Krishnamurti Subtitles

Religi, otoritas dan pendidikan

San Diego - 27 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 16



0:38 Krishnamurti in dialogue Dialog Krishnamurti
with Dr. Allan W. Anderson dengan Dr. Allan W. Anderson
   
0:43 J. Krishnamurti was born J. Krishnamurti lahir
in South India di India Selatan...
   
0:46 and educated in England. dan dididik di Inggris.
   
0:48 For the past 40 years Selama 40 tahun terakhir,
   
0:49 he has been speaking ia telah berceramah
in the United States, di Amerika Serikat,
   
0:52 Europe, India, Australia, Eropa, India, Australia,
and other parts of the world. dan di bagian-bagian lain di dunia.
   
0:56 From the outset of his life's work Sejak awal pekerjaannya,
   
0:58 he repudiated all connections ia telah
  menanggalkan semua hubungannya
   
1:00 with organised religions dengan agama-agama terorganisir
and ideologies dan ideologi-ideologi...
   
1:02 and said that his only concern dan berkata bahwa satu-satunya
  kepeduliannya adalah...
   
1:04 was to set man absolutely untuk membuat manusia secara mutlak
unconditionally free. bebas tanpa syarat.
   
1:08 He is the author of many books, Ia adalah penulis
  dari banyak buku-buku,
   
1:11 among them diantaranya
The Awakening of Intelligence, The Awakening of Intelligence,
   
1:13 The Urgency of Change, The Urgency of Change,
Freedom From the Known, Freedom From the Known,
   
1:17 and The Flight of the Eagle. dan The Flight of the Eagle.
   
1:20 This is one of a series Ini adalah salah satu dari
of dialogues between serangkaian dialog antara...
   
1:23 Krishnamurti and Krishnamurti dan
Dr. Allan W. Anderson, Dr. Allan W. Anderson,
   
1:25 who is professor yang adalah profesor
of religious studies dalam bidang studi-studi religius...
   
1:27 at San Diego State di San Diego State University...
University where he teaches  
   
1:30 Indian and Chinese scriptures di mana ia mengajar
and the oracular tradition. kitab-kitab suci India dan China...
   
1:31   dan tradisi kepercayaan
  dewa-dewanya.
   
1:34 Dr. Anderson, a published poet, Dr. Anderson, seorang penyair,
   
1:37 received his degree menerima gelarnya
from Columbia University dari Columbia University...
   
1:39 and the Union dan Union Theological Seminary.
Theological Seminary.  
   
1:42 He has been honoured with Ia telah dianugerahi
the distinguished Teaching Award Teaching Award yang terhormat...
   
1:45 from the California dari California State University.
State Universities.  
   
1:51 A: Mr. Krishnamurti, in A: Tn. Krishnamurti, dalam
our series of conversations rangkaian pembicaraan kita,
   
1:54 we have reached, kita telah mencapai,
   
1:58 it seems to me, nampak bagi saya,
an especially critical place. suatu titik yang teramat penting.
   
2:02 In our last discussion together Dalam diskusi kita bersama
  yang terakhir,
   
2:08 we touched on the question kita menyentuh persoalan
of authority, tentang otoritas,
   
2:13 not only in relation to what tidak hanya berkaitan dengan apa yang
is out there - that we project - di luar - yang kita proyeksikan...
   
2:18 and what is out there dan apa yang ada di luar sana - yang
- that faces us, literally - menghadapi kita, secara harafiah -
   
2:22 but also the question tapi juga persoalan
at the deeper level pada tingkat yang lebih dalam...
   
2:25 of my relationship within. dari hubungan saya dengan
  yang di dalam.
   
2:29 And the point where Dan titik di mana...
   
2:32 in the enquiry, dalam penyelidikan,
in going deeply into myself, selagi masuk mendalami diri,
   
2:37 in self-examination, dalam memeriksa diri sendiri,
   
2:40 there is a point of boggling, ada suatu titik keraguan,
when one boggles, ketika seorang ragu,
   
2:45 one is hesitant and trembles. seseorang menjadi ragu
  dan menggetar.
   
2:50 It is a real fear and trembling, Itu sebuah rasa takut
  yang nyata dan gemetaran,
   
2:53 that occurs itu terjadi pada ambang
at the brink of that enquiry. dari penyelidikan itu.
   
2:56 And at the conclusion Dan pada pengujung...
   
3:01 of our former conversation, dari pembicaraan kita
  sebelumnya,
   
3:05 were moving toward kita bergerak menuju ke
a discussion of that diskusi tentang itu,
   
3:09 in terms of its role dalam hubungannya dengan perannya
in the religious life. dalam kehidupan keagamaan.
   
3:14 K: That's right. K: Itu benar.
A: Yes. A: Ya.
   
3:22 K: Sir, why do we hesitate? K:Tuan, mengapa kita ragu?
   
3:26 That's what it comes to, Itulah persoalannya,
what you are saying. dari apa yang Anda katakan.
   
3:29 Why do we not take the plunge? Mengapa kita tidak terjun saja?
   
3:34 That's what you are asking. Itu yang Anda tanyakan.
A: Yes. A: Ya.
   
3:36 K: Why is it always K:Mengapa selalu datang
coming to the brink ke ambang...
   
3:40 and withdrawing, running away? dan menarik diri,
  melarikan diri?
   
3:46 Why don't we see Mengapa kita tidak melihat hal itu
the thing as is and act? apa adanya dan bertindak?
   
3:56 Is it part of our education Apakah itu bagian dari
  pendidikan kita,
   
4:02 that has cultivated function, yang mempunyai fungsi yang telah
enormously, ditanamkan, secara hebat,
   
4:08 we give tremendous importance kita memberi nilai
to function, yang amat besar pada fungsi,
   
4:13 as an engineer, as a sebagai insinyur, sebagai professor,
professor, as a doctor, sebagai dokter,
   
4:17 and so on, so on, dan seterusnya,
   
4:18 functioning in a berfungsi
particular technique. dalam teknik tertentu.
   
4:22 And we have never cultivated, Dan kita tidak pernah
  benar-benar mengembangkan,
   
4:26 or encouraged, or enquired atau mendorong, atau menyelidiki
into what is intelligence. ke dalam apakah kecerdasan itu.
   
4:31 Where there is intelligence, Di mana ada kecerdasan,
there won't be this... tiada akan ada...
   
4:35 ...hesitation. keraguan ini.
   
4:36 There is action. Ada tindakan.
   
4:38 I mean, Saya maksudkan,
when one is very sensitive, ketika seseorang sangat peka,
   
4:44 you act! Anda bertindak!
   
4:49 That sensitivity is intelligence. Kepekaan itu adalah kecerdasan.
   
4:52 Now, in education Sekarang, dalam pendidikan
- as I have observed it, - seperti saya telah mengamatinya,
   
4:56 both here and in India, baik di sini dan di India,
and other parts of the world - dan belahan dunia lainnya -
   
4:59 education is merely pendididikan hanya sekadar melatih
training the mind to function batin untuk berfungsi...
   
5:06 to the dictates of society. sesuai dikte masyarakat.
   
5:13 So many engineers are wanted, Begitu banyak insinyur diinginkan,
so many doctors are wanted. begitu banyak dokter diinginkan.
   
5:18 If you get into a profession Jika anda masuk ke
where there are few, suatu profesi yang sedikit ahlinya,
   
5:22 you might make more money. Anda mungkin akan
  menghasilkan lebih banyak uang.
   
5:24 A: You have to watch out A:Anda harus waspada
for the glut. terhadap kelimpahan.
   
5:26 K: Glut, yes. K: Kelimpahan, ya.
   
5:27 Don't become a scientist, Jangan menjadi seorang ilmuwan,
there are enough scientists, karena sudah cukup banyak,
   
5:31 or whatever it is. atau apa pun itu.
A: Oh dear, dear, yes. A:Ya, ya.
   
5:33 K: So we are encouraged K: Jadi kita di dorong
and trained to function dan dilatih untuk berfungsi...
   
5:37 in the field of activity dalam bidang aktititas
as functions, careers. sebagai fungsi, karir.
   
5:42 Now, we hesitate to enter, Sekarang, kita ragu untuk
  memasuki,
   
5:48 or plunge, into something that atau terjun, ke dalam sesuatu yang
demands all your attention, meminta seluruh perhatian Anda,
   
5:55 - not fragmentary - tidak secara fragmentaris -
all your attention, seluruh perhatian Anda,
   
5:59 because we don't know karena kita tidak tahu
what is the measure. apa ukurannya.
   
6:05 We know how to measure Kita tahu bagaimana
function. mengukur fungsi.
   
6:07 Here we have no measure. Di sini kita tidak punya
  ukuran.
   
6:10 Therefore I depend. Karena itu saya tergantung.
   
6:16 Therefore I won't reason here, Karena itu saya tidak akan
  mempertanyakannya di sini,
   
6:17 because I don't know karena saya tidak tahu
how to reason. bagaimana untuk bertanya.
   
6:22 I don't say to a man Saya tidak berkata pada seseorang
who says 'I know'... yang bilang 'Saya tahu'…
   
6:25 I say, Saya berkata,
'What do you know?' 'Apa yang Anda ketahui?'
   
6:29 You only know something Anda hanya tahu sesuatu yang
that's gone, finished, dead. telah lenyap, selesai, mati.
   
6:34 You can't say, Anda tidak dapat berkata,
'I know something that's living'. 'Saya tahu sesuatu yang hidup'.
   
6:41 And so gradually, Dan dengan demikian secara
as I see it, bertahap, seperti saya melihatnya,
   
6:46 the mind becomes dull, batin menjadi tumpul, resah.
restless.  
   
6:53 Its curiosity is only Rasa ingin tahu hanya bergerak
in the direction of functioning. dalam arah berfungsi.
   
7:01 And it has Dan itu tidak mempunyai kapasitas
no capacity to enquire. untuk menyelidiki.
   
7:07 To enquire you must Untuk menyelidiki Anda harus
have freedom first. memiliki kebebasan terlebih dahulu.
   
7:11 I can't enquire otherwise. Saya tidak dapat
  menyelidiki bila tidak.
   
7:13 If I come to enquire Jika saya menyelidiki sesuatu,
to something  
   
7:16 which I have to enquire about, yang harus saya selidiki,
   
7:17 if I have prejudices, Jika saya punya prasangka,
I can't enquire. saya tidak dapat menyelidiki.
   
7:21 If I have conclusions Jika saya memiliki kesimpulan tentang
about that, I can't enquire. itu, saya tidak dapat menyelidiki.
   
7:24 Therefore there must Maka harus ada
be freedom to enquire. kebebasan untuk menyelidiki.
   
7:30 And that is denied, Dan itu disangkal,
   
7:34 because society and culture karena masyarakat dan
  kebudayaan...
   
7:37 have laid tremendous importance telah meletakan kepentingan yang
on function. luar biasa pada fungsi.
   
7:42 And function has its own status. Dan fungsi
  memiliki tempatnya sendiri.
   
7:46 A: Oh yes, yes. A: Oh ya, ya.
   
7:47 It's exalted ultimately Pada akhirnya, itu ditingkatkan
into process. derajatnya menjadi proses.
   
7:50 K: Yes. Into a status. K: Ya. Menjadi sebuah status.
A: Right. A: Benar.
   
7:53 K: So, status matters K: Jadi, status jauh lebih penting
much more than function. dari pada fungsi.
   
7:56 A: Yes. A: Ya.
   
7:58 K: And so I live in that field, K: Dan jadinya saya hidup dalam
in that structure, bidang itu, dalam struktur itu,
   
8:03 and if I want to enquire dan jika saya ingin menyelidiki
into religion, what is religion, religi, apa itu religi,
   
8:07 what is God, what is immortality, apa Tuhan itu, apa keabadian itu,
what is beauty, apa keindahan itu,
   
8:11 I can't do it. saya tidak dapat melakukannya.
   
8:14 I depend on an authority. Saya tergantung pada suatu
  otoritas.
   
8:19 And I have no basis for reasoning Dan saya tidak punya dasar untuk
  mempertanyakan...
   
8:26 - you follow, sir? - - Anda mengikutinya, Tuan? - di dalam
in this vast field of religion. bidang amat luas dari religi ini.
   
8:34 So, it is partly Jadi, ini sebagian
the fault of our education, dari kesalahan pendidikan kita,
   
8:40 partly our incapacity sebagian dari ketidakmampuan kita un-
to look at anything objectively. tuk melihat apa pun secara obyektif.
   
8:49 Our incapacity to look at a tree Ketidakmampuan kita untuk
  melihat sebuah pohon...
   
8:52 without all the rigmarole, tanpa semua omong kosong,
knowledge, screen, blocks, pengetahuan, layar, tabir,
   
8:56 that prevents me from yang menghalangi saya
looking at the tree. untuk melihat pohon.
   
9:00 I never look at my wife, Saya tidak pernah melihat
  istri saya,
   
9:04 if I have a wife, jika saya mempunyai seorang istri,
or a girl, or whatever, atau perempuan, atau apapun,
   
9:06 I never look. saya tidak pernah 'melihat'.
   
9:09 I look at her or him Saya melihat padanya...
   
9:11 through the image melalui gambaran
I have about him or her. yang saya miliki tentang dia.
   
9:15 So, the image is the dead, Jadi, gambaran itu adalah benda
dead thing. yang mati, benda mati.
   
9:19 So, I never look Jadi, saya tidak pernah
at a living thing. melihat pada sesuatu yang hidup.
   
9:27 I never look at nature Saya tidak pernah melihat
  alam...
   
9:29 with all the marvel of it, dengan segala
the beauty of it, keagungannya, keindahannya,
   
9:31 the shape, bentuk dan kecantikannya.
the loveliness of it.  
   
9:34 But I am always translating it, Tapi saya selalu menterjemahkannya,
trying to paint it, mencoba melukisnya,
   
9:38 write about it, or enjoy it menulis tentangnya, atau
- you follow? menikmatinya - Anda mengikuti?
   
9:42 A: Yes. A: Ya.
   
9:43 K: So, from that K: Jadi, dari situ
arises the question, timbul pertanyaan,
   
9:49 why do human beings accept mengapa
  umat manusia menerima...
   
9:54 authority, obey? otoritas, mematuhinya?
   
9:59 Is it because Apakah karena mereka
they have been trained telah dilatih...
   
10:03 in the field of function, dalam bidang fungsi,
   
10:07 where you must obey to learn di mana Anda harus patuh
  untuk belajar...
   
10:10 - you follow? - you can't just... - Anda mengikuti? -
A: Oh yes. Anda tidak dapat hanya… A: Oh ya.
   
10:12 No, it has its own laws Tidak, itu mempunyai hukumnya
built in. sendiri terkandung di dalamnya.
   
10:15 K: It has its own disciplines. K: Ada disiplinnya sendiri.
A: Exactly. A: Persis.
   
10:16 K: It has its own laws, K: Ada hukum nya sendiri,
its own ways. caranya sendiri.
   
10:20 Because I have been Karena saya telah dilatih
trained that way, dengan cara itu,
   
10:22 I bring that over here, saya membawanya ke sini,
into the field of religion, ke dalam bidang religi,
   
10:26 into the field of something ke dalam bidang
that demands freedom. yang membutuhkan kebebasan.
   
10:31 Freedom not at the end, Kebebasan tidak pada ujung akhir,
right from the beginning. tapi sejak dari awal.
   
10:34 Mind must be free from authority Batin harus bebas
from the beginning. dari otoritas dari awal.
   
10:40 If I want to find out what is God Jika saya ingin mencari tahuTuhan
- not I believe in God, itu apa - bukan saya percaya Tuhan,
   
10:47 that has no meaning - itu tidak punya arti -
if there is God, jika ada Tuhan,
   
10:50 if there is no God, jika tidak ada Tuhan,
I really want to find out. saya sungguh ingin mencari tahu,
   
10:52 I am terribly serious. saya benar-benar serius.
   
10:56 And if I am really serious, Dan jika saya sungguh serius,
   
10:59 I am really concerned saya sungguh-sungguh berminat
to the understanding, pada pemahaman,
   
11:03 learning about God, belajar tentang Tuhan,
if there is God, Jika Tuhan ada,
   
11:06 I must push aside saya harus mengesampingkan
completely all the beliefs, seluruh kepercayaan,
   
11:11 all the structure, semua struktur, semua gereja,
all the churches,  
   
11:14 all the priests, all the books, semua para pendeta, semua
  buku-buku,
   
11:17 all the things that semua hal yang pikiran telah
thought has put together merangkumnya...
   
11:20 about religion. tentang agama.
   
11:22 You follow? Anda mengikuti?
A: Yes, I do. A: Ya, saya mengikuti.
   
11:24 I've been thinking very hard Saya telah sangat memikirkan
about your word 'intelligence' tentang kata 'kecerdasan' Anda...
   
11:28 and the word 'truth' dan kata 'kebenaran'...
   
11:31 in relation to what dalam hubungan
you have been saying. dengan yang Anda telah katakan.
   
11:34 And the passage from the Dan kutipan Injil
gospel came to my mind, masuk ke pikiran saya,
   
11:39 which would end up yang akan berujung pada suatu
with a very different exegesis penafsiran yang amat berbeda,
   
11:44 in terms of dalam hubungan dengan apa
what you've been saying, yang telah Anda katakan,
   
11:45 if one applied what jika orang mengaplikasikan apa
you've been pointing to yang telah Anda tunjukkan...
   
11:49 to this text: 'When he, dengan teks ini: 'Ketika dia,
the spirit of truth, is come, roh kebenaran, telah datang,
   
11:53 he will guide you dia akan membimbing Anda
into all truth, ke dalam semua kebenaran,
   
11:55 and the truth dan kebenaran
shall make you free'. akan membebaskan Anda'.
   
12:02 The truth is called a spirit here. Kebenaran di sebut
  sebagai roh di sini.
   
12:04 And in the same Dan dalam injil Santo Yohanes,
St. John's gospel  
   
12:08 God is also called spirit. Tuhan juga disebut roh.
   
12:11 A radical act, Sebuah tindakan radikal,
not this spirit over there bukan roh di sana...
   
12:16 that I have projected. yang saya proyeksikan.
   
12:19 If one takes seriously Jika orang bersikap serius...
   
12:21 - the terrible thing is that - yang buruk sekali adalah,
   
12:23 it hasn't been taken seriously. ini tidak dianggap serius.
   
12:26 K: Because we are not K: Karena kita tidak diijinkan
allowed to be serious, sir. menjadi serius, Tuan.
   
12:30 A: We can't even be A:Kita bahkan tidak dapat
serious about the thing menjadi serius tentang hal...
   
12:32 that is claimed that we must yang diklaim bahwa kita harus
be the most serious about. menyikapinya dengan amat serius.
   
12:34 K: That's just it. K: Itulah.
   
12:35 A: Yes, I know what you mean. A: Ya, saya paham maksud Anda.
   
12:37 K: I mean, we are not K: Saya maksud, kita tidak serius
serious about our children! mengenai anak-anak kita!
   
12:42 We don't feel Kita tidak merasa bertanggung-
responsible for them, jawab terhadap mereka,
   
12:45 right through life. sepanjang hidup.
   
12:47 Only till they are four, Hanya ketika mereka mencapai sampai
five, six, umur empat, lima, enam,
   
12:49 we are responsible, you know. kita bertanggung jawab,
  Anda tahu.
   
12:51 After that, they can do Setelah itu, mereka dapat melakukan
what they want. apa yang mereka mau lakukan.
   
12:55 So, freedom and authority Jadi, kebebasan dan otoritas
cannot possibly exist together. tidak mungkin dapat hadir bersama.
   
13:06 Freedom and intelligence Kebebasan dan kecerdasan
go together. berjalan bersama.
   
13:11 And intelligence has its own Dan Kecerdasan memiliki
   
13:14 innate, natural, easy discipline, disiplinnya sendiri yang melekat pada
  dirinya, alami, sederhana,
   
13:18 discipline in the sense disiplin dalam arti...
   
13:22 not of suppression, control, bukan penindasan, pengendalian,
imitation, and all that, kepalsuan, dan semua itu,
   
13:26 but discipline which is the tapi disiplin yang merupakan
act of learning all the time. tindakan belajar setiap waktu.
   
13:33 A: In attention. A: Dalam perhatian.
K: Yes, in attention. K: Ya, dalam perhatian.
   
13:37 A: This intelligence A: Kecerdasan
that you speak of yang Anda bicarakan ini,
   
13:39 is associated with splendour? apakah terkait dengan keagungan?
K: Yes. K: Ya.
   
13:44 A: Its advent is immediate, A:Kehadirannya adalah seketika,
not gradual. tidak bertahap.
   
13:51 K: No, of course not. K: Tidak , tentu saja tidak.
The perception is intelligence! Persepsinya adalah Kecerdasan!
   
13:54 A: The perception is intelligence. A:Persepsinya adalah Kecerdasan.
K: And therefore acting. K:Dan karenanya bertindak.
   
13:56 A: And perception is the act. A:Dan persepsi adalah tindakan.
K: Of course. K: Tentu saja.
   
13:58 A: So the act, intelligence, beauty... A:Jadi tindakan, kecerdasan,
K: All these. keindahan… K: Semuanya.
   
14:02 A: ...love, truth, freedom... A:…cinta, kebenaran,
  kebebasan….
   
14:05 K: Death, all those are one. K:Kematian, semua itu satu.
A: ...order, they form A:..ketertiban, mereka merupakan...
   
14:11 a complete, total, integral suatu gerak yang lengkap, total,
  integral dalam tindakan.
   
14:14 movement in act. K: Itu benar.
K: That's right.  
   
14:17 A: That, in itself, A: Itu, dalam dirinya, dilihat
looked at positively, secara positif,
   
14:21 is even, once it's adalah seimbang, begitu
translated into a concept... diterjemahkan menjadi konsep...
   
14:26 K: Oh, then K:Oh, maka yang itu
there is no longer that. tidak lagi di situ.
   
14:27 A: ...becomes in itself A:...dalam dirinya sendiri menjadi
an occasion for terror again. sebab bagi teror lagi.
   
14:31 K: Of course. K: Tentu saja.
A: Because it A: Karena...
   
14:32 seems that it runs away agaknya seperti ia melarikan diri
too fast from you. terlalu cepat dari Anda.
   
14:35 K: Yes. K: Ya.
A: As soon as you... A: Seketika Anda...
   
14:37 It's as though these Itu sepertinya apa yang telah
you've mentioned - beauty, Anda katakan - keindahan,
   
14:43 intelligence, love, freedom... kecerdasan, cinta, kebebasan…
K: ...and death. K:...dan kematian.
   
14:49 A: ...have, so to speak, A:...telah, boleh dikatakan,
   
14:52 secured themselves mengamankan diri mereka
against all tom-foolery. terhadap semua kebodohan.
   
14:55 K: Yes, sir. Quite right. K:Ya, Tuan. Benar sekali.
   
15:00 A: They are so radically pure, A:Mereka itu demikian amat murninya,
that any foolery... sehingga kebodohan apapun..
   
15:04 K: So, sir, that means: can K:Jadi, Tuan, itu berarti: dapatkah
the mind put aside totally batin mengesampingkan secara total...
   
15:11 all the structure of thought semua struktur dari pikiran yang
with regard to religion? terkait dengan religi?
   
15:21 It can't put away Itu tidak dapat membuang...
   
15:26 the function of thought fungsi dari pikiran
in the field of knowledge. dalam bidang pengetahuan.
   
15:29 That we have understood. Itu kita sudah paham.
That's very clear. Itu sangat jelas.
   
15:32 But here there is something Tapi ada sesuatu...
   
15:34 we don't know - you follow, sir? yang kita tidak tahu
  - Anda mengikutinya, Tuan?
   
15:38 We pretend we know. Kita berpura-pura tahu.
   
15:42 When a man says Ketika seseorang berkata,
   
15:45 Jesus is Saviour, or Jesus adalah Penyelamat, atau apapun,
whatever, it is a pretension. itu adalah suatu pretensi.
   
15:51 It is saying, Itu seperti mengatakan,
'I know and you don't know'. 'Saya tahu dan Anda tidak tahu'.
   
15:55 What do you know, in the name Apa yang Anda tahu, dalam nama
of heaven, you know nothing! surga, Anda tidak tahu apa-apa!
   
15:59 You just repeat Anda hanya mengulang
   
16:01 what you have learned apa yang Anda telah pelajari
from somebody else! dari orang lain!
   
16:05 So, can the mind, Jadi, dapatkah batin,
in the field of religion, dalam bidang religi,
   
16:12 because religion is, as karena religi adalah, seperti
we said at the beginning, yang kita katakan di awal,
   
16:17 the gathering of all energy pengumpulan dari semua energi
in that quality of attention. dalam kualitas perhatian itu.
   
16:22 And it is that quality of attention Dan kualitas perhatian itu
that regenerates man, yang mereformasi manusia,
   
16:29 that brings about yang membawa
real transformation in man transformasi nyata dalam manusia...
   
16:34 with regard to his conduct, dalam hal
his behaviour, sikap, tingkah laku nya,
   
16:37 his whole way of relationship. seluruh cara hubungan nya.
   
16:40 Religion is that factor. Religi adalah faktor itu.
   
16:43 Not all this foolery Bukan seluruh kebodohan yang
that is going on. sedang berlangsung ini.
   
16:48 Now, to enquire, Sekarang, untuk menyelidiki,
   
16:53 the mind must put aside batin harus mengesampingkan...
   
16:55 all the structure of thought semua struktur dari pikiran
built around that word. yang dibangun di seputar kata itu.
   
17:05 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
A: Yes, I do. A: Ya.
   
17:06 K: Can one do it? K: Dapatkan
  seseorang melakukannya?
   
17:09 If not, we are pretending, jika tidak, kita berpura-pura,
   
17:11 talking about God, bicara tentang Tuhan, bukan
no God, yes God. Tuhan, ya Tuhan.
   
17:14 You follow? All that nonsense Anda mengikuti? Semua omong kosong
that is going on. yang berlangsung itu.
   
17:21 So, that is the first question: Jadi, itu adalah
  pertanyaan pertama:
   
17:23 can the mind be free of dapatkah batin bebas dari
the authority of another, otoritas lainnya,
   
17:29 however great, betapapun besar, betapapun
however sublime, agung,
   
17:32 however divine or betapa ilahi atau bukan ilahi
no divine - you follow? - Anda mengikuti?
   
17:35 A: And because an act is required A: dan karena
  sebuah tindakan dibutuhkan,
   
17:38 in order to answer this question... agar supaya menjawab pertanyaan ini...
K: Absolutely. K: Tentu saja.
   
17:42 A: ...the individual A:...si individu
must do this on his own. harus melakukannya sendiri.
   
17:45 K: Otherwise he merely lives K:Bila tidak dia hanya hidup
in a routine of function, dalam rutinitas fungsi,
   
17:51 which he has, yang dia miliki,
which he is still doing, yang dia masih lakukan,
   
17:53 and therefore he escapes dan karenanya dia melarikan diri
into all these circuses masuk ke dalam sirkus-sirkus ini,
   
17:58 which he calls religion. yang dia sebut agama.
   
18:01 A: This came to me with A: Ini datang pada saya dengan...
   
18:03 dramatic force kekuatan yang dramatis
yesterday in class. kemarin di kelas.
   
18:06 On the one hand, Di satu sisi,
we have textbooks, kita memiliki buku-buku teks,
   
18:11 textbooks which have buku-buku teks yang telah bertahan
survived the centuries, berabad-abad,
   
18:13 because of their classical karena nilai klasiknya
value in that sense. dalam arti itu.
   
18:21 And the usual way, Dan cara yang biasa,
in which this material is taught, di mana materi ini diajarkan,
   
18:30 is that one learns, let us say, adalah di mana orang belajar,
  sebut saja,
   
18:32 something about sesuatu tentang
the Chinese vision of life. pandangan hidup orang China.
   
18:35 Then we have Kemudian kita memiliki
the Hindu vision of life, pandangan hidup orang Hindu,
   
18:38 and so we accumulate dan dengan demikian kita kumpulkan
over a long period of time dalam suatu periode waktu panjang...
   
18:41 through school, clear melalui sekolah, dari awal terus
through graduate school, ke perguruan tinggi,
   
18:44 if you can stand it, jika Anda dapat bertahan,
   
18:47 you come into possession of... Anda masuk ke dalam
  kepemilikan,
   
18:51 K: ...what other people have said. K:...apa yang orang lain telah
  katakan.
   
18:53 A: ...what other people have said. A:...apa yang orang lain telah
K: But you know... katakan.
   
18:55 ...nothing about it! K:Tapi Anda tidak tahu apa-apa
A: Exactly. tentang itu! A: Persis.
   
18:57 You acquire certain skills Anda memperolah keahlian
in the order of function, tertentu dalam bidang fungsi,
   
19:02 as you have mentioned. seperti yang telah Anda
  sebutkan.
   
19:03 Now, the teacher has a problem. Sekarang,
  guru punya suatu masalah.
   
19:05 I am thinking of these schools Saya terpikir sekolah-sekolah
that you have referred to, yang telah Anda acu,
   
19:10 in India and the one di India dan satunya
that will be in Ojai. yang akan ada di Ojai.
   
19:14 There is Ada hal yang sifatnya
a body of material here, materi disini,
   
19:17 clearly the teacher must be jelas guru tentunya harus
in possession of knowledge, memiliki pengetahuan,
   
19:20 in the order of dalam tatanan operasi
functional operation, fungsional,
   
19:22 procedural techniques, and so teknik prosedural dan seterusnya.
forth. He simply has to know. Dia sederhananya harus tahu.
   
19:26 The child is going to read books. Murid akan membaca buku-buku.
K: Of course. K: Tentu saja.
   
19:29 A: In these schools that you've A: Di sekolah-sekolah ini
mentioned, he is going... yang Anda sebutkan, dia akan…
   
19:31 K: Oh, they do. K: Oh, mereka lakukan.
A: They read books. A: Mereka membaca buku-buku.
   
19:33 And all of them haven't been Dan semuanya belum pernah...
   
19:35 written necessarily by somebody secara semestinya ditulis
  oleh seseorang...
   
19:37 who is undertaking to yang melakukan hal yang
do the thing that goes on berlangsung...
   
19:41 between the students and the antara para murid dan
teachers in these schools. para guru di sekolah-sekolah ini.
   
19:44 Now, the teacher must handle Sekarang, guru harus menangani materi
this written material in books tertulis ini di dalam buku-buku...
   
19:50 in a way dengan cara menunjukkan
to indicate to the child, pada anak,
   
19:55 the student, murid, bahwa adalah mungkin...
that it is possible  
   
19:59 to read this material untuk mempelajari materi ini,
   
20:00 without being self-divided tanpa menjadikan dirinya
in doing it. terbelah saat melakukannya.
   
20:03 K: And also, K:Dan juga,
what would you do apa yang Anda akan lakukan,
   
20:08 if there was no book? jika tidak ada buku?
   
20:14 A: You'd be in the same position. A:Anda akan berada di posisi
  yang sama.
   
20:16 K: No, if there was no book, K:Tidak, jika tidak ada buku,
   
20:20 nobody saying 'tradition', tidak ada
  yang berkata 'tradisi',
   
20:25 you have to find out Anda harus
for yourself. menemukannya sendiri.
   
20:29 A: But that's what we are A:Tapi itu yang kita minta dia
asking him to do with his book, lakukan dengan bukunya,
   
20:32 aren't we? bukankah demikian?
K: Are we? K:Begitukah?
   
20:34 A: No, no. Not in general. A: Tidak, tidak.
  Tidak secara umum.
   
20:35 But in this new approach. Tapi dalam pendekatan yang baru ini.
K: Ah, of course. K: Ah, tentu saja.
   
20:39 A: In this new approach A: Dalam pendekatan baru ini
we must somehow... kita entah bagaimana harus...
   
20:42 K: ...bring the book K:…bawa bukunya dan
and the other. yang lainnya.
   
20:43 A: ...bring the book A: …bawa bukunya
and the other together. dan yang lainnya bersama-sama.
   
20:45 K: And the freedom. K:Dan kebebasan.
Book and freedom. Buku dan kebebasan.
   
20:48 A: Yes. This is A:Ya. Ini yang memukul saya dengan
what hit me with such shock kejutan yang besar,
   
20:50 yesterday in class. kemarin di kelas.
   
20:53 And I immediately felt Dan saya segera secara radikal
radically responsible merasa bertanggung jawab...
   
20:56 for doing this, untuk melakukan ini,
in so far as I could. sejauh yang saya bisa.
   
21:00 And I was surprised to see Dan saya terheran
that though the students were melihat meskipun para murid...
   
21:06 extremely hesitant, sangat ragu,
   
21:10 - there was a lot of anxiety - ada banyak kegelisahan di sana,
there, real fear and trembling - ketakutan yang nyata dan gemetaran -
   
21:18 what of health they possessed apa gerangan yang mereka miliki,
   
21:22 did assert itself, telah menegaskan dirinya,
and there was dan ada...
   
21:27 tremendous interest minat yang amat besar
in the possibility. dalam kemungkinannya.
   
21:35 But then there was Tapi lalu ada keraguan di situ,
the hesitation that bahwa...
   
21:39 somehow wasn't passed. entah bagaimana tidak
  terlampaui.
   
21:42 K: Passed, quite. K:Terlampaui, benar sekali.
A: The hesitation is there. A: Keraguan ada di situ.
   
21:45 I have this feeling Saya mempunyai perasaan
that this has happened bahwa ini telah terjadi...
   
21:48 through the centuries melewati waktu yang amat panjang,
  berabad-abad.
   
21:49 with persons who have dengan orang-orang yang secara
seriously studied scriptures, serius mempelajari naskah-naskah,
   
21:57 since we were talking sejak kita
about religion. membicarakan tentang religi.
   
22:00 Sometimes you can detect it Kadang-kadang Anda dapat
  mendeteksinya...
   
22:02 in their very commentaries, dalam komentar-komentar mereka
in their very writing. sendiri, dalam tulisan mereka sendiri.
   
22:04 They come right up to it... Mereka datang tepat ke itu…
K: And miss it. K: Dan meleset.
   
22:07 A: ...and then they can't... A:...dan lalu mereka tidak dapat…
K: ...make it. K:...mewujudkannya.
   
22:10 A: ...push it over. They can't go... A: …menyelesaikannya.
  Mereka tidak dapat pergi…
   
22:13 K: I understand. K: Saya mengerti.
A: ...beyond the point. A:…melewati titik ini.
   
22:16 K: That is, sir, K: Itulah, Tuan,
   
22:18 it has been my fortune, adalah keberuntungan saya,
or misfortune, atau ketidakberuntungan...
   
22:21 to talk a great deal. untuk banyak berbicara.
   
22:24 And everybody Dan semua
comes to that point. orang datang pada titik itu.
   
22:29 They say, Mereka berkata,
please what am I to do... tolong apa yang harus saya lakukan,
   
22:31 I've reached that point saya telah mencapai titik itu,
I can't go beyond. saya tidak dapat melewatinya.
   
22:36 Sir, look at it this way, Tuan, lihatlah hal ini dari sisi ini,
if I may suggest: jika saya boleh sarankan:
   
22:41 if I had a class, I wouldn't jika saya mempunyai kelas,
talk about the book, first.  
   
22:43   saya tidak akan bicara tentang
  buku terlebih dahulu.
   
22:46 I'd say: freedom. Saya akan katakan: kebebasan.
   
22:50 You're second-hand people. Anda adalah orang tangan-kedua,
  bukan orisinil.
   
22:54 Don't pretend you're not. Jangan berpura-pura Anda bukan.
   
22:58 You're second-hand, Anda adalah orang tangan-kedua,
sloppy, shoddy people. ceroboh, buruk.
   
23:03 And you are trying to find Dan Anda mencoba
something that is original, menemukan sesuatu yang orisinil,
   
23:08 God is, Tuhan adalah orisinil,
the reality is original. kenyataan adalah orisinil.
   
23:11 It's not coloured by all Itu tidak diwarnai oleh para
the priests in the world. pendeta di dunia.
   
23:17 It's original. Itu orisinil/asli.
   
23:19 Therefore you must Karenanya Anda harus memiliki
have an original mind. batin yang orisinil.
   
23:22 Which means a free mind. Yang artinya
  suatu batin yang bebas.
   
23:25 Not original in painting Bukan orisinil dalam
a new picture, membuat lukisan baru,
   
23:28 or a new this, atau sesuatu yang baru,
that's all tommyrot. semua itu omong kosong.
   
23:30 But a free mind! Tapi suatu batin yang bebas!
   
23:35 A free mind that can function Suatu batin yang bebas yang dapat
in the field of knowledge, berfungsi dalam bidang pengetahuan,
   
23:40 and a free mind that dan suatu batin bebas yang dapat
can look, observe, learn. melihat, mengamati, belajar.
   
23:46 Now, Sekarang, bagaimana Anda
how do you help another, menolong orang lain,
   
23:50 - or is it not possible - -atau apakah itu tidak mungkin-
to be free? untuk menjadi bebas?
   
23:54 You understand? Anda memahaminya?
   
23:57 Look, Lihat, saya tidak pernah
I never belonged to anything. tergolong dalam apapun.
   
24:02 I have no church, no belief Saya tidak punya gereja,
- all that. tidak punya kepercayaan - semua itu.
   
24:10 A man who really wants Seorang yang sungguh ingin untuk
to find out if there is eternal, menemukan apakah ada yang abadi,
   
24:16 the nameless, something yang tak-bernama, sesuatu
beyond all thought, yang berada di luar semua pikiran,
   
24:20 he must naturally set aside dia harus secara wajar
  mengesampingkan...
   
24:22 everything built on thought: semua yang telah dibangun
  pada pikiran:
   
24:27 the saviour, the masters, juru selamat, para master,
the gurus, the knowledge para guru, pengetahuan...
   
24:31 - you follow? - -Anda mengikuti?-
all that. semua itu.
   
24:36 Are there people to do that? Adakah orang melakukan itu?
   
24:39 Will anybody Adakah orang yang mau
undertake that journey? menempuh perjalanan itu?
   
24:45 Or will they say, well, Atau apakah
you tell me all about it, old boy. mereka akan megatakan, baiklah,
   
24:46   Anda beritahu saya semua
  tentang itu, bapak tua.
   
24:48 I'll sit comfortably, Saya akan duduk secara nyaman,
and then you tell me. dan lalu Anda beritahu saya.
   
24:52 A: Yes, yes, A:Ya, ya. Itulah yang terjadi.
that's what goes on.  
   
24:54 K: I say, I won't describe that. K: Saya katakan,
  saya tidak akan menggambarkan itu.
   
24:57 I won't tell you a thing Saya tidak akan
about it! mengatakan apa pun tentang hal itu!
   
25:01 To put it into words Menggambarkan itu dalam kata-kata
is to destroy it. adalah menghancurkan itu.
   
25:06 So, let us see Jadi, mari kita lihat jika Anda
if you cannot be free. tidak dapat terbebas.
   
25:11 What are you frightened about? Perihal apa yang Anda takutkan?
   
25:15 Frightened of authority? Takut akan otoritas?
Frightened of going wrong? Takut akan salah?
   
25:18 But you are completely wrong Tapi Anda benar-benar
the way you live, salah dengan cara Anda hidup,
   
25:23 completely stupid benar-benar bodoh
the way you are carrying on, cara Anda menjalaninya.
   
25:26 it has no meaning. Itu tidak ada artinya.
   
25:31 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
   
25:34 Deny the spiritual authority Tolak otoritas spiritual...
   
25:37 of every kind. dalam bentuk apapun.
   
25:43 What are you frightened of? Apa yang Anda takutkan?
Going wrong spiritually? Salah jalan secara spiritual?
   
25:47 They are wrong. Mereka salah,
Not you are wrong, bukan Anda yang salah,
   
25:50 because you are just learning. karena Anda baru sedang belajar.
   
25:52 They are the established Mereka adalah yang sudah
in unrighteousness. terpancang dalam ketidak-warasan.
   
25:58 A: That's beautiful. Yes. A: Itu indah. Ya.
   
26:05 K: And so, why do you follow them? K: Dan karenanya,
Why do you accept them? mengapa Anda mengikuti mereka?
   
26:06   Mengapa Anda menerima mereka?
   
26:10 They are degenerate. Mereka bobrok.
   
26:12 And can you be free Dan dapatkah Anda
from all that, terbebas dari semua itu,
   
26:16 so that your mind, sehingga batin Anda,
through meditation melalui meditasi,
   
26:20 - which we will discuss -yang kita akan diskusikan
perhaps another time - mungkin di kesempatan lain-
   
26:23 what it means to be free, apa artinya bebas,
   
26:25 what it means to wipe away apa artinya menghapus semuanya,
all the things  
   
26:30 that people have put on you. yang orang telah sematkan
  pada diri Anda.
   
26:33 You understand? Anda paham?
So that you are innocent. Sehingga Anda polos adanya.
   
26:37 Your mind is never hurt, Batin Anda
  tidak pernah terluka,
   
26:40 is incapable of being hurt. tidak dapat mejadi terluka.
   
26:43 That is what innocency means. Itu adalah apa artinya
  kepolosan.
   
26:47 And from that, enquire, Dan dari situ, menyelidiki, mari
let's take a journey from there. kita lakukan perjalanan dari situ.
   
26:53 You follow, sir? Anda mengikuti Tuan?
   
26:55 From this sense of negation Dari kesadaran negasi akan
of everything segala hal ini,
   
27:00 that thought has put together. yang pikiran telah himpun.
   
27:02 Because thought is time, Karena pikiran adalah waktu,
thought is matter. pikiran adalah materi.
   
27:08 And if you are living Dan jika Anda hidup dalam
in the field of thought, medan pikiran,
   
27:15 there will be never freedom. tidak akan pernah ada kebebasan.
   
27:19 You are living in the past. Anda hidup di masa lalu.
   
27:23 You may think you are Anda boleh berpikir Anda
living in the present, hidup di saat ini,
   
27:25 but actually you are tapi nyatanya Anda hidup
living in the past di masa lalu...
   
27:26 when thought is in operation, ketika pikiran bekerja,
because thought is memory, karena pikiran adalah memori,
   
27:30 response of memory, respon dari memori,
knowledge, experience pengetahuan, pengalaman,
   
27:33 stored up in the brain. disimpan di dalam otak.
   
27:34 And that knowledge, experience, Dan pengetahuan, pengalaman itu,
   
27:40 is the expression of thought. adalah ekspresi dari pikiran.
   
27:43 Unless you understand that Hanya jika Anda memahami itu,
   
27:45 and know dan mengetahui
the limitation of thought, keterbatasan dari pikiran,
   
27:48 you can't enter into the field Anda tidak dapat
  masuk dalam bidang...
   
27:51 of that which you call religion. yang Anda sebut religi.
   
27:54 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
   
27:56 Unless this is told, Hanya jika ini diberitahukan,
repeated, shown to them, diulang, ditunjukkan pada mereka,
   
28:00 they can talk endlessly mereka dapat bicara
about books. tanpa henti tentang buku-buku.
   
28:05 This comes first. Ini yang terlebih dahulu.
   
28:07 Then you can read the books. Lalu Anda dapat membaca
  buku-buku.
   
28:12 A: Yes. K: Sir, the A:Ya. K:Tuan, Buddha
Buddha never read a book. tidak pernah membaca buku.
   
28:15 He listened, watched, Dia mendengar, memperhatikan,
looked, observed, melihat, mengamati,
   
28:20 fasted, said, 'All that's rubbish' berpuasa, berkata, 'Semua itu
and threw it out. sampah' dan membuangnya.
   
28:26 A: I just thought of something A:Saya baru saja memikirkan sesuatu
that you said: yang Anda katakan:
   
28:30 one must keep on orang harus
repeating this again. mengulang-ulang ini lagi.
   
28:35 K: In different ways. K:Dalam cara-cara yang berbeda.
A: In different ways, and again. A:Dalam cara-cara berbeda, dan lagi.
   
28:40 I'm speaking now about teaching. Saya bicara sekarang
  tentang mengajar.
   
28:47 This point of hesitation Titik keraguan ini...
   
28:51 is the point where something adalah titik di mana sesuatu
will or will not get born. akan atau tidak akan lahir.
   
28:57 K: That's right, sir. K: Itu benar, Tuan.
   
28:59 A: That beautiful expression A:Ekspresi yang indah itu,
   
29:01 that you used earlier: Yang Anda pakai sebelumnya:
   
29:04 'incarnate now'. 'berinkarnasi sekarang'.
K: Now, yes. K: Sekarang, ya.
   
29:06 A: So, we're on the brink. A: Jadi, kita ada di ambang.
   
29:09 We're, Kita, dalam kata-kata Ortega,
in the words of Ortega,  
   
29:13 rocking back and forth on berayun-ayun di
the brink of a new event. ambang dari suatu kejadian baru.
   
29:17 And we're not over the line. Dan kita tidak melewati garis.
   
29:20 There is nothing that any Tiada apa pun dapat dilakukan oleh
of us can do at that point seseorang dari kita pada titik itu,
   
29:24 with respect to the terror sehubungan dengan teror dari
of the one who hears this, seseorang yang mendengarkan ini,
   
29:30 including my own, I'm not termasuk diri saya sendiri, saya
dividing myself from this tidak membedakan diri saya dari...
   
29:35 doing together melakukan bersama-sama ini
with the student, dengan murid,
   
29:38 since I'm a student karena saya seorang
in this activity. murid dalam kegiatan ini.
   
29:43 So here we are Jadi di sinilah kita
- student among students. - murid diantara murid.
   
29:47 And there is this boggling, Dan ada keraguan ini,
   
29:55 this fear and trembling, rasa takut ini dan gemetaran,
   
29:57 and nothing can be done dan tiada satupun yang dapat dilaku-
other than simply encourage. kan selain sekedar memberi semangat.
   
30:04 K: And tell them, wait, K:Dan memberitahukan mereka,
stay there. tunggu, diam di situ.
   
30:08 A: Hold. A: Tahan.
K: Hold. K: Tahan.
   
30:10 Doesn't matter if you wobble, Tidak masalah jika kamu bergoyang-
but keep on wobbling. goyang, tapi teruskan bergoyang.
   
30:15 A: Don't bolt. A: Jangan melepaskan diri.
K: Don't run away. K: Jangan melarikan diri.
   
30:21 A: And so this is said A:Dan dengan demikian ini
in different ways dikatakan dengan berbagai cara,
   
30:24 over and over again. berulang-ulang terus menerus.
   
30:26 Now I understand Sekarang saya paham apa yang
what you meant by saying, Anda maksudkan dengan berkata,
   
30:28 now let's start the class mari kita sekarang mulai
ten minutes... kelas sepuluh menit…
   
30:32 K: ...with this. K:…dengan ini.
A: ...with this. A:…dengan ini.
   
30:34 We don't open the book. Kita tidak membuka buku.
K: That's right, sir. K: Itu benar, Tuan.
   
30:36 A: We don't open the book, A:Kita tidak membuka buku,
we start with this. kita memulainya dengan ini.
   
30:39 And then Dan kemudian
when the book is opened, ketika buku dibuka,
   
30:41 perhaps the word, for a change, mungkin, kata mengalami perubahan,
will disclose itself. akan menyingkapkan dirinya sendiri.
   
30:44 K: That's right. K: Itu benar.
   
30:45 A: Because intelligence A: Karena kecerdasan
has broken out. telah timbul.
   
30:48 K: That's right. K: Itu benar.
A: And behold, it's all splendid. A:Dan menakjubkan, semua itu agung.
   
30:51 Yes. Please, Ya. Silakan, saya tidak
I didn't mean to interrupt you. bermaksud menyela Anda.
   
30:55 I just wanted to make sure Saya hanya ingin yakin
that I have... bahwa saya…
   
30:58 it's terribly important ini benar-benar sangat penting,
that I understand this. bahwa saya memahami ini.
   
30:59 K: Because, you see, sir, K:Karena, Anda lihat, Tuan,
   
31:04 students rush murid-murid bergegas
from one class to the other, dari satu kelas ke kelas lain,
   
31:08 because the period is short, karena waktunya sangat pendek,
   
31:10 run from mathematics lari dari matematika
to geography, ke geografi,
   
31:13 from geography to history, dari geografi ke sejarah,
   
31:15 chemistry, biology kimia, biologi
- you follow? - run, run. - Anda mengikuti? - Lari, lari.
   
31:19 And if I was one of the professors, Dan jika saya salah satu dari
teachers, I would say, professor, guru, saya akan berkata,
   
31:24 'Look, sit down. 'Sebentar, duduklah.
   
31:27 Be quiet for five minutes. Heninglah untuk lima menit.
   
31:31 Be quiet. Tenang.
   
31:34 Look out of the window, Lihatlah ke luar jendela,
if you want to. jika Anda kehendaki.
   
31:36 See the beauty of light Lihatlah keindahan
on the water, cahaya di permukaan air,
   
31:39 or the leaf, and look at atau dedaunan, dan lihatlah pada
this and that, but be quiet'. ini dan itu, tapi hening.
   
31:44 A: We teach in classes A: Kita mengajar di kelas yang
that don't have windows now. sekarang tidak memiliki jendela.
   
31:47 K: Of course, naturally. K:Tentu saja, wajar saja.
A: Yes, I was just being facetious. A:Ya, saya hanya sedang bergurau.
   
31:50 K: Of course, sir. K:Tentu saja, Tuan.
A: But not only facetious. A:Tapi tidak hanya bergurau.
   
31:52 It's a horror. Itu sesuatu yang menyeramkan.
K: Horror... K: Menyeramkan…
   
31:55 You are trained to be functional. Anda dilatih untuk menjadi
You follow, sir? fungsional. Anda mengikutinya, Tuan?
   
31:58 A: I know. A: Saya tahu.
   
32:02 K: Don't look at anything else, K: Jangan lihat pada hal lain,
but be monkeys! tapi jadilah kera!
   
32:08 And my child is brought up that way. Dan anak saya dibesarkan secara
A: Yes. begitu. A: Ya.
   
32:15 K: It is appalling. K:Mengerikan.
A: The classroom is a tomb. Yes. A:Ruang kelas adalah kuburan. Ya.
   
32:20 K: So, I say, 'sit quietly'. K: Jadi, saya katakan,
  'duduklah dengan tenang'.
   
32:25 Then after sitting quietly Sesudah duduk tenang saya membi-
I talk about this first. carakan perihal ini terlebih dahulu.
   
32:29 I have done this in schools. Saya telah melakukan ini di
  sekolah-sekolah.
   
32:31 Talk about this Membicarakan tentang ini
- freedom, authority, - kebebasan, otoritas,
   
32:35 beauty, love, all that keindahan, cinta, semua itu
we have been discussing. yang telah kita diskusikan.
   
32:38 Then pick up your book. Lalu ambillah buku Anda.
   
32:41 But you have learned much Tapi Anda telah belajar
more here than in the book. jauh lebih banyak di sini...
   
32:44   daripada yang di buku.
   
32:45 A: Oh yes. Oh sure. A: Oh ya. Oh tentu saja.
   
32:46 K: Therefore the book shows K:Karenanya buku menunjukkan
what you are - you follow? Anda siapa - Anda mengikuti?
   
32:49 A: Yes. Exactly. A: Ya. Dengan cermat.
   
32:52 The book is seen... Buku dilihat...
   
32:55 K: Book becomes K: Buku menjadi
a second-hand thing. sebuah barang bekas.
   
32:57 A: Yes. A: Ya. Itu dilihat
It's seen with a clean eye. dengan mata yang jernih.
   
33:04 K: That's why, sir, K: Itulah mengapa, Tuan,
I personally have never read saya pribadi tidak pernah membaca...
   
33:08 a single book of all this, buku apapun tentang ini,
neither the Gita, the Upanishads, tidak Gita, tidak Upanishad,
   
33:14 what the Buddha has said. tidak apa yang Buddha telah
  katakan.
   
33:17 It somehow bored me. Entah bagaimana itu menjemukan saya.
I am sorry. Maaf.
   
33:20 It meant nothing to me. Itu tiada artinya bagi saya.
   
33:24 What has meant anything Apa yang mempunyai arti
was to observe: adalah mengamati:
   
33:30 observe mengamati orang-orang
the very poor in India, yang teramat miskin di India,
   
33:35 observe the rich, mengamati kaum kaya,
   
33:38 the dictators, mengamati para diktaktor,
the Mussolinis, the Hitlers, kelompok Mussolini, kelompok Hitler,
   
33:41 the Krushchevs and Brezhnevs, kelompok Kruschev dan Brezhnev,
   
33:44 watch them, and the politician. mengamati mereka, dan
  para politikus.
   
33:48 And you learn an awful lot. Dan Anda belajar amat-amat
  banyak.
   
33:50 Because the real book is you. Karena buku sesungguhnya
  adalah Anda.
   
33:55 Do you understand, sir? Anda memahaminya, Tuan?
   
33:56 If you can read your book, Jika Anda dapat membaca buku Anda,
which is yourself, yang adalah diri Anda sendiri,
   
34:00 you have learned everything, Anda telah belajar semuanya,
   
34:02 except kecuali pengetahuan yang
the functional knowledge. fungsional.
   
34:06 So, when there is self-knowing, Jadi, ketika ada pemahaman diri,
authority has no meaning. otoritas tidak mempunyai arti.
   
34:16 I won't accept. Saya tidak akan menerima.
Why should I accept these Mengapa saya harus menerima...
   
34:21 people orang-orang ini yang membawa
that bring truth from India? kebenaran dari India?
   
34:27 That's not truth Itu bukan kebenaran yang
they are bringing! mereka bawa!
   
34:29 They are bringing a tradition, Mereka membawa sebuah tradisi,
   
34:33 what they believe. apa yang mereka percayai.
   
34:38 So, can the mind Jadi, dapatkah batin...
   
34:44 put away everything membuang semuanya...
   
34:46 that man has taught, yang manusia telah ajarkan,
or invented, imagined, temukan, bayangkan,
   
34:52 about religion, God, tentang agama, Tuhan,
this and that? ini dan itu?
   
34:57 That means, can this mind, Itu artinya, dapatkan batin ini,
which is the mind of the world, yang adalah batin dari dunia,
   
35:01 which is the mind of Yang adalah batin
common consciousness, dari kesadaran bersama,
   
35:07 can that consciousness dapatkah kesadaran ini
empty itself mengosongkan dirinya sendiri...
   
35:11 of all the things dari semua hal yang telah katakan
man has said about reality? tentang realitas?
   
35:19 Otherwise I can't Jika tidak saya tidak dapat...
- you follow, sir? - Anda mengikuti, Tuan?
   
35:21 A: Can't begin. A: Tidak dapat memulai.
   
35:23 K: Not only begin, K: Tidak hanya memulai,
what do I discover? tapi apa yang saya temukan?
   
35:25 What other people have said? Apa yang orang lain
  telah katakan?
   
35:27 What Buddha, Christ... Apa yang Buddha, Kristus...
why should I accept that? mengapa saya harus menerima itu?
   
35:33 A: Well, the terrible thing is, A:Baik, hal yang mengerikan adalah,
I'm not in a position saya tidak pada posisi...
   
35:36 to grasp whatever they said untuk menangkap apapun yang mereka
that was worthwhile until katakan itu berharga, sampai...
   
35:43 this occurs. ini terjadi.
   
35:47 K: So, freedom, sir, K: Jadi, kebebasan, Tuan,
is an absolute necessity. adalah suatu kebutuhan mutlak.
   
35:52 A: Oh yes. Absolutely. A:Oh ya. Tentu saja. K: Tapi tak se-
K: But none of them say this. orangpun dari mereka mengatakan ini.
   
35:58 On the contrary. Kebalikannya.
   
36:00 They say, freedom will Mereka bilang, kebebasan akan
come to you much later. datang kepada Anda masih lama lagi.
   
36:04 Be in the prison Beradalah dalam penjara
for the rest of your life. seumur hidupmu.
   
36:07 When you die, Ketika Anda meninggal,
you'll have freedom. Anda akan memiliki kebebasan.
   
36:10 That's what they are preaching, Itulah apa yang mereka
essentially. khotbahkan, intinya.
   
36:16 So, can the mind, the heart, Jadi, dapatkah batin, kalbu,
   
36:24 and dan semua gudang
all the storehouse in the brain, penyimpanan di otak kita,
   
36:29 be free of the things that terbebas dari hal-hal yang orang
man has said about reality? telah katakan tentang kenyataan?
   
36:36 That's a marvellous question. Itu adalah sebuah pertanyaan yang
You understand, sir? menakjubkan. Anda memahaminya, Tuan?
   
36:39 A: Oh, I do, I do. A: Oh, ya, ya.
   
36:41 One of the things that seems Salah satu hal yang bagi saya
to me of remarkable cogency mempunyai daya sangat meyakinkan...
   
36:48 in our conversations, dalam pembicaraan kita,
   
36:52 has been telah terjadi...
   
36:55 how continually you have bagaimana Anda terus menerus kembali
returned to a question. pada sebuah pertanyaan.
   
37:00 K: Yes. K: Ya.
   
37:01 A: Return to the question. A: Kembali pada pertanyaan itu.
   
37:04 And the notion of return, Dan tanggapan terhadap kembalinya ke
in its depth, pertanyaan, dalam makna yang dalam,
   
37:11 has, it seems, rupanya telah...
   
37:17 been quite erroneously amat keliru disampaikan.
presented.  
   
37:24 The return has been presented Kembalinya telah disampaikan sebagai
as a movement to an answer. suatu gerak menuju sebuah jawaban.
   
37:29 K: Quite, quite. K: Tepat, tepat.
   
37:30 A: But that is not a re-turn. A:Tapi itu bukanlah pengulangan
K: No, of course, not. kembali. K:Tidak, tentu saja, tidak.
   
37:33 A: No. Because the turn A:Tidak. Karena kembalinya itu
is toward that original menuju ke yang orisinil,
   
37:37 that you mentioned. yang telah Anda sebutkan.
   
37:39 Therefore it is to the question, Sehingga itu adalah pada pertanyaan-
not to the answer at all. nya, sama sekali bukan pada jawaban.
   
37:47 K: Quite right, sir. K: Tepat sekali, Tuan.
   
37:50 You know, I was staying Anda tahu, saya pernah tinggal
once in Kashmir, di Kashmir,
   
37:53 right among the mountains. tepat diantara pegunungan.
   
37:57 And a group of monks Dan sekelompok rahib
came to see me, mendatangi saya,
   
38:03 freshly bathed and everything, segar setelah mandi dan
  semuanya,
   
38:05 done all the ceremony, telah melakukan semua
and all that. upacara, dan semua itu.
   
38:07 They had come to see me. Mereka mengunjungi saya.
   
38:09 And they told me Dan mereka mengatakan pada saya,
they had just come mereka baru saja datang dari...
   
38:12 from a group of unworldly people, dari sekelompok orang yang non-
who are super-monks, duniawi, para rahib super,
   
38:20 who were very high up yang tinggal amat di
in the mountains. atas gunung.
   
38:24 And they said Dan mereka berkata, mereka
they are totally unworldly. secara total tidak duniawi.
   
38:29 I said, 'What do you Saya berkata, 'Apa yg Anda maksudkan
mean by that word, sirs?' dengan kata itu, Tuan-Tuan?'
   
38:32 They said, 'They have Mereka berkata, 'Mereka telah
just left the world, meninggalkan dunia,
   
38:34 they are no longer tempted mereka tidak lagi tergoda
by the world. oleh dunia.
   
38:38 And they have this great Dan mereka memiliki
knowledge of the world'. pengetahuan hebat tentang dunia'.
   
38:44 And I said, 'When they Dan saya berkata,'Ketika
have left the world, mereka meninggalkan dunia,
   
38:48 have they left the apakah mereka meninggalkan
memory of the world?' memori tentang dunia?'
   
38:55 The memory, the knowledge, Memori, pengetahuan, yang dunia
which the world has made telah buat...
   
39:01 - you follow? - -Anda mengikuti?
   
39:04 which the gurus have put together, yang telah dirangkum oleh para guru,
the teachers. oleh para pengajar.
   
39:06 He said, 'That's wisdom. Dia berkata, 'Itu adalah
How can you leave wisdom?' kebijakan.
   
39:09   Bagaimana Anda dapat meninggalkan
  kebijakan?'
   
39:12 I said, 'You mean wisdom Saya berkata, 'Maksud Anda kebijakan
is bought through a book, yang dibeli melalui sebuah buku,
   
39:16 through a teacher, from another, melalui seorang guru,
  dari orang lain,
   
39:19 through sacrifice, melaui pengorbanan, penyiksaan,
torture, renunciation?' penolakan?'
   
39:24 You follow, sir, their idea? Anda mengikuti, Tuan,
  ide mereka?
   
39:25 That is, wisdom is something Berarti, kebijakan adalah
  sesuatu...
   
39:29 you can buy from somebody else. yang Anda dapat beli dari
  orang lain.
   
39:36 A: They went up the mountain A: Mereka naik ke gunung dengan
with all this baggage. semua beban ini.
   
39:40 K: Baggage, that's right. K: Beban, itu benar.
That's exactly what I said. Itu persis apa yang saya katakan.
   
39:43 All the baggage Semua beban yang Anda telah
which you have put away singkirkan...
   
39:46 - the world you've, probably - -dunia yang Anda miliki, barangkali-
but you've carried tapi Anda telah membawa...
   
39:48 their baggage. beban mereka.
   
39:51 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
A: Oh, goodness me. A: Oh, ya.
   
39:56 K: So, that is really K: Jadi, itu sesungguhnya adalah
an important thing, sesuatu yang penting,
   
40:00 if a mind jika batin sungguh amat serius,
is really very serious,  
   
40:05 to find out untuk mencari tahu
what religion means. apa arti religi.
   
40:10 Not all this rubbish. Bukan semua sampah ini.
   
40:14 I keep on repeating, because Saya terus mengulang, karena
that seems to be mounting, nampaknya semakin menungkat,
   
40:18 you know, growing. Anda tahu, tumbuh.
   
40:22 But to free the mind from Tapi untuk membebaskan batin dari
all the growth, accretions, semua pertumbuhan, penambahan,
   
40:29 and therefore which means: dan karenanya berarti: lihat
see the accretions, penambahannya,
   
40:33 see all the absurdities! lihat semua kemustahilannya!
   
40:38 A: This throws a very, A: Ini menonjolkan suatu bentuk
very different cast gambaran yang amat-amat berbeda...
   
40:39 on our word 'worldly'. pada kata 'duniawi' kita.
K: Yes, that's just it. K:Ya, itulah.
   
40:44 A: They are going up the mountain A: Mereka pergi naik ke
  atas gunung...
   
40:46 in order to leave the world. agar supaya meninggalkan dunia.
   
40:49 But they are taking immense Tapi mereka membawa
pains to take it with them. penderitaan hebat bersamanya.
   
40:52 K: That's right, sir. K: Itu benar, Tuan.
That's what they are doing Itulah apa yang mereka lakukan...
   
40:54 when they go into the monastery. ketika mereka masuk
  kedalam biara.
   
40:55 A: Of course. A: Tentu saja.
   
41:02 Accretions, encrustations. Penumpukan, penumbuhan kerak-
  kerak.
   
41:05 K: So now - I come back - K: Jadi sekarang - saya kembali -
can the mind be completely alone? dapatkah batin benar-benar sendirian?
   
41:13 Not isolated, not withdrawn, Tidak terisolasi,
  tidak penarikan diri,
   
41:17 not build a wall around itself, tidak membangun tembok di sekitarnya,
say, 'And then I'm alone'. berkata, 'Dan lalu saya sendirian '.
   
41:22 But alone in the sense Tapi sendirian dalam arti,
   
41:27 that aloneness that comes kesendirian yang datang
when you put away all this, ketika Anda membuang semua ini,
   
41:33 all the things of thought. semua hal dari pikiran.
   
41:37 You understand, sir? Anda paham, Tuan?
   
41:39 Because thought is so clever, Karena pikiran sangat pintar,
cunning. licik.
   
41:45 It can build Ia dapat membangun suatu
a marvellous structure struktur yang hebat...
   
41:50 and call that reality. dan menyebutnya kenyataan.
   
41:54 But thought is Tapi pikiran adalah
the response of the past, respon dari masa lalu,
   
41:58 so it is of time. jadi itu terkait waktu.
   
42:01 Thought being of time, Karena pikiran adalah waktu,
   
42:03 cannot create something ia tidak dapat menciptakan sesuatu
which has no time. yang tanpa waktu.
   
42:09 Thought can function Pikiran dapat berfungsi
in that field of knowledge. di dalam bidang pengetahuan.
   
42:13 It is necessary, Itu dibutuhkan,
but not in the other. tapi tidak dalam wilayah lain.
   
42:19 And this doesn't need bravery. Dan ini tidak membutuhkan
  keberanian.
   
42:24 It doesn't need sacrifice. Ini tidak membutuhkan pengorbanan.
It doesn't need torture. Ini tidak membutuhkan siksaan.
   
42:29 Just perception of the false. Hanya persepi dari yang palsu.
   
42:34 To see the false is Melihat yang palsu adalah melihat
to see the truth in the false. kebenaran dalam kepalsuan itu.
   
42:40 I don't know... Saya tidak tahu…
   
42:41 A: To see the false is A: Melihat yang palsu adalah
to see the truth in the false. melihat kebenaran dalam kepalsuan.
   
42:45 K: Of course. K: Tentu saja.
A: I must repeat that again. A:Saya harus mengulangnya kembali.
   
42:47 To see the false is Melihat yang palsu adalah melihat
to see the truth in the false. kebenaran dalam kepalsuan.
   
42:55 K: And see what is considered K:Dan melihat apa yang dianggap
truth as the false. kebenaran sebagai kepalsuan.
   
43:03 A: Yes, yes. A: Ya, ya.
   
43:08 K: So, my eyes are K: Jadi, mata saya
stripped of all the false, dilucuti dari semua kepalsuan,
   
43:15 so that there is no inward sehingga tidak ada
deception whatsoever, penipuan apapun dalam diri,
   
43:22 because there is no karena tidak ada keinginan
desire to see something, untuk melihat sesuatu,
   
43:26 to achieve something. untuk mencapai sesuatu.
   
43:30 Because Karena
the moment there is a desire saat ada sebuah keinginan...
   
43:33 to experience, to achieve, untuk mengalami, untuk mencapai,
   
43:35 to arrive at enlightenment untuk tiba pada pencerahan
- all that, - semua itu,
   
43:40 there is going to be illusion, akan ada ilusi,
   
43:44 something desire has created. sesuatu yang keinginan
  telah ciptakan.
   
43:51 Therefore the mind must be Karenanya batin harus bebas dari
free of this pursuit of desire pengejaran keinginan ini...
   
43:57 and its fulfilment, which dan pemenuhannya, yang
we discussed previously. telah kita diskusikan sebelumnya.
   
44:03 Understand what the Pahami struktur dari keinginan.
structure of desire is.  
   
44:07 We talked a great deal Kita telah bicarakan banyak sekali
about that. tentang itu.
   
44:10 So, it comes to this point: Jadi, sampailah pada titik:
can the mind be free dapatkah batin menjadi bebas...
   
44:19 and free of all the things dan bebas dari semua hal...
   
44:22 which are born of fear, yang dihasilkan dari rasa takut,
and desire, and pleasure? dan keinginan, dan kesenangan?
   
44:30 That means one has to understand Itu berarti, orang harus memahami
oneself at great depth. dirinya dengan amat mendalam.
   
44:39 A: The thing that keeps A:Hal yang terus menerus
popping up muncul adalah...
   
44:43 is that one can repeat bahwa orang dapat mengulang
those questions... pertanyaan-pertanyaan itu…
   
44:51 K: Yes, sir. K: Ya, Tuan.
   
44:52 A: ...and start to think A: … dan mulai berpikir bahwa
that he has grasped them. dia telah menangkapnya.
   
45:00 K: You grasp the words. K: Anda memahami kata-katanya.
A: Exactly. A: Persis.
   
45:04 There is something Ada sesuatu
which you have to come out yang harus menyeruak...
   
45:06 the other side of. dari siisi lain.
   
45:08 K: Quite right. K:Tepat sekali.
   
45:11 A: But the repetition A:Tapi pengulangan pertanyaan...
of the question  
   
45:16 does have a functional value. memiliki nilai fungsional.
K: I know. K: Saya tahu.
   
45:21 A: It seems to me. A: Terlihat bagi saya.
K: Yes, sir, it does. K: Ya, Tuan, memang,
   
45:25 That is, if the person jika orang mau mendengar.
is willing to listen.  
   
45:27 A: If he is willing to listen, A: Jika orang mau mendengar,
   
45:30 because thought is karena pikiran
incredibly deceitful. benar-benar menipu.
   
45:34 K: Very. K: Sangat.
A: As you have pointed out. A: Seperti telah Anda tunjukkan.
   
45:47 I was just thinking of Saya memikirkan kata-kata
poor old Jeremiah's words: orang tua yang malang Jeremiah:
   
45:52 'The heart is desperately 'Perasaan hati adalah teramat...
   
45:55 wicked and deceitful jahat dan penuh tipu-muslihat
above all things'. di atas segala-galanya.
   
45:59 Surely he must have... Pasti dia mempunyai...
   
46:01 K: ...tasted something. K:...merasakan sesuatu.
A: Yes, and of course, A: Ya, dan tentunya,
   
46:04 as with the whole line... seperti halnya
  dengan seluruh jajarannya…
   
46:07 But I was asking Tapi saya bertanya pada
myself this question diri saya sendiri pertanyaan ini...
   
46:10 concerning why I went on tentang
  mengapa saya terus...
   
46:13 to continue melanjutkan pendidikan
my formal education. formal saya.
   
46:21 And in following this deeply, Dan dalam mengikuti ini
  secara mendalam,
   
46:23 it seems to me, to go bagi saya,
back to something that kembali pada sesuatu yang...
   
46:25 is going to sound very absurd, akan terdengar sangat
  menggelikan,
   
46:28 but it has something to do tapi itu ada hubungannya...
   
46:29 with everything you've said. dengan semua
  yang telah Anda katakan.
   
46:35 When I was very small, Ketika saya masih kecil,
growing up in England, tumbuh di Inggris,
   
46:38 I was put to school saya dimasukkan sekolah
rather earlier than lebih awal daripada...
   
46:42 many American children banyak anak-anak Amerika...
   
46:45 and I always read dan saya selalu
a great deal of poetry. membaca banyak puisi.
   
46:53 I don't know what has happened Saya tidak tahu apa yang telah terja-
to us in this country, but di pada kita di negara ini, tapi...
   
46:55 poetry doesn't really exist puisi tidak benar-benar ada...
   
46:58 for the populace at all. untuk khalayak ramai.
K: No, sir, I know. K: Tidak, Tuan, saya tahu.
   
47:00 A: But, thank God, I was A: Tapi, syukurlah, saya
brought up on it daily. dibesarkan dengannya setiap hari.
   
47:07 K: Yes, in England, of course, K:Ya, di Inggris tentu saja,
everybody reads poetry semua orang membaca puisi...
   
47:11 - Greek, Latin - - Bahasa Yunani, Latin -
we all went through it. kita semua melaluinya.
   
47:13 A: And I was always read poetry A:Dan saya selalu dibacakan
  puisi...
   
47:18 by the young woman oleh seorang wanita muda
employed by my parents yang dipekerjakan orang tua saya...
   
47:21 to look after me and my untuk merawat saya dan adik
little sister, and so forth. perempuan saya, dan seterusnya.
   
47:26 I never went to sleep Saya tidak pernah
without hearing it. tidur tanpa mendengarnya.
   
47:28 One day when I was very small, Suatu hari ketika saya masih sangat
at school, the teacher read kecil, di sekolah, guru membaca...
   
47:32 'The Owl and the Pussy Cat 'Si Burung Hantu dan Kucing...
   
47:34 went to sea in a pergi ke laut dengan sebuah
beautiful pea green boat' perahu hijau yang indah',
   
47:37 that marvellously mad thing karangan luar biasa
Edward Lear wrote. yang ditulis oleh Edward Lear.
   
47:42 K: Edward Lear, yes. K: Edward Lear, ya.
   
47:44 A: And you know, A:Dan Anda tahu,
I was never the same again. saya tidak pernah sama lagi.
   
47:50 And I know now why Dan saya tahu sekarang mengapa
- it sounds absolutely absurd - - terdengar sangat tidak masuk akal -
   
47:54 I came to experience saya mengalami, dinyatakan
in language a splendour dalam bahasa, suatu keagungan...
   
47:58 that I never lost touch with yang saya tidak pernah
  kehilangan sentuhan dengannya,
   
48:03 despite all the struggles kendati semua pergumulan yang
I had with my teachers. saya alami dengan guru-guru saya.
   
48:08 I had a bad time in school Saya mengalami waktu yang buruk
  di sekolah...
   
48:10 to get to the end of Untuk menyelesaikan
formal education, pendidikan formal,
   
48:13 and I have to say that doesn't dan saya harus katakan, bahwa
sound very good, but I did. itu tidak...
   
48:14   terdengar amat baik, tapi
  saya berhasil.
   
48:15 I had a pretty grim time. Saya mengalami masa yang
  cukup suram.
   
48:18 And one of the reasons Dan salah satu sebab dari
for the grim time masa suram itu adalah...
   
48:20 was my refusal to give this up, penolakan saya
this... untuk menyerah, ini…
   
48:22 K: Quite, the Pussy Cat in the boat. K:Tepat,
  unsur yang lemah lembut ikut bersama.
   
48:24 A: The fact that there's a bird A:Kenyataanya ada seekor burung dan
and a cat in the same boat. seekor kucing di perahu yang sama.
   
48:28 And the man is describing Dan seseorang menggambarkan
what you called act, apa yang Anda sebut tindakan,
   
48:32 movement, in which truth, gerak, di mana kebenaran,
and beauty, and so on, dan keindahan, dan seterusnya,
   
48:36 move along. bergerak bersama.
   
48:38 Oh, goodness. Oh, indahnya.
   
48:43 K: Sir, I think we ought to, K: Tuan, saya pikir kita seyogianya,
after coming up to this point, setelah mencapai titik ini,
   
48:49 we ought to go kita seharusnya
very deeply again masuk lebih dalam lagi...
   
48:53 into the question of meditation. ke dalam persoalan tentang meditasi.
A: Yes. A: Ya.
   
48:57 K: Because religion, K: Karena religi,
   
49:00 in the sense dalam maknanya yang kita
we are talking about, bicarakan,
   
49:02 and meditation go together. dan meditasi berjalan bersama.
   
49:08 That means religion Itu berarti, religi
isn't just an idea, tidak hanya sekedar sebuah ide,
   
49:11 but is tapi sebuah sikap nyata
actual conduct in daily life. dalam kehidupan sehari-hari.
   
49:21 Your thoughts, your speech, Pikiran Anda,
  ucapan-ucapan Anda,
   
49:23 your behaviour is the tingkah laku Anda adalah
very essence of religion. inti-sari dari religi.
   
49:31 You understand, sir? Anda memahaminya, Tuan?
   
49:33 If that doesn't exist, Jika itu tidak ada,
religion can't exist. religi tidak dapat ada.
   
49:38 It's just words, Itu hanya kata-kata,
you can go around Anda dapat berputar-putar...
   
49:40 spinning a lot of words, dengan berputar-putar memintal
go to various circus tents. banyak kata-kata,
   
49:41   pergi ke berbagai kegaduhan.
   
49:43 But that's not religion. Tapi itu bukan religi.
   
49:45 So, after establishing Jadi, setelah membangun itu secara
that deeply in oneself mendalam dalam diri...
   
49:50 and the understanding dan memahami religi,
of religion,  
   
49:52 then the next thing is: maka hal berikutnya adalah:
what is meditation? apakah meditasi?
   
50:00 That is of Itu adalah sesuatu yang
tremendous importance, teramat penting,
   
50:05 because meditation is karena meditasi adalah
something that is really, sesuatu yang benar-benar,
   
50:10 if it is understood properly, bila dipahami dengan tepat,
   
50:12 is the most extraordinary thing adalah sesuatu yang sangat luar
that man can have. biasa yang dapat dimiliki manusia.
   
50:19 Meditation is not divorced Meditasi tidak terpisah
from daily life. dengan kehidupan sehari-hari.
   
50:24 A: What was running A:Apa yang terlintas di pikiran
through my mind was, saya adalah,
   
50:28 that the root relation bahwa akar dari hubungan...
   
50:32 to the word 'medesti', 'medeo'... dengan kata 'medesti', 'medeo'…
   
50:36 K: 'Medeo' is to think, K: 'Medeo' adalah berpikir,
to ponder, to go into. merenungkan, masuk ke dalam.
   
50:42 A: ...in Homer, it actually A:...dalam Homer,
carries the idea of itu sesungguhnya membawa ide...
   
50:47 'to provide for' 'untuk menyediakan'
in the sense of to care for. dalam arti peduli akan.
   
50:50 Very beautiful. Sangat indah.
   
50:53 It brings up the question Itu membawa pada pertanyaan
that you raised earlier yang Anda angkat sebelumnya...
   
50:56 of true care. mengenai kepedulian yang sebenarnya.
K: Yes, sir. K: Ya, tuan.
   
51:05 A: That one is not A: Itu bukan bermeditasi
meditating unless he is... kecuali dia…
   
51:09 K: ...careful. K:…penuh perhatian.
A: ...careful and caring. A:…perhatian dan peduli.
   
51:12 K: Caring rather than careful, yes. K:Lebih ke peduli daripada
A: Yes. perhatian, ya. A: Ya.
   
51:17 It's all there in the word, but Itu semua ada dalam kata,
  tapi...
   
51:21 we won't have a look. tapi kita tidak menelitinya.
   
51:23 Yes, please go on. Ya, mari lanjutkan.
   
51:29 K: You see, when we have divorced K: Anda lihat, ketika kita
conduct from religion, memisahkan prilaku dari religi,
   
51:35 which we have, yang memang kita lakukan,
   
51:38 divorced relationship from memisahkan hubungan
religion, which we have, dari religi, yang telah kita lakukan,
   
51:43 divorced death from memisahkan kematian
religion, which we have, dari religi, yang telah kita lakukan,
   
51:48 divorced love from religion, memisahkan cinta dari religi,
   
51:55 when we have made love ketika kita membuat cinta
into something sensuous, menjadi sesuatu yang sensual,
   
52:00 something that is pleasurable, sesuatu yang menyenangkan,
   
52:04 then religion, which is lalu religi, yang
the factor of regeneration, merupakan unsur dari pembaruan,
   
52:11 disappears in man. hilang dalam diri manusia.
   
52:14 And that's why Dan itulah mengapa kita
we are so degenerate. demikian merosot.
   
52:20 And if I may be very emphatic, Dan jika saya boleh lebih tegas,
   
52:25 unless you have kecuali jika Anda
this quality of the mind memiliki kualitas batin ini...
   
52:28 that is really religious, yang benar-benar religius, ke-
degeneracy is inevitable. merosotan akhlak tidak terhindarkan.
   
52:34 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan?
   
52:35 Look at the politicians who Lihat para politikus
are supposed to be the rulers, yang seharusnya menjadi penguasa,
   
52:39 the guides, the helpers para pemandu,
of the people para pembantu rakyat...
   
52:42 - they are degenerate. - mereka bobrok akhlaknya.
   
52:43 You see what is happening, Anda melihat apa yang terjadi,
in this country and everywhere. di negara ini dan di mana-mana.
   
52:48 They are so corrupt. Mereka begitu korup.
   
52:50 And they want to bring order. Dan mereka ingin
  membawa keteraturan.
   
52:52 They are so irreligious. Mereka begitu tidak religius.
   
52:55 They may go to church, Mereka mungkin pergi ke gereja,
Baptists, or whatever they are, para pembaptis, atau apapun mereka,
   
52:58 and yet they are dan meski demikian, mereka
really irreligious, benar-benar tidak religius,
   
53:01 because they don't behave. karena mereka
  tidak berkelakuan baik.
   
53:07 So man is becoming more Jadi manusia
and more degenerate. menjadi semakin mundur.
   
53:13 You can see it, sir. Anda dapat melihatnya, Tuan.
   
53:17 Because religion is the factor Karena religi adalah unsur...
   
53:21 that brings yang membawa kualitas baru
a new quality of energy. energi.
   
53:27 It is the same old energy, Ini sama dengan energy lama, tapi
but it has become a new quality. telah menjadi sebuah kualitas baru.
   
53:33 So the brain doesn't degenerate. Jadi otak tidak jadi merosot.
   
53:37 As we get older, Makin kita berumur,
we tend to degenerate. kita cenderung merosot.
   
53:40 But it doesn't, Tapi itu tidak terjadi,
because it is the freedom... karena adalah kebebasan…
   
53:45 from every kind of security dari semua jenis keamanan dari
of the 'me'. It has no place. si 'aku'. Itu tidak mempunyai tempat.
   
53:54 A: I noticed this in class A: Saya melihat ini dalam
yesterday kelas kemarin...
   
53:56 with this business about energy dengan masalah energy ini...
   
53:57 that you are just talking about. yang Anda baru saja bicarakan.
   
54:01 There was a quickening... Ada suatu gerakan hidup...
   
54:03 K: Yes, sir. K: Ya, Tuan.
A: ...that took place. A:…yang terjadi.
   
54:08 There was at the end of the Itu terjadi pada akhir kelas,
class, and it was strenuous dan itu sangat kuat...
   
54:14 because of this karena
terrible hesitation. keraguan yang dahsyat ini.
   
54:17 But even so, there was Tapi walaupun demikian,
a release of energy, ada suatu pelepasan energy,
   
54:25 which has nothing to do yang sama sekali tidak
with entertainment at all, ada kaitannya dengan hiburan,
   
54:31 people running to get orang bergegas untuk melepaskan
their minds off themselves, pikirannya dari diri sendiri,
   
54:35 as they say, which, seperti orang katakan, yang
of course, is nonsense, tentu saja , adalah omong kosong,
   
54:38 because they are just karena mereka langsung
grinding themselves menggilas diri mereka,
   
54:41 into themselves ke dalam diri mereka,
some more with it. dengan lebih banyak lagi.
   
54:43 But in this particular case Tapi dalam hal yang khas ini,
   
54:45 there was empirical demonstration ada demonstrasi secara empiris
of what you are saying. dari apa yang Anda katakan.
   
54:48 Something that is out there. Sesuatu yang ada di luar sana.
   
54:49 It's to be seen. Itu terlihat.
It's observable. Itu dapat diamati.
   
54:51 K: That's right, sir. K: Itu benar, Tuan.
A: And behold, A:Dan lihatlah,
   
54:54 it sprung up Itu dengan cepat tampil seperti
like a green bay tree. pohon green bay.
   
54:57 Yes, please go on. Ya, silakan lanjutkan.
   
55:01 K: You see, sir, that's why the K: Anda lihat, Tuan, itulah mengapa
priests throughout the world para pendeta di seluruh dunia...
   
55:06 have made religion telah membuat religi menjadi
into something profitable, sesuatu yang menguntungkan,
   
55:11 both the worshipper baik bagi pemuja dan
and the intermediary. si perantara.
   
55:16 It has become Itu telah menjadi urusan bisnis,
a business affair,  
   
55:20 intellectual business, bisnis intelektual,
   
55:23 or it has become atau itu benar-benar
really commercial, menjadi sangat komersial,
   
55:27 not only physically, tidak hanya secara fisik,
but inwardly, deeply: tapi dalam batin, sangat dalam:...
   
55:32 do this lakukan ini
and you will reach that. dan Anda akan mencapai itu.
   
55:36 A: Utilitarian to the core. A: Bermanfaat sampai pada
  ke intinya.
   
55:38 K: Which is commercial. K: Yang adalah komersial.
A: Yes. A: Ya.
   
55:43 K: And so, unless K:Dan dengan demikian, hanya jika
this is put an end to, ini diakhiri,
   
55:48 we are going to degenerate kita akan terus makin
more and more. merosot lebih dan lebih lagi.
   
55:52 That's why I feel so immensely Itulah mengapa saya merasa sangat
responsible - personally - bertanggungjawab - secara pribadi -
   
55:59 tremendously responsible to amat sangat bertanggung jawab pada
the audience, when I talk, para hadirin ketika saya berbicara,
   
56:05 when I go to ketika saya pergi
the various schools in India, ke berbagai sekolah di India,
   
56:09 I feel I am responsible saya merasa saya bertanggung jawab
for those children. pada anak-anak ini.
   
56:12 You follow, sir? Anda mengikutinya Tuan?
A: Yes, of course. I do. A: Ya, tentu saja.
   
56:14 I certainly do. Saya mengikutinya.
K: I say, K: Saya katakan,
   
56:16 'For God's sake, be different. 'demi Tuhan' , jadilah berbeda.
   
56:18 Don't grow up like that. Look'. Jangan tumbuh seperti itu.
  Lihat.
   
56:22 I go into it very, very... Saya mendalaminya sangat, sangat…
you know, talk a great deal. Anda tahu, berbicara banyak sekali.
   
56:25 And they begin to see. Dan mereka mulai melihat.
   
56:27 But the world Namun dunia terlalu tangguh
is too strong for them. bagi mereka.
   
56:30 They have to earn a livelihood. Mereka harus mencari nafkah.
   
56:33 They have to resist Mereka harus menolak orang tua
their parents who want them mereka yang menginginkan mereka...
   
56:35 to settle down and have a untuk memantapkan diri
good job, and marry, a house. dan memiliki pekerjaan yang baik,
   
56:37   dan menikah, sebuah rumah.
   
56:39 You know, all that business. Anda tahu , semua urusan itu.
   
56:42 And the public opinion, Dan opini publik,
and overpopulation, dan kepadatan penduduk,
   
56:46 it is much too strong. itu terlalu kuat.
   
56:50 A: The tremendous weight A:Tekanan
of that tradition tradisi yang amat kuat...
   
56:52 of the four stages of life. dari empat tahap kehidupan.
   
56:56 K: So I say, let us find out, K: Jadi saya katakan, mari kita cari
if there are a few 'elite' tahu, jika ada segelintir 'elite'...
   
57:01 - if I may use that word -jika saya boleh
  menggunakan kata itu...
   
57:04 without any snobbery - tanpa keangkuhan -
   
57:06 let's create a few mari kita menciptakan beberapa,
   
57:10 who really are concerned, yang benar-benar peduli, beberapa
a few teachers, few students. guru, beberapa murid.
   
57:17 Even that becomes very difficult, Itu pun menjadi sangat sulit,
because most teachers... karena kebanyakan guru…
   
57:23 they are not good at this or that mereka tidak bagus dalam
  hal ini atau itu...
   
57:26 and therefore become teachers. dan karenanya menjadi guru.
   
57:31 You know what they are. Anda tahu apa mereka itu.
A: Yes. A: Ya.
   
57:33 Oh, dear, yes. Oh ya.
   
57:41 K: So, everything, sir, K: Jadi, semua itu, Tuan,
is against you. menentang Anda.
   
57:47 Everything. Semuanya.
   
57:49 The gurus are against you, Para guru menentang Anda,
   
57:52 the priests are against you, para pendeta menentang Anda,
   
57:56 business people, pebisnis,
   
57:57 the teachers, the politicians, para guru, politikus,
everybody is against you. semua menentang Anda.
   
58:02 Take that for granted! Menerima itu begitu saja!
   
58:07 They won't help you an inch. Mereka tidak mau
They want you to go their way. menolong Anda sedikitpun.
   
58:09   Mereka maunya
  Anda mengikuti jalan mereka.
   
58:12 They've got their vested interest Mereka memiliki
in all that. kepentingan dalam semua itu.
   
58:17 A: Yes, I do see that A: Ya, saya melihat itu
with clarity. dengan jelas.
   
58:22 In our next conversation, Di dalam pembicaraan kita berikutnya,
do you think we could explore Anda pikir kita dapat menyelidiki...
   
58:28 the activity of meditation kegiatan dari meditasi...
   
58:30 within the context dalam konteks dari semua
of all this horror... kengerian...
   
58:33 K: Yes, we will do it. K: Ya, kita akan melakukannya.
   
58:35 A: Oh, that's wonderful. A: Oh, itu sangat bagus.