Krishnamurti Subtitles

Tata-tertib datang dari pemahaman akan kekacauan kita

San Diego - 20 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 5



0:36 Krishnamurti dalam Dialog
dengan Dr. Allan W. Anderson
  
0:41 J. Krishnamurti terlahir
di India Selatan...
  
0:44 dan memperoleh
pendidikannya di Inggris.
  
0:46 Selama 40 tahun yang lalu...
 
0:47 dia telah berbicara
di Amerika Serikat,...
  
0:50 Eropa, India, Australia,
dan bagian-bagian dunia lainnya.
  
0:54 Dari awal karya hidupnya...
 
0:56 dia menanggalkan
semua hubungannya...
  
0:58 dengan agama-agama dan ideologi-
ideologi yang terorganisir...
  
1:00 dan mengatakan bahwa satu-
satunya keprihatinannya adalah...
  
1:02 untuk membebaskan manusia secara
absolut tanpa-terkondisi.
  
1:07 Dia adalah pengarang dari banyak
buku-buku,...
  
1:09 di antaranya adalah
The Awakening of Intelligence,...
  
1:11 The Urgency of Change,...
 
1:13 Freedom From the Known,
dan The Flight of the Eagle.
  
1:18 Ini adalah satu dari
suatu seri dialog-dialog...
  
1:20 antara Krishnamurti dan
Dr. Allan W. Anderson,...
  
1:23 yang adalah profesor
dari studi religi...
  
1:25 di San Diego State University...
 
1:27 di mana dia mengajar kitab-kitab
suci India dan China...
  
1:30 dan tradisi orakel.
 
1:32 Dr. Anderson, seorang penyair,...
 
1:34 menerima gelarnya
dari Columbia University......
  
1:37 dan Union Theological Seminary.
 
1:40 Dia telah dianugrahi dengan
Teaching Award yang terhormat...
  
1:43 dari California State
University.
  
1:49 A:Tuan Krishnamurti, ketika kita
sedang berbincang tempo hari,...
  
1:52 nampak bagi saya,...
 
1:54 bahwa kita telah mencapai
titik di mana...
  
1:58 Anda akan berbincang perihal
ketertiban,...
  
2:04 membicarakan perihal
ketertiban,...
  
2:06 dan saya pikir, barangkali kita dapat
memulai dengan itu hari ini,...
  
2:11 jika itu berkenan dengan Anda.
 
2:14 K:Saya pikir kita telah
berbicara perihal...
  
2:18 kebebasan, tanggung-jawab,
dan hubungan.
  
2:26 Dan sebelum kita meneruskan
lebih lanjut, kita pikir,...
  
2:29 kita akan membicarakan bersama
persoalan perihal ketertiban ini.
  
2:35 Apakah ketertiban dalam
kebebasan?
  
2:44 Ketika seseorang mengamati,
di seluruh dunia,...
  
2:49 ada suatu ketidak-tertiban yang
demikian luar biasanya.
  
2:54 A:Ya.
K:Lahiriah dan batiniah.
  
2:59 Orang berasa heran, mengapa
ada ketidak-tertiban yang demikian.
  
3:07 Anda pergi ke India
dan Anda melihat...
  
3:11 jalan-jalan diisi penuh dengan ma-
nusia, membeludak dengan penduduk.
  
3:18 Dan Anda juga melihat...
 
3:21 demikian banyaknya
sekte-sekte,...
  
3:23 demikian banyaknya guru-guru, demi-
kian banyaknya pengajar-pengajar,...
  
3:26 demikian banyaknya dusta-dusta
yang saling bertentangan,...
  
3:28 kesengsaraan yang demikian
besarnya.
  
3:31 Dan Anda pergi ke Eropa:
ada sedikit lebih ketertiban,...
  
3:34 namun , ketika Anda menembus
ketertiban yang di permukaan,...
  
3:38 di situ ada ketidak-tertiban
yang setara.
  
3:41 Dan Anda datang ke negeri ini,...
 
3:43 - dan Anda tahu seperti apa keadaan-
nya, lebih baik daripada saya -
  
3:47 ada ketidak-tertiban yang
lengkap.
  
3:51 Anda boleh berperilaku
dengan amat peduli,...
  
3:55 namun masuklah ke balik
permukaan...
  
3:59 dari apa yang disebut ketertiban,
dan Anda melihat kekacauan,...
  
4:07 tidak hanya dalam hubungan
perseorangan,...
  
4:10 namun juga secara seksual,
secara moral,...
  
4:14 begitu banyak korupsi.
 
4:17 Semua pemerintahan adalah korup,
beberapa lebih, beberapa kurang.
  
4:23 Tapi semua fenomena
dari ketidak-tertiban ini,...
  
4:28 bagaimanakah ia telah terwujud?
 
4:33 Apakah itu kesalahan dari...
 
4:37 agama-agama yang telah
mengatakan:...
  
4:39 lakukan ini dan
jangan lakukan itu?
  
4:42 Dan sekarang mereka
sedang berontak terhadap semua itu?
  
4:45 A:Ya.
 
4:46 K:Apakah pemerintah-
pemerintah demikian korupnya,...
  
4:52 sehingga tiada orang yang mempunyai
kepercayaan terhadap pemerintah?
  
4:58 Apakah ada korupsi sedemikian
besarnya di perniagaan,...
  
5:03 sehingga tiada seorang pun yang
ingin menengoknya,...
  
5:05 setiap orang yang cerdas,
setiap orang yang betul-betul serius.
  
5:10 Dan Anda tengok kehidupan keluarga,
ada begitu banyak ketidak-tertiban.
  
5:16 Jadi dengan menghimpun seluruh
fenomena dari ketidak-tertiban,...
  
5:22 mengapa ada ketidak-tertiban demikian
besarnya? Apa yang mewujudkannya?
  
5:29 A:Bukankah nampaknya bahwa,...
 
5:30 ada suatu bentuk progresi yang perlu,
yang nyaris tertanam...
  
5:34 dalam kaitan dari jalur...
 
5:37 kebutuhan yang telah kita
sebutkan sebelumnya,...
  
5:40 segera sesudah ketertiban
dikonsepsikan demikian,...
  
5:44 ia ditindih oleh
suatu situasi yang ada,...
  
5:51 tidak hanya ia tidak menghasilkan
apa yang diharapkan,...
  
5:56 namun ia menciptakan suatu
situasi baru,...
  
5:59 yang kita pikir memerlukan
suatu pendekatan yang baru.
  
6:03 Dan pendekatan yang baru itu
masih tetap adalah tindihan itu.
  
6:06 K:Seperti apa yang dilakukan oleh
para komunis di Rusia dan Tiongkok.
  
6:09 Mereka telah memaksakan
ketertiban...
  
6:12 - apa yang mereka sebut ketertiban -
pada suatu batin yang tidak-tertib.
  
6:18 Dan karenanya, ada suatu
pemberontakan.
  
6:20 Jadi melihat pada semua ini,
adalah amat menarik,...
  
6:24 melihat pada semua fenomena
dari ketidak-tertiban ini,...
  
6:31 kemudian apakah ketertiban itu?
 
6:36 Apakah ketertiban sesuatu yang
dipaksakan,...
  
6:39 ketertiban seperti di
ketentaraan,...
  
6:42 pada prajurit,
ketertiban yang dipaksakan,...
  
6:45 suatu disiplin
yang adalah suatu persesuaian,...
  
6:51 penindasan, peniruan?
 
6:54 Apakah ketertiban
suatu persesuaian?
  
7:03 A:Bukan dalam makna bahwa itu
secara buatan dipaksakan, ya.
  
7:06 K:Dalam makna apapun.
 
7:11 Jika saya menyesuaikan diri pada
suatu ketertiban,...
  
7:17 saya sedang menciptakan
ketidak-tertiban.
  
7:20 A:Ya, ya, saya paham
apa yang Anda maksudkan.
  
7:24 Di dalam pemakaian kita
dari kata 'sesuai'...
  
7:29 kadang-kadang kita maksudkan
dengan itu...
  
7:34 suatu hubungan yang alami antara
hakekat dari sesuatu...
  
7:37 dan aktifitas-akitifitas yang khas
pada dirinya atau miliknya.
  
7:43 Namun kemudian, pemakaian dari
kata 'sesuai' itu
  
7:46 bukanlah penggunaan
dalam arti yang biasa...
  
7:48 dan arti
yang kita kaitkan di sini.
  
7:50 K:Tidak. Tidak
Jadi apakah ketertiban persesuaian?
  
7:55 Apakah ketertiban tiruan?
 
7:59 Apakah ketertiban penerimaan,
kepatuhan?
  
8:04 Atau, sebab kita telah menyesuaikan,
sebab kita telah mematuhi,...
  
8:09 sebab kita telah menerima, kita
telah menciptakan ketidak-tertiban.
  
8:18 Sebab disiplin...
 
8:21 - dalam arti yang biasa diterima
dari kata itu -...
  
8:24 adalah menyesuaikan.
 
8:28 A:Ya, kita katakan dalam
bahasa Inggris,...
  
8:30 bukankah demikian,
kepada seseorang...
  
8:31 yang kelihatan
tidak berdisiplin...
  
8:34 atau yang kenyataannya
tidak berdisiplin...
  
8:36 kita katakan, 'berlakulah lebih
baik'. K:Berlaku lebih baik, benar.
  
8:40 A:Citra-citra yang kita pakai untuk
mengacukan ke koreksi itu...
  
8:46 selalu adalah kaku, bukankah?
K:Ya.
  
8:48 A:Benar, benar.
K:Jadi otiritas itu,...
  
8:56 apakah itu otoritas komunis
dari jumlah orang yang sedikit,...
  
9:00 atau otoritas dari pendeta,...
 
9:03 atau otoritas dari seseorang
yang mengatakan...
  
9:05 'Saya tahu dan Anda tidak',...
 
9:08 itu adalah salah satu
dari faktor-faktor,...
  
9:11 yang telah menghasilkan
ketidak-tertiban.
  
9:16 Dan salah satu dari faktor-faktor
dari ketidak-tertiban ini...
  
9:19 adalah kekurangan kita
akan kebudayaan yang benar.
  
9:24 Kita adalah amat canggih,...
 
9:28 amat, apa yang disebut beradab,
di dalam arti...
  
9:31 kita adalah rapi,
kita mempunyai kamar-kamar mandi,...
  
9:33 kita mempunyai makanan yang
lebih baik, dan semuanya itu,...
  
9:35 namun secara batiniah
kita tidak berbudaya.
  
9:42 Kita bukanlah makhluk manusia
sehat yang utuh.
  
9:47 A: Fragmentasi di dalam batin
tumpah ke luar...
  
9:49 ke dalam tindakan-tindakan kita,
lahiriah.
  
9:53 K: Jadi, kecuali kita memahami...
 
9:56 ketidak-tertiban, hakekat dari
ketidak-tertiban...
  
10:00 struktur dari
ketidak-tertiban...
  
10:02 kita tidak akan pernah dapat
menemukan apa ketertiban itu.
  
10:07 Dari pemahaman akan ketidak-
tertiban, datang ketertiban.
  
10:12 Bukan pertama-tama mencari
ketertiban...
  
10:15 dan kemudian memaksakan
ketertiban itu pada ketidak-tertiban.
  
10:18 Saya tidak tahu apakah saya membuat
diri saya jelas. A:Ya, saya paham.
  
10:20 Saya sedang berpikir
selagi Anda sedang berbicara...
  
10:23 akan fenomena di dalam
dunia penyelidikan,...
  
10:29 dan dunia mengajar serta
belajar...
  
10:32 seperti yang kita pahaminya
secara konvensional.
  
10:36 Saya telah mencatat di dalam per-
cakapan kita, bahwa Anda selalu...
  
10:40 mengusulkan agar kita mempelajari
disfungsi tertentu.
  
10:46 Kita tidak pernah benar-benar
dipersilahkan untuk melakukan itu;
  
10:49 kita telah diberikan gagasan,...
 
10:52 bahwa hal yang harus dipelajari
adalah pokok masalah yang terkait.
  
11:01 Argumen untuk itu,
tentunya, adalah bahwa...
  
11:08 orang mengacu kepada kesehatan
agar memahami penyakit.
  
11:13 K:Benar, tepat sekali. A:Namun
kemudian acuan kepada kesehatan,...
  
11:16 ketika itu diucapkan,...
 
11:17 telah diterima melulu secara
konseptual. K:Benar, tepat sekali.
  
11:22 A:Jadi apa yang kita pelajari
sekarang adalah suatu konsep.
  
11:25 K:Adalah suatu konsep,
alih-alih yang aktual,...
  
11:27 yang 'apa adanya'.
 
11:28 A:Dan kita tergelincir keluar dari
tugas yang sebenarnya.
  
11:35 Ada suatu kesulitan dalam
memahami petunjuk...
  
11:40 untuk kita mempelajari
ketidak-tertiban itu,...
  
11:42 hanya karena ketidak-tertiban,
oleh karena kondisinya sendiri,...
  
11:48 tidak memiliki suatu prinsip
tatatertib.
  
11:51 Oleh karena itu, ketika ia muncul,
terdengarnya...
  
11:53 seakan-akan saya sedang
diminta...
  
11:55 untuk mempelajari sesuatu
yang tidak bisa dipelajari.
  
12:01 Malahan sebaliknya.
 
12:02 K:Sebaliknya.
A:Ya. Sekarang saya akan berhenti.
  
12:06 Anda lanjutkan. Sebaliknya.
 
12:08 Anda sedang akan bicara sesuatu.
K:Sebaliknya.
  
12:12 Seharusnya mesti ada suatu
pemahaman akan ketidak-tertiban,...
  
12:16 karena apa itu terwujud.
 
12:22 Salah satu faktornya, Tuan,
secara mendasar adalah,...
  
12:30 bahwa pikiran adalah materi...
 
12:37 dan pikiran karena hakekatnya sendiri
adalah terpecah-pecah.
  
12:47 Pikiran memisah-misahkan,...
 
12:52 si 'aku' dan si 'bukan aku'
kita dan mereka,...
  
12:55 negara saya dan negara Anda,
ide-ide saya dan ide-ide Anda,...
  
12:58 agama saya dan agama Anda,
dan seterusnya.
  
13:00 Gerak pikiran itu sendiri justru
bersifat memisah-misah,...
  
13:08 karena pikiran
adalah tanggapan dari memori,...
  
13:14 tanggapan dari pengalaman,
yang adalah masa lampau.
  
13:19 Dan kecuali kita benar-benar
masuk ke dalam persoalan ini,...
  
13:24 amat, amat mendalam:...
 
13:27 gerak dari pikiran
dan gerak dari ketidak-tertiban...
  
13:34 A:Itu bagi saya rasanya
adalah suatu kata kunci,...
  
13:38 dari pemahaman saya dalam
mendengarkan Anda, 'gerak'.
  
13:42 Untuk mempelajari gerak dari ketidak-
tertiban akan nampak bagi saya...
  
13:47 untuk membawanya satu langkah
lebih dalam...
  
13:49 dari pada frasa
'untuk mempelajari ketidak-tertiban'.
  
13:52 Dengan kata 'gerak', kita sedang
berurusan dengan tindakan.
  
13:56 K:Gerak.
A:Tepat sekali.
  
13:57 Karir dari ketidak-tertiban.
K:Geraknya.
  
14:01 A:Ya, jika itu yang diarahkan
ke kita,...
  
14:07 maka, saya pikir, keberatan...
 
14:12 bahwa penyelidikan dari
ketidak-tertiban adalah...
  
14:16 mengusahakan suatu
pengejaran yang mustahil,...
  
14:19 tidaklah dibuat dengan
suatu dasar apapun.
  
14:22 Keberatan itu kehilangan dayanya
tepat pada titik...
  
14:26 ketika orang berkata,...
 
14:27 'bukan, bukan, ini bukan ketidak-
tertiban sebagai suatu konsep...
  
14:29 yang sedang kita
hadapi di sini,...
  
14:30 ini adalah gerak darinya,...
 
14:32 ini adalah karirnya sendiri,
ini adalah lintasannya,...
  
14:34 ini adalah seluruh korupsi
dari tindakan itu sendiri'.
  
14:38 Ya, ya, tepat sekali.
 
14:40 Saya terus-menerus berkata
perihal tindakan,...
  
14:42 dan barangkali ini nampaknya...
 
14:44 pengulangan-pengulangan.
k:Oh, itu mutlak benar.
  
14:46 A:Namun Anda tahu,...
 
14:49 hampir tidak pernah hal itu
diterima secara serius...
  
14:52 K:Saya tahu, Tuan.
A:...oleh spesies kita.
  
14:55 Tentu,
hewan berada di situ...
  
14:57 dari awalnya, tapi kita tidak.
 
15:00 K:Tidak. Anda lihat, kita
berurusan dengan konsep-konsep,...
  
15:04 tidak dengan 'apa adanya'
apa adanya secara nyata.
  
15:09 Daripada
membahas formula-formula,...
  
15:13 konsep-konsep dan ide-ide,
'apa adanya' adalah ketidak-tertiban.
  
15:18 Dan ketidak-tertiban itu
sedang meluas ke seluruh dunia,...
  
15:23 ini adalah suatu gerak, ini adalah
suatu ketidak-tertiban yang hidup.
  
15:27 Ini bukanlah suatu ketidak-tertiban
yang mati.
  
15:30 Ini adalah sesuatu yang hidup,
bergerak, berkorupsi, merusak.
  
15:36 A:Ya. Tepat, tepat sekali.
 
15:42 Namun ia meminta - seperti Anda
telah tunjukkan begitu seringnya -
  
15:46 suatu konsentrasi yang luar biasa
dari perhatian...
  
15:51 untuk mengikuti gerak,...
 
15:55 dan ada suatu perlawanan dalam diri
kita terhadap mengikuti gerak,...
  
16:00 yang barangkali terletak dalam
ketidak-senangan kita...
  
16:07 dengan intuisi yang kita
miliki,...
  
16:10 bahwa peralihan
tidak dapat dipahami.
  
16:13 K:Tentu. Benar, benar sekali.
A:Dan kita tidak menghendaki itu.
  
16:15 Kita tidak bisa menerima
pikiran,...
  
16:17 bahwa ada sesuatu yang
tidak dapat dipahami.
  
16:21 Dan dengan demikian kita tidak ingin
mencurahkan perhatian yang aktif itu.
  
16:25 K:Adalah seperti sedang duduk
di tepi sebuah sungai,...
  
16:28 dan sedang mengamati aliran
sungai berlalu.
  
16:32 Anda tidak dapat merubah
airnya,...
  
16:35 Anda tidak dapat merubah
hakikatnya...
  
16:37 atau gerak dari airnya.
 
16:39 Dalam cara yang sama
gerak dari ketidak-tertiban ini...
  
16:43 adalah bagian dari kita dan
sedang mengalir di luar diri kita.
  
16:48 Jadi, orang harus mengamatinya.
 
16:52 A:Dan sama sekali tidak ada
kekacauan dalam tindakan itu.
  
16:55 K:Jelas tidak.
 
17:00 Pertama-tama, Tuan, mari kita menda-
laminya dengan amat, amat hati-hati.
  
17:07 Apakah faktor dari
ketidak-tertiban?
  
17:11 Ketidak-tertiban berarti
kontradiksi, benar?
  
17:15 A:Ya. Dan konflik. Ya.
 
17:17 K:Kontradiksi. Yang ini
berlawanan terhadap yang itu.
  
17:21 Atau dualitas:...
 
17:26 yang ini berlawanan
terhadap yang itu.
  
17:29 A:Pertentangan
di antara dua hal...
  
17:31 yang bersama-sama bersifat
eksklusif.
  
17:33 K:Ya.
A:Ya.
  
17:34 K:Dan apa yang mewujudkan...
 
17:41 dualitas ini,
dan konfliknya.
  
17:48 Apakah memang benar
ada suatu dualitas?
  
17:52 A:Pasti tidak dalam tindakan,
di situ tidak ada dualitas.
  
17:57 Itu pasti tidak mungkin ada.
 
18:01 Pasti dapat dikatakan,...
 
18:02 bahkan tidak berkenaan, apakah
Anda tidak berpikir demikian,...
  
18:05 dengan pikiran itu sendiri...
 
18:07 dan kerjanya,
bahwa ada dualisme.
  
18:10 Namun dualitas itu,
tentunya...
  
18:13 hadir dalam kaitannya dengan
arti khususnya,...
  
18:17 namun tidak dalam kaitannya dengan
pemisahan. K:Pemisahan, itu benar.
  
18:20 A:Tidak dalam kaitan dari pemisahan.
K:Tidak dalam kaitan.
  
18:21 A:Benar, benar. Saya mengikuti.
 
18:22 K:Namun demikian,
ada pria, wanita,...
  
18:25 hitam dan putih,
dan seterusnya,...
  
18:27 namun adakah lawan dari
kekerasan?
  
18:35 Anda telah paham? A:Ya, saya sedang
mendengarkan dengan tekun.
  
18:38 K:Atau hanya kekerasan?
 
18:42 Namun kita telah menciptakan
lawannya.
  
18:46 Pikiran telah menciptakan lawannya
sebagai ketidak-kekerasan...
  
18:51 dan kemudian konflik
di antara berduanya.
  
18:54 Ketidak-kekerasan adalah
suatu abstraksi dari 'apa adanya'.
  
19:03 Dan pikiran telah
melakukan itu.
  
19:05 A:Tepat sekali. Kemarin saya
mengalami suatu masa yang sulit...
  
19:08 di dalam kelas perihal ini.
 
19:11 Saya membuat
suatu komentar bahwa...
  
19:16 kejahatan bukan
lawan dari kebaikan,...
  
19:19 kebaikan bukan
lawan dari kejahatan,...
  
19:22 dan entah bagaimana saya
benar-benar tidak dapat,...
  
19:26 nampaknya, menyampaikan itu,...
 
19:30 disebabkan oleh kegigihan
pada pihak mahasiswa...
  
19:35 untuk menghadapi masalah
secara murni,...
  
19:37 dalam kaitan dengan
suatu struktur yang bersifat konsep.
  
19:43 K:Anda lihat, Tuan,...
 
19:45 saya tidak tahu apakah Anda
ingin mendalaminya sekarang,...
  
19:47 atau apakah ini adalah
kesempatan yang tepat:...
  
19:54 dari sejak zaman Yunani kuno
- Anda pasti tahu -...
  
20:03 pengukuran
bagi mereka diperlukan.
  
20:07 Pengukuran.
 
20:09 Dan seluruh kebudayaan Barat...
 
20:12 dilandaskan
pada pengukuran,...
  
20:19 yang adalah pikiran.
 
20:26 A:Ini adalah pasti benar dalam
praktek berkesinambungan.
  
20:31 Itu pasti benar.
 
20:32 Dan ironinya dari ini adalah
bahwa seorang ahli sejarah,...
  
20:36 dalam memandang karya-karya dari
pemikir-pemikir besar Yunani,...
  
20:41 akan berbalik arah dan
berkata pada titik ini,...
  
20:44 'Baik,
sekarang tunggu sebentar'.
  
20:47 Dan kita akan mengatakan beberapa
hal mengenai Aristotle dan Plato,...
  
20:51 yang akan mengisyaratkan bahwa:
tidak, tidak, tidak,...
  
20:54 ada suatu cara pemahaman
yang jauh lebih terstruktur...
  
20:57 dari pada sekedar mendekatinya
dengan cara mistar hitung,...
  
21:01 namun itu tidak selaras dengan
apa yang Anda katakan.
  
21:04 Saya pikir itu benar.
 
21:06 K:Tuan, Anda dapat melihat
apa yang sedang terjadi di dunia,...
  
21:14 di dunia Barat:
teknologi, komersialisme,...
  
21:18 dan konsumerisme,
adalah aktivitas yang tertinggi...
  
21:22 yang sedang berlaku sekarang.
A:Tepat sekali.
  
21:24 K:Yang berlandaskan pada pengukuran.
A:Pasti. Ya, benar.
  
21:29 K:Yang adalah pikiran.
 
21:32 Nah, pandang itu sekejap,
pertahankan itu sekejap...
  
21:34 dan Anda akan melihat sesuatu
yang agak aneh sedang berlangsung.
  
21:38 Dunia Timur, terutama India, India
meledak melintasi Dunia Timur,...
  
21:43 dalam suatu makna lain,...
 
21:45 mereka mengatakan
pengukuran adalah ilusi.
  
21:52 Untuk menemukan yang
tak-terukur,...
  
21:57 pengukuran harus berakhir.
 
22:00 Saya mengungkapkannya secara
amat kasar dan cepat.
  
22:04 A:Tidak. Tapi nampak bagi saya
bahwa Anda mengungkapkannya...
  
22:06 secara amat tepat sehubungan
dengan masalah...
  
22:09 tindakan yang kita bahas.
secara amat tepat sehubungan
  
22:09 tindakan yang kita bahas.
 
22:11 K:Ya.
A:Ya. Itu tidaklah kasar.
  
22:11 K:Ya.
A:Ya. Itu tidaklah kasar.
  
22:13 K:Ini adalah amat menarik
karena saya telah mengamatinya.
  
22:17 Di Dunia Barat, teknologi,...
 
22:20 komersialisme
dan konsumerisme;...
  
22:24 Tuhan, juru selamat. gereja
- semua itu berada di luar.
  
22:28 Itu adalah suatu mainan.
 
22:31 Dan Anda hanya sekedar bermain deng-
annya pada hari Sabtu dan Minggu,...
  
22:34 namun sisa minggu itu...
A:Ya.
  
22:38 K:Dan Anda pergi ke India
dan Anda melihat ini.
  
22:43 Kata 'ma' adalah mengukur,
dalam bahasa Sanskerta,...
  
22:53 dan mereka berkata
realitas adalah tak-terukur.
  
22:59 Dalaminya, lihat keindahannya.
A:Ya, oh ya, saya mengikutinya.
  
23:03 K:Pengukuran tidak
pernah dapat menemukan...
  
23:07 Suatu batin yang mengukur,...
 
23:09 atau suatu batin yang
terperangkap dalam pengukuran,...
  
23:13 tidak pernah dapat
menemukan kebenaran.
  
23:16 Saya mengutarakannya dengan
cara demikian.
  
23:18 Mereka tidak mengutarakannya
demikian, tapi saya melakukannya.
  
23:22 Jadi mereka berkata, untuk menemukan
yang nyata, yang maha-besar,...
  
23:27 pengukuran harus berhenti.
 
23:30 Tapi mereka menggunakan pikiran
sebagai alat untuk...
  
23:36 pikiran harus dikendalikan,
mereka katakan.
  
23:41 A:Ya, ya.
 
23:42 K:Anda mengikuti?
A:Ya, saya ikuti.
  
23:44 K:Jadi, agar menemukan
yang tak-terukur,...
  
23:48 Anda harus mengendalikan
pikiran.
  
23:50 Dan untuk mengendalikan,
siapakah pengendali dari pikiran?
  
23:54 Suatu fragmen lainnya dari
pikiran.
  
23:56 Saya tidak tahu apakah
Anda mengikuti.
  
23:57 A:Saya mengikuti Anda secara
sempurna, ya, saya melakukannya.
  
23:59 K:Jadi, mereka menggunakan
pengukuran...
  
24:03 untuk pergi ke luar
pengukuran.
  
24:06 Dan karenanya, mereka tidak pernah
dapat ke luar darinya.
  
24:11 Mereka terperangkap dalam suatu
ilusi dari ragam lain,...
  
24:14 namun itu masih tetap
adalah hasil dari pikiran.
  
24:19 Saya tidak tahu apakah saya...
A;Ya, ya.
  
24:22 Apa yang terlintas di pikiran saya
sewaktu Anda sedang berbicara,...
  
24:26 adalah ironi yang luar biasa dari
apa yang mereka punyai,...
  
24:32 tepat di depan mereka...
 
24:34 - saya sekarang sedang berpikir
tentang Brihadaranyaka Upanishad -
  
24:38 pernyataan yang amat
mendalam ini:...
  
24:42 'Itu adalah lengkap',...
 
24:45 berarti segala sesuatu yang
saya pikir ada di sana,...
  
24:47 itu adalah lengkap.
 
24:48 Ini - yang telah saya pisahkan
dari itu - ini adalah lengkap.
  
24:52 'berasal dari keadaan lengkap
muncul keadaan lengkap'.
  
24:56 Dan kemudian baris
berikutnya,...
  
25:01 'Jika keadaan lengkap
disingkirkan dari yang lengkap,...
  
25:07 keadaan lengkap benar-benar
masih tetap ada.
  
25:10 Nah, mereka membaca itu,
namun jika mereka mendekatinya...
  
25:14 dengan cara seperti Anda telah
begitu baik menggambarkannya,...
  
25:18 mereka tidak mengartikannya...
 
25:19 dalam arti menghayati
apa yang sedang dikatakan,...
  
25:23 karena adanya penolakan total
dari pernyataan itu...
  
25:27 yang akan terlibat
dalam pengendalian pikiran.
  
25:29 K:Ya, tentu, tentu.
 
25:31 Anda lihat, itulah yang
telah saya coba untuk capai.
  
25:34 Anda lihat, pikiran telah membagi
dunia secara fisik:...
  
25:43 Amerika, India, Rusia,
Tiongkok...
  
25:47 - Anda mengikuti? -
telah membagi dunia.
  
25:50 Pikiran telah mefragmentasi
kegiatan-kegiatan manusia:...
  
25:55 si pelaku bisnis, si artis,...
 
25:56 si politikus, si pengemis,
Anda mengikuti?
  
26:00 Manusia terfragmentasi.
A:Ya.
  
26:02 K:Pikiran telah
menciptakan suatu masyarakat...
  
26:05 berbasis pada fragmentasi ini.
 
26:09 Dan pikiran telah menciptakan
dewa-dewa, penyelamat-penyelamat,...
  
26:13 Jesus-Jesus, Kristus-Kristus,
Krisna-Krisna, Budha-Budha,...
  
26:18 dan semuanya itu dapat diukur,
dalam arti...
  
26:24 - Anda harus menjadi seperti
Kristus -...
  
26:28 atau 'Anda harus menjadi baik'.
 
26:31 Semuanya disanksikan oleh suatu kebu-
dayaan, yang berlandaskan pengukuran.
  
26:39 A:Begitu kita mulai dengan
ramalan-ramalan,,...
  
26:41 seperti telah kita lakukan
secara klasik,...
  
26:43 maka kita perlu untuk
bergerak ke...
  
26:45 lima, enam, tujuh, 400, 4000,
suatu pembagian yang tidak terbatas.
  
26:51 Dan semuanya, seperti demikian di-
akuinya, untuk kepentingan kejelasan.
  
26:54 Semuanya demi kepentingan
kejelasan.
  
26:56 K:Jadi, kecuali kalau kita memahami
gerak dari pikiran,...
  
27:03 kita tidak mungkin
memahami ketidak-tertiban.
  
27:10 Adalah pikiran
yang menghasilkan ketidak-tertiban!
  
27:15 Kedengarannya berkontradiksi,
namun demikianlah adanya,...
  
27:19 karena pikiran adalah
terfragmentasi,...
  
27:23 pikiran adalah waktu,...
 
27:27 dan selama kita berfungsi
di dalam bidang itu,...
  
27:32 pasti mesti ada
ketidak-tertiban.
  
27:38 Karena, setiap fragment
bekerja bagi dirinya sendiri,...
  
27:45 beroposisi terhadap
fragmen-fragmen lainnya.
  
27:52 Saya, seorang Kristen,
beroposisi terhadap orang Hindu,...
  
27:57 meskipun saya berbicara
perihal kasih,...
  
27:58 dan kebaikan,
dan semuanya itu.
  
28:00 A:Saya begitu amat mencintainya, saya
ingin melihat ia diselamatkan,...
  
28:02 jadi saya akan berusaha dan
membawanya ke dalam lingkungan itu.
  
28:04 K:Diselamatkan. Bergabunglah dengan
kelompok saya! A:Ya, ya.
  
28:12 K:Mungkin, akar penyebab
dari ketidak-tertiban...
  
28:16 adalah
fragmentasi dari pikiran.
  
28:22 Saya diberitahu tempo hari,...
 
28:25 bahwa dalam
kebudayaan tertentu,...
  
28:29 pikiran berarti yang di luar.
 
28:36 A:Itu amat menarik.
 
28:38 K:Ketika mereka menggunakan
kata 'luar',...
  
28:41 mereka gunakan kata 'pikiran'.
 
28:44 A:Dan kita berpikir itu
adalah di dalam.
  
28:46 K:Itu adalah seluruh...,
Anda mengikuti?
  
28:49 A:Mengagumkan sekali,
mengagumkan sekali.
  
28:52 K:Jadi pikiran
selalu berada di luar.
  
28:56 Anda dapat berkata,
saya sedang berpikir ke dalam.
  
29:00 Pikiran telah membagi
yang di luar dan yang di dalam.
  
29:07 Jadi agar memahami seluruh
kontradiksi ini,...
  
29:11 pengukuran, waktu, pembagian,
fragmentasi,...
  
29:17 kekacauan,
dan ketidak-tertiban,...
  
29:19 orang benar-benar harus
mendalami masalah dari...
  
29:22 apakah pikiran itu,
apakah berpikir itu.
  
29:27 Dapatkah batin,
yang telah demikian rupa,...
  
29:30 terkondisi dalam
fragmen-fragmen...
  
29:33 dalam fragmentasi,...
 
29:35 dapatkah batin itu...
 
29:37 mengamati seluruh
gerak dari ketidak-tertiban ini,...
  
29:43 tidak secara terfragmentasi?
A:Tidak, namun gerak itu sendiri.
  
29:47 K:Gerak itu sendiri.
A:Gerak itu sendiri. Ya.
  
29:50 Namun itulah
yang demikian menakutkannya,...
  
29:52 untuk melihat kepada
gerak itu.
  
29:57 Adalah menarik bahwa...
 
30:01 Anda telah menanyakan pertanyaan ini
dalam suatu cara yang...
  
30:04 terus-menerus menembus
ke dalam,...
  
30:07 karena ukuran adalah...
 
30:14 - dan saya sekarang akan
merumuskan sesuatu...
  
30:17 dalam suatu cara yang
amat ringkas, eliptis -
  
30:21 adalah kemungkinan, yang dapat
dibagi secara tidak terbatas.
  
30:25 Ia hanya berhenti dengan suatu
tindakan, dengan suatu tindakan.
  
30:32 Dan selama saya tetap terbagi
terhadap tindakan,...
  
30:40 saya menganggap diri saya
sebagai pemikir yang dalam.
  
30:44 Saya bertenang-tenang duduk sambil
menyelidiki pilihan-pilihan,...
  
30:50 yang sepenuhnya bersifat
khayalan, ilusi.
  
30:54 Dan di dalam dunia
perdagangan,...
  
30:56 orang dibayar dengan
gaji teramat tinggi...
  
30:59 untuk memunculkan sesuatu
yang disebut sebagai konsep baru.
  
31:03 K:Ya, konsep baru.
 
31:06 A:Dan itu dipanggil dengan
namanya yang benar, tentunya,...
  
31:09 namun tidak dianggap sebagai tepat
sehubungan dengan sifat alamiahnya.
  
31:16 Ia tidak dipahami...
 
31:18 mengenai apa yang
dikatakan ketika itu terjadi.
  
31:20 K:Itu mengangkat kenyataan,
yang adalah,...
  
31:23 pengukuran
berarti pembandingan.
  
31:28 Masyarakat kita, dan kebudayaan
kita, berlandaskan pembandingan.
  
31:37 Dari masa kanak-kanak, sampai ke se-
kolah, ke kolese dan universitas,...
  
31:42 pembandingan sifatnya.
 
31:45 A:Itu benar.
 
31:46 K:Perbandingan antara
inteligensi dan ketumpulan,...
  
31:53 di antara yang jangkung dan
yang hitam,...
  
31:55 putih dan ungu,
dan semuanya itu.
  
31:59 pembandingan dalam
keberhasilan.
  
32:04 Dan tengok juga ke
agama-agama kita.
  
32:08 Si pendeta dan si uskup...
 
32:11 - Anda mengikuti? -
pandangan hirarki,...
  
32:15 di puncaknya adalah Paus
atau uskup kepala.
  
32:20 Seluruh struktur berlandaskan itu.
Membandingkan, perbandingan,...
  
32:25 yang adalah pengukuran,
yang hakekatnya adalah pikiran.
  
32:28 A:Ya. Kaum Protestan
mengeluh...
  
32:31 perihal hirarki Katolik,...
 
32:34 namun kitab suci mereka,
Alkitab mereka...
  
32:39 adalah apa yang orang-orang Katolik
tertentu sebut paus kertas mereka.
  
32:43 K:Tentu.
A:Tentu. Ya.
  
32:46 Dengan penolakan yang nyata
terhadap sesuatu,...
  
32:51 sesuatu mengambil tempatnya,...
 
32:53 yang malahan makin menjadi
terpecah-belah.
  
32:57 K:Jadi, mungkinkah...
 
33:01 untuk melihat
tanpa pengukuran,...
  
33:07 yaitu tanpa pembandingan?
 
33:12 Apakah mungkin untuk menjalani
suatu kehidupan,...
  
33:16 - kehidupan, hidup,
bertindak...
  
33:20 tertawa, seluruh kehidupan,
hidup, menangis -...
  
33:23 tanpa suatu bayangan perbandingan
masuk ke dalamnya?
  
33:30 Tuan - saya tidak sedang
menyombongkan diri,...
  
33:32 saya hanya sedang menyatakan
suatu kenyataan -...
  
33:33 saya hanya sedang menyatakan
suatu kenyataan -...
  
33:35 saya tidak pernah membandingkan
diri saya dengan siapapun.
  
33:42 A:Itu adalah sesuatu yang menakjub-
kan. Suatu hal yang amat menakjubkan.
  
33:47 K:Saya malahan belum pernah
memikirkannya:...
  
33:49 seseorang yang jauh
lebih pintar dari pada saya,...
  
33:51 seseorang yang jauh lebih cemerlang,
begitu cerdas,...
  
33:55 seseorang lebih hebat, spiritual
- itu tidak masuk.
  
34:02 Karenanya, saya berkata pada
diri saya,...
  
34:04 apakah pengukuran,
perbandingan, imitasi,...
  
34:11 apakah mereka bukan faktor-faktor
utama dari ketidak-tertiban?
  
34:20 A:Saya telah mempunyai pemikiran
yang amat panjang perihal...
  
34:23 apa yang Anda katakan
beberapa perbincangan yang lalu,...
  
34:25 perihal ketika Anda kanak-kanak...
 
34:27 dan Anda tidak pernah menerima...
 
34:30 ciri-ciri perbedaan
yang diterapkan...
  
34:35 dengan cara memecah-belah,...
 
34:41 K:Oh, tentu, tentu.
 
34:42 A:...dan dalam tatanan sosial.
 
34:45 Dan saya harus memikirkan perihal
pertumbuhan diri saya...
  
34:51 dan menerima kenyataan bahwa saya
menerima ciri perbedaan ini...
  
34:59 dalam kaitan pemecah-belahan,...
 
35:02 tapi saya tidak melakukannya
dengan alam.
  
35:05 Namun itu membangun konflik
dalam diri saya, karena...
  
35:08 saya tidak dapat memahami...
 
35:14 bagaimana mungkin,...
 
35:16 bahwa saya alamiah,
sebagai seseorang di dalam dunia,...
  
35:22 namun saya entah bagaimana
tidak berhubungan,...
  
35:25 dengan hal-hal sebagaimana
adanya...
  
35:27 di dalam apa yang kita sebut
alam.
  
35:29 Kemudian, belakangan tiba-tiba,
terpikir oleh saya...
  
35:31 bahwa dengan berpikir cara demikian,
saya sudah...
  
35:33 memisahkan diri dari alam...
 
35:35 dan saya tidak akan pernah
keluar dari masalah itu.
  
35:37 K:Tidak.
 
35:38 A:Dan hal itu datang ke saya
beberapa tahun lalu,...
  
35:43 dengan kilatan
yang luar biasa,...
  
35:50 ketika saya berada di Bangkok
di suatu halaman kuil.
  
35:56 Dan, pada suatu dini hari,
saya sedang jalan-jalan,...
  
36:03 dan pandangan saya tertarik pada
suatu tetesan embun,...
  
36:09 bertengger pada suatu
daun lotus,...
  
36:12 dan bentuknya sempurna bulat.
 
36:16 Dan saya berkata, di mana
dasarnya?
  
36:20 Bagaimana mungkin ia stabil?
 
36:23 Mengapa ia tidak menggulir
jatuh?
  
36:27 Pada saat akhir 'mengapa-mengapa'
saya, saya telah lelah sekali,...
  
36:30 jadi saya menarik napas panjang
dan saya berkata,...
  
36:33 tutup mulut sekarang dan
berdiam diri saja dan pandang.
  
36:38 Dan saya melihat bahwa masing-masing
mempertahankan sifat dirinya...
  
36:46 dalam harmony yang mengagumkan ini,
tanpa kekacauan apapun.
  
36:55 Dan saya hanya berdiam diri.
 
37:00 K:Benar.
A:Diam.
  
37:03 Saya pikir
itu adalah sesuatu dari...
  
37:06 apa yang Anda maksudkan
perihal kenyataan...
  
37:08 Itu adalah suatu kenyataan.
 
37:12 K:Tetaplah dengan kenyataan itu.
Pandang kenyataan itu.
  
37:14 A:Tetesan embun yang mengagumkan pada
daun itu adalah kenyataannya,...
  
37:21 adalah tindakannya, adalah apa
yang sudah selesai dilakukan.
  
37:25 Apakah bukan itu yang Anda...
 
37:26 K:Itu benar.
A:Benar. Ya.
  
37:28 K:Tuan, dari sini timbul, dapatkah
seseorang mendidik seorang siswa...
  
37:36 untuk menjalani suatu kehidupan
dari tiada-perbandingan:...
  
37:43 mobil yang lebih besar, mobil yang
lebih kecil - Anda mengikuti?
  
37:47 Tumpul, Anda pintar,
saya tidak pintar.
  
37:51 Apa yang terjadi, jika saya
sama sekali tidak membandingkan?
  
37:55 Akankah saya menjadi tumpul?
 
37:59 A:Sebaliknya.
 
38:02 K:Saya hanya tumpul, saya tahu saya
tumpul, hanya lewat pembandingan.
  
38:08 Jika saya tidak membandingkan,
saya tidak tahu saya apa.
  
38:13 Lalu saya mulai dari situ.
 
38:17 A:Ya, ya, ya.
 
38:22 Dunia menjadi terjangkau
secara tidak terbatas.
  
38:25 K:Oh, lalu,...
 
38:26 seluruhnya menjadi berbeda
secara luar biasa!
  
38:31 Tiada persaingan,
tiada kecemasan,...
  
38:34 Tiada konflik dengan sesamanya.
 
38:37 A:Inilah mengapa Anda menggunakan
kata 'total',...
  
38:41 seringkali, bukankah demikian?
K:Ya.
  
38:42 A:Agar supaya mengungkapkan bahwa
tidak ada apapun yang diambil...
  
38:47 dari satu kondisi
ke kondisi lainnya.
  
38:50 Tiada mata rantai di situ,
tiada jembatan.
  
38:55 Secara total tidak-tertib.
 
38:57 Secara total tertib.
A:Mutlak demikian.
  
39:01 A:Ya, dan Anda sering memakai
kata 'absolut',...
  
39:04 yang mengerikan banyak orang
waktu ini.
  
39:09 K:Tuan, meski bagaimanapun,
matematika adalah ketertiban.
  
39:16 Bentuk yang paling tinggi
dari penyelidikan matematika...
  
39:20 - Anda harus mempunyai suatu batin
yang total tertib.
  
39:27 A:Yang juga mengagumkan perihal
matematika adalah,...
  
39:32 sedangkan ia adalah
penyelidikian mengenai kuantitas,...
  
39:37 Anda tidak membuat lintasan
dari suatu...
  
39:39 bilangan bulat
ke yang lainnya,...
  
39:41 dengan bilangan dua menjadi lebih
besar. Dua berhenti pada dua.
  
39:47 Dua setengah
bukanlah dua lagi.
  
39:48 Bagaimanapun juga,
demikianlah halnya. K:Ya.
  
39:51 A:Namun seorang anak, ketika ia
diajari matematika,...
  
39:55 tidak pernah diperkenalkan
dengan itu,...
  
39:57 itu tidak pernah saya dengar.
 
39:58 K:Anda lihat Tuan, pengajaran kita,
semuanya amat tidak masuk akal.
  
40:04 Apakah memungkinkan, Tuan, untuk
mengamati...
  
40:07 gerak
dari ketidak-tertiban ini...
  
40:12 dengan suatu batin...
 
40:17 yang dirinya adalah
ketidak-tertiban itu sendiri,...
  
40:23 dan mengatakan, dapatkah batin ini
mengamati ketidak-tertiban,...
  
40:30 batin ini, yang sudah berada
dalam keadaan tidak-tertib?
  
40:34 Jadi ketidak-tertiban bukanlah
berada di luar sana,...
  
40:40 tapi di dalam sini.
 
40:43 Nah, dapatkah batin
mengamati ketidak-tertiban itu,...
  
40:49 tanpa memperkenalkan
suatu faktor...
  
40:55 dari suatu pengamat yang dirinya
adalah tertib?
  
41:00 A:Yang akan menindih.
K:Ya.
  
41:03 Karenanya, amati, persepsikan
ketidak-tertiban tanpa si perseptor.
  
41:11 Saya tidak tahu apakah saya
sedang membuat diri saya masuk akal.
  
41:15 A:Ya, Anda masuk akal.
 
41:18 K:Dengan kata lain, Tuan,...
 
41:21 untuk memahami
ketidak-tertiban, kita pikir...
  
41:27 suatu batin yang tertib
adalah perlu.
  
41:32 A:Sebagai pengakhir terhadap
batin yang tidak-tertib itu.
  
41:36 K:Namun batin itu sendiri telah
menciptakan ketidak-tertiban ini,...
  
41:41 yang adalah pikiran
dan semuanya itu.
  
41:44 Jadi dapatkah batin...
 
41:47 tidak melihat kepada ketidak-tertiban
di luar sana,...
  
41:50 tapi melihat pada pembuat ketidak-
tertiban yang berada di dalam sini?
  
41:56 A:Yang adalah dirinya
sendiri,...
  
41:57 batin itu sendiri sebagai
ketidak-tertiban.
  
41:58 K:Batin itu sendiri tidak tertib.
A:Ya.
  
42:02 Namun begitu itu dinyatakan
secara konseptual...
  
42:04 K:Tidak, tidak.
Konsep-konsep sudah berakhir.
  
42:08 A:Ya. Namun kita menggunakan
kata-kata.
  
42:10 K:Kita menggunakan kata-kata
untuk berkomunikasi.
  
42:12 A:Tepat. Apa yang memprihatinkan
saya, hanya sekejap,...
  
42:18 adalah apa yang akan kita
katakan,...
  
42:24 ketika kita mendengar pernyataan bah-
wa adalah batin yang tidak tertib,...
  
42:30 yang terus mengembangbiakkan
ketidak-tertiban,...
  
42:33 namun batin yang tidak tertib itu
yang harus melihat, ia harus melihat.
  
42:36 K:Saya akan
memperlihatkan Anda,...
  
42:38 Anda akan melihat dalam waktu
sekejap apa yang berlangsung.
  
42:42 Ketidak-tertiban
bukanlah di luar saya,...
  
42:47 ketidak-tertiban
adalah di dalam diri saya.
  
42:50 Itu suatu kenyataan.
 
42:52 Karena batin dalam keadaan
tidak tertib,...
  
42:56 semua aktivitasnya
mestinya tidak tertib.
  
43:00 Dan aktivitas-aktivitas
dari ketidak-tertiban...
  
43:03 sedang berkembangbiak atau
sedang bergerak di dunia.
  
43:08 Sekarang, dapatkah batin ini
mengamati dirinya sendiri,...
  
43:16 tanpa memperkenalkan faktor dari
suatu batin yang tertib,...
  
43:23 yang adalah lawannya?
 
43:25 A:Ya memang. Tentu,
ia adalah lawannya.
  
43:27 K:Jadi dapatkah ia mengamati
tanpa si pengamat,...
  
43:33 yang adalah lawannya?
 
43:39 A:Itu adalah pertanyaannya.
 
43:42 K:Nah, amatinya, Tuan, jika Anda
benar-benar tertarik dalam hal ini.
  
43:45 A:Saya tertarik. Saya amat tertarik
dalam hal ini. K:Anda akan melihat.
  
43:49 Si pengamat adalah
yang diamati.
  
43:55 Si pengamat yang bilang,
saya tertib...
  
44:01 dan saya harus menegakkan ketertiban
dalam ketidak-tertiban.
  
44:05 Itu adalah apa yang umumnya
terjadi.
  
44:07 Namun si pengamat
adalah faktor dari ketidak-tertiban.
  
44:13 Karena si pengamat adalah
masa lampau,...
  
44:17 adalah faktor dari pemisahan.
 
44:21 Di mana ada pemisahan,...
 
44:23 tidak hanya ada konflik,
namun juga ketidak-tertiban.
  
44:27 Anda dapat melihat, Tuan, ini
benar-banar sedang terjadi di dunia.
  
44:32 Saya maksudkan,
semua masalah energi ini,...
  
44:34 semua masalah peperangan ini,
perdamaian, dan semua lainnya,...
  
44:37 dapat diselesaikan secara
mutlak...
  
44:40 ketika tiada pemerintahan-
pemerintahan yang terpisah,...
  
44:45 tentara-tentara yang
amat berkuasa,...
  
44:47 dan mengatakan, mari, kita selesaikan
masalah ini semuanya serempak,...
  
44:50 demi Tuhan!
 
44:52 Kita adalah makhluk manusia.
 
44:55 Bumi ini dimaksudkan untuk kita
hidup di atasnya,...
  
44:58 bukan orang Arab dan orang Israel,
dan Amerika, dan Rusia,...
  
45:01 ini adalah bumi kita.
 
45:05 A:Dan ia bulat.
 
45:09 K:Tapi kita tidak pernah
melakukan itu,...
  
45:11 karena batin kita demikian
terkondisi...
  
45:14 untuk hidup
dalam ketidak-tertiban,...
  
45:18 untuk hidup dalam konflik.
 
45:22 A:Dan pekerjaan telah diberi
suatu deskripsi religius...
  
45:26 dalam kaitan dari tugas
membersihkan ketidak-tertiban,...
  
45:33 dengan ide saya perihal
ketertiban.
  
45:35 K:Ide Anda perihal ketertiban...
 
45:36 adalah kenyataan yang telah
menghasilkan ketidak-tertiban.
  
45:40 A:Tepat sekali.
 
45:42 K:Jadi menimbulkan suatu
pertanyaan, Tuan,...
  
45:45 yang amat menarik:...
 
45:47 dapatkah batin mengamati dirinya
tanpa si pengamat?
  
45:55 Karena si pengamat
adalah yang diamati.
  
46:01 Si pengamat yang berkata,
'Saya akan...
  
46:04 membawa ketertiban ke dalam
ketidak-tertiban',...
  
46:08 si pengamat itu sendiri adalah suatu
fragmen dari ketidak-tertiban,...
  
46:14 karenanya ia tidak pernah dapat
mewujudkan ketertiban.
  
46:19 Jadi, dapatkah batin
mewaspadai dirinya sendiri...
  
46:26 sebagai suatu gerak dari
ketidak-tertiban,,...
  
46:28 tidak mencoba untuk
memperbaikinya,...
  
46:29 tidak mencoba untuk
membenarkannya,...
  
46:31 tidak mencoba untuk membentuknya,
hanya mengamatinya?
  
46:39 Saya sebelumnya berkata,...
 
46:40 untuk mengamati, sambil duduk di
tepian dari suatu sungai...
  
46:44 dan mengamati
air lewat mengalir.
  
46:48 Anda lihat,
lalu Anda melihat jauh lebih banyak.
  
46:54 Tapi jika Anda berada di
tengahnya sedang berenang,...
  
46:56 Anda tidak
akan melihat apa-apa!
  
47:04 A:Saya tidak pernah lupa,...
 
47:07 bahwa adalah ketika
saya berhenti bertanya-tanya,...
  
47:11 ketika saya berdiri di hadapan
titik air embun itu di atas daun,...
  
47:17 bahwa semuanya berubah
secara total, secara total.
  
47:29 Dan apa yang Anda katakan
adalah benar.
  
47:31 Begitu satu kali seperti itu
terjadi,...
  
47:38 tiada suatu regresi
dari padanya.
  
47:41 K:Tuan, bukan hanya satu kali,
ia adalah... A:untuk selamanya. Ya.
  
47:46 K:Ia bukanlah suatu peristiwa
yang terjadi.
  
47:50 K:Kehidupan saya bukanlah suatu
peristiwa, ia adalah suatu gerak.
  
47:54 A:Tepat sekali.
 
47:55 K:Dan di dalam gerak itu saya meng-
amati gerak ketidak-tertiban ini.
  
48:01 Dan karenanya
batin itu sendiri tidak tertib,...
  
48:06 dan bagaimana mungkin keadaan tidak
tertib, kacau, berkontradiksi,...
  
48:10 dari batin kerdil mustahil itu
mewujudkan ketertiban?
  
48:16 Ia tidak dapat.
 
48:18 Karenanya
suatu faktor baru adalah perlu.
  
48:22 Dan faktor yang baru
adalah untuk mengamati,...
  
48:27 mempersepsikan, melihat
tanpa si perseptor.
  
48:35 A:Mewaspadai
tanpa si perseptor.
  
48:39 Mempersepsikan
tanpa si perseptor.
  
48:42 K:Karena si perseptor
adalah yang di persepsi.
  
48:45 A:Ya.
 
48:47 K:Jika Anda
sekali memahami itu,...
  
48:49 maka Anda melihat segala sesuatu
tanpa si perseptor.
  
48:53 Anda tidak membawa serta
kepribadian Anda,...
  
48:55 ego Anda,
kepentingan diri Anda.
  
48:57 Anda berkata,
'Ketidak-tertiban adalah faktor...
  
48:59 yang ada di dalam diri saya,
bukan di luar sana'.
  
49:03 Para politikus sedang mencoba
untuk mewujudkan ketertiban...
  
49:07 ketika mereka sendiri
begitu korup.
  
49:11 Anda mengikuti, Tuan? Bagaimana
mereka dapat mewujudkan ketertiban?
  
49:17 A:Itu tidak mungkin.
Itu tidak mungkin.
  
49:20 Itu adalah suatu seri
yang panjang dari pelarian.
  
49:23 K:Itulah apa yang terjadi
di dunia.
  
49:26 Para politisi sedang
menguasai dunia,...
  
49:31 dari Moscow, dari New Delhi,...
 
49:33 dari Washington,
di mana pun,...
  
49:35 adalah pola yang sama
diulang-ulang.
  
49:40 Menjalankan kehidupan yang kacau,
korup,...
  
49:43 Anda mencoba untuk mewujudkan
ketertiban di dunia.
  
49:45 Itu adalah kekanak-kanakan.
 
49:51 Jadi itulah mengapa
transformasi dari batin...
  
49:58 adalah bukan batin Anda
atau batin saya,...
  
50:00 ia adalah batin,
batin manusia.
  
50:04 A:Atau batin bahkan sedang mencoba
untuk menertibkan dirinya.
  
50:07 Bahkan itupun tidak.
K:Bagaimana ia mungkin bisa,...
  
50:10 Ini seperti seorang buta mencoba
untuk mewujudkan warna.
  
50:18 Ia berkata, 'Baik, itu adalah abu-
abu', ini tidak mempunyai arti!
  
50:23 Jadi dapatkah batin
mengamati ketidak-tertiban ini,...
  
50:30 di dalam dirinya sendiri,...
 
50:33 tanpa si pengamat, yang telah
menciptakan ketidak-tertiban.
  
50:38 Tuan, ini membawa kepermukaan
sesuatu yang amat sederhana.
  
50:43 Untuk melihat,...
 
50:46 pada sebatang pohon, pada seorang
wanita, pada gunung, pada burung,...
  
50:50 atau permukaan air dengan cahaya
menyinarinya, keindahannya,...
  
50:53 memandang tanpa
si yang memandang.
  
51:02 Karena
begitu yang melihat masuk,...
  
51:05 si pengamat masuk,
dia memisahkan.
  
51:13 Dan pemisahan boleh-boleh saja
selama ia deskriptif.
  
51:19 Tapi ketika Anda sedang hidup
- sedang hidup -,...
  
51:23 pemisahan itu merusak.
 
51:28 Saya tidak tahu apakah Anda...
 
51:29 A:Ya, apa yang sedang berlangsung
di batin saya...
  
51:36 adalah propaganda yang
terus-menerus ini yang kita dengar...
  
51:40 mengenai cara-cara yang tersedia
untuk mendiamkan batin.
  
51:46 Namun itu memerlukan suatu cara
untuk melakukan pendiaman.
  
51:48 K:Tidak, saya tidak akan...
 
51:50 A:Dan dengan demikian
itu adalah mutlak,...
  
51:53 saya gunakan kata-kata Anda...
K:Kekanak-kanakan, kekanak-kanakan.
  
51:55 A:...secara mutlak dan total,...
 
51:57 di luar kemungkinan apapun
akan pencapaian.
  
52:00 K:Namun demikian, Anda lihat, itu
adalah yang para guru sedang lakukan.
  
52:03 A:Ya, ya. Saya paham.
 
52:05 K:Guru-guru impor dan guru-
guru pribumi sedang melakukan ini.
  
52:10 Mereka sungguh-sungguh sedang
merusak orang. Anda mengikuti, Tuan?
  
52:15 Kita akan membicarakan hal ini
ketika kesempatannya muncul.
  
52:20 Apa yang sekarang kita persoalkan
adalah:
  
52:23 pengukuran,...
 
52:28 yang adalah seluruh gerak
dari komersialisme,...
  
52:32 kosumerisme, teknologi,...
 
52:36 sekarang ini
adalah pola dari dunia.
  
52:45 Dimulai di Barat,...
 
52:47 dan semakin disempurnakan
di Barat,...
  
52:50 dan itu sedang menyebar
ke seluruh dunia.
  
52:53 Pergilah ke kota kecil yang paling
kecil di India atau di manapun,...
  
52:58 pola yang sama sedang diulang.
 
53:02 Dan dusun yang Anda kunjungi,
mereka sengsara, tidak bahagia,...
  
53:06 cerita makan-sekali-sehari.
 
53:08 Namun itu masih dalam pola itu.
 
53:15 Dan pemerintah-pemerintah
sedang mencoba untuk memecahkan...
  
53:18 masalah-masalah ini secara terpisah,
Anda mengikuti?
  
53:20 Perancis oleh mereka sendiri,
Rusia oleh mereka sendiri.
  
53:22 Ia adalah masalah manusia,...
 
53:24 karenanya ia harus didekati
tidak dengan...
  
53:28 tidak dengan suatu pemikiran Wash-
ington, atau London, atau Moskow,...
  
53:32 dengan suatu pemikiran
yang manusiawi,...
  
53:34 yang berkata,
'Lihat, ini adalah masalah kita,...
  
53:35 dan, demi Tuhan, mari kita berkumpul
bersama dan menyelesaikannya.
  
53:40 Yang berarti peduli,...
 
53:42 yang berarti menerima tanggung-jawab
bagi semua makhluk manusia.
  
53:49 Jadi kita kembali: seperti
yang kita katakan,....
  
53:53 ketertiban hanya terwujud dengan
pemahaman akan ketidak-tertiban.
  
54:00 Di dalam itu,
tidak ada penindihan,...
  
54:05 di dalam itu
tidak ada konflik,...
  
54:08 di dalam itu
tidak ada penindasan.
  
54:12 Ketika Anda menindas, Anda bereaksi.
Anda tahu semuanya perihal itu.
  
54:15 Jadi itu adalah suatu gerak
yang sama sekali berbeda, ketertiban.
  
54:22 Dan ketertiban itu adalah
kebaikan yang sejati.
  
54:30 Karena tanpa kebaikan,...
 
54:32 ketertiban tidak ada.
 
54:36 Yang ada adalah kejahatan.
A: Oh, ya.
  
54:39 K:Secara politis atau suatu cara
apapun lainnya, secara religius.
  
54:42 Namun tanpa kebaikan,
kebaikan yang adalah perilaku,...
  
54:49 pemekaran dalam kebaikan
setiap hari.
  
54:55 Ini bukan teori, Tuan,
ini secara nyata terjadi...
  
54:59 ketika Anda hidup
dengan cara itu.
  
55:03 A:Anda tahu,...
 
55:09 hexagram di dalam I Ching
yang disebut 'perilaku',...
  
55:17 juga diterjemahkan sebagai
'menapak'.
  
55:20 K:Menapak.
A:Menapak.
  
55:22 Berarti suatu gerak.
K:Tentu.
  
55:25 A:Suatu gerak.
 
55:27 Dan itu adalah pemahaman yang
sangat berbeda...
  
55:35 dengan pendapat yang biasa
mengenai perilaku.
  
55:40 Namun saya paham
dari apa yang Anda telah katakan,...
  
55:43 bahwa penggunaan Anda
akan kata 'perilaku'...
  
55:46 sebagai kebaikan,
sebagai ketertiban,...
  
55:52 secara saksama diarahkan pada
tindakan, gerak. K:Ya, Tuan.
  
55:58 A:Ya.
 
56:02 K:Anda lihat, seseorang yang
bertindak dari ketidak-tertiban,...
  
56:07 menciptakan lebih banyak
ketidak-tertiban.
  
56:14 Si politisi,
lihat pada kehidupannya, Tuan,...
  
56:20 ambisius, rakus,...
 
56:21 mencari kekuasaan, kedudukan.
 
56:24 mencalonkan diri dalam pemilihan.
K:Pemilihan, semuanya itu.
  
56:28 Dan dia adalah orangnya
yang akan menciptakan...
  
56:30 ketertiban dalam dunia.
 
56:33 Tragedi dari pada ini,
dan kita menerimanya! Anda mengikuti?
  
56:38 A:Ya, kita percaya itu adalah
tidak terhindarkan. Kita percaya.
  
56:41 K:Dan karenanya kita
tidak bertanggung-jawab.
  
56:44 Karena ia melakukannya
dan saya tidak. Ya.
  
56:51 K:Karena kita menerima ketidak-
tertiban dalam kehidupan kita.
  
56:56 Saya tidak menerima ketidak-tertiban
dalam kehidupan saya.
  
56:59 Saya ingin menjalani suatu
kehidupan yang tertib,...
  
57:02 yang berarti
saya harus paham ketidak-tertiban,...
  
57:05 dan di mana ada ketertiban,
otak bekerja jauh lebih baik.
  
57:11 A:Ada suatu keajaiban di sini,
bukankah?
  
57:13 K:Pasti, itulah keajaibannya.
 
57:15 A:Ada keajaiban di sini.
 
57:16 Begitu saya memahami
gerak dari ketidak-tertiban,...
  
57:23 K:Batin memahaminya. Ya.
A:Ya.
  
57:26 alangkah indahnya, ada
ketertiban.
  
57:32 Itu benar-benar ajaib.
 
57:35 Barangkali ia adalah satu dan
hanya satu-satunya keajaiban.
  
57:38 K:Ada lain-lain keajaiban
tapi...
  
57:40 A:Saya maksudkan, dalam arti
sedalam-dalamnya dari kata itu,...
  
57:42 semua yang lainnya pasti akan
terkait dengan itu,...
  
57:44 atau kita tidak akan mempunyai
satu pun dari mereka,...
  
57:45 adalah apa yang saya maksudkan,
jantung sejatinya, inti sejatinya.
  
57:49 K:Itulah sebabnya, Tuan,...
 
57:50 hubungan, komunikasi,...
 
57:57 tanggung-jawab, kebebasan,...
 
58:01 dan kebebasan ini
dari ketidak-tertiban,...
  
58:05 memiliki rasa keindahan yang besar
di dalamnya.
  
58:08 Suatu kehidupan yang indah,...
 
58:10 suatu kehidupan yang benar-
benar sedang mekar dalam kebaikan.
  
58:16 Kecuali kita menciptakan, mewujudkan
manusia-manusia seperti ini,...
  
58:20 dunia akan menuju
ke kehancuran.
  
58:23 A:Ya.
K:Inilah apa yang sedang terjadi.
  
58:27 Dan saya merasa
ini adalah kewajiban saya!
  
58:32 Bagi saya,
saya penuh gairah perihal ini,...
  
58:36 ini adalah
tanggung-jawab saya...
  
58:38 untuk melihat hal itu ketika saya
berbicara kepada Anda,...
  
58:41 Anda memahaminya,
Anda menghayatinya,...
  
58:43 Anda berfungsi, bergerak dalam
jalan itu.
  
58:58 A:Saya kembali pada
hal perhatian ini,...
  
59:03 tekanan yang luar biasa
yang telah Anda buat pada...
  
59:09 tetap berada pada perhatian total
pada ini.
  
59:17 Saya kira, saya mulai paham
sesuatu dari fenomena...
  
59:23 dari apa yang terjadi, ketika
seseorang mulai berpikir,...
  
59:30 bahwa mereka sedang menganggap
serius apa yang Anda katakan.
  
59:35 - Saya tidak berkata, mulai
menganggapnya secara serius -,...
  
59:38 mereka berpikir
mereka sedang mulai serius.
  
59:41 Sebagai kenyataannya,
mereka mulai memperhatikan diri...
  
59:43 bersandar ke padanya.
 
59:45 Dan tentunya,
belum mulai terjadi apa-apa.
  
59:48 Namun terjadi sesuatu yang amat aneh
di dalam batin,...
  
59:51 ketika gagasan ini bahwa
saya sedang bersandar kepadanya.
  
59:55 Saya mulai menjadi amat takut.
 
59:58 Saya menjadi amat takut
pada sesuatu.
  
1:00:02 Lain kali, dapatkah kita
membicarakan rasa takut?