Krishnamurti Subtitles

Cara hidup yang berbeda

San Diego - 26 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 13



0:38 Dialog Krishnamurti
dengan Dr. Allan W. Anderson
  
0:43 J. Krishnamurti lahir
di India Selatan
  
0:46 dan dididik di Inggris.
 
0:48 Selama 40 tahun terakhir...
 
0:49 ia telah berceramah
di Amerika Serikat,
  
0:52 Eropa, India, Australia,
dan di bagian-bagian lain di dunia.
  
0:56 Sejak awal pekerjaannya...
 
0:58 ia telah menanggalkan
semua hubungannya...
  
1:00 dengan agama-agama terorganisir
dan ideologi-ideologi...
  
1:02 dan berkata bahwa satu-
satunya kepeduliannya adalah...
  
1:04 untuk membuat manusia
secara mutlak bebas tanpa syarat.
  
1:08 Ia adalah penulis
dari banyak buku-buku,
  
1:11 diantaranya
The Awakening of Intelligence,
  
1:13 The Urgency of Change,
Freedom From the Known,
  
1:17 dan The Flight of the Eagle.
 
1:20 Ini adalah salah satu dari serangkaian
dialog antara...
  
1:23 Krishnamurti dan
Dr. Allan W. Anderson,
  
1:25 yang adalah profesor
dalam bidang studi-studi religius...
  
1:27 di San Diego State University...
 
1:29 di mana ia mengajar
kitab-kitab suci India dan China...
  
1:32 dan tradisi kepercayaan
dewa-dewanya.
  
1:34 Dr. Anderson, seorang penyair,
 
1:37 menerima gelarnya
dari Columbia University...
  
1:39 dan Union Theological Seminary.
 
1:42 Ia telah dianugerahi
Teaching Award yang terhormat...
  
1:45 dari California State University.
 
1:51 A:Mr. Krishnamurti, di akhir dari
dialog kita yang lalu,
  
1:54 jika saya mengingatnya dengan
benar, kita sedang mendalami...
  
1:59 hubungan antara kehidupan,
dan cinta dan kematian,
  
2:06 yaitu saat kita baru mulai...
 
2:09 ketika kita harus
mengakhiri dialog kita.
  
2:14 Saya berharap hari ini
kita dapat meneruskan hal ini...
  
2:17 dalam kaitan dengan kepedulian kita
yang berkelanjutan...
  
2:20 untuk
transformasi umat manusia.
  
2:26 K:Seperti biasanya, Tuan,
 
2:28 ini adalah sebuah masalah yang
kompleks, kehidupan ini,
  
2:35 apa artinya dan apa
kehidupan itu sesungguhnya,
  
2:42 dan cinta, yang kita bicarakan...
 
2:45 tempo hari secara cukup
mendetail dan teliti,
  
2:53 dan juga masalah
besar tentang kematian.
  
3:03 Setiap agama telah menawarkan
kepercayaan yang membuat nyaman,
  
3:11 ide-ide yang membuat nyaman,
 
3:14 berharap akan ada solusi
untuk rasa takut,
  
3:19 penderitaan, dan semua hal yang
terlibat di dalamnya.
  
3:23 Jadi saya pikir,
mungkin sebaiknya kita mulai...
  
3:27 dengan apakah kehidupan...
 
3:29 dan dari situ ke cinta dan kematian.
A: Baiklah.
  
3:38 K:Apakah kita
seharusnya tidak...
  
3:43 memulai sekarang dengan aktual menye-
lidiki apa yang kita sebut hidup,
  
3:47 apa yang sedang terjadi.
A: Ya.
  
3:51 K:Apa yang sesungguhnya
sedang berlangsung,
  
3:53 yang kita sebut eskistensi,
hidup,
  
3:57 dua kata tersebut untuk
mencakup...
  
4:00 seluruh bidang
daya upaya manusia...
  
4:06 untuk membuat dirinya
lebih baik,
  
4:11 tidak hanya
dalam dunia teknologi,
  
4:16 tapi juga secara psikologi,
dia ingin menjadi berbeda,
  
4:21 dia ingin menjadi lebih dari pada
sekarangi ini, dan seterusnya.
  
4:27 Jadi ketika kita
memperhatikannya...
  
4:29 di negara manapun,
dan ras apapun,
  
4:32 atau agama apa pun yang
mereka anut,
  
4:36 itu adalah sebuah pergulatan
yang terus menerus...
  
4:42 sejak Anda lahir...
 
4:45 sampai Anda meninggal,
itu adalah sebuah pertempuran.
  
4:49 Tidak hanya dalam hubungan
dengan manusia lain,
  
4:53 - akrab ataupun tidak akrab -
 
4:56 tapi juga secara ekonomi,
sosial, moral,
  
5:00 itu adalah sebuah
pertempuran yang luas.
  
5:05 Saya pikir semua setuju akan hal itu
Dan itu sangat nyata.
  
5:09 Konflik, pergulatan,
penderitaan, kesakitan,
  
5:14 frustasi, penderitaan
yang dalam, keputusasaan,
  
5:18 kekerasan dan kejahatan,
 
5:21 saling membunuh - semua itu yang
sesungguhnya terjadi.
  
5:28 Menghabiskan waktu 40, 50 tahun
di kantor, pabrik,
  
5:35 sesekali berlibur sebulan,
 
5:39 dan suatu jenis liburan yang liar,
karena...
  
5:43 liburan nya adalah sebuah reaksi
terhadap hidup yang monoton.
  
5:48 A:Jeda waktu. K: Jeda waktu,
atau apa pun itu disebutnya.
  
5:51 Anda melihat mereka
di seluruh Eropa,
  
5:54 Amerika, pergi dari
museum ke museum,
  
5:58 menengok ini, itu,
bergegas,
  
6:01 dan itu adalah sebuah
pelarian...
  
6:04 dari rutinitas sehari-hari mereka
yang monoton.
  
6:09 Dan mereka pergi ke india,
dan ada, saya kira,
  
6:14 kurang lebih 15.000 orang
yang disebut hippies...
  
6:19 dalam berbagai pakaian,
dan berbagai kuil,
  
6:24 dan berbagai kota,
 
6:26 melakukan hal-hal yang
luar biasa,
  
6:29 menjual narkoba - beberapa
dari mereka -
  
6:32 dan mengenakan baju india,
 
6:34 berpakaian seperti biarawan,
dan semua itu.
  
6:38 Itu semacam pelarian
sentimental yang romantis...
  
6:43 dari rutinitas monoton kehidupan
sehari-hari mereka.
  
6:49 Itulah apa yang kita sebut
kehidupan:
  
6:54 pertempuran dalam hubungan,
pertempuran dalam bisnis,
  
6:59 dalam lingkungan ekonomi, itu adalah
suatu pergulatan tanpa akhir.
  
7:08 A:Apa yang Anda telah
katakan...
  
7:11 agaknya mendarah daging dalam
genggaman kehidupan ini sendiri.
  
7:19 Kita punya pepatah:
hidup adalah perjuangan.
  
7:23 Kita menerjemahkan ini dalam kaitan
dengan apa yang Anda katakan.
  
7:27 K:dan tak seorang pun berkata,
mengapa harus seperti itu?
  
7:35 Dan kita semua telah
menerimanya.
  
7:38 Kita berkata, ya,
itu bagian dari eksistensi kita.
  
7:42 Jika kita tidak berjuang,
kita dihancurkan.
  
7:45 Itu adalah bagian
dari warisan alamiah kita.
  
7:49 Dari hewan, kita melihat bagaimana
ia berjuang,
  
7:53 jadi kita adalah bagian dari hewan,
bagian dari kera,
  
7:56 dan kita harus terus berjuang,
berjuang, berjuang.
  
7:59 Kita tidak pernah berkata,
apakah ini benar?
  
8:05 Inikah cara untuk hidup?
 
8:11 Inikah cara untuk bersikap,
 
8:13 untuk menghargai keindahan
kehidupan?
  
8:21 A:Biasanya
pertanyaannya menjadi...
  
8:23 bagaimana cara menghadapi
pertempuran ini secara lebih efektif.
  
8:26 K:Secara efektif, sukses,
dengan kerusakan yang paling sedikit,
  
8:30 dengan paling sedikit ketegangan,
paling sedikit gagal jantung, dst.
  
8:36 Tapi landasannya dipersiapkan
untuk berjuang.
  
8:43 Biarawan melakukannya
- Anda mengikutinya, Tuan? -
  
8:46 agamawan melakukannya,
 
8:48 pebisnis, artis, pelukis, semua
umat manusia,
  
8:56 betapa pun keterbatasan dia,
dia dalam pertempuran.
  
9:02 Dan itulah
yang kita sebut kehidupan.
  
9:08 Dan seseorang memandang ke hal itu
- seorang yang cerdas, dia berkata,
  
9:10 demi Tuhan,
itu bukan cara untuk hidup.
  
9:13 Mari kita cari tahu apakah ada
suatu cara lain untuk hidup.
  
9:18 Dan tak seorang pun bertanya.
 
9:22 Saya telah berbicara pada...
 
9:24 banyak politisi di seluruh
dunia,
  
9:28 dan pada banyak guru-guru.
 
9:36 Kita akan sampai pada hal itu,
kata itu adalah sangat menarik,
  
9:38 apa maknanya.
Kita akan mendalaminya.
  
9:42 Dan saya sudah bicara dengan
para artis, pebisnis, seniman,
  
9:47 para pekerja, orang-orang yang
amat sangat miskin:
  
9:51 adalah satu
pertempuran terus menerus.
  
9:57 Kaum kaya, kaum miskin,
kelas menengah,
  
10:00 para ahli ilmuwan
- Anda mengikutinya, Tuan?
  
10:03 A:Oh ya, saya mengikuti.
 
10:04 K:Dan tak seorang pun berkata:
ini salah!
  
10:11 Ini bukan hidup.
 
10:13 Ini adalah perdarahan!
 
10:15 A:Saya sedang berpikir tentang
literatur dunia...
  
10:20 yang bersifat visioner yang
cenderung terbagi-bagi...
  
10:23 menjadi tiga
pernyataan dasar...
  
10:28 dalam hal
bentuk dan isi mereka.
  
10:32 Di satu sisi, kita memiliki syair ke-
pahlawanan yang tepatnya berurusan...
  
10:37 dengan representasi
perjuangan hidup.
  
10:42 K:Kita telah memiliki Odyssey,
kita telah memiliki Mahabharata,
  
10:45 kita memiliki begitu banyak buku
lainnya, semuanya mengagungkan ini.
  
10:50 A:Dan yang lainnya berurusan
dengan...
  
10:51 apa yang kita sebut
perjalanan hidup,
  
10:53 Odyssey secara spesifik
berhubungan dengan itu;
  
10:56 ada banyak pertempuran
terkait di dalamnya...
  
10:59 dalam hal konfrontasi antar individu.
 
11:03 Dan kemudian ada gagasan mengenai
hidup sebagai suatu pemenuhan.
  
11:08 Tapi kita hampir tidak pernah sampai
pada persoalan dari pemenuhan.
  
11:15 Dan ketika hal ini dipelajari,
 
11:17 mereka dipelajari dalam
bentuk sastra,
  
11:21 dan pertanyaan yang Anda
angkat,
  
11:24 - yang, bagi saya,
akan menjadi pertanyaan yang...
  
11:27 seharusnya diajukan secara umum
kepada pelajar…
  
11:30 K:Dan merupakan
pertanyaan yang otentik,
  
11:32 yang adalah pertanyaan yang
harus diajukan.
  
11:38 A:Saya melakukan refleksi
ketika Anda sedang berbicara...
  
11:40 bahwa di dalam
ruang kelas itu sendiri...
  
11:43 bahwa pertempuran ini dianggap biasa
seperti demikian adanya.
  
11:48 Itu harus dihubungkan dengan
ketabahan, dan seterusnya,
  
11:52 tapi pertanyaan sehubungan
dengan itu tidak muncul.
  
11:55 K:Tidak, untuk orang muda tertentu
pertanyaan itu sudah muncul,
  
12:00 tapi mereka melenceng ke sesuatu
yang sama sekali berbeda.
  
12:02 A:Tepat sekali.
K:Baik ke suatu komune/kelompok,
  
12:05 atau menjadi seorang Hindu
- Anda mengikutinya? -
  
12:10 pergi ke suatu negara yang kuno dan
lenyap terdisintegrasi,
  
12:16 tidak melakukan apa-apa, tidak ber-
pikir apapun, hanya sekedar hidup.
  
12:19 A:Yang sesungguhnya adalah
suatu pergerakan di pinggir.
  
12:21 K:Di pinggir A:Bukan yang vertikal.
K:Itu benar
  
12:24 A:Masuk ke dalam pertanyaan.
Ya.
  
12:25 K:Jadi itu adalah sebuah pertanyaan
yang sahih,
  
12:32 dan tentunya memiliki jawaban
yang sahih,
  
12:35 bukan teoritis, tapi umpamanya, baik,
saya akan hidup sejalan dengan itu.
  
12:40 Saya akan hidup tanpa konflik.
Lihat apa maknanya.
  
12:45 Saya boleh jadi tercekik.
 
12:47 Saya mempertanyakan apakah Anda akan
ditendang keluar oleh masyarakat,
  
12:52 jika Anda tidak berjuang.
 
12:55 Saya tidak pernah secara
pribadi berjuang.
  
12:57 Saya tidak pernah terpikir untuk
bertempur dengan diri saya sendiri...
  
13:00 atau dengan orang lain.
 
13:04 Jadi, saya pikir,
suatu pertanyaan seperti itu...
  
13:09 tidak harus hanya diajukan
dengan kata-kata,
  
13:12 tapi
dalam ekspresi dari kata itu...
  
13:16 seseorang harus melihat
apakah mungkin...
  
13:18 untuk setiap dari kita untuk hidup
sejalan dengan itu,
  
13:21 untuk hidup
tanpa satu konflik pun.
  
13:26 Itu berarti tanpa pemisahan.
 
13:30 Konflik artinya keterpisahan.
 
13:32 Konflik artinya, pertempuran
antara dua yang berlawanan.
  
13:37 Konflik artinya
Anda dan saya, kita dan mereka,
  
13:42 orang Amerika, Rusia,
Anda tahu,
  
13:44 pemisahan, pemisahan, pemisahan.
 
13:46 Fragmentasi tidak hanya di dalam
tapi juga di luar.
  
13:52 Di mana ada fragmentasi
di situ pasti ada pertempuran.
  
13:57 Satu fragmen mengambil
kekuasaan...
  
14:00 dan menguasai
fragmen-fragmen lainnya.
  
14:04 Jadi, seorang yang cerdas
- jika ada orang semacam itu -
  
14:15 harus menemukan suatu
jalan kehidupan...
  
14:19 yang tidak menidurkan,
 
14:23 yang tidak hanya
sekedar berdiam diri,
  
14:27 yang tidak hanya sekedar
melarikan diri ke...
  
14:31 visi khayalan mistik tertentu,
dan semua hal itu,
  
14:35 tapi suatu cara hidup
dalam keseharian,
  
14:40 dalam mana segala jenis konflik
berakhir.
  
14:47 Itu mungkin.
 
14:53 Saya telah mengamatinya
di sekitar saya,
  
14:56 dalam limapuluh tahun terakhir,
pertempuran terjadi di sekitar saya,
  
15:02 secara spiritual, ekonomi,
sosial,
  
15:06 satu kelas menyerang kelas lain,
 
15:09 dan kediktatoran,
 
15:11 kaum fasis, komunis, Nazi...
 
15:15 - Anda mengikutinya, Tuan?
A: Ya
  
15:16 K:Semua itu berakar pada hal ini:
 
15:24 mendorong ketaatan,
mematahkan ketaatan,
  
15:30 meniru, menyesuaikan,
mematuhi - semuanya pertempuran.
  
15:38 Jadi hidup telah
menjadi sebuah pertempuran.
  
15:41 Dan untuk saya secara pribadi,
 
15:45 hidup dengan cara itu paling
merusak,
  
15:48 cara hidup yang tidak kreatif.
 
15:52 Saya tidak mau hidup seperti itu.
Saya lebih baik menghilang!
  
15:59 A:Saya pikir, mungkin - dan saya ber-
tanya-tanya apakah Anda akan setuju-
  
16:04 bahwa suatu jenis kebingungan telah
muncul di sini dalam batin kita,
  
16:12 ketika kita mengidentifikasi
diri kita dengan pertempuran ini...
  
16:16 dalam kaitan
dengan yang Anda jabarkan.
  
16:19 Ketika kita mulai
memikirkan pertanyaan:
  
16:23 'apakah ini harus berlanjut',
 
16:26 dan kita memiliki gambaran dari
pertempuran di hadapan kita,
  
16:32 kita cenderung untuk...
 
16:35 membayangkan diri kita adalah apa
yang sesungguhnya kita bicarakan...
  
16:38 adalah yang setara untuk umat manusia
dengan apa yang kita sebut...
  
16:42 'nature red in tooth and claw'.
( sifat kebinatangan ).
  
16:45 K:Tepat sekali.
 
16:46 A:Tapi, jika saya
mengikuti Anda dengan tepat,
  
16:48 ini adalah sebuah
kesalahan yang mendasar,
  
16:50 karena dalam dialog kita
sebelumnya Anda telah,
  
16:55 setidaknya bagi saya,
sangat jelas mengindikasikan bahwa,
  
17:00 kita harus membedakan
antara rasa takut dan bahaya;
  
17:04 dan para hewan,
dalam lingkungannya,
  
17:09 bertindak
dengan jelas dan segera...
  
17:14 pada saat adanya bahaya,
sedangkan...
  
17:18 kelihatannya kita membuat
sebuah kesalahan,
  
17:20 jika kita berusaha mempelajari apa
yang kita sebut konflik manusia...
  
17:25 pada tingkatan analogi ini,
karena analogi,
  
17:29 jika saya memahami Anda dengan
tepat, sama sekali tidak berlaku.
  
17:32 K:Tidak berlaku, tidak.
 
17:33 A:Tapi apakah Anda setuju
bahwa ini cenderung dilakukan?
  
17:36 K: Oh agaknya, Tuan.
 
17:37 Kita mempelajari hewan,
atau burung-burung,
  
17:40 agar memahami manusia
A:Benar.
  
17:43 K:Sedangkan Anda dapat mempelajari
manusia, yang adalah Anda sendiri.
  
17:47 Anda tidak perlu ke hewan
untuk mengenal manusia.
  
17:51 Jadi, itulah , Tuan, sesungguhnya se-
buah pertanyaan yang sangat penting,
  
17:56 karena saya sudah,
 
18:01 jika saya boleh bicara sedikit
tentang diri saya,
  
18:03 saya telah mengamati semuanya.
A:Silahkan.
  
18:05 K:Saya telah
mengamati ini di India,
  
18:07 Para sanyasi, biarawan,
para guru, pengikut,
  
18:11 para politikus di seluruh dunia.
 
18:15 Saya kebetulan, dengan satu atau lain
cara, telah bertemu mereka semua...
  
18:18 - para penulis,
orang-orang terkenal,
  
18:21 para pelukis
yang sangat terkenal,
  
18:25 kebanyakan dari mereka datang
menemui saya.
  
18:28 Dan ada perasaan gelisah
yang dalam,
  
18:36 bahwa jika mereka tidak berjuang,
mereka akan menjadi bukan apa-apa.
  
18:41 Mereka akan
menjadi orang-orang gagal,
  
18:47 dengan demikian,
cara hidup seperti itu...
  
18:50 adalah satu-satunya jalan hidup
yang benar.
  
18:55 A: Untuk mendorong seseorang untuk
menjadi apa yang disebut produktif.
  
18:58 K:Produktif, progresif
A:Progresif
  
19:01 K:Dan kita diajarkan ini sejak
masa kanak-kanak.
  
19:05 A:Oh ya.
K:Pendidikan kita seperti itu.
  
19:09 Untuk bertempur tidak hanya dengan
diri sendiri - dengan tetangga,
  
19:14 dan meski demikian, mencintai
tetangga, Anda mengikuti?
  
19:17 Itu menjadi
terlalu tidak masuk akal.
  
19:19 Jadi, setelah menyatakan itu,
 
19:23 apakah ada cara menjalani hidup
tanpa konflik?
  
19:31 Saya katakan, ada, tentunya.
 
19:37 Yang adalah,
memahami pemisahan,
  
19:41 memahami konflik,
 
19:43 melihat bagaimana
terpecah belahnya kita,,
  
19:46 tidak berusaha menyatukan bagian-
bagian, yang adalah tidak mungkin,
  
19:51 tapi keluar dari persepsi itu...
 
19:56 adalah tindakan yang sama sekali
berbeda dari penyatuan.
  
20:04 Melihat fragmentasi-fragmentasi
yang menimbulkan konflik,
  
20:09 yang menimbulkan pemisahan,
 
20:10 yang menimbulkan pertempuran
tanpa akhir,
  
20:14 kegelisahan, ketegangan,
gagal jantung.
  
20:17 Anda mengikuti, Tuan?
Itulah apa yang terjadi.
  
20:19 Melihatnya,
 
20:22 menangkapnya, dan dari persepsi itu
timbul tindakan,
  
20:26 yang secara total berbeda dari
tindakan konflik.
  
20:33 Karena tindakan dari konflik
memiliki energinya sendiri,
  
20:38 yang membawa energinya,
yang memisah-misahkan,
  
20:43 yang adalah menghancurkan,
bengis.
  
20:46 Tapi energi...
 
20:48 dari persepsi dan tindakan adalah
sepenuhnya berbeda.
  
20:53 Dan energi itu adalah energi
dari kreasi.
  
20:59 Sesuatu yang dikreasikan
tidak akan ada dalam konflik.
  
21:07 Seorang artis yang dalam konflik
dengan warna-warnanya,
  
21:11 dia bukan orang yang kreatif.
 
21:13 Dia mungkin memiliki keahlian
sempurna, teknik sempurna,
  
21:17 talenta dalam melukis,
tapi itu…
  
21:21 A:Itu sangat menarik bagi saya...
 
21:22 bahwa Anda telah menggunakan
kata 'energi' di sini...
  
21:25 dalam hubungannya dengan kedua
aktifitas. K:Kedua aktifitas, ya.
  
21:30 A:Anda tidak berkata bahwa energi
pada akarnya berbeda. K:Tidak, tidak.
  
21:36 A:Fenomenanya berbeda.
K:Ya.
  
21:39 A:Itu terlihat seperti...
 
21:45 ketika seseorang
sukses, makmur, jaya,
  
21:50 obyek dari aktifitas dia, dan
melibatkan dirinya dalam konflik,
  
21:56 - yang mana dia mengartikannya
sebagai melibatkan dirinya,
  
22:00 dia selalu cenderung berpikir bahwa
'kejadian-kejadian mendatanginya'.
  
22:06 Ketika dia menerima
tantangan ini,
  
22:07 jika saya memahami Anda
dengan tepat,
  
22:09 energi dibebaskan,
 
22:13 tapi ia dibebaskan
dalam pola terpisah-pisah.
  
22:18 K:Jalan lain, ya.
A:Ya.
  
22:20 Sedangkan energy yang
dilepaskan dengan persepsi...
  
22:24 adalah energi yang sama,
 
22:26 selalu utuh.
K:Adalah utuh. Ya, Tuan, itu benar.
  
22:30 A:Bukankah itu apa yang Anda…
K:Ya, Tuan. Itu benar.
  
22:32 Karenanya itu waras,
karenanya itu sehat,
  
22:34 karenanya itu holy (suci) - h, o, l, y.
A:Ya.
  
22:38 Saya mempunyai perasaan,
bahwa...
  
22:45 pelepasan energi ini yang pecah
menyebar ke dalam...
  
22:52 pola energi sebagai fragmentasi,
 
22:56 adalah sesungguhnya apa yang kita
maksud dengan kata 'demonic' (jahat).
  
22:59 K:Jahat, ya benar.
 
23:01 A:Itu adalah penamaan yang kejam.
K:Tapi itu adalah istilah yang tepat.
  
23:04 Itu suatu istilah yang bagus sekali.
A:Tapi Anda benar-benar…
  
23:06 …mengatakan demikian, apakah begitu?
Saya yang mengatakan ini.
  
23:08 K:Tapi saya setuju, saya sepenuhnya
melihat itu bersama Anda.
  
23:11 Saya melihat itu adalah jahat.
 
23:14 Itu adalah sesuatu
yang sangat menghancurkan.
  
23:18 A:Persis.
 
23:20 K:Dan itulah apa adanya
masyarakat kita, kebudayaan kita.
  
23:27 A: Apa yang telah kita lakukan
pada kata 'jahat'!
  
23:31 Saya memikirkan
tentang Socrates, yang...
  
23:34 mengacu pada 'daimon' nya,
 
23:37 dengan makna energi yang
bekerja dalam keseluruhannya.
  
23:43 K:Itu tepat, Tuan.
 
23:44 A:Dan kita telah
mengambil kata itu dari Yunani...
  
23:47 dengan konteks yang jelas ke luar
dari makna yang sebenarnya...
  
23:49 dan menjungkir-balikkan nya,
dan sekarang itu artinya…
  
23:54 K:Iblis.
A:Benar.
  
23:56 Dan hal yang sama terjadi...
 
23:58 dengan penggunaan kata
'the asuras'.
  
24:06 Yang asalnya di dalam Veda,
 
24:10 ini tidak mengacu pada iblis,
 
24:12 tidak ada polarisasi radikal.
K:Tidak, tidak, benar sekali.
  
24:16 A:Dan akhirnya kita berakhir dengan
dewa-dewa dan iblis-iblis.
  
24:20 K:Benar.
 
24:21 A:Yang, saya anggap Anda memberi ke-
san demikian, tidak lain dari pada...
  
24:24 proyeksi belaka dari
tingkah laku jahat kita...
  
24:29 yang telah dihasilkan oleh
kita sendiri. K:Itu benar.
  
24:32 A:Ini memberikan perasaan dahsyat
kepada saya, silahkan lanjutkan.
  
24:35 K:Jadi, cara kita hidup adalah
sangat tidak praktis,
  
24:43 suatu cara hidup
yang amat tidak waras.
  
24:47 Dan kita ingin cara hidup yang tidak
waras ini menjadi lebih praktis.
  
24:55 A:Ya, dan tidak ada suatu
doa untuk itu.
  
25:00 K:Tapi itulah yang kita inginkan
setiap waktu.
  
25:03 Kita tidak pernah berkata, mari kita
cari cara menjalani hidup yang utuh,
  
25:10 - dan karenanya sehat, waras,
dan suci.
  
25:13 Dan melalui itu, melalui persepsi,
bertindak...
  
25:19 adalah pembebasan energi total,
 
25:23 yang tidak
terpecah belah adanya,
  
25:25 yang tidak terjumpa
pada para artis, pebisnis,
  
25:29 para politikus,
para pendeta, orang awam...
  
25:33 - pada semua itu sama sekali
tidak terwujud.
  
25:40 Nah, untuk menghadirkan batin
seperti itu, jalan hidup seperti itu,
  
25:45 orang harus mengamati
apa yang sebenarnya terjadi...
  
25:48 di luar dan di dalam,
 
25:52 dalam diri kita,
di dalam dan di luar.
  
25:55 Dan mengamatinya,
tidak berusaha mengubahnya,
  
25:59 tidak berusaha
mentransformasi nya,
  
26:00 tidak berusaha membuat
penyesuaian lain,
  
26:07 melihat apa adanya.
 
26:11 Saya melihat ke sebuah gunung,
saya tidak dapat mengubahnya.
  
26:16 Bahkan dengan bulldozer
saya tidak dapat mengubahnya.
  
26:20 Tapi kita ingin mengubah
apa yang kita lihat.
  
26:27 Pengamat adalah yang diamati,
Anda memahaminya, Tuan?
  
26:32 Maka,
tidak ada perubahan di situ.
  
26:35 Sedangkan dalam persepsi, tidak
ada pengamat di situ.
  
26:39 Hanya ada pengamatan,
dan karenanya tindakan.
  
26:44 A:Ini mencerminkan
dialog kita yang terdahulu...
  
26:49 ketika Anda merujuk pada
keindahan, semangat, penderitaan.
  
26:55 K:Ya, penderitaan dan
tindakan, ya.
  
26:58 A:Dan saya
ingat menanyakan Anda:
  
27:01 untuk merakit kembali hubungan yang
benar satu dengan yang lainnya,
  
27:06 kita harus
mulai dengan penderitaan,
  
27:09 yang, jika itu disadari,
 
27:10 yang seharusnya disadari,
membangkitkan semangat.
  
27:15 K:Itu benar. A:Seseorang
tidak perlu mengusahakan itu.
  
27:17 Itu terjadi dengan wajar.
 
27:19 Dan menakjubkan,
pada saat yang bersamaan...
  
27:24 keindahan menyeruak, dan cinta.
 
27:27 Maka semangat (passion) dalam dirinya
adalah (compassion) kasih sayang.
  
27:32 Kata 'com' hadir secara tepat...
 
27:35 dengan passion.
K:Dengan semangat, itu benar. A:ya.
  
27:40 K:Sekarang, Tuan, jika berkenan,
sebagai seorang professor, atau guru,
  
27:45 atau sebagai orang tua,
tunjukanlah ini,
  
27:50 ketiada-gunaan cara kita hidup,
 
27:56 kehancurannya,
 
27:58 ketiada-pedulian yang
luar biasa terhadap bumi.
  
28:04 Kita menghancurkan semua
yang kita sentuh.
  
28:10 Dan untuk menunjukkannya...
 
28:12 sebuah jalan hidup
yang di dalamnya tiada konflik.
  
28:17 Itu, nampak bagi saya,
adalah fungsi...
  
28:20 dari bentuk tertinggi dari
pendidikan.
  
28:24 A: Ya, tapi ada suatu kandungan
persyaratan di dalamnya, yang...
  
28:31 yang bagi saya sangat jelas,
 
28:34 yakni, guru itu sendiri harus
tanpa konflik.
  
28:39 Hal ini sangat, sangat berbeda dari
titik keberangkatan...
  
28:42 dari apa yang ada dalam struktur
pendidikan kita secara umum,
  
28:46 terutama dalam kegiatan
pendidikan profesional,
  
28:50 di mana orang mendapatkan
gelar dalam ilmu pendidikan...
  
28:54 dari pada dalam
subjek akademik tertentu.
  
28:57 Kita diajar, sebagai contoh…
 
29:01 dan saya berbicara mengenai hal ini
agak sebagai orang luar,
  
29:03 karena saya tidak
memiliki gelar dalam pendidikan,
  
29:05 tapi dalam sebuah subjek akademik,
dalam arti sebenarnya,
  
29:07 tapi saya mengamati
apa yang berlangsung...
  
29:10 dengan rekan-rekan saya dalam
bidang pendidikan,
  
29:13 bahwa ada
penekanan yang luar biasa...
  
29:16 ditempatkan dalam teknik mengajar.
K:Tentu, tentu.
  
29:20 A:Dan persoalan dari
guru idividual...
  
29:24 yang telah
mengalami sebuah transformasi...
  
29:27 dari jenis yang
telah Anda bicarakan...
  
29:30 tidak merupakan suatu
faktor keprihatinan yang radikal.
  
29:35 Yang tentunya, dalam
arti altruistis...
  
29:38 adalah suatu hal keprihatinan,
bahwa guru mempunyai...
  
29:42 rasa yang mendalam
bagi kepentingan para siswa,
  
29:45 dan hal-hal seperti itu,
 
29:47 yang, tentu saja,
adalah sesuatu yang terpuji,
  
29:49 tapi itu
terjadi setelah kenyataan,
  
29:50 itu terwujud setelah
transformasi pertama terjadi.
  
29:54 K:Ya, Tuan, tapi,
 
29:59 pertama-tama saya harus
mentransformasi diri saya,
  
30:02 lalu saya dapat mengajar.
A:Persis, persis.
  
30:04 K:Tunggu,
lihat di situ ada sedikit….
  
30:06 sesuatu di dalamnya yang
agak tidak tepat.
  
30:10 Itu artinya saya harus menunggu
sampai saya berubah,
  
30:16 Mengapa saya tidak bisa berubah,
jika saya seorang pendidik,
  
30:20 selagi saya dalam tindakan
sedang mendidik?
  
30:27 Anak-anak, para siswa,
hidup dalam konflik.
  
30:31 Pendidik hidup dalam konflik.
 
30:33 Sekarang, Jika saya seorang pendidik
dengan sejumlah siswa yang besar,
  
30:38 Saya akan mulai dengan itu
dan berkata,
  
30:39 'Saya berada dalam konflik,
dan Anda dalam konflik,
  
30:42 mari kita lihat
dalam mendiskusikannya,
  
30:46 menjadi waspada
akan hubungan kita,
  
30:50 dalam mengajar, apakah
tidak mungkin bagi saya dan Anda...
  
30:56 untuk mengakhiri konflik ini'.
 
31:01 Maka ada tindakan.
 
31:03 Tapi jika saya harus menunggu sampai
saya terbebas dari semua konflik,
  
31:08 saya akan
menunggu sampai kiamat.
  
31:10 A:Saya sekarang melihat dengan
tepat apa yang Anda maksud.
  
31:13 Yang Anda katakan
secara harfiah adalah ini:
  
31:16 guru yang saat sekarang
dalam konflik,
  
31:20 sepenuhnya mengakui ini.
 
31:25 Melangkah masuk ruang kelas…
K:Itu benar, Tuan.
  
31:27 :...bukan sebagai seseorang yang
terbebas dari konflik.
  
31:31 K:Itu benar.
A: Bukan,
  
31:33 tapi dia masuk ke
dalam kelas...
  
31:35 - dan ini dia,
kita sedang menghadapinya.
  
31:37 Dan dia memandangi murid-muridnya
dan menjabarkannya.
  
31:41 K:Itu adalah hal pertama
yang saya akan diskusikan,
  
31:43 bukan hal-hal yang teknis.
 
31:46 Karena itu hidup.
Dan kemudian saya mendiskusikannya.
  
31:51 Dan juga, dalam hal mengajar
hal yang bersifat teknis...
  
31:55 Saya katakan, baiklah,
 
31:57 mari kita lihat bagaimana kita
mendekatinya, Anda tahu?
  
31:59 Saya dapat belajar dari itu,
 
32:01 Sehingga baik murid
maupun pengajar...
  
32:04 mengetahui konflik mereka...
 
32:06 dan tertarik
dalam mengakhiri konflik,
  
32:09 dan karenanya mereka akan
sangat penuh perhatian.
  
32:15 Itu menghasilkan sebuah
hubungan yang luarbiasa.
  
32:20 Karena saya
telah mengamatinya.
  
32:21 Saya pergi ke beberapa sekolah
di India dan Inggris,
  
32:26 dan itu terjadi.
 
32:31 A:Saat ini terjadi
cinta muncul.
  
32:36 K: Tentu saja, tentu saja.
Itulah intisari nya.
  
32:39 Karena saya peduli,
saya merasa bertanggungjawab.
  
32:46 A:Bolehkan saya
mendalami ini, sedikit?
  
32:51 Salah satu hal yang
menjadi perhatian saya...
  
32:53 dalam rangkaian dialog
kita ini...
  
32:55 adalah seseorang
mungkin tidak melihat sejelas...
  
33:03 seperti yang saya pikir Anda
telah menunjukkannya pada saya,
  
33:08 bahwa dalam dialog kita tentang
pikiran dan pengetahuan...
  
33:15 apa yang telah kita
katakan adalah...
  
33:18 ada beberapa kegagalan dalam
pikiran dan pengetahuan,
  
33:26 yang terkait dengan sifat
alaminya,
  
33:30 Sifat dari pikiran dan
sifat dari pengetahuan,
  
33:32 yang boleh jadi memberi kesan...
 
33:34 bahwa pikiran atau pengetahuan
adalah suatu penyakit,
  
33:41 alih-alih memberi kesan...
 
33:43 - seperti yang saya pahami
dari Anda -
  
33:45 bahwa pikiran dan pengetahuan
mempunyai kegunaannya yang tepat.
  
33:48 K: Tentu saja.
 
33:49 A:Sifat mereka
sebenarnya tidak korup.
  
33:52 K:Tentu saja tidak.
A:Tepat.
  
33:53 K:Adalah penggunaannya. Tepat sekali.
A:Benar.
  
33:55 Karenanya, itu menjadi hal
yang sangat penting,
  
33:59 saya pikir, dalam memahami apa
yang Anda katakan,
  
34:02 agar waspada akan perbaikan
yang kita arahkan,
  
34:07 ketika bersama-sama kita
memeriksa kegunaan pikiran...
  
34:11 dan kegunaan dari pengetahuan.
 
34:13 Sementara pada saat bersamaan,
 
34:15 tanpa berasumsi
bahwa dasar dari pikiran,
  
34:18 dasar dari pengetahuan
bersifat korup.
  
34:22 K: Tidak. Benar sekali.
A:Sehingga di ruang kelas...
  
34:24 kita bisa mempelajari
sebuah pelajaran,
  
34:27 dalam mana pernyataan dibuat,
 
34:30 suatu pernyataan
positif dibuat,
  
34:32 tanpa memikirkan nama dan
bentuk dalam dirinya…
  
34:38 K: Korup
A:…Korup.
  
34:39 K:Tentu saja tidak.
 
34:42 Sebuah mikrofon adalah
sebuah mikrofon.
  
34:44 Tidak ada yang korup di situ.
 
34:45 A:Persis, tapi,
 
34:50 Anda tahu, hal tersebut datang
kepada saya dengan kekuatan hebat,
  
34:55 bahwa seseorang harus mulai...
 
34:57 dalam hubungannya dengan para
siswanya dengan melakukan ini.
  
35:01 Saya harus menyampaikan di sini se-
buah cerita pendek tentang diri saya.
  
35:04 Beberapa tahun lalu saya
menghadiri ceramah Anda...
  
35:08 dan saya mendengarkan, kupikir,
sangat, sangat hati-hati.
  
35:15 Dan, tentu saja,
 
35:19 sebuah ceramah tidaklah
memadai,
  
35:25 mungkin, paling tidak untuk seseorang
seperti saya, itu tidak cukup.
  
35:30 Atau dengan kata lain,
mungkin dengan lebih jujur,
  
35:34 saya tidak memadai
pada saat ceramah itu,
  
35:38 karena agaknya,
seperti saya mengingatnya sekarang,
  
35:39 bahwa prinsip-prinsip
yang telah kita diskusikan...
  
35:42 Anda menyatakannya
dengan sangat, sangat jelas.
  
35:44 Saya meninggalkan
ceramah itu dengan kesan...
  
35:49 bahwa ada hubungan
yang amat erat...
  
35:53 antara yang Anda
katakan dengan Budhisme,
  
35:55 dan saya memikirkan tentang
seluruh masalah label...
  
35:58 seperti para orang terpelajar
biasa melakukannya...
  
36:00 - Anda tahu bagaimana kita membagi
dunia menjadi aneka-ragam.
  
36:05 Dan dalam rangkaian
pembicaraan kita sekarang...
  
36:11 saya melihat bahwa
saya telah salah besar.
  
36:15 Salah besar.
 
36:17 Dan saya mencubit diri saya
untuk berpikir, Anda tahu,
  
36:22 saya mungkin saja masih terjebak
dengan yang saya pikirkan sebelumnya,
  
36:27 yang tidak ada kaitannya
dengan apa pun...
  
36:28 dengan apa yang melibatkan Anda.
 
36:33 Adalah sebuah pembuka kesadaran
untuk menghadapinya bahwa...
  
36:38 bahwa seseorang tidak harus memiliki
suatu kualifikasi terlebih dahulu,
  
36:41 sebelum seseorang berjalan
masuk ke dalam ruangan.
  
36:44 Dia hanya harus mulai
melihat saja...
  
36:48 pada kemungkinan yang
dia percayai...
  
36:50 akan membawanya...
 
36:52 ke hubungan yang berseteru
dengan kelasnya...
  
36:55 agar...karena kita percaya...
 
36:57 bahwa ada hal-hal yang harus
kita hindari untuk membicarakannya,
  
37:01 karena itu menciptakan perselisihan,
gangguan dan menghambat kita.
  
37:05 Dan karenanya mari kita tidak
membicarakan konflik.
  
37:09 Atau,
kalau kita akan membicarakannya,
  
37:11 mari kita membicarakannya
dalam kaitan dengan...
  
37:14 kita sebagai orang yang
memiliki pencerahan...
  
37:16 berhadapan orang lain yang
tidak memilikinya,
  
37:19 dan kita harus membawa
kabar baik kepada mereka.
  
37:22 K:Itu seperti seorang guru.
 
37:24 A:Benar, tapi begitu saja masuk
ke ruangan dan berkata,
  
37:28 marilah kita selidiki
tanpa prasangka,
  
37:32 tanpa pikiran bahwa saya
memiliki ini dan Anda tidak,
  
37:37 atau Anda memilikinya dan
saya tidak.
  
37:39 Kita akan melakukannya
bersama sama.
  
37:42 K:Benar Tuan.
Berbagi bersama-sama.
  
37:44 A:Membaginya bersama-sama,
dan mengamati...
  
37:48 Apakah saya mengikuti Anda?
K:Sempurna.
  
37:50 A:Oh, itu sangat bagus.
 
37:57 Saya akan melakukan ini,
 
38:01 setelah pembicarakan kita
berakhir,
  
38:05 Saya akan berjalan
ke dalam ruangan itu.
  
38:09 Silahkan lanjutkan.
 
38:12 K:Jadi Tuan, energi
yang dihasilkan dari konflik...
  
38:17 sifatnya menghancurkan.
 
38:21 Energi yang dihasilkan melalui...
 
38:24 konflik, pergulatan,
pertempuran...
  
38:26 menghasilkan kekerasan, ketakutan,
kegilaan, dan seterusnya..
  
38:33 Sedangkan tindakan dari
persepsi...
  
38:38 adalah utuh,
tidak terfragmentasi,
  
38:42 dan karenanya sehat, waras...
 
38:45 dan membawa kepedulian mendalam
dan tanggung jawab.
  
38:54 Sekarang, itulah cara hidup:
 
38:58 melihat-bertindak,
melihat-bertindak, selalu.
  
39:03 Saya tidak melihat,
 
39:05 jika ada pengamat berbeda
dari yang diamati.
  
39:11 Pengamat adalah yang diamati.
 
39:17 A:Ini membawa sesuatu yang sangat
luarbiasa pada apa yang kita sebut...
  
39:21 konfrontasi kita dengan kematian.
K:Kita akan sampai di situ, ya.
  
39:25 A:Ya, saya melihat
saya telah membuat suatu…
  
39:27 K:...lompatan.
 
39:28 Tidak, tidak, Tuan, itu benar.
 
39:32 Jadi,
 
39:36 seluruh isi dari kesadaran kita
adalah pertempuran,
  
39:44 sebuah medan perang,
 
39:50 dan pertempuran ini kita
sebut kehidupan.
  
39:57 Dan dalam pertempuran itu,
bagaimana mungkin cinta ada?
  
40:02 Jika saya memukul Anda,
Jika saya berkompetisi dengan Anda,
  
40:05 jika saya berusaha melampaui Anda,
berhasil, kejam,
  
40:11 di mana kobaran cinta
atau kasih sayang, kelembutan,
  
40:16 kelemah lembutan masuk ke dalam
itu semua? Tentu tidak.
  
40:20 Itulah mengapa masyarakat kita seper-
ti saat ini tidak punya kepekaan...
  
40:26 tanggung jawab moral...
 
40:28 dalam hal tindakan atau cinta.
 
40:31 Itu tidak ada.
 
40:35 A:Saya kembali dalam konteks
pengalaman pribadi saya,
  
40:38 di ruang kelas lagi.
 
40:41 Senantiasa agaknya bagi saya,
bahwa...
  
40:43 bait pertama dari Gita,
bait pertama,
  
40:49 bab pertama dari Gita,
yang dimulai:
  
40:52 dharmaksettre Kuruksettre -
dalam bidang Dharma,
  
40:58 Dalam bidang Kuru
- bahwa 'dalam bidang Kuru'...
  
41:03 ada pernyataan dalam keterangan
tambahan, dan bahwa bidang itu satu.
  
41:07 Saya berjalan ke dalam kelas
ketika akan memulai Gita,
  
41:10 dan saya mencoba untuk
menunjukkan baik secara bahasa,
  
41:14 seperti nampaknya bagi saya,
bisa dari naskah,
  
41:17 dan dalam hal semangat
dari keseluruhannya,
  
41:21 bahwa ini sesungguhnya adalah
apa yang dikatakan,
  
41:24 bahwa ini adalah satu area,
bukan dua area,
  
41:27 meskipun kita punya satu pasukan
di sini dan yang lainnya di sana,
  
41:31 namun keduanya
tidak menempati dua area.
  
41:33 Entah bagaimana itu adalah satu area.
K:Ini adalah bumi kita.
  
41:36 A: Benar. Itu utuh.
K:Ya, Tuan.
  
41:40 A: Tapi, saya pikir saya dapat
melakukannya dengan lebih baik...
  
41:43 karena sekarang saya telah mendengar
Anda, jika saya memasuki kelas...
  
41:46 dan daripada
membuat pernyataan itu,
  
41:50 dan mengajak mereka melihat
dengan saksama ke dalam naskah,
  
41:54 dan mengingat
serta mempertimbangkannya...
  
41:56 selagi kita
melanjutkan ajarannya,
  
42:00 dan memperhatikan interpretasi
apa pun yang salah...
  
42:04 yang akan timbul dalam
tafsir-tafsir,
  
42:08 akan menjadi lebih baik jika
saya memulainya dengan cara berbeda.
  
42:12 Akan menjadi lebih baik jika
saya memulainya dengan berkata,
  
42:16 mari kita tengok dan melihat
bersama apakah itu satu kesatuan...
  
42:22 atau apakah itu
suatu area dengan konflik.
  
42:24 Kita sama sekali tidak akan
membaca buku itu pada titik ini,
  
42:27 kita hanya akan memulainya
di sini. Inilah areanya.
  
42:32 Ruang kelas ini areanya.
Mari kita perhatikan.
  
42:37 Itu akan menjadi cara
yang lebih baik.
  
42:38 K:Jika Anda
sudah memahaminya, Tuan,
  
42:40 ruang kelas adalah areanya,
dan jika Anda memahaminya,
  
42:43 Anda sudah memahami
keseluruhannya.
  
42:45 A:Persis.
 
42:49 Tapi saya masuk dengan gagasan,
 
42:56 meskipun saya sudah menangkapnya,
jadi saya berpikir,
  
43:02 adalah cukup untuk sekedar
menunjukannnya secara verbal.
  
43:08 Tapi kenyataannya jelas tidak.
 
43:12 Dan ini menakutkan.
 
43:14 Karena meskipun jika Anda
mengatakannya di ruang kelas...
  
43:17 apa yang kelihatannya lulus sebagai
sesuatu yang kita sebut benar,
  
43:24 itu tetap tidak akan bertahan
dalam kaitan dengan tindakan ini,
  
43:30 yang telah kita bicarakan.
K:Tindakan. Tepat sekali.
  
43:34 Dapatkah kita teruskan, Tuan,
dari sana.
  
43:41 kita telah mendiskusikan
kehidupan, hidup,
  
43:43 dalam mana cinta tidak ada
sama sekali.
  
43:48 Cinta hanya akan ada...
 
43:50 ketika yang mempersepsikan adalah
yang dipersepsi dan bertindak,
  
43:55 seperti telah kita katakan.
 
43:56 Lalu kobaran itu,
kasih sayang itu,
  
44:00 perasaan seakan-akan
memeluk bumi,
  
44:10 jika itu sudah dipahami,
dan dari situ - perilaku,
  
44:15 karena itu adalah fondasinya,
 
44:19 jika tidak ada perilaku,
 
44:22 dalam arti perilaku
tanpa konflik,
  
44:28 dan setelah menegakkan
itu dalam diri kita...
  
44:32 atau dalam mengamati itu,
 
44:33 kita dapat melanjutkan ke
persoalan tentang kematian.
  
44:37 Karena persoalan kematian
adalah sesuatu yang amat besar.
  
44:49 Bagi saya hidup, cinta,
dan kematian tidak terpisah.
  
44:56 Mereka satu gerakan.
 
45:00 Bukannya kematian ada di sana,
 
45:02 yang akan saya temui
dalam duapuluh tahun atau esok.
  
45:07 Itu ada di situ.
 
45:08 Itu ada di situ bersamaan
dengan cinta dan kehidupan.
  
45:12 Itu adalah suatu gerak
berkelanjutan, tidak terpisah.
  
45:21 Inilah jalan kehidupan saya, ber-
pikir, merasakan. Itulah hidup saja.
  
45:26 Saya sungguh-sungguh. Itu bukan
hanya sekedar kata-kata bagi saya.
  
45:30 Jadi, sebelum kita masuk
dalam persoalan kematian...
  
45:36 kita harus masuk ke dalam
pertanyaan apakah kesadaran?
  
45:45 Karena jika orang tidak
paham apa kesadaran itu,
  
45:51 bukan berupa penjelasan,
 
45:56 bukan berupa penggambaran,
bukan kata-kata,
  
45:58 tapi realitas dari kesadaran.
 
46:03 Apakah saya, sebagai seorang
manusia, pernah sadar?
  
46:12 Dan apakah berkesadaran itu?
 
46:15 Apakah keadaan waspada itu?
 
46:20 Apakah saya sepenuhnya,
atau hanya kadang-kadang waspada...
  
46:26 ketika timbul krisis,
bila tidak saya tidak aktif.
  
46:34 Sehingga
menjadi sangat penting...
  
46:37 untuk mencari tahu
kesadaran itu apa.
  
46:43 Benar, Tuan?
A:Ya.
  
46:44 Apa yang Anda baru katakan bagi
saya mengindikasikan, bahwa...
  
46:47 kita membuat pembedaan
antara kesadaran,
  
46:51 yang merupakan gerak
tak terputus,
  
46:57 seluruhnya berada dalam tindakan,
berbeda dengan sekedar percikan,
  
47:03 erupsi mana sebenarnya...
 
47:06 berada dalam perjalanan
alam yang tenang.
  
47:11 K:Itu benar.
A:Ya
  
47:12 Saya paham itu.
Ya, ya. Silahkan lanjutkan.
  
47:15 K:Jadi, apakah yang disebut
kesadaran?
  
47:20 Kesadaran adalah isinya.
 
47:26 - Saya mengutarakannya
dengan sangat sederhana.
  
47:28 Saya lebih suka membicarakan hal-
hal ini dengan sangat sederhana,
  
47:32 bukan mengelaborasi,
penggambaran bahasa dan teori-teori,
  
47:36 dan anggapan-anggapan,
dan seterusnya.
  
47:38 itu tidak ada artinya bagi
saya pribadi.
  
47:40 A:Jika itu benar, itu akan sederhana.
K:Sederhana.
  
47:43 A:Ya, tentu saja.
 
47:46 K:Kesadaran adalah isinya.
 
47:50 Isinya adalah kesadaran.
 
47:53 Dua hal itu tidak terpisah,
 
48:00 yakni, pikiran,
kecemasan, identifikasi,
  
48:07 konflik,
 
48:10 kemelekatan, pelepasan,
ketakutan, kesenangan,
  
48:14 penderitaan yang dalam,
penderitaan, kepercayaan,
  
48:19 tindakan neurotik
- semua itu adalah kesadaran saya.
  
48:23 Karena itu adalah isinya.
 
48:27 A:Ini adalah
pernyataan yang sama dengan...
  
48:32 'Dunia adalah saya dan
saya adalah dunia'.
  
48:35 Jadi di situ ada suatu kontinuitas.
K:Ya, itu benar.
  
48:38 Jadi, isi kesadaran yang berkata:
itu adalah perabot saya,
  
48:48 itu adalah Tuhan saya,
itu adalah kepercayaan saya,
  
48:54 - dengan semua nuansa
dan kehalusannya -
  
48:58 adalah bagian
dari kesadaran saya,
  
49:02 adalah bagian dari kesadaran
yang berkata: Saya.
  
49:10 Saya adalah itu,
saya adalah perabot.
  
49:15 Ketika saya mengidentifikasi diri,
berkata: itu adalah perabot saya,
  
49:18 saya harus mempertahankannya,
- Anda mengikuti? -
  
49:20 ketika saya melekat padanya,
saya adalah itu.
  
49:23 Saya adalah pengetahuan itu, yang
berkata, saya telah mendapatkannya,
  
49:28 saya tumbuh di dalamnya, saya
telah berhasil di dalamnya,
  
49:30 itu telah memberi saya
kenyamanan yang luar biasa,
  
49:32 itu telah memberi saya sebuah
rumah, sebuah posisi, kekuasaan.
  
49:36 Rumah itu adalah saya.
 
49:41 Pertempuran
yang telah saya lewati...
  
49:43 - penderitaan, penderitaan yang
mendalam - itulah saya,
  
49:45 itu adalah kesadaran saya.
 
49:48 Jadi
kesadaran adalah isinya,
  
49:56 karenanya tidak ada pemisahan...
 
49:58 sebagai
kesadaran terpisah dari isinya.
  
50:04 Saya dapat menambah
atau memperluas kesadaran ,
  
50:08 secara horizontal atau vertical,
 
50:13 tapi itu masih tetap
dalam ruang yang sama.
  
50:18 Saya dapat memperluasnya dengan
berkata, Tuhan adalah Agung.
  
50:24 Itu kepercayaan saya.
 
50:26 Dan saya telah memperluas
kesadaran saya dengan...
  
50:31 dengan membayangkan
bahwa itu telah diperluas.
  
50:35 Apapun pikiran
telah ciptakan di dunia...
  
50:42 dan itu adalah isinya di
dalam diri saya.
  
50:48 Seluruh dunia,
khususnya di Dunia Barat,
  
50:51 berlandaskan pikiran.
 
50:54 Semua kegiatannya,
eksplorasinya, pencapaiannya,
  
51:00 agamanya, dan seterusnya,
 
51:02 secara mendasar
merupakah hasil dari pikiran...
  
51:07 dengan citra-citranya,
dan seterusnya, dan seterusnya.
  
51:09 Sehingga
itulah isi dari kesadaran.
  
51:14 Betul?
A:Benar.
  
51:16 K:Sekarang, dari situ timbul,
apakah kematian?
  
51:24 Apakah kematian merupakan
pengakhiran dari kesadaran...
  
51:29 - dengan isinya -
 
51:32 atau kematian adalah sebuah
keberlanjutan dari kesadaran itu?
  
51:40 Kesadaran Anda tidak
berbeda dengan kesadaran saya.
  
51:45 Itu mungkin memiliki
sedikit variasi, sedikit modifikasi,
  
51:50 sedikit lebih luas,
sedikit lebih ciut, dan seterusnya,
  
51:54 tapi intinya, kesadaran adalah
milik Anda seperti halnya milik saya,
  
52:00 karena
saya melekat pada rumah saya,
  
52:03 demikian juga Anda.
 
52:05 Saya melekat pada pengetahuan saya,
saya melekat pada keluarga saya,
  
52:08 saya dalam keadaan putus asa
baik saya tinggal di India,
  
52:11 atau di Inggris atau
di Amerika, di mana pun itu.
  
52:15 Dengan demikian,
kesadaran itu sesuatu yang umum.
  
52:22 Itu tidak terbantahkan.
 
52:24 Anda mengikutinya, Tuan?
A:Oh, ya. Saya seksama mengikutinya.
  
52:27 K:Jadi, lihat apa yang terjadi.
 
52:33 Saya tidak
pernah memeriksa isinya.
  
52:36 Saya tidak pernah melihat itu
secara dekat dan saya ketakutan,
  
52:41 takut akan sesuatu yang saya sebut
kematian, sesuatu yang tidak dikenal.
  
52:47 Marilah kita sebut itu untuk
sementara, sesuatu yang tak dikenal.
  
52:49 Jadi, saya takut.
 
52:54 Tidak ada jawaban untuk itu.
 
52:58 Seseorang mendekati
dan berkata, ya, kawanku,
  
53:01 ada kehidupan setelah kematian.
 
53:06 Saya punya buktinya.
 
53:08 Saya tahu itu ada karena saya telah
bertemu saudara saya, putra saya...
  
53:14 - kita akan masuk
ke situ sebentar lagi.
  
53:17 Jadi saya, takut,
cemas, ketar ketir, sakit...
  
53:24 - Anda mengikuti? -
saya menerimanya dengan luar biasa,
  
53:28 langsung bilang, ya,
ada reinkarnasi.
  
53:34 Saya akan lahir
di kehidupan berikutnya.
  
53:38 Dan kehidupan itu
terkait dengan karma.
  
53:43 Kata 'karma' berarti bertindak.
A:Ya.
  
53:47 K:Bukan semua omong kosong yang
terkait di dalamnya, hanya bertindak.
  
53:53 Lihat apa yang terlibat,
 
53:56 yakni, Jika saya percaya
reinkarnasi, itu adalah,
  
54:00 kesadaran ini...
 
54:03 dengan isinya,
 
54:06 yang adalah si 'aku' - ego saya,
diri saya, kegiatan saya,
  
54:11 harapan, kesenangan saya,
semua itu adalah kesadaran saya -
  
54:14 kesadaran itu yang
akan lahir di kehidupan berikut,
  
54:20 yang adalah
kesadaran bersama Anda dan saya,
  
54:24 dan dia.
 
54:28 Itu yang akan lahir di
kehidupan berikut.
  
54:30 Dan mereka berkata,
jika Anda bersikap baik sekarang,
  
54:35 Anda akan diberi pahala
di kehidupan berikut.
  
54:38 Itu adalah
bagian dari sebab akibat.
  
54:40 A:Itu adalah
bagian dari isi kesadaran.
  
54:42 K: Sebab dan akibat.
A: Ya.
  
54:46 K: Jadi bersikaplah dengan
baik,
  
54:48 karena Anda akan dihukum
di kehidupan berikut.
  
54:52 Anda akan diberi pahala
di kehidupan berikut.
  
54:55 Seluruh Dunia Timur berlandaskan
hal ini,
  
54:59 percaya akan reinkarnasi.
 
55:03 Lalu apa yang terjadi?
 
55:06 Saya merasa nyaman
dalam sebuah kepercayaan,
  
55:11 tapi nyatanya saya
tidak melaksanakannya:
  
55:14 yang berkata,
bersikap baiklah sekarang,
  
55:18 menjadi baiklah sekarang,
jangan melukai orang lain sekarang.
  
55:24 A:Sesungguhnya idenya adalah bahwa
saya harus bersikap baik sekarang,
  
55:31 - kita sudah
melintasi hal 'keharusan' -
  
55:33 Saya harus
begini, saya harus begitu,
  
55:35 Saya harus melakukan yang lainnya,
sebab apa yang akan terjadi nantinya.
  
55:38 Tapi kemudian saya mengambil
kenyamanan dengan berpikir...
  
55:40 bahwa ini adalah suatu
proses yang tiada akhirnya,
  
55:43 dan entah bagaimana,
terpasang di dalamnya...
  
55:45 bahwa saya akan
dapat kesempatan lain.
  
55:47 Jadi sampai batas tertentu saya
dapat mengelak, saya dapat mengelak.
  
55:50 K:Saya dapat mengelak. Saya dapat me-
nunda, saya dapat bersikap tak baik.
  
55:53 A:Ya. Karena kita ditakdirkan
untuk berhasil pada akhirnya.
  
55:57 K:Akhirnya.
 
55:59 A:Ya. Yang menunjukkan
bahwa tidak ada pemahaman akan...
  
56:02 apa yang Anda bicarakan
sepanjang perbincangan ini,
  
56:05 kesegeraan dan mendesaknya tindakan.
K: Bertindak. Itu benar.
  
56:09 A: Ya, ya, Saya mengikuti.
K: Jadi, Anda lihat,
  
56:12 pada awalnya, mungkin
orang Hindu yang memulai ide ini:
  
56:18 sebab, akibat.
 
56:22 Akibat akan dimodifikasi
oleh sebab akibat berikutnya.
  
56:28 Maka ada
mata rantai tanpa akhir ini.
  
56:33 Dan mereka berkata, itu tanpa akhir,
kita akan memutusnya suatu saat.
  
56:39 Maka tidak penting apa
yang Anda lakukan sekarang.
  
56:42 Kepercayaan memberi Anda
kenyamanan dalam meyakini...
  
56:48 bahwa Anda akan melanjutkan,
Anda akan bersama...
  
56:51 saudara Anda,
istri, suami, apa pun itu.
  
56:54 Tapi sementara ini jangan
terlalu serius mengkhawatirkannya,
  
56:56 jangan anggap hidup terlalu serius.
A: Persis, ya, ya.
  
57:01 K: Bersenang-senanglah.
Nikmatilah.
  
57:04 Atau kerjakan apa pun
yang Anda ingin kerjakan,
  
57:06 taruh perhatian sedikit pada kehi-
dupan berikutnya, tapi lanjutkanlah.
  
57:09 A:Saya berbicara dengan seorang guru
Hindu yang terkenal tentang ini...
  
57:13 dan membuat pernyataan persis sama
seperti yang baru saja Anda katakan,
  
57:17 dan saya pikir itu
mempunyai sebuah tenaga tertentu.
  
57:19 Dan saya berkata,
 
57:22 lihat, tidak ada harapan
dari penghentian pengulangan,
  
57:27 jika tindakan tidak
segera dilakukan terkait hal ini,
  
57:31 karena dalam
hal isi dari kesadaran...
  
57:36 dari semua orang yang
bersantai dalam gagasan ini,
  
57:42 tidak akan ada apa-apa kecuali
hanya pengulangan tanpa akhir...
  
57:44 dan tidak ada kepedulian yang
sungguh-sungguh.
  
57:45 K:Apa yang dia katakan?
A:Yang dia lakukan hanya tertawa,
  
57:48 sepertinya saya entah bagaimana
menangkap sesuatu...
  
57:52 yang sebagian besar orang
tampaknya tidak sungguh-sungguh...
  
57:56 peduli untuk melihatnya.
 
57:58 Tapi hal yang luar biasa
untuk saya adalah...
  
58:00 bahwa dia tidak
menunjukkan kepedulian...
  
58:04 untuk apa yang dia lihat
secara intelektual.
  
58:07 K:Tuan, itulah mereka, munafik
- Anda mengikuti, Tuan?
  
58:11 Mereka munafik,
ketika mereka percaya itu...
  
58:14 dan melakukan hal
yang amat bertolak belakang.
  
58:16 A: Persis,
Saya mengerti maksud Anda.
  
58:18 Apa yang Anda katakan,
ada penggunaan...
  
58:20 dari gagasan Injil perihal
kemunafikan dalam arti sempit.
  
58:24 K: Tuan, dalam arti sempit…
 
58:25 tentu saja.
A:Ya, dalam arti yang sangat sempit.
  
58:27 Dalam dialog kita berikutnya
dapatkah kita melanjutkan hal ini,
  
58:31 karena…..
 
58:32 K:Oh, ada
banyak hal terkait di sini.
  
58:33 A:Bagus sekali.
Saya menantikan itu.
  
58:36 K: Ya. Akan kita dalaminya.