been thinking about A:Apa yang kita pikirkan...
   
42:29 all through our conversations sepanjang seluruh pembicaraan
so far kita sejauh ini...
   
42:34 what is involved apa yang terlibat...
   
42:39 - 'involved' I don't like - - 'terlibat' saya tidak
  menyukainya -
   
42:41 what must one do apa yang harus eorang lakukan
- that's no good either - - itu pun tidak tepat -
   
42:44 there is something... ada sesuatu…
   
42:47 we are speaking about an kita berbicara tentang suatu tindakan
act that is a radical end yang adalah suatu akhir radikal...
   
42:52 to all this nonsense terhadap semua omong kosong yang
that's been going on, which is berlangsung, yang adalah...
   
42:57 terrifyingly destructive nonsense. omong kosong merusak yang amat me-
K: I know, sir. nakutkan. K:Saya mengetahuinya,Tuan.
   
43:02 A: There is A:Ada sesuatu yang dilakukan.
the doing of something.  
   
43:06 K: That is the seeing of all this! K:Itu adalah melihat semua ini!
   
43:08 A: And you said A:Dan Anda mengatakan melihat adalah
the seeing is the doing, is the act. melakukan,adalah tindakannya.
   
43:15 K: As I see danger, I act. K:Seperti saya melihat bahaya,
  saya bertindak.
   
43:19 I see the danger Saya melihat bahaya dari
of the continuity keberlanjutan...
   
43:23 of thought in terms of pleasure, pikiran dalam hal kenikmatan,
   
43:26 I see the danger, saya melihat bahayanya, maka saya
therefore I end it, instantly. mengakhirinya, dengan segera.
   
43:30 If I don't see the danger, Jika saya tidak melihat bahayanya,
I'll carry on. saya akan melanjutkan
   
43:33 If I don't see the danger Jika saya tidak melihat
of nationality bahaya dari nasionalisme...
   
43:37 - I'm taking that as very simple - - saya mengambil itu sebagai
  yang amat sederhana -
   
43:39 I carry on, murdering, dividing saya melanjutkan, pembunuhan,
- you follow? - pemisahan - Anda mengikuti? -
   
43:43 seeking my own safety; mencari keamanan
  diri saya sendiri;
   
43:45 but if I see the danger of it, tapi saya melihat bahayanya,
it is finished. itu akan berakhir.
   
43:52 A: May we relate here just for A:Dapatkan kita menghubungkan
a moment, love to education? sejenak, cinta dengan pendidikan?
   
43:57 K: Yes. K:Ya.
   
43:59 A: As a teacher A:Sebagai seorang guru, saya menaruh
I'm immensely concerned in this. perhatian mendalam dalam hal ini.
   
44:05 K: Sir, what we have been K:Tuan, apa yang telah kita
discussing in our dialogue diskusikan dalam dialog kita...
   
44:08 this last week and now minggu lalu dan sekarang,
is part of education. adalah bagian dari pendidikan.
   
44:13 A: Of course, it is. A:Tentu saja, tentu.
   
44:14 K: It is not education is there, K:Ini bukan
  pendidikan ada di sana,
   
44:17 it is educating the mind ini menddidik batin
to a different thing. menjadi sesuatu yang berbeda.
   
44:23 A: I'm thinking of the student A:Saya sedang memikirkan seorang
who sometimes comes murid yang kadang datang...
   
44:29 to the teacher and says, kepada guru dan berkata,
   
44:35 'I simply must change 'Saya harus mengubah
my way of life'. cara hidup saya'.
   
44:40 That is, once in a while Itu sesekali...
   
44:41 you will find a student Anda akan mendapatkan murid yang
who is up to here, sudah mencapai puncak kebingungangan,
   
44:43 really had it, as we say. benar-benar sudah sampai
  puncaknya.
   
44:47 The first question Pertanyaan pertama yang biasanya
they will usually put to you is: mereka ajukan pada Anda adalah:
   
44:51 what must I do? apa yang harus saya lakukan?
   
44:55 Now, of course, that's a trap. Sekarang,
  tentu saja itu sebuah jebakan.
   
45:00 I've been following you, Saya telah mengikuti Anda, saya
I've come to see that with sampai pada pemahaman dengan...
   
45:04 much greater clarity than kejernihan yang jauh lebih tajam
I observed it for myself before. dari pada dahulu saya mengamatinya.
   
45:11 Simply because Sederhananya karena...
   
45:12 they are looking for a means mereka mencari suatu cara
when they say that. ketika mereka mengatakannya.
   
45:15 K: What must I do. K:Apa yang harus saya lakukan.
   
45:17 A: We are not talking A:Kita tidak membicarakan
about a means. K: No. tentang sebuah cara. K:Tidak.
   
45:21 Means is the end. Quite. Cara adalah tamat.
  Tepat sekali.
   
45:23 A: I am thinking of the history A:Saya sedang berpikir tentang seja-
of Christianity in this. rah kekristenan dalam hal ini.
   
45:26 You've got the question: Anda telah mendapat pertanyaan: apa
what must I do to be saved. yang harus saya lakukan agar selamat.
   
45:30 The answer is 'believe on'. Jawabannya adalah 'percayalah pada.'
K: Yes. K:Ya
   
45:33 A: And then the poor person A:Dan kemudian orang yang malang ini
is stuck with what this means terjebak dengan apa artinya ini...
   
45:37 and ends up believing in belief. dan berakhir dengan percaya pada
K: Yes, believing, quite. kepercayaan. K:Ya, percaya, tepat.
   
45:41 A: And that, of course, A:Dan itu tentu saja
is abortive. adalah kegagalan.
   
45:45 The student comes and says, Siswa datang dan berkata,
what must I do? apa yg harus saya lakukan?
   
45:48 Now, in our earlier Sekarang, dalam dialog
conversation together bersama kita yang terdahulu...
   
45:51 we reached the point kita mencapai titik
where the teacher and the student di mana guru dan murid
   
45:54 were talking together. sedang berbicara bersama-sama.
K: Yes. K: Ya
   
45:57 We are doing that now! Kita sedang lakukan itu sekarang!
A: We are doing this now. A:Kita sedang melakukannya sekarang.
   
45:59 K: I am not your teacher, K:Saya bukan guru Anda, tapi kita
but we are doing that now. sedang melakukannya sekarang.
   
46:04 A: Well, no, A:Baik, tidak,
   
46:07 I understand in our conversations saya mengerti dalam percakapan kita,
that is not your role, itu bukan peran Anda,
   
46:10 but I must confess that tapi saya harus mengakui
it has been working out bahwa itu telah berjalan...
   
46:13 in this order, because dalam pola ini, karena saya telah
I have learned immensely. belajar secara amat mendalam.
   
46:25 There are two things here Ada dua hal di sini
that I want to get clear, yang ingin saya perjelas,
   
46:29 and I need your help. dan saya membutuhkan
  bantuan Anda.
   
46:35 On the one hand, to make Di satu sisi, untuk membuat
this pure act of attention, tindakan perhatian yang murni ini,
   
46:38 I need only myself. saya membutuhkan hanya
  diri saya.
   
46:40 Is that correct? Apakah ini benar?
K: No, not quite, sir. K:Tidak, tidak juga, Tuan.
   
46:42 A: Not quite. A:Tidak juga.
K: Not quite. K: Tidak juga.
   
46:44 Sir, Tuan, mari kita ajukan
let's put the question first. pertanyaannya dahulu.
   
46:47 The question is: Pertanyaannya adalah: apa yang harus
what am I to do in this world? saya lakukan di dunia ini?
   
46:51 A: Yes. K: That is, A:Ya K:Itu adalah,
what is my place in this world? apa tempat saya di dunia ini?
   
46:59 First of all, the world is me. Pertama, dunia adalah saya.
I am the world. Saya adalah dunia.
   
47:03 That is an absolute fact. Itu sebuah fakta tidak
  terbantahkan.
   
47:07 And what am I to do? Dan apa yang harus
  saya lakukan?
   
47:10 The world is this Dunia adalah ini:
- corrupt, immoral, killing, Korup, tak bermoral, pembunuhan,
   
47:14 there is no love. tidak ada cinta.
   
47:17 There is superstition, Ada takhyul, pemujaan,
idol worship,  
   
47:21 of the mind and the hand. batin dan karya.
   
47:24 There is war. That is the world. Ada perang. Itulah dunia.
   
47:27 What is my relationship to it? Apa hubungannya dengan saya?
   
47:31 My relationship to it only is Hubungan saya dengan itu hanya
if I am that. ada jika saya adalah itu.
   
47:40 If I am not that, Jika saya bukan itu, saya tidak
I have no relationship to it. punya hubungan dengan itu.
   
47:46 A: I understand that A:Saya memahami itu
in terms of act. dalam kaitan dengan tindakan.
   
47:49 K: That's it. K:Itulah semuanya.
A: In terms of act. A:Dalam kaitan dengan tindakan.
   
47:51 Not a notion that I have. Bukan suatu gagasan yang
  saya miliki.
   
47:53 K: For me the world is corrupt, K:Bagi saya dunia adalah korup,
is geared to kill. diarahkan untuk membunuh.
   
48:01 And I won't kill. Dan saya tidak mau membunuh.
   
48:03 What is my relationship Apa hubungan saya...
   
48:05 to the man who goes dengan orang yang pergi dan
and kills a baby seal? membunuh bayi anjing laut?
   
48:10 I say, my God, Saya katakan, Demi Tuhan, mengapa
how can you do such a thing! Anda dapat melakukan hal semacam itu!
   
48:13 You follow, sir? Anda mengikutinya, Tuan? Saya ingin
I want to cry about it. I do. menangis tentang itu. Saya menangis.
   
48:18 How can you educate that man Bagaimana Anda
  dapat mendidik orang itu...
   
48:21 or the society which allows atau masyarakat yang membolehkan
such a thing to happen? hal semacam itu terjadi?
   
48:26 A: Then perhaps I should A:Maka mungkin saya harus
rephrase the question mengubah pertanyaan saya,
   
48:30 and say, well, dan berkata, baiklah, jika saya mela-
when I do whatever is done kukan apa pun yang sudah dilakukan...
   
48:37 in making this pure dalam membuat tindakan
act of attention, perhatian murni ini,
   
48:41 I am not separated saya tidak terpisah dari dunia
from the world in which I am... di mana saya berada...
   
48:46 K: I come to it from a different angle K:Saya tiba di situ dari sudut
altogether. yang sama sekali berbeda.
   
48:49 A: Exactly. Fine. A:Tepat sekali. Baik.
   
48:52 K: I come to it, sir, K:Saya menuju ke sana, Tuan.
   
48:54 because there is something karena ada hal yang berbeda
different in me operating. dalam diri saya yang bekerja.
   
48:59 Compassion, love, intelligence, Kasih sayang, cinta dan
  kecerdasan,
   
49:01 all that is operating in me. semua itu
  bekerja dalam diri saya.
   
49:03 A: But it seems... A:Tapi tampaknya...
It seems that Tampaknya bahwa...
   
49:07 two possibilities are here. dua kemungkinan ada di sini.
   
49:10 On the one hand, Di satu pihak, melakukan tindakan
making this pure act of attention perhatian murni ini...
   
49:13 doesn't require that I be tidak mengharuskan bahwa
  saya...
   
49:16 in the physical presence berada di kehadiran fisikal dari
of another human being, seorang manusia lain,
   
49:19 but of course, I am tapi tentunya saya selalu
always in relation berada dalam hubungan...
   
49:21 whether I am there or not. baik saya di situ maupun tidak.
K: Of course. K:Tentu saja
   
49:23 A: Yes, I fully grasp that. A:Ya, saya sepenuhnya
  memahami itu.
   
49:25 But then Tetapi kemudian
the second possibility is kemungkinan ke dua adalah...
   
49:28 that within conversation, bahwa dalam percakapan,
   
49:32 as we are enjoying it together selagi kita
now, nikmati bersama ini sekarang,
   
49:37 something occurs, sesuatu muncul,
something takes place. sesuatu terjadi.
   
49:43 It's not that we must be together Itu tidak berarti kita harus
for it to take place. bersama agar itu terjadi.
   
49:51 And it's not that we must be alone Dan itu tidak berarti kita harus
for it to take place. sendirian agar itu terjadi.
   
49:57 Therefore what we have Maka yang telah kita pastikan
established is that adalah bahwa...
   
50:00 something occurs, sesuatu terjadi, yang sama sekali
which is quite beyond berada di luar...
   
50:04 all these distinctions semua perbedaan dari
of inner and outer yang di dalam dan yang di luar...
   
50:06 - you are over there, - Anda berada di sana,
I'm over here. saya disini.
   
50:08 K: See what takes place, K:Lihat apa yang terjadi,
see what takes place. lihat apa yang terjadi.
   
50:12 First of all, we are serious, Pertama-tama, kita serius,
really serious. benar-benar serius.
   
50:16 Second, Kedua,
   
50:21 the killing, the corruption, pembunuhan, korupsi,
we've cut it. kita telah memangkasnya.
   
50:25 We have finished with it. Kita sudah selesai dengan itu.
   
50:26 So, we stand alone, Jadi, kita berdiri sendiri,
   
50:32 alone, not isolated. sendiri, bukan terisolasi.
   
50:38 Because when the mind is not that, Karena ketika batin kita bukan itu,
it is alone. ia dalam kesendirian.
   
50:47 It hasn't withdrawn, Ia tidak menarik diri,
it hasn't cut itself off, ia tidak memisahkan dirinya,
   
50:51 it hasn't built an ia tidak membuat
ivory tower for itself, menara gading untuk dirinya,
   
50:54 it isn't living in illusion. ia tidak hidup dalam ilusi.
   
50:55 It says, that is false! Ia berkata, itu palsu!
   
50:57 that is corrupt, I won't touch it! itu korup, saya tidak akan
- psychologically, menyentuhnya!- secara psikologis,
   
51:01 I may put on trousers, etc., saya boleh saja
  memakai celana, dan seterusnya...
   
51:04 but I won't touch inwardly, tapi saya tidak akan menyentuh itu di
psychologically, that. dalam diri saya, secara psikologis.
   
51:08 Therefore it is completely alone. Karenanya, ia sepenuhnya
  dalam kesendirian.
   
51:10 A: And it is saying this A:Dan ia berkata ini di tengah semua
amidst all this mournful round. putaran kesedihan ini.
   
51:14 K: Therefore, K:Karenanya,
being alone, it is pure. dalam kesendirian, ia murni.
   
51:19 A: Chaste. A:Suci
K: Therefore K:Karenanya...
   
51:21 purity can be cut kemurnian dapat dipotong
into a million pieces menjadi jutaan bagian...
   
51:23 and it will remain still pure. dan ia akan tetap murni.
   
51:29 It is not my purity or your purity, Itu bukan kemurnian saya atau
it is pure. kemurnian Anda, itu adalah kemurnian.
   
51:33 Like pure water, Seperti air yang murni,
it remains pure water. ia akan tetap murni.
   
51:38 A: Entirely full, too. A:Seluruhnya penuh, juga.
   
51:40 Wholly full. Penuh seluruhnya.
K: Wholly. K:Sepenuhnya
   
51:44 A: It takes us back A:Itu membawa kita kembali ke
to that Sanskrit: bahasa sansekerta itu:
   
51:52 this is full, that is full. Ini penuh, itu penuh.
   
51:54 Fullness is issued forth Kepenuhan
from fullness. dihasilkan dari kepenuhan.
   
51:59 It's a pity that the English Disayangkan bahwa bahasa Inggris
doesn't carry this, tidak membawa ini,
   
52:02 the melody irama yang
that the Sanskrit does. dibawa oleh Sansekerta.
   
52:06 K: So you see, K:Jadi Anda lihat,
that's very interesting hal itu sangat menarik...
   
52:09 from this conversation dari pembicaraan ini,
what has come out. apa yang telah timbul.
   
52:12 The thing is, Masalahnya adalah,
we are frightened of being alone. kita takut akan kesendirian,
   
52:19 Which is, we are frightened yang adalah,
of being isolated. kita takut terisolasi.
   
52:25 But every act a human being does Tapi setiap tindakan yang dilakukan
is isolating himself. manusia adalah mengisolasi dirinya,
   
52:33 That is, yang adalah, ambisinya
his ambition is isolating himself. mengisolasi dirinya.
   
52:37 When he is nationalistic, Ketika dia menjadi nasionalis,
he is isolating himself. dia mengisolasi dirinya.
   
52:42 When he says, it is my family Ketika dia berkata, ini keluarga
- isolating himself. saya, - mengisolasikan dirinya.
   
52:46 I want to fulfil - Saya mau terpuaskan -
isolating himself. mengisolasikan dirinya.
   
52:49 When you negate all that, Ketika Anda menegasikan itu semua,
not violently, tidak dengan kekerasan,
   
52:53 but see the stupidity of all that, tapi melihat kebodohan dari itu
then you are alone. semua, maka Anda sendirian.
   
53:00 And that has Dan ada keindahan
tremendous beauty in it. yang sangat di dalamnya.
   
53:05 And therefore that beauty Dan karenanya, keindahan itu...
   
53:07 you can spread it everywhere, dapat Anda sebarkan ke segala arah,
but it still remains alone. tapi akan tetap sendirian.
   
53:14 So, the quality of compassion Jadi, kualitas kasih-sayang
is that. adalah itu.
   
53:23 But compassion isn't a word. Tapi kasih-sayang
  bukanlah sebuah kata.
   
53:25 It happens, it comes Itu terjadi,
with intelligence. itu datang dengan kecerdasan.
   
53:29 This intelligence will dictate, Kecerdasan ini yg mendikte,
if my sister is attacked, jika adik saya diserang,
   
53:34 at that moment. pada saat itu.
   
53:36 But it is not intelligence, Tapi bukanlah kecerdasan,
   
53:37 if you say, what will you do if. jika Anda mengatakan,
  apa yang akan Anda lakukan jika.
   
53:42 Such a question, and an answer Pertanyaan seperti itu dan sebuah ja-
to that, is unintelligent. waban untuk itu, adalah tidak cerdas.
   
53:46 I don't know if... Saya tidak tahu jika….
   
53:47 A: Oh yes, I am following you A:Oh ya, saya sedang
precisely. mengikuti Anda secara persis.
   
53:50 K: But it is unintelligence K:Tapi adalah tidak cerdas
to say, well, untuk mengatakan, baiklah,
   
53:52 I am going to prepare saya akan mempersiapkan untuk
to kill all those people membunuh semua orang itu...
   
53:56 who are my enemies yang adalah musuh saya
- you follow? - - Anda mengikuti? -
   
53:59 which is the army, the navy, yang adalah tentara,
  angkatan Laut,
   
54:00 the whole sovereign governments seluruh pemerintahan yang
are doing it. berdaulat melakukannya.
   
54:05 So, love is something, Jadi, cinta adalah sesuatu,
sir, that is really chaste. Tuan, yang benar-benar suci.
   
54:12 Chastity is Kesucian adalah kualitas
the quality of aloneness dari kesendirian...
   
54:16 and therefore never hurt. dan karenanya
  tidak pernah melukai.
   
54:20 I don't know... Saya tidak tahu…
   
54:22 A: It's interesting A:Adalah sangat menarik
that in this one act bahwa dalam satu tindakan ini...
   
54:24 one neither hurts himself, seseorang tidak melukai dirinya
nor another. maupun orang lain.
   
54:28 It's a total abstention Ini adalah ketidak-hadiran total
from hurt. dari keterlukaan..
   
54:33 K: Sir, wait a minute. K:Tuan, tunggu sebentar.
   
54:36 I have given you all my money, Saya telah berikan semua uang saya
because I trust you. pada Anda, karena saya percaya Anda.
   
54:43 And you won't give it to me; Dan Anda tidak ingin
  memberikannya kepada saya;
   
54:47 I say, please, give me a little... Saya katakan, tolonglah,
  berikan saya sedikit…
   
54:49 you won't. Anda tidak mau.
What shall I do? Apa yang akan saya lakukan?
   
54:52 What is the act of intelligence? Apa tindakan dari kecerdasan?
You follow, sir? Anda mengikutinya Tuan?
   
54:55 Act of affection, Tindakan dari kasih sayang, tindakan
act of compassion that says, dari rasa-terharu yang berkata,
   
54:59 what will it do? apa yang akan dilakukannya?
   
55:01 You follow my question? Anda mengikuti pertanyaan saya?
   
55:04 A friend of mine Seorang teman saya...
   
55:08 during the second world war, semasa Perang Dunia II,
   
55:10 he found himself in Switzerland. dia berada di Swiss.
   
55:13 He had quantities of money, Dia memiliki uang dalam jumlah besar,
plenty of money. banyak.
   
55:16 And he had a great friend Dan dia memiliki teman baik
from childhood. dari masa kecil.
   
55:19 And to that friend he said... Dan kepada teman itu
  dia berkata…
   
55:21 - he had to leave - dia harus pergi
the next minute, sebentar lagi,
   
55:23 because something, you know, karena suatu hal, Anda tahu,
   
55:25 the war took place and he peperangan terjadi dan dia
had to leave the country. harus meninggalkan negaranya.
   
55:27 So he took all the Jadi dia ambil semua uangnya
money and he said, dan ia berkata,
   
55:29 here, my friend, keep it for me. ini, temanku, simpankan untuk saya.
I'll come back. Saya akan kembali.
   
55:34 I'll come back Saya akan kembali ketika
when the war is over. perang sudah usai.
   
55:36 He comes back and says, Dia kembali dan berkata,
please. mohon.
   
55:38 He says, what money? Dia berkata, uang apa?
   
55:40 A: Goodness me. A:Oh astaga.
   
55:43 K: You follow, sir? K:Anda mengikutinya, Tuan?
So, what should he do? Jadi, apa yang harus dia lakukan?
   
55:49 Not theoretically. Tidak secara teoritis.
You are put in that position. Anda berada di posisi itu.
   
55:52 You give me something. Anda memberikan sesuatu pada saya.
You entrust me with something. Anda mempercayakan sesuatu pada saya.
   
55:59 And I say, yes, quite right, Dan saya berkata, benar sekali,
   
56:02 you have given me, Anda sudah menyerahkan kepada saya,
now whistle for it. saya tidak akan memberikannya.
   
56:06 What is your responsibility? Apa tanggung jawab Anda?
   
56:09 Just walk away? Hanya meinggalkannya?
A: No. A:Tidak
   
56:12 If there were a means Jika ada cara untuk
to recover it, menperolehnya kembali,
   
56:15 then that would be done dan itu akan dilakukan
upon the instant. saat itu juga.
   
56:17 K: Intelligence. K:Kecerdasan
A: Intelligence would take over. A:Kecerdasan akan mengambil alih.
   
56:19 K: Therefore that's what I am saying. K:Oleh karena sebab itu
  saya mengatakan,
   
56:22 Love is not forgiveness cinta bukan pengampunan...
   
56:28 - you follow? - - Anda mengikuti? -
I forgive and walk away. Saya maafkan dan pergi.
   
56:30 Love is intelligence. Cinta adalah kecerdasan.
   
56:35 And intelligence means Dan kecerdasan berarti
sensitivity, kepekaan,
   
56:39 to be sensitive peka terhadap situasi.
to the situation.  
   
56:46 And the situation, Dan situasi,
if you are sensitive, jika Anda sensitif,
   
56:48 will tell you what to do. akan memberitahu Anda
  apa yang harus dilakukan.
   
56:51 But if you are insensitive, Tapi jika Anda tidak peka,
   
56:53 if you are already determined jika Anda sudah menentukan
what to do, apa yang akan dilakukan,
   
56:55 if you are hurt jika Anda terluka atas apa yang
by what you have done, sudah Anda lakukan,
   
56:58 then lalu,
insensitive action takes place. tindakan ketidakpekaan terjadi.
   
57:01 I don't know if I... Saya tidak tahu jika saya….
A: Yes, yes, of course. A: Ya, ya , tentu saja.
   
57:05 Yes, of course. Ya, tentu saja.
   
57:07 This raises very, very Ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan
interesting questions yang amat, amat menarik...
   
57:09 about what we mean tentang apa yang kita maksud dengan
about conscience. K: Yes. hati nurani. K: Ya
   
57:12 A: And the word 'conscience', A:Dan kata 'hati nurani',
   
57:15 it seems to me, has invited sepertinya untuk saya telah
an astonishing amount of... mengundang sejumlah besar...
   
57:20 K: ...rubbish. A: ...miscomprehension K:...sampah A:...kesalahpahaman
of what's going on. tentang apa yang terjadi.
   
57:23 K: Therefore, sir, K:Karenanya, Tuan,
one has to investigate seseorang harus menyelidiki...
   
57:26 what is consciousness. apa itu kesadaran.
A: Yes. A:Ya.
   
57:29 K: I don't know if there is K:Saya tidak tahu apakah ada waktu
time now, but that requires... sekarang, tapi itu membutuhkan…
   
57:33 we'll do it tomorrow, another day: kita lakukan besok, atau hari lain:
what is consciousness, apakah kesadaran itu,
   
57:39 and what is conscience, dan apakah hati nurani,
   
57:41 and what is the thing dan apa yang memberitahu Anda untuk
which tells you to do or not to do? lakukan atau tidak lakukan?
   
57:50 A: Consciousness in its relation A:Kesadaran dalam kaitannya
to relationship dengan hubungan...
   
57:54 is something that, adalah sesuatu yang,
when we have a chance, jika kita punya kesempatan,
   
57:56 I should like to explore with you. saya ingin mendalaminya
  bersama Anda.
   
57:58 I remember years ago Saya ingat banyak tahun yang lalu
in graduate school, being di sekolah pasca sarjana,
   
58:02 very arrested by coming sangat terpukau ketika menjumpai
across the statement sebuah pernyataan...
   
58:06 that was made by an yang dicetuskan oleh
American thinker seorang pemikir Amerika...
   
58:10 - I think Montague - saya pikir
was his name - Montague adalah namanya -
   
58:13 when he said consciousness ketika ia berkata 'consciousness'
has been very badly understood, (kesadaran) teramat salah dipahami,
   
58:16 because it has been thought karena ia telah dianggap...
   
58:17 that there is something bahwa ada sesuatu
called 'sciousness'. yang disebut 'sciousness'.
   
58:20 But there is no such Tapi tidak ada hal seperti
thing as 'sciousness'. 'sciousness'.
   
58:22 We've got to get the 'con' Kita harus
in there, menempatkan 'con' di situ.
   
58:24 the together, the relationship. kebersamaan, keterhubungan,
   
58:27 And without that we have had it. Dan tanpa itu,
  kita telah membahasnya.
   
58:29 I do hope that next time, Saya berharap lain waktu,
when we have the opportunity, jika kita mempunyai kesempatan,
   
58:33 in our next conversation di dialog kita yang berikutnya,
we could explore that. kita dapat mendalaminya.
   
58:35 K: We have to discuss K:Kita harus
this question - living. mendiskusikan persoalan ini - hidup.