Krishnamurti Subtitles

Kematian, kehidupan dan cinta tidak terpisahkan

San Diego - 26 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 14



0:38 Dialog Krishnamurti
dengan Dr. Allan W. Anderson
  
0:43 J. Krishnamurti lahir
di India Selatan
  
0:46 dan dididik di Inggris.
 
0:48 Selama 40 tahun terakhir...
 
0:49 ia telah berceramah
di Amerika Serikat,
  
0:52 Eropa, India, Australia,
dan di bagian-bagian lain di dunia.
  
0:56 Sejak awal pekerjaannya...
 
0:58 ia telah
menanggalkan semua hubungannya...
  
1:00 dengan agama-agama
terorganisir dan ideologi-ideologi...
  
1:02 dan berkata bahwa satu-satunya kepeduliannya adalah...
 
1:04 untuk membuat manusia secara mutlak
bebas tanpa syarat.
  
1:09 Ia adalah penulis dari banyak buku-buku,
 
1:10 diantaranya The Awakening of Intelligence,
 
1:13 The Urgency of Change,
Freedom From the Known,
  
1:15 dan The Flight of the Eagle.
 
1:20 Ini adalah salah satu
dari serangkaian dialog antara...
  
1:23 Krishnamurti
dan Dr. Allan W. Anderson,
  
1:25 yang adalah profesor
dalam bidang studi-studi religius...
  
1:27 di San Diego State University...
 
1:29 di mana ia mengajar
kitab-kitab suci India dan China...
  
1:32 dan tradisi kepercayaan
dewa-dewanya.
  
1:34 Dr. Anderson, seorang penyair,
 
1:36 menerima gelarnya
dari Columbia University...
  
1:39 dan Union Theological Seminary.
 
1:41 Ia telah dianugerahi
Teaching Award yang terhormat...
  
1:45 dari
California State University.
  
1:49 A: Mr. Krishnamurti,
dalam dialog kita terakhir...
  
1:53 kita memulai dengan
membicarakan tentang kesadaran...
  
1:58 dan hubungannya dnegan kematian
dalam konteks kehidupan...
  
2:03 sebagai suatu gerakan total.
K: Ya.
  
2:06 A:Dan kita bahkan...
 
2:07 menyentuh kata 'reinkarnasi'
menjelang akhir,
  
2:10 ketika kita harus membawa dialog
kita kepada kesimpulannya.
  
2:15 Saya berharap kita dapat mulai
melanjutkannya dari situ.
  
2:21 K: Anda lihat, salah
satu faktor dari kematian adalah...
  
2:29 batin yang begitu ketakutan.
 
2:33 Kita begitu takutnya akan
kata tersebut...
  
2:37 dan tidak seorang pun
membicarakannya.
  
2:42 Maksud saya, itu bukanlah
suatu percakapan sehari hari.
  
2:46 Itu sesuatu yang harus dihindari,
 
2:48 sesuatu yang takterelakkan,
 
2:50 demi Tuhan,
jauhkan itu sejauh mungkin.
  
2:54 A:Kita bahkan merias mayat
untuk membuat mereka terlihat...
  
2:56 seakan-akan mereka tidak mati.
K:Itu hal yang paling tak masuk akal.
  
3:00 Sekarang, apa yang kita diskusikan,
Tuan, adalah, bukankah mengenai,
  
3:06 pemahaman tentang kematian,
 
3:10 hubungannya dengan kehidupan,
 
3:14 dan apa yang disebut cinta.
 
3:19 Orang tidak mungkin
dapat memahami keagungan...
  
3:23 - dan ini adalah agung,
apa yang disebut kematian -
  
3:29 kecuali ada kebebasan
yang nyata dari rasa takut.
  
3:35 Itu mengapa kita membicarakannya
beberapa waktu yang lalu...
  
3:39 tentang masalah rasa takut.
 
3:42 Kecuali batin membebaskan
dirinya dari rasa takut,
  
3:50 tidak ada kemungkinan
akan pemahaman...
  
3:53 keindahan, tenaga, yang luar biasa,
 
3:57 dan vitalitas dari kematian.
 
4:02 A:itu cara yang sangat, sangat
luarbiasa untuk menyampaikannya.
  
4:05 vitalitas dari kematian.
 
4:08 Dan lagi, biasanya,
kita menganggap itu sebagai...
  
4:12 negasi total dari kehidupan.
K: Negasi kehidupan.
  
4:14 Itu benar.
 
4:15 Jadi, jika kita menyelidiki ke
dalam persoalan tentang kematian,
  
4:21 rasa takut harus benar-benar
tidak ada dalam diri kita.
  
4:28 Lalu saya dapat lanjutkan.
 
4:29 Lalu saya dapat
mencari tahu apa arti kematian.
  
4:35 Kita telah menyentuh
sedikit tentang reinkarnasi,
  
4:39 Kepercayaan yang telah
dipertahankan di seluruh Dunia Timur,
  
4:45 yang tidak ada kenyataannya
dalam kehidupan sehari-hari.
  
4:50 Itu seperti pergi ke gereja
setiap hari Minggu...
  
4:53 dan menjadi
jahat di sisa enam hari.
  
5:00 Jadi - Anda mengikuti? -
orang yang benar-benar serius,
  
5:04 sungguh penuh perhatian mauk
ke dalam persoalan tentang kematian,
  
5:07 dia harus memahami apa
artinya, kualitasnya,
  
5:12 bukan pengakhirannya.
 
5:15 Itulah apa yang akan kita
diskusikan sedikit.
  
5:21 Orang Mesir kuno,
 
5:26 para firaun, dan semua...
 
5:29 dari dinasti pertama sampai ke-18,
dan seterusnya,
  
5:32 mereka menyiapkan kematian.
 
5:40 Mereka berkata,
kita akan menyebrangi sungai itu,
  
5:43 dengan semua barang-barang kita,
 
5:45 dengan semua kereta kuda,
dengan semua kepemilikan,
  
5:48 dengan semua properti,
 
5:51 dan karenanya gua-gua mereka,
kuburan-kuburan mereka terisi...
  
5:54 dengan semua barang dari
kehidupan sehari-hari mereka...
  
5:57 - jagung, Anda tahu semua itu.
 
6:00 Jadi, hidup hanya
sebuah cara menuju akhir, mati.
  
6:10 Itu satu cara memandangnya.
 
6:14 Cara lain adalah reinkarnasi,
 
6:17 yang adalah cara
memandang orang India, Asia.
  
6:21 Dan kemudian ada
semua ide dari kebangkitan,
  
6:24 dari orang Kristen.
 
6:26 Lahir kembali, dibawa oleh malaikat
Jibril, dan sebagainya, ke surga,
  
6:31 dan Anda akan diberi anugerah.
 
6:36 Sekarang, apakah kenyataannya?
 
6:40 Ini semua adalah teori,
 
6:41 pengandaian,
kepercayaan dan bukan fakta.
  
6:47 Saya maksud, andaikan lahir kembali,
Jesus bangkit dari kubur,
  
6:53 dibangkitkan secara fisik. Itu
adalah hanya sebuah kepercayaan.
  
6:58 Lalu tidak ada kamera,
 
7:02 tidak ada sepuluh orang
yang bilang, ya, saya melihatnya.
  
7:07 Itu hanya se-
seorang mengkhayalkannya.
  
7:13 Kita akan masuk
ke situ sebentar lagi.
  
7:17 Jadi, ada kehidupan ini dan
bersiap untuk mati...
  
7:23 seperti oang Mesir kuno
melakukannya.
  
7:26 Lalu ada reinkarnasi.
 
7:28 Lalu ada kebangkitan.
 
7:30 Nah, jika seseorang tidak takut,
mendalam,- Anda ikuti,Tuan? -
  
7:37 lalu apakah kematian?
 
7:40 Apa yang mati,
selain dari organisme?
  
7:46 Organisme bisa berlanjut,
 
7:49 jika Anda merawatnya secara hati-hati,
 
7:51 selama delapan puluh, atau
sembilan puluh, atau seratus tahun.
  
7:56 Jika Anda tidak memiliki penyakit,
tidak mengalami kecelakaan,
  
7:59 jika ada cara
hidup yang waras, sehat,
  
8:06 mungkin Anda akan bertahan seratus
tahun atau seratus sepuluh tahun.
  
8:09 Dan lalu apa?
 
8:13 Anda mengikuti, Tuan?
 
8:14 Anda akan hidup seratus tahun,
untuk apa?
  
8:18 Untuk kehidupan semacam ini?
 
8:21 Bertarung, berdebat,
pertengkaran, kepahitan,
  
8:25 kemarahan, kecemburuan, kesia-siaan,
keberadaan tanpa arti.
  
8:31 Ini keberadaan tanpa arti seperti
yang kita jalani sekarang.
  
8:36 A:Dan dalam kaitan dengan
pernyataan kita sebelumnya,
  
8:38 ini semua adalah isinya...
 
8:39 dari kesadaraan kita.
K:Kesadaran kita. Itu benar.
  
8:44 Jadi apa yang mati?
 
8:47 Dan apakah yang ditakuti orang?
 
8:52 Anda mengikuti? Apakah itu,
yang orang takuti dalam kematian?
  
8:56 Kehilangan yang diketahui?
 
8:59 Kehilangan istri saya?
Kehilangan rumah saya?
  
9:02 Kehilangan semua
yang telah saya dapatkan?
  
9:06 Kehilangan isi ini dari
kesadaran?
  
9:11 Anda mengikuti?
 
9:14 Jadi, dapatkah isi dari
kesadaran dikosongkan secara total?
  
9:27 Anda mengikuti, Tuan?
 
9:28 A: Ya, saya mengikutinya
K: Yang adalah kehidupan.
  
9:33 Kematian adalah kehidupan,
 
9:37 ketika isi
secara total dikosongkan.
  
9:47 Itu artinya
tidak ada kemelekatan.
  
9:54 Itu bukan suatu
pemotongan yang brutal,
  
9:57 tapi pemahaman akan
kemelekatan,
  
10:00 pemahaman akan ketergantungan,
 
10:03 pemahaman akan perolehan,
 
10:06 kekuasaan, posisi, kecemasan
- semua itu.
  
10:10 Pengosongan itu adalah
kematian yang sesungguhnya.
  
10:18 Dan karenanya
pengosongan kesadaran...
  
10:24 berarti kesadaran,
 
10:26 yang telah membentuk
pembatasan dirinya sendiri...
  
10:30 oleh isinya, berakhir.
 
10:33 Saya bertanya-tanya apakah saya
telah...A: Ya, Anda sudah.
  
10:38 Saya mengikuti
Anda dengan amat seksama,
  
10:44 dan terpikir oleh saya
bahwa ada...
  
10:51 suatu hubungan radikal
antara kelahiran dan kematian,
  
10:56 bahwa keduanya,
 
10:59 ketika mereka dianggap sebagai
saat-saat dalam suatu siklus total,
  
11:04 tidak dianut
pada tingkat yang mendalam...
  
11:07 yang Anda mulai akan bicarakan.
 
11:09 K: Ya Tuan.
A: Apakah saya benar?
  
11:10 K: Benar.
A:Baiklah, silahkan lanjutkan.
  
11:13 K:Jadi, kematian
menjadi suatu kehidupan...
  
11:20 ketika isi dari kesadaran,
 
11:24 yang membuat perbatasannya sendiri,
keterbatasannya sendiri,
  
11:28 berakhir.
 
11:36 Dan ini bukan sebuah teori,
 
11:38 bukan
pemahaman spekulatif intelektual,
  
11:44 tetapi suatu persepsi
yang nyata dari kemelekatan.
  
11:49 Saya mengambil itu sebagai
contoh.
  
11:52 Melekat pada sesuatu...
 
11:54 - property, pria, wanita, buku
yang saya tulis,
  
12:00 atau pengetahuan
yang telah saya dapatkan.
  
12:03 Kemelekatan.
 
12:05 Dan pertempuran agar terlepas.
 
12:09 Karena kemelekatan membawa
rasa sakit.
  
12:12 Karenanya saya berkata pada diri saya
sendiri, saya harus melepaskannya.
  
12:15 Dan pertempuran dimulai.
 
12:19 Dan seluruh isi
dari kesadaran saya adalah ini...
  
12:26 - pertempuran yang
kita gambarkan sebelumnya.
  
12:28 Sekarang, dapatkah isi itu dikosong-
kan - mengosongkan dirinya sendiri?
  
12:35 Bukan dikosongkan
oleh tindakan dari persepsi,
  
12:39 Anda memahami?
- mengosongkan dirinya sendiri.
  
12:43 Yang artinya:
dapatkah seluruh isi ini diamati...
  
12:51 serta isi ketidaksadaran nya?
 
12:55 Anda mengikutinya, Tuan?
A:Ya, saya mengikuti. Saya berpikir….
  
13:00 K: Saya dapat dengan sadar
mewaspadai...
  
13:02 akan isi dari kesadaran saya...
 
13:06 - rumah saya, properti saya, istri
saya, anak-anak saya, pekerjaan saya,
  
13:11 hal-hal yang telah saya peroleh,
hal-hal yg telah saya pelajari.
  
13:14 Saya dapat dengan
sadar mewaspadai semuanya itu.
  
13:16 Tapi juga ada
yang lebih dalam...
  
13:19 dari isi batin saya yang
tersembunyi,
  
13:26 yang bersifat
rasis, kolektif, perolehan,
  
13:35 hal-hal
yang secara tidak sadar...
  
13:38 saya kumpulkan,
pengaruh, tekanan, ketegangan...
  
13:42 dari kehidupan
dalam dunia yang korup.
  
13:45 Semua itu telah meresap,
semua itu telah terkumpul di sana.
  
13:50 A:Baik pribadi
maupun non pribadi.
  
13:52 K: Non pribadi, ya ,
itu benar.
  
13:54 A: Ini lalu termasuk...
 
13:56 apa yang
para psikoanalis sebut...
  
13:58 'ketidaksadaran kolektif'. K:Saya ti-
dak tahu apa yang mereka sebut itu.
  
14:00 A:Maupun kesadaran personal.
 
14:03 K: Kolektif maupu…
Jadi ada itu.
  
14:06 Sekarang,
dapatkah semua itu dibuka?
  
14:11 Karena ini sangat penting.
 
14:14 Jika batin sungguh ingin memahami,
menangkap arti lengkap dari kematian,
  
14:24 keluasan nya,
batin yang agung yang berkata,
  
14:28 ya itu kosong!
- Anda mengikuti?
  
14:30 Itu memberikan vitalitas,
energi yang amat besar.
  
14:35 Jadi pertanyaan saya adalah:
 
14:37 dapatkan batin waspada sepenuhnya
akan keseluruhan isinya,
  
14:46 yang tersembunyi
maupun yang terbuka,
  
14:49 yang kolektif,
yang pribadi, yang rasis,
  
14:54 yang tidak kekal?
 
14:56 Anda mengikuti? Keseluruhannya.
 
15:00 Sekarang, kita berkata
itu mungkin melalui analisa.
  
15:07 A:Ya, benar.
 
15:08 K:Saya katakan
analisa adalah kelumpuhan.
  
15:13 Karena setiap analisa
harus sempurna, lengkap.
  
15:22 Dan Anda takut itu mungkin
tidak lengkap.
  
15:26 Dan jika Anda tidak menuntaskannya,
Anda meneruskannya...
  
15:30 sebagai suatu memori, yang
akan menganalisa kejadian berikutnya.
  
15:36 Jadi setiap analisa membawa
ketidak tuntasannya sendiri.
  
15:41 A:Oh, tentu saja, ya. K:Karenanya
itu adalah suatu kelumpuhan total.
  
15:48 A:Dalam mengikuti
apa yang Anda katakan...
  
15:50 Saya amat terpesona pada apa
yang biasanya kita anggap kematian,
  
15:58 yang memiliki suatu...
 
16:00 hubungan yang jelas dengan apa
yang Anda katakan tentang...
  
16:03 seri-seri tindakan analitis yang
tiada akhirnya. K: Tindakan. Ya Tuan.
  
16:07 A:Kita menganggap kematian sebagai
titik akhir dari sebuah garis.
  
16:12 K:Benar sekali,
karena kita berpikir secara lateral.
  
16:15 A: Kita berpikir secara lateral,
persis. Tapi yg Anda katakan adalah:
  
16:19 kebalikannya, kita harus
menganggapnya secara vertikal. K: Ya
  
16:25 A:Dan dalam menganggap
itu secara vertikal...
  
16:29 kita tidak lagi melihat...
 
16:31 - tolong beritahu bila saya salah -
 
16:33 kita tidak
lagi melihat kematian...
  
16:37 sebagai sekedar
sebuah saat akhir pada...
  
16:47 sebuah lintasan pengulangan.
 
16:51 Tapi ada
perubahan kualitatif total disini,
  
16:58 yang bukan penghentian
dari sesuatu...
  
17:04 yang harus kita sesali...
 
17:07 seakan-akan kita sudah kehilangan
sesuatu yang berharga.
  
17:08 K:Ya, saya meninggalkan istri saya
dan anak-anak. A: Benar
  
17:11 K:Dan properti saya,
akun bank saya yang tersia-sia.
  
17:18 A: Ya, ya.
K: Anda lihat, Tuan,
  
17:21 jika orang
bisa sangat mendalami ini:
  
17:25 isi ini, yang
merupakan kesadaran saya,
  
17:32 diperoleh, mewarisi,
memaksakan, mempengaruhi,
  
17:37 propaganda,
kemelekatan, pelepasan,
  
17:39 kecemasan, rasa takut, rasa senang,
- semua itu,
  
17:43 dan juga yang tersembunyi.
 
17:46 Saya bertanya pada diri sendiri,
 
17:48 karena analisa
sesungguhnya adalah kelumpuhan,
  
17:54 - bukan sebuah pengandaian
intelektual...
  
17:56 tapi, sesungguhnya, itu
bukan suatu tindakan yang tuntas,
  
18:01 analisa tidak akan pernah meng-
hasilkan suatu tindakan yang tuntas.
  
18:05 Arti kata analisa
sesungguhnya adalah...
  
18:07 untuk memisahkan, Anda
tahu, pemisahan.
  
18:11 A:Untuk melonggarkan.
K:Melonggarkan, memisahkan.
  
18:13 Karenanya
secara total saya menolaknya.
  
18:19 Saya tidak akan menganalisa,
karena saya melihat...
  
18:22 kebodohannya,
kelumpuhan dari proses tersebut.
  
18:28 Lalu apa yang akan saya lakukan?
Anda mengikuti?
  
18:31 Karena itu adalah tradisinya,
introspeksi,
  
18:37 atau analisa oleh saya sendiri atau
oleh seorang professional,
  
18:46 yang sekarang ini sedang trend,
dan seterusnya, seterusnya.
  
18:49 Jadi jika batin
melihat kebenarannya,
  
18:53 dan karenanya analisa runtuh,
 
18:56 lalu apa yang batin
akan lakukan dangan isinya?
  
19:01 Anda…
 
19:04 A:Ya, saya melihat itu.
 
19:07 K:Kita tahu isinya itu apa.
 
19:09 Kita tidak perlu
menggambarkannya tiada hentinya.
  
19:12 Sekarang, apa yang harus
dilakukan? Itu harus dikosongkan.
  
19:18 Jika tidak,
itu hanya sekedar kelanjutan.
  
19:21 A:Tidak, tidak ada guna meng-
analisa apa yang sudah ada di situ,
  
19:25 karena, itu tidak akan berubah...
 
19:27 apa yang ada di situ dengan
cara apa pun, bentuk atau format.
  
19:30 Itu terlihat
sangat, sangat jelas.
  
19:36 Mungkin Anda mau
untuk sejenak menjelaskan...
  
19:45 mengapa kita sepenuhnya menolak
untuk melihat itu.
  
19:51 Kita percaya bahwa
penyelidikan secara analisa...
  
19:55 diarahkan untuk suatu pengungkapan.
Kita percaya itu. K:Tidak Tuan.
  
19:59 Anda dapat
melihatnya dalam sekejap.
  
20:00 Analisa menyiratkan si penganalisa
dan yang dianalisa. A:Ya.
  
20:06 K:Penganalisa
adalah yang dianalisa.
  
20:12 A:Ya kita kembali pada
si pengamat dan yang diamati.
  
20:15 K:Tentu saja!
Saya menganalisa kemarahan saya.
  
20:17 Siapa yang menganalisa?
 
20:19 Bagian dari fragmen,
yaitu kemarahan.
  
20:25 Jadi, penganalisa
berandai-andai dirinya berbeda...
  
20:30 dari yang dianalisa.
 
20:32 Tapi ketika saya...
 
20:33 melihat kebenaran bahwa
penganalisa adalah yang di analisa,
  
20:37 maka tindakan
yang total berbeda terjadi.
  
20:42 Lalu di situ tidak ada konflik...
 
20:43 antara penganalisa dan
yang dianalisa.
  
20:45 Ada tindakan seketika,
sebuah persepsi,
  
20:49 yang adalah berakhirnya dan
melampuinya 'apa adanya'.
  
20:54 A:Alasan saya minta penjelasan
adalah karena...
  
20:58 masalah yang sebelumnya diangkat
tentang pengetahuan.
  
21:01 K:Ya. Lagipula,
pengamat adalah pengetahuan.
  
21:06 A: Ya, saya prihatin bahwa...
 
21:12 belajar,
dalam bentuk yang tepat...
  
21:16 tidak dianggap - dalam
konteks diskusi kita -
  
21:22 sebagai tidak menguntungkan.
K:Tidak, tidak, tentu saja tidak.
  
21:24 A:Kita tidak bermaksud demikian
K:Kita bahkan tidak mendiskusikannya.
  
21:27 Itu sangat jelas.
A: Persis. Ya , baik, lanjutkan.
  
21:29 Baiklah, ya, itu sangat jelas
dalam diskusi kita,
  
21:33 tapi hal yang menjadi
perhatian saya adalah, bahwa...
  
21:35 begitu dalam
tertanamnya gagasan bahwa…
  
21:39 Sebagai contoh, dalam cerita
yang saya paparkan pada Anda perihal,
  
21:42 ketika saya datang mendengarkan
Anda bertahun-tahun lalu,
  
21:44 saya mulai menganalisa saat
sedang mendengarkan kata-kata Anda,
  
21:49 dan konsekuensinya saya hampir tidak
pernah mendapatkan apa pun...
  
21:53 secara kualitas berbeda dari
apa yang saya bawa.
  
21:57 Tapi Anda lihat,
saya tidak memahaminya waktu itu.
  
22:00 Dan dalam perekaman video
dialog kita di sini,
  
22:04 ini akan didengarkan,
 
22:06 dan ketika kita berkata 'ya'
tentang pengetahuan, ini jelas...
  
22:10 -dalam
konteks dialog kita itu jelas.
  
22:12 Tapi kemudian
saya memikir tentang…
  
22:14 K:Tidak hanya
dalam konteks dialog kita…
  
22:16 …itu memang seperti itu.
A:Seperti itu.
  
22:18 K:Kehidupan adalah demikian. A:Per-
sis, saya tidak dapat menyetujuinya,
  
22:21 tapi saya
langsung terkilas balik...
  
22:23 pada tingkah laku saya,
 
22:26 dan saya tahu bahwa
saya tidak sendirian dalam hal itu,
  
22:31 karena saya telah mendengarkan
pembicaraan-pembicaraan lain...
  
22:33 tentang hal ini pada saat itu.
 
22:35 Tapi, ya, saya melihat apa
yang Anda sekarang maksudkan...
  
22:38 tentang analisa seperti itu.
 
22:40 Bagi saya itu terlihat sangat jelas.
K:Analisa menyiratkan, Tuan,
  
22:42 penganalisa dan yang dianalisa.
 
22:44 A:Persis.
K:Penganalisa adalah yang dianalisa.
  
22:47 Dan juga analisa
menyiratkan waktu, durasi.
  
22:50 Saya membutuhkan waktu untuk
menggali, membuka,
  
22:57 dan itu akan mengambil
seluruh sisa kehidupan saya.
  
23:00 A:Ini adalah kebingungan yang kita
miliki juga tentang kematian,
  
23:03 hubungan kematian dengan waktu.
 
23:04 K:Itu benar.
Saya akan sampai kesitu.
  
23:06 A: Ya, tentu saja,
ya, silahkan, silahkan.
  
23:09 K:Jadi, batin, memahami,
membuang analisa sepenuhnya.
  
23:17 Bukan karena itu tidak
menguntungkan,
  
23:22 bukan karena itu tidak membawa saya
ke mana saya menginginkannya,
  
23:25 tapi saya
melihat kemustahilan...
  
23:29 dari mengosongkan kesadaran
dari isinya,
  
23:33 jika batin mendekatinya
melalui jalur itu:
  
23:40 penganalisa, waktu,
dan kesia-siaan mutlak...
  
23:45 -pada akhir 40 tahun saya
masih menganalisa.
  
23:50 A:Dan isi dari kesadaran saya...
 
23:52 secara kualitatif tidak berubah
sama sekali. K:Sama sekali.
  
23:54 A:Tidak, itu menjadi
diperkuat dalam korupsinya.
  
23:58 K: Itu benar. Itu benar.
 
24:02 Tapi batin harus melihat isinya,
 
24:07 harus waspada sepenuhnya akan itu,
bukan fragmen-fragmen darinya.
  
24:14 Bagaimana itu harus dilakukan?
 
24:17 Anda mengikuti, Tuan?
A:Ya. Saya mengikuti.
  
24:19 K:Karena itu sangat penting
sehubungan dengan kematian.
  
24:25 Karena isi dari kesadaran saya
adalah kesadaran.
  
24:32 Kesadaran itu adalah saya,
 
24:35 ego saya, ucapan saya,
'Saya dan Anda, kita dan mereka',
  
24:45 apakah mereka komunis, Katolik,
 
24:48 mereka Protestan,
atau Hindu - mereka dan kita.
  
24:54 Jadi, adalah sangat penting
untuk mencari tahu
  
24:59 apakah mungkin
untuk mengosongkan kesadaran
  
25:03 dari isinya.
 
25:04 Yang artinya matinya si aku.
 
25:12 Anda mengikuti?
 
25:14 A:Ya, saya mengikuti.
K:Karena itu adalah si aku.
  
25:19 A:Inilah di mana teror dimulai.
 
25:21 K:Itu di mana teror dimulai.
 
25:22 A: Persis.
Ada intuisi bahwa, jika saya mati...
  
25:25 pada isi dari kesadaran ini, bahwa
saya akan musnah.
  
25:29 K: Ya
 
25:31 Saya, yang telah bekerja,
 
25:34 yang telah hidup dengan baik
- atau hidup tidak baik -
  
25:37 yang telah melakukan begitu banyak,
kenakalan atau kebaikan,
  
25:43 saya telah bergulat
untuk memperbaiki diri saya,
  
25:47 saya demikian baiknya,
santun,
  
25:49 demikian marahnya, sakit hati
- Anda mengikuti? -
  
25:52 dan ketika Anda mengatakan
kosongkan kesadaran Anda,
  
25:57 itu artinya Anda meminta saya
untuk mati akan semua itu!
  
26:01 Jadi, Anda telah menyentuh tepat
pada akar dari rasa takut.
  
26:10 A:Ya, persis. K:Pada akar dari
teror tiada keberadaan.
  
26:20 Oh ya, itulah, Tuan.
 
26:23 Dan saya ingin
mengabadikan si aku itu.
  
26:32 Saya melakukannya melalui
buku-buku,
  
26:35 menulis buku, dan berkata,
buku yang terkenal.
  
26:39 Atau saya melukis.
 
26:43 Atau melalui melukis, kerja,
tindakan yang baik,
  
26:47 melalui membangun ini atau itu,
saya mengabadikan diri saya.
  
26:55 A:Ini memiliki efek amat tidak baik
dalam keluarga,
  
26:59 karena kita harus
punya anak laki-laki agar supaya…
  
27:03 K:…melanjutkannya. A:...mengabadikan
namanya pada waktunya.
  
27:06 K:Karenanya keluarga menjadi
sebuah ancaman. A:Tepat sekali.
  
27:15 K: Jadi, lihat apa
yang telah kita lakukan, Tuan:
  
27:18 Orang Mesir kuno
mengabadikan diri mereka,
  
27:23 membuat kehidupan mereka abadi
dengan berpikir, teruskan.
  
27:27 A:Keberlangsungan.
K:Keberlangsungan.
  
27:31 Dan perampok datang
dan menghancurkan itu semua.
  
27:37 Tutankhamen sekarang hanya
sebuah topeng,
  
27:41 sebuah topeng emas dengan
sebuah mumi, dan seterusnya.
  
27:45 Jadi, manusia telah
mencari keabadian lewat karya,
  
27:50 melalui setiap cara
untuk menemukan apa yang abadi,
  
27:58 yaitu, di luar kefanaan.
 
28:03 Betul?
 
28:05 A:Adalah sesuatu yang luar biasa
bahwa kata 'keabadian'...
  
28:08 adalah negatif.
K:Ya, tidak fana.
  
28:10 A:Ya, itu tidak mengatakan
hakekatnya apa.
  
28:17 K: Kita akan mencari tahu apakah itu.
A: Baiklah.
  
28:21 K: Anda mengikuti, Tuan? Ini adalah
hal yang sangat, sangat serius.
  
28:23 Ini bukan sebuah permainan antara
dua orang yang menikmati diskusi,
  
28:27 Ini adalah hal yang teramat
penting!
  
28:31 A:Ya, saya mentertawakan
ironi darinya.
  
28:36 Bahwa, melekat
pada struktur dari kata itu,
  
28:40 ada sebuah peringatan,
 
28:42 dan kita begitu saja
menerobos lampu merah.
  
28:44 K:Benar.
A:Ya, silahkan lanjutkan.
  
28:47 K:Jadi, apakah itu keabadian?
 
28:52 Bukan menurut buku.
A: Oh, tentu tidak.
  
28:55 K:Bukan lukisan yang telah
saya buat,
  
28:57 bukan, pergi ke bulan...
 
28:59 dan menancapkan
bendera tolol di sana.
  
29:03 Bukan, menjalani kehidupan
yang berbudi,
  
29:07 - atau tidak menjalani kehidupan
yang berbudi...
  
29:09 Jadi, apakah itu keabadian?
 
29:15 Katredal-katredal adalah indah,
menakjubkan,
  
29:20 terbuat dari batu,
sebuah gempa datang, - lenyap.
  
29:25 Anda ukir dari marmer sesuatu
yang menakjubkan dari Michelangelo,
  
29:32 sebuah gempa, kebakaran
- hancur.
  
29:35 Orang gila tertentu datang dengan
palu dan menghancurkannya.
  
29:40 Jadi, bukan seperti itu.
 
29:45 Benar?
A: Benar
  
29:47 K:Sebab itu bisa dihancurkan.
 
29:54 Setiap patung
menjadi sebuah benda mati,
  
29:59 setiap sajak, setiap lukisan.
 
30:03 Lalu, orang bertanya,
apakah keabadian?
  
30:06 Itu bukan di dalam bangunan
- lihatlah itu, Tuan -
  
30:10 Itu bukan di dalam katredal.
 
30:12 Itu bukan dalam si Penyelamat,
yang Anda sudah ciptakan,
  
30:17 yang pikiran telah ciptakan.
 
30:19 Tidak dalam dewa-dewa yang manusia
telah ciptakan dari citra dirinya.
  
30:25 Lalu apakah keabadian itu?
 
30:29 Karena itu terkait
dengan kesadaran dan kematian.
  
30:37 Hanya jika saya menemukannya,
kematian adalah teror.
  
30:41 A:Tentu saja, tentu saja.
 
30:45 K:Saya telah
mencoba membuat diri saya abadi,
  
30:48 menjadi abadi oleh pikiran...
 
30:52 bahwa ada Brahman, ada Tuhan,
 
30:54 ada kekekalan,
ada yang tidak bernama,
  
30:59 dan saya akan lakukan
apapun untuk mendekati itu.
  
31:04 Karenanya saya akan menjalani
kehidupan yang benar.
  
31:07 Karenanya saya akan sembahyang,
saya akan meminta, saya akan patuh,
  
31:10 Saya akan menjalani hidup
kemiskinan, kesucian,
  
31:15 dan seterusnya, dan seterusnya,
 
31:18 agar supaya kenyataan keabadian
ada pada saya.
  
31:24 Tapi saya tahu semua hal itu
lahir dari pemikiran.
  
31:30 Betul, Tuan? A: Ya, segera...
K:Tunggu sebentar, Tuan,
  
31:32 lihat apa yang terjadi.
 
31:34 Jadi saya melihat
pikiran dan produknya...
  
31:38 adalah anak-anak
dari wanita yg mandul.
  
31:42 A: Persis.
 
31:45 K:Lihat apa yang telah terjadi.
Lalu apakah keabadian?
  
31:57 Keindahan di dalam gereja
- bukan saya yang membangun gereja -
  
32:03 Keindahan dalam katedral,
keindahan dalam puisi,
  
32:06 keindahan dalam patung.
 
32:10 Keindahan,
bukan obyek dari keindahan.
  
32:15 Saya bertanya-tanya…
 
32:16 A:Keindahan itu sendiri.
K:Itu sendiri.
  
32:19 Itulah keabadian.
 
32:22 Dan saya tidak dapat memahaminya,
batin tidak dapat memahaminya,
  
32:28 karena keindahan
tidak berada di area kesadaran.
  
32:39 A:Anda lihat, apa yang Anda
telah katakan, sekali lagi,
  
32:41 semuanya jungkir balik.
 
32:44 Kita pikir ketika sesuatu mati...
 
32:47 yang sangat kita sayangi,
yang indah,
  
32:49 keindahan itu mati,
dalam makna tertentu,
  
32:54 bersamaan dengan yang telah
meninggal. K:Meninggal, ya.
  
33:00 A:Sesungguhnya itu adalah perasaan
kehilangan akan keindahan itu...
  
33:08 yang saya anggap sebagai hak istimewa
untuk memiliki akses pribadi kesitu.
  
33:14 Kepercayaan bahwa itu telah musnah,
tidak hanya sekedar hilang,
  
33:19 sebab apa yang hilang, berhubung
hakekatnya,
  
33:25 cenderung untuk ditemukan.
 
33:27 Tapi musnah adalah sama sekali
terhapus, bukankah demikian?
  
33:32 Dan karenanya kepercayaan itu dalam.
K:Oh, sangat, sangat.
  
33:36 A:Sangat dalam terkait dengan
apa yang kita maksud dengan musnah.
  
33:40 Kenyataannya, kata itu tidak amat
sering digunakan, itu menakutkan,
  
33:43 Itu sebuah kata
yang sangat menakutkan.
  
33:44 Kita selalu membicarakan
tentang kehilangan sesuatu,
  
33:45 hampir tidak pernah
kita berkata sesuatu musnah.
  
33:48 Sekarang kembali kepada apa yang
saya sebut tentang jungkir balik.
  
33:53 Gambaran datang kepada saya
sebagai sebuah metafora.
  
34:00 - Saya berharap tidak salah satu dari
gambaran yang telah kita bicarakan.
  
34:03 Keindahan itu,
 
34:08 dari pada terpenjara
dan karenanya dibawa...
  
34:14 ke kedalaman yang tiada artinya
sama sekali, ketika itu musnah,
  
34:19 telah begitu saja dilepaskan.
 
34:24 Dalam arti tertentu, keindahan
telah membiarkan ekspresi ini pergi.
  
34:30 Ini adalah terbalik
dari yang biasanya dipikirkan.
  
34:33 K:Saya tahu, saya tahu.
 
34:35 A:Dan itu mungkin membiarkannya
pergi secara tepat waktu.
  
34:41 K:Itu benar. A:Itu adalah apa
yang demikian menakjubkan darinya.
  
34:44 Ya, ya.
 
34:45 K:Jadi, keabadian,
telah kita sebut,
  
34:50 adalah dalam bidang waktu.
 
34:55 A: Dalam satu bidang itu.
 
34:58 K:Benar?
A:Ya.
  
34:59 K:Bidang waktu.
A:Ya.
  
35:01 K:Dan lalu,
kematian juga dalam bidang waktu.
  
35:06 Karena saya telah menciptakan,
 
35:10 melalui pikiran,
hal-hal dari waktu.
  
35:15 Dan kematian
adalah pengakhirannya...
  
35:19 atau awal dari
keadaan yang tanpa waktu.
  
35:25 Yang padanya saya takut.
 
35:29 Jadi, saya ingin semuanya diawetkan
dalam bidang waktu.
  
35:39 Anda mengikutinya, Tuan?
A:Ya, ya, kita pikir itu bisa…
  
35:42 K:Dan itulah
yang kita sebut keabadian...
  
35:46 - patung, puisi, gereja, katedral.
 
35:51 Dan saya juga melihat semua itu
dapat rusak,
  
35:55 dihancurkan oleh satu kejadian,
 
36:01 atau oleh gempa bumi
- semua jadi lenyap.
  
36:06 Jadi, keabadian
tidak dalam wilayah waktu.
  
36:17 Dan waktu adalah pikiran
- tentu saja.
  
36:22 A:Tentu saja, ya, itu mengikuti.
K:Tentu saja.
  
36:25 Jadi,
apa pun yang diciptakan pikiran...
  
36:29 tentunya berada
dalam wilayah waktu.
  
36:36 Dan meski demikian, pikiran
mencoba untuk mencari keabadian,
  
36:40 yang adalah keabadian itu sendiri-dan
hal-hal yang telah diciptakannya.
  
36:50 Anda…
A:Ya.
  
36:51 K:Lalu masalahnya adalah,
dapatkah batin melihat semua ini.
  
37:02 - melihatnya!
Bukan membayangkan melihatnya.
  
37:07 A:TIdak, benar-benar melihatnya.
K:Benar-benar melihatnya.
  
37:13 A:Ya, ucapan
yang saya buat sebelumnya,
  
37:16 ketika Anda mulai mengatakan
wilayah waktu...
  
37:18 dan saya berkata
wilayah yang satu itu,
  
37:21 saya tidak maksudkan
bahwa wilayah waktu itu,
  
37:24 seperti yang Anda telah gambarkan,
adalah wilayah waktu itu,
  
37:25 tapi bahwa kita dapat begitu
mengerikannya…
  
37:28 K:...buta.
A:...salah dan buta...
  
37:30 K:Bebal.
 
37:31 A:...bahwa wilayah waktu
adalah suatu fragmen lain dan...
  
37:36 K:Itu benar.
A:...itu adalah satu-satunya wilayah.
  
37:38 Dan yang benar-benar menerpa
saya adalah:
  
37:45 penyalahgunaan pikiran ini...
 
37:48 menghasilkan
ketamakan yang mengerikan.
  
37:51 K:Ya, Tuan.
 
37:57 A:Saya mendindingi diri saya
dengan batu.
  
38:02 Ya silakan.
 
38:03 K:Jadi,
 
38:09 batin, menyadari ini semua,
jika ia siaga,
  
38:13 jika ia waspada setiap waktu...
 
38:16 yang telah kita diskusikan,
 
38:19 tentunya pasti melihat...
 
38:21 seluruh isi yang terkuak,
 
38:27 tanpa usaha apapun.
 
38:29 Itu seperti membaca sebuah peta.
 
38:31 Anda membentangkannya
dan melihat.
  
38:35 Tapi jika Anda ingin menuju
ke suatu arah,
  
38:38 maka Anda tidak melihat
pada seluruh peta.
  
38:43 Lalu Anda berkata,
saya mau pergi dari sini ke sana,
  
38:45 arahnya adalah di sana,
sekian mil,,
  
38:47 dan...
Anda tidak melihat pada sisanya.
  
38:51 Yang kita minta adalah,
tanpa arah tapi hanya melihatnya.
  
38:58 Melihat pada isi
dari kesadaran Anda,
  
39:03 tanpa arah , tanpa pilihan.
 
39:09 Mewaspadai akan itu...
 
39:11 tanpa usaha
mencari tahu apa pun.
  
39:18 Waspada tanpa pilihan akan
betapa luar biasanya peta ini.
  
39:26 Lalu kewaspadaan tanpa
pilihan itu...
  
39:29 memberikan Anda
energi yang amat besar...
  
39:31 untuk ke luar dari itu.
 
39:34 Tapi Anda butuh energi
untuk ke luar dari itu.
  
39:39 A:Ini membawa saya...
 
39:41 pada gagasan reinkarnasi...
 
39:46 yang kita mulai sentuh
sebelumnya:
  
39:49 saya melihat akar jahat dari itu.
K:Ya, Tuan.
  
39:54 Anda lihat,
berinkarnasi kehidupan berikutnya.
  
39:59 Tidak ada yang berkata, berinkarnasi
sekarang. A:Ya, persis.
  
40:04 K:Anda mengikutinya, Tuan?
A:Ya, saya mengikutinya.
  
40:06 K:Anda hanya dapat berinkarnasi
sekarang, saat Anda mati pada isinya.
  
40:13 Anda dapat lahir kembali,
ber-regenerasi secara total,
  
40:17 jika Anda mati pada isinya.
 
40:19 A:Ya. Ya. Ya.
 
40:23 Dan ada kebenaran yang
mengerikan...
  
40:29 di sisi gelap, sisi iblis...
 
40:32 pada doktrin reinkarnasi ini,
 
40:36 karena,
jika isi dari kesadaran itu...
  
40:38 tidak dikosongkan,
 
40:41 maka itu pasti menguasai!
K:Jadi apa yang terjadi?
  
40:45 A:Lalu itu sungguh menguasai, ya!
K:Itu menguasai.
  
40:48 Lalu apa yang terjadi?
 
40:52 Saya tidak tahu, sebagai umat
manusia, bagaimana mengosongkan ini.
  
40:57 Saya bahkan tidak tertarik,
saya hanya takut.
  
41:01 A:Hanya takut setengah mati.
K:Takut setengah mati.
  
41:03 Dan saya mempertahankan sesuatu,
 
41:05 dan saya mati, saya dibakar,
atau dikubur dalam tanah.
  
41:10 Isinya berlanjut.
 
41:15 Seperti yang kita katakan,
isi dari saya adalah isi Anda juga,
  
41:22 Itu tidak terlalu berbeda.
A: Tidak, tidak, tidak.
  
41:27 K: Sedikit termodifikasi,
sedikit berlebihan,
  
41:30 dengan kecenderungan tertentu,
yang tergantung pada...
  
41:33 keterkondisian Anda dari lingkungan,
dan seterusnya, dan seterusnya,
  
41:35 tapi esensinya
adalah kesadaran yang sama.
  
41:41 Kecuali seorang umat manusia
mengosongkan kesadaran itu,
  
41:45 kesadaran itu
berlanjut seperti sebuah sungai,
  
41:51 mengumpulkan, menambahkan
- semua itu yang terjadi.
  
41:55 Dan keluar dari sungai itu
muncul ekspresi...
  
42:01 atau manifestasi dari seseorang
yang telah sesat.
  
42:06 Ketika medium, pemanggilan arwah,
semua itu bilang,
  
42:13 saudaramu, pamanmu, istrimu
ada di sini,
  
42:16 apa yang terjadi adalah,
mereka mewujudkan diri mereka,
  
42:21 ke luar dari arus itu yang merupa-
kan kesadaran yang berkelanjutan...
  
42:27 dari pergulatan, kesakitan, ketidak-
bahagiaan, kesedihan - semua itu.
  
42:36 Dan manusia
yang sudah mengamati...
  
42:41 dan telah melihat pada kesadaran,
dan mengosongkannya,
  
42:45 dia sama sekali tidak terkait
pada arus itu.
  
42:52 Lalu dia hidup setiap saat
secara baru,
  
42:58 karena dia mati setiap saat.
Anda memahaminya Tuan?
  
43:02 A: Oh ya, saya mengerti.
 
43:04 K:Tidak ada akumulasi dari diri,
 
43:07 yang perlu diekspresikan.
 
43:09 Dia mati setiap menit,
 
43:13 hidup setiap menit
dan mati setiap menit.
  
43:16 Dan karenanya di dalam itu ada,
 
43:20 -apa yang harus saya katakan? -
tidak ada isi di situ.
  
43:22 Anda mengikutinya, Tuan?
A: Ya.
  
43:26 K: itu seperti suatu energy luar
biasa dalam tindakan.
  
43:30 A:Ini memberi pemahaman yang
berbeda sama sekali...
  
43:33 dari apa yang
kita maksudkan dengan...
  
43:39 frasa " hidup setelah kematian".
 
43:44 Di satu sisi,
ada keberlangsungan dari kekacauan...
  
43:51 isi dari kesadaran…
K: Itu total kacau.
  
43:53 A:…yang kualitatif secara radikal
tidak terpengaruh,
  
43:59 sehubungan dengan sifatnya,
 
44:01 sekadar karena seseorang berhenti
bernafas untuk selamanya. Tidak.
  
44:05 Itu sedang dalam perjalanannya.
K:Dalam perjalanannya.
  
44:07 A:Dan karenanya,
 
44:10 usaha yang seringkali dibuat
oleh orang-orang...
  
44:19 untuk menghubungi arus
kesadaran ini...
  
44:22 setelah kematian seseorang,
 
44:24 ketika dibuat dalam kualitas
yang sama dari kesadaran,
  
44:31 tidak mendapatkan apa-apa
selain sebuah penguatan…
  
44:34 K: Ya, itu benar. A:…dalam
kehidupan pribadi mereka sendiri.
  
44:37 Dan itu mengakibatkan suatu
hal yang mengerikan...
  
44:38 pada isi dari kesadaran mereka...
 
44:40 yang telah terus berlanjut, karena
itu juga memberi makan lebih lagi.
  
44:44 K: Itu benar.
 
44:46 Ya, saya melihatnya.
 
44:48 K:Seseorang datang pada saya,
dan istrinya sudah meninggal.
  
44:55 Dan dia sungguh mengira
bahwa ia mencintainya.
  
44:59 Jadi dia berkata,
saya harus temui istri saya lagi.
  
45:03 Dapatkah Anda menolong saya?
 
45:05 Saya berkata, istri yang mana
yang Anda mau temui?
  
45:08 Yang memasak?
 
45:11 Yang melahirkan anak-anak?
 
45:13 Yang memberi Anda seks?
 
45:16 Yang bertengkar dengan Anda?
 
45:19 Yang mendominasi Anda,
menakutkan bagi Anda?
  
45:25 Dia berkata, saya tidak ingin
bertemu dengan satupun dari yang itu.
  
45:28 Saya ingin bertemu dengan
kebaikan dari dia.
  
45:35 Anda mengikutinya , Tuan?
A: Ya, ya, ya, ya.
  
45:37 K: Gambaran dari yang baik
yang telah ia bangun dari istrinya.
  
45:43 Tidak satupun yang buruk,
 
45:46 atau yang dia anggap buruk,
tapi ide tentang yang baik,
  
45:50 yang telah dia sisihkan
dari istrinya,
  
45:54 dan itu adalah gambaran
yang dia ingin temui.
  
45:56 Saya katakan,
jangan kekanak-kanakan..
  
46:01 Anda sangat tidak dewasa.
 
46:03 Ketika Anda telah tidur dengan dia,
dan marah kepadanya,
  
46:07 semua itu tidak Anda inginkan,
Anda hanya ingin...
  
46:09 gambaran yang Anda punya
tentang kebaikan dia.
  
46:12 Saya katakan… Dan Anda tahu,
Tuan, dia mulai menangis,
  
46:17 benar-benar menangis
untuk pertama kalinya.
  
46:19 Sesudahnya ia berkata, saya telah
menangis ketika dia meninggal,
  
46:24 tapi airmata itu adalah dari kasian-
diri, kesepian saya, rasa...
  
46:32 -Anda mengikuti?
kekurangan.
  
46:34 Sekarang saya menangis
karena saya melihat...
  
46:38 apa yang telah saya lakukan.
 
46:40 Anda paham, Tuan?
 
46:43 A: Ya, saya memahaminya.
 
46:50 K: Jadi, untuk memahami kematian,
harus tidak ada rasa takut.
  
46:57 Rasa takut ada
dan teror dari itu ada hanya...
  
47:02 ketika isinya tidak dipahami.
 
47:07 Dan isinya adalah si 'aku'.
 
47:15 Dan si 'aku' adalah tempat duduk...
- Anda mengikuti, Tuan?
  
47:19 A: Oh ya.
K: Benda yang saya melekat padanya.
  
47:22 Itu demikian bodohnya!
 
47:25 Dan saya takut pada itu,
 
47:29 akun bank, keluarga,
- Anda mengikuti?
  
47:34 A: Oh ya, ya, saya mengikuti.
 
47:36 K: Jadi, hanya jika orang sungguh-
sungguh, serius mendalami hal ini,
  
47:44 Anda tidak dapat
berinkarnasi sekarang...
  
47:50 dalam arti yang mendalam
dari kata itu,
  
47:52 dan karenanya
keabadian ada di dalam buku,
  
47:56 dalam patung, di dalam katedral,
 
47:58 di dalam hal-hal yang
telah saya himpun,
  
48:01 hal-hal yang telah saya himpun
melalui pikiran.
  
48:05 Itu semua dalam bidang waktu.
A: Benar.
  
48:08 Baru saja
terlintas pada diri saya,
  
48:11 alangkah mengerikan apa yang
sudah kita lakukan...
  
48:15 begitu sering berulang-ulang
kali terhadap Plato...
  
48:21 melalui usaha terus menerus meng-
gunakan analisa akademik dari teks,
  
48:27 ketika dia dengan jelas mengatakan
bahwa keprihatinan ahli filsafat,
  
48:32 dengan apa dia tidak maksudkan
si penganalisa dengan cara gila ini,
  
48:36 yang telah kita amati
terus berlanjut,
  
48:40 keprihatinan ahli filsafat,
 
48:42 yakni seseorang
yang prihatin dengan...
  
48:45 dengan suatu perubahan radikal
dan kelahiran kembali,
  
48:48 yang dia asosiasikan dengan
kebijaksanaan,
  
48:51 keprihatinan dari ahli filsafat
adalah melatih kematian,
  
48:56 melatih kematian.
K: Bukan melatih.
  
49:00 A: Saya tidak pikir dia maksudkan
sebagai rutinitas, pengulangan:
  
49:04 mati, mati, mati, mati.
 
49:07 Saya pikir
dia meletakan itu dengan 'ing',
  
49:12 karena dia tidak ingin keluar
dari bertindak.
  
49:18 Saya tahu saya senantiasa
menggunakan frasa ini,
  
49:20 tapi itu datang pada saya
di awal pembicaraan kita,
  
49:22 dan tampaknya itu menyampaikan, bagi
saya, apa yang saya ingin katakan.
  
49:27 Saya harus katakan
saya belajar itu dari Anda,
  
49:30 - meski saya tidak ingin mengatakan
bahwa Anda yang mengatakannya.
  
49:33 Tapi adalah mungkin untuk
tergelincir ke dalam teror...
  
49:42 dan arus jahat dari waktu,
 
49:45 tapi ketika
orang dalam tindakan,
  
49:47 seluruhnya adalah dalam gerak
berkelanjutan.
  
49:50 K: Jadi, Tuan, waktu ada hentinya.
A: Persis.
  
49:54 K: Lihat keindahannya, Tuan.
 
49:56 Dan adalah keindahan itu
yang abadi,
  
50:00 bukan hal-hal
yang diciptakan pikiran.
  
50:04 A: Benar
 
50:07 K: Jadi, hidup adalah mati.
 
50:12 A: Benar
 
50:13 K: dan cinta
intinya adalah matinya si aku.
  
50:20 Bukan hal-hal yang pikrian telah
katakan: ini adalah cinta,
  
50:28 cinta-seks, cinta-kesenangan.
Anda mengikuti? Semua itu,
  
50:31 A: Ya.
 
50:32 K: Itu adalah:
mati terhadap waktu adalah cinta.
  
50:39 Jadi, hidup, cinta,
dan kematian adalah satu,
  
50:48 tidak terbagi, tidak terpisah,
tidak tercerai,
  
50:51 tidak dalam bidang waktu,
 
50:54 tapi itu sepenuhnya sebuah hal yang
hidup, yang bergerak, tidak terpisah.
  
50:59 Dan itu abadi.
A: Ya.
  
51:07 K:Jadi,
 
51:10 Sekarang, kebanyakan kita
dididik secara salah.
  
51:16 A: Betapa benarnya itu!
 
51:19 K:Dari masa kanak-kanak kita
tidak pernah diajarkan untuk serius.
  
51:26 Dari masa kanak-kanak kita diajarkan
untuk mengembangkan pikiran,
  
51:35 mengembangkan pikiran,
 
51:37 dan ekspresi
dan betapa hebatnya pikiran.
  
51:43 Semua filsafat kita, buku-buku,
semua berdasarkan itu.
  
51:51 Dan ketika Anda berkata,
matilah pada itu semua,
  
51:57 Anda sesungguhnya membangunkan
teror dari ketidaktahuan.
  
52:05 Ini, memberi saya keamanan
dalam mengetahui.
  
52:10 A: Ya.
 
52:11 K: Lalu pengetahuan
menjadi bidang keamanan saya.
  
52:18 Dan Anda meminta saya, lepaskan
semua itu, matilah pada semua itu.
  
52:23 Dan saya berkata Anda gila.
 
52:25 Bagaimana saya dapat mati pada itu,
itu bagian dari saya.
  
52:31 A:Ada suatu ungkapan Zen
yang sangat, sangat indah...
  
52:36 yang kelihatannya berkenaan
dengan ini,
  
52:39 jika dipahami secara tepat.
 
52:42 Itu berbicara tentang meloncat
dari tebing dengan lepas tangan.
  
52:46 Meloncat dari tebing dengan
lepas tangan.
  
52:51 Tangan…
 
52:53 K:...yang menahan.
A:...Yang menahan,
  
52:56 selalu menggenggam masa lalu...
 
52:59 atau menjangkau masa depan,
 
53:01 dan kita tidak pernah keluar
dari jalur horizontal itu.
  
53:04 Itu seperti sebuah kereta Lionel,
itu berjalan selamanya.
  
53:08 K: Jadi, datang pada pertanyaan:
 
53:11 apakah hidup di saat ini?
 
53:17 Kematian adalah masa depan.
 
53:21 Dan saya telah hidup selama 40 tahun,
semua kenangan yang terakumulasi.
  
53:27 Apakah saat kini?
 
53:30 Saat kini adalah matinya isi.
 
53:35 Anda mengikuti, Tuan?
A: Ya.
  
53:37 K:Saya tidak tahu,
ada keindahan luar biasa di dalamnya.
  
53:42 Karena artinya tidak ada
konflik...
  
53:45 - Anda mengikuti Tuan?-
tidak ada hari esok.
  
53:51 Jika Anda beritahu
seseorang yang gemar,
  
53:54 yang akan menikmati,
pria atau wanita itu, bahwa besok,
  
53:58 ketika Anda berkata
tidak ada hari esok, dia berkata,
  
54:00 Anda sedang bicara apa?
 
54:02 A: Ya, saya tahu.
Kadang-kadang Anda akan berkata,
  
54:04 ketika Anda telah mengatakan sesuatu,
itu terdengar aneh.
  
54:07 K: Tentu saja.
 
54:08 A:Dan,
tentunya, terkait dengan...
  
54:11 cara yang kita telah diajarkan...
 
54:12 untuk menganalisa,
itu terdengar aneh.
  
54:14 K:Maka, Tuan, dapatkan kita
mendidik anak-anak, murid-murid,
  
54:21 Untuk hidup
secara berbeda sama sekali?
  
54:28 Hidup dan memahami,
dan bertindak dengan rasa...
  
54:34 pemahaman isi
dan keindahan dari semua itu.
  
54:41 A:JIka saya telah memahami Anda
secara tepat,
  
54:43 hanya ada satu jawaban
pada pertanyaan itu: ya, ya.
  
54:52 Saya pikir kata yang
tepat di sini bukanlah kata 'aneh',
  
54:54 itu sesuatu yang seyogianya
seperti kata 'liar'.
  
54:58 Ya, saya paham sekarang
apa yang Anda maksudkan...
  
55:03 tentang kematian dan
kelahiran...
  
55:08 sebagai hubungan
tidak terkait-waktu,
  
55:13 dalam kaitan dengan pertanyaan,
 
55:14 yang kita angkat sebelumnya
perihal hubungan mereka,
  
55:17 karena ketika Anda
mengatakan ada inkarnasi ini…
  
55:21 K:…sekarang. A:…sekarang,
pada saat itu juga… K: Ya, Tuan.
  
55:24 A:…lalu…
 
55:25 K: Tidak, jika Anda melihat
keindahan dari itu, Tuan,
  
55:27 hal itu terjadi.
A:Lalu itu terjadi.
  
55:31 K:Itu bukan hasil pengolahan batin.
A: Tidak.
  
55:34 K: Bukan hasil dari pemikiran
mendalam, memikir, memikir.
  
55:38 Ini adalah persepsi nyata
dari 'apa adanya'.
  
55:44 A:Dan yang menakjubkan adalah bahwa
sumber energinya adalah sama.
  
55:50 K:Ya, Tuan.
 
55:51 A: Itu tidak mengambil
sesuatu di sini,
  
55:53 itu adalah sebuah energi
berbeda yang disebut Tuhan.
  
55:55 K:Bukan, itu adalah keterlibatan
dari luar yang dibawa masuk ke sini.
  
55:58 A:Bukan. K:Itu adalah
energi tersia-sia yang sama,
  
56:01 energi terhambur,
yang tidak lagi terhambur.
  
56:06 A: Persis.
K:Karena itu adalah…
  
56:08 A: Persis.
 
56:10 Ini melontarkan
sesuatu yang secara total,
  
56:15 saya sekarang
memulai menggunakan kata-kata...
  
56:17 'secara mutlak' dan 'secara total',
yang dalam Academy, Anda tahu,
  
56:20 kita dinasehati agar sangat
berhati-hati.
  
56:24 K: Saya tahu.
 
56:27 A:Tapi saya menyesal
tentang semua itu.
  
56:30 Faktanya adalah itu tetap total.
 
56:34 Itu total.
K: Yes.
  
56:36 A:Ada suatu perubahan total.
 
56:39 Dan transformasi dari tiap individu
adalah suatu transformasi total.
  
56:44 K:Itu tidak dalam bidang waktu
dan pengetahuan.
  
56:47 A:Itu tidak dalam bidang waktu
dan pengetahuan.
  
56:49 K: Anda sekarang
melihat hubungannya.
  
56:50 A:Ya, dan lalu keseriusan mendalam
dari itu yang menyertainya,
  
56:55 ketika seseorang melihat
kelanjutan dari kalimat Anda:...
  
57:00 itu merupakan
tanggung-jawab masing-masing.
  
57:06 Dan jika saya boleh menambahkan
satu hal lainnya di sini,
  
57:09 karena bagi saya
itu datang bersama-sama,
  
57:14 bahwa itu bukan
tanggung-jawab seseorang...
  
57:16 terhadap orang lain
untuk melakukan sesuatu.
  
57:19 Itu harus datang dengan sesuatu
dan menyampaikan,
  
57:24 selagi yang lain mendatangi
dan menyambut,
  
57:28 dan kita memulainya bersama…
 
57:30 K: Ya, Tuan. Berbagi bersama.
A:…untuk mmenyelidikinya.
  
57:33 K: Belajar bersama.
A:Sekadar melihat dengan tenang.
  
57:36 Dan dalam kegiatan itu,
yang tidak direncanakan,
  
57:41 satu hal yang menakjubkan
tentang pembicaraan ini adalah,
  
57:44 bahwa itu - menggunakan
kata-kata Anda yang indah - mekar.
  
57:50 K:Itu mekar, ya.
A:Itu tidak membutuhkan...
  
57:54 pemaksaan,
tanpa suatu rancangan.
  
57:59 K:Tidak.
 
58:00 A:Dari sebuah pengarahan.
K:Pengarahan, tepat.
  
58:03 A:Entah bagaimana,
itu tumbuh dari dirinya.
  
58:07 Adalah hal
tumbuh dari dirinya sendiri ini,
  
58:10 yang terkait dengan hal ini,
 
58:14 yang Anda telah bicarakan
perihal kesadaran.
  
58:16 Dengan menunjukan ke kepala
saya tidak bermaksud...
  
58:17 kesadaran ada diatas sini,
tidak,
  
58:19 tapi adalah yang
'ke luar dari dirinya'.
  
58:23 Itu seperti air yang
masuk ke dalam dirinya sendiri.
  
58:27 K:Tapi itu tetap air.
A:Itu tetap air. Persis.
  
58:31 Ini adalah
sebuah pengungkapan yang indah,
  
58:36 keseluruhannya tentang kematian,
kehidupan dan cinta.
  
58:41 Saya sungguh berharap, ketika kita
melakukan pembicaraan berikutnya,
  
58:47 bahwa kita dapat memulai...
 
58:49 untuk mendalami ini dalam hubungan-
nya dengan pendidikan lebih lanjut.
  
58:53 K:Lebih lanjut, ya, Tuan.