Krishnamurti Subtitles

Religi, otoritas dan pendidikan

San Diego - 27 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 16



0:38 Dialog Krishnamurti
dengan Dr. Allan W. Anderson
  
0:43 J. Krishnamurti lahir
di India Selatan...
  
0:46 dan dididik di Inggris.
 
0:48 Selama 40 tahun terakhir,
 
0:49 ia telah berceramah
di Amerika Serikat,
  
0:52 Eropa, India, Australia,
dan di bagian-bagian lain di dunia.
  
0:56 Sejak awal pekerjaannya,
 
0:58 ia telah
menanggalkan semua hubungannya
  
1:00 dengan agama-agama terorganisir
dan ideologi-ideologi...
  
1:02 dan berkata bahwa satu-satunya
kepeduliannya adalah...
  
1:04 untuk membuat manusia secara mutlak
bebas tanpa syarat.
  
1:08 Ia adalah penulis
dari banyak buku-buku,
  
1:11 diantaranya
The Awakening of Intelligence,
  
1:13 The Urgency of Change,
Freedom From the Known,
  
1:17 dan The Flight of the Eagle.
 
1:20 Ini adalah salah satu dari
serangkaian dialog antara...
  
1:23 Krishnamurti dan
Dr. Allan W. Anderson,
  
1:25 yang adalah profesor
dalam bidang studi-studi religius...
  
1:27 di San Diego State University...
 
1:30 di mana ia mengajar
kitab-kitab suci India dan China...
  
1:31 dan tradisi kepercayaan
dewa-dewanya.
  
1:34 Dr. Anderson, seorang penyair,
 
1:37 menerima gelarnya
dari Columbia University...
  
1:39 dan Union Theological Seminary.
 
1:42 Ia telah dianugerahi
Teaching Award yang terhormat...
  
1:45 dari California State University.
 
1:51 A: Tn. Krishnamurti, dalam
rangkaian pembicaraan kita,
  
1:54 kita telah mencapai,
 
1:58 nampak bagi saya,
suatu titik yang teramat penting.
  
2:02 Dalam diskusi kita bersama
yang terakhir,
  
2:08 kita menyentuh persoalan
tentang otoritas,
  
2:13 tidak hanya berkaitan dengan apa yang
di luar - yang kita proyeksikan...
  
2:18 dan apa yang ada di luar sana - yang
menghadapi kita, secara harafiah -
  
2:22 tapi juga persoalan
pada tingkat yang lebih dalam...
  
2:25 dari hubungan saya dengan
yang di dalam.
  
2:29 Dan titik di mana...
 
2:32 dalam penyelidikan,
selagi masuk mendalami diri,
  
2:37 dalam memeriksa diri sendiri,
 
2:40 ada suatu titik keraguan,
ketika seorang ragu,
  
2:45 seseorang menjadi ragu
dan menggetar.
  
2:50 Itu sebuah rasa takut
yang nyata dan gemetaran,
  
2:53 itu terjadi pada ambang
dari penyelidikan itu.
  
2:56 Dan pada pengujung...
 
3:01 dari pembicaraan kita
sebelumnya,
  
3:05 kita bergerak menuju ke
diskusi tentang itu,
  
3:09 dalam hubungannya dengan perannya
dalam kehidupan keagamaan.
  
3:14 K: Itu benar.
A: Ya.
  
3:22 K:Tuan, mengapa kita ragu?
 
3:26 Itulah persoalannya,
dari apa yang Anda katakan.
  
3:29 Mengapa kita tidak terjun saja?
 
3:34 Itu yang Anda tanyakan.
A: Ya.
  
3:36 K:Mengapa selalu datang
ke ambang...
  
3:40 dan menarik diri,
melarikan diri?
  
3:46 Mengapa kita tidak melihat hal itu
apa adanya dan bertindak?
  
3:56 Apakah itu bagian dari
pendidikan kita,
  
4:02 yang mempunyai fungsi yang telah
ditanamkan, secara hebat,
  
4:08 kita memberi nilai
yang amat besar pada fungsi,
  
4:13 sebagai insinyur, sebagai professor,
sebagai dokter,
  
4:17 dan seterusnya,
 
4:18 berfungsi
dalam teknik tertentu.
  
4:22 Dan kita tidak pernah
benar-benar mengembangkan,
  
4:26 atau mendorong, atau menyelidiki
ke dalam apakah kecerdasan itu.
  
4:31 Di mana ada kecerdasan,
tiada akan ada...
  
4:35 keraguan ini.
 
4:36 Ada tindakan.
 
4:38 Saya maksudkan,
ketika seseorang sangat peka,
  
4:44 Anda bertindak!
 
4:49 Kepekaan itu adalah kecerdasan.
 
4:52 Sekarang, dalam pendidikan
- seperti saya telah mengamatinya,
  
4:56 baik di sini dan di India,
dan belahan dunia lainnya -
  
4:59 pendididikan hanya sekadar melatih
batin untuk berfungsi...
  
5:06 sesuai dikte masyarakat.
 
5:13 Begitu banyak insinyur diinginkan,
begitu banyak dokter diinginkan.
  
5:18 Jika anda masuk ke
suatu profesi yang sedikit ahlinya,
  
5:22 Anda mungkin akan
menghasilkan lebih banyak uang.
  
5:24 A:Anda harus waspada
terhadap kelimpahan.
  
5:26 K: Kelimpahan, ya.
 
5:27 Jangan menjadi seorang ilmuwan,
karena sudah cukup banyak,
  
5:31 atau apa pun itu.
A:Ya, ya.
  
5:33 K: Jadi kita di dorong
dan dilatih untuk berfungsi...
  
5:37 dalam bidang aktititas
sebagai fungsi, karir.
  
5:42 Sekarang, kita ragu untuk
memasuki,
  
5:48 atau terjun, ke dalam sesuatu yang
meminta seluruh perhatian Anda,
  
5:55 tidak secara fragmentaris -
seluruh perhatian Anda,
  
5:59 karena kita tidak tahu
apa ukurannya.
  
6:05 Kita tahu bagaimana
mengukur fungsi.
  
6:07 Di sini kita tidak punya
ukuran.
  
6:10 Karena itu saya tergantung.
 
6:16 Karena itu saya tidak akan
mempertanyakannya di sini,
  
6:17 karena saya tidak tahu
bagaimana untuk bertanya.
  
6:22 Saya tidak berkata pada seseorang
yang bilang 'Saya tahu'…
  
6:25 Saya berkata,
'Apa yang Anda ketahui?'
  
6:29 Anda hanya tahu sesuatu yang
telah lenyap, selesai, mati.
  
6:34 Anda tidak dapat berkata,
'Saya tahu sesuatu yang hidup'.
  
6:41 Dan dengan demikian secara
bertahap, seperti saya melihatnya,
  
6:46 batin menjadi tumpul, resah.
 
6:53 Rasa ingin tahu hanya bergerak
dalam arah berfungsi.
  
7:01 Dan itu tidak mempunyai kapasitas
untuk menyelidiki.
  
7:07 Untuk menyelidiki Anda harus
memiliki kebebasan terlebih dahulu.
  
7:11 Saya tidak dapat
menyelidiki bila tidak.
  
7:13 Jika saya menyelidiki sesuatu,
 
7:16 yang harus saya selidiki,
 
7:17 Jika saya punya prasangka,
saya tidak dapat menyelidiki.
  
7:21 Jika saya memiliki kesimpulan tentang
itu, saya tidak dapat menyelidiki.
  
7:24 Maka harus ada
kebebasan untuk menyelidiki.
  
7:30 Dan itu disangkal,
 
7:34 karena masyarakat dan
kebudayaan...
  
7:37 telah meletakan kepentingan yang
luar biasa pada fungsi.
  
7:42 Dan fungsi
memiliki tempatnya sendiri.
  
7:46 A: Oh ya, ya.
 
7:47 Pada akhirnya, itu ditingkatkan
derajatnya menjadi proses.
  
7:50 K: Ya. Menjadi sebuah status.
A: Benar.
  
7:53 K: Jadi, status jauh lebih penting
dari pada fungsi.
  
7:56 A: Ya.
 
7:58 K: Dan jadinya saya hidup dalam
bidang itu, dalam struktur itu,
  
8:03 dan jika saya ingin menyelidiki
religi, apa itu religi,
  
8:07 apa Tuhan itu, apa keabadian itu,
apa keindahan itu,
  
8:11 saya tidak dapat melakukannya.
 
8:14 Saya tergantung pada suatu
otoritas.
  
8:19 Dan saya tidak punya dasar untuk
mempertanyakan...
  
8:26 - Anda mengikutinya, Tuan? - di dalam
bidang amat luas dari religi ini.
  
8:34 Jadi, ini sebagian
dari kesalahan pendidikan kita,
  
8:40 sebagian dari ketidakmampuan kita un-
tuk melihat apa pun secara obyektif.
  
8:49 Ketidakmampuan kita untuk
melihat sebuah pohon...
  
8:52 tanpa semua omong kosong,
pengetahuan, layar, tabir,
  
8:56 yang menghalangi saya
untuk melihat pohon.
  
9:00 Saya tidak pernah melihat
istri saya,
  
9:04 jika saya mempunyai seorang istri,
atau perempuan, atau apapun,
  
9:06 saya tidak pernah 'melihat'.
 
9:09 Saya melihat padanya...
 
9:11 melalui gambaran
yang saya miliki tentang dia.
  
9:15 Jadi, gambaran itu adalah benda
yang mati, benda mati.
  
9:19 Jadi, saya tidak pernah
melihat pada sesuatu yang hidup.
  
9:27 Saya tidak pernah melihat
alam...
  
9:29 dengan segala
keagungannya, keindahannya,
  
9:31 bentuk dan kecantikannya.
 
9:34 Tapi saya selalu menterjemahkannya,
mencoba melukisnya,
  
9:38 menulis tentangnya, atau
menikmatinya - Anda mengikuti?
  
9:42 A: Ya.
 
9:43 K: Jadi, dari situ
timbul pertanyaan,
  
9:49 mengapa
umat manusia menerima...
  
9:54 otoritas, mematuhinya?
 
9:59 Apakah karena mereka
telah dilatih...
  
10:03 dalam bidang fungsi,
 
10:07 di mana Anda harus patuh
untuk belajar...
  
10:10 - Anda mengikuti? -
Anda tidak dapat hanya… A: Oh ya.
  
10:12 Tidak, itu mempunyai hukumnya
sendiri terkandung di dalamnya.
  
10:15 K: Ada disiplinnya sendiri.
A: Persis.
  
10:16 K: Ada hukum nya sendiri,
caranya sendiri.
  
10:20 Karena saya telah dilatih
dengan cara itu,
  
10:22 saya membawanya ke sini,
ke dalam bidang religi,
  
10:26 ke dalam bidang
yang membutuhkan kebebasan.
  
10:31 Kebebasan tidak pada ujung akhir,
tapi sejak dari awal.
  
10:34 Batin harus bebas
dari otoritas dari awal.
  
10:40 Jika saya ingin mencari tahuTuhan
itu apa - bukan saya percaya Tuhan,
  
10:47 itu tidak punya arti -
jika ada Tuhan,
  
10:50 jika tidak ada Tuhan,
saya sungguh ingin mencari tahu,
  
10:52 saya benar-benar serius.
 
10:56 Dan jika saya sungguh serius,
 
10:59 saya sungguh-sungguh berminat
pada pemahaman,
  
11:03 belajar tentang Tuhan,
Jika Tuhan ada,
  
11:06 saya harus mengesampingkan
seluruh kepercayaan,
  
11:11 semua struktur, semua gereja,
 
11:14 semua para pendeta, semua
buku-buku,
  
11:17 semua hal yang pikiran telah
merangkumnya...
  
11:20 tentang agama.
 
11:22 Anda mengikuti?
A: Ya, saya mengikuti.
  
11:24 Saya telah sangat memikirkan
tentang kata 'kecerdasan' Anda...
  
11:28 dan kata 'kebenaran'...
 
11:31 dalam hubungan
dengan yang Anda telah katakan.
  
11:34 Dan kutipan Injil
masuk ke pikiran saya,
  
11:39 yang akan berujung pada suatu
penafsiran yang amat berbeda,
  
11:44 dalam hubungan dengan apa
yang telah Anda katakan,
  
11:45 jika orang mengaplikasikan apa
yang telah Anda tunjukkan...
  
11:49 dengan teks ini: 'Ketika dia,
roh kebenaran, telah datang,
  
11:53 dia akan membimbing Anda
ke dalam semua kebenaran,
  
11:55 dan kebenaran
akan membebaskan Anda'.
  
12:02 Kebenaran di sebut
sebagai roh di sini.
  
12:04 Dan dalam injil Santo Yohanes,
 
12:08 Tuhan juga disebut roh.
 
12:11 Sebuah tindakan radikal,
bukan roh di sana...
  
12:16 yang saya proyeksikan.
 
12:19 Jika orang bersikap serius...
 
12:21 - yang buruk sekali adalah,
 
12:23 ini tidak dianggap serius.
 
12:26 K: Karena kita tidak diijinkan
menjadi serius, Tuan.
  
12:30 A:Kita bahkan tidak dapat
menjadi serius tentang hal...
  
12:32 yang diklaim bahwa kita harus
menyikapinya dengan amat serius.
  
12:34 K: Itulah.
 
12:35 A: Ya, saya paham maksud Anda.
 
12:37 K: Saya maksud, kita tidak serius
mengenai anak-anak kita!
  
12:42 Kita tidak merasa bertanggung-
jawab terhadap mereka,
  
12:45 sepanjang hidup.
 
12:47 Hanya ketika mereka mencapai sampai
umur empat, lima, enam,
  
12:49 kita bertanggung jawab,
Anda tahu.
  
12:51 Setelah itu, mereka dapat melakukan
apa yang mereka mau lakukan.
  
12:55 Jadi, kebebasan dan otoritas
tidak mungkin dapat hadir bersama.
  
13:06 Kebebasan dan kecerdasan
berjalan bersama.
  
13:11 Dan Kecerdasan memiliki
 
13:14 disiplinnya sendiri yang melekat pada
dirinya, alami, sederhana,
  
13:18 disiplin dalam arti...
 
13:22 bukan penindasan, pengendalian,
kepalsuan, dan semua itu,
  
13:26 tapi disiplin yang merupakan
tindakan belajar setiap waktu.
  
13:33 A: Dalam perhatian.
K: Ya, dalam perhatian.
  
13:37 A: Kecerdasan
yang Anda bicarakan ini,
  
13:39 apakah terkait dengan keagungan?
K: Ya.
  
13:44 A:Kehadirannya adalah seketika,
tidak bertahap.
  
13:51 K: Tidak , tentu saja tidak.
Persepsinya adalah Kecerdasan!
  
13:54 A:Persepsinya adalah Kecerdasan.
K:Dan karenanya bertindak.
  
13:56 A:Dan persepsi adalah tindakan.
K: Tentu saja.
  
13:58 A:Jadi tindakan, kecerdasan,
keindahan… K: Semuanya.
  
14:02 A:…cinta, kebenaran,
kebebasan….
  
14:05 K:Kematian, semua itu satu.
A:..ketertiban, mereka merupakan...
  
14:11 suatu gerak yang lengkap, total,
integral dalam tindakan.
  
14:14 K: Itu benar.
 
14:17 A: Itu, dalam dirinya, dilihat
secara positif,
  
14:21 adalah seimbang, begitu
diterjemahkan menjadi konsep...
  
14:26 K:Oh, maka yang itu
tidak lagi di situ.
  
14:27 A:...dalam dirinya sendiri menjadi
sebab bagi teror lagi.
  
14:31 K: Tentu saja.
A: Karena...
  
14:32 agaknya seperti ia melarikan diri
terlalu cepat dari Anda.
  
14:35 K: Ya.
A: Seketika Anda...
  
14:37 Itu sepertinya apa yang telah
Anda katakan - keindahan,
  
14:43 kecerdasan, cinta, kebebasan…
K:...dan kematian.
  
14:49 A:...telah, boleh dikatakan,
 
14:52 mengamankan diri mereka
terhadap semua kebodohan.
  
14:55 K:Ya, Tuan. Benar sekali.
 
15:00 A:Mereka itu demikian amat murninya,
sehingga kebodohan apapun..
  
15:04 K:Jadi, Tuan, itu berarti: dapatkah
batin mengesampingkan secara total...
  
15:11 semua struktur dari pikiran yang
terkait dengan religi?
  
15:21 Itu tidak dapat membuang...
 
15:26 fungsi dari pikiran
dalam bidang pengetahuan.
  
15:29 Itu kita sudah paham.
Itu sangat jelas.
  
15:32 Tapi ada sesuatu...
 
15:34 yang kita tidak tahu
- Anda mengikutinya, Tuan?
  
15:38 Kita berpura-pura tahu.
 
15:42 Ketika seseorang berkata,
 
15:45 Jesus adalah Penyelamat, atau apapun,
itu adalah suatu pretensi.
  
15:51 Itu seperti mengatakan,
'Saya tahu dan Anda tidak tahu'.
  
15:55 Apa yang Anda tahu, dalam nama
surga, Anda tidak tahu apa-apa!
  
15:59 Anda hanya mengulang
 
16:01 apa yang Anda telah pelajari
dari orang lain!
  
16:05 Jadi, dapatkah batin,
dalam bidang religi,
  
16:12 karena religi adalah, seperti
yang kita katakan di awal,
  
16:17 pengumpulan dari semua energi
dalam kualitas perhatian itu.
  
16:22 Dan kualitas perhatian itu
yang mereformasi manusia,
  
16:29 yang membawa
transformasi nyata dalam manusia...
  
16:34 dalam hal
sikap, tingkah laku nya,
  
16:37 seluruh cara hubungan nya.
 
16:40 Religi adalah faktor itu.
 
16:43 Bukan seluruh kebodohan yang
sedang berlangsung ini.
  
16:48 Sekarang, untuk menyelidiki,
 
16:53 batin harus mengesampingkan...
 
16:55 semua struktur dari pikiran
yang dibangun di seputar kata itu.
  
17:05 Anda mengikuti, Tuan?
A: Ya.
  
17:06 K: Dapatkan
seseorang melakukannya?
  
17:09 jika tidak, kita berpura-pura,
 
17:11 bicara tentang Tuhan, bukan
Tuhan, ya Tuhan.
  
17:14 Anda mengikuti? Semua omong kosong
yang berlangsung itu.
  
17:21 Jadi, itu adalah
pertanyaan pertama:
  
17:23 dapatkah batin bebas dari
otoritas lainnya,
  
17:29 betapapun besar, betapapun
agung,
  
17:32 betapa ilahi atau bukan ilahi
- Anda mengikuti?
  
17:35 A: dan karena
sebuah tindakan dibutuhkan,
  
17:38 agar supaya menjawab pertanyaan ini...
K: Tentu saja.
  
17:42 A:...si individu
harus melakukannya sendiri.
  
17:45 K:Bila tidak dia hanya hidup
dalam rutinitas fungsi,
  
17:51 yang dia miliki,
yang dia masih lakukan,
  
17:53 dan karenanya dia melarikan diri
masuk ke dalam sirkus-sirkus ini,
  
17:58 yang dia sebut agama.
 
18:01 A: Ini datang pada saya dengan...
 
18:03 kekuatan yang dramatis
kemarin di kelas.
  
18:06 Di satu sisi,
kita memiliki buku-buku teks,
  
18:11 buku-buku teks yang telah bertahan
berabad-abad,
  
18:13 karena nilai klasiknya
dalam arti itu.
  
18:21 Dan cara yang biasa,
di mana materi ini diajarkan,
  
18:30 adalah di mana orang belajar,
sebut saja,
  
18:32 sesuatu tentang
pandangan hidup orang China.
  
18:35 Kemudian kita memiliki
pandangan hidup orang Hindu,
  
18:38 dan dengan demikian kita kumpulkan
dalam suatu periode waktu panjang...
  
18:41 melalui sekolah, dari awal terus
ke perguruan tinggi,
  
18:44 jika Anda dapat bertahan,
 
18:47 Anda masuk ke dalam
kepemilikan,
  
18:51 K:...apa yang orang lain telah
katakan.
  
18:53 A:...apa yang orang lain telah
katakan.
  
18:55 K:Tapi Anda tidak tahu apa-apa
tentang itu! A: Persis.
  
18:57 Anda memperolah keahlian
tertentu dalam bidang fungsi,
  
19:02 seperti yang telah Anda
sebutkan.
  
19:03 Sekarang,
guru punya suatu masalah.
  
19:05 Saya terpikir sekolah-sekolah
yang telah Anda acu,
  
19:10 di India dan satunya
yang akan ada di Ojai.
  
19:14 Ada hal yang sifatnya
materi disini,
  
19:17 jelas guru tentunya harus
memiliki pengetahuan,
  
19:20 dalam tatanan operasi
fungsional,
  
19:22 teknik prosedural dan seterusnya.
Dia sederhananya harus tahu.
  
19:26 Murid akan membaca buku-buku.
K: Tentu saja.
  
19:29 A: Di sekolah-sekolah ini
yang Anda sebutkan, dia akan…
  
19:31 K: Oh, mereka lakukan.
A: Mereka membaca buku-buku.
  
19:33 Dan semuanya belum pernah...
 
19:35 secara semestinya ditulis
oleh seseorang...
  
19:37 yang melakukan hal yang
berlangsung...
  
19:41 antara para murid dan
para guru di sekolah-sekolah ini.
  
19:44 Sekarang, guru harus menangani materi
tertulis ini di dalam buku-buku...
  
19:50 dengan cara menunjukkan
pada anak,
  
19:55 murid, bahwa adalah mungkin...
 
19:59 untuk mempelajari materi ini,
 
20:00 tanpa menjadikan dirinya
terbelah saat melakukannya.
  
20:03 K:Dan juga,
apa yang Anda akan lakukan,
  
20:08 jika tidak ada buku?
 
20:14 A:Anda akan berada di posisi
yang sama.
  
20:16 K:Tidak, jika tidak ada buku,
 
20:20 tidak ada
yang berkata 'tradisi',
  
20:25 Anda harus
menemukannya sendiri.
  
20:29 A:Tapi itu yang kita minta dia
lakukan dengan bukunya,
  
20:32 bukankah demikian?
K:Begitukah?
  
20:34 A: Tidak, tidak.
Tidak secara umum.
  
20:35 Tapi dalam pendekatan yang baru ini.
K: Ah, tentu saja.
  
20:39 A: Dalam pendekatan baru ini
kita entah bagaimana harus...
  
20:42 K:…bawa bukunya dan
yang lainnya.
  
20:43 A: …bawa bukunya
dan yang lainnya bersama-sama.
  
20:45 K:Dan kebebasan.
Buku dan kebebasan.
  
20:48 A:Ya. Ini yang memukul saya dengan
kejutan yang besar,
  
20:50 kemarin di kelas.
 
20:53 Dan saya segera secara radikal
merasa bertanggung jawab...
  
20:56 untuk melakukan ini,
sejauh yang saya bisa.
  
21:00 Dan saya terheran
melihat meskipun para murid...
  
21:06 sangat ragu,
 
21:10 - ada banyak kegelisahan di sana,
ketakutan yang nyata dan gemetaran -
  
21:18 apa gerangan yang mereka miliki,
 
21:22 telah menegaskan dirinya,
dan ada...
  
21:27 minat yang amat besar
dalam kemungkinannya.
  
21:35 Tapi lalu ada keraguan di situ,
bahwa...
  
21:39 entah bagaimana tidak
terlampaui.
  
21:42 K:Terlampaui, benar sekali.
A: Keraguan ada di situ.
  
21:45 Saya mempunyai perasaan
bahwa ini telah terjadi...
  
21:48 melewati waktu yang amat panjang,
berabad-abad.
  
21:49 dengan orang-orang yang secara
serius mempelajari naskah-naskah,
  
21:57 sejak kita
membicarakan tentang religi.
  
22:00 Kadang-kadang Anda dapat
mendeteksinya...
  
22:02 dalam komentar-komentar mereka
sendiri, dalam tulisan mereka sendiri.
  
22:04 Mereka datang tepat ke itu…
K: Dan meleset.
  
22:07 A:...dan lalu mereka tidak dapat…
K:...mewujudkannya.
  
22:10 A: …menyelesaikannya.
Mereka tidak dapat pergi…
  
22:13 K: Saya mengerti.
A:…melewati titik ini.
  
22:16 K: Itulah, Tuan,
 
22:18 adalah keberuntungan saya,
atau ketidakberuntungan...
  
22:21 untuk banyak berbicara.
 
22:24 Dan semua
orang datang pada titik itu.
  
22:29 Mereka berkata,
tolong apa yang harus saya lakukan,
  
22:31 saya telah mencapai titik itu,
saya tidak dapat melewatinya.
  
22:36 Tuan, lihatlah hal ini dari sisi ini,
jika saya boleh sarankan:
  
22:41 jika saya mempunyai kelas,
 
22:43 saya tidak akan bicara tentang
buku terlebih dahulu.
  
22:46 Saya akan katakan: kebebasan.
 
22:50 Anda adalah orang tangan-kedua,
bukan orisinil.
  
22:54 Jangan berpura-pura Anda bukan.
 
22:58 Anda adalah orang tangan-kedua,
ceroboh, buruk.
  
23:03 Dan Anda mencoba
menemukan sesuatu yang orisinil,
  
23:08 Tuhan adalah orisinil,
kenyataan adalah orisinil.
  
23:11 Itu tidak diwarnai oleh para
pendeta di dunia.
  
23:17 Itu orisinil/asli.
 
23:19 Karenanya Anda harus memiliki
batin yang orisinil.
  
23:22 Yang artinya
suatu batin yang bebas.
  
23:25 Bukan orisinil dalam
membuat lukisan baru,
  
23:28 atau sesuatu yang baru,
semua itu omong kosong.
  
23:30 Tapi suatu batin yang bebas!
 
23:35 Suatu batin yang bebas yang dapat
berfungsi dalam bidang pengetahuan,
  
23:40 dan suatu batin bebas yang dapat
melihat, mengamati, belajar.
  
23:46 Sekarang, bagaimana Anda
menolong orang lain,
  
23:50 -atau apakah itu tidak mungkin-
untuk menjadi bebas?
  
23:54 Anda memahaminya?
 
23:57 Lihat, saya tidak pernah
tergolong dalam apapun.
  
24:02 Saya tidak punya gereja,
tidak punya kepercayaan - semua itu.
  
24:10 Seorang yang sungguh ingin untuk
menemukan apakah ada yang abadi,
  
24:16 yang tak-bernama, sesuatu
yang berada di luar semua pikiran,
  
24:20 dia harus secara wajar
mengesampingkan...
  
24:22 semua yang telah dibangun
pada pikiran:
  
24:27 juru selamat, para master,
para guru, pengetahuan...
  
24:31 -Anda mengikuti?-
semua itu.
  
24:36 Adakah orang melakukan itu?
 
24:39 Adakah orang yang mau
menempuh perjalanan itu?
  
24:45 Atau apakah
mereka akan megatakan, baiklah,
  
24:46 Anda beritahu saya semua
tentang itu, bapak tua.
  
24:48 Saya akan duduk secara nyaman,
dan lalu Anda beritahu saya.
  
24:52 A:Ya, ya. Itulah yang terjadi.
 
24:54 K: Saya katakan,
saya tidak akan menggambarkan itu.
  
24:57 Saya tidak akan
mengatakan apa pun tentang hal itu!
  
25:01 Menggambarkan itu dalam kata-kata
adalah menghancurkan itu.
  
25:06 Jadi, mari kita lihat jika Anda
tidak dapat terbebas.
  
25:11 Perihal apa yang Anda takutkan?
 
25:15 Takut akan otoritas?
Takut akan salah?
  
25:18 Tapi Anda benar-benar
salah dengan cara Anda hidup,
  
25:23 benar-benar bodoh
cara Anda menjalaninya.
  
25:26 Itu tidak ada artinya.
 
25:31 Anda mengikuti, Tuan?
 
25:34 Tolak otoritas spiritual...
 
25:37 dalam bentuk apapun.
 
25:43 Apa yang Anda takutkan?
Salah jalan secara spiritual?
  
25:47 Mereka salah,
bukan Anda yang salah,
  
25:50 karena Anda baru sedang belajar.
 
25:52 Mereka adalah yang sudah
terpancang dalam ketidak-warasan.
  
25:58 A: Itu indah. Ya.
 
26:05 K: Dan karenanya,
mengapa Anda mengikuti mereka?
  
26:06 Mengapa Anda menerima mereka?
 
26:10 Mereka bobrok.
 
26:12 Dan dapatkah Anda
terbebas dari semua itu,
  
26:16 sehingga batin Anda,
melalui meditasi,
  
26:20 -yang kita akan diskusikan
mungkin di kesempatan lain-
  
26:23 apa artinya bebas,
 
26:25 apa artinya menghapus semuanya,
 
26:30 yang orang telah sematkan
pada diri Anda.
  
26:33 Anda paham?
Sehingga Anda polos adanya.
  
26:37 Batin Anda
tidak pernah terluka,
  
26:40 tidak dapat mejadi terluka.
 
26:43 Itu adalah apa artinya
kepolosan.
  
26:47 Dan dari situ, menyelidiki, mari
kita lakukan perjalanan dari situ.
  
26:53 Anda mengikuti Tuan?
 
26:55 Dari kesadaran negasi akan
segala hal ini,
  
27:00 yang pikiran telah himpun.
 
27:02 Karena pikiran adalah waktu,
pikiran adalah materi.
  
27:08 Dan jika Anda hidup dalam
medan pikiran,
  
27:15 tidak akan pernah ada kebebasan.
 
27:19 Anda hidup di masa lalu.
 
27:23 Anda boleh berpikir Anda
hidup di saat ini,
  
27:25 tapi nyatanya Anda hidup
di masa lalu...
  
27:26 ketika pikiran bekerja,
karena pikiran adalah memori,
  
27:30 respon dari memori,
pengetahuan, pengalaman,
  
27:33 disimpan di dalam otak.
 
27:34 Dan pengetahuan, pengalaman itu,
 
27:40 adalah ekspresi dari pikiran.
 
27:43 Hanya jika Anda memahami itu,
 
27:45 dan mengetahui
keterbatasan dari pikiran,
  
27:48 Anda tidak dapat
masuk dalam bidang...
  
27:51 yang Anda sebut religi.
 
27:54 Anda mengikuti, Tuan?
 
27:56 Hanya jika ini diberitahukan,
diulang, ditunjukkan pada mereka,
  
28:00 mereka dapat bicara
tanpa henti tentang buku-buku.
  
28:05 Ini yang terlebih dahulu.
 
28:07 Lalu Anda dapat membaca
buku-buku.
  
28:12 A:Ya. K:Tuan, Buddha
tidak pernah membaca buku.
  
28:15 Dia mendengar, memperhatikan,
melihat, mengamati,
  
28:20 berpuasa, berkata, 'Semua itu
sampah' dan membuangnya.
  
28:26 A:Saya baru saja memikirkan sesuatu
yang Anda katakan:
  
28:30 orang harus
mengulang-ulang ini lagi.
  
28:35 K:Dalam cara-cara yang berbeda.
A:Dalam cara-cara berbeda, dan lagi.
  
28:40 Saya bicara sekarang
tentang mengajar.
  
28:47 Titik keraguan ini...
 
28:51 adalah titik di mana sesuatu
akan atau tidak akan lahir.
  
28:57 K: Itu benar, Tuan.
 
28:59 A:Ekspresi yang indah itu,
 
29:01 Yang Anda pakai sebelumnya:
 
29:04 'berinkarnasi sekarang'.
K: Sekarang, ya.
  
29:06 A: Jadi, kita ada di ambang.
 
29:09 Kita, dalam kata-kata Ortega,
 
29:13 berayun-ayun di
ambang dari suatu kejadian baru.
  
29:17 Dan kita tidak melewati garis.
 
29:20 Tiada apa pun dapat dilakukan oleh
seseorang dari kita pada titik itu,
  
29:24 sehubungan dengan teror dari
seseorang yang mendengarkan ini,
  
29:30 termasuk diri saya sendiri, saya
tidak membedakan diri saya dari...
  
29:35 melakukan bersama-sama ini
dengan murid,
  
29:38 karena saya seorang
murid dalam kegiatan ini.
  
29:43 Jadi di sinilah kita
- murid diantara murid.
  
29:47 Dan ada keraguan ini,
 
29:55 rasa takut ini dan gemetaran,
 
29:57 dan tiada satupun yang dapat dilaku-
kan selain sekedar memberi semangat.
  
30:04 K:Dan memberitahukan mereka,
tunggu, diam di situ.
  
30:08 A: Tahan.
K: Tahan.
  
30:10 Tidak masalah jika kamu bergoyang-
goyang, tapi teruskan bergoyang.
  
30:15 A: Jangan melepaskan diri.
K: Jangan melarikan diri.
  
30:21 A:Dan dengan demikian ini
dikatakan dengan berbagai cara,
  
30:24 berulang-ulang terus menerus.
 
30:26 Sekarang saya paham apa yang
Anda maksudkan dengan berkata,
  
30:28 mari kita sekarang mulai
kelas sepuluh menit…
  
30:32 K:…dengan ini.
A:…dengan ini.
  
30:34 Kita tidak membuka buku.
K: Itu benar, Tuan.
  
30:36 A:Kita tidak membuka buku,
kita memulainya dengan ini.
  
30:39 Dan kemudian
ketika buku dibuka,
  
30:41 mungkin, kata mengalami perubahan,
akan menyingkapkan dirinya sendiri.
  
30:44 K: Itu benar.
 
30:45 A: Karena kecerdasan
telah timbul.
  
30:48 K: Itu benar.
A:Dan menakjubkan, semua itu agung.
  
30:51 Ya. Silakan, saya tidak
bermaksud menyela Anda.
  
30:55 Saya hanya ingin yakin
bahwa saya…
  
30:58 ini benar-benar sangat penting,
bahwa saya memahami ini.
  
30:59 K:Karena, Anda lihat, Tuan,
 
31:04 murid-murid bergegas
dari satu kelas ke kelas lain,
  
31:08 karena waktunya sangat pendek,
 
31:10 lari dari matematika
ke geografi,
  
31:13 dari geografi ke sejarah,
 
31:15 kimia, biologi
- Anda mengikuti? - Lari, lari.
  
31:19 Dan jika saya salah satu dari
professor, guru, saya akan berkata,
  
31:24 'Sebentar, duduklah.
 
31:27 Heninglah untuk lima menit.
 
31:31 Tenang.
 
31:34 Lihatlah ke luar jendela,
jika Anda kehendaki.
  
31:36 Lihatlah keindahan
cahaya di permukaan air,
  
31:39 atau dedaunan, dan lihatlah pada
ini dan itu, tapi hening.
  
31:44 A: Kita mengajar di kelas yang
sekarang tidak memiliki jendela.
  
31:47 K:Tentu saja, wajar saja.
A:Ya, saya hanya sedang bergurau.
  
31:50 K:Tentu saja, Tuan.
A:Tapi tidak hanya bergurau.
  
31:52 Itu sesuatu yang menyeramkan.
K: Menyeramkan…
  
31:55 Anda dilatih untuk menjadi
fungsional. Anda mengikutinya, Tuan?
  
31:58 A: Saya tahu.
 
32:02 K: Jangan lihat pada hal lain,
tapi jadilah kera!
  
32:08 Dan anak saya dibesarkan secara
begitu. A: Ya.
  
32:15 K:Mengerikan.
A:Ruang kelas adalah kuburan. Ya.
  
32:20 K: Jadi, saya katakan,
'duduklah dengan tenang'.
  
32:25 Sesudah duduk tenang saya membi-
carakan perihal ini terlebih dahulu.
  
32:29 Saya telah melakukan ini di
sekolah-sekolah.
  
32:31 Membicarakan tentang ini
- kebebasan, otoritas,
  
32:35 keindahan, cinta, semua itu
yang telah kita diskusikan.
  
32:38 Lalu ambillah buku Anda.
 
32:41 Tapi Anda telah belajar
jauh lebih banyak di sini...
  
32:44 daripada yang di buku.
 
32:45 A: Oh ya. Oh tentu saja.
 
32:46 K:Karenanya buku menunjukkan
Anda siapa - Anda mengikuti?
  
32:49 A: Ya. Dengan cermat.
 
32:52 Buku dilihat...
 
32:55 K: Buku menjadi
sebuah barang bekas.
  
32:57 A: Ya. Itu dilihat
dengan mata yang jernih.
  
33:04 K: Itulah mengapa, Tuan,
saya pribadi tidak pernah membaca...
  
33:08 buku apapun tentang ini,
tidak Gita, tidak Upanishad,
  
33:14 tidak apa yang Buddha telah
katakan.
  
33:17 Entah bagaimana itu menjemukan saya.
Maaf.
  
33:20 Itu tiada artinya bagi saya.
 
33:24 Apa yang mempunyai arti
adalah mengamati:
  
33:30 mengamati orang-orang
yang teramat miskin di India,
  
33:35 mengamati kaum kaya,
 
33:38 mengamati para diktaktor,
kelompok Mussolini, kelompok Hitler,
  
33:41 kelompok Kruschev dan Brezhnev,
 
33:44 mengamati mereka, dan
para politikus.
  
33:48 Dan Anda belajar amat-amat
banyak.
  
33:50 Karena buku sesungguhnya
adalah Anda.
  
33:55 Anda memahaminya, Tuan?
 
33:56 Jika Anda dapat membaca buku Anda,
yang adalah diri Anda sendiri,
  
34:00 Anda telah belajar semuanya,
 
34:02 kecuali pengetahuan yang
fungsional.
  
34:06 Jadi, ketika ada pemahaman diri,
otoritas tidak mempunyai arti.
  
34:16 Saya tidak akan menerima.
Mengapa saya harus menerima...
  
34:21 orang-orang ini yang membawa
kebenaran dari India?
  
34:27 Itu bukan kebenaran yang
mereka bawa!
  
34:29 Mereka membawa sebuah tradisi,
 
34:33 apa yang mereka percayai.
 
34:38 Jadi, dapatkah batin...
 
34:44 membuang semuanya...
 
34:46 yang manusia telah ajarkan,
temukan, bayangkan,
  
34:52 tentang agama, Tuhan,
ini dan itu?
  
34:57 Itu artinya, dapatkan batin ini,
yang adalah batin dari dunia,
  
35:01 Yang adalah batin
dari kesadaran bersama,
  
35:07 dapatkah kesadaran ini
mengosongkan dirinya sendiri...
  
35:11 dari semua hal yang telah katakan
tentang realitas?
  
35:19 Jika tidak saya tidak dapat...
- Anda mengikuti, Tuan?
  
35:21 A: Tidak dapat memulai.
 
35:23 K: Tidak hanya memulai,
tapi apa yang saya temukan?
  
35:25 Apa yang orang lain
telah katakan?
  
35:27 Apa yang Buddha, Kristus...
mengapa saya harus menerima itu?
  
35:33 A:Baik, hal yang mengerikan adalah,
saya tidak pada posisi...
  
35:36 untuk menangkap apapun yang mereka
katakan itu berharga, sampai...
  
35:43 ini terjadi.
 
35:47 K: Jadi, kebebasan, Tuan,
adalah suatu kebutuhan mutlak.
  
35:52 A:Oh ya. Tentu saja. K: Tapi tak se-
orangpun dari mereka mengatakan ini.
  
35:58 Kebalikannya.
 
36:00 Mereka bilang, kebebasan akan
datang kepada Anda masih lama lagi.
  
36:04 Beradalah dalam penjara
seumur hidupmu.
  
36:07 Ketika Anda meninggal,
Anda akan memiliki kebebasan.
  
36:10 Itulah apa yang mereka
khotbahkan, intinya.
  
36:16 Jadi, dapatkah batin, kalbu,
 
36:24 dan semua gudang
penyimpanan di otak kita,
  
36:29 terbebas dari hal-hal yang orang
telah katakan tentang kenyataan?
  
36:36 Itu adalah sebuah pertanyaan yang
menakjubkan. Anda memahaminya, Tuan?
  
36:39 A: Oh, ya, ya.
 
36:41 Salah satu hal yang bagi saya
mempunyai daya sangat meyakinkan...
  
36:48 dalam pembicaraan kita,
 
36:52 telah terjadi...
 
36:55 bagaimana Anda terus menerus kembali
pada sebuah pertanyaan.
  
37:00 K: Ya.
 
37:01 A: Kembali pada pertanyaan itu.
 
37:04 Dan tanggapan terhadap kembalinya ke
pertanyaan, dalam makna yang dalam,
  
37:11 rupanya telah...
 
37:17 amat keliru disampaikan.
 
37:24 Kembalinya telah disampaikan sebagai
suatu gerak menuju sebuah jawaban.
  
37:29 K: Tepat, tepat.
 
37:30 A:Tapi itu bukanlah pengulangan
kembali. K:Tidak, tentu saja, tidak.
  
37:33 A:Tidak. Karena kembalinya itu
menuju ke yang orisinil,
  
37:37 yang telah Anda sebutkan.
 
37:39 Sehingga itu adalah pada pertanyaan-
nya, sama sekali bukan pada jawaban.
  
37:47 K: Tepat sekali, Tuan.
 
37:50 Anda tahu, saya pernah tinggal
di Kashmir,
  
37:53 tepat diantara pegunungan.
 
37:57 Dan sekelompok rahib
mendatangi saya,
  
38:03 segar setelah mandi dan
semuanya,
  
38:05 telah melakukan semua
upacara, dan semua itu.
  
38:07 Mereka mengunjungi saya.
 
38:09 Dan mereka mengatakan pada saya,
mereka baru saja datang dari...
  
38:12 dari sekelompok orang yang non-
duniawi, para rahib super,
  
38:20 yang tinggal amat di
atas gunung.
  
38:24 Dan mereka berkata, mereka
secara total tidak duniawi.
  
38:29 Saya berkata, 'Apa yg Anda maksudkan
dengan kata itu, Tuan-Tuan?'
  
38:32 Mereka berkata, 'Mereka telah
meninggalkan dunia,
  
38:34 mereka tidak lagi tergoda
oleh dunia.
  
38:38 Dan mereka memiliki
pengetahuan hebat tentang dunia'.
  
38:44 Dan saya berkata,'Ketika
mereka meninggalkan dunia,
  
38:48 apakah mereka meninggalkan
memori tentang dunia?'
  
38:55 Memori, pengetahuan, yang dunia
telah buat...
  
39:01 -Anda mengikuti?
 
39:04 yang telah dirangkum oleh para guru,
oleh para pengajar.
  
39:06 Dia berkata, 'Itu adalah
kebijakan.
  
39:09 Bagaimana Anda dapat meninggalkan
kebijakan?'
  
39:12 Saya berkata, 'Maksud Anda kebijakan
yang dibeli melalui sebuah buku,
  
39:16 melalui seorang guru,
dari orang lain,
  
39:19 melaui pengorbanan, penyiksaan,
penolakan?'
  
39:24 Anda mengikuti, Tuan,
ide mereka?
  
39:25 Berarti, kebijakan adalah
sesuatu...
  
39:29 yang Anda dapat beli dari
orang lain.
  
39:36 A: Mereka naik ke gunung dengan
semua beban ini.
  
39:40 K: Beban, itu benar.
Itu persis apa yang saya katakan.
  
39:43 Semua beban yang Anda telah
singkirkan...
  
39:46 -dunia yang Anda miliki, barangkali-
tapi Anda telah membawa...
  
39:48 beban mereka.
 
39:51 Anda mengikuti, Tuan?
A: Oh, ya.
  
39:56 K: Jadi, itu sesungguhnya adalah
sesuatu yang penting,
  
40:00 jika batin sungguh amat serius,
 
40:05 untuk mencari tahu
apa arti religi.
  
40:10 Bukan semua sampah ini.
 
40:14 Saya terus mengulang, karena
nampaknya semakin menungkat,
  
40:18 Anda tahu, tumbuh.
 
40:22 Tapi untuk membebaskan batin dari
semua pertumbuhan, penambahan,
  
40:29 dan karenanya berarti: lihat
penambahannya,
  
40:33 lihat semua kemustahilannya!
 
40:38 A: Ini menonjolkan suatu bentuk
gambaran yang amat-amat berbeda...
  
40:39 pada kata 'duniawi' kita.
K:Ya, itulah.
  
40:44 A: Mereka pergi naik ke
atas gunung...
  
40:46 agar supaya meninggalkan dunia.
 
40:49 Tapi mereka membawa
penderitaan hebat bersamanya.
  
40:52 K: Itu benar, Tuan.
Itulah apa yang mereka lakukan...
  
40:54 ketika mereka masuk
kedalam biara.
  
40:55 A: Tentu saja.
 
41:02 Penumpukan, penumbuhan kerak-
kerak.
  
41:05 K: Jadi sekarang - saya kembali -
dapatkah batin benar-benar sendirian?
  
41:13 Tidak terisolasi,
tidak penarikan diri,
  
41:17 tidak membangun tembok di sekitarnya,
berkata, 'Dan lalu saya sendirian '.
  
41:22 Tapi sendirian dalam arti,
 
41:27 kesendirian yang datang
ketika Anda membuang semua ini,
  
41:33 semua hal dari pikiran.
 
41:37 Anda paham, Tuan?
 
41:39 Karena pikiran sangat pintar,
licik.
  
41:45 Ia dapat membangun suatu
struktur yang hebat...
  
41:50 dan menyebutnya kenyataan.
 
41:54 Tapi pikiran adalah
respon dari masa lalu,
  
41:58 jadi itu terkait waktu.
 
42:01 Karena pikiran adalah waktu,
 
42:03 ia tidak dapat menciptakan sesuatu
yang tanpa waktu.
  
42:09 Pikiran dapat berfungsi
di dalam bidang pengetahuan.
  
42:13 Itu dibutuhkan,
tapi tidak dalam wilayah lain.
  
42:19 Dan ini tidak membutuhkan
keberanian.
  
42:24 Ini tidak membutuhkan pengorbanan.
Ini tidak membutuhkan siksaan.
  
42:29 Hanya persepi dari yang palsu.
 
42:34 Melihat yang palsu adalah melihat
kebenaran dalam kepalsuan itu.
  
42:40 Saya tidak tahu…
 
42:41 A: Melihat yang palsu adalah
melihat kebenaran dalam kepalsuan.
  
42:45 K: Tentu saja.
A:Saya harus mengulangnya kembali.
  
42:47 Melihat yang palsu adalah melihat
kebenaran dalam kepalsuan.
  
42:55 K:Dan melihat apa yang dianggap
kebenaran sebagai kepalsuan.
  
43:03 A: Ya, ya.
 
43:08 K: Jadi, mata saya
dilucuti dari semua kepalsuan,
  
43:15 sehingga tidak ada
penipuan apapun dalam diri,
  
43:22 karena tidak ada keinginan
untuk melihat sesuatu,
  
43:26 untuk mencapai sesuatu.
 
43:30 Karena
saat ada sebuah keinginan...
  
43:33 untuk mengalami, untuk mencapai,
 
43:35 untuk tiba pada pencerahan
- semua itu,
  
43:40 akan ada ilusi,
 
43:44 sesuatu yang keinginan
telah ciptakan.
  
43:51 Karenanya batin harus bebas dari
pengejaran keinginan ini...
  
43:57 dan pemenuhannya, yang
telah kita diskusikan sebelumnya.
  
44:03 Pahami struktur dari keinginan.
 
44:07 Kita telah bicarakan banyak sekali
tentang itu.
  
44:10 Jadi, sampailah pada titik:
dapatkah batin menjadi bebas...
  
44:19 dan bebas dari semua hal...
 
44:22 yang dihasilkan dari rasa takut,
dan keinginan, dan kesenangan?
  
44:30 Itu berarti, orang harus memahami
dirinya dengan amat mendalam.
  
44:39 A:Hal yang terus menerus
muncul adalah...
  
44:43 bahwa orang dapat mengulang
pertanyaan-pertanyaan itu…
  
44:51 K: Ya, Tuan.
 
44:52 A: … dan mulai berpikir bahwa
dia telah menangkapnya.
  
45:00 K: Anda memahami kata-katanya.
A: Persis.
  
45:04 Ada sesuatu
yang harus menyeruak...
  
45:06 dari siisi lain.
 
45:08 K:Tepat sekali.
 
45:11 A:Tapi pengulangan pertanyaan...
 
45:16 memiliki nilai fungsional.
K: Saya tahu.
  
45:21 A: Terlihat bagi saya.
K: Ya, Tuan, memang,
  
45:25 jika orang mau mendengar.
 
45:27 A: Jika orang mau mendengar,
 
45:30 karena pikiran
benar-benar menipu.
  
45:34 K: Sangat.
A: Seperti telah Anda tunjukkan.
  
45:47 Saya memikirkan kata-kata
orang tua yang malang Jeremiah:
  
45:52 'Perasaan hati adalah teramat...
 
45:55 jahat dan penuh tipu-muslihat
di atas segala-galanya.
  
45:59 Pasti dia mempunyai...
 
46:01 K:...merasakan sesuatu.
A: Ya, dan tentunya,
  
46:04 seperti halnya
dengan seluruh jajarannya…
  
46:07 Tapi saya bertanya pada
diri saya sendiri pertanyaan ini...
  
46:10 tentang
mengapa saya terus...
  
46:13 melanjutkan pendidikan
formal saya.
  
46:21 Dan dalam mengikuti ini
secara mendalam,
  
46:23 bagi saya,
kembali pada sesuatu yang...
  
46:25 akan terdengar sangat
menggelikan,
  
46:28 tapi itu ada hubungannya...
 
46:29 dengan semua
yang telah Anda katakan.
  
46:35 Ketika saya masih kecil,
tumbuh di Inggris,
  
46:38 saya dimasukkan sekolah
lebih awal daripada...
  
46:42 banyak anak-anak Amerika...
 
46:45 dan saya selalu
membaca banyak puisi.
  
46:53 Saya tidak tahu apa yang telah terja-
di pada kita di negara ini, tapi...
  
46:55 puisi tidak benar-benar ada...
 
46:58 untuk khalayak ramai.
K: Tidak, Tuan, saya tahu.
  
47:00 A: Tapi, syukurlah, saya
dibesarkan dengannya setiap hari.
  
47:07 K:Ya, di Inggris tentu saja,
semua orang membaca puisi...
  
47:11 - Bahasa Yunani, Latin -
kita semua melaluinya.
  
47:13 A:Dan saya selalu dibacakan
puisi...
  
47:18 oleh seorang wanita muda
yang dipekerjakan orang tua saya...
  
47:21 untuk merawat saya dan adik
perempuan saya, dan seterusnya.
  
47:26 Saya tidak pernah
tidur tanpa mendengarnya.
  
47:28 Suatu hari ketika saya masih sangat
kecil, di sekolah, guru membaca...
  
47:32 'Si Burung Hantu dan Kucing...
 
47:34 pergi ke laut dengan sebuah
perahu hijau yang indah',
  
47:37 karangan luar biasa
yang ditulis oleh Edward Lear.
  
47:42 K: Edward Lear, ya.
 
47:44 A:Dan Anda tahu,
saya tidak pernah sama lagi.
  
47:50 Dan saya tahu sekarang mengapa
- terdengar sangat tidak masuk akal -
  
47:54 saya mengalami, dinyatakan
dalam bahasa, suatu keagungan...
  
47:58 yang saya tidak pernah
kehilangan sentuhan dengannya,
  
48:03 kendati semua pergumulan yang
saya alami dengan guru-guru saya.
  
48:08 Saya mengalami waktu yang buruk
di sekolah...
  
48:10 Untuk menyelesaikan
pendidikan formal,
  
48:13 dan saya harus katakan, bahwa
itu tidak...
  
48:14 terdengar amat baik, tapi
saya berhasil.
  
48:15 Saya mengalami masa yang
cukup suram.
  
48:18 Dan salah satu sebab dari
masa suram itu adalah...
  
48:20 penolakan saya
untuk menyerah, ini…
  
48:22 K:Tepat,
unsur yang lemah lembut ikut bersama.
  
48:24 A:Kenyataanya ada seekor burung dan
seekor kucing di perahu yang sama.
  
48:28 Dan seseorang menggambarkan
apa yang Anda sebut tindakan,
  
48:32 gerak, di mana kebenaran,
dan keindahan, dan seterusnya,
  
48:36 bergerak bersama.
 
48:38 Oh, indahnya.
 
48:43 K: Tuan, saya pikir kita seyogianya,
setelah mencapai titik ini,
  
48:49 kita seharusnya
masuk lebih dalam lagi...
  
48:53 ke dalam persoalan tentang meditasi.
A: Ya.
  
48:57 K: Karena religi,
 
49:00 dalam maknanya yang kita
bicarakan,
  
49:02 dan meditasi berjalan bersama.
 
49:08 Itu berarti, religi
tidak hanya sekedar sebuah ide,
  
49:11 tapi sebuah sikap nyata
dalam kehidupan sehari-hari.
  
49:21 Pikiran Anda,
ucapan-ucapan Anda,
  
49:23 tingkah laku Anda adalah
inti-sari dari religi.
  
49:31 Anda memahaminya, Tuan?
 
49:33 Jika itu tidak ada,
religi tidak dapat ada.
  
49:38 Itu hanya kata-kata,
Anda dapat berputar-putar...
  
49:40 dengan berputar-putar memintal
banyak kata-kata,
  
49:41 pergi ke berbagai kegaduhan.
 
49:43 Tapi itu bukan religi.
 
49:45 Jadi, setelah membangun itu secara
mendalam dalam diri...
  
49:50 dan memahami religi,
 
49:52 maka hal berikutnya adalah:
apakah meditasi?
  
50:00 Itu adalah sesuatu yang
teramat penting,
  
50:05 karena meditasi adalah
sesuatu yang benar-benar,
  
50:10 bila dipahami dengan tepat,
 
50:12 adalah sesuatu yang sangat luar
biasa yang dapat dimiliki manusia.
  
50:19 Meditasi tidak terpisah
dengan kehidupan sehari-hari.
  
50:24 A:Apa yang terlintas di pikiran
saya adalah,
  
50:28 bahwa akar dari hubungan...
 
50:32 dengan kata 'medesti', 'medeo'…
 
50:36 K: 'Medeo' adalah berpikir,
merenungkan, masuk ke dalam.
  
50:42 A:...dalam Homer,
itu sesungguhnya membawa ide...
  
50:47 'untuk menyediakan'
dalam arti peduli akan.
  
50:50 Sangat indah.
 
50:53 Itu membawa pada pertanyaan
yang Anda angkat sebelumnya...
  
50:56 mengenai kepedulian yang sebenarnya.
K: Ya, tuan.
  
51:05 A: Itu bukan bermeditasi
kecuali dia…
  
51:09 K:…penuh perhatian.
A:…perhatian dan peduli.
  
51:12 K:Lebih ke peduli daripada
perhatian, ya. A: Ya.
  
51:17 Itu semua ada dalam kata,
tapi...
  
51:21 tapi kita tidak menelitinya.
 
51:23 Ya, mari lanjutkan.
 
51:29 K: Anda lihat, ketika kita
memisahkan prilaku dari religi,
  
51:35 yang memang kita lakukan,
 
51:38 memisahkan hubungan
dari religi, yang telah kita lakukan,
  
51:43 memisahkan kematian
dari religi, yang telah kita lakukan,
  
51:48 memisahkan cinta dari religi,
 
51:55 ketika kita membuat cinta
menjadi sesuatu yang sensual,
  
52:00 sesuatu yang menyenangkan,
 
52:04 lalu religi, yang
merupakan unsur dari pembaruan,
  
52:11 hilang dalam diri manusia.
 
52:14 Dan itulah mengapa kita
demikian merosot.
  
52:20 Dan jika saya boleh lebih tegas,
 
52:25 kecuali jika Anda
memiliki kualitas batin ini...
  
52:28 yang benar-benar religius, ke-
merosotan akhlak tidak terhindarkan.
  
52:34 Anda mengikuti, Tuan?
 
52:35 Lihat para politikus
yang seharusnya menjadi penguasa,
  
52:39 para pemandu,
para pembantu rakyat...
  
52:42 - mereka bobrok akhlaknya.
 
52:43 Anda melihat apa yang terjadi,
di negara ini dan di mana-mana.
  
52:48 Mereka begitu korup.
 
52:50 Dan mereka ingin
membawa keteraturan.
  
52:52 Mereka begitu tidak religius.
 
52:55 Mereka mungkin pergi ke gereja,
para pembaptis, atau apapun mereka,
  
52:58 dan meski demikian, mereka
benar-benar tidak religius,
  
53:01 karena mereka
tidak berkelakuan baik.
  
53:07 Jadi manusia
menjadi semakin mundur.
  
53:13 Anda dapat melihatnya, Tuan.
 
53:17 Karena religi adalah unsur...
 
53:21 yang membawa kualitas baru
energi.
  
53:27 Ini sama dengan energy lama, tapi
telah menjadi sebuah kualitas baru.
  
53:33 Jadi otak tidak jadi merosot.
 
53:37 Makin kita berumur,
kita cenderung merosot.
  
53:40 Tapi itu tidak terjadi,
karena adalah kebebasan…
  
53:45 dari semua jenis keamanan dari
si 'aku'. Itu tidak mempunyai tempat.
  
53:54 A: Saya melihat ini dalam
kelas kemarin...
  
53:56 dengan masalah energy ini...
 
53:57 yang Anda baru saja bicarakan.
 
54:01 Ada suatu gerakan hidup...
 
54:03 K: Ya, Tuan.
A:…yang terjadi.
  
54:08 Itu terjadi pada akhir kelas,
dan itu sangat kuat...
  
54:14 karena
keraguan yang dahsyat ini.
  
54:17 Tapi walaupun demikian,
ada suatu pelepasan energy,
  
54:25 yang sama sekali tidak
ada kaitannya dengan hiburan,
  
54:31 orang bergegas untuk melepaskan
pikirannya dari diri sendiri,
  
54:35 seperti orang katakan, yang
tentu saja , adalah omong kosong,
  
54:38 karena mereka langsung
menggilas diri mereka,
  
54:41 ke dalam diri mereka,
dengan lebih banyak lagi.
  
54:43 Tapi dalam hal yang khas ini,
 
54:45 ada demonstrasi secara empiris
dari apa yang Anda katakan.
  
54:48 Sesuatu yang ada di luar sana.
 
54:49 Itu terlihat.
Itu dapat diamati.
  
54:51 K: Itu benar, Tuan.
A:Dan lihatlah,
  
54:54 Itu dengan cepat tampil seperti
pohon green bay.
  
54:57 Ya, silakan lanjutkan.
 
55:01 K: Anda lihat, Tuan, itulah mengapa
para pendeta di seluruh dunia...
  
55:06 telah membuat religi menjadi
sesuatu yang menguntungkan,
  
55:11 baik bagi pemuja dan
si perantara.
  
55:16 Itu telah menjadi urusan bisnis,
 
55:20 bisnis intelektual,
 
55:23 atau itu benar-benar
menjadi sangat komersial,
  
55:27 tidak hanya secara fisik,
tapi dalam batin, sangat dalam:...
  
55:32 lakukan ini
dan Anda akan mencapai itu.
  
55:36 A: Bermanfaat sampai pada
ke intinya.
  
55:38 K: Yang adalah komersial.
A: Ya.
  
55:43 K:Dan dengan demikian, hanya jika
ini diakhiri,
  
55:48 kita akan terus makin
merosot lebih dan lebih lagi.
  
55:52 Itulah mengapa saya merasa sangat
bertanggungjawab - secara pribadi -
  
55:59 amat sangat bertanggung jawab pada
para hadirin ketika saya berbicara,
  
56:05 ketika saya pergi
ke berbagai sekolah di India,
  
56:09 saya merasa saya bertanggung jawab
pada anak-anak ini.
  
56:12 Anda mengikutinya Tuan?
A: Ya, tentu saja.
  
56:14 Saya mengikutinya.
K: Saya katakan,
  
56:16 'demi Tuhan' , jadilah berbeda.
 
56:18 Jangan tumbuh seperti itu.
Lihat.
  
56:22 Saya mendalaminya sangat, sangat…
Anda tahu, berbicara banyak sekali.
  
56:25 Dan mereka mulai melihat.
 
56:27 Namun dunia terlalu tangguh
bagi mereka.
  
56:30 Mereka harus mencari nafkah.
 
56:33 Mereka harus menolak orang tua
mereka yang menginginkan mereka...
  
56:35 untuk memantapkan diri
dan memiliki pekerjaan yang baik,
  
56:37 dan menikah, sebuah rumah.
 
56:39 Anda tahu , semua urusan itu.
 
56:42 Dan opini publik,
dan kepadatan penduduk,
  
56:46 itu terlalu kuat.
 
56:50 A:Tekanan
tradisi yang amat kuat...
  
56:52 dari empat tahap kehidupan.
 
56:56 K: Jadi saya katakan, mari kita cari
tahu, jika ada segelintir 'elite'...
  
57:01 -jika saya boleh
menggunakan kata itu...
  
57:04 tanpa keangkuhan -
 
57:06 mari kita menciptakan beberapa,
 
57:10 yang benar-benar peduli, beberapa
guru, beberapa murid.
  
57:17 Itu pun menjadi sangat sulit,
karena kebanyakan guru…
  
57:23 mereka tidak bagus dalam
hal ini atau itu...
  
57:26 dan karenanya menjadi guru.
 
57:31 Anda tahu apa mereka itu.
A: Ya.
  
57:33 Oh ya.
 
57:41 K: Jadi, semua itu, Tuan,
menentang Anda.
  
57:47 Semuanya.
 
57:49 Para guru menentang Anda,
 
57:52 para pendeta menentang Anda,
 
57:56 pebisnis,
 
57:57 para guru, politikus,
semua menentang Anda.
  
58:02 Menerima itu begitu saja!
 
58:07 Mereka tidak mau
menolong Anda sedikitpun.
  
58:09 Mereka maunya
Anda mengikuti jalan mereka.
  
58:12 Mereka memiliki
kepentingan dalam semua itu.
  
58:17 A: Ya, saya melihat itu
dengan jelas.
  
58:22 Di dalam pembicaraan kita berikutnya,
Anda pikir kita dapat menyelidiki...
  
58:28 kegiatan dari meditasi...
 
58:30 dalam konteks dari semua
kengerian...
  
58:33 K: Ya, kita akan melakukannya.
 
58:35 A: Oh, itu sangat bagus.