Krishnamurti Subtitles

Tata-tertib datang dari pemahaman akan kekacauan kita

San Diego - 20 February 1974

Conversation with A.W. Anderson 5



0:36 Krishnamurti in Dialogue Krishnamurti dalam Dialog
with Dr. Allan W. Anderson dengan Dr. Allan W. Anderson
   
0:41 J. Krishnamurti was J. Krishnamurti terlahir
born in South India di India Selatan...
   
0:44 and educated in England. dan memperoleh
  pendidikannya di Inggris.
   
0:46 For the past 40 years Selama 40 tahun yang lalu...
   
0:47 he has been speaking dia telah berbicara
in the United States, di Amerika Serikat,...
   
0:50 Europe, India, Australia, Eropa, India, Australia,
and other parts of the world. dan bagian-bagian dunia lainnya.
   
0:54 From the outset of his life's work Dari awal karya hidupnya...
   
0:56 he repudiated all connections dia menanggalkan
  semua hubungannya...
   
0:58 with organised dengan agama-agama dan ideologi-
religions and ideologies ideologi yang terorganisir...
   
1:00 and said that his only concern was dan mengatakan bahwa satu-
  satunya keprihatinannya adalah...
   
1:02 to set man absolutely untuk membebaskan manusia secara
unconditionally free. absolut tanpa-terkondisi.
   
1:07 He is the author of many books, Dia adalah pengarang dari banyak
  buku-buku,...
   
1:09 among them The Awakening di antaranya adalah
of Intelligence, The Awakening of Intelligence,...
   
1:11 The Urgency of Change, The Urgency of Change,...
   
1:13 Freedom From the Known, Freedom From the Known,
and The Flight of the Eagle. dan The Flight of the Eagle.
   
1:18 This is one of a series of dialogues Ini adalah satu dari
  suatu seri dialog-dialog...
   
1:20 between Krishnamurti and antara Krishnamurti dan
Dr. Allan W. Anderson, Dr. Allan W. Anderson,...
   
1:23 who is professor of yang adalah profesor
religious studies dari studi religi...
   
1:25 at San Diego State University di San Diego State University...
   
1:27 where he teaches Indian di mana dia mengajar kitab-kitab
and Chinese scriptures suci India dan China...
   
1:30 and the oracular tradition. dan tradisi orakel.
   
1:32 Dr. Anderson, a published poet, Dr. Anderson, seorang penyair,...
   
1:34 received his degree menerima gelarnya
from Columbia University dari Columbia University......
   
1:37 and the Union Theological Seminary. dan Union Theological Seminary.
   
1:40 He has been honoured with the Dia telah dianugrahi dengan
distinguished Teaching Award Teaching Award yang terhormat...
   
1:43 from the California dari California State
State University. University.
   
1:49 A: Mr. Krishnamurti, when A:Tuan Krishnamurti, ketika kita
we were speaking last time, sedang berbincang tempo hari,...
   
1:52 it seemed to me, nampak bagi saya,...
   
1:54 that we had together bahwa kita telah mencapai
reached the point where titik di mana...
   
1:58 you were about Anda akan berbincang perihal
to discuss order, ketertiban,...
   
2:04 converse about order, membicarakan perihal
  ketertiban,...
   
2:06 and I thought perhaps dan saya pikir, barangkali kita dapat
we could begin with that today, memulai dengan itu hari ini,...
   
2:11 if that's agreeable with you. jika itu berkenan dengan Anda.
   
2:14 K: I think we were talking about K:Saya pikir kita telah
  berbicara perihal...
   
2:18 freedom, responsibility, kebebasan, tanggung-jawab,
and relationship. dan hubungan.
   
2:26 And before we go any further, Dan sebelum kita meneruskan
we thought lebih lanjut, kita pikir,...
   
2:29 we'd talk over together kita akan membicarakan bersama
this question of order. persoalan perihal ketertiban ini.
   
2:35 What is order in freedom? Apakah ketertiban dalam
  kebebasan?
   
2:44 As one observes, Ketika seseorang mengamati,
all over the world, di seluruh dunia,...
   
2:49 there is such ada suatu ketidak-tertiban yang
extraordinary disorder. demikian luar biasanya.
   
2:54 A: Oh yes. A:Ya.
K: Outwardly and inwardly. K:Lahiriah dan batiniah.
   
2:59 One wonders Orang berasa heran, mengapa
why there is such disorder. ada ketidak-tertiban yang demikian.
   
3:07 You go to India and you see Anda pergi ke India
  dan Anda melihat...
   
3:11 the streets filled with people, jalan-jalan diisi penuh dengan ma-
bursting with population. nusia, membeludak dengan penduduk.
   
3:18 And you see also Dan Anda juga melihat...
   
3:21 so many sects, so many gurus, demikian banyaknya
so many teachers, sekte-sekte,...
   
3:23   demikian banyaknya guru-guru, demi-
  kian banyaknya pengajar-pengajar,...
   
3:26 so many contradictory lies, demikian banyaknya dusta-dusta
such misery. yang saling bertentangan,...
   
3:28   kesengsaraan yang demikian
  besarnya.
   
3:31 And you come to Europe: Dan Anda pergi ke Eropa:
there is a little more order, ada sedikit lebih ketertiban,...
   
3:34 but you see, when you namun , ketika Anda menembus
penetrate the superficial order, ketertiban yang di permukaan,...
   
3:38 there is equal disorder. di situ ada ketidak-tertiban
  yang setara.
   
3:41 And you come to this country, Dan Anda datang ke negeri ini,...
   
3:43 - and you know what it is like, - dan Anda tahu seperti apa keadaan-
better than I do - nya, lebih baik daripada saya -
   
3:47 there is complete disorder. ada ketidak-tertiban yang
  lengkap.
   
3:51 You may drive very carefully, Anda boleh berperilaku
but go behind the facade dengan amat peduli,...
   
3:55   namun masuklah ke balik
  permukaan...
   
3:59 of so-called order dari apa yang disebut ketertiban,
and you see chaos, dan Anda melihat kekacauan,...
   
4:07 not only in personal relationship, tidak hanya dalam hubungan
but sexually, morally, perseorangan,...
   
4:10   namun juga secara seksual,
  secara moral,...
   
4:14 so much corruption. begitu banyak korupsi.
   
4:17 All governments are corrupt, Semua pemerintahan adalah korup,
some more, some less. beberapa lebih, beberapa kurang.
   
4:23 But this whole Tapi semua fenomena
phenomenon of disorder, dari ketidak-tertiban ini,...
   
4:28 how has it come about? bagaimanakah ia telah terwujud?
   
4:33 Is it the fault of Apakah itu kesalahan dari...
   
4:37 the religions that have said: agama-agama yang telah
  mengatakan:...
   
4:39 do this and don't do that? lakukan ini dan
  jangan lakukan itu?
   
4:42 And now they are Dan sekarang mereka
revolting against all that? sedang berontak terhadap semua itu?
   
4:45 A: Yes. A:Ya.
   
4:46 K: Is it K:Apakah pemerintah-
governments are so corrupt pemerintah demikian korupnya,...
   
4:52 that nobody has any trust sehingga tiada orang yang mempunyai
in governments? kepercayaan terhadap pemerintah?
   
4:58 Is it there is such corruption Apakah ada korupsi sedemikian
in business, besarnya di perniagaan,...
   
5:03 nobody wants sehingga tiada seorang pun yang
to look at it even, ingin menengoknya,...
   
5:05 any intelligent man, setiap orang yang cerdas,
any man who is really serious. setiap orang yang betul-betul serius.
   
5:10 And you look at family life, Dan Anda tengok kehidupan keluarga,
there is such disorder. ada begitu banyak ketidak-tertiban.
   
5:16 So taking the whole Jadi dengan menghimpun seluruh
phenomenon of disorder, fenomena dari ketidak-tertiban,...
   
5:22 why is there such disorder? mengapa ada ketidak-tertiban demikian
What has brought it about? besarnya? Apa yang mewujudkannya?
   
5:29 A: Doesn't it appear that A:Bukankah nampaknya bahwa,...
there is a sort of necessary,  
   
5:30   ada suatu bentuk progresi yang perlu,
  yang nyaris tertanam...
   
5:34 almost built-in progression dalam kaitan dari jalur...
in terms of the way  
   
5:37 we have mentioned necessity kebutuhan yang telah kita
earlier, sebutkan sebelumnya,...
   
5:40 once order so conceived segera sesudah ketertiban
  dikonsepsikan demikian,...
   
5:44 is superimposed upon ia ditindih oleh
an existing situation, suatu situasi yang ada,...
   
5:51 not only does it not effect tidak hanya ia tidak menghasilkan
what is hoped for, apa yang diharapkan,...
   
5:56 but it creates a new situation namun ia menciptakan suatu
  situasi baru,...
   
5:59 which we think yang kita pikir memerlukan
requires a new approach. suatu pendekatan yang baru.
   
6:03 And the new approach is still Dan pendekatan yang baru itu
the superimposition. masih tetap adalah tindihan itu.
   
6:06 K: Like the communists are doing K:Seperti apa yang dilakukan oleh
in Russia and China. para komunis di Rusia dan Tiongkok.
   
6:09 They have imposed order Mereka telah memaksakan
  ketertiban...
   
6:12 - what they call order - - apa yang mereka sebut ketertiban -
on a disordered mind. pada suatu batin yang tidak-tertib.
   
6:18 And therefore Dan karenanya, ada suatu
there is a revolt. pemberontakan.
   
6:20 So looking at all this, Jadi melihat pada semua ini,
it's very interesting, adalah amat menarik,...
   
6:24 looking at all this melihat pada semua fenomena
phenomenon of disorder, dari ketidak-tertiban ini,...
   
6:31 what is order then? kemudian apakah ketertiban itu?
   
6:36 Is order something imposed, Apakah ketertiban sesuatu yang
  dipaksakan,...
   
6:39 order as in the military, ketertiban seperti di
on the soldier, imposed order, ketentaraan,...
   
6:42   pada prajurit,
  ketertiban yang dipaksakan,...
   
6:45 a discipline suatu disiplin
which is a conformity, yang adalah suatu persesuaian,...
   
6:51 suppression, imitation? penindasan, peniruan?
   
6:54 Is order conformity? Apakah ketertiban
  suatu persesuaian?
   
7:03 A: Not in the sense that A:Bukan dalam makna bahwa itu
it's artificially imposed, yes. secara buatan dipaksakan, ya.
   
7:06 K: In any sense. K:Dalam makna apapun.
   
7:11 If I conform to an order, Jika saya menyesuaikan diri pada
  suatu ketertiban,...
   
7:17 I am creating disorder. saya sedang menciptakan
  ketidak-tertiban.
   
7:20 A: Yes, yes, I understand A:Ya, ya, saya paham
what you mean. apa yang Anda maksudkan.
   
7:24 In our use Di dalam pemakaian kita
of the word 'conform' dari kata 'sesuai'...
   
7:29 we sometimes mean by it kadang-kadang kita maksudkan
  dengan itu...
   
7:34 a natural relation between suatu hubungan yang alami antara
the nature of a thing hakekat dari sesuatu...
   
7:37 and the activities that are dan aktifitas-akitifitas yang khas
proper to it or belong to it. pada dirinya atau miliknya.
   
7:43 But then that use Namun kemudian, pemakaian dari
of the word 'conform' kata 'sesuai' itu
   
7:46 is not the use that is usual bukanlah penggunaan
  dalam arti yang biasa...
   
7:48 and the one that we dan arti
are concerned with here. yang kita kaitkan di sini.
   
7:50 K: No. No. K:Tidak. Tidak
So is order conformity? Jadi apakah ketertiban persesuaian?
   
7:55 Is order imitation? Apakah ketertiban tiruan?
   
7:59 Is order acceptance, Apakah ketertiban penerimaan,
obedience? kepatuhan?
   
8:04 Or, because we have conformed, Atau, sebab kita telah menyesuaikan,
because we have obeyed, sebab kita telah mematuhi,...
   
8:09 because we have accepted, sebab kita telah menerima, kita
we have created disorder. telah menciptakan ketidak-tertiban.
   
8:18 Because discipline Sebab disiplin...
   
8:21 - in the ordinary accepted sense - dalam arti yang biasa diterima
of that word - is to conform. dari kata itu -...
   
8:24   adalah menyesuaikan.
   
8:28 A: Yes, we say in English, A:Ya, kita katakan dalam
don't we, to someone bahasa Inggris,...
   
8:30   bukankah demikian,
  kepada seseorang...
   
8:31 who appears yang kelihatan
to be undisciplined, tidak berdisiplin...
   
8:34 or who in fact atau yang kenyataannya
is undisciplined, tidak berdisiplin...
   
8:36 we say, 'straighten up'. kita katakan, 'berlakulah lebih
K: Straighten up, yes. baik'. K:Berlaku lebih baik, benar.
   
8:40 A: The images that we use A:Citra-citra yang kita pakai untuk
to refer to that correction mengacukan ke koreksi itu...
   
8:46 are always rigid, aren't they? selalu adalah kaku, bukankah?
K: Yes. K:Ya.
   
8:48 A: Yes, yes. A:Benar, benar.
K: So that authority, K:Jadi otiritas itu,...
   
8:56 whether the communist apakah itu otoritas komunis
authority of the few, dari jumlah orang yang sedikit,...
   
9:00 or the authority of the priest, atau otoritas dari pendeta,...
   
9:03 or the authority of atau otoritas dari seseorang
someone who says yang mengatakan...
   
9:05 'I know and you don't know', 'Saya tahu dan Anda tidak',...
   
9:08 that is one of the factors itu adalah salah satu
that has produced disorder. dari faktor-faktor,...
   
9:11   yang telah menghasilkan
  ketidak-tertiban.
   
9:16 And one of the factors Dan salah satu dari faktor-faktor
of this disorder dari ketidak-tertiban ini...
   
9:19 is our lack of real culture. adalah kekurangan kita
  akan kebudayaan yang benar.
   
9:24 We are very sophisticated, Kita adalah amat canggih,...
   
9:28 very so-called civilised, amat, apa yang disebut beradab,
in the sense di dalam arti...
   
9:31 we are clean, kita adalah rapi,
we have bathrooms, kita mempunyai kamar-kamar mandi,...
   
9:33 we have better food kita mempunyai makanan yang
and all that, lebih baik, dan semuanya itu,...
   
9:35 but inwardly namun secara batiniah
we are not cultured. kita tidak berbudaya.
   
9:42 We are not healthy Kita bukanlah makhluk manusia
whole human beings. sehat yang utuh.
   
9:47 A: The inner fragmentation A: Fragmentasi di dalam batin
spills out tumpah ke luar...
   
9:49 into our operations, ke dalam tindakan-tindakan kita,
externally. lahiriah.
   
9:53 K: So unless we understand disorder, K: Jadi, kecuali kita memahami...
the nature of disorder,  
   
9:56   ketidak-tertiban, hakekat dari
  ketidak-tertiban...
   
10:00 the structure of disorder, struktur dari
  ketidak-tertiban...
   
10:02 we can never find out kita tidak akan pernah dapat
what is order. menemukan apa ketertiban itu.
   
10:07 Out of the understanding Dari pemahaman akan ketidak-
of disorder comes order. tertiban, datang ketertiban.
   
10:12 Not first seek order Bukan pertama-tama mencari
  ketertiban...
   
10:15 and then impose dan kemudian memaksakan
that order on disorder. ketertiban itu pada ketidak-tertiban.
   
10:18 I don't know if I make myself clear. Saya tidak tahu apakah saya membuat
A: Yes, I do. diri saya jelas. A:Ya, saya paham.
   
10:20 I'm thinking Saya sedang berpikir
as you are speaking selagi Anda sedang berbicara...
   
10:23 of the phenomenon akan fenomena di dalam
in the world of study, dunia penyelidikan,...
   
10:29 and the world of dan dunia mengajar serta
teaching and learning belajar...
   
10:32 as we understand them seperti yang kita pahaminya
conventionally. secara konvensional.
   
10:36 I've noticed in our conversations Saya telah mencatat di dalam per-
that you always cakapan kita, bahwa Anda selalu...
   
10:40 suggest that we study mengusulkan agar kita mempelajari
some dysfunction. disfungsi tertentu.
   
10:46 We are never invited Kita tidak pernah benar-benar
really to do that; dipersilahkan untuk melakukan itu;
   
10:49 we are given the notion kita telah diberikan gagasan,...
   
10:52 that the thing to study bahwa hal yang harus dipelajari
is the principle involved. adalah pokok masalah yang terkait.
   
11:01 The argument for that, Argumen untuk itu,
of course, is that tentunya, adalah bahwa...
   
11:08 one refers to health orang mengacu kepada kesehatan
in order to understand disease. agar memahami penyakit.
   
11:13 K: Quite, quite. K:Benar, tepat sekali. A:Namun
A: But then the reference to health, kemudian acuan kepada kesehatan,...
   
11:16 when that is said, ketika itu diucapkan,...
   
11:17 is received purely conceptually. telah diterima melulu secara
K: Quite, quite. konseptual. K:Benar, tepat sekali.
   
11:22 A: So what we are studying A:Jadi apa yang kita pelajari
is now a concept. sekarang adalah suatu konsep.
   
11:25 K: Is a concept rather K:Adalah suatu konsep,
than the actuality, alih-alih yang aktual,...
   
11:27 than the 'what is'. yang 'apa adanya'.
   
11:28 A: And we slip out A:Dan kita tergelincir keluar dari
of the true task. tugas yang sebenarnya.
   
11:35 There is a difficulty Ada suatu kesulitan dalam
in grasping the suggestion memahami petunjuk...
   
11:40 that we study the disorder untuk kita mempelajari
  ketidak-tertiban itu,...
   
11:42 simply because disorder hanya karena ketidak-tertiban,
by its own condition oleh karena kondisinya sendiri,...
   
11:48 is without an ordering principle. tidak memiliki suatu prinsip
  tatatertib.
   
11:51 Therefore it sounds Oleh karena itu, ketika ia muncul,
when it comes out terdengarnya...
   
11:53 as though I am being asked seakan-akan saya sedang
  diminta...
   
11:55 to study something untuk mempelajari sesuatu
that is unstudyable. yang tidak bisa dipelajari.
   
12:01 But to the contrary. Malahan sebaliknya.
   
12:02 K: On the contrary. K:Sebaliknya.
A: Yes. Now I'll stop. A:Ya. Sekarang saya akan berhenti.
   
12:06 You go ahead. On the contrary. Anda lanjutkan. Sebaliknya.
   
12:08 You were about to say something. Anda sedang akan bicara sesuatu.
K: On the contrary. K:Sebaliknya.
   
12:12 There must be an Seharusnya mesti ada suatu
understanding of disorder, pemahaman akan ketidak-tertiban,...
   
12:16 why it has come about. karena apa itu terwujud.
   
12:22 One of the factors, sir, Salah satu faktornya, Tuan,
is basically secara mendasar adalah,...
   
12:30 that thought is matter bahwa pikiran adalah materi...
   
12:37 and thought by its very nature dan pikiran karena hakekatnya sendiri
is fragmentary. adalah terpecah-pecah.
   
12:47 Thought divides, Pikiran memisah-misahkan,...
   
12:52 the 'me' and the 'not me', si 'aku' dan si 'bukan aku'
we and they, kita dan mereka,...
   
12:55 my country and your country, negara saya dan negara Anda,
my ideas and your ideas, ide-ide saya dan ide-ide Anda,...
   
12:58 my religion and your religion, agama saya dan agama Anda,
and so on. dan seterusnya.
   
13:00 The very movement of thought Gerak pikiran itu sendiri justru
is divisive, bersifat memisah-misah,...
   
13:08 because thought karena pikiran
is the response of memory, adalah tanggapan dari memori,...
   
13:14 response of experience, tanggapan dari pengalaman,
which is the past. yang adalah masa lampau.
   
13:19 And unless we really go into Dan kecuali kita benar-benar
this question masuk ke dalam persoalan ini,...
   
13:24 very, very deeply: amat, amat mendalam:...
   
13:27 the movement of thought gerak dari pikiran
and the movement of disorder... dan gerak dari ketidak-tertiban...
   
13:34 A: That seems to me A:Itu bagi saya rasanya
to be a key word, adalah suatu kata kunci,...
   
13:38 from my understanding in dari pemahaman saya dalam
listening to you, 'movement'. mendengarkan Anda, 'gerak'.
   
13:42 To study the movement of Untuk mempelajari gerak dari ketidak-
disorder would seem to me tertiban akan nampak bagi saya...
   
13:47 to take it a step deeper untuk membawanya satu langkah
  lebih dalam...
   
13:49 than the phrase dari pada frasa
'to study disorder'. 'untuk mempelajari ketidak-tertiban'.
   
13:52 With the word 'movement' Dengan kata 'gerak', kita sedang
we are dealing with act. berurusan dengan tindakan.
   
13:56 K: The movement. K:Gerak.
A: Exactly. A:Tepat sekali.
   
13:57 The career of disorder. Karir dari ketidak-tertiban.
K: The movement. K:Geraknya.
   
14:01 A: Yes, if that is A:Ya, jika itu yang diarahkan
what we are directed upon, ke kita,...
   
14:07 then, I think, the objection maka, saya pikir, keberatan...
   
14:12 that the study of disorder bahwa penyelidikan dari
is to ketidak-tertiban adalah...
   
14:16 undertake mengusahakan suatu
an impossible pursuit pengejaran yang mustahil,...
   
14:19 is not made with any foundation. tidaklah dibuat dengan
  suatu dasar apapun.
   
14:22 That objection loses its force Keberatan itu kehilangan dayanya
precisely at the point tepat pada titik...
   
14:26 when one says, ketika orang berkata,...
   
14:27 'no, no, it's not 'bukan, bukan, ini bukan ketidak-
disorder as a concept tertiban sebagai suatu konsep...
   
14:29 we are dealing with here, yang sedang kita
  hadapi di sini,...
   
14:30 it's the movement of it, ini adalah gerak darinya,...
   
14:32 it's its own career, ini adalah karirnya sendiri,
it's its passage, ini adalah lintasannya,...
   
14:34 it's the whole corruption ini adalah seluruh korupsi
of the act as such'. dari tindakan itu sendiri'.
   
14:38 Yes, yes, exactly. Ya, ya, tepat sekali.
   
14:40 I keep on saying this business Saya terus-menerus berkata
about act all the time, perihal tindakan,...
   
14:42 and perhaps it seems dan barangkali ini nampaknya...
   
14:44 repetitious. pengulangan-pengulangan.
K: Oh, that's absolutely right. k:Oh, itu mutlak benar.
   
14:46 A: But you know, A:Namun Anda tahu,...
   
14:49 hardly ever is that hampir tidak pernah hal itu
taken seriously... diterima secara serius...
   
14:52 K: I know, sir. K:Saya tahu, Tuan.
A: ...by our species. A:...oleh spesies kita.
   
14:55 Of course, Tentu,
the animals are on to that hewan berada di situ...
   
14:57 from the beginning, dari awalnya, tapi kita tidak.
but we don't.  
   
15:00 K: No. You see, K:Tidak. Anda lihat, kita
we deal with concepts, berurusan dengan konsep-konsep,...
   
15:04 not with 'what is', tidak dengan 'apa adanya'
actually what is. apa adanya secara nyata.
   
15:09 Rather than discuss formulas, Daripada
  membahas formula-formula,...
   
15:13 concepts and ideas, konsep-konsep dan ide-ide,
'what is' is disorder. 'apa adanya' adalah ketidak-tertiban.
   
15:18 And that disorder Dan ketidak-tertiban itu
is spreading all over the world, sedang meluas ke seluruh dunia,...
   
15:23 it's a movement, ini adalah suatu gerak, ini adalah
it's a living disorder. suatu ketidak-tertiban yang hidup.
   
15:27 It isn't a disorder Ini bukanlah suatu ketidak-tertiban
which is dead. yang mati.
   
15:30 It is a living thing, moving, Ini adalah sesuatu yang hidup,
corrupting, destroying. bergerak, berkorupsi, merusak.
   
15:36 A: Yes. Exactly, exactly. A:Ya. Tepat, tepat sekali.
   
15:42 But it takes Namun ia meminta - seperti Anda
- as you pointed out so often - telah tunjukkan begitu seringnya -
   
15:46 an extreme concentration suatu konsentrasi yang luar biasa
of attention dari perhatian...
   
15:51 to follow movement, untuk mengikuti gerak,...
   
15:55 and there is a rebellion in us dan ada suatu perlawanan dalam diri
against following movement, kita terhadap mengikuti gerak,...
   
16:00 which perhaps lies yang barangkali terletak dalam
in our disaffection ketidak-senangan kita...
   
16:07 with the intuition that we have dengan intuisi yang kita
  miliki,...
   
16:10 that transition is unintelligible. bahwa peralihan
  tidak dapat dipahami.
   
16:13 K: Of course. Quite, quite. K:Tentu. Benar, benar sekali.
A: And we don't want that. A:Dan kita tidak menghendaki itu.
   
16:15 We can't stand the thought Kita tidak bisa menerima
  pikiran,...
   
16:17 that there is something bahwa ada sesuatu yang
that is unintelligible. tidak dapat dipahami.
   
16:21 And so we just will not Dan dengan demikian kita tidak ingin
make that active attention. mencurahkan perhatian yang aktif itu.
   
16:25 K: It's like sitting K:Adalah seperti sedang duduk
on the bank of a river di tepi sebuah sungai,...
   
16:28 and watching the waters go by. dan sedang mengamati aliran
  sungai berlalu.
   
16:32 You can't alter the water, Anda tidak dapat merubah
  airnya,...
   
16:35 you can't change the substance Anda tidak dapat merubah
  hakikatnya...
   
16:37 or the movement of the water. atau gerak dari airnya.
   
16:39 In the same way Dalam cara yang sama
this movement of disorder gerak dari ketidak-tertiban ini...
   
16:43 is part of us and adalah bagian dari kita dan
is flowing outside of us. sedang mengalir di luar diri kita.
   
16:48 So, one has to look at it. Jadi, orang harus mengamatinya.
   
16:52 A: And there is no confusion A:Dan sama sekali tidak ada
in the act at all. kekacauan dalam tindakan itu.
   
16:55 K: Obviously not. K:Jelas tidak.
   
17:00 First of all, sir, let's go Pertama-tama, Tuan, mari kita menda-
into it very, very carefully. laminya dengan amat, amat hati-hati.
   
17:07 What is Apakah faktor dari
the factor of disorder? ketidak-tertiban?
   
17:11 Disorder means contradiction, Ketidak-tertiban berarti
right? kontradiksi, benar?
   
17:15 A: Yes. And conflict. Yes. A:Ya. Dan konflik. Ya.
   
17:17 K: Contradiction. K:Kontradiksi. Yang ini
This opposed to that. berlawanan terhadap yang itu.
   
17:21 Or the duality: Atau dualitas:...
   
17:26 this opposed to that. yang ini berlawanan
  terhadap yang itu.
   
17:29 A: The contention A:Pertentangan
between two things di antara dua hal...
   
17:31 to be mutually exclusive. yang bersama-sama bersifat
  eksklusif.
   
17:33 K: Yes. K:Ya.
A: Yes. A:Ya.
   
17:34 K: And what brings about K:Dan apa yang mewujudkan...
   
17:41 this duality, dualitas ini,
and the conflict? dan konfliknya.
   
17:48 Is there a duality at all? Apakah memang benar
  ada suatu dualitas?
   
17:52 A: Certainly not in act, A:Pasti tidak dalam tindakan,
there is not a duality. di situ tidak ada dualitas.
   
17:57 That simply couldn't be. Itu pasti tidak mungkin ada.
   
18:01 There certainly could be said, Pasti dapat dikatakan,...
   
18:02 not even with respect, don't bahkan tidak berkenaan, apakah
you think, to thought itself Anda tidak berpikir demikian,...
   
18:05   dengan pikiran itu sendiri...
   
18:07 and its operation dan kerjanya,
that there is a dualism. bahwa ada dualisme.
   
18:10 But the duality, of course, Namun dualitas itu,
  tentunya...
   
18:13 is present hadir dalam kaitannya dengan
in terms of distinction, arti khususnya,...
   
18:17 but not in terms of division. namun tidak dalam kaitannya dengan
K: Division, that's right. pemisahan. K:Pemisahan, itu benar.
   
18:20 A: Not in terms of division. A:Tidak dalam kaitan dari pemisahan.
K: Not in terms. K:Tidak dalam kaitan.
   
18:21 A: Yes, yes. I follow. A:Benar, benar. Saya mengikuti.
   
18:22 K: After all, K:Namun demikian,
there is man, woman, ada pria, wanita,...
   
18:25 black and white, and so on, hitam dan putih,
  dan seterusnya,...
   
18:27 but is there an opposite namun adakah lawan dari
to violence? kekerasan?
   
18:35 You've understood? Anda telah paham? A:Ya, saya sedang
A: Yes, I'm listening very intently. mendengarkan dengan tekun.
   
18:38 K: Or only violence? K:Atau hanya kekerasan?
   
18:42 But we have created Namun kita telah menciptakan
the opposite. lawannya.
   
18:46 Thought has created the opposite Pikiran telah menciptakan lawannya
as non-violence sebagai ketidak-kekerasan...
   
18:51 and then the conflict dan kemudian konflik
between the two. di antara berduanya.
   
18:54 The non-violence is Ketidak-kekerasan adalah
an abstraction of the 'what is'. suatu abstraksi dari 'apa adanya'.
   
19:03 And thought has done that. Dan pikiran telah
  melakukan itu.
   
19:05 A: Exactly. Yesterday A:Tepat sekali. Kemarin saya
I had a difficult time mengalami suatu masa yang sulit...
   
19:08 in class over this. di dalam kelas perihal ini.
   
19:11 I made the remark that Saya membuat
  suatu komentar bahwa...
   
19:16 vice is not kejahatan bukan
the opposite of virtue, lawan dari kebaikan,...
   
19:19 virtue is not kebaikan bukan
the opposite of vice, lawan dari kejahatan,...
   
19:22 and somehow I just couldn't, dan entah bagaimana saya
it seems, communicate that benar-benar tidak dapat,...
   
19:26   nampaknya, menyampaikan itu,...
   
19:30 because of the insistence disebabkan oleh kegigihan
on the part of the students pada pihak mahasiswa...
   
19:35 to deal with the problem purely untuk menghadapi masalah
  secara murni,...
   
19:37 in terms of dalam kaitan dengan
a conceptual structure. suatu struktur yang bersifat konsep.
   
19:43 K: You see, sir, K:Anda lihat, Tuan,...
   
19:45 I don't know if you saya tidak tahu apakah Anda
want to go into it now, ingin mendalaminya sekarang,...
   
19:47 or if it is the right occasion: atau apakah ini adalah
  kesempatan yang tepat:...
   
19:54 from ancient Greece dari sejak zaman Yunani kuno
- you must know - - Anda pasti tahu -...
   
20:03 measurement was necessary pengukuran
to them. bagi mereka diperlukan.
   
20:07 Measurement. Pengukuran.
   
20:09 And the whole of Dan seluruh kebudayaan Barat...
the Western civilisation  
   
20:12 is based on measurement, dilandaskan
  pada pengukuran,...
   
20:19 which is thought. yang adalah pikiran.
   
20:26 A: This is certainly true A:Ini adalah pasti benar dalam
in continuous practice. praktek berkesinambungan.
   
20:31 It is certainly true. Itu pasti benar.
   
20:32 And the irony of it is Dan ironinya dari ini adalah
that an historian, bahwa seorang ahli sejarah,...
   
20:36 looking at the works of dalam memandang karya-karya dari
the great Greek thinkers, pemikir-pemikir besar Yunani,...
   
20:41 would turn around akan berbalik arah dan
and say at this point, berkata pada titik ini,...
   
20:44 'Well, 'Baik,
now just wait a minute'. sekarang tunggu sebentar'.
   
20:47 And we would say some things Dan kita akan mengatakan beberapa
about Aristotle and Plato, hal mengenai Aristotle dan Plato,...
   
20:51 that would suggest that: yang akan mengisyaratkan bahwa:
no, no, no, tidak, tidak, tidak,...
   
20:54 there's a much more ada suatu cara pemahaman
organic grasp of things yang jauh lebih terstruktur...
   
20:57 than simply approaching dari pada sekedar mendekatinya
it in a slide rule way, dengan cara mistar hitung,...
   
21:01 but that doesn't come to terms namun itu tidak selaras dengan
with what you are saying. apa yang Anda katakan.
   
21:04 I think that's right. Saya pikir itu benar.
   
21:06 K: Sir, you can see K:Tuan, Anda dapat melihat
what is happening in the world, apa yang sedang terjadi di dunia,...
   
21:14 in the Western world: di dunia Barat:
technology, commercialism, teknologi, komersialisme,...
   
21:18 and consumerism dan konsumerisme,
is the highest activity adalah aktivitas yang tertinggi...
   
21:22 that is going on now. yang sedang berlaku sekarang.
A: Exactly. A:Tepat sekali.
   
21:24 K: Which is based on measurement. K:Yang berlandaskan pada pengukuran.
A: Certainly. Oh yes. A:Pasti. Ya, benar.
   
21:29 K: Which is thought. K:Yang adalah pikiran.
   
21:32 Now, look at it a minute, Nah, pandang itu sekejap,
hold that a minute pertahankan itu sekejap...
   
21:34 and you will see something dan Anda akan melihat sesuatu
rather odd taking place. yang agak aneh sedang berlangsung.
   
21:38 The East, especially India, Dunia Timur, terutama India, India
India exploded over the East, meledak melintasi Dunia Timur,...
   
21:43 in a different sense, dalam suatu makna lain,...
   
21:45 they said mereka mengatakan
measurement is illusion. pengukuran adalah ilusi.
   
21:52 To find the immeasurable Untuk menemukan yang
  tak-terukur,...
   
21:57 the measurement pengukuran harus berakhir.
must come to an end.  
   
22:00 I'm putting it very Saya mengungkapkannya secara
crudely and quickly. amat kasar dan cepat.
   
22:04 A: No. But it seems to me A:Tidak. Tapi nampak bagi saya
that you are putting it bahwa Anda mengungkapkannya...
   
22:06 precisely well with respect to this secara amat tepat sehubungan
  dengan masalah...
   
22:09 concern we have with act. tindakan yang kita bahas.
  secara amat tepat sehubungan
   
22:09   tindakan yang kita bahas.
   
22:11 K: Yes. K:Ya.
A: Yes. It's not crude. A:Ya. Itu tidaklah kasar.
   
22:11   K:Ya.
  A:Ya. Itu tidaklah kasar.
   
22:13 K: It's very interesting K:Ini adalah amat menarik
because I've watched it. karena saya telah mengamatinya.
   
22:17 In the West, technology, Di Dunia Barat, teknologi,...
   
22:20 commercialism and consumerism; komersialisme
  dan konsumerisme;...
   
22:24 God, saviour, church Tuhan, juru selamat. gereja
- all that's outside. - semua itu berada di luar.
   
22:28 It is a plaything. Itu adalah suatu mainan.
   
22:31 And you just play with it Dan Anda hanya sekedar bermain deng-
on Saturday and Sunday, annya pada hari Sabtu dan Minggu,...
   
22:34 but the rest of the week... namun sisa minggu itu...
A: Yes. A:Ya.
   
22:38 K: And you go to India K:Dan Anda pergi ke India
and you see this. dan Anda melihat ini.
   
22:43 The word 'ma' is to measure, Kata 'ma' adalah mengukur,
in Sanskrit, dalam bahasa Sanskerta,...
   
22:53 and they said dan mereka berkata
reality is immeasurable. realitas adalah tak-terukur.
   
22:59 Go into it, see the beauty of it. Dalaminya, lihat keindahannya.
A: Yes, oh yes, I follow. A:Ya, oh ya, saya mengikutinya.
   
23:03 K: The measurement K:Pengukuran tidak
can never find... pernah dapat menemukan...
   
23:07 A mind that is measuring, Suatu batin yang mengukur,...
   
23:09 or a mind that is caught atau suatu batin yang
in measurement, terperangkap dalam pengukuran,...
   
23:13 can never find truth. tidak pernah dapat
  menemukan kebenaran.
   
23:16 I'm putting it that way. Saya mengutarakannya dengan
  cara demikian.
   
23:18 They don't put it that way, Mereka tidak mengutarakannya
but I'm putting it. demikian, tapi saya melakukannya.
   
23:22 So they said, Jadi mereka berkata, untuk menemukan
to find the real, the immense, yang nyata, yang maha-besar,...
   
23:27 measurement must end. pengukuran harus berhenti.
   
23:30 But they use thought Tapi mereka menggunakan pikiran
as a means to... sebagai alat untuk...
   
23:36 thought must be pikiran harus dikendalikan,
controlled, they said. mereka katakan.
   
23:41 A: Yes, yes. A:Ya, ya.
   
23:42 K: You follow? K:Anda mengikuti?
A: Yes, I do. A:Ya, saya ikuti.
   
23:44 K: So, in order to find K:Jadi, agar menemukan
the immeasurable yang tak-terukur,...
   
23:48 you must control thought. Anda harus mengendalikan
  pikiran.
   
23:50 And to control, Dan untuk mengendalikan,
who is the controller of thought? siapakah pengendali dari pikiran?
   
23:54 Another fragment of thought. Suatu fragmen lainnya dari
  pikiran.
   
23:56 I don't know if you follow. Saya tidak tahu apakah
  Anda mengikuti.
   
23:57 A: I follow you perfectly, yes, I do. A:Saya mengikuti Anda secara
  sempurna, ya, saya melakukannya.
   
23:59 K: So, they use measurement K:Jadi, mereka menggunakan
  pengukuran...
   
24:03 to go beyond measurement. untuk pergi ke luar
  pengukuran.
   
24:06 And therefore Dan karenanya, mereka tidak pernah
they could never go beyond it. dapat ke luar darinya.
   
24:11 They were caught in an Mereka terperangkap dalam suatu
illusion of some other kind, ilusi dari ragam lain,...
   
24:14 but it is still namun itu masih tetap
the product of thought. adalah hasil dari pikiran.
   
24:19 I don't know if I'm... Saya tidak tahu apakah saya...
A: Yes, yes. A;Ya, ya.
   
24:22 What flashed over my mind Apa yang terlintas di pikiran saya
as you were speaking sewaktu Anda sedang berbicara,...
   
24:26 was the incredible irony adalah ironi yang luar biasa dari
of their having apa yang mereka punyai,...
   
24:32 right in front of them tepat di depan mereka...
   
24:34 - I'm thinking now of the - saya sekarang sedang berpikir
Brihadaranyaka Upanishad - tentang Brihadaranyaka Upanishad -
   
24:38 this profound statement: pernyataan yang amat
  mendalam ini:...
   
24:42 'That is full', 'Itu adalah lengkap',...
   
24:45 meaning anything that berarti segala sesuatu yang
I think is over there, saya pikir ada di sana,...
   
24:47 that's full. itu adalah lengkap.
   
24:48 This - that I've divided off Ini - yang telah saya pisahkan
from that - this is full. dari itu - ini adalah lengkap.
   
24:52 'From fullness to fullness 'berasal dari keadaan lengkap
issues forth'. muncul keadaan lengkap'.
   
24:56 And then the next line Dan kemudian baris
  berikutnya,...
   
25:01 'If fullness is taken away 'Jika keadaan lengkap
from the full, disingkirkan dari yang lengkap,...
   
25:07 fullness indeed keadaan lengkap benar-benar
still remains'. masih tetap ada.
   
25:10 Now they are reading that, Nah, mereka membaca itu,
but if they approach it namun jika mereka mendekatinya...
   
25:14 in the manner in which dengan cara seperti Anda telah
you have so well described, begitu baik menggambarkannya,...
   
25:18 they haven't read it mereka tidak mengartikannya...
   
25:19 in the sense of attended dalam arti menghayati
to what's being said, apa yang sedang dikatakan,...
   
25:23 because it's the total karena adanya penolakan total
rejection of that statement dari pernyataan itu...
   
25:27 that would be involved yang akan terlibat
in thought control. dalam pengendalian pikiran.
   
25:29 K: Yes, of course, of course. K:Ya, tentu, tentu.
   
25:31 You see, that's what I've Anda lihat, itulah yang
been trying to get at. telah saya coba untuk capai.
   
25:34 You see, thought has Anda lihat, pikiran telah membagi
divided the world physically: dunia secara fisik:...
   
25:43 America, India, Russia, China Amerika, India, Rusia,
  Tiongkok...
   
25:47 - you follow? - - Anda mengikuti? -
divided the world. telah membagi dunia.
   
25:50 Thought has fragmented Pikiran telah mefragmentasi
the activities of man: kegiatan-kegiatan manusia:...
   
25:55 the businessman, the artist, si pelaku bisnis, si artis,...
   
25:56 the politician, the beggar, si politikus, si pengemis,
you follow? Anda mengikuti?
   
26:00 Fragmented man. Manusia terfragmentasi.
A: Yes. A:Ya.
   
26:02 K: Thought K:Pikiran telah
has created a society menciptakan suatu masyarakat...
   
26:05 based on this fragmentation. berbasis pada fragmentasi ini.
   
26:09 And thought has created Dan pikiran telah menciptakan
the gods, the saviours, dewa-dewa, penyelamat-penyelamat,...
   
26:13 the Jesuses, the Christs, Jesus-Jesus, Kristus-Kristus,
the Krishnas, the Buddhas, Krisna-Krisna, Budha-Budha,...
   
26:18 and those are all measurable, dan semuanya itu dapat diukur,
in the sense dalam arti...
   
26:24 'you must become - Anda harus menjadi seperti
like the Christ' Kristus -...
   
26:28 or 'you must be good'. atau 'Anda harus menjadi baik'.
   
26:31 All sanctioned by a culture, Semuanya disanksikan oleh suatu kebu-
which is based on measurement. dayaan, yang berlandaskan pengukuran.
   
26:39 A: Once you start with forecasts, A:Begitu kita mulai dengan
as we have classically, ramalan-ramalan,,...
   
26:41   seperti telah kita lakukan
  secara klasik,...
   
26:43 then we are going to maka kita perlu untuk
necessarily move to bergerak ke...
   
26:45 five, six, seven, 400, lima, enam, tujuh, 400, 4000,
4000, an indefinite division. suatu pembagian yang tidak terbatas.
   
26:51 And all in the interest, Dan semuanya, seperti demikian di-
it is claimed, of clarity. akuinya, untuk kepentingan kejelasan.
   
26:54 All in the interest of clarity. Semuanya demi kepentingan
  kejelasan.
   
26:56 K: So, unless we understand K:Jadi, kecuali kalau kita memahami
the movement of thought, gerak dari pikiran,...
   
27:03 we cannot possibly kita tidak mungkin
understand disorder. memahami ketidak-tertiban.
   
27:10 It is thought Adalah pikiran
that has produced disorder! yang menghasilkan ketidak-tertiban!
   
27:15 It sounds contradictory, Kedengarannya berkontradiksi,
but it is so, namun demikianlah adanya,...
   
27:19 because thought is fragmentary, karena pikiran adalah
  terfragmentasi,...
   
27:23 thought is time, pikiran adalah waktu,...
   
27:27 and as long as we are dan selama kita berfungsi
functioning within that field, di dalam bidang itu,...
   
27:32 there must be disorder. pasti mesti ada
  ketidak-tertiban.
   
27:38 Which is, each fragment Karena, setiap fragment
is working for itself, bekerja bagi dirinya sendiri,...
   
27:45 in opposition beroposisi terhadap
to other fragments. fragmen-fragmen lainnya.
   
27:52 I, a Christian, am in Saya, seorang Kristen,
opposition to the Hindu, beroposisi terhadap orang Hindu,...
   
27:57 though I talk about love, meskipun saya berbicara
  perihal kasih,...
   
27:58 and goodness, dan kebaikan,
and all the rest of it. dan semuanya itu.
   
28:00 A: I love him so much A:Saya begitu amat mencintainya, saya
I want to see him saved, ingin melihat ia diselamatkan,...
   
28:02 so I will go out and jadi saya akan berusaha dan
bring him into the fold. membawanya ke dalam lingkungan itu.
   
28:04 K: Saved. Come over to my camp! K:Diselamatkan. Bergabunglah dengan
A: Yes, yes. kelompok saya! A:Ya, ya.
   
28:12 K: Probably, K:Mungkin, akar penyebab
the basic cause of disorder dari ketidak-tertiban...
   
28:16 is adalah
the fragmentation of thought. fragmentasi dari pikiran.
   
28:22 I was told the other day Saya diberitahu tempo hari,...
   
28:25 that in a certain culture bahwa dalam
  kebudayaan tertentu,...
   
28:29 thought means the outside. pikiran berarti yang di luar.
   
28:36 A: That's very interesting. A:Itu amat menarik.
   
28:38 K: When they use K:Ketika mereka menggunakan
the word 'outside', kata 'luar',...
   
28:41 they use the word 'thought'. mereka gunakan kata 'pikiran'.
   
28:44 A: And we think it's inside. A:Dan kita berpikir itu
  adalah di dalam.
   
28:46 K: That's the whole... K:Itu adalah seluruh...,
you follow? Anda mengikuti?
   
28:49 A: How marvellous. A:Mengagumkan sekali,
How marvellous. mengagumkan sekali.
   
28:52 K: So thought K:Jadi pikiran
is always outside. selalu berada di luar.
   
28:56 You can say, Anda dapat berkata,
I am inwardly thinking. saya sedang berpikir ke dalam.
   
29:00 Thought has divided Pikiran telah membagi
the outer and the inner. yang di luar dan yang di dalam.
   
29:07 So to understand Jadi agar memahami seluruh
this whole contradiction, kontradiksi ini,...
   
29:11 measurement, time, the division, pengukuran, waktu, pembagian,
the fragmentation, fragmentasi,...
   
29:17 the chaos, and the disorder, kekacauan,
  dan ketidak-tertiban,...
   
29:19 one must really go orang benar-benar harus
into this question of mendalami masalah dari...
   
29:22 what is thought, apakah pikiran itu,
what is thinking. apakah berpikir itu.
   
29:27 Can the mind, which has been Dapatkah batin,
so conditioned in fragments, yang telah demikian rupa,...
   
29:30   terkondisi dalam
  fragmen-fragmen...
   
29:33 in fragmentation, dalam fragmentasi,...
   
29:35 can that mind dapatkah batin itu...
   
29:37 observe this whole mengamati seluruh
movement of disorder, gerak dari ketidak-tertiban ini,...
   
29:43 not fragmentarily? tidak secara terfragmentasi?
A: No, but the movement itself. A:Tidak, namun gerak itu sendiri.
   
29:47 K: Movement itself. K:Gerak itu sendiri.
A: Movement itself. Yes. A:Gerak itu sendiri. Ya.
   
29:50 But that's Namun itulah
what's so terrifying yang demikian menakutkannya,...
   
29:52 to look at that movement. untuk melihat kepada
  gerak itu.
   
29:57 It's interesting that Adalah menarik bahwa...
   
30:01 you've asked this question Anda telah menanyakan pertanyaan ini
in a way that dalam suatu cara yang...
   
30:04 keeps boring in terus-menerus menembus
  ke dalam,...
   
30:07 because measure is karena ukuran adalah...
   
30:14 - and I'm going to put something - dan saya sekarang akan
now merumuskan sesuatu...
   
30:17 in a very concise, dalam suatu cara yang
elliptical way - amat ringkas, eliptis -
   
30:21 is possibility, adalah kemungkinan, yang dapat
which is infinitely divisible. dibagi secara tidak terbatas.
   
30:25 It only comes to an end Ia hanya berhenti dengan suatu
with an act, with an act. tindakan, dengan suatu tindakan.
   
30:32 And as long as I remain Dan selama saya tetap terbagi
divided against act, terhadap tindakan,...
   
30:40 I regard myself as saya menganggap diri saya
a very deep thinker. sebagai pemikir yang dalam.
   
30:44 I'm sitting back Saya bertenang-tenang duduk sambil
exploring alternatives, menyelidiki pilihan-pilihan,...
   
30:50 which are completely yang sepenuhnya bersifat
imaginary, illusory. khayalan, ilusi.
   
30:54 And in the business world Dan di dalam dunia
  perdagangan,...
   
30:56 men are paid orang dibayar dengan
extremely high salaries gaji teramat tinggi...
   
30:59 to come up with untuk memunculkan sesuatu
what is called a new concept. yang disebut sebagai konsep baru.
   
31:03 K: Yes, new concept. K:Ya, konsep baru.
   
31:06 A: And it's called by its A:Dan itu dipanggil dengan
right name, of course, namanya yang benar, tentunya,...
   
31:09 but it isn't regarded namun tidak dianggap sebagai tepat
correctly as to its nature. sehubungan dengan sifat alamiahnya.
   
31:16 It isn't understood Ia tidak dipahami...
   
31:18 as to what's being mengenai apa yang
said when that happens. dikatakan ketika itu terjadi.
   
31:20 K: That brings up the point, K:Itu mengangkat kenyataan,
which is yang adalah,...
   
31:23 measurement means comparison. pengukuran
  berarti pembandingan.
   
31:28 Our society, and our civilisation, Masyarakat kita, dan kebudayaan
is based on comparison. kita, berlandaskan pembandingan.
   
31:37 From childhood, to school, Dari masa kanak-kanak, sampai ke se-
to college and university, kolah, ke kolese dan universitas,...
   
31:42 it is comparative. pembandingan sifatnya.
   
31:45 A: That's right. A:Itu benar.
   
31:46 K: Comparison between K:Perbandingan antara
intelligence and dullness, inteligensi dan ketumpulan,...
   
31:53 between the tall and the black, di antara yang jangkung dan
  yang hitam,...
   
31:55 white and purple, putih dan ungu,
and all the rest of it, dan semuanya itu.
   
31:59 comparison in success. pembandingan dalam
  keberhasilan.
   
32:04 And look at also our religions. Dan tengok juga ke
  agama-agama kita.
   
32:08 The priest, the bishop Si pendeta dan si uskup...
   
32:11 - you follow? - - Anda mengikuti? -
the hierarchical outlook, pandangan hirarki,...
   
32:15 ultimately the Pope di puncaknya adalah Paus
or the archbishop. atau uskup kepala.
   
32:20 The whole structure is based Seluruh struktur berlandaskan itu.
on that. Compare, comparison, Membandingkan, perbandingan,...
   
32:25 which is measurement, yang adalah pengukuran,
which is essentially thought. yang hakekatnya adalah pikiran.
   
32:28 A: Yes. The Protestants complain A:Ya. Kaum Protestan
  mengeluh...
   
32:31 about the Catholic hierarchy, perihal hirarki Katolik,...
   
32:34 and yet their scripture, namun kitab suci mereka,
their Bible Alkitab mereka...
   
32:39 is what some Catholics adalah apa yang orang-orang Katolik
call their paper pope. tertentu sebut paus kertas mereka.
   
32:43 K: Of course. K:Tentu.
A: Of course. Yes. A:Tentu. Ya.
   
32:46 With the very rejection Dengan penolakan yang nyata
of something, terhadap sesuatu,...
   
32:51 something takes its place, sesuatu mengambil tempatnya,...
   
32:53 which becomes yang malahan makin menjadi
even more divisive. terpecah-belah.
   
32:57 K: So, is it possible K:Jadi, mungkinkah...
   
33:01 to look without measurement, untuk melihat
  tanpa pengukuran,...
   
33:07 that is without comparison? yaitu tanpa pembandingan?
   
33:12 Is it possible to live a life Apakah mungkin untuk menjalani
  suatu kehidupan,...
   
33:16 - life, living, acting, - kehidupan, hidup,
  bertindak...
   
33:20 laughing, the whole life, tertawa, seluruh kehidupan,
living, crying - hidup, menangis -...
   
33:23 without a shadow of comparison tanpa suatu bayangan perbandingan
coming into it? masuk ke dalamnya?
   
33:30 Sir - I'm not boasting, Tuan - saya tidak sedang
I'm just stating a fact - menyombongkan diri,...
   
33:32   saya hanya sedang menyatakan
  suatu kenyataan -...
   
33:33   saya hanya sedang menyatakan
  suatu kenyataan -...
   
33:35 I have never compared myself saya tidak pernah membandingkan
with anybody. diri saya dengan siapapun.
   
33:42 A: That's a most remarkable thing. A:Itu adalah sesuatu yang menakjub-
Most remarkable thing. kan. Suatu hal yang amat menakjubkan.
   
33:47 K: I never thought about it even: K:Saya malahan belum pernah
  memikirkannya:...
   
33:49 somebody seseorang yang jauh
much cleverer than me, lebih pintar dari pada saya,...
   
33:51 somebody much more brilliant, seseorang yang jauh lebih cemerlang,
so intelligent, begitu cerdas,...
   
33:55 somebody greater, spiritual seseorang lebih hebat, spiritual
- it didn't enter. - itu tidak masuk.
   
34:02 Therefore, I say to myself, Karenanya, saya berkata pada
  diri saya,...
   
34:04 is measurement, apakah pengukuran,
comparison, imitation, perbandingan, imitasi,...
   
34:11 are they not the major apakah mereka bukan faktor-faktor
factors of disorder? utama dari ketidak-tertiban?
   
34:20 A: I've had A:Saya telah mempunyai pemikiran
a very long thought about yang amat panjang perihal...
   
34:23 what you said apa yang Anda katakan
a few conversations ago beberapa perbincangan yang lalu,...
   
34:25 about when you were a boy perihal ketika Anda kanak-kanak...
   
34:27 and you never accepted dan Anda tidak pernah menerima...
   
34:30 the distinctions ciri-ciri perbedaan
that were employed yang diterapkan...
   
34:35 in a dividing way... dengan cara memecah-belah,...
   
34:41 K: Oh, of course, of course. K:Oh, tentu, tentu.
   
34:42 A: ...and within A:...dan dalam tatanan sosial.
the social order.  
   
34:45 And I had to think about Dan saya harus memikirkan perihal
my own growing up pertumbuhan diri saya...
   
34:51 and accept the fact that dan menerima kenyataan bahwa saya
I did accept this distinction menerima ciri perbedaan ini...
   
34:59 in terms of division, dalam kaitan pemecah-belahan,...
   
35:02 but I didn't do it with nature. tapi saya tidak melakukannya
  dengan alam.
   
35:05 But that set up Namun itu membangun konflik
conflict in me, because dalam diri saya, karena...
   
35:08 I couldn't understand saya tidak dapat memahami...
   
35:14 how it could be the case bagaimana mungkin,...
   
35:16 that I'm natural, bahwa saya alamiah,
as a being in the world, sebagai seseorang di dalam dunia,...
   
35:22 but I'm not somehow related namun saya entah bagaimana
to things the way things are tidak berhubungan,...
   
35:25   dengan hal-hal sebagaimana
  adanya...
   
35:27 in what we call nature. di dalam apa yang kita sebut
  alam.
   
35:29 Then it suddenly Kemudian, belakangan tiba-tiba,
occurred to me later terpikir oleh saya...
   
35:31 that in thinking that way bahwa dengan berpikir cara demikian,
I was already saya sudah...
   
35:33 dividing myself off from nature memisahkan diri dari alam...
   
35:35 and I'd never get dan saya tidak akan pernah
out of that problem. keluar dari masalah itu.
   
35:37 K: No. K:Tidak.
   
35:38 A: And the thing came to me A:Dan hal itu datang ke saya
some years ago beberapa tahun lalu,...
   
35:43 with a tremendous flash, dengan kilatan
  yang luar biasa,...
   
35:50 when I was in Bangkok ketika saya berada di Bangkok
in a temple garden. di suatu halaman kuil.
   
35:56 And, of an early morning, Dan, pada suatu dini hari,
I was taking a walk, saya sedang jalan-jalan,...
   
36:03 and my eye was drawn dan pandangan saya tertarik pada
to a globule of dew suatu tetesan embun,...
   
36:09 resting on a lotus leaf, bertengger pada suatu
  daun lotus,...
   
36:12 and it was perfectly circle. dan bentuknya sempurna bulat.
   
36:16 And I said, where's the base? Dan saya berkata, di mana
  dasarnya?
   
36:20 How can it be stable? Bagaimana mungkin ia stabil?
   
36:23 Why doesn't it roll off? Mengapa ia tidak menggulir
  jatuh?
   
36:27 By the time I got to the end Pada saat akhir 'mengapa-mengapa'
of my 'whys' I was worn out, saya, saya telah lelah sekali,...
   
36:30 so I took a deep breath jadi saya menarik napas panjang
and I said, dan saya berkata,...
   
36:33 now shut up and tutup mulut sekarang dan
just keep quiet and look. berdiam diri saja dan pandang.
   
36:38 And I saw that each maintained Dan saya melihat bahwa masing-masing
its own nature mempertahankan sifat dirinya...
   
36:46 in this marvellous harmony dalam harmony yang mengagumkan ini,
without any confusion at all. tanpa kekacauan apapun.
   
36:55 And I was just still. Dan saya hanya berdiam diri.
   
37:00 K: Quite. K:Benar.
A: Still. A:Diam.
   
37:03 I think that's something of Saya pikir
what you mean about the fact... itu adalah sesuatu dari...
   
37:06   apa yang Anda maksudkan
  perihal kenyataan...
   
37:08 That was a fact. Itu adalah suatu kenyataan.
   
37:12 K: Just remain with the fact. K:Tetaplah dengan kenyataan itu.
Look at the fact. Pandang kenyataan itu.
   
37:14 A: That marvellous globule A:Tetesan embun yang mengagumkan pada
on that leaf is the fact, daun itu adalah kenyataannya,...
   
37:21 is the act, adalah tindakannya, adalah apa
is what is done. yang sudah selesai dilakukan.
   
37:25 Isn't that what you... Apakah bukan itu yang Anda...
   
37:26 K: That is correct. K:Itu benar.
A: Right. Yes. A:Benar. Ya.
   
37:28 K: Sir, from this arises, K:Tuan, dari sini timbul, dapatkah
can one educate a student seseorang mendidik seorang siswa...
   
37:36 to live a life untuk menjalani suatu kehidupan
of non-comparison: dari tiada-perbandingan:...
   
37:43 bigger car, lesser car mobil yang lebih besar, mobil yang
- you follow? lebih kecil - Anda mengikuti?
   
37:47 Dull, you are clever, Tumpul, Anda pintar,
I am not clever. saya tidak pintar.
   
37:51 What happens, Apa yang terjadi, jika saya
if I don't compare, at all? sama sekali tidak membandingkan?
   
37:55 Will I become dull? Akankah saya menjadi tumpul?
   
37:59 A: On the contrary. A:Sebaliknya.
   
38:02 K: I'm only dull, I know I'm dull K:Saya hanya tumpul, saya tahu saya
only through comparison. tumpul, hanya lewat pembandingan.
   
38:08 If I don't compare, Jika saya tidak membandingkan,
I don't know what I am. saya tidak tahu saya apa.
   
38:13 Then I begin from there. Lalu saya mulai dari situ.
   
38:17 A: Yes, yes, yes. A:Ya, ya, ya.
   
38:22 The world becomes Dunia menjadi terjangkau
infinitely accessible. secara tidak terbatas.
   
38:25 K: Oh, then, K:Oh, lalu,...
   
38:26 the whole thing becomes seluruhnya menjadi berbeda
extraordinarily different! secara luar biasa!
   
38:31 There is no competition, Tiada persaingan,
there is no anxiety, tiada kecemasan,...
   
38:34 there is no conflict Tiada konflik dengan sesamanya.
with each other.  
   
38:37 A: This is why you use A:Inilah mengapa Anda menggunakan
the word 'total' kata 'total',...
   
38:41 often, isn't it? seringkali, bukankah demikian?
K: Yes. K:Ya.
   
38:42 A: In order to express A:Agar supaya mengungkapkan bahwa
that there's nothing drawn out tidak ada apapun yang diambil...
   
38:47 from one condition dari satu kondisi
to the other. ke kondisi lainnya.
   
38:50 There is no link there, Tiada mata rantai di situ,
there is no bridge there. tiada jembatan.
   
38:55 Totally disordered. Secara total tidak-tertib.
   
38:57 Totally order. Secara total tertib.
K: Absolutely. A:Mutlak demikian.
   
39:01 A: Yes, and you use A:Ya, dan Anda sering memakai
the word 'absolute' often, kata 'absolut',...
   
39:04 which terrifies many people yang mengerikan banyak orang
today. waktu ini.
   
39:09 K: Sir, after all, K:Tuan, meski bagaimanapun,
mathematics is order. matematika adalah ketertiban.
   
39:16 The highest form of Bentuk yang paling tinggi
mathematical investigation dari penyelidikan matematika...
   
39:20 - you must have a mind - Anda harus mempunyai suatu batin
that is totally orderly. yang total tertib.
   
39:27 A: The marvellous thing A:Yang juga mengagumkan perihal
about maths too is matematika adalah,...
   
39:32 whereas sedangkan ia adalah
it's the study of quantity, penyelidikian mengenai kuantitas,...
   
39:37 you don't make passage Anda tidak membuat lintasan
from one integer to another dari suatu...
   
39:39   bilangan bulat
  ke yang lainnya,...
   
39:41 by two getting larger. dengan bilangan dua menjadi lebih
Two stops at two. besar. Dua berhenti pada dua.
   
39:47 Two and a half is no more two. Dua setengah
  bukanlah dua lagi.
   
39:48 Somehow that's the case. Bagaimanapun juga,
K: Yes. demikianlah halnya. K:Ya.
   
39:51 A: But a child, when he A:Namun seorang anak, ketika ia
is taught mathematics, diajari matematika,...
   
39:55 is never introduced to that tidak pernah diperkenalkan
  dengan itu,...
   
39:57 that I've ever heard of. itu tidak pernah saya dengar.
   
39:58 K: You see, sir, our teaching, K:Anda lihat Tuan, pengajaran kita,
everything is so absurd. semuanya amat tidak masuk akal.
   
40:04 Is it possible, sir, to observe Apakah memungkinkan, Tuan, untuk
this movement of disorder mengamati...
   
40:07   gerak
  dari ketidak-tertiban ini...
   
40:12 with a mind dengan suatu batin...
   
40:17 that is disorderly itself, yang dirinya adalah
  ketidak-tertiban itu sendiri,...
   
40:23 and say, can this dan mengatakan, dapatkah batin ini
mind observe disorder, mengamati ketidak-tertiban,...
   
40:30 this mind, which is already batin ini, yang sudah berada
in a state of disorder? dalam keadaan tidak-tertib?
   
40:34 So disorder isn't out there, Jadi ketidak-tertiban bukanlah
  berada di luar sana,...
   
40:40 but in here. tapi di dalam sini.
   
40:43 Now, can the mind Nah, dapatkah batin
observe that disorder mengamati ketidak-tertiban itu,...
   
40:49 without introducing a factor tanpa memperkenalkan
  suatu faktor...
   
40:55 of an observer who is orderly? dari suatu pengamat yang dirinya
  adalah tertib?
   
41:00 A: Who will superimpose. A:Yang akan menindih.
K: Yes. K:Ya.
   
41:03 Therefore observe, perceive Karenanya, amati, persepsikan
disorder without the perceiver. ketidak-tertiban tanpa si perseptor.
   
41:11 I don't know if I am Saya tidak tahu apakah saya
making sense at all. sedang membuat diri saya masuk akal.
   
41:15 A: Yes, you are making sense. A:Ya, Anda masuk akal.
   
41:18 K: That is, sir, K:Dengan kata lain, Tuan,...
   
41:21 to understand disorder, untuk memahami
we think ketidak-tertiban, kita pikir...
   
41:27 an orderly mind is necessary. suatu batin yang tertib
  adalah perlu.
   
41:32 A: As over against A:Sebagai pengakhir terhadap
the disorderly mind. batin yang tidak-tertib itu.
   
41:36 K: But the mind itself K:Namun batin itu sendiri telah
has created this disorder, menciptakan ketidak-tertiban ini,...
   
41:41 which is thought, yang adalah pikiran
and all the rest of it. dan semuanya itu.
   
41:44 So can the mind Jadi dapatkah batin...
   
41:47 not look at disorder tidak melihat kepada ketidak-tertiban
out there, di luar sana,...
   
41:50 but at the maker of disorder tapi melihat pada pembuat ketidak-
which is in here? tertiban yang berada di dalam sini?
   
41:56 A: Which is itself A:Yang adalah dirinya
the very mind as disorder. sendiri,...
   
41:57   batin itu sendiri sebagai
  ketidak-tertiban.
   
41:58 K: Mind itself is disordered. K:Batin itu sendiri tidak tertib.
A: Yes. A:Ya.
   
42:02 But as soon as that is Namun begitu itu dinyatakan
stated conceptually... secara konseptual...
   
42:04 K: No, no. K:Tidak, tidak.
Concepts are finished. Konsep-konsep sudah berakhir.
   
42:08 A: Yes. But we are using words. A:Ya. Namun kita menggunakan
  kata-kata.
   
42:10 K: We are using words K:Kita menggunakan kata-kata
to communicate. untuk berkomunikasi.
   
42:12 A: Exactly. What I'm concerned with, A:Tepat. Apa yang memprihatinkan
just for a second, saya, hanya sekejap,...
   
42:18 is what are we going to say adalah apa yang akan kita
  katakan,...
   
42:24 when we hear the statement ketika kita mendengar pernyataan bah-
that it is the disordered mind wa adalah batin yang tidak tertib,...
   
42:30 that yang terus mengembangbiakkan
keeps proliferating disorder, ketidak-tertiban,...
   
42:33 but it is that disordered mind namun batin yang tidak tertib itu
that must see, it must see. yang harus melihat, ia harus melihat.
   
42:36 K: I'm going to show you, K:Saya akan
  memperlihatkan Anda,...
   
42:38 you will see in a minute Anda akan melihat dalam waktu
what takes place. sekejap apa yang berlangsung.
   
42:42 Disorder Ketidak-tertiban
is not outside of me, bukanlah di luar saya,...
   
42:47 disorder is inside of me. ketidak-tertiban
  adalah di dalam diri saya.
   
42:50 That's a fact. Itu suatu kenyataan.
   
42:52 Because the mind is disorderly, Karena batin dalam keadaan
  tidak tertib,...
   
42:56 all its activities semua aktivitasnya
must be disorderly. mestinya tidak tertib.
   
43:00 And the activities of disorder Dan aktivitas-aktivitas
  dari ketidak-tertiban...
   
43:03 is proliferating or sedang berkembangbiak atau
is moving in the world. sedang bergerak di dunia.
   
43:08 Now, can this mind Sekarang, dapatkah batin ini
observe itself mengamati dirinya sendiri,...
   
43:16 without introducing tanpa memperkenalkan faktor dari
the factor of an orderly mind, suatu batin yang tertib,...
   
43:23 which is the opposite? yang adalah lawannya?
   
43:25 A: Yes it is. Of course, A:Ya memang. Tentu,
it is the opposite. ia adalah lawannya.
   
43:27 K: So can it observe K:Jadi dapatkah ia mengamati
without the observer, tanpa si pengamat,...
   
43:33 who is the opposite? yang adalah lawannya?
   
43:39 A: That's the question. A:Itu adalah pertanyaannya.
   
43:42 K: Now, watch it, sir, if you K:Nah, amatinya, Tuan, jika Anda
are really interested in it. benar-benar tertarik dalam hal ini.
   
43:45 A: I am. I am deeply interested in it. A:Saya tertarik. Saya amat tertarik
K: You will see. dalam hal ini. K:Anda akan melihat.
   
43:49 The observer is the observed. Si pengamat adalah
  yang diamati.
   
43:55 The observer who says, Si pengamat yang bilang,
I am orderly saya tertib...
   
44:01 and I must put order dan saya harus menegakkan ketertiban
in disorder. dalam ketidak-tertiban.
   
44:05 That is generally Itu adalah apa yang umumnya
what takes place. terjadi.
   
44:07 But the observer Namun si pengamat
is the factor of disorder. adalah faktor dari ketidak-tertiban.
   
44:13 Because the observer Karena si pengamat adalah
is the past, masa lampau,...
   
44:17 is the factor of division. adalah faktor dari pemisahan.
   
44:21 Where there is division, Di mana ada pemisahan,...
   
44:23 there is not only conflict, tidak hanya ada konflik,
but disorder. namun juga ketidak-tertiban.
   
44:27 You can see, sir, it is Anda dapat melihat, Tuan, ini
happening actually in the world. benar-banar sedang terjadi di dunia.
   
44:32 I mean Saya maksudkan,
all this problem of energy, semua masalah energi ini,...
   
44:34 all this problem of war, semua masalah peperangan ini,
peace, and all the rest, perdamaian, dan semua lainnya,...
   
44:37 can be solved absolutely dapat diselesaikan secara
  mutlak...
   
44:40 when there are not ketika tiada pemerintahan-
separate governments, pemerintahan yang terpisah,...
   
44:45 sovereign armies, tentara-tentara yang
  amat berkuasa,...
   
44:47 and say, look, let's solve dan mengatakan, mari, kita selesaikan
this problem all together, masalah ini semuanya serempak,...
   
44:50 for God's sake! demi Tuhan!
   
44:52 We are human beings. Kita adalah makhluk manusia.
   
44:55 This earth is meant Bumi ini dimaksudkan untuk kita
for us to live on, hidup di atasnya,...
   
44:58 not Arabs and Israelis, bukan orang Arab dan orang Israel,
and America, and Russia, dan Amerika, dan Rusia,...
   
45:01 it is our earth. ini adalah bumi kita.
   
45:05 A: And it's round. A:Dan ia bulat.
   
45:09 K: But we will never do that, K:Tapi kita tidak pernah
  melakukan itu,...
   
45:11 because our minds karena batin kita demikian
are so conditioned terkondisi...
   
45:14 to live in disorder, untuk hidup
  dalam ketidak-tertiban,...
   
45:18 to live in conflict. untuk hidup dalam konflik.
   
45:22 A: And vocation is given A:Dan pekerjaan telah diberi
a religious description suatu deskripsi religius...
   
45:26 in terms of the task of dalam kaitan dari tugas
cleaning up the disorder membersihkan ketidak-tertiban,...
   
45:33 with my idea of order. dengan ide saya perihal
  ketertiban.
   
45:35 K: Your idea of order K:Ide Anda perihal ketertiban...
   
45:36 is the fact adalah kenyataan yang telah
that has produced disorder. menghasilkan ketidak-tertiban.
   
45:40 A: Exactly. A:Tepat sekali.
   
45:42 K: So, it brings up a question, K:Jadi menimbulkan suatu
sir, pertanyaan, Tuan,...
   
45:45 which is very interesting: yang amat menarik:...
   
45:47 can the mind observe itself dapatkah batin mengamati dirinya
without the observer? tanpa si pengamat?
   
45:55 Because the observer Karena si pengamat
is the observed. adalah yang diamati.
   
46:01 The observer who says, Si pengamat yang berkata,
'I will bring order in disorder', 'Saya akan...
   
46:04   membawa ketertiban ke dalam
  ketidak-tertiban',...
   
46:08 that observer itself si pengamat itu sendiri adalah suatu
is a fragment of disorder, fragmen dari ketidak-tertiban,...
   
46:14 therefore it can never karenanya ia tidak pernah dapat
bring about order. mewujudkan ketertiban.
   
46:19 So can the mind Jadi, dapatkah batin
be aware of itself mewaspadai dirinya sendiri...
   
46:26 as a movement of disorder, sebagai suatu gerak dari
not trying to correct it, ketidak-tertiban,,...
   
46:28   tidak mencoba untuk
  memperbaikinya,...
   
46:29 not trying to justify it, tidak mencoba untuk
  membenarkannya,...
   
46:31 not trying to shape it, tidak mencoba untuk membentuknya,
just to observe? hanya mengamatinya?
   
46:39 I said previously, Saya sebelumnya berkata,...
   
46:40 to observe, sitting on the banks untuk mengamati, sambil duduk di
of a river tepian dari suatu sungai...
   
46:44 and watch the waters go by. dan mengamati
  air lewat mengalir.
   
46:48 You see, Anda lihat,
then you see much more. lalu Anda melihat jauh lebih banyak.
   
46:54 But if you are in the Tapi jika Anda berada di
middle of it swimming, tengahnya sedang berenang,...
   
46:56 you will see nothing! Anda tidak
  akan melihat apa-apa!
   
47:04 A: I've never forgotten A:Saya tidak pernah lupa,...
   
47:07 that it was when bahwa adalah ketika
I stopped questioning, saya berhenti bertanya-tanya,...
   
47:11 when I stood before ketika saya berdiri di hadapan
that droplet of dew on the leaf, titik air embun itu di atas daun,...
   
47:17 that everything changed bahwa semuanya berubah
totally, totally. secara total, secara total.
   
47:29 And what you say is true. Dan apa yang Anda katakan
  adalah benar.
   
47:31 Once something like that Begitu satu kali seperti itu
happens, terjadi,...
   
47:38 there isn't a regression tiada suatu regresi
from it. dari padanya.
   
47:41 K: Sir, it is not once, it is... K:Tuan, bukan hanya satu kali,
A: ...forever. Yes. ia adalah... A:untuk selamanya. Ya.
   
47:46 K: It's not an incident K:Ia bukanlah suatu peristiwa
that took place. yang terjadi.
   
47:50 My life is not an incident, K:Kehidupan saya bukanlah suatu
it is a movement. peristiwa, ia adalah suatu gerak.
   
47:54 A: Exactly. A:Tepat sekali.
   
47:55 K: And in that movement I observe K:Dan di dalam gerak itu saya meng-
this movement of disorder. amati gerak ketidak-tertiban ini.
   
48:01 And therefore Dan karenanya
the mind itself is disorderly, batin itu sendiri tidak tertib,...
   
48:06 and how can that disorderly, dan bagaimana mungkin keadaan tidak
chaotic, contradictory, tertib, kacau, berkontradiksi,...
   
48:10 absurd little mind dari batin kerdil mustahil itu
bring about order? mewujudkan ketertiban?
   
48:16 It can't. Ia tidak dapat.
   
48:18 Therefore Karenanya
a new factor is necessary. suatu faktor baru adalah perlu.
   
48:22 And the new factor Dan faktor yang baru
is to observe, adalah untuk mengamati,...
   
48:27 to perceive, to see mempersepsikan, melihat
without the perceiver. tanpa si perseptor.
   
48:35 A: To perceive A:Mewaspadai
without the perceiver. tanpa si perseptor.
   
48:39 To perceive Mempersepsikan
without the perceiver. tanpa si perseptor.
   
48:42 K: Because the perceiver K:Karena si perseptor
is the perceived. adalah yang di persepsi.
   
48:45 A: Yes. A:Ya.
   
48:47 K: If you once grasp that, K:Jika Anda
  sekali memahami itu,...
   
48:49 then you see everything maka Anda melihat segala sesuatu
without the perceiver. tanpa si perseptor.
   
48:53 You don't bring in Anda tidak membawa serta
your personality, kepribadian Anda,...
   
48:55 your ego, your selfishness. ego Anda,
  kepentingan diri Anda.
   
48:57 You say, Anda berkata,
'Disorder is the factor 'Ketidak-tertiban adalah faktor...
   
48:59 which is in me, not out there'. yang ada di dalam diri saya,
  bukan di luar sana'.
   
49:03 The politicians are trying Para politikus sedang mencoba
to bring about order untuk mewujudkan ketertiban...
   
49:07 when they are themselves ketika mereka sendiri
so corrupt. begitu korup.
   
49:11 You follow, sir? Anda mengikuti, Tuan? Bagaimana
How can they bring order? mereka dapat mewujudkan ketertiban?
   
49:17 A: It's impossible. A:Itu tidak mungkin.
It's impossible. Itu tidak mungkin.
   
49:20 It's one long series Itu adalah suatu seri
of palliatives. yang panjang dari pelarian.
   
49:23 K: That's what's K:Itulah apa yang terjadi
happening in the world. di dunia.
   
49:26 The politicians are Para politisi sedang
ruling the world, menguasai dunia,...
   
49:31 from Moscow, from New Delhi, dari Moscow, dari New Delhi,...
   
49:33 from Washington, dari Washington,
wherever it is, di mana pun,...
   
49:35 it's the same pattern adalah pola yang sama
being repeated. diulang-ulang.
   
49:40 Living a chaotic, corrupt life, Menjalankan kehidupan yang kacau,
  korup,...
   
49:43 you try to bring order Anda mencoba untuk mewujudkan
in the world. ketertiban di dunia.
   
49:45 It's childish. Itu adalah kekanak-kanakan.
   
49:51 So that's why Jadi itulah mengapa
transformation of the mind transformasi dari batin...
   
49:58 is not your mind or my mind, adalah bukan batin Anda
  atau batin saya,...
   
50:00 it is the mind, the human mind. ia adalah batin,
  batin manusia.
   
50:04 A: Or the mind A:Atau batin bahkan sedang mencoba
trying to order itself even. untuk menertibkan dirinya.
   
50:07 Not even that. Bahkan itupun tidak.
K: Now how can it... K:Bagaimana ia mungkin bisa,...
   
50:10 It is like a blind man Ini seperti seorang buta mencoba
trying to bring about colour. untuk mewujudkan warna.
   
50:18 He says, 'Well, that's grey', Ia berkata, 'Baik, itu adalah abu-
it has no meaning! abu', ini tidak mempunyai arti!
   
50:23 So can the mind Jadi dapatkah batin
observe this disorder mengamati ketidak-tertiban ini,...
   
50:30 in itself di dalam dirinya sendiri,...
   
50:33 without the observer, tanpa si pengamat, yang telah
who has created disorder? menciptakan ketidak-tertiban.
   
50:38 Sir, this brings up Tuan, ini membawa kepermukaan
a very simple thing. sesuatu yang amat sederhana.
   
50:43 To look at a tree, at a woman, Untuk melihat,...
at a mountain, at a bird,  
   
50:46   pada sebatang pohon, pada seorang
  wanita, pada gunung, pada burung,...
   
50:50 or a sheet of water with the atau permukaan air dengan cahaya
light on it, the beauty of it, menyinarinya, keindahannya,...
   
50:53 to look without the seer. memandang tanpa
  si yang memandang.
   
51:02 Because the moment Karena
the seer comes in, begitu yang melihat masuk,...
   
51:05 the observer comes in, si pengamat masuk,
he divides. dia memisahkan.
   
51:13 And division is all right Dan pemisahan boleh-boleh saja
as long as it's descriptive. selama ia deskriptif.
   
51:19 But when you are living Tapi ketika Anda sedang hidup
- living - - sedang hidup -,...
   
51:23 that division is destructive. pemisahan itu merusak.
   
51:28 I don't know if you... Saya tidak tahu apakah Anda...
   
51:29 A: Yes, what was running A:Ya, apa yang sedang berlangsung
through my mind was this di batin saya...
   
51:36 continuous propaganda adalah propaganda yang
that we hear terus-menerus ini yang kita dengar...
   
51:40 about the techniques mengenai cara-cara yang tersedia
that are available to still the mind. untuk mendiamkan batin.
   
51:46 But that requires Namun itu memerlukan suatu cara
a stiller to do the stilling. untuk melakukan pendiaman.
   
51:48 K: No, I wouldn't... K:Tidak, saya tidak akan...
   
51:50 A: And so that is absolutely... A:Dan dengan demikian
  itu adalah mutlak,...
   
51:53 I'm using your words... saya gunakan kata-kata Anda...
K: Childish, childish. K:Kekanak-kanakan, kekanak-kanakan.
   
51:55 A: ...absolutely and totally A:...secara mutlak dan total,...
   
51:57 out of any possibility di luar kemungkinan apapun
of attaining. akan pencapaian.
   
52:00 K: But yet, you see, K:Namun demikian, Anda lihat, itu
that's what the gurus are doing. adalah yang para guru sedang lakukan.
   
52:03 A: Yes, yes, I do understand. A:Ya, ya. Saya paham.
   
52:05 K: The imported gurus and K:Guru-guru impor dan guru-
the native gurus are doing this. guru pribumi sedang melakukan ini.
   
52:10 They are really destroying Mereka sungguh-sungguh sedang
people. You follow, sir? merusak orang. Anda mengikuti, Tuan?
   
52:15 We'll talk about it Kita akan membicarakan hal ini
when the occasion arises. ketika kesempatannya muncul.
   
52:20 What we are now concerned is: Apa yang sekarang kita persoalkan
  adalah:
   
52:23 measurement, pengukuran,...
   
52:28 which is the whole yang adalah seluruh gerak
movement of commercialism, dari komersialisme,...
   
52:32 consumerism, technology, kosumerisme, teknologi,...
   
52:36 is now sekarang ini
the pattern of the world. adalah pola dari dunia.
   
52:45 Begun in the West, Dimulai di Barat,...
   
52:47 and made more and more dan semakin disempurnakan
perfect in the West, di Barat,...
   
52:50 and that is spreading dan itu sedang menyebar
all over the world. ke seluruh dunia.
   
52:53 Go to the smallest little town Pergilah ke kota kecil yang paling
in India or anywhere, kecil di India atau di manapun,...
   
52:58 the same pattern being repeated. pola yang sama sedang diulang.
   
53:02 And the village you go, Dan dusun yang Anda kunjungi,
they are so miserable, unhappy, mereka sengsara, tidak bahagia,...
   
53:06 one-meal-a-day stuff. cerita makan-sekali-sehari.
   
53:08 But it is still Namun itu masih dalam pola itu.
within that pattern.  
   
53:15 And the governments Dan pemerintah-pemerintah
are trying to solve sedang mencoba untuk memecahkan...
   
53:18 these problems separately, masalah-masalah ini secara terpisah,
you follow? Anda mengikuti?
   
53:20 France by itself, Perancis oleh mereka sendiri,
Russia by itself. Rusia oleh mereka sendiri.
   
53:22 It's a human problem, Ia adalah masalah manusia,...
   
53:24 therefore it has to be karenanya ia harus didekati
approached not with... tidak dengan...
   
53:28 with a Washington mind, or a tidak dengan suatu pemikiran Wash-
London mind, or a Moscow mind, ington, atau London, atau Moskow,...
   
53:32 with a mind that is human, dengan suatu pemikiran
  yang manusiawi,...
   
53:34 that says, yang berkata,
'Look, this is our problem, 'Lihat, ini adalah masalah kita,...
   
53:35 and, for God's sake, dan, demi Tuhan, mari kita berkumpul
lets get together and solve it'. bersama dan menyelesaikannya.
   
53:40 Which means care, Yang berarti peduli,...
   
53:42 which means accepting responsibility yang berarti menerima tanggung-jawab
for every human being. bagi semua makhluk manusia.
   
53:49 So we come back: as we said, Jadi kita kembali: seperti
  yang kita katakan,....
   
53:53 order comes only ketertiban hanya terwujud dengan
with the understanding of disorder. pemahaman akan ketidak-tertiban.
   
54:00 In that Di dalam itu,
there is no superimposition, tidak ada penindihan,...
   
54:05 in that there is no conflict, di dalam itu
  tidak ada konflik,...
   
54:08 in that di dalam itu
there is no suppression. tidak ada penindasan.
   
54:12 When you suppress, you react. Ketika Anda menindas, Anda bereaksi.
You know all that business. Anda tahu semuanya perihal itu.
   
54:15 So it is totally a different Jadi itu adalah suatu gerak
kind of movement, order. yang sama sekali berbeda, ketertiban.
   
54:22 And that order is real virtue. Dan ketertiban itu adalah
  kebaikan yang sejati.
   
54:30 Because without virtue Karena tanpa kebaikan,...
   
54:32 there is no order. ketertiban tidak ada.
   
54:36 There's gangsterism. Yang ada adalah kejahatan.
A: Oh, yes. A: Oh, ya.
   
54:39 K: Politically or any other way, K:Secara politis atau suatu cara
religiously. apapun lainnya, secara religius.
   
54:42 But without virtue, Namun tanpa kebaikan,
virtue being conduct, kebaikan yang adalah perilaku,...
   
54:49 the flowering in goodness pemekaran dalam kebaikan
everyday. setiap hari.
   
54:55 It is not a theory, sir, Ini bukan teori, Tuan,
it actually takes place ini secara nyata terjadi...
   
54:59 when you live that way. ketika Anda hidup
  dengan cara itu.
   
55:03 A: You know, A:Anda tahu,...
   
55:09 the hexagram hexagram di dalam I Ching
in the I Ching called 'conduct' yang disebut 'perilaku',...
   
55:17 is also translated 'treading'. juga diterjemahkan sebagai
  'menapak'.
   
55:20 K: Treading. K:Menapak.
A: Treading. A:Menapak.
   
55:22 Meaning a movement. Berarti suatu gerak.
K: Of course. K:Tentu.
   
55:25 A: A movement. A:Suatu gerak.
   
55:27 And that's a vastly Dan itu adalah pemahaman yang
different understanding sangat berbeda...
   
55:35 of the usual notion of conduct. dengan pendapat yang biasa
  mengenai perilaku.
   
55:40 But I understand Namun saya paham
from what you have said dari apa yang Anda telah katakan,...
   
55:43 that your use bahwa penggunaan Anda
of the word 'conduct' akan kata 'perilaku'...
   
55:46 as virtue, as order, sebagai kebaikan,
  sebagai ketertiban,...
   
55:52 is precisely oriented to act, secara saksama diarahkan pada
movement. K: Yes, sir. tindakan, gerak. K:Ya, Tuan.
   
55:58 A: Yes. A:Ya.
   
56:02 K: You see, a man who K:Anda lihat, seseorang yang
acts out of disorder bertindak dari ketidak-tertiban,...
   
56:07 is creating more disorder. menciptakan lebih banyak
  ketidak-tertiban.
   
56:14 The politician, Si politisi,
look at his life, sir, lihat pada kehidupannya, Tuan,...
   
56:20 ambitious, greedy, ambisius, rakus,...
   
56:21 seeking power, position. mencari kekuasaan, kedudukan.
   
56:24 A: Running for election. mencalonkan diri dalam pemilihan.
K: Election, all the rest of it. K:Pemilihan, semuanya itu.
   
56:28 And he is the man Dan dia adalah orangnya
who is going to create yang akan menciptakan...
   
56:30 order in the world. ketertiban dalam dunia.
   
56:33 The tragedy of it, Tragedi dari pada ini,
and we accept it! You follow? dan kita menerimanya! Anda mengikuti?
   
56:38 A: Yes, we believe A:Ya, kita percaya itu adalah
it's inevitable. We do. tidak terhindarkan. Kita percaya.
   
56:41 K: And therefore K:Dan karenanya kita
we are irresponsible. tidak bertanggung-jawab.
   
56:44 A: Because he did it Karena ia melakukannya
and I didn't. Yes. dan saya tidak. Ya.
   
56:51 K: Because we accept K:Karena kita menerima ketidak-
disorder in our life. tertiban dalam kehidupan kita.
   
56:56 I don't accept disorder Saya tidak menerima ketidak-tertiban
in my life. dalam kehidupan saya.
   
56:59 I want to live an orderly life, Saya ingin menjalani suatu
  kehidupan yang tertib,...
   
57:02 which means yang berarti
I must understand disorder, saya harus paham ketidak-tertiban,...
   
57:05 and where there is order, dan di mana ada ketertiban,
the brain functions much better. otak bekerja jauh lebih baik.
   
57:11 A: There is a miracle here, A:Ada suatu keajaiban di sini,
isn't there? bukankah?
   
57:13 K: Absolutely, that's the miracle. K:Pasti, itulah keajaibannya.
   
57:15 A: There is a miracle here. A:Ada keajaiban di sini.
   
57:16 As soon as I grasp Begitu saya memahami
the movement of disorder... gerak dari ketidak-tertiban,...
   
57:23 K: The mind grasps it. Yes. K:Batin memahaminya. Ya.
A: Yes. A:Ya.
   
57:26 ...behold, there's order. alangkah indahnya, ada
  ketertiban.
   
57:32 That's truly miraculous. Itu benar-benar ajaib.
   
57:35 Perhaps Barangkali ia adalah satu dan
it's the one and only miracle. hanya satu-satunya keajaiban.
   
57:38 K: There are other miracles but... K:Ada lain-lain keajaiban
  tapi...
   
57:40 A: I mean, in the deepest sense A:Saya maksudkan, dalam arti
of the word, sedalam-dalamnya dari kata itu,...
   
57:42 all of them would have semua yang lainnya pasti akan
to be related to that, terkait dengan itu,...
   
57:44 or we wouldn't have any of them, atau kita tidak akan mempunyai
  satu pun dari mereka,...
   
57:45 is what I meant, the adalah apa yang saya maksudkan,
real heart, the real core. jantung sejatinya, inti sejatinya.
   
57:49 K: That's why, sir, K:Itulah sebabnya, Tuan,...
   
57:50 relationship, communication, hubungan, komunikasi,...
   
57:57 responsibility, freedom, tanggung-jawab, kebebasan,...
   
58:01 and this dan kebebasan ini
freedom from disorder, dari ketidak-tertiban,...
   
58:05 has a great sense of beauty memiliki rasa keindahan yang besar
in it. di dalamnya.
   
58:08 A life that is beautiful, Suatu kehidupan yang indah,...
   
58:10 a life that's suatu kehidupan yang benar-
really flowering in goodness. benar sedang mekar dalam kebaikan.
   
58:16 Unless we create, bring about Kecuali kita menciptakan, mewujudkan
such human beings, manusia-manusia seperti ini,...
   
58:20 the world will go to pot. dunia akan menuju
  ke kehancuran.
   
58:23 A: Yes. A:Ya.
K: This is what is happening. K:Inilah apa yang sedang terjadi.
   
58:27 And I feel Dan saya merasa
it's my responsibility! ini adalah kewajiban saya!
   
58:32 To me, I am passionate about it, Bagi saya,
it's my responsibility saya penuh gairah perihal ini,...
   
58:36   ini adalah
  tanggung-jawab saya...
   
58:38 to see that when I talk to you, untuk melihat hal itu ketika saya
  berbicara kepada Anda,...
   
58:41 you understand it, Anda memahaminya,
you live it, Anda menghayatinya,...
   
58:43 you function, move in that way. Anda berfungsi, bergerak dalam
  jalan itu.
   
58:58 A: I come back A:Saya kembali pada
to this attention thing, hal perhatian ini,...
   
59:03 the enormous emphasis tekanan yang luar biasa
that you've made on yang telah Anda buat pada...
   
59:09 staying totally attentive tetap berada pada perhatian total
to this. pada ini.
   
59:17 I think I begin to understand Saya kira, saya mulai paham
something of the phenomenon sesuatu dari fenomena...
   
59:23 of what happens, when dari apa yang terjadi, ketika
a person begins to think seseorang mulai berpikir,...
   
59:30 that they are taking seriously bahwa mereka sedang menganggap
what you are saying. serius apa yang Anda katakan.
   
59:35 - I didn't say, begins - Saya tidak berkata, mulai
to take it seriously - menganggapnya secara serius -,...
   
59:38 they think mereka berpikir
they are beginning to. mereka sedang mulai serius.
   
59:41 As a matter of fact, Sebagai kenyataannya,
they begin to watch themselves mereka mulai memperhatikan diri...
   
59:43 lean in to it. bersandar ke padanya.
   
59:45 And of course, Dan tentunya,
nothing started yet. belum mulai terjadi apa-apa.
   
59:48 But something very strange Namun terjadi sesuatu yang amat aneh
happens in the mind, di dalam batin,...
   
59:51 when this notion ketika gagasan ini bahwa
that I am leaning in. saya sedang bersandar kepadanya.
   
59:55 I start to get terribly afraid. Saya mulai menjadi amat takut.
   
59:58 I become terribly Saya menjadi amat takut
fearful of something. pada sesuatu.
   
1:00:02 Next time Lain kali, dapatkah kita
could we discuss fear? membicarakan rasa takut?